Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH UMUR PANEN TERHADAP PERFORMA PERTUMBUHAN, BIOMASSA DAN PRODUKTIVITAS RUMPUT LAUT Kappapycus alavarezii DI TELUK WAWORADA Ardiansyah Ardiansyah; Neri Kautsari; Dwi Mardhia; Yudi Ahdiansyah; Syamsul Bachri; Didit Abdillah
Jurnal Media Akuakultur Indonesia Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Media Akuakultur Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/mediaakuakultur.v2i1.1377

Abstract

Waworada Bay is a water in Bima Regency which has long been used by some people for seaweed cultivation. Currently, seaweed farmers do not know the exact harvest period. This causes differences in the harvest period between farmers. So far, research on the harvest period in Waworada Bay is not yet available. The experiments aimed to assess the ideal period for harvest among the different growth periods (35, 45, and 55 days). This research was conducted in Waworada Bay, Langgudu District, Bima Regency, West Nusa Tenggara from November 2021 to January 2022. Observation variables were absolute growth, growth rate, wet and dry biomass, productivity and water quality (temperature, dissolved oxygen, salinity, pH, brightness, current). The seaweed cultivation method uses the longline method. The results showed that the highest absolute growth was found in the 55-day harvest period (115.70±1.71 g) and the lowest was in the 35-day harvest period (55.10±6.62 g). There was a significant difference in absolute growth between treatments. The growth rate was not significantly different between treatments with a value range of 1.09±0.24 to 3.55±1.39%day-1. Wet biomass ranged from 10,022±397.22 g 12m-1 (harvest period 55 days) to (6.306±149.92 g 12m-1) (harvest period 35 days). Dry biomass ranged from 670±34.12 g 12m-1 to 1.016±53.78 g 12m-1. Productivity ranges from 0.04 to 0.07 g dry weight m−2 days−1. The average water quality values are temperature 32.40 0C, dissolved oxygen 5.84 mg l-1, salinity 32 ppt, pH 7.30, brightness 2.50 m and current 14 cm sec-1.
EDUKASI PENCEGAHAN DAN PENULARAN COVID-19 DI DESA NIJANG MELALUI PROGRAM REVOLUSI MENTAL Neri Kautsari; Gierda Rizkita; Fahmi Arif Budiman; Dwi Putri Lestari; Sudirman Sudirman
KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2022): KARYA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : FKIP Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyebaran dan peningkatan angka covid-19 disebabkan oleh kurangnya kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan dan vaksin. Hal ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan serta masih banyaknya masyarakat yang percaya terhadap berita-berita hoax tentang vaksin. Salah satu desa yang masih ditemukan kasus covid-19 ialah Desa Nijang, Kecamatan Unter Iwes, Sumbawa, NTB. Oleh karena itu, untuk menurunkan angka penyebaran covid dibutuhkan edukasi terkait covid dan vaksin pada warga. Program Revolusi mental ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat terkait Protokol kesehatan vaksin sehingga diharapkan adanya penurunan penularan covid 19 di Desa Nijang. Kegiatan ini dilakukan dengan metode survey, observasi, penyuluhan dan partisipasi aktif. Sosialisasi dilakukan dengan cara penyampaian edukasi secara langsung kepada warga, melalui pemasangan pamflet di rumah-rumah warga dan penyadaran sadar vaksin melalui spanduk. Gerakan lainnya yaitu penyaluran makanan dan obat-obatan serta peningkatan kemandirian ibu rumah tangga dalam penyediaan hensenitizer. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat tidak mematuhui protokol kesehatan disebabkan karena keterbatasan dana untuk membeli alat dan bahan protokol kesehatan (seperti masker dan handsanitizer), banyaknya berita hoax tentang vaksin covid-19 dan tidak percaya dengan adanya covid-19. Setelah kegiatan berlangsung, sebanyak 50 pamflet terpasang di rumah-rumah warga, masyarakat mampu membuat hensanitizer dan terdapat pengingkatan jumlah warga yang melakukan vaksin.
PENDAMPINGAN KEGIATAN BDR ANAK-ANAK SEKOLAH DASAR (SD) DI DESA NIJANG SELAMA PANDEMI COVID-19 Neri Kautsari; Fitriani R; Nelly Waddah; Reni Anggraini; Delvia Ramadhini4; Dwi Septianti
KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2021): Karya: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : FKIP Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pendampingan kepada anak-anak Sekolah Dasar (SD) dan membantu ibu-ibu dalam mendampingi anaknya pada kegiatan Belajar dari Rumah (BDR). Kegiatan ini dilakukan di Desa Nijang, Kecamatan Unter Iwes, Sumbawa, NTB. Kegiatan dilaksanakan selama dua bulan yaitu Agustus hingga Sepetember 2021. Tahapan kegiatan ini ialah koordinasi, pendataan, sosialisasi, pendampingan belajar dan evaluasi. Hasil pendampingan selama dua bulan diperoleh hasil bahwa 100% anak-anak dan ibu merasa sangat terbantu, 78% anak-anak menyatakan bahwa metode yang digunakan sangat menyenangkan (22% menyenangkan) dan waktu yang diberikan dalam pendampinga dirasa sangat mencukupi (88.89%), 24 - 74% anak-anak menyatakan setuju hingga sangat setuju bahwa pendampingan belajar dapat meningkatkan motivasi belajar mereka. Dibutuhkan pendampingan dan penyuluhan terhadap orang tua dalam mendampingi anak-anak belajar di rumah
Pengembangan Ekowisata Bahari Dan Budidaya Rumput Laut Di Kawasan Konservasi Sebagai Upaya Peningkatan Pendapatan Masyarakat Dedi Syafikri; Siti Nurwahidah; Neri Kautsari
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 1 (2018): Prosiding PKM-CSR Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Socia
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1220.03 KB)

