Claim Missing Document
Check
Articles

Identifikasi Senyawa Antioksidan dalam Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera) Sebagai Kandidat Pangan Fungsional Untuk Meningkatkan Status Gizi Anak Sekolah di Banda Aceh Asyura, Syarifah; Widyasari, Ruri; Humaira, Cut Nora
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i1.5872

Abstract

Masalah gizi pada anak sekolah masih menjadi perhatian penting dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia, terutama terkait kekurangan zat gizi mikro dan paparan stres oksidatif. Daun kelor (Moringa oleifera) dikenal sebagai salah satu bahan pangan lokal yang kaya akan senyawa bioaktif, khususnya antioksidan, yang berpotensi dimanfaatkan sebagai pangan fungsional. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kandungan senyawa antioksidan dalam ekstrak daun kelor serta mengevaluasi potensinya dalam mendukung peningkatan status gizi anak sekolah di Banda Aceh. Metode penelitian menggunakan pendekatan eksperimental laboratorium dengan proses ekstraksi daun kelor menggunakan pelarut etanol, diikuti dengan analisis kandungan fenolik total menggunakan metode Folin-Ciocalteu dan pengujian aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun kelor mengandung senyawa fenolik dalam jumlah yang signifikan serta memiliki aktivitas antioksidan yang kuat. Hal ini menunjukkan bahwa daun kelor berpotensi sebagai bahan pangan fungsional yang dapat membantu mengurangi stres oksidatif serta mendukung perbaikan status gizi anak. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa ekstrak daun kelor memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai intervensi berbasis pangan lokal dalam upaya peningkatan status gizi anak sekolah. Disarankan adanya penelitian lanjutan terkait formulasi produk pangan berbasis daun kelor dan uji efektivitasnya secara klinis. Kata Kunci: Daun kelor; Antioksidan; Senyawa fenolik; Pangan fungsional; Status gizi anak
KUALITAS GIZI PADA MAKANAN RINGAN YANG SERING DIKONSUMSI OLEH ANAK REMAJA Ismiati, Ismiati; Asyura, Syarifah; Fitriana, Nanda
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5877

Abstract

Gizi merupakan zat atau elemen yang terkandung di dalam makanan dan dapat dimanfaatkan secara langsung oleh tubuh mengalami tantangan dalam menjaga pola makan yang sehat akibat keterbatasan waktu, stres akademik, dan aktivitas yang padat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola makan dengan status gizi pada mahasiswa di Universitas Ubudiyah Indoneisa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 80 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner Food Frequency Questionnaire (FFQ) untuk menilai pola makan dan pengukuran indeks massa tubuh (IMT) untuk menilai status gizi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pola makan buruk (67,5%) dan status gizi normal (72,5%). Uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan dengan status gizi (p = 0,043). Kesimpulan dari penelitian ini adalah pola makan berpengaruh terhadap status gizi mahasiswa yang bekerja paruh waktu, sehingga diperlukan kesadaran akan pentingnya konsumsi makanan bergizi secara seimbang dalam menjaga status gizi yang optimal. Kata Kunci: Gaya hidup, Pola Makan, Status Gizi, Mahasiswa,
Analisis Kandungan Flavonoid dan Efek Hipoglikemik Ekstrak Kulit Buah Mangga Lokal (Mengifera indica) Terhadap Penderita Pra Diabetes di Banda Aceh Asyura, Syarifah; Ismiati, Ismiati; Munawwarah, Nazilatul
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i2.5873

Abstract

Penelitian ini menganalisis kandungan flavonoid pada ekstrak kulit mangga lokal serta efek hipoglikemiknya pada penderita pra-diabetes di Banda Aceh. Metode yang digunakan meliputi analisis flavonoid dan uji klinis dengan pengukuran kadar glukosa darah. Hasil menunjukkan bahwa ekstrak kulit mangga mengandung flavonoid tinggi dan mampu menurunkan kadar glukosa darah secara signifikan. Temuan ini menunjukkan potensi kulit mangga sebagai pangan fungsional untuk pencegahan diabetes tipe 2. Kata kunci: Kulit buah mangga, flavonoid, hipoglikemik, pra-diabetes, pangan fungsional, Banda Aceh
PENGARUH GAYA HIDUP TERHADAP POLA MAKAN DAN STATUS GIZI MAHASISWA PRODI GIZI Ismiati, Ismiati; Asyura, Syarifah; Fitriana, Nanda
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i2.5878

