Claim Missing Document
Check
Articles

PELAYANAN KESEHATAN SAPI BALI DI WILAYAH LINGKAR KAMPUS UNIVERSITAS UDAYANA BUKIT JIMBARAN KECAMATAN KUTA SELATAN KABUPATEN BADUNG I. N. Suarsana; I. K. Suatha; P. Sampurna; I. M. Kardena; I. W. Suardana; I. H. U Utama
Buletin Udayana Mengabdi Vol 15 No 2 (2016): Jurnal Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.573 KB)

Abstract

One of the obstacles that are often faced in livestock raising is a matter of disease. Even sometimes farmerssuffered economic losses and no longer breeding due to the death of livestock. The health service is one ofthe factors that determine the success of a farm. The aim of this implemented service to improve health ofbali cattle by through health services which include spraying, provision of vitamins and treatment of cattle atUniversity of Udayana Campus around area Jimbaran Hill. Results of community service activities on cattleat University of Udayana Campus around area Jimbaran Hill, showed a positive response and a highenthusiasm of livestock farmers, that shown with the large number of cattle (37 cattle ) which can be given alivestock health services. The number and type of service animal on the farm is dominated by provision ofvitamins as much as 32 cattle (86.48%), spraying action of 30 cattle (81.08%), worm medication of 7 cattle(18.92%), and administration of antibiotics of 6 cattle (16.21%). Breeders appreciate the service activities ofthe Institute for Research and Community Services and hope a sustainable because it was felt useful.
PELAYANAN KESEHATAN TERNAK DI WILAYAH DESA PENGOTAN, KECAMATAN BANGLI, KABUPATEN BANGLI I.N. Suarsana; I.M. Kardena; I.P.G.Y. Arjentinia
Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 1 (2018): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.436 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2018.v17.i01.p04

Abstract

Disease is an important factor in the production system and livestock productivity. Efforts to control thedisease can be done through the prevention of disease and or treatment of sick livestock. Health services ofcattle and pigs are carried out in Pengotan Village, Bangli District, Bangli Regency in the grant program ofKKN PPM. The purpose of this activity is to maintain and improve the health of bali cattle and pigs so thatthe productivity and production of livestock can be improved. Approach method used is by involvingmembers of Gapoktan Asta murti or individually who have livestock. Clinically cattle observed exteriorconditions and interviews with owners to find out the initial conditions of livestock health and subsequentmedicine action. The results of livestock health service activities show only 2 types of livestock are givenhealth services namely bali cattle and pigs. Overall health services to bali cattle as many as 303 heads and146 pigs. The service was carried out in 8 dusun in Pengotan village with details of dusun Besange 108,dusun Sunting 41, Dusun Penyebeh 39, Dusun Yoh 29, Dusun delod village 72 heads, Dusun dajan umah 43,and Dusun Tiying 117. Type of health services provided is the provision of vitamins, worm medicine andsparying of ectoparasit. It was concluded that cattle and pigs in Pengotan village are in good condition.Intervention with the provision of vitamins, worm medicines and ectoparasit drugs improves the performanceof bali cattle and pigs
TEKNIK GRAFTING DAN BUDIDAYA HORTIKULTURA PADA KELOMPOK TANI MODEL KAWASAN RUMAH PANGAN LESTARI DI DESA GETASAN- KABUPATEN BADUNG I N. Suarsana; I. W. Suardana; I K.M. Budiasa; I P. Sudiarta; I G. Wijana
Buletin Udayana Mengabdi Vol 16 No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.185 KB)

