Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATAN PEMAHAMAN NELAYAN DESA LABUHAN KURIS TERHADAP PERATURAN TANGKAP LESTARI KAKAP DAN KERAPU DI PERAIRAN TELUK SALEH Yulita, Rika; Bahri, Samsul; Kautsari, Neri
Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jpml.v8i1.1929

Abstract

Desa Labuhan Kuris merupakan wilayah pesisir di Kabupaten Sumbawa dengan sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai nelayan. Namun, tingkat pemahaman nelayan tentang peraturan tangkapan lestari khususnya untuk ikan kakap dan kerapu masih rendah. Hal ini berkontribusi pada kerusakan ekosistem laut dan menurunnya populasi ikan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkat pemahaman nelayan terkait peraturan tangkapan lestari, dampak praktik penangkapan yang tidak ramah ingkungan, serta pentingnya zonasi konservasi untuk menjaga ekosistem laut. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi sosialisasi melalui wawancara, observasi serta ­pre-test, dan pos-test. Kegiatan ini dilakukan di Desa Labuhan kuris dari Juni hingga November 2024. Hasil menunjukkan bahwa sebelum kegiatan sosialisasi, pemahaman nelayan tentang peraturan tangkapan lestari masih rendah, dengan hanya 26% nelayan yang memahami dampak penangkapan ikan secara berlebihan. Setelah kegiatan sosialisasi, tingkat pemahaman nelayan meningkatkan signifikan, dengan 100% responden memahami penggunaan alat tangkap yang sesuai regulasi dan lebih dari 80% mengetahui ukuran tangkapan yang diperbolehkan menurut peraturan. Selain itu, nelayan juga lebih memahami pentingnya pengelolaan sumber daya perikana secara berkelanjutan demi kelangsungan usaha tangkap mereka. Program ini membuktikan bahwa sosialisasi berbasis kebutuhan nelayan efektif dalam meningkatkan pengetahuan mereka tentang praktik perikanan yang berkelanjutan. Keberlanjutan program ini memerlukan monitoring, evaluasi, dan kolaborasi dengan pihak terkait untuk memastikan penerapan praktik tangkapan di masa mendatang.
PELATIHAN DIVERSIFIKASI HASIL PERIKAKNAN BAGI ISTRI NELAYAN DI DESA LABUHAN KURIS lulufamily, Lulu Nurmin Setiawati Putri; Mardhia, Dwi; Bahri, Syamsul; Kautsari, Neri; Ahdiansyah, Yudi
Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jpml.v8i1.1930

Abstract

Ikan pelagis merupakan salah satu sumber daya perikanan potensial di desa Labuhan Kuris yang keberadaannya belum dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. Hal ini dikarenakan harga jual ikan pelagis yang cukup rendah serta kurangnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengolahannya menjadi produk bernilai ekonomi. Oleh karena itu pelatihan diversifikasi hasil perikanan bagi istri nelayan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan istri nelayan dalam diversifikasi ikan pelagis menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. Melalui kegiatan pelatihan yang dilaksanakan, istri nelayan tidak hanya mendapatkan pengetahuan teknis dalam memproduksi hasil pengolahan perikanan, tetapi juga memperoleh keterampilan praktis yang diterapkan dalam usaha mandiri. Pelatihan ini mencakup seluruh proses produksi, mulai dari persiapan alat, pemilihan bahan baku, teknik pengolahan, pengemasan, hingga menjadi produk. Selain itu diberikan juga materi mengenai pemasaran produk, manajemen usaha, dan analisis pasar untuk memperkuat pemahaman istri nelayan. Pelatihan ini dilaksanakan di Desa Labuhan Kuris yang melibatkan 10 orang istri nelayan. Produk yang dihasilkan dari kegiatan pelatihan ini adalah berupa produk olahan nugget dan stik ikan.
PENANAMAN MANGROVE SEBAGAI BENTENG ALAMI UNTUK MENJAGA KELESTARIAN LINGKUNGAN KAWASAN PESISIR PULAU KAUNG DI KECAMATAN BUER KABUPATEN SUMBAWA Nurwahidah, Siti; Hartono, Yadi; Kautsari, Neri; Nikmah, Nadratun
Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jpml.v8i1.1966

