p-Index From 2021 - 2026
8.268
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) Bumi Lestari Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Journal of Indonesian Tourism and Development Studies Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial budaya Jurnal Tataloka JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Jurnal Geografi Jukung (Jurnal Teknik Lingkungan) Spatial : Wahana Komunikasi dan Informasi Geografi Jurnal Riset Komunikasi Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Tropical Wetland Journal Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Cakrawala Repositori Imwi PLAKAT : Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat JURNAL GEOGRAFIKA (GEOGRAFI LINGKUNGAN LAHAN BASAH) Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Jurnal Pengabdian Ilung (Inovasi Lahan Basah Unggul) Jurnal Sains dan Teknologi Jurnal Ilmiah Multidisiplin (JUKIM) Jurnal Ilmu Kehutanan JOURNAL OF WETLANDS ENVIRONMENTAL MANAGEMENT Compact: Spatial Development Journal Jurnal AGRISEP: Kajian Masalah Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Kultura: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Journal Learning Geography Jurnal Multidisiplin Indonesia JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK PRIMER: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Environmental Science Journal (esjo) Journal of Applied Science and Advanced Engineering GeoEco International Conference On Social Science Education Proceeding Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin KOLABORATIF: Jurnal Isu Sosial dan Tinjauan Kebijakan Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Nusantara (JIMAKUN)
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengelolaan UMKM Mikro di Sungai Tiung: Peluang, Tantangan, dan Strategi Penguatan Berbasis Wawancara Lapangan Aulia, Aslina; Kumalawati, Rosalina; Kartika, Norma Yuni; Normelani, Ellyn
Cakrawala Repositori IMWI 345-358
Publisher : Institut Manajemen Wiyata Indonesia & Asosiasi Peneliti Manajemen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52851/cakrawala.v8i6.822

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah perdesaan dan pinggiran kota, seperti di Kelurahan Sungai Tiung, Banjarbaru, sering kali beroperasi dengan keterbatasan akses terhadap pendampingan manajemen formal, padahal sektor ini berperan vital dalam penyerapan tenaga kerja dan penguatan ekonomi lokal. Meskipun menunjukkan daya tahan yang baik secara operasional, banyak UMKM mikro masih menghadapi tantangan struktural dalam aspek administrasi dan perencanaan, yang berpotensi menghambat pertumbuhan dan keberlanjutan usaha mereka. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kondisi operasional, strategi pengelolaan, serta kebutuhan penguatan usaha pada salah satu pelaku UMKM di Kelurahan Sungai Tiung, Banjarbaru. penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus eksploratif. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur secara tatap muka dan dianalisis menggunakan teknik analisis tematik untuk mengidentifikasi pola praktik usaha dan isu manajerial yang muncul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha telah berjalan lebih dari enam tahun dengan ketahanan operasional yang baik, namun masih menghadapi keterbatasan pada aspek administrasi, terutama pencatatan keuangan dan penyusunan rencana usaha tertulis. Di sisi lain, narasumber menunjukkan inisiatif dalam inovasi produk dan promosi sehingga mampu mempertahankan pelanggan dan memperluas jangkauan pasar lokal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan usaha dapat diarahkan pada peningkatan kapasitas pencatatan keuangan sederhana, penyusunan rencana usaha ringkas, optimalisasi pemasaran digital, penerapan praktik ramah lingkungan, serta akses pembiayaan mikro berbasis dokumen operasional. Temuan ini diharapkan menjadi dasar pengembangan pembinaan UMKM mikro di wilayah Banjarbaru dan referensi bagi penelitian lanjutan dengan cakupan responden yang lebih luas.
Valuasi Ekonomi Kelayakan Pembangunan Hotel Sutan Raja Di Kota Kendari Widiani, Erma; Kumalawati, Rosalina
Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Nusantara Vol. 2 No. 1 (2026): JIMAKUN - Januari
Publisher : CV. SINAR HOWUHOWU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70134/jimakun.v2i1.1006

