p-Index From 2021 - 2026
6.117
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Keperawatan PROSIDING SEMINAR NASIONAL FIKkeS Jambi Medical Journal : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan COPING (Community of Publishing in Nursing) Jurnal Keperawatan Indonesia Nurse Media Journal of Nursing Majalah Keperawatan Unpad Jurnal Ners Indonesia JURNAL ILMIAH KESEHATAN KEPERAWATAN Jurnal Keperawatan Soedirman (The Soedirman Journal of Nursing) Jurnal Kesehatan Interest : Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Riset Kesehatan Jurnal NERS Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Public Health of Indonesia Jurnal Kesehatan Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes Belitung Nursing Journal Jurnal Kesehatan Komunitas Journal Of Nursing Practice Jurnal Kesehatan Prima Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan Manuju : Malahayati Nursing Journal Faletehan Health Journal Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Health Information : Jurnal Penelitian Jurnal Keperawatan (JKEP) Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Adi Husada Nursing Journal Jurnal Kesehatan Jurnal Ners ASEAN Journal of Community Engagement Journal of Telenursing (JOTING) Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Psychiatry Nursing Journal (Jurnal Keperawatan Jiwa) Indonesian Journal of Global Health research Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan Jurnal Kesehatan Community Empowerment Lentera Perawat Makara Journal of Health Research Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Aisyiyah Elevate : The International Journal of Nursing Education, Practice and Research Jurnal Sahabat Keperawatan Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Strada Jurnal Ilmiah Kesehatan (SJIK)
Claim Missing Document
Check
Articles

Dukungan Penghargaan Keluarga Berhubungan dengan Kualitas dan Kepuasan Hidup Lansia di Depok Etty Rekawati; Junaiti Sahar; Dwi Nurviyandari Kusuma Wati
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 11, No 2 (2020): April 2020
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf11214

Abstract

The transition of elderly lives from productive periods to non-productive makes them need support from relatives, friends or family. The purpose of this study was to look at the relationship between family appreciation support with quality and life satisfaction of the elderly in the city of Depok, West Java, with a cross-sectional design. The subjects of this study were 135 elderly people> 60 years old, living with family, do not have infectious diseases, able to communicate in Indonesian; selected by purposive sampling technique. Data were analyzed using Chi square test. The results of the study indicate that there was a relationship between family appreciation support with the quality of life of the elderly (p-value = 0.022) and life satisfaction of the elderly (p-value = 0.014). The results of this study are expected to support the development of nursing science in the future, especially regarding the quality and satisfaction of life of the elderly. Keywords: elderly; award support; quality of life; life satisfaction ABSTRAK Transisi kehidupan lansia dari masa produktif menjadi non produktif membuat mereka memerlukan dukungan dari kerabat, teman atau keluarga. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat hubungan antara dukungan penghargaan keluarga dengan kualitas dan kepuasan hidup lansia di Kota Depok, Jawa Barat, dengan desain cross-sectional. Subyek penelitian ini adalah 135 lansia yang berusia >60 tahun, tinggal bersama keluarga, tidak memiliki penyakit menular, mampu berkomunikasi dengan bahasa Indonesia; yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan uji Chi square. Hasil peneltian menunjukkan bahwa ada hubungan antara dukungan penghargaan keluarga dengan kualitas hidup lansia (p-value = 0,022) dan kepuasan hidup lansia (p-value = 0,014). Hasil penelitian ini diharapkan dapat mendukung perkembangan ilmu keperawatan di masa mendatang, khususnya tentang kualitas dan kepuasan hidup lansia. Kata kunci: lansia; dukungan penghargaan; kualitas hidup; kepuasan hidup
Model Keperawatan Keluarga Santun Lansia dalam Upaya Peningkatan Kualitas Asuhan Keluarga pada Lansia: A Literature Review Etty Rekawati; Achir Yani S. Hamid; Junaiti Sahar; Widyatuti Widyatuti; Ni Luh Putu Dian Yunita Sari
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 10, No 3 (2019): Juli 2019
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf10303

