p-Index From 2021 - 2026
8.323
P-Index
This Author published in this journals
All Journal ASAS : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah HUMAN FALAH: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah al-Afkar, Journal For Islamic Studies Syi'ar Iqtishadi Jurnal Profetik Al Maal: Journal of Islamic Economics and Banking Jurnal khabar: Komunikasi dan Penyiaran Islam Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah TADBIR: Jurnal Manajemen Dakwah FDIK IAIN Padangsidimpuan Dakwah: Jurnal Kajian Dakwah dan Kemasyarakatan Jurnal Manajemen Dakwah Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam Journal of Islamic Management Busyro : Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam ITQAN: Journal of Islamic Economics, Management, and Finance FADZAT Jurnal Ekonomi Syariah Inisiatif: Jurnal Ekonomi, Akuntansi Dan Manajemen Al-Manaj Jurnal Hukum Ekonomi Syariah : AICONOMIA Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Kajian Manajemen Dakwah Setyaki : Jurnal Studi Keagamaan Islam Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu HIKMAH: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam HUMANITIS : Jurnal Humaniora, Sosial dan Bisnis El-Uqud: Jurnal Kajian Hukum Ekonomi Syariah Journal of Entrepreneurial and Business Diversity Jurnal Manajemen Dakwah (J-MD) Tasyri' Muqaddimah: Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Bisnis Jurnal Penelitian Ilmu Ekonomi dan Keuangan Syariah JEBD Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum AL-KARIM: Journal of Islamic and Educational Research Jurnal Kajian Islam dan Sosial Keagamaan Moneter : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Santri : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Jurnal Syariah dan Ekonomi Islam (JSEI) Jurnal Inovasi Ekonomi Syariah dan Akuntansi Mudabbir Jurnal Bisnis Inovatif dan Digital Al-Idaroh I'thisom: Jurnal Ekonomi Syariah Journal of Business Economics and Management Abdurrauf Law and Sharia Jurnal Manajemen Dakwah JIMAD : Jurnal Ilmiah Multidisiplin IPSSJ Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Dakwah Ulil Albab Abdurrauf Journal of Education and Islamic Studies Mushawwir: Jurnal Manajemen Dakwah dan Filantropi Islam Munazzama Journal of Islamic Management and Pilgrimage ISTA Online Technologi Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Pemasaran Produk CWLS BWI Berbasis Dakwah Yang Diterapkan oleh PT Bank Muamalat Ardiansyah, Muhammad Farid Abi; Zen, Muhamad; Fatmawati
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 8: Juli 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v3i8.4364

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui Produk Cash Waqf Lingked sukuk dan Menganalisa Strategi Pemasaran pada Produk cash Waqf Lingked sukuk yang tepat ssehingga mampu memenangi persaingan. Inovasi dan kreasi yang di implementasikan oleh BWI terhadap produk wakaf sehingga menghasilkan CWLS yang peasarannya meibatkan Bank Muamalat Indonesia. Produk Cash Waqf Linked sukuk merupakan sarana investasi sosial yang disalurkan untuk pembangunan infrastruktur sarana dan prasarana mauquf alayh. Pendekatan penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini selain akan dianalisis secara kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang digunakan oleh Bank Muamalat dalam pemasaran produk CWLS berada growth oriented strategy (Strategi Pertumbuhan). Strategi ini menandakan keadaan perusahaan yang kuat dan mampu untuk terus berkembang dengan mengambil kesempatan atau peluang yang ada untuk meraih omzet yang maksimal. Posisi sangat menguntungkan dan dapat dipasarkan secara maksimal dengan menerapkan kebijakan bauran pemasaran seperti kebijakan produk, kebijakan harga, kebijakan tempat dan kebijakan promosi yang mendukung pertumbuhan yang agresif dari produk Cash waqf linked sukuk.
Dari Pasar Tradisional ke Platform Digital: Relevansi Akad Salam dalam Fiqih Muamalah Klasik terhadap E-Commerce Azhaari, Hasna; Zen, Muhamad
Abdurrauf Journal of Education and Islamic Studies Vol. 2 No. 1 (2025): Abdurrauf Journal of Education and Islamic Studies
Publisher : Yayasan Abdurrauf Cendekia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70742/arjeis.v2i1.406