Abstract

Artikel ini memaparkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa penanaman mangrove di kawasan pesisir Pulau Kaung Kecamatan Buer Kabupaten Sumbawa. Penanaman ini bertujuan untuk menjaga kelestarian ekosistem pesisir, mengurangi dampak abrasi, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui potensi ekonomi dari mangrove. Kegiatan dilaksanakan pada bulan mei 2025 kerjasama Universitas Samawa Sumbawa dengan PT. SMM (Solusi Masyarakat Mandiri) dalam menjaga kelestarian lingkungan. Kegiatan pengabdian ini menanam bibit mangrove sebanyak 4.000 bibit diikuti oleh berbagai kalangan masyarakat diantaranya yaitu perguruan tinggi swasta dan sekolah menengah atas yang ada di Kabupaten Sumbawa serta organisasi masyarakat pencinta lingkungan hidup yang ada di Kabupaten Sumbawa.
Teknik Pembenihan Ikan Nila (Oreochromis niloticus) pada Usaha Pembenihan Bina Mandiri Sejahtera, Sumbawa Ramadhan, Naufal Gumilang; Bahri, Syamsul; Mardhia, Dwi; Kautsari, Neri; Ahdiansyah, Yudi
Jurnal Kelautan dan Perikanan Indonesia Vol 5, No 2: Agustus (2025)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jkpi.v5i2.46694

Abstract

Ikan Nilamerupakansalahsatukomoditasperikananairtawaryangbanyakdigemaridi Sumbawasehinggamendorongtingginyaminatbudidayauntukmemenuhikebutuhanpermintaanpasar. Usahapembenihanikan Nilamerupakanujungtombakkeberhasilanusahabudidaya. Salahsatuusahapembenihanyangcukupberhasildi SumbawaadalahusahaBinaMandiriSejahtera.Penelitianinibertujuanuntukmengetahuiteknikpembenihanikannila(Oreochromis niloticus)padausahaBinaMandiriSejahtera. Metode yangdigunakanadalahobservasimelaluikegiatanmagang. Hasilobservasimenunjukkanbahwateknikpembenihanikan Nila diusahaBinaMandiriSejahteramenggunakanteknikalamidengantahapanmeliputipersiapankolam,pemilihanindukan,pemijahan,pemeliharaanlarva,kemudianpersiapankolamterpal,penebaranlarva,pembesaran,hinggapemanenandanpemasaran. Ikannilajantandanbetinayangsudahberumur8bulansudahbisadipilihuntukmelakukanpemijahan.Perbandinganjantandanbetinaikanniladalamyaitu1 : 3. Bobot yangbagusuntukbudidayaikannilaagarpanjangdanbobotikansesuaidenganpermintaanpasaryaitu200 gram.
Evaluasi Performa Pembenihan Ikan Koi (Cyprinus rubrofuscus Lacepede, 1803) pada Usaha Mina Mandiri Sejahtera, Sumbawa Prayoga, Ananda Gempar Teguh; Kautsari, Neri; Mardhia, Dwi; Ahdiansyah, Yudi; Bahri, Syamsul
Jurnal Kelautan dan Perikanan Indonesia Vol 5, No 2: Agustus (2025)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jkpi.v5i2.47211

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi performa pembenihan ikan Koi (Cyprinus rubrofuscus) di Usaha Mina Mandiri Sejahtera, Sumbawa, yang merupakan pelaku awal budidaya koi berskala kecil di wilayah tersebut. Evaluasi dilakukan terhadap aspek teknik pembenihan meliputi persiapan kolam, seleksi induk, proses pemijahan, serta hasil benih yang dihasilkan. Metode yang digunakan adalah survei melalui observasi langsung dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolam pemijahan dibuat dari terpal dengan rangka kayu dan baja ringan, menyesuaikan kondisi ekonomi dan geografis setempat. Induk ikan dipilih berdasarkan ciri morfologis, bobot, dan panjang tubuh, dengan bobot berkisar antara 381,50547,50 gram dan usia antara 23 tahun. Pemijahan dilakukan dengan rasio induk betina dan jantan 1:3, dan fertilisasi terjadi 1011 jam setelah pencampuran induk. Jumlah telur yang dihasilkan bervariasi antara 5.638 hingga 20.000 butir, dengan daya tetas 3.68710.000 dan benih hidup yang berhasil dipasarkan berkisar 1.4634.732 ekor. Penggunaan kolam terpal terbukti efektif untuk pembenihan ikan koi meskipun bukan metode umum yang digunakan pada budidaya koi skala besar. Hasil evaluasi ini menunjukkan bahwa praktik pembenihan yang dilakukan cukup efisien dan adaptif, meskipun masih memiliki keterbatasan terutama dalam aspek volume produksi. Evaluasi ini diharapkan menjadi acuan bagi pengembangan usaha pembenihan ikan hias di daerah tropis dengan sumber daya terbatas..
TRANSPLANTASI TERUMBU KARANG DI PERAIRAN GILI SEJANGAN DESA LABUHAN KURIS KABUPATEN SUMBAWA Fahruddin, Muh; Ilyas, Anita Prihatini; Aldi, Davit; Kautsari, Neri; Saputra, Aan; Rhismanda, Agum; Jondani, Diso Rahmat; Fajri, Muhammad; Rikardus, Rikki; Hakim, Lukman
Jurnal Pemberdayaan Maritim Vol 7 No 1 (2024): Journal of Maritime Empowerment
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jme.v7i1.7311