Abstract

Family is the closest person to the elder person who has an important role in caring for elder person. The purpose of this study is to provide an overview of the cordial older family nursing model in an effort to improve the quality of family care in elder person. The study approach was the study of literature with expert agreement. The search method for library resources was done online, which uses databases such as Science Direct, Scopus, Sage, Pubmed and ProQuest. The keywords used were "elder mistreatemnt", "intervention" and "family approach". Literature search was only limited in 2008 to 2019 and in English. The results obtained 15 research articles analyzed. There were three themes obtained, namely the provision of information through training, giving positive perceptions to families who care for the elderly and counseling. Training was oriented towards family coping and coping strategies in caring for the elder person aimed at caregivers, cadres and health workers. Planting suggestions were given in groups or individually to families who care for the elderly, and counseling is given individually to families who need it. Further research is expected to be able to identify the quality of life of the elder person related to the application of the cordial older family nursing model. Keywords: elderly; the cordial older family nursing model; family care quality ABSTRAK Keluarga merupakan orang terdekat lansia yang memilki peran penting dalam merawat lansia. Tujuan dari penulisan ini adalah memberikan gambaran model keperawatan keluarga santun lansia dalam upaya peningkatan kulitas asuhan keluarga pada lansia. Pendekatan studi adalah studi literatur dengan kesepakatan pakar. Metode pencarian sumber pustaka dilakukan online yaitu menggunakan basis data seperti Science Direct, Scopus, Sage, Pubmed dan ProQuest. Kata kunci yang digunakan adalah “elder mistreatment”, “intervention” dan “family approach”. Penelusuran literatur hanya dibatasi dalam tahun 2008 hingga 2019 dan dalam bahasa Inggris. Hasil yang didapatkan adalah didapatkan 15 artikel penelitian yang dianalisis. Ada tiga tema yang didapatkan, yaitu pemberian informasi melalui pelatihan, pemberian persepsi positif pada keluarga yang merawat lansia dan konseling. Pelatihan berorientasi pada dukungan dan strategi koping keluarga dalam merawat lansia yang ditujukan kepada pelaku rawat, kader dan petugas kesehatan. Penanaman sugesti diberikan secara berkelompok ataupun individual pada keluarga yang merawat lansia, dan konseling diberikan secara individual bagi keluarga yang memerlukannya. penelitian lanjutan diharapkan dapat mengidentifikasi mengenai kualitas hidup lansia yang berkaitan dengan penerapan model keperawatan santun lansia. Kata kunci: lansia; model keperawatan keluarga; kualitas asuhan keluarga
PENGALAMAN PEROKOK RENDAH TAR DAN NIKOTIN DI KOTA MALANG Kumboyono .; Junaiti Sahar; Wiwin Wiarsih
Jurnal Keperawatan Vol. 1 No. 1 (2010): Januari
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.617 KB) | DOI: 10.22219/jk.v1i1.395

Abstract

PENGALAMAN PEROKOK RENDAH TAR DAN NIKOTIN DI KOTA MALANGSmoker Experience In Low-Tar And Nicotine MalangKumboyono1, Junaiti Sahar2, Wiwin Wiarsih31Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas BrawijayaJl. Veteran Malang 651452, 3Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia1)e-mail: kumbo_yono05@yahoo.com atau kumboyono05@gmail.com2)e-mail: junsr@ui.ac.idABSTRAKKehadiran rokok rendah tar dan nikotin (mild) menimbulkan asumsi bahwa rokok jenis ini lebih ramah terhadap kesehatan. Hal ini dikaitkan dengan PP No. 38 tahun 2000 pasal 4 ayat 1, menyebutkan batasan kadar maksimal per batang rokok untuk tar adalah 20 mg dan nikotin 1,5 mg. Pembatasan ini dimaksudkan untuk menurunkan kandungan kadar tar dan nikotin yang lebih tinggi pada rokok kretek yang selama ini telah beredar di Indonesia. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan makna pengalaman perokok dalam mengkonsumsi rokok mild di Kota Malang. Penelitian dilakukan dengan desain fenomenologi pada tujuh partisipan. Penelitian menghasilkan empat tema yaitu: alasan merokok mild; perubahan yang terjadi setelah menjadi perokok mild; makna kebiasaan merokok; jenis dan strategi layanan yang dibutuhkan untuk berhenti merokok. Kesimpulan penelitian ini ialah perokok menilai rokok rendah tar dan nikotin merupakan rokok ringan sehingga memacunya untuk terus menerus merokok dengan hisapan yang lebih dalam atau lebih banyak. Pemerintah disarankan untuk melarang pencantuman label mild dan sejenisnya yang dapat dipersepsikan secara keliru oleh perokok.Kata kunci: berhenti merokok, fenomenologi, perokok, rokok mildABSTRACTThe mild cigarette led to the assumption that this cigarette has a lower risk for health. This matter is related to PP No. 38 year 2000 section 4 article 1, mentioning maximal rate constrain per bar smoke for tar is 20 nicotine and mg 1,5 mg. This demarcation is meant to degrade rate content of tar higher level nicotine and cigarette of kretek which during the time have circulated in Indonesia. This phenomenological study was aimed to describe the meanings of smoker’s experiences regarding the mild cigarettes consumption in Malang. Seven participants were selected. The results showed four themes: smoking reasons; changes that happen after smoking; meanings in relation with smoking habit; strategies needed to stop smoking. This study concluded that smokers believed the mild cigarettes were categorized in light cigarettes, and as a consequence, smokers have more interest in smoking continuously and inhaling more deeply. The government is suggested to stop putting the label of mild/other similar labels in a cigarettes pack which could be perceived incorrectly by smokers.Keywords: mild cigarettes, phenomenology, smokers, stop smoking
PENINGKATAN KUALITAS HIDUP LANJUT USIA (LANSIA) DI KOTA DEPOK DENGAN LATIHAN KESEIMBANGAN Stefanus Mendes Kiik; Junaiti Sahar; Henny Permatasari
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 21 No 2 (2018): Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v21i2.584