Abstract

The age of information technology has changed the face of global trade to become digital, one of which is through e-commerce. This has become an interesting phenomenon in the view of classical salam contracts. The application of modern innovation concepts with various futuristic offers in buying and selling can give birth to new concepts that have the potential to change the provisions of classical muamalah law. This study aims to analyze the application of digital salam contracts and legal adjustments with classical fiqh requirements. The method used is descriptive qualitative through a library research approach. The research data sources were examined from various written sources, including Fatwa DSN-MUI No.05/DSN-MUI/IV/2000 on Salam Transactions, the book Al-Mughni, other books, scientific articles, and relevant official documents through content analysis).  The results of the study indicate that the discussion of digital contracts by contemporary scholars in Islamic commercial law literature state that the use of digital Salam contracts is consistent with classical fiqh requirements provided they meet the fundamental pillars and conditions. Based on the guidelines of classical muamalah fiqh, which essentially states that all forms of muamalah are permissible unless there is evidence to prohibit them. Digital technology is nothing more than a means and does not change the essence of the contract. Islamic muamalah does not automatically oppose technological advances as long as the innovation complies with basic rules such as the prohibition of riba, gharar (uncertainty), and injustice. This legal orientation is taken from modern ijtihad fiqh muamalah today. Abstrak: Zaman teknologi informasi yang telah mengubah wajah perdagangan global menjadi serba digital salah satunya melalui e-commerce, hal ini menjadi fenomena menarik dalam pandangan hukum akad salam klasik. Pengaplikasian konsep inovasi modern dengan berbagai penawaran futuristic pada jual beli yang dapat melahirkan konsep baru sehingga berpotensi terhadap perubahan ketentuan hukum muamalah klasik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaplikasian akad salam digital dan penyesuaian hukum dengan syarat fiqih klasik. Metode yang digunakan kualitatif deskriptif melalui pendekatan studi pustaka (library research). Sumber data penelitian dengan menelaah diberbagai sumber tertulis, termasuk Fatwa DSN-MUI No.05/DSN-MUI/IV/2000 Tentang Jual Beli Salam, kitab Al-Mughni, buku-buku, artikel ilmiah, dan dokumen resmi yang relevan melalui analisis isi).  Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembahasan akad digital oleh para ulama kontemporer dalam literatur fiqih muamalah Indonesia menyatakan penggunaan akad salam digital sudah sesuai dengan syarat fiqih klasik asal memenuhi rukun dan syarat dasar tersebut. Berdasarkan pedoman fiqih muamalah klasik yang pada dasarnya semua bentuk muamalah boleh dilakukan terkecuali terdapat dalil yang mengharamkannya. Teknologi digital tidak lebih dari suatu wasilah dan tidak mengubah inti akad. Muamalah islam tidak secara otomatis menentang kemajuan adanya teknologi selama inovasi tersebut mematuhi aturan dasar seperti larangan riba, gharar (ketidakpastian) dan kezaliman. Orientasi hukum ini diambil dari ijthad modern fiqih muamalah masa kini.
PERAN MUI PUSAT DALAM DIGITALISASI DAN TANTANGAN DAKWAH DI ERA DIGITAL: STUDI KASUS IMPLEMENTASI APLIKASI DAKWAH MUI Wirianisa, Syifani; Zen, Muhamad
Jurnal Manajemen Dakwah Vol. 11 No. 2 (2023): -
Publisher : Program Studi Manajemen Dakwah - Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi - UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jmd.v11i2.33647

Abstract

Artikel ini menjelaskan mengenai implementasi aplikasi Dakwah MUI, kelebihan dan kekurangan serta strategi pengembangan dari aplikasi tersebut. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus yaitu analisis deskriptif dan teknik pengumpulan data secara kepustakaan (library research) dari berbagai literatur, buku maupun informasi lain yang berkaitan dengan topik penelitian. Temuan dari aplikasi tersebut ialah terdapat fitur waktu sholat, Al-Qur'an, halal, hitung zakat, peta dakwah, fatwa, buku saku, khutbah dan ceramah, media dakwah, panduan dakwah, kalender islami, da'i, solusi umat (pegadaian syariah) akan tetapi beberapa fitur terdapat yang tidak bisa dibuka dan tidak lengkap sehingga menghasilkan penelitian bahwa harus banyak perbaikan agar dapat berjalan dengan baik dan optimal.
OPTIMALISASI PENGELOLAAN DAN PENDISTRIBUSIAN ZAKAT TERHADAP LIMA PROGRAM UNGGULAN BAZNAS KABUPATEN MUARO JAMBI prabowo, eko; Zen, Muhamad
Jurnal Manajemen Dakwah Vol. 12 No. 2 (2024): -
Publisher : Program Studi Manajemen Dakwah - Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi - UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jmd.v12i2.40318