Abstract

This study aims to improve the economic and financial feasibility of the Sutan Raja Hotel development  in Kendari City. This four-star hotel is planned to be built in a strategic location, specifically on Jalan  Supu Yusuf, Korumba Village, Mandonga District. The analysis was conducted using three main  indicators, namely Net Present Value (NPV), Benefit Cost Ratio (BCR), and Internal Rate of Return  (IRR). The calculation results show that the project generates an NPV of IDR 88.05 billion, a BCR of  1.33, and an IRR of 13.54%. Based on these results, the project is considered economically and financially feasible. The strategic location factor and tourism potential in Kendari City are the main supporters of the success of this investment.
Social Community Characteristics Indigenous people in the Capital City of Nusantara, Indonesia Kumalawati, Rosalina; Yuliarti, Astinana; Danarto, Wisnu Putra; Hadi, Inu Kencana; Raharjo, Jany Tri; Rijanta, Rijanta; Saputra, Erlis; Susanti, Ari
Jurnal Geografika (Geografi Lingkungan Lahan Basah) Vol 6, No 2 (2025): GEOGRAFIKA
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jgp.v6i2.16416

Abstract

The relocation of the national capital from Jakarta to the province of South Kalimantan will later have an impact on the economic, social, and cultural activities of the people. This research was carried out with the aim of identifying the characteristics of the community related to education, livelihoods, language, economic activity, land status, ethnicity, type of settlement, and so on. Understanding these characteristics is crucial for enhancing the quality of life and human welfare in preparation for the broader development of IKN. The mixed-method research employs a qualitative approach, incorporating both descriptive and quantitative analysis methods. The results of the research show that the social, economic, and cultural conditions of Indigenous Peoples before the relocation of the national capital are ideally always a consideration for the government. The government must take special measures to prepare the conditions for the people at the resettlement site.
Strategi Pengembangan Wisata Manggasang di Desa Batu Tunggal Kecamatan Hantakan Kabupaten Hulu Sungai Tengah Provinsi Kalimantan Selatan Shafa Azzahra; Ellyn Normelani; Rosalina Kumalawati; Ghinia Anastsia Muhtar
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 3 No. 2 (2026): JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK (JMIA)  April 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v3i2.9206

Abstract

This study aims to analyze the internal and external factors influencing the development of Manggasang Tourism in Batu Tunggal Village, Hantakan District, Hulu Sungai Tengah Regency, and to formulate the most effective strategies to enhance its attractiveness and competitiveness among other tourist destinations in South Kalimantan. A qualitative method with a SWOT analysis approach was employed. Primary data were collected through field observations, semistructured interviews with tourism managers, local residents, and visitors, as well as visual documentation. Secondary data were obtained from local government reports, publications by the Central Bureau of Statistics (BPS), and relevant literature. The research results show that the internal factors of Manggasang Tourism received a total score of 2.89, consisting of strengths amounting to 2.00 and weaknesses of 0.89. The main advantage lies in the natural beauty that remains pristine and attractive photo spots, while the weaknesses include limited infrastructure and supporting facilities. The external factors recorded a total score of 2.95, with opportunities of 1.62 in the form of government policy support, social media promotion, and ecotourism trends, while threats of 1.33 include competition from other tourist destinations and extreme weather conditions. The SWOT analysis produced a strategic coordinate of (1.11; 0.29), placing Wisata Manggasang in Quadrant I, where a growth strategy is considered the most appropriate for future development. This strategy relies on leveraging internal strengths to seize external opportunities through sustainable improvement of facilities, promotion, and diversification of tourism services
Strategy for the Development of Kampung Sasirangan as Edutourism Village Nasruddin, Nasruddin; Normelani, Ellyn; Kumalawati, Rosalina
Journal of Indonesian Tourism and Development Studies Vol. 7 No. 3 (2019)
Publisher : Graduate School, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jitode.2019.007.03.10

