Claim Missing Document
Check
Articles

Uji Aktivitas Isoflavon Tempe terhadap Penghambatan Enzim α-Glukosidase dan Pengaruhnya pada Tikus Hiperglikemik I NYOMAN SUARSANA
JURNAL ILMU KEFARMASIAN INDONESIA Vol 8 No 2 (2010): JIFI
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1765.735 KB)

Abstract

Isoflavone is a bioactive compound found in fermented soy bean or tempe, and found to have beneficial effect on human health. The objectives of this research were to assay the activity of tempe isoliavone in inhibiting the α-glucosidase enzyme in vitro and to determine the dosage of antihyperglycemic activity of isoflavone tempe. inhibitory effects of tempe isoflavone on α-glucosidase enzyme was tested by spectrofotometry method while in vivo evaluation are conducted using rats under hyperglycemic condition. A total of thirty five male Spraque Dawley rats, which is two months old were used in this study. The rats were divided into seven groups: (1) negative control group; (2) positive hyperglycemic group; (3-6) positive hyperglycemic group and treated with tempe isoflavone with dosages of 100, 200, 300, and 400 mg/kg body weight (bw); and (7) positive hyperglycemic group treated with acarbose dosage of 4,5 mg/kg bw. Blood glucose level was evaluated every 0, 30, 60, 120, 180, and 240 minutes following treatment using Blood Blucose Test Meter GlucoDr. The result showed that the inhibitory effect of tempe isoflavone on α-glucosidase enzyme was 11.89%, with IC50 1.4 mg, and this mechanisms are caused by daidzein and genistein. lsoflavone of tempe with dose of 400 mg/kg bw showed an antihyperglycemie effect.
DETEKSI DINI STATUS KESEHATAN, PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU MASYARAKAT TERKAIT COVID-19 I.N. Suartha; I.N. Suarsana; I.G.A.A. Idayati; I.A.P. Gayatri; P.I.S.S. Oka; P.K. Pebyanthi; I.A.M.L. Dewi
Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 2 (2021): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3277.189 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2021.v20.i02.p03

Abstract

Wabah virus corona (Covid-19) yang menginfeksi hampir seluruh negara di dunia, dan dinyatakan sebagai pandemic. Penyebaran yang terjadi di Bali sedang marak akibat transmisi lokal. Pencegahan penularan sangat dipengaruhi oleh sikap, pengetahuan dan kewaspadaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status dini kesehatan, pengetahuan dan sikap masyarakat Desa Gulingan berhubungan dengan wabah pandemic COVID-19. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan ke enam banjar masing-masing 20 kuisioner setiap banjar. Data yang dikumpulkan berupa demografi responden, kondisi kesehatan masyarakat berhubungan dengan Covid-19, Pengetahuan, sikap dan perilaku dalam penerapan protocol kesehatan. Pengambilan data kuisioner dilakukan bulan Juli sampai Agustus 2020. Hasil kegiatan surveillance didapatkan sebanyak 94,4% memiliki resiko rendah, 0,8% memiliki resiko sedang. Tingkat pengetahuan masyarakat desa Gulingan seputar Covid-19 tergolong baik sebanyak 69,9%, sedangkan pengetahuan kurang baik sebanyak 30,1%. Perilaku masyarakat dalam menyikapi pandemi Covid-19, didapatkan sebanyak 65,9% telah mematuhi aturan, dan menerapkan protokol kesehatan di dalam kehidupan sehari-hari. Sedangkan sebanyak 34,1% masih tergolong kurang baik. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah: Status kesehatan masyarakat Desa Gulingan terkait Covid-19 memiliki resiko rendah, dengan tingkat pengetahuan baik dan taat protocol kesehatan tinggi. Kata kunci : Covid-19, Pengetahuan, sikap, Surveilance, deteksi dini
Bisphenol A Meningkatkan Malondialdehid dan Indeks Apoptosis Hati Tikus (Rattus norvegicus) Jantan Risha Catra Pradhany; I Nyoman Suarsana; I Gusti Ayu Agung Suartini; Ferbian Milas Siswanto
Jurnal Veteriner Vol 23 No 1 (2022)
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University and Published in collaboration with the Indonesia Veterinarian Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.285 KB) | DOI: 10.19087/10.19087/jveteriner.2022.23.1.80