Abstract

Terumbu karang merupakan salah satu ekosistem yang unik dan khas di wilayah perairan tropis. Indonesia sendiri berada di wilayah segitiga terumbu karang dunia sehingga seluruh penjuru dunia menjadikan Indonesia sebagai pusat keanekaragaman hayati terumbu karang dunia. tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk memulihkan terumbu karang yang telah rusak, melakukan perawatan, monitoring, dan evaluasi hasil transplantasi karang, membuat spot diving maupun snorkeling, melakukan edukasi kepada masyarakat, mahasiswa Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Universitas Samawa, mahasiswa Program Studi Ilmu Perikanan dan Konservasi Sumber Daya Alam Universitas Teknologi Sumbawa dan stakeholders lainnya tentang pentingnya ekosistem terumbu karang. Kegiatan pengabdian dilaksanakan selama 2 hari, mulai tanggal 24-25 April 2024 di Gili (Pulau) Sejangan Desa Labuhan Kuris, Dusun Labuhan Terata, Kecamatan Lape, Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Prosedur pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat terdiri dari dua tahapan yaitu penyampaian materi dan transplantasi karang. Hasil kegiatan pengabdian transplantasi terumbu karang menunjukkan antusias masyarakat, akademisi dan stakeholders dan tertarik melakukan rehabilitasi terumbu karang. Selain kegiatan sosialisasi dan transplantasi karang ini diharapkan menjadi langkah awal dalam pengelolaan fungsi kawasan terumbu karang dan dapat diterapkan secara aplikatif untuk memulihkan kondisi terumbu karang agar tetap terjaga sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
PELATIHAN DIVERSIFIKASI PRODUK RUMPUT LAUT BAGI WANITA DI TANJUNG BELE, SUMBAWA Kautsari, Neri; Mardhia, Dwi; Suprianto, Suprianto; Handayani, Fitri; Nurwahidah, Siti
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 4 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i4.2050

Abstract

Seaweed is one of Tanjung Bele's potential resources, but the macroalgae have not been able to improve the community's economy. This is because seaweed is only sold as dried seaweed. Lack of community knowledge and skills means that seaweed cannot be processed into products with economic value. Therefore, the purpose of this program is to improve the knowledge and skills of the Tanjung Bele community in diversifying seaweed into products with high economic value. This program is carried out in Tanjung Bele Hamlet, Olat Rawa Village, Moyo Hilir District, Sumbawa, West Nusa Tenggara. The target community is the wives of fishermen. The number of people involved in this program is 10 people who are members of the Ai Manis group. The methods used in this activity are counseling, training with active participation methods, evaluation of results using the pretest-posttest method and observation of partner products. This program starts with coordination, continues with counseling and training and ends with evaluation activities. Jelly and seaweed chips are two products made by fishermen's wives. The results of the pretest and posttest showed that most of the target community did not understand the material related to seaweed diversification. This is because most of the community are elementary school graduates and some others have not graduated from elementary school. There are two products produced by partners, namely jelly and seaweed chips.
JENIS, METODE PENANGKAPAN DAN PEMANFAATAN AVERTEBRATA LAUT DALAM TRADISI BAKALILI Hidayah, Nurul; Kautsari, Neri; Ahdiansyah, Yudi
Jurnal Penelitian Perikanan Laut (Albacore) Vol 8 No 2 (2024): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.8.2.109-120