Abstract

Kampung Sasirangan is one of the centers of traditional textile production of Banjarese called Sasirangan in South Kalimantan. Sasirangan was produced by the local community in the home industry scale with traditional process and production. The aim of the research is to identify and develop strategy to develop Kampung Sasirangan as an edutourism destination. The methods consist of direct observation in the home industry of Sasirangan traditional textile, in-depth interview, literature study, and focus group discussion. Research result shows that strategy to create edutourism sites of Sasirangan textile should include local community and local government participation. The Sasirangan product should be able to create a competitive product, reasonable prices, and high quality of the textile product. To provide edutourism attraction for educational purposes, it is important to provide a program for tourist to directly observe the traditional process to make Sasirangan. A guide from local people or craftsmen was important to ensure the interpretation of the traditional process was delivered properly. In such a case, the community development is crucial. The local government should be able to promote community development program through the establishment of a community group which is work in edutourism in the village. There also important to provide training, working capital, production tools, and assistance in promotion and marketing. Keywords: Edutourism, traditional textile, Sasirangan.
Increasing Community Capacity to Reduce Disaster Risk through the Disaster Resilient Family Program Yuliarti, Astinana; kumalawati, Rosalina; Alif, Muhammad; Sagita, Noor Tasya; Putri, Faizah Maulidia; Rahman, Muhammad Ali; Iqbal, Muhammad
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 8, No 1 (2026): FEBRUARY 2026
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v8i1.17412

Abstract

Tabing Rimbah Village in South Kalimantan is highly prone to floods and land fires, as evidenced by the 2021 floods that affected nearly its entire population. To mitigate future casualties and losses, the Disaster Resilient Family (KATANA) program was implemented to strengthen community preparedness and resilience against these recurring threats. This activity employed a Participatory Action Research (PAR) Approach, emphasizing community involvement across three stages: problem identification of existing knowledge, implementation and targeted empowerment materials, and evaluation by comparing pre- and post-test results to measure the program effectiveness. The problem identification stage was carried out in order to find out in depth how the existing conditions of the community in Tabing Rimbah village related to their understanding of the KATANA Program. This service shows significant improvement results, which are based on the paired sample T-test Pre and Post Test results. It can be concluded that there has been a substantial increase in the level of community knowledge after participating in the delivery of material compared to before in both tests conducted. Building on this statistical success, the program has generated a multi-dimensional impact: by developing 27 change agents who reached 632 households, it created a multiplier effect in disaster resilience for a community with limited educational and economic resources. Ultimately, this initiative not only establishes a foundation for the transformation into a "Disaster Resilient Village" (KATANA) but also serves as a replicable national model and an empirical contribution to sustainable, community-based disaster risk reduction strategies in Indonesia.
More Than Barriers: Institutional Misalignments and The Flawed Implementation of Farmer Corporation in Indonesia Rahman, Mizan Ikhlasul; Wisnu Putra Danarto; Rosalina Kumalawati
Jurnal AGRISEP JURNAL AGRISEP VOL. 25 NO. 01 2026 (MARCH)
Publisher : Badan Penerbitan Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jagrisep.25.01.205-226