Abstract

Bisphenol-A (BPA) merupakan toksikan yang diketahui dampaknya terhadap reproductive toxicities.Namun, beberapa tahun belakangan ini, diketahui pula bahwa BPA menyebabkan stres oksidatif. Stres oksidatif merupakan salah satu faktor penyebab kerusakan organ. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan efek pemberian BPA oral terhadap kadar malondialdehid dan indeks apoptosis pada hati tikus. Penelitian ini menggunakan posttest only control group design. Subjek adalah 14 ekor tikus putih jantan galur Sprague dawley, umur 8-10 minggu, bobot badan berkisar 180 g, dan dalam keadaan sehat. Kelompok kontrol (P0), tujuh ekor tikus, diberikan plasebo berupa 1 mL aquadest selama 21 hari; sedangkan kelompok perlakuan (P1), tujuh ekor tikus, diberikan 400 mg/kgBB tikus BPA selama 21 hari. Hasil menunjukkan bahwa kelompok P1 memiliki kadar MDA hepatik yang lebih tinggi (3,33±0,27 nmol/ mg.prot) dan berbeda nyata (p<0,001) dibandingkan kelompok P0 (2,67±0,14 nmol/mg.prot). Selain itu, kelompok P1 memiliki indeks apoptosis yang lebih tinggi (11,21±2,26%) dan berbeda nyata (p<0,001) dibandingkan kelompok P0 (2,19±0,97%). Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa pemberian BPA oral meningkatkan malondialdehid dan indeks apoptosis pada hati tikus putih (Rattus norvegicus) jantan.
EKSISTENSI KOMUNITAS PENGGUNA VESPA KLASIK KANAN BERSUARA DI KOTA DENPASAR Ellen Aprillia Theliana; I Wayan Suwena; I Nyoman Suarsana
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 3 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : CV SWA ANUGERAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/tjis.v1i3.177

Abstract

Fenomena yang menjadi ketertarikan penulis untuk meneliti permasalahan ini adalah bagaimana mereka mempertahankan eksistensi Vespa klasik di tengah era modernisasi, di saat Vespa klasik telah berinovasi ke Vespa matic. Tujuan melakukan penelitian ini, yaitu sebagai berikut: (1) Faktor pengaruh yang melatarbelakangi bergabung dengan komunitas pengguna Vespa klasik Kanan Bersuara di Kota Denpasar dan (2) bentuk kegiatan yang dilakukan oleh komunitas pengguna Vespa klasik Kanan Bersuara di Kota Denpasar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis fenomenologi interpretatif. untuk mendapatkan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi kepustakaan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu teori interaksionisme simbolik dari Herbert Blumer dan teori gaya hidup dari David Chaney. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan teknik penentuan informan, yaitu teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Pertama, yang melatarbelakangi para anggota bergabung dengan komunitas pengguna Vespa klasik Kanan Bersuara di Kota Denpasar karena komunitas menjadi wadah yang memfasilitasi pertemanan, ekspresi minat bersama, dan peluang mendapatkan pengalaman sosial yang luas. Keseluruhan proses ini mencerminkan pentingnya dinamika sosial dan budaya dalam pembentukan dan perkembangan komunitas yang relevan dengan minat tertentu. Kedua, bentuk kegiatan yang dilakukan komunitas pengguna Vespa klasik Kanan Bersuara di Kota Denpasar, yaitu nongkrong, touring, dan event komunitas Vespa. Gaya hidup komunitas pengguna Vespa klasik Kanan Bersuara dapat dilihat dari tujuan memiliki Vespa, modifikasi Vespa, dan menggunakan Vespa klasik sebagai motor harian.
PROSES PENYUSUNAN STRATEGI MAHASISWA BROKEN HOME DALAM MENEMPUH PENDIDIKAN TINGGI Demetrius Christian Bonaventura; Aliffiati, Aliffiati; I Nyoman Suarsana
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 5 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v3i5.2766