Abstract

Kualitas hidup lansia dipengaruhi berbagai faktor seperti kesehatan fisik, kesehatan psikologis, hubungan sosial dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh latihan keseimbangan terhadap kualitas hidup lansia di Kota Depok. Penelitian quasi experiment ini dilakukan pada dua kelompok; 30 lansia sebagai kelompok kontrol dan 30 lansia sebagai kelompok perlakuan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah multistage random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan keseimbangan berpengaruh signifikan, meningkatkan kualitas hidup  lansia (p<0,001). Hal ini disebabkan karena latihan keseimbangan dapat meningkatkan kesehatan fisik, kesehatan psikologis, hubungan sosial dan lingkungan. Latihan keseimbangan lansia dapat digunakan sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas hidup pada lansia di komunitas. Penelitian selanjutnya dapat melakukan penelitian pada kelompok usia yang berbeda untuk mengetahui keefektifan latihan keseimbangan lansia. Kata Kunci: lansia, latihan keseimbangan, kualitas hidup Abstract  Quality Improvement of Elderly Life in Depok City with Balance Exercise. The quality of life (QOL) of the older adult is affected by various factors such as physical health, psychological health, social relationships and environment. This study aimed to investigate the effect of balance exercise on quality of life among older adults. This quasi-experimental design included two groups; 30 subjects as intervention groups and 30 subjects as control groups.  The sample was taken by multistage random sampling. There were significant improvements in quality of life among older adults (p<0,001). Balance exercise can improve physical health, psychological health, social relationships, and environment. Balance exercise can be utilized as one of the preventive efforts to increase the quality of life among older adults in the community. Further research may consider a variety of age to know the effectiveness of balance exercise. Keywords: balance exercise, older adult, quality of life
Kritik Pada Penelitian Kualitatif Junaiti Sahar
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 12 No 3 (2008): November
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v12i3.222