Abstract

Effective institutional arrangements and policies can transform the agricultural sector by enhancing productivity to address present and future challenges. The food estate based on farmer corporation is viewed as a promising model for agricultural institutional development. It has the potential to integrate various agricultural activities from upstream to downstream, thereby increasing farmers’ overall productivity and welfare. However, institutional misalignments hinder optimal outcomes. This study employs a blended approach that includes an exploratory study and a deductive thematic analysis guided by the Institutional Analysis and Development (IAD) framework. The exploratory study emphasizes the importance of developing agricultural institutions and identifies key gaps between the grand design of food estate and its actual implementation. Meanwhile, the deductive thematic analysis further explores stakeholders’ perspectives, serving as a foundation for the analysis using the IAD framework. The study finds that ineffective implementation of the food estate and the suboptimal establishment of farmer corporation are caused by stakeholders’ limited understanding, weak coordination, insufficient technology, low skills and capacities among human resources, and limited access to capital. Additionally, when developing agricultural institutions, it is essential to consider the local community’s support and trust to improve the suitability of the selected institutional form. Furthermore, agricultural institutional development should be supported by a well-organized structure, clear operational plans, and core activities to ensure sustainable implementation.
Analisis Spasial Kerawanan Banjir Menggunakan Metode Skoring Sederhana Berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) di Kota Banjarmasin Fadhilah, Muhammad; Kumalawati, Rosalina
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 4 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Banjarmasin menjadi salah satu kawasan perkotaan dengan tingkat kerentanan yang tinggi dalam menghadapi bencana banjir. Fokus penelitian ini adalah menganalisis kerentanan wilayah terhadap bencana banjir. Kota Banjarmasin melalui metode skoring sederhana berlandaskan Sistem Informasi Geografis (SIG). Parameter yang dianalisis mencakup curah hujan, jarak dari sungai, jenis tanah, kemiringan lahan, ketinggian lahan, dan penggunaan lahan. Penelitian ini memanfaatkan data yang diperoleh dari sumber sekunder yang diolah secara spasial melalui tahapan klasifikasi, pemberian skor, dan proses overlay guna menghasilkan peta kerawanan banjir. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa sebagian besar wilayah Kota Banjarmasin termasuk dalam kategori rawan hingga sangat rawan banjir. Kondisi ini dipengaruhi oleh tingginya curah hujan, topografi yang datar, ketinggian lahan yang rendah, dominasi tanah aluvial, serta penggunaan lahan yang didominasi oleh permukiman dan sawah. Kombinasi faktor-faktor tersebut menyebabkan rendahnya infiltrasi dan tingginya limpasan permukaan, sehingga meningkatkan potensi genangan dan banjir. Oleh karena itu, diperlukan upaya mitigasi yang terintegrasi melalui pengelolaan drainase, pengendalian penggunaan lahan, serta peningkatan kesadaran masyarakat guna mengurangi risiko banjir di Kota Banjarmasin.
Penguatan Kapasitas Kelembagaan Program Kampung Siaga Bencana (KSB) Trisakti di Kecamatan Cempaka Kota Banjarbaru Safa Muzdalifah; Rosalina Kumalawati; Dewi Purboningsih; Muhammad Kelpin; Siti Fatimah
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v5i2.17284

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan masyarakat Kampung Siaga Bencana(KSB) Tri Sakti di Kecamatan Cempaka Kota Banjarbaru. Mitra yaitu KSB Tri Sakti memiliki persoalan utama yang menuntut segera untuk diselesaikan, yaitu mitra memiliki pemahaman yang rendah pada penanggulangan bencana, mitra memiliki  kesadaran dan kewaspadaan yang rendah akan bencana, dan mitra memiliki pemahaman yang rendah pada aspek administrasi kebencanaan. Solusi untuk permasalahan ini yaitu dengan mengadakan pelatihan/penyuluhan terkait mitigasi bencana, penyuluhan urgensi kesiapsiagaan dan kewaspadaan bencana, pelatihan administrasi bencana pada bidang gardu sosial dan lumbung sosial, serta perumusan panduan strategi optimalisasi KSB Tri Sakti. Kegiatan tersebut dilakukan terhadap  35 anggota KSB Tri Sakti dan bertempat di Aula Kelurahan Sungai Tiung, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru. Hasil kegiatan yaitu terjadi peningkatan pemahaman dan perubahan sikap pada arah yang lebih baik terkait kemampuan penanggulangan bencana dari 71% menjadi 97%, terkait kesiapsiagaan dan kesadaran bencana mengalami peningkatan dari 62,8% menjadi 100%, terkait bidang administrasi dari 62% menjadi 97% terjadi perubahan sikap pada pengelolaan administrasi kebencanaan, terkait kemanfaatan teknologi yang diberikan diketahui bahwa 100% menyatakan sangat bermanfaat. Kesimpulan yang dapat diperoleh yaitu kegiatan ini  merupakan kegiatan yang bermanfaat, berhasil meningkatkan pemahaman dan memberikan perubahan sikap menjadi lebih baik pada bidang mitigasi bencana, administrasi kebencanaan, dan penggunakan teknologi sebagai inovasi optimalisasi KSB. Saran yang diberikan yaitu perlu peningkatan skil lanjutan, kolaborasi bersama stake holder, meningkatkan inovasi dengan pemanfaat tekhnologi untuk mitigasi bencana.  
Peningkatan Kapasitas untuk Menghadapi Bencana di Kecamatan Cempaka Kota Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan Safa Muzdalifah; Rosalina Kumalawati; Dewi Purboningsih; Astinana Yuliarti; Arief Rahman Nugroho; Yogi Prasakti; Inu Kencana Hadi
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 5, No 3 (2026)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v5i3.17240