Abstract

Broken home adalah kondisi keluarga yang dimana salah satu orang tua bercerai atau meninggal dan menyebabkan anak kehilangan perhatian atau kasih sayang dari orang tua. Kurangnya pemenuhan kebutuhan emosional dan psikologis anak oleh orang tua dalam kondisi ini kerap kali berdampak buruk bagi mereka. Banyak ditemukan anak-anak broken home membentuk perilaku yang menyimpang seperti kenakalan remaja dan menurunnya prestasi akademik sehingga mereka kurang mampu menempuh pendidikan dengan baik. Meski begitu, ditemukan bahwa terdapat mahasiswa yang berasal dari keluarga broken home dan mampu meraih prestasi yang baik dalam jenjang pendidikan tinggi. Berdasarkan dari penemuan tersebut, muncul pertanyaan yang diulik pada penelitian ini yaitu bagaimana mahasiswa broken home menyusun strategi dalam menempuh pendidikan yang tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dan pengumpulan data riwayat hidup. Teknik pengumpulan data yang diterapkan dalam penelitian ini adalah teknik observasi, studi kepustakaan, dan wawancara. Data yang diperoleh dari lapangan diolah melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian ini, mahasiswa broken home menyusun strategi dengan cara menentukan tujuan menempuh pendidikan tinggi. Tujuan yang ditentukan berkaitan dengan pengalaman broken home yang dilalui dan cita-cita untuk masa depannya. Langkah selanjutnya adalah menentukan rencana perilaku yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan yang terbagi dalam tiga aspek yaitu: aspek akademik, non akademik, dan sosial. Pada akhirnya, terbentuk sebuah strategi yang berfungsi sebagai pedoman perilaku bagi mereka sehingga mereka mampu meraih prestasi yang baik.
Tradisi Rabo-Rabo: Sebuah Cerminan Ekspresi Identitas Komunitas Mardijkers di Kampung Tugu, Kelurahan Semper Barat, Jakarta Utara Panjaitan, Michael Yoel; Suarsana, I Nyoman; Kaler, I Ketut
Sunari Penjor : Jurnal of Anthropology Vol 8 No 1 (2024): Volume 8. No. 1. Maret 2024
Publisher : Department of Anthropology Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/SP.2024.v8.i01.p04

Abstract

Tugu community settlement are located in Semper Barat District, Jakarta Utara. Tugu community preserve the cultural expressions, specifically cultural activity that connects to Portuguese authentic tradition such as Rabo-Rabo. The uniqueness of the tradition are its existence lies beyond the plurality and modernity of Jakarta. Rabo-Rabo tradition are held occasionally when Christmas and new year celebration, the nuance of this tradition are corresponded with the Christianity and firmly grasp by Mardijkers strong kinship (social aspects), kerontjong music (art aspect), Christianity practices (religious aspects), and Mardijkers expressions (identity aspects). This research use Expressions of Religious Experience theory from Joachim Wach, and Functional Theory from Robert Merton. The Rabo-Rabo tradition is carried out for almost two weeks, starting from the Christmas prayer together until the key event of the year - bathing. The Rabo-Rabo tradition has the function of maintaining traditional culture, religious manifestations, and functions as social education for children.
Peran Kaum Perempuan Desa Wudi dalam Upacara Roko Molas Poco Nggias, Falensia Fitria; Wiasti, Ni Made; Suarsana, I Nyoman
Sunari Penjor : Jurnal of Anthropology Vol 7 No 2 (2023): Volume 7. No. 2. September 2023
Publisher : Department of Anthropology Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/SP.2023.v7.i02.p02