Abstract

Permasalahan utama yang terjadi di Desa Labuhan Bajo yang wilayah perairannya masuk ke dalam kawasan konservasi perairan (KKP) gugusan Pulau Kramat, Bedil dan Temudong ialah tingkat ketergantungan yang tinggi terhadap kegiatan penangkapan ikan. Pelarangan penangkapan ikan di sebagian zona konservasi menyebabkan berkurangnya luasan daerah tangkapan sehingga berdampak pada penurunan pendapatan masyarakat. Keadaan tersebut menyebabkan sebagian masyarakat memiliki persepsi yang kurang baik terhadap kegiatan konservasi perairan. Salah satu potensi perairan yang berada di dalam kawasan konservasi dan belum termanfaatkan yaitu potensi zona perikanan berkelanjutan. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melatih dan mendampingi masyarakat dalam mengintegrasikan usaha budidaya rumput laut dengan ekowisata bahari di zona perikanan berkelanjutan sehingga dapat menjadi mata pencaharian alternatif bagi masyarakat sekitar. Target yang ingin dicapai dalam kegiatan ini ialah : tersedianya mata pencaharian alternatif bagi masyarakat di kawasan konservasi berbasis integrasi budidaya rumput laut dan ekowisata bahari; peningkatan pendapatan masyarakat dan terbangunnya persepsi yang baik terhadap kegiatan konservasi. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini ialah penyuluhan, pelatihan dan pendampingan. tentang pengembangan ekowisata bahari dan budidaya rumput laut di zona perikanan berlanjutan. Hasil dari kegiatan ini adalah berkembangnya ekowisata bahari di kawasan konservasi perairan Kramat, Bedil dan Temudong yang dibuktikan dengan peningkatan jumlah pengunjung (wisatawan), tersedianya mata pencaharian alternatif masyarakat melalui penyewaan perahu dan peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam budidaya dan pengolahan rumput laut.
Study of Length-Weight Relationship and Condition Factor of Sandfish Sea Cucumber (Holothuria scabra) Andy Rasyadi; Etty Riani; Sigid Hariyadi; Neri Kautsari
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 4 (2023): April
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i4.3115