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran yang jelas mengenai Optimalisasi Pengelolaan Zakat Profesi Dan Pendistribusian Terhadap Lima Program Unggulan Baznas Kabupaten Muaro Jambi Pengelolaan zakat telah atur oleh Undang-Undang Nomor 23 tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, pada pasal 1 ayat 1 dijelaskan bahwa Pengelolaan zakat adalah kegiatan perencanaan, pelaksanaan, dan pengoordinasian dalam pengumpulan, pendistribusian, dan pendayagunaan zakat. Di Kabupaten Muaro Jambi juga di atur oleh undang-undang nomor 11 tahun 2018 tentang pedoman perhitungan, pemgumpulan dan pendayagunaan Zakat, Infaq Dan Sodakoh dan dana social keagamaan lainya. Penelitian ini mengunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif, melalui observasi lagsung, wawancara, serta dokumentasi dan juga mengkaji literature yang sesuai. Paradigm dalam penelitian ini mengunakan konstruktivisme.                        Berdasarkan hasil penemuan dan analisis data yang di lakukan pengelolaan zakat pada Baznas Kabupaten Muaro Jambi telah sesuai dengan proinsip-prinsip pengelolaan dan pendistribusian  pada program unggulan Baznas. Berdasarkan upaya yang dilakukan. Di antaranya pendataan muzakki ASN, pendalaman sumber zakat melalui pembentukan UPZ di instansi, kerjasama dengan media cetak maupun media elektronik. Adapun pendistribusian nya sudah semuai dengan keputusan peraturan daerah kabupaten Muaro Jambi nomor 11 tahun 2018 tentang pedoman perhitungan, pemgumpulan dan pendayagunaan Zakat, Infaq Dan Sodakoh. Adapun pengelolaan dan pendistribusian telah tersalurkan ke semua program unggulan Baznas termasuk Muaro Jambi sehat, Muaro Jambi cerdas, Muaro Jambi Taqwa, Muaro Jambi Peduli dan Muaro Jambi Makmur semua telah terealisasikan
Promosi Produk Asuransi Syari'ah Sebagai Instrumen Keuangan Islami: Pada MUI dan Dampaknya Terhadap Umat. Arsela, Mika; Zen, Muhamad; Fatmawati, Fatmawati
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 3 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i3.18799

Abstract

Asuransi syariah merupakan instrumen keuangan Islam yang bertujuan memberikan perlindungan berbasis prinsip tolong-menolong (ta'awun) dan tanggung jawab bersama (tabarru’). Majelis Ulama Indonesia (MUI) memiliki peran penting dalam mempromosikan produk asuransi syariah sebagai bagian dari edukasi dan penguatan ekonomi umat. Artikel ini membahas mekanisme asuransi syariah dalam konteks ekonomi umat serta strategi pemasaran yang digunakan untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Hasil kajian menunjukkan bahwa promosi efektif oleh MUI berpengaruh signifikan dalam meningkatkan literasi dan partisipasi masyarakat terhadap asuransi syariah. Strategi pemasaran yang menekankan nilai-nilai syariah dan transparansi menjadi kunci dalam membangun kepercayaan. Artikel ini merekomendasikan kolaborasi lebih luas antara lembaga keuangan syariah dan otoritas keagamaan untuk memperkuat posisi asuransi syariah dalam sistem keuangan nasional.
Tinjauan Fiqih Klasik atas Akad Qardh dan Transformasinya dalam Produk Digital Lending Syariah Fitrah Amaliah Hasibuan; Muhamad Zen
Jurnal Bisnis Inovatif dan Digital Vol. 2 No. 4 (2025): Oktober : Jurnal Bisnis Inovatif dan Digital
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jubid.v2i4.882