Abstract

Tradisi bakalili memiliki dampak terhadap tingkat eksploitasi avertebrata laut dan ekonomi masyarakat pesisir Labuan Bajo. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis target, metode penangkapan dan pemanfaatan dalam tradisi bakalili. Penelitian ini menggunakan metode wawancara dengan responden dan survei secara langsung di pesisir Labuan Bajo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa defenisi bakalili adalah kegiatan mencari dan menangkap organisme (kerang, siput, teripang dan lainnya) pada saat air surut di zona intertidal. Kegiatan bakalili dilakukan dari usia remaja hingga lansia. Kegiatan bakalili banyak didominasi oleh masyarakat yang berjenis kelamin perempuan. Sebagian besar sumber kebiasaan tradisi bakalili ini dari keuarga yang sudah dilakukan secara turun temurun dengan tujuan untuk dikonsumsi dan dijual. Jenis organisme dan fokus utama penangkapan adalah kerang. Cara penangkapan menggunakan alat bantu kayu yang tertancap paku, pisau dan sabit. Sebagian besar responden menyatakan bahwa kondisi stok stabil. Rata-rata nelayan memperoleh pendapatan sebesar Rp1.500.000 per-bulan. Kata kunci: hasil tangkapan, Labuan Bajo, tradisi Bakalili
Rehabilitasi Mangrove untuk Mendukung Perikanan Berkelanjutan dan Mitigasi Iklim di Desa Labuhan Kuris Kabupaten Sumbawa Supriandi, Supriandi; Kautsari, Neri; Sapilin, Akbar; Rahmawati, Rahmawati; Syahputra, Ilham; Rhismanda, Agum; Rafandi, Tezar; Dharmawan, Teguh Dwi
Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 1 (2024): Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrokreatif.10.1.112-124

Abstract

The mangrove ecosystems in Labuhan Kuris Village, Lape Subdistrict, Sumbawa Regency are degraded. The area of mangrove ecosystems is categorized as good; it has decreased, potentially impacting the decline in fisheries' productivity, global warming, and other effects. This community service activity aims to rehabilitate mangroves through education and mangrove planting. The stages of this activity include an initial survey of community knowledge (pre-test) regarding mangroves, education and discussion sessions (talk shows), mangrove planting, and monitoring and evaluation. Meanwhile, the target audience for this activity is adult community members. Interviews using questionnaires were conducted to assess the community's initial understanding of mangroves. An educational session on the roles of mangroves was conducted by providing materials and distributing stickers about the roles of mangroves, and sessions. An evaluation of understanding levels was performed through post-tests, while monitoring and evaluation were conducted using direct observation methods in the field. Post-test results showed that 88% of the target audience understand the function of mangroves, 96% stated that mangroves ' role is to protect fish and crabs, while only 60% answered that mangroves have roles in climate mitigation. The number of participants in the educational session was 50 people. The mangrove species planted was Rhizophora sp. On this occasion, 1000 mangrove seedlings were planted, and the number of community members involved in mangrove planting was 220. Monitoring and evaluation results indicated that some plants were damaged due to trampling by livestock. Thus, mitigation was done by fencing around the planting area. Overall, the community actively participated from the beginning to the end of the activities. This condition indicates that the community is highly concerned about mangrove management. However, community participation in mangrove management should be improved.
INVESTIGASI PENYEBAB PENGEBOMAN IKAN DI PERAIRAN TELUK SALEH BERDASARKAN PERSEPSI DAN PRINSIP NELAYAN TERHADAP DESTRUCTIVE FISHING Kautsari, Neri; Diahpebila, Tasya Ayu; Mardhia, Dwi; Iskandar, Syaifuddin; Bahri, Syamsul
Jurnal Sumberdaya Akuatik Indopasifik Vol 8 No 1 (2024): Februari
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46252/jsai-fpik-unipa.2024.Vol.8.No.1.398