Abstract

The overfishing of the sandfish Holothuria scabra is increasing due to its various benefits, thus reducing its population in nature. This study aimed to examine sandfish's length-weight relationship and condition factors on the North Coast of Sumbawa Island, with sampling locations at two stations, Ai Limung (Pungkit Village), and Labu Prajak (Batu Bangka Village). The study was conducted in September-October 2022. A total of 142 specimens were obtained from both stations, 122 samples at Ai Limung station (mean length 9.22±2.12 cm; weight 43.34±25.07 grams). Then 20 samples at the Labu Prajak station (mean length 13.69±3.74 cm; weight 88.70±60.06 grams). Growth patterns of each research station are negative allometric, indicating the body length of the sandfish grows faster than its weight. Condition factor at Ai Limung station Kn=1.03±0.26, Wr=1.03±0.26, K=5.33±1.76, and at the Labu Prajak station Kn=1.05±0.28, Wr=104.88±27.83, K=3.27±1.14. The results showed significant differences in length, weight, and fulton condition factor. The mean body length and weight of sandfish at both stations are smaller than previous study, indicating the earlier sign of overfishing. Meanwhile, the fulton condition factor at Ai Limung station showed a higher value, which indicated the location was better, with abundant food sources and fewer predators
PENYULUHAN TENTANG PELUANG DAN TANTANGAN PENERAPAN TRI DHARMA PERGURUAN TINGGI DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Gunawan Gunawan; Dwi Mardhia; Fahmi Yahya; Neri Kautsari; Rudi Masniadi
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2020): Mei
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.066 KB) | DOI: 10.29303/jppm.v3i2.1863

Abstract

Peran nyata perguruan tinggi melalui penerapan tri dharma mempunyai fungsi dan kedudukan tinggi dalam perkembangan masyarakat di era revolusi industri 4.0. Peluang dan tantangan di era revolusi industri menuntut keseriusan perguruan tinggi untuk menghasilkan tri dharma yang berkualitas. Kesiapan dosen dalam menghadapi peluang dan tantangan tersebut sangat diperlukan sehingga kewajibannya dalam kegiatan pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dapat dilaksanakan secara simultan dan terintegrasi. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan memberikan motivasi kepada dosen untuk dapat mengoptimalkan perannya dalam kegiatan pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini meliputi beberapa tahapan yaitu: 1) sosialisasi dan koordinasi dengan semua pihak terkait; 2) penyuluhan; 3) diskusi dan tanya jawab; 4) evaluasi dan pelaporan. Kegiatan berjalan dengan lancar dan sesuai rencana. Para peserta sangat antusias dan bersemangat mengikuti kegiatan hingga akhir. Kegiatan seperti ini sangat diharapkan menjadi kegiatan rutin untuk meningkatkan kinerja dosen PTN maupun PTS di Nusa Tenggara Barat.
Potensi dampak pemanasan global terhadap reproduksi crustacea: suatu tinjauan kepustakaan ringkas Neri Kautsari
Depik Vol 3, No 3 (2014): Desember 2014
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.365 KB) | DOI: 10.13170/depik.3.3.2148

Abstract

The aims of the present paper were to evaluate the potential impacts of climate change on reproduction of crustacea. Climate change has given an impact on water quality, especially temperature changes and pH reduction. The increase in temperature due to climate change was expected affect on reproductive of crustacea including the sex ratio atio, reproductive cycle, gametogenesis and increased enhancement effects of pesticides that can interfere with reproduction of Crustacea. This paper provides the impact of climate changes on the productive of crustacea the important aqauatic organism on the food chains.
EVALUASI RAJUNGAN YANG TERTANGKAP OLEH NELAYAN DI PERAIRAN LABUHAN LALAR, SUMBAWA BARAT Nova Novitasari; Neri Kautsari; Yudi Ahdiansyah; Dwi Mardhia; Syamsul Bachri; Muhammad Nur
ALBACORE Jurnal Penelitian Perikanan Laut Vol. 7 No. 1 (2023): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.7.1.197-208