Abstract

Guna mengurangi penyakit-penyakit pada tanaman tomat maka perlu dilakukan penyambungan dengan tanaman terong sehingga hortikultura tersebut tahan terhadap penyakit. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengatahuan grafting (penyambungan) dan budidaya hortikultura dengan sistim polibag. Metode yang digunakan adalah pendekatan dengan advokasi (penyuluhan) dan metode edukasi (pelatihan) grafting (teknik penyambungan). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kelompok tani Model Kawasan Rumah Pangan Lestari (MKRPL) mampu melakukan teknik budidaya hortikultura mulai pemilihan bibit dan persyaratanya, syarat pertumbuhan, teknik penyediaan media tanam (tanah dan pupuk), penyemaian bibit, dan cara bertanam dengan sistim polibag. Kelompok MKRPL mampu menguasai teknik grafting (penyambungan) dan melakukan penyambungan tanaman terong pada bagian bawah dan tanaman tomat pada bagian atas dengan hasil baik. Dapat disimpulkan bahwa kelompok tani Model Kawasan Rumah Pangan Lestari (MKRPL) mampu melakukan grafting (penyambungan) dan budidaya hortikultura dengan sistim polibag dan dapat memanfaatkan lahan kosong untuk diisi dengan tanaman hortikultura sehingga lebih produktif.
SOSIALISASI PENYAKIT ZOONOSIS ESCHERICHIA COLI O157:H7 SERTA PELAYANAN KESEHATAN SAPI DI DUSUN LAMPU DESA CATUR KINTAMANI BANGLI I W. Suardana; I.B.N. Swacita; I.N. Suartha; I G.N. Sudisma; M.D. Rudyanto; I.G.M. Krisna Erawan; I.N. Suarsana; I.W. Batan; P.A. Sisyawati Putriningsih; T. Sari Nindia; A.L.T. Rompis; I.N. Mantik Astawa; K. Karang Agustina; I.H. Utama; I.G.A. Suartini; I.M. Sukada; I.K. Suada; A.A.A. Mirah Adi
Buletin Udayana Mengabdi Vol 16 No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.738 KB)

Abstract

Ternak sapi yang menderita diare berpeluang besar untuk ditemukan adanya agen zoonosis E. coli O157:H7 mengingat sapi sebagai reservoir utama dari agen tersebut.Transmisi penularan strain bakteri ini ke manusia umumnya terjadi melalui konsumsi daging yang kurang dimasak, produk susu yang tidak dipasteurisasi, air yang terkontaminasi feses. Dusun Lampu sebagai salah satu Dusun di Desa Catur merupakan salah satu daerah potensial untuk pengembangan ternak khususnya sapi sehingga menjadikan program pelayanan kesehatan di wilayah tersebut sangat potensial untuk dilakukan. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat berupa sosialisasi penyakit zoonosis E. coli O157:H7 serta pelayanan kesehatan ternak sapi di Dusun ini, memperlihatkan respon positif yang dicirikan dengan cukup banyaknya jumlah ternak yang memperoleh pelayanan yaitu sejumlah 65 ekor sapi dari 35 petani ternak. Jenis pelayanan yang dilakukan meliputi tindakan spraying atau pemberian butox terhadap semua ternak sapi yaitu 65 ekor (100%), disusul dengan pemberian vitamin pada 52 ekor (80%), pemberian obat cacing sebanyak 39 ekor (60%), serta pemberian delladryl pada 1 ekor sapi (1,5%). Hasil ini mengindikasikan bahwa program pengabdian yang dilakukan cukup efektif dapat menyentuh kebutuhan dasar petani ternak, sehingga benar-benar dapat dirasakan manfaatnya.
PELAYANAN KESEHATAN SAPI DI BANJAR BUANGGA, DESA GETASAN, KECAMATAN PETANG, KABUPATEN BADUNG I W. Suardana; I G.N. Sudisma; I K. Suatha; I N. Suartha; Tj. S. Nindhia; I N. Suarsana
Buletin Udayana Mengabdi Vol 15 No 3 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.68 KB)

Abstract

Kesehatan ternak merupakan salah satu faktor penting yang amat menentukan tingkat keberhasilan jalannyasuatu usaha peternakan disamping faktor lainnya seperti pakan, manajemen, bibit, dan lain-lain. BanjarBuangga sebagai salah satu Banjar di Desa Getasan merupakan salah satu daerah potensial untukpengembangan ternak khususnya sapi sehingga menjadikan program pelayanan kesehatan di wilayah tersebutsangat potensial untuk dilakukan. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat terhadap ternak sapi di Banjar ini,memperlihatkan respon positif yang dicirikan dengan cukup banyaknya jumlah ternak yang memperolehpelayanan yaitu sejumlah 44 ekor sapi dari 27 petani ternak. Jenis pelayanan yang dilakukan meliputi:pemberian vitamin terhadap semua ternak sapi yaitu 44 ekor (100%), disusul dengan pemberian obat cacingpada 37 ekor (84%), tindakan spraying berupa pemberian gusanex sebanyak 10 ekor (22,8%), pemberianobat butok sebagai anti lalat sebanyak 7 ekor (15.9%), serta pemberian delladryl dan Ivermectin masingmasingpada 2 ekor sapi (4,5%). Hasil ini mengindikasikan bahwa program pengabdian yang dilakukancukup efektif dapat menyentuh kebutuhan dasar petani ternak, sehingga benar-benar dapat dirasakanmanfaatnya.
Peningkatan Ekonomi Petani Rumput Laut Di Desa Tamuku Kecamatan Bone-Bone Kabupaten Luwu Utara A. Muhammad Yushan Patawari; Nyoman Suarsana
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.274 KB) | DOI: 10.30605/perbal.v7i2.1379