Abstract

AbstrakPenelitian merupakan proses menjawab keingintahuan dengan menjawab pertanyaan atau menyelesaikan masalah. Artikel ini ditujukan untuk memberikan wawasan kepada pembaca bagaimana melakukan telaahan hasil penelitian melalui kritik penelitian. Penelitian dilakukan melalui tahapan sistematis dan dilaporkan secara jelas dan terinci. Laporan dan atau artikel suatu penelitian dianggap layak untuk diimplementasikan apabila hasilnya telah melalui proses pengujian yang teliti dan mendalam, yang disebut kritik penelitian. Kritik penelitian dapat dilakukan dengan menggunakan sepuluh elemen dan kriteria yang telah dirumuskan para ahli penelitian kualitatif. Kesepuluh elemen tersebut mencakup: topik, tujuan, disain atau pendekatan, deskripsi informan/ partisipan, metode pengumpulan data, metode analisis data, hasil penelitian, simpulan, dan rekomendasi. Setiap elemen memiliki kriteria sebagai indikator. Kebenaran laporan penelitian atau artikel perlu ditelaah dengan teliti dan kritis untuk mendapatkan pemahaman yang luas, menetapkan fakta yang dapat digunakan dalam praktik, dan sebagai dasar penelitian berikutnya. AbstractResearch is a method to answer questions or to solve problems. This article addresses to enrich the readers how ro review a research report through critique research. Research is conducted by a systematic set of procedures and steps and to be clearly and detail reported. Report and/ or article resulted from a research will be considerably feasible implemented whenever the result of study has been reviewed through an accurate and deepen process of assessment or examination which is called critique research. Critique research can be taken by using ten elements and criteria formulated by qualitative research experts. The ten elements include: topic, purpose, design or approach, informant/ participant description, method of data collection, data analysis, findings, conclusion and recommendation. Each element has criteria as an indicator. Therefore, the authenticity of the research report and or articles need to be assessed by careful critical analysis as to broaden the understanding, determine evidence for use in practice and provide a background for conducting further research study.
Kontribusi Perbedaan Psikologis Perawat terhadap Pemberdayaan Psikologis Diah Arruum; Junaiti Sahar; Dewi Gayatri
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 18 No 1 (2015): Maret
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v18i1.393

Abstract

Karakteristik perawat merupakan ciri-ciri perawat yang melekat terhadap dirinya, baik secara alami maupun yang didapat dari orang lain yang meliputi usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, status pernikahan, status pekerjaan, dan lama kerja. Karakteristik dapat membedakan psikologis perawat terhadap pemberdayaan psikologis dalam peningkatan kemampuan diri, motivasi intrinsik, dan kinerja perawat di rumah sakit. Penelitian ini bertujuan mengetahui karakteristik perawat dengan pemberdayaan psikologis. Desain penelitian yang digunakan deskripsi korelasi dengan cross sectional, sampel seratus lima belas perawat pelaksana. Hasil penelitian adalah jenis kelamin yang berhubungan dengan pemberdayaan psikologis perawat pelaksana p= 0,041, yang berarti terdapat hubungan antara jenis kelamin dan pemberdayaan psikologis perawat pelaksana (CI 95% OR= 1,001–66,893). Kemudian, 90% perawat pelaksana yang berjenis kelamin laki-laki lebih berpeluang untuk diberdayakan secara psikologis, sedangkan perawat pelaksana dengan jenis kelamin perempuan yang berpeluang diberdayakan sebesar 52,4%. Rekomendasi dari penelitian ini adalah perlu mengusulkan pendidikan formal dan  pelatihan untuk perawat pelaksana khususnya yang memiliki lama kerja minimal lima tahun, serta perlu memberi pengarahan dari kepala ruangan untuk membina seluruh perawat melalui supervisi agar dapat memiliki kompetensi dalam melakukan tindakan di rumah sakit yang mencerminkan pemberdayaan psikologis perawat. Abstract Contribution of the Difference of Psychological Nurses's toward Psycological Empowerment. Characteristics of nurses are the traits attached to nurses, either naturaly or acquired from others. They include age, gender, educational level, marital status, employment status, and length of employment. The psychological characteristics distinguish nurses in psychological empowerment in improving self-efficacy, intrinsic motivation and performance of nurses in hospital. This research aims to know the characteristics and the psychological empowerment of nurses. The research design used cross-sectional correlation description with sample of 115 nurses. The results of the study are, gender that related with nurses’ psychological empowerment (p= 0.041), which means that there is relation between gender with psychological empowerment of nurses (CI 95% OR= 1.001–66.893), and 90% of male nurses are more likely to be empowered psychologically, whereas female nurses that is likely to be empowered is 52.4%. Recommendations is the need to propose a formal education and training, especially for nurses who have at least 5 years length of work, as well as the need to give direction from head nurse to nurture all nurses through supervision in order to have the competences to carry out actions in hospital that reflect the nurses psychological empowerment.                                                                                     Keywords: nurses psychological difference, psychological empowerment 
Pengalaman Keluarga Merawat Lansia dengan Tingkat Ketergantungan Tinggi di Rumah, Kota Malang, Jawa Timur: Studi Fenomenologi Joko Wiyono; Junaiti Sahar; Wiwin Wiarsih
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 12 No 2 (2008): Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v12i2.204