Abstract

Mahasiswa mengalami tantangan dalam menjaga pola makan yang sehat akibat keterbatasan waktu, stres akademik, dan aktivitas yang padat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola makan dengan status gizi pada mahasiswa di Universitas Ubudiyah Indoneisa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 80 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner Food Frequency Questionnaire (FFQ) untuk menilai pola makan dan pengukuran indeks massa tubuh (IMT) untuk menilai status gizi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pola makan buruk (67,5%) dan status gizi normal (72,5%). Uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan dengan status gizi (p = 0,043). Kesimpulan dari penelitian ini adalah pola makan berpengaruh terhadap status gizi mahasiswa yang bekerja paruh waktu, sehingga diperlukan kesadaran akan pentingnya konsumsi makanan bergizi secara seimbang dalam menjaga status gizi yang optimal. Kata Kunci: Gaya hidup, Pola Makan, Status Gizi, Mahasiswa,
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN STUNTING DI WILAYAH PESISIR KECAMATAN LHOONG KABUPATEN ACEH BESAR Ismiati, Ismiati; Asyura, Syarifah; Widyasari, Rury; Ningsih, Yulisyo
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i1.5874

Abstract

Abstrak Kebijakan penggunaan dana desa dalam upaya penanganan stunting Nomor 16 tahun 2018 tentang penggunaan dana desa tahun 2019 Pasal 6. Upaya peningkatan gizi masyarakat serta pencegahan anak kerdil (stunting). Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita (bayi di bawah lima tahun) akibat kekurangan gizi kronis (menahun) sehingga menyebabkan tinggi badan anak tidak sesuai dengan usianya. Hasil studi status gizi Indonesia (SSGI) prevalensi status gizi balita stunted (TB/U dan PB/U) nasional sebesar 24,4% sedangkan provinsi aceh sebesar 33.2% dan kabupeten aceh besar prevalensinya sebesar 32,4. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian stunting di wilayah pesisir Kecamatan Lhoong Kabupaten Aceh Besar. Metode Penelitian: Penelitian bersifat deskriptif analitik dengan menggunakan desain case control. Pengumpulan data di lakukan pada tanggal 22-27 Juni tahun 2022. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak balita yang di wilayah pesisir kecamatan Lhoong yang berjumlah 834 orang anak balita. sampel menggunakan rumus minimal sampel lameshow, pengambilan sampel dengan cara acak sistematis dengan hasil 42 orang anak balita. yang status gizi katagori Stunting 21 orang dan anak balita normal 21 orang. Instrument penelitian menggunakan kuesioner, pengukuran TB/PB menggunakan mikrotoice dengan pengolahan data statistik yaitu uji Chai-Square. Hasil Penelitian: Berdasarkan uji statistik diperolah bahwa ada hubungan antara riwayat penyakit infeksi dengan kejadian stunting (p-value =0.0504) , tidak ada hubungan antara riwayat sanitasi dengan kejadian stunting (p-value= 0.350) dan tidak ada hubungan antara riwayat pemberian imunisasi dasar lengkap dengan kejadian stunting (p-value=0.504). Kesimpulan dan saran: Adanya hubungan yang signifikan antara riwayat penyakit infeksi dengan kejadian stunting, Tidak ada hubungan yang signifikan antara riwayat sanitasi dengan kejadian stunting dan Tidak ada hubungan yang signifikan antara riwayat pemberian imunisasi dasar lengkap dengan kejadian stunting di wilayah pesisir Kecamatan Lhoong Kabupaten Aceh Besar. Kata Kunci: Riwayat Penyakit Infeksi, Riwayat Sanitasi dan Riwayat Pemberian Imunisasi Dasar Lengkap dengan kejadian stunting.
KUALITAS GIZI MAKANAN SIAP SAJI YANG DIKONSUMSI REMAJA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS Ismiati, Ismiati; Asyura, Syarifah; Fitriana, Nanda; Kesumawati, Kesumawati
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i1.5875