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya peningkatan ekonomi petani rumput laut di Desa Tamuku Kecamatan Bone-bone Kabupaten Luwu Utara.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey lapangan dengan melakukan kegiatan wawancara kepada 21 responden petani rumput laut yang pelaksanaannya dimulai dari bulan Februari sampai April 2019.Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa,(1) dalam proses kegiatan budidaya rumput laut upaya yang dilakukan seperti memperhatikan kondisi iklim, menentukan lokasi budidaya yang efektif, dan memperbaiki/ memodifikasi tekhnik budidaya dan proses pengeringan lahan yang bertujuan membunuh hama dan mengembalikan kesuburan tanah, (2) untuk menjaga kestabilan harga perlu dibentuk adanya pola kemitraan antara petani dan pengumpul yang melibatkan BadanUsaha Milik Desa atau KUD, (3) dan dalam kegiatan pelatihan/penyuluhan dalam budidaya rumput laut juga salah satu upaya peningkatan ekonomi petani rumput laut dimana memberikan kontribusi peningkatan sumber pendapatan masyarakat petani rumput laut. Pelatihan/penyuluhan di Desa Tamuku Kecamatan bertujuan memberiakan keterampilan mengolah rumput laut sekaligus menjawab keluhan para petani dalam upaya meningkatkan ekonomi petani rumput laut. Kata Kunci : Peningkatan Ekonomi, Rumput Laut Gracilaria, Desa Tamuku
Uji Aktivitas Isoflavon Tempe terhadap Penghambatan Enzim α-Glukosidase dan Pengaruhnya pada Tikus Hiperglikemik I NYOMAN SUARSANA
JURNAL ILMU KEFARMASIAN INDONESIA Vol 8 No 2 (2010): JIFI
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1765.735 KB)

Abstract

Isoflavone is a bioactive compound found in fermented soy bean or tempe, and found to have beneficial effect on human health. The objectives of this research were to assay the activity of tempe isoliavone in inhibiting the α-glucosidase enzyme in vitro and to determine the dosage of antihyperglycemic activity of isoflavone tempe. inhibitory effects of tempe isoflavone on α-glucosidase enzyme was tested by spectrofotometry method while in vivo evaluation are conducted using rats under hyperglycemic condition. A total of thirty five male Spraque Dawley rats, which is two months old were used in this study. The rats were divided into seven groups: (1) negative control group; (2) positive hyperglycemic group; (3-6) positive hyperglycemic group and treated with tempe isoflavone with dosages of 100, 200, 300, and 400 mg/kg body weight (bw); and (7) positive hyperglycemic group treated with acarbose dosage of 4,5 mg/kg bw. Blood glucose level was evaluated every 0, 30, 60, 120, 180, and 240 minutes following treatment using Blood Blucose Test Meter GlucoDr. The result showed that the inhibitory effect of tempe isoflavone on α-glucosidase enzyme was 11.89%, with IC50 1.4 mg, and this mechanisms are caused by daidzein and genistein. lsoflavone of tempe with dose of 400 mg/kg bw showed an antihyperglycemie effect.
DETEKSI DINI STATUS KESEHATAN, PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU MASYARAKAT TERKAIT COVID-19 I.N. Suartha; I.N. Suarsana; I.G.A.A. Idayati; I.A.P. Gayatri; P.I.S.S. Oka; P.K. Pebyanthi; I.A.M.L. Dewi
Buletin Udayana Mengabdi Vol 20 No 2 (2021): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3277.189 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2021.v20.i02.p03