Abstract

Kementerian Kelautan dan Perikanan menetapkan ukuran layak tangkap rajungan pada permen No.16/Permen-KP/2022, namun belum dilakukan evaluasi hasil tangkapan nelayan secara optimal. Perairan Labuhan Lalar adalah salah satu perairan yang belum dievaluasi hasil tangkapannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hasil tangkapan rajungan (jenis, rasio kelamin, ukuran dan proporsi layak tangkap) di perairan Labuhan Lalar. Penelitian dilakukan dari bulan Januari hingga Maret 2022. Sampel rajungan diambil dari hasil tangkapan nelayan. Sampel rajungan diindentifikasi untuk mengetahui jenisnya, kemudian diukur lebar karapas dan bobotnya. Pengambilan data dilakukan setiap satu minggu sekali. Wawancara dilakukan untuk memperoleh informasi tentang alat tangkap dan waktu penangkapan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua jenis rajungan (Portunus pelagicus dan Portunus sanguinolentus). P. pelagicus didominasi oleh ukuran lebar karapas 9,50 – 10, 40 cm dan bobot 51 – 70 gr sedangkan pada P. sanguinolentus didominasi oleh ukuran 8,60 – 9,50 cm dan bobot 21–30 gr. Rasio kelamin pada P. pelagicus adalah 1,22:0,82 sedangkan pada P. sanguinolentus adalah 0,64:1,56. Terdappat 55% P. pelagicus dan 99% P. sanguinolentus yang ukuran karapasnya <10 cm. Terdapat 45% jenis P. pelagicus dan 98% pada jenis P. sanguinolentus memiliki bobot <60 gram
Potensi dampak pemanasan global terhadap reproduksi crustacea: suatu tinjauan kepustakaan ringkas Neri Kautsari
Depik Vol 3, No 3 (2014): Desember 2014
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.3.3.2148

Abstract

The aims of the present paper were to evaluate the potential impacts of climate change on reproduction of crustacea. Climate change has given an impact on water quality, especially temperature changes and pH reduction. The increase in temperature due to climate change was expected affect on reproductive of crustacea including the sex ratio atio, reproductive cycle, gametogenesis and increased enhancement effects of pesticides that can interfere with reproduction of Crustacea. This paper provides the impact of climate changes on the productive of crustacea the important aqauatic organism on the food chains.
EDUKASI PROPOLIK: PENINGKATAN KETERAMPILAN DAN MOTIVASI BERTANI PADA ANAK-ANAK DESA NIJANG MELALUI PELATIHAN BERCOCOK TANAM DAN BUDIDAYA IKAN DALAM EMBER Neri Kautsari; A Ardiansyah; Elfa Dwi Utami; Yudi Ahdiansyah; S Sudirman
Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal Vol. 4 No. 2 (2021): Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jpml.v4i2.643