Abstract

AbstrakPenelitian fenomenologi deskriptif ini bertujuan mendapatkan gambaran arti dan makna pengalaman keluarga dalam merawat lansia dengan ketergantungan tinggi di rumah, di Kota Malang. Data dikumpulkan dari 8 anggota keluarga pemberi asuhan utama pada lansia di keluarga dan dianalisis dengan metode Colaizzi. Hasil penelitian menggambarkan alasan keluarga merawat lansia di rumah, alasan utama merawat, alasan penunjang merawat, kegiatan merawat, persepsi selama merawat, koping selama merawat, dukungan selama merawat, masalah selama merawat dan upaya selama merawat; perubahan dalam keluarga berupa perubahan peran, fungsi keluarga dan tugas keluarga; dan dampak pada pemberi asuhan informal; makna dari pengalaman merawat lansia yaitu perubahan sikap menjadi lebih sabar; dan sumber kebutuhan pelayanan kesehatan. Perawat keluarga perlu mempertimbangkan sumber daya keluarga dan dinamika budaya setempat. Penelitian selanjutnya dapat membandingkan atau mengetahui hubungan berbagai macam variabel yang muncul sebagai tema dalam penelitian ini. AbstractThis descriptive phenomenology research was aimed to describe the meaning and essence of family experience in caring for high dependence elderly at home, in Malang City. The data was collected from 8 primary informal caregivers for elderly in family and analyzed by Collaizi’s method. The result described family reason for nursing care for elderly at home, main reason in providing care, supporting reason for providing care; nursing activities, perception during providing care, coping, support, problem encountered and efforts during nursing care for elderly; change of family role, function, and task; attitude change to be more patience as the meaning of experience; and source of health service needs. Family nurses need to consider available family source and the local culture. Further research is also recommended to compare or identify relationship of various variables that occurred as themes in this present research.
Sistem Penghargaan Terhadap Kinerja Perawat Melaksanakan Asuhan Keperawatan Royani Royani; Junaiti Sahar; Mustikasari Mustikasari
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 15 No 2 (2012): Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v15i2.38

Abstract

Penelitian deskriptif korelasi dan cross sectional ini bertujuan mengetahui hubungan antara sistem penghargaan dengan kinerjaperawat dalam melaksanakan asuhan keperawatan di Instalasi Rawat Inap RSUD Kota C. Pengumpulan data dilakukan dengankuesioner dan observasi. Metode Chi Square dan Multiple Logistic Regression digunakan dalam analisis data. Hasil penelitianmenunjukkan tidak ada hubungan bermakna antara sistem penghargaan dengan kinerja 65 perawat (p(persepsi perawat)= 0,720;p(observasi)= 0,716; α= 0,05). Sub variabel pengaruh dan pertumbuhan diri adalah sub variabel yang paling berhubungandengan kinerja perawat. Rumah sakit perlu mempertimbangkan jenjang karir perawat sebagai dasar utama pemberian sistempenghargaan.
Pengalaman Keluarga Memenuhi Kebutuhan Nutrisi Balita Gizi Kurang Poppy Fitriyani; Junaiti Sahar; Wiwin Wiarsih
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 14 No 3 (2011): November
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v14i3.61

Abstract

Peran keluarga sangat penting dalam memenuhi kebutuhan nutrisi balita. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang pengalaman keluarga dalam memenuhi kebutuhan nutrisi balita gizi kurang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif (fenomenologi desktiptif) dengan wawancara mendalam yang datanya dianalisis dengan teknik Collaizi. Penelitian ini menemukan tujuh tema yaitu perasaan keluarga, penilaian keluarga, strategi pemberian makan, sistem pendukung keluarga dan masyarakat, motivasi, dan harapan keluarga. Kesimpulan dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengalaman keluarga dalam memenuhi kebutuhan nutrisi balita gizi kurang sangat beragam. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran dalam memberikan intervensi keperawatan terhadap keluarga dalam mengatasi masalah gizi kurang pada balita dan memberikan masukan bagi pemerintah dalam upaya mengatasi masalah gizi kurang pada balita.
UTILIZATION OF INFORMATION TECHNOLOGY IN PREVENTION OF DEPRESSION IN OLDER ADULTS Anung Ahadi Pradana; Junaiti Sahar; Henny Permatasari
Jurnal Kesehatan Vol 14 No 1 (2021): JURNAL KESEHATAN
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/kesehatan.v14i1.15934