Abstract

Wabah virus corona (Covid-19) yang menginfeksi hampir seluruh negara di dunia, dan dinyatakan sebagai pandemic. Penyebaran yang terjadi di Bali sedang marak akibat transmisi lokal. Pencegahan penularan sangat dipengaruhi oleh sikap, pengetahuan dan kewaspadaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status dini kesehatan, pengetahuan dan sikap masyarakat Desa Gulingan berhubungan dengan wabah pandemic COVID-19. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan ke enam banjar masing-masing 20 kuisioner setiap banjar. Data yang dikumpulkan berupa demografi responden, kondisi kesehatan masyarakat berhubungan dengan Covid-19, Pengetahuan, sikap dan perilaku dalam penerapan protocol kesehatan. Pengambilan data kuisioner dilakukan bulan Juli sampai Agustus 2020. Hasil kegiatan surveillance didapatkan sebanyak 94,4% memiliki resiko rendah, 0,8% memiliki resiko sedang. Tingkat pengetahuan masyarakat desa Gulingan seputar Covid-19 tergolong baik sebanyak 69,9%, sedangkan pengetahuan kurang baik sebanyak 30,1%. Perilaku masyarakat dalam menyikapi pandemi Covid-19, didapatkan sebanyak 65,9% telah mematuhi aturan, dan menerapkan protokol kesehatan di dalam kehidupan sehari-hari. Sedangkan sebanyak 34,1% masih tergolong kurang baik. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah: Status kesehatan masyarakat Desa Gulingan terkait Covid-19 memiliki resiko rendah, dengan tingkat pengetahuan baik dan taat protocol kesehatan tinggi. Kata kunci : Covid-19, Pengetahuan, sikap, Surveilance, deteksi dini
EKSISTENSI KOMUNITAS PENGGUNA VESPA KLASIK KANAN BERSUARA DI KOTA DENPASAR Ellen Aprillia Theliana; I Wayan Suwena; I Nyoman Suarsana
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 3 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : CV SWA ANUGERAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/tjis.v1i3.177

Abstract

Fenomena yang menjadi ketertarikan penulis untuk meneliti permasalahan ini adalah bagaimana mereka mempertahankan eksistensi Vespa klasik di tengah era modernisasi, di saat Vespa klasik telah berinovasi ke Vespa matic. Tujuan melakukan penelitian ini, yaitu sebagai berikut: (1) Faktor pengaruh yang melatarbelakangi bergabung dengan komunitas pengguna Vespa klasik Kanan Bersuara di Kota Denpasar dan (2) bentuk kegiatan yang dilakukan oleh komunitas pengguna Vespa klasik Kanan Bersuara di Kota Denpasar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis fenomenologi interpretatif. untuk mendapatkan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi kepustakaan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu teori interaksionisme simbolik dari Herbert Blumer dan teori gaya hidup dari David Chaney. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan teknik penentuan informan, yaitu teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Pertama, yang melatarbelakangi para anggota bergabung dengan komunitas pengguna Vespa klasik Kanan Bersuara di Kota Denpasar karena komunitas menjadi wadah yang memfasilitasi pertemanan, ekspresi minat bersama, dan peluang mendapatkan pengalaman sosial yang luas. Keseluruhan proses ini mencerminkan pentingnya dinamika sosial dan budaya dalam pembentukan dan perkembangan komunitas yang relevan dengan minat tertentu. Kedua, bentuk kegiatan yang dilakukan komunitas pengguna Vespa klasik Kanan Bersuara di Kota Denpasar, yaitu nongkrong, touring, dan event komunitas Vespa. Gaya hidup komunitas pengguna Vespa klasik Kanan Bersuara dapat dilihat dari tujuan memiliki Vespa, modifikasi Vespa, dan menggunakan Vespa klasik sebagai motor harian.
PROSES PENYUSUNAN STRATEGI MAHASISWA BROKEN HOME DALAM MENEMPUH PENDIDIKAN TINGGI Demetrius Christian Bonaventura; Aliffiati, Aliffiati; I Nyoman Suarsana
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 5 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v3i5.2766