Abstract

Women in the roko molas poco ceremony have an important position, because this ceremony is related to the values ??and symbols of Manggarai women. This ceremony is a rite of carrying (roko) the main pole of traditional house (siri bongkok) which is symbolized as a beautiful girl (molas) who comes from the mountain (poco) and paraded to the site of the traditional house (Mbaru Gendang). The purpose of this study is to find out the role of woman in the roko molas poco ceremony. The method used in this research is a qualitative descriptive method with an ethnographic research model through observation, interviews, and literature studies. The theory used is role theory and ecofeminism theory. Based on research, the ceremony divided it four stages, namely preparation stage, implementation stage, construction stage, and the house blessing stage. The role of women in the ceremony is that women are involved in the molas poco pick-up group, as friends of molas poco and involved in the contruction of the drum house.
Beo dalam Sistem Sosial Masyarakat Manggarai di Satarara Hambur, Liventinus; Suarsana, I Nyoman; Murniasih, Anak Agung Ayu
Sunari Penjor : Jurnal of Anthropology Vol 7 No 2 (2023): Volume 7. No. 2. September 2023
Publisher : Department of Anthropology Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/SP.2023.v7.i02.p03

Abstract

The people of Satarara Hamlet in carrying out their daily lives are based on the social system that exists in society, so that with the existence of a system, people can easily carry out everything in social life. This research was conducted to find out the elements that make up beo/golo are, and beo function in the social system of society. The method used in this research is qualitative by using structural functionalism theory and systems theory. This study uses several techniques in obtaining data, namely observation, interviews, and literature study. Based on the results of the study, the social system in society is a system formed because of the actions and interactions carried out by the community to achieve a common goal. As for some of the elements in forming a parrot, namely: Mbaru bate ka'eng, Natas bate Labar, Uma bate duat, Wae bate teku, and Compang bate dari. The system that is formed usually makes it easier for the community to carry out daily activities, be it in the form of deliberation, family activities, or mutual cooperation (dodo).
Transformasi Mbaru Gendang di Kampung Ruteng Pu’u Kurniawan, Yudha; Suarsana, I Nyoman; Aliffiati, .
Sunari Penjor : Jurnal of Anthropology Vol 8 No 1 (2024): Volume 8. No. 1. Maret 2024
Publisher : Department of Anthropology Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/SP.2024.v8.i01.p01

Abstract

Every region in Indonesia has cultural characteristics that are visible and manifested in one of them in form of traditional house architecture. The house is one of earliest forms of human knowledge which is only used as a place, shelter, protection from threats from natural environment or made according to their needs. As human experience and knowledge increases, both external and internal influences change little by little the initial form of traditional house. The main objective of this article is to understand the transformation of traditional mbaru gendang house in Ruteng Pu'u Village, the next objective is to understand the function of mbaru gendang in Ruteng Pu'u community. The method in this research is based on ethnographic principles, through interviews with traditional elders of Ruteng Pu'u Village, observation, literature study, and analyzing data obtained from the research field. The results research show that initially mbaru gendang did not have walls and windows and kitchen was still one with mbaru gendang. Currently mbaru gendang has walls and windows, as well as a separate kitchen from mbaru gendang. For Ruteng Pu'u community, this change does not eliminate identity of mbaru gendang as traditional house of people of Ruteng Pu'u. The function of mbaru gendang is still same as original function of mbaru gendang, namely mbaru gendang remains center for carrying out ceremonies, traditional assemblies, deliberations, and social orders.
Kebertahanan Pengusaha Coffee Shop pada Masa Pandemi Covid-19 (Studi Kasus Empat Pengusaha Coffee Shop di Kecamatan Denpasar Barat) Naibaho, Hizkia; Kaler, I Ketut; Suarsana, I Nyoman
Sunari Penjor : Jurnal of Anthropology Vol 8 No 1 (2024): Volume 8. No. 1. Maret 2024
Publisher : Department of Anthropology Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/SP.2024.v8.i01.p06