Abstract

This study discusses the qardh contract from a classical perspective and discusses the transformation of the practice of Sharia digital lending that is developing in the fintech era. Qardh is one type of approach to pious to Allah and is a type of mu'amalah that is characterized by assistance (ta'awun) to another party to meet their needs. In classical fiqh, Qardh is a loan contract with the condition that the borrowed and repaid are exactly the same and are returned at a time mutually agreed upon at the time of the contract without any excess when returning it. However, the development of financial technology has presented a capital for digital lending services in accordance with the concept of Sharia. This study aims to analyze the differences between the qardh contract in classical and contemporary fiqh, including its implementation in a contract in accordance with Sharia principles. The results of the study indicate that Sharia digital lending can use the qardh contract as a legal basis, but must still implement it with the principle of qardh hasan, namely avoiding elements of usury and gharar, and adapting to modern regulations. The form of the qardh contract in digital sharia lending products illustrates contemporary fiqh efforts in responding to the lives of modern society.
ANALISIS FIQIH MUAMALAH KONTEMPORER DALAM TRANSAKSI JUAL BELI ONLINE Syahrizal; Muhamad Zen
Jurnal Syariah dan Ekonomi Islam Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Syariah dan Ekonomi Islam
Publisher : FAKULTAS SYARIAH DAN EKONOMI ISLAM IAI ALMUSLIM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71025/vdk19e81

Abstract

Online buying and selling is currently very popular with all people who have internet access, because with all methods that in essence make it easier and present a sense of satisfaction so that online buying and selling is never avoided from the topic of conversation.  Buying and selling before the advancement of technology already had standards in practice that had been regulated in the Qur'an and Al-Sunnah. So that however, technology changes the method of transactions, but Islam long before that has established signs that must be obeyed for believers.  These signs have already existed with a legal basis, namely the Qur'an, Al-Sunnah and Ijma'. The Qur'an commands that if buying and selling in an initial contract provides relief for the buyer, namely by giving goods with a debt contract to write a grace period given to the buyer in paying it off. Al-Sunnah ordered not to sell goods that are different from those offered, thus giving rise to the nature of liars. And Ijma' Ulama ordered buying and selling so that there would be no ghoror, namely the ambiguity in the contract at the beginning of the transaction that there was no guarantee, in this case the buyer was deceived in the specifics of the goods and vice versa the seller was deceived in the value of an item. 
PERBANDINGAN KONSEP LA DHARAR WA LA DHIRAR DALAM FIQH KLASIK DENGAN REGULASI PERLINDUNGAN KONSUMEN SYARIAH KONTEMPORER Mohammad Fahmy Bin Rapaee; Muhamad Zen
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 06 November (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi dan implementasi kaidah fiqh la dharar wa la dhirār dalam sistem perlindungan konsumen syariah di Indonesia dengan meninjau sinergi antara prinsip fiqh klasik dan kerangka regulasi modern seperti Undang-Undang Perlindungan Konsumen No. 8 Tahun 1999, Peraturan OJK No. 1/POJK.07/2013, serta standar internasional AAOIFI dan IFSB. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur dan analisis normatif-komparatif terhadap sumber fiqh klasik, fatwa DSN-MUI (No. 04/2000, No. 84/2012, dan No. 108/2016), serta praktik marketplace digital seperti Shopee Affiliate Syariah dan Tokopedia Salam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip la dharar wa la dhirār memiliki relevansi tinggi dalam memperkuat perlindungan konsumen berbasis syariah melalui orientasi preventif yang menekankan kejelasan akad, keterbukaan informasi, dan keadilan transaksi. Namun, ditemukan tiga kesenjangan utama: (1) kesenjangan normatif antara perlindungan materiil dan non-materiil, (2) kesenjangan implementatif antarotoritas regulator, dan (3) kesenjangan evaluatif akibat ketiadaan indikator berbasis maqāṣid al-sharīʿah. Penelitian ini merekomendasikan integrasi prinsip fiqh ke dalam kebijakan OJK–DSN-MUI melalui co-regulation, penguatan audit syariah digital, serta pengembangan model Sharia Consumer Impact Assessment. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi dasar bagi pembentukan sistem perlindungan konsumen syariah yang komprehensif, adil secara substantif, dan selaras dengan maqāṣid al-sharīʿah dalam ekosistem ekonomi digital.
Strategi Pemasaran Bingkai Kaligrafi Islam Dalam Meningkatkan Kualitas Produk Dikalangan Masyarakat Palembang Nuha, Nuha Nabila Aswari; Muhamad Zen; Fatmawati
Al-Manaj : Jurnal Program Studi Manajemen Dakwah Vol. 4 No. 1 (2024): Al-Manaj
Publisher : Prodi Manajemen Dakwah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/almanaj.v4i1.1732