Abstract

Fishing with explosives (fish bombs) is one of the cases of destructive fishing that occurs every year on the coast of Saleh Bay, Sumbawa, West Nusa Tenggara. The government has implemented several strategies to reduce destructive fishing, but these cases still occur on the coast of Saleh Bay. This research aims to determine fishermen's perceptions and principles regarding fishing using bombs. This research was conducted from June to August 2023 in Prajak Hamlet, Batu Bangka Village, Sumbawa, West Nusa Tenggara (NTB). The method used in this research is a survey. The survey was conducted through in-depth interviews with respondents. The number of respondents in this study was 50 people. Data were analyzed using descriptive analysis. Data is displayed with graphs. The research results show that there are still 2% of fishermen who think that bombs are a cheap fishing tool, produce abundant fish and are easy to operate. There were 2% of respondents who stated that there was nothing wrong with using bombs. The act of bombing fish was imitated by previous people. As many as 4% of fishermen are not sure that their actions will have an impact on the ocean. The majority of fishermen (72%) have a high level of confidence in using fishing gear recommended by the government, but there are 8% who feel unsure about using fishing gear recommended by the government. The results of this research indicate that there is still potential for fish bombing in the waters of Saleh Bay. Therefore, outreach activities are needed for fishermen regarding the impacts of using fish bombs.
Co-Authors A Ardiansyah Abdillah, Didit Agum Rhismanda Ahmad Muhtadi Akbar Sapilin Akbar Sapilin Aldi, Davit Angkasa, Muhammad Aries Zuhri Ardiansyah Ardiansyah Ardiansyah Ariandi, Alamsyah Arif Sardi Bensianus L, Frederich Dedi Syafikri Dedi Syafikri Dedy Syafikri Delvia Ramadhini4 Dharmawan, Teguh Dwi Diahpebila, Tasya Ayu Didit Abdillah Didit Abdillah Djamar Tumpal F. Lumbanbatu Djonu, Asriati Dwi Mardhia Dwi Mardhia Dwi Mardhia, Dwi Mardhia Dwi Mardhia Dwi Putri Lestari Dwi Septianti Dwi Yuliandhani Elfa Dwi Utami Erlangga, Haqqy Rerian Etty Riani Fahmi Arif Budiman Fahmi Yahya Fahruddin, Muh Firman Muhammad Nur Fitri Handayani Fitriani R Gierda Rizkita Gunawan Gunawan Hamdani Dwi Prasetyo Handayani, Fitry Hartono, Yadi Hayatuddin, Andi Hidayat, Petira Rimba Hikmahyanti, Hikmahyanti Husain Latuconsina Husnul Hatimah, Husnul Ieke Wulan Ayu Ilham Syahputra Ilham Zulfahmi Ilham Zulfahmi Ilyas, Anita Prihatini Jondani, Diso Rahmat Juwita, Ela Kamaliah Kamaliah Lukman Hakim lulufamily, Lulu Nurmin Setiawati Putri Marasabessy, Wardi Mardhia, Dwi Mardhia, Dwi Mardhia Marsela Muhammad Fajri Muhammad Nur m_solihin, m_solihin m_solihin Nelly Waddah Niken Tunjung Murti Pratiwi Nikmah, Nadratun Nova Novitasari NURUL HIDAYAH Oklima, Ade Maryam Petira Rimba Hidayat Prayoga, Ananda Gempar Teguh Qadar Hasani Rahmawati, Rahmawati Ramadhan, Naufal Gumilang Rasyadi, Andy Ratna Sary Ratna Sary Reni Anggraini Rhismanda, Agum Rikardus, Rikki Rizqi Ms, Firman Thoha RR. Ella Evrita Hestiandari Rudi Masniadi S Sudirman Samsul Bahri Sapilin, Akbar saputra, aan Sigid Hariyadi Sigid Hariyadi Siti Maulida Siti Nurwahidah Siti Nurwahidah, Siti Siti Rahma Siti Rahmah Solihin, M Sri Nurhidayati, Sri Suleman Supriandi Supriandi, Supriandi Syaifuddin Iskandar Syaifuddin Iskandar, Syaifuddin Syamsul Bachri Syamsul Bachri Syamsul Bahri Syamsul Bahri Syamsul Bahri, Syamsul Bahri Syamsul Bahri Tezar Rafandi Ulfa, Mariya Utami, Sefti Uzaman, Budi Wahyu Mutia Rahma Wiwik Handayani Yudi Ahdiansyah Yudi Ahdiansyah, Yudi Yudi Ahdiansyah, Yudi Ahdiansyah Yudi Ahdiansyah Yudi Ahdianysah Yulita, Rika Yusrizal Akmal Yusuf Yusuf