Abstract

Makanan cepat saji memiliki kandungan tinggi kalori, lemak, kolesterol, garam dan rendah vitamin, mineral serta serat. Semakin sering dikonsumsi, maka semakin tinggi risiko terhadap kejadian gizi lebih dan obesitas. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kualitas gizi makanan siap saji yang dikonsumsi remaja di sekolah menengah atas. Metode penelitian ini yaitu cross sectional dengan melibatkan responden yang berjumlah 204 subjek di kota Banda Aceh yang diambil dengan metode multistage random sampling. Data konsumsi makanan cepat saji diperoleh dari formulir FFQ (Food Frequency Questionnaire) 1 bulan terakhir. Data status gizi remaja diperoleh dari pengukuran tinggi badan menggunakan stadiometer dan berat badan dengan timbangan injak, kemudian dilakukan analisis menggunakan aplikasi WHO Anthroplus. Uji statistik untuk analisis data menggunakan Chi-Square. Hasil penelitian ini didapatkan rata-rata responden mengonsumsi dengan frekuensi 7 kali dalam 1 bulan. Responden yang sering mengonsumsi makanan cepat saji memiliki status gizi lebih dengan persentase sebesar 22,3% dan status gizi obesitas sebesar 13,6%. Kata Kunci: Kualitas Gizi, Makanan Siap Saji, Remaja
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PEMBUATAN REPELAN HERBAL BUNGA KECOMBRANG UNTUK PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH DENGUE DI DESA LAM GAPANG ACEH BESAR Siti Samaniyah; Finaul Asyura; Syarifah Asyura; Chairanisa Anwar; Fitria Fitria
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 8, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit berbasis lingkungan yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Kabupaten Aceh Besar. Tingginya populasi nyamuk Aedes aegypti sebagai vektor utama DBD memerlukan upaya pencegahan yang efektif, aman, dan ramah lingkungan. Salah satu alternatif yang dapat dikembangkan adalah penggunaan repelan herbal berbahan alami, seperti bunga kecombrang (Etlingera elatior) yang diketahui memiliki kandungan metabolit sekunder berpotensi sebagai penolak nyamuk. Tim dosen Ilmu Kesehatan dan mahasiswa Universitas Ubudiyah Indonesia melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Lam Gapang, Aceh Besar melalui program pemberdayaan masyarakat dalam pembuatan repelan herbal bunga kecombrang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat mengenai pemanfaatan tanaman lokal sebagai upaya pencegahan DBD serta mendorong perilaku hidup sehat berbasis kearifan lokal. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan kesehatan, demonstrasi pembuatan repelan herbal, pelatihan praktik langsung, dan evaluasi pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai bahaya DBD dan manfaat bunga kecombrang sebagai bahan alami penolak nyamuk. Selain itu, masyarakat mampu mempraktikkan secara mandiri proses pembuatan repelan herbal sederhana yang aman digunakan di lingkungan rumah tangga. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung upaya pencegahan DBD secara berkelanjutan serta meningkatkan pemanfaatan sumber daya alam lokal yang bernilai kesehatan dan ekonomis bagi masyarakat Desa Lam Gapang. Kata kunci: pemberdayaan masyarakat, repelan herbal, bunga kecombrang, Demam Berdarah Dengue, pencegahan DBD. Abstract Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is one of the environmental-based diseases that remains a public health problem in Aceh Besar Regency. The high population of Aedes aegypti mosquitoes as the primary vector of DHF requires prevention efforts that are effective, safe, and environmentally friendly. One alternative that can be developed is the use of herbal repellents made from natural ingredients, such as torch ginger (Etlingera elatior), which is known to contain secondary metabolites with potential mosquito-repellent activity. A team of lecturers conducted a community service program in Lam Gapang Village, Aceh Besar through a community empowerment initiative focused on the production of herbal torch ginger repellent. This activity aimed to improve community knowledge and skills regarding the utilization of local plants as an effort to prevent DHF and to promote healthy living behaviors based on local wisdom. The implementation methods included health education, demonstrations of herbal repellent preparation, hands-on practical training, and evaluation of participants’ understanding. The results of the activity showed an increase in community knowledge regarding the dangers of DHF and the benefits of torch ginger as a natural mosquito repellent. In addition, community members were able to independently practice the process of making simple herbal repellents that are safe for household use. This activity is expected to support sustainable DHF prevention efforts and enhance the utilization of local natural resources with health and economic value for the people of Lam Gapang Village. Keywords: community empowerment, herbal repellent, torch ginger, Dengue Hemorrhagic Fever, DHF prevention
INOVASI ABON IKAN TONGKOL BERBASIS TEPUNG DAUN KELOR: PENDEKATAN PENGEMBANGAN RESEP DAN DAYA TERIMA KONSUMEN Nanda Fitriana; Ella Frissella; Ismiati Ismiati; Syarifah Asyura
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 12, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v12i1.5921