Abstract

Kaligrafi Islam ialah seni tulisan indah yang memiliki nilai estetika dan spiritual tinggi dalam budaya Islam. Di daerah Palembang, seni kaligrafi Islam memiliki tempat yang penting dalam kehidupan masyarakatnya. Namun, untuk meningkatkan apresiasi dan kualitas produk kaligrafi Islam di kalngan masyarakat Palembang, memerlukan startegi pemasaran yang tepat agar lebih meningkat tingkat peminatnya. Penelitian ini berujuan untuk mengindentifikasi dan menganalisi startegi pemasaran yang efektif dalam meningkatkan kualitas produk kaligrafi Islam di Palembang. Metode penelitain yang digunakan penelitian kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi langsung terhadap pemiliki usaha UKM Bingkai Kaligrafi Al Palembani serta konsumen di Palembang. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat beberapa startegi pemasaran yang menimgkatkan kualitas produk kaligrafu Islam di kalangan masyarakat Palembang. Pentingnya edukasi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat akan nilai-nilai dan makna di balik kaligrafi Islam. Kemudia pemanfaatn media sosial sebagai platform untuk memperluas jangkauan pasae dan meningkatkan eksposur produk kaligrafi. Selanjutnya, kerja sama dengan lembaga keagamaan dan budaya untuk meningkatkan legitimasi produk kaligrafi Islam. Dan yang terakhir, inovasi dalam desain dan teknik produksi untuk menarik minat konsumen yang lebih luas. Dengan menerapkan strategi pemasaran yang efektif, diharapjan dapat meningkatkan apresiasi dan kualitas produk kaligrafi Islam di Palembang, serta mendukungh pengembangan industry kreatif lokal. Penelutan ini memberikan kontribusi bagi pengembangan startegi pemasaran yang relevan dengan karakteristik budaya dan pasar lokal, khususnya dalam konteks seni kaligrafi Islam di Palembang.
Tantangan Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama di Era Teknologi Informasi: Formulasi Materi di Youtube Wali, Ahmad Mutawalli Nasution; Zen, Muhamad Zen
Hikmah Vol 17, No 2 (2023): JURNAL ILMU DAKWAH DAN KOMUNIKASI ISLAM
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/hik.v17i2.8100

Abstract

Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama memiliki banyak kader yang menyampaikan materi dakwahnya melalui youtube. Hari ini Pengurus Besar Pengurus Dakwah Nahdlatul Ulama harus mengikuti perkembangan zaman di era teknologi dan informasi, karena seluruh kalangan baik dari pemuda sampai orangtua menggunakan youtube. Alangkah baiknya da'i bisa berkolaborasi dalam mendorong dakwah di media sosial seperti youtube. Metode penelitian yang digunakan merupakan metode pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif yaitu data yang dikumpulkan berupa kata-kata atau gambar. Dalam penelitian ini penulis mendeskripsikan suatu objek atau fenomena yang didapat. Dengan teknik pengumpulan data secara Etnografi Onlineyang dilakukan dengan meneliti data-data online di media pemberitaan online, media sosial, dan situs-situs lainnya. Adapun hasil penelitian ini bahwa tantangan Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama pada era teknologi dan informasi mengalami kendala pada media sosial di youtube. Para kader dari Nahdlatul Ulama masih kurang dalam mensyiarkan dakwah islam di youtube mengakibatkan ustadz-ustadz salafi lebih unggul dalam mensyiarkan dakwah islam terlihat dari followers dan jumlah video yang di upload di youtube. Adapun strategi yang bisa dikerjakan dalam menghadapi tantangan, (1) Dengan memproduksi konten-konten dakwah yang bermanfaat dan menunjukkan Islam yang damai. (2) Konten harus menarik.(3) Kesesuaian dakwah dengan situasi dan kondisi yang sedang terjadi. (4) Harus ada dai atau juru dakwah yang berstandar di ormas. (5) Istiqomah dalam mensyiarkan dakwah Islam menurut ajaran Ahlussunnah Wal Jama'ah .