Abstract

Desa Nijang yang berada di Kecamatan Unter Iwes, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), merupakan salah satu desa yang memiliki potensi pertanian dan perikanan yang sangat baik, oleh karena itu dibutuhkan generasi yang dapat mengelola pertanian dan perikanan, namun pada umumnya pemuda-pemuda di desa kurang memiliki minat dan kecintaan terhadap pertanian. Oleh karena itu kegiatan “Propelik” (Program Petani Cilik) bertujuan untuk meningkat keterampilan dan kecintaan anak-anak. Kegiatan ini dilakukan di Desa Nijang, Kecamatan Unter Iwes, Sumbawa, NTB, dengan kelompok sasaran yaitu anak-anak TPQ dan anak-anak lainnya di Desa Nijang. Kegiatan dilakukan dari bulan Agustus hingga Oktober 2021. Tahapan kegiatan meliputi: (1) sosialisasi dan koordinasi, (2) survey tingkat pengetahuan awal anak-anak, (3) pemberian materi dan praktek, (4) evaluasi. Hasil pengamatan langsung menunjukkan bahwa semua partisipan mengikuti secara aktif praktek penanaman dan budidaya ikan dalam ember. Hasil kegiatan memperlihatkan bahwa anak-anak memahami materi dan praktek, hal ini terlihat dari nilai pos tes yang berkisar antara 90 hingga 100.
Co-Authors A Ardiansyah Abdillah, Didit Agum Rhismanda Ahmad Muhtadi Akbar Sapilin Akbar Sapilin Alamsyah - Aldi, Davit Angkasa, Muhammad Aries Zuhri Ardiansyah Ardiansyah Ardiansyah Ariandi, Alamsyah Arif Sardi Bensianus L, Frederich Chandra Okta Rasiardhi Dedi Syafikri Dedi Syafikri Dedy Syafikri Delvia Ramadhini4 Dharmawan, Teguh Dwi Diahpebila, Tasya Ayu Didit Abdillah Didit Abdillah Djamar Tumpal F. Lumbanbatu Djonu, Asriati Dwi Mardhia Dwi Mardhia Dwi Mardhia, Dwi Mardhia Dwi Mardhia Dwi Putri Lestari Dwi Septianti Dwi Yuliandhani Elfa Dwi Utami Erlangga, Haqqy Rerian Etty Riani Fahmi Arif Budiman Fahmi Yahya Fahruddin, Muh Firman Muhammad Nur Fitri Handayani Fitriani R Gierda Rizkita Gunawan Gunawan Hamdani Dwi Prasetyo Handayani, Fitry Hartono, Yadi Hayatuddin, Andi Hidayat, Petira Rimba Hikmahyanti, Hikmahyanti Husain Latuconsina Husnul Hatimah, Husnul Ieke Wulan Ayu Ilham Syahputra Ilham Zulfahmi Ilham Zulfahmi Ilyas, Anita Prihatini Jondani, Diso Rahmat Juwita, Ela Kamaliah Kamaliah Lalu Ilham Syaputra Lukman Hakim lulufamily, Lulu Nurmin Setiawati Putri Marasabessy, Wardi Mardhia, Dwi Mardhia, Dwi Mardhia Marsela Muhammad Fajri Muhammad Nur m_solihin, m_solihin m_solihin Nelly Waddah Niken Tunjung Murti Pratiwi Nikmah, Nadratun Nova Novitasari NURUL HIDAYAH Oklima, Ade Maryam Petira Rimba Hidayat Prayoga, Ananda Gempar Prayoga, Ananda Gempar Teguh Qadar Hasani Rahmawati, Rahmawati Ramadhan, Naufal Gumilang Rasyadi, Andy Ratna Sary Ratna Sary Reni Anggraini Rhismanda, Agum Rikardus, Rikki Rizqi Ms, Firman Thoha Rizqi, Firman Thoha RR. Ella Evrita Hestiandari Rudi Masniadi S Sudirman Samsul Bahri Sapilin, Akbar saputra, aan Sigid Hariyadi Sigid Hariyadi Siti Maulida Siti Nurwahidah Siti Nurwahidah, Siti Siti Rahma Siti Rahmah Solihin, M Sri Nurhidayati, Sri Suleman Supriandi Supriandi, Supriandi Syaifuddin Iskandar Syaifuddin Iskandar, Syaifuddin Syamsul Bachri Syamsul Bachri Syamsul Bahri Syamsul Bahri Syamsul Bahri, Syamsul Bahri Syamsul Bahri Tezar Rafandi Ulfa, Mariya Utami, Sefti Uzaman, Budi Wahyu Mutia Rahma Wahyu Ramdhani Wiwik Handayani Yudi Ahdiansyah Yudi Ahdiansyah, Yudi Yudi Ahdiansyah, Yudi Ahdiansyah Yudi Ahdiansyah Yudi Ahdianysah Yulita, Rika Yuni Intan Lestari Yunita Safitri Yusrizal Akmal Yusuf Yusuf