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan resep abon ikan tongkol dengan penambahan tepung daun kelor serta mengetahui tingkat daya terima konsumen terhadap produk yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen sederhana dengan pendekatan pengembangan resep dan pengujian sensori menggunakan kuesioner skala Likert 1–9. Perlakuan yang digunakan terdiri dari empat formulasi, yaitu P0 (0%), P1 (5%), P2 (10%), dan P3 (15%) penambahan tepung daun kelor. Uji sensori dilakukan oleh 25 panelis tidak terlatih dengan parameter warna, aroma, rasa, dan tekstur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung daun kelor memengaruhi karakteristik sensori produk. Nilai rata-rata tertinggi diperoleh pada perlakuan P0 (7,75), diikuti oleh P1 (7,68), P2 (7,33), dan P3 (6,70). Formulasi terbaik adalah P1 (5%) karena tetap mempertahankan tingkat kesukaan panelis dalam kategori “suka” serta memberikan inovasi produk berbasis bahan lokal. Penelitian ini menunjukkan bahwa abon ikan tongkol dengan penambahan tepung daun kelor berpotensi dikembangkan sebagai produk pangan lokal yang mendukung ketahanan pangan masyarakat.
HUBUNGAN PENGETAHUAN MASYARAKAT DENGAN UPAYA PENCEGAHAN DBD PASCA BANJIR DI GAMPONG MEUNASAH LHOK, KABUPATEN PIDIE JAYA Finaul Asyura; Rouzatun Nisa; Chairanisa Anwar; Rahmat Akbar; Syarifah Asyura; Ulfa Husna Dhirah
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 12, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v12i1.5935

Abstract

Latar Belakang: Demam Berdarah Dengue masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat di daerah tropis, termasuk wilayah yang rawan banjir. Kondisi pasca banjir dapat meningkatkan risiko penularan DBD karena adanya genangan air yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti. Pengetahuan masyarakat berperan penting dalam mendorong upaya pencegahan DBD setelah banjir. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan masyarakat dengan upaya pencegahan DBD pasca banjir di Gampong Meunasah Lhok, Kabupaten Pidie Jaya. Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah masyarakat Gampong Meunasah Lhok yang mengalami kondisi pasca banjir. Sampel berjumlah 68 responden yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner terstruktur yang mencakup pengetahuan tentang DBD dan upaya pencegahannya. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 31 responden memiliki pengetahuan baik, 24 responden memiliki pengetahuan cukup, dan 13 responden memiliki pengetahuan kurang. Pada variabel upaya pencegahan, sebanyak 32 responden memiliki upaya pencegahan baik, 23 responden cukup, dan 13 responden kurang. Hasil uji chi-square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan masyarakat dengan upaya pencegahan DBD pasca banjir dengan nilai p-value sebesar 0,003. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan masyarakat dengan upaya pencegahan DBD pasca banjir di Gampong Meunasah Lhok, Kabupaten Pidie Jaya. Peningkatan pengetahuan masyarakat melalui penyuluhan kesehatan dan kegiatan kebersihan lingkungan perlu dilakukan untuk menurunkan risiko penularan DBD setelah banjir.
MODEL ITS-G DIGITAL: MENGINTEGRASIKAN INSTRUMEN GCI UNTUK MENUMBUHKAN KARAKTER EKOTEOLOGIS DI MADRASAH Zuraida Zuraida; Syarifah Asyura; M. Rizki Fazli; Mellya Ernita; M. Zakky Dhiya Ulhaq; Miftahussyifa Miftahussyifa
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 12, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v12i1.5897