Abstract

Kegiatan peningkatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana di Kampung Siaga Bencana (KSB) Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, dilaksanakan di Kelurahan Sungai Tiung. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kesiapsiagaan dan ketangguhan masyarakat terhadap potensi bencana seperti banjir, tanah longsor, dan kebakaran hutan/lahan. Melalui metode pelatihan, sosialisasi, simulasi, dan forum diskusi kelompok (FGD), masyarakat memperoleh peningkatan pengetahuan, keterampilan tanggap darurat, serta pemahaman tentang mitigasi bencana. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kesadaran kolektif, kemampuan teknis, serta koordinasi antarwarga dan instansi terkait. Terbentuknya struktur organisasi KSB yang efektif menjadi langkah penting dalam membangun kelembagaan lokal berbasis masyarakat. Selain itu, kegiatan ini memperkuat kemitraan antara BPBD, Dinas Sosial, PMI, TAGANA, dan kelompok masyarakat lainnya dalam upaya penanggulangan bencana. Secara keseluruhan, program ini berhasil meningkatkan resiliensi masyarakat dan menunjukkan bahwa pendekatan berbasis komunitas merupakan strategi efektif dalam mewujudkan masyarakat yang tanggap, tangkas, dan tangguh terhadap bencana.
Co-Authors Abd Rahman Ahmad Alim Bachri Ahmad Syukron Prasaja Aisha Ramadhinia Annada Ajeng Ajeng, Ajeng Alfio Nita Pangaribuan Alfio Nita Pangaribuan Ali, Syamani D Anggraeni, Rizky Nurita Anggraini, Rizki Nurita Anggraini, Rizky Nurita Anisa Putri Ari Susanti Ari Susanti Ari Susanti Arief Rahman Nugroho Arief Rahman Nugroho Arif Rahman Nugroho Asri Alkirani Astinana Yuliarti Aulia, Aslina Ayu Apriliani, Dara Bahrul Ilmi Bahrul Ilmi Bakti Nur Ismuhajaroh Budiman, Puput Wahyu Damarto, Wisnu Putra Danarto, Wisnu Putra Deasy Arisanty Desi Amelia Devi Erlia Devy Erlia Dewi Purboningsih Dewi, Avela Dienny Redha Rahmani Dienny Redha Rahmani Efrinda Ari Ayuningtyas Efrinda Ari Ayuningtyas Ellyn Normelani Ellyn Normelani Ellyn Normelani Elsa Asriana Erlis Saputra Erlis Saputra Erlis Saputra Fadhilah, Muhammad Fahrianoor Fahrianoor Faisal Akhmadi Farida Angriani Farida Angriani Feminin Dwi Ayuning Tyas Fitriyani Fitriyani Gerarda Anastasya Bisa Ghinia Anastasia Muhtar Ghinia Anastasia Muhtar Ghinia Anastsia Muhtar Ginanjar Ilham Fauzan Gusti Muhammad Syachreza Febriyan Hadi, Inu Kecana Hadi, Inu Kencana Hadnandi Hadnandi Hanida Aulia Hanifah Mahat Harefa, Suriani Hasniati