Abstract

Broken home adalah kondisi keluarga yang dimana salah satu orang tua bercerai atau meninggal dan menyebabkan anak kehilangan perhatian atau kasih sayang dari orang tua. Kurangnya pemenuhan kebutuhan emosional dan psikologis anak oleh orang tua dalam kondisi ini kerap kali berdampak buruk bagi mereka. Banyak ditemukan anak-anak broken home membentuk perilaku yang menyimpang seperti kenakalan remaja dan menurunnya prestasi akademik sehingga mereka kurang mampu menempuh pendidikan dengan baik. Meski begitu, ditemukan bahwa terdapat mahasiswa yang berasal dari keluarga broken home dan mampu meraih prestasi yang baik dalam jenjang pendidikan tinggi. Berdasarkan dari penemuan tersebut, muncul pertanyaan yang diulik pada penelitian ini yaitu bagaimana mahasiswa broken home menyusun strategi dalam menempuh pendidikan yang tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dan pengumpulan data riwayat hidup. Teknik pengumpulan data yang diterapkan dalam penelitian ini adalah teknik observasi, studi kepustakaan, dan wawancara. Data yang diperoleh dari lapangan diolah melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian ini, mahasiswa broken home menyusun strategi dengan cara menentukan tujuan menempuh pendidikan tinggi. Tujuan yang ditentukan berkaitan dengan pengalaman broken home yang dilalui dan cita-cita untuk masa depannya. Langkah selanjutnya adalah menentukan rencana perilaku yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan yang terbagi dalam tiga aspek yaitu: aspek akademik, non akademik, dan sosial. Pada akhirnya, terbentuk sebuah strategi yang berfungsi sebagai pedoman perilaku bagi mereka sehingga mereka mampu meraih prestasi yang baik.
Co-Authors Adrianto, Steven Aida Lousie Tenden Rompis Aliffiati Aliffiati, Aliffiati Aliffiati, . ANAK AGUNG AYU MURNIASIH Anak Agung Sagung Kendran B.P Priosoeryanto Bakri Hasanuddin Bambang Pontjo Priosoeryanto Betharia Criselda Fanggidae Cinderela Dwi Prameswari Cinthya Fatama Prima Demetrius Christian Bonaventura Desi Elrini Sarah Alunat DWI SURYANTO Dyah Ayu Widiasih Ellen Aprillia Theliana Febrianti, Andri Nurdiana Ferbian Milas Siswanto Franciska, Juliana Gunawan, I Wayan Nico Fajar Hambur, Liventinus Hana Kristal Alamanda Septiara I G. Wijana I Gusti Agung I Gusti Agung Ayu Suartini I Gusti Made Krisna Erawan I Gusti Ngurah Sudisma I Gusti Putu Sudiarna I K. SUATHA I Ketut Kaler I Ketut Mangku Budiasa I Ketut Suada I Ketut Suatha I Komang Gede Wiryawan I Made Dwiki Wahyudi Putra I Made Dwinata I Made Kardena I Made Sukada I Nengah Sujaya I Nyoman Budiarsa . I NYOMAN MANTIK ASTAWA I Nyoman Suartha I Putu Gede Yudhi Arjentinia I Putu Juli Sukariada I Putu Sudiarta I Wayan Batan I Wayan Gorda I Wayan Masa Tenaya, I Wayan Masa I Wayan Suardana I Wayan Suardana I Wayan Sudira I Wayan Suwena I. A. R. Astiti Asih I. H. U Utama I.A.M.L. Dewi I.A.P. Gayatri I.G.A.A. Idayati I.H. Utama I.W. Batan Ida Ayu Pasti Apsari Ida Bagus Komang Ardana Ida Bagus Ngurah Swacita Ida Bagus Oka Wedasantara Ida Bagus Oka Winaya Indah Hotmaria Hutapea Indrawati Sendow Intan Purnama Sari Iwan Harjono Utama Iwan Haryono Utama Kadek Karang Agustina Ketut ELI Supartika KETUT SUADA Lina Mahardiana Luh Gde Sri Surya Heryani M Bintang M.D. Rudyanto Made Damriyasa, Made Mahyuzar Mahyuzar Maratun Janah MARIA BINTANG Michael Haryadi Wibowo Mufa, Romy Muhammad Dary Naibaho, Hizkia Nggias, Falensia Fitria Ni Ketut Suwiti Ni Luh Eka Setiasih Ni Luh Watiniasih Ni Made Puspawati Ni Made Wiasti NI MADE WIASTI Ni Nyoman Werdi Susari Ni Putu Widayanti NPG Suardana Nyoman Suartha Olga Chanda P. Sampurna P.I.S.S. Oka P.K. Pebyanthi Panjaitan, Michael Yoel Patawari, A. Muhammad Yushan Pratiwi, Ni Putu Iin Intan Putu Angga Prasetyawan Putu Ayu Sisyawati Putriningsih Putu Jodi Wiraguna Tangkas Putu Oky Astawibawa Putu Satya Dwipartha RACHEL YUNIAR CHRISTY Ratih Dwi Indriani Reggy Raisa Tangalayuk Risha Catra Pradhany Samuel Leonardo Silitonga Sri Kayati Widyastuti Sugiyarto - Sukada, Made Suprayogi A T Wresdiyati T. Sari Nindia Tjokorda Sari Nindhia TRI KOMALA SARI Tri Wahyudi Tutik Wresdiyati TYAS RETNO Wahyu Tri Utomo Widodo Cipto Subagyo Wirata, Ketut WIWIK SUSANAH RITA Wresdiyati T Wulandari, Andi Dewi Yoshihiro Hayashi Yoviniani Narti Dosom Yudha Kurniawan, Yudha Yundari, Yundari