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan, memvalidasi, dan mengevaluasi efektivitas Model ITS-G Digital yang terintegrasi dengan instrumen GreenChem Innovator (GCI) untuk mengoptimalkan pembelajaran kimia hijau di Madrasah. GCI dikembangkan sebagai solusi deterministik untuk mengatasi keterbatasan akurasi dan risiko halusinasi data pada AI generatif umum dalam materi saponifikasi minyak jelantah. Metode penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Pengembangan (Developmental Research) dengan uji efektivitas melalui desain One-Group Pretest-Posttest terhadap 40 siswa kelas XII MAN 1 Aceh Barat tahun ajaran 2025/2026. Hasil penelitian menunjukkan tingkat keterlaksanaan model mencapai rata-rata 91,80% (kategori sangat baik). Secara kuantitatif, instrumen GCI terbukti valid sebagai prediktor kualitas produk dengan nilai Koefisien Korelasi Ganda (Multiple R) sebesar 0,8547 dan signifikansi p < 0,05. Daya penjelas model (Adjusted R2) mencapai 71,06%, yang efektif memandu siswa menghasilkan produk sabun dengan tingkat keamanan 100% sesuai standar SNI. Implementasi model secara signifikan meningkatkan Literasi Digital siswa dengan nilai N-Gain 0,78 (kategori tinggi) dan memperkuat Karakter Ekoteologis (sikap Hubbul Bi'ah) dengan N-Gain 0,83 (kategori tinggi). Hasil uji Paired Sample t-Test mengonfirmasi perbedaan signifikan pada karakter siswa sebelum dan sesudah intervensi. Disimpulkan bahwa Model ITS-G Digital merupakan inovasi pembelajaran yang valid dan reliabel dalam menyinergikan teknologi kecerdasan buatan dengan nilai teologis untuk membentuk profil "Khalifah Saintis" yang berwawasan lingkungan.
Co-Authors ,, Munar Abdul Mukti Abdul Mukti Alfian, Fariz Rizky Alfinda Novi Kristanti Ali Hanafiah Rambe Andika, Fauziah Andriani, Rika Ani Margawati Anwar, Chairanisa Armia Armia Astrina, Syarifah Yanti Aura Reza Ayu Bancin, Ratnawati Chairanisa Anwar Cut Nursadrina Cut Nursadrina Damayanti Iskandar Daratu Kusuma Eviana Putri Dhirah, Ulfa Husna Dini Rahmawati Ella Frisella Ella Frisella Ella Frisella Ella Frissella Endang S Taurina Eva Susanna Eva Susanna Finaul Asyura Finaul Asyura Fitria Fitria Fitria Fitriana, Nanda Fitriliana Fitriliana Fitriliana Fitriliana Freity Freity Haq, Kautsar Ul Herawati Herawati Herawati Herawati Herawati Herawati Herawati Herawati Hery Suwito Humaira, Cut Nora Ibrahim Ibrahim Ida Mukhlisa Ilham Guspika Away Indah Novita Intan Saumi Ismiati Ismiati Ismiati Ismiati Ismiati Ismiati Ismiati Ismiati Ismiati Ismiati Jamil, Sri Mulyani Jernih Rizkia Putri Junaidi Junaidi Kamarullah Kamarullah Kamsia Kamsia Kesumawati Kesumawati Kesumawati Kesumawati Kesumawati Kesumawati Kesumawati, Kesumawati Kurnia Rahmayanti Kurnia Rahmayanti Laksono Trisnantoro Lena Hati M. Aqil M. Rizki Fazli M. Zakky Dhiya Ulhaq Maghfirah, Ruhul Makruf, Hafizul Maulidella Maulidella Maulidella, Maulidella Meilina, Rulia Melda Sofia Melda Sofia Mellya Ernita Merida Putri Wulan Sari Merlin Maulidiyah Miftahussyifa Miftahussyifa Muhammad Afrizal Muhammad Naufal Mukti, Abdul Munawwarah, Nazilatul Murnia Suri Mutiawati Mutiawati Mutmainah Mutmainah Nanda Fitriana Nanda Fitriana Nanda Fitriana Nanik Siti Aminah Nargaza, Juanda Ningsih, Yulisyo Novi Yanti Novia Suryani Nurdin Nurdin Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nursadrina, Cut Nurul Anjelini Pardi Pardi Pardi Pardi Pardi Pardi, Pardi Periskila Dina Kali Kulla Picha Maudina Nasution Putri Serianti Putri Serianti Rafni Fajriati Rahmad Akbar Rahmat Akbar Rahmayanti, Kurnia Ratna Wilis Rika, Erlia Rosita Rina Kurniaty Rizani, Fitri Rossi Aulia Pratiwi Rouzatun Nisa Rouzatun Nisa Rouzatun Nisa Rusdipoetra, R. Aryabraga Sabirin Matsjeh Salwa, Nurul Samsidar Samsidar Serianti, Putri Silmi Kaffah Silmi Kaffah Siti Samaniyah Sofia, Melda Syarifah Yanti Astrina Syarifah Yanti Astryna warni, Eva Widyasari, Ruri Widyasari, Rury Zulfadhli Zulfadhli ZURAIDA ZURAIDA