Abstract

This research aims to understand the sustainability of coffee shop entrepreneurs during the Covid-19 pandemic, with a focus on how they adapt to social and economic changes The results of the study show that coffee shop entrepreneurs experience various challenges during the Covid-19 pandemic, such as decreased number of customers and revenue, increased operational costs, and uncertainty about the future. The main findings show that coffee shop entrepreneurs who have survived during the Covid-19 pandemic apply different adaptation strategies, including expanding delivery services, adjusting menus, and strengthening branding through social media. In addition, the entrepreneurs also face challenges in maintaining the health of their employees and customers. This study contributes to an understanding of how coffee shop entrepreneurs can survive in crisis situations and provides advice for creative entrepreneurs in the future.
Co-Authors Adrianto, Steven Aida Lousie Tenden Rompis Aliffiati Aliffiati, Aliffiati Aliffiati, . ANAK AGUNG AYU MURNIASIH Anak Agung Sagung Kendran B.P Priosoeryanto Bakri Hasanuddin Bambang Pontjo Priosoeryanto Betharia Criselda Fanggidae Cinderela Dwi Prameswari Cinthya Fatama Prima Demetrius Christian Bonaventura Desi Elrini Sarah Alunat DWI SURYANTO Dyah Ayu Widiasih Ellen Aprillia Theliana Febrianti, Andri Nurdiana Ferbian Milas Siswanto Franciska, Juliana Gunawan, I Wayan Nico Fajar Hambur, Liventinus Hana Kristal Alamanda Septiara I G. Wijana I Gusti Agung I Gusti Agung Ayu Suartini I Gusti Made Krisna Erawan I Gusti Ngurah Sudisma I Gusti Putu Sudiarna I K. SUATHA I Ketut Kaler I Ketut Mangku Budiasa I Ketut Suada I Ketut Suatha I Komang Gede Wiryawan I Made Dwiki Wahyudi Putra I Made Kardena I Made Sukada I Nengah Sujaya I Nyoman Budiarsa . I NYOMAN MANTIK ASTAWA I Nyoman Suartha I Putu Gede Yudhi Arjentinia I Putu Juli Sukariada I Putu Sudiarta I Wayan Batan I Wayan Gorda I Wayan Suardana I Wayan Suardana I Wayan Sudira I Wayan Suwena I. A. R. Astiti Asih I. H. U Utama I.A.M.L. Dewi I.A.P. Gayatri I.G.A.A. Idayati I.H. Utama I.W. Batan Ida Ayu Pasti Apsari Ida Bagus Ngurah Swacita Ida Bagus Oka Wedasantara Ida Bagus Oka Winaya Indah Hotmaria Hutapea Indrawati Sendow Intan Purnama Sari Iwan Harjono Utama Iwan Haryono Utama Kadek Karang Agustina Lina Mahardiana Luh Gde Sri Surya Heryani M Bintang M.D. Rudyanto Mahyuzar Mahyuzar Maratun Janah MARIA BINTANG Michael Haryadi Wibowo Naibaho, Hizkia Nggias, Falensia Fitria Ni Ketut Suwiti Ni Luh Eka Setiasih Ni Luh Watiniasih Ni Made Puspawati Ni Made Wiasti NI MADE WIASTI Ni Nyoman Werdi Susari Ni Putu Widayanti NPG Suardana Olga Chanda P. Sampurna P.I.S.S. Oka P.K. Pebyanthi Panjaitan, Michael Yoel Patawari, A. Muhammad Yushan Pratiwi, Ni Putu Iin Intan Putu Angga Prasetyawan Putu Ayu Sisyawati Putriningsih Putu Jodi Wiraguna Tangkas Putu Oky Astawibawa Putu Satya Dwipartha RACHEL YUNIAR CHRISTY Ratih Dwi Indriani Reggy Raisa Tangalayuk Risha Catra Pradhany Samuel Leonardo Silitonga Sri Kayati Widyastuti Sugiyarto - Suprayogi A T Wresdiyati T. Sari Nindia Tjokorda Sari Nindhia TRI KOMALA SARI Tri Wahyudi Tutik Wresdiyati TYAS RETNO Wahyu Tri Utomo Widodo Cipto Subagyo WIWIK SUSANAH RITA Wresdiyati T Wulandari, Andi Dewi Yoshihiro Hayashi Yoviniani Narti Dosom Yudha Kurniawan, Yudha Yundari, Yundari