Abstract

Depression is a problem that often occurs in the older adults population. The use of technology in the implementation of health services has succeeded in increasing the effectiveness and quality of providing health services to patients. Several mobile apps that have been available have the potential to improve services for people with depression. The purpose of this study was to determine the use of information technology in preventing depression in older adults. This study uses a simple literature study method based on a specific theme from several databases including the Cumulative Index to Nursing and Allied Health Literature (CINAHL), ProQuest, and SAGE between 2014 and 2020. 27 journal articles that met the inclusion criteria passed the screening process using the PRISMA diagram. Research showed positive results in the use of technology for depressive conditions experienced by older adults. The importance of developing health applications in order to keep up with the conditions needs to be the attention of health workers. Easy, inexpensive, and attractive health applications can increase public curiosity and participation in the health sector.
Co-Authors Achir Yani S. Hamid Achjar, Komang Ayu Henny Achmad, Fariz Adang Bachtiar Agrina Agrina Agus Setiawan Akbar, M. Agung Aldri Frinaldi Andi Saifah Anisah Ardiana Anung Ahadi Pradana Anung Ahadi Pradana Aria Kekalih Arief Andriyanto Arruum, Diah Asniar Asniar Asti Nuraeni Astrid Widayati Hardjono Astuti Yuni Nursasi Bahrul Hayat, Bahrul Bahtiar Bahtiar Bahtiar Bahtiar Balqis, Ummi Malikal Bambang Budi Siswanto Basmanelly . Besral . Budi Anna Keliat Budi Santoso Budy Wiryawan Caecilia Titin Retnani Christina Anugrahini Deby Zulkarnain Rahadian Syah, Deby Zulkarnain Rahadian Delly Arfa Syukrowardi Dewi Gayatri Dewi Irawati Diah Ratnawati Didi Kurniawan Didi Kurniawan Diksi Hera Berliana Diorarta, Raphita Dwi Cahya Rahmadiyah Eka Malfasari Elki Putri, Silvia Elly Nurachmah Etty Rekawati Faridah, Ida Fitriani Fitriani Gipta Galih Widodo Gupta, Prateek Handayani, Eka Sila Hasmila Sari Henny Permatasari Herni Susanti I Ketut Suada Imami Nur Rachmawati Indrayanti Indrayanti Indrayanti, Indrayanti Joko Wiyono Junus, Kasiyah Kiik, Stefanus Mendes Koko Wahyu Tarnoto Krisna Yetti Kumboyono . Kumboyono Kumboyono Kuntarti Kusuma, Ceacilia Nika Candra Laksono Trisnantoro Lia Meilianingsih Limansyah, Dodik Malikal Balqis, Ummi marsito - Masyithah Fadhani Meilati Suryani Mona Saparwati Muchtarrudin Mansyur Mulyono Mulyono Mustikasari - Mustikasari Mustikasari Ni Made Riasmini Nining Nirmalasari Novy Helena Chatarina Daulima Nur Miladiyah Rahmah Nurlinawati Nurul Miftahul Jannah Parashita, Sri Astiti Padma Poppy Fitriyani Pradana, Anung Ahadi Prateek Gupta Prio, Asminarsih Zainal Putu Ayu Sani Utami Rachmawati, Utami Raden Siti Maryam Rahayu Wijayanti Ratu Ayu Dewi Sartika Ratu Ayu Dewi Sartika Reisani Hardi Kamagi Reska Handayani Rianty, Dian Asih Rita Hadi Widyastuti Rita Hadi Widyastuti Rita Hadi Widyastuti Rita Hadi Widyastuti Rochani Istiawan Ros Endah Happy Patriyani Roselina Tambunan Royani Royani Rr Tutik Sri Hariyati Rr Tutik Sri Haryati Sabarinah Prasetyo Saltar, Laode Saraswati, Sarita Sari, Ni Luh Putu Dian Yunita Sigit Mulyono Sigit Priyanto Sinurat, Diana Nurhayati Siregar, Tatiana SITI AISAH Sri Haryani Sukihananto Sukihananto Sukihananto, Sukihananto Susana Susana Sutanto Priyo Hastono Sutanto, Tiodora, Tiodora Tuti Nuraini Wati, Dwi Nurviyandari Kusuma Widya Naralia Widyatuti Widyatuti Widyatuti, Wdiyatuti Wiwin Wiarsi Wiwin Wiarsih Yeti Resnayati Yossie Susanti Eka Putri Yulia Yasman