Hasniati Hidayat, Muhammad Nizar Inu Kecana Hadi Inu Kecana Hadi Inu Kencana hadi Inu Kencana Hadi IRA PUSPITA DEWI Iskandar, Akhmad Jany Tri Raharjo Jany Tri Raharjo Junun Sartohadi Karnanto Hendra Murliawan Karnanto Hendra Murliawan Karnanto Hendra Murliawan Karnanto Hendra Murliawan Karnanto Hendra Murliawan Karnanto Hendra Murliawan Karnanto Hendra Murliawan Karnanto Hendra Murliawan Karnanto Hendra Murliawan Karnanto Murliawan M. Rizki Valen Febrianto Marbun, Yessyca Dian Patriani Meldia Septiana Mizan Ikhlasul Rahman Mohmadisa Hashim Muhammad Ainul Haris Muhammad Alif Muhammad Apriadi MUHAMMAD EFENDI Muhammad Hamid Muhammad Iqbal Muhammad Iqbal Muhammad Kelpin Muhammad Naufal Muza Muhammad Riswan Muhammad Wahyudinoor Fitriadi Muhtar, Ghinia Anastasia Murliawan, Karnanto Hendra Nasir Nayan Nasruddin Nasruddin Nasruddin Nasruddin Nasruddin Nasruddin Nasruddin Nasruddin Nasruddin nasruddin Nasruddin Nasruddin Nevy Farista Aristin Nor Aufa Azizah Norlea Norlea Norma Yuni Kartika Norma Yuni Kartika Norma Yuni Kartika, Norma Yuni Nugroho, Arief Rahman Nur Aulia Saskia Nurlianti Nurlianti Nurlina Nurlina Nurlina Nurlina Nurlina Nurlina Nurlina NURSALAM Ogie Elian Aziz Arief Pamuja , Indra Agung Pangaribuan, Alfio Nita Prasakti, Yogi Puput Wahyu Budiman Puput Wahyu Budiman Puspitasari, Aulia Putri, Faizah Maulidia R. Rijanta Raharjo, Jany Tri Rahman, Muhammad Ali Rahmat Aris Pratomo Ramadhani, M. Ilham Reni Yunida Riduan, M. Rijanta Rijanta Rimawan Pradiptyo Rizki Nurita Anggraini Rizky Nurita Anggraeni Rizky Nurita Anggraeni Rizky Nurita anggraeni Rizky Nurita Anggraeni Rizky Nurita Anggraini Rizky Nurita Anggraini Rizky Nurita Anggraini Rizky Nurita Anggraini Rizky Nurita Anggraini Rofiqoh, Putri Ayu Hidayatur Rosadi Abdi Rusdiansyah Rusdiansyah Safa Muzdalifah Safa Muzdalifah Sagita, Noor Tasya Sahrul Rinaldi Saiyidatina Balkhis Norkhaidi Salamiah . Salamiah Salamiah Saputra, Irwan Ade Sari, Yulika Puspita Seftiawan Samsu Rijal Seftiawan Samsu Rijal Selamat Riadi Shafa Azzahra Sidharta Adyatma Silvia Wardani SITI FATIMAH Solly Aryza Suriani Harefa Suriani Harefa susi susi Syahrul Arifin Syaifuddin Syaifuddin Syamani D. Ali Syarifah Khusnul Khotimah Syohiroh, Syohiroh Tri Azhara Mirani Wahyunah Wahyunah Widiani, Erma Wisnu Putra Danarto Wisnu Putra Danarto Yazid Saleh Yogi Prasakti Yuanita Setyastuti Yulian Firmana Arifin Yulika Puspita Sari Yulika Puspita Sari Zahwa Lestari, Natasya Zaki Mubarak