Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : Farmaka

PERAN SPESIES OKSIGEN REAKTIF PADA INFLAMASI SERTA ANTIOKSIDAN ALAMI SEBAGAI FITOTERAPI KIKI IKRIMA; RIEZKI AMALIA; MUTAKIN MUTAKIN; JUTTI LEVITA
Farmaka Vol 17, No 3 (2019): Farmaka (Desember)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.32 KB) | DOI: 10.24198/jf.v17i3.22010

Abstract

Radikal bebas merupakan senyawa kimia yang mengandung satu atau lebih elektron yang tidak berpasangan dalam orbital terluarnya. Radikal bebas yang paling banyak dikenal yaitu spesies oksigen reaktif (SOR) dan spesien nitrogen reaktif (SNR). SOR merupakan mediator yang berperan pada kerusakan intraseluler lipid, protein, karbohidrat, dan asam nukleat. SOR bersifat sangat reaktif karena kondisinya tidak stabil (memiliki elektron yang tidak berpasangan). Stres oksidatif terjadi ketika ada ketidakseimbangan antara molekul oksidan dan antioksidan sehingga meningkatkan kelebihan produksi SOR, akibatnya terjadi kerusakan jaringan. SOR berperan penting pada patofisiologi inflamasi. Senyawa antioksidan mampu memperlambat atau mencegah proses oksidasi yang menghasilkan radikal bebas, serta memecah rantai berantai yang dapat merusak sel dan jaringan, sehingga antioksidan dapat digunakan sebagai pilihan terapi untuk penyakit inflamasi yang umumnya disebabkan oleh SOR.Kata kunci: antioksidan, flavonoid, peroksidasi lipid, senyawa oksigen reaktif
Mekanisme Antikanker Tanaman Michelia champaca L: Review IYAN RIFKY HIDAYAT; Jutti Levita
Farmaka Vol 17, No 1 (2019): Farmaka (Supplemen)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.271 KB) | DOI: 10.24198/jf.v17i1.22164

Abstract

Obat antikanker pada umumnya memiliki selektivitas yang rendah dan memerlukan biaya mahal. Oleh karena itu diperlukan obat herbal yang aman untuk digunakan dalam terapi penatalaksanaan kanker. Tujuan dari review ini adalah untuk mengetahui mekanisme antikanker pada berbagai bagian tanaman Michelia champaca L. Metode skrining artikel dilakukan dengan membuat kriteria eksklusi dan inklusi. Dari review ini dapat disimpulkan bahwa setiap bagian tanaman memiliki aktivititas antikanker dengan mekanisme dan senyawa aktif yang berbeda.
REVIEW ARTIKEL: RNS DAN PERANNYA DALAM KANKER PANKREAS HILMA AWALIA RAHMAH; ZELIKA MEGA RAMADHANIA; MUTAKIN MUTAKIN; JUTTI LEVITA
Farmaka Vol 17, No 3 (2019): Farmaka (Desember)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2359.336 KB) | DOI: 10.24198/jf.v17i3.25907

Abstract

Spesies nitrogen reaktif (SNR) merupakan beberapa senyawa yang diturunkan dari oksida nitrat yang kehadirannya dalam tubuh dapat mengakibatkan stress nitro-oksidatif. Oksida nitrat (NO) dalam jumlah berlebih dapat dengan mudah memicu produksi SNR yang selanjutnya berkontribusi dalam mekanisme patofisiologis beberapa penyakit, salah satunya adalah kanker pankreas. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa spesies nitrogen reaktif merupakan faktor non genetik yang penting pada tumorigenesis pankreas yang diinduksi defisiensi Breast Cancer 2 (BRCA2). SNR dapat dicegah atau dikurangi pembentukannya melalui perawatan menggunakan antioksidan secara signifikan. Selain mampu mencegah pembentukan SNR, perawatan antioksidan secara signifikan juga mampu mengurangi adduct oksidatif DNA dan mengurasi lesi DNA sehingga dapat menunda onset tumor. Kata Kunci      : BRCA2, Oksida Nitrat, Senyawa, Tumorigenesis.
REVIEW: TANAMAN OBAT UNTUK PENGINDUKSI TIDUR/ ANSIOLITIK Billy Dwi Saputra; Resmi Mustarichie; Jutti Levita
Farmaka Vol 19, No 2 (2021): Farmaka (Juli)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/farmaka.v19i2.27694

Abstract

Insomnia adalah keadaan dimana seseorang memiliki masalah dengan tidur dan berpengaruh terhadap kehidupannya. Kondisi tersebut menyebabkan kelelahan pada siang hari yang berujung pada sulitnya beraktivitas pada siang hari. Berbagai jenis obat penenang konvensional telah banyak digunakan dalam menangani kondisi ini, namun penggunaannya memiliki efek residual yang besar. Tanaman herbal digunakan sebagai alternatif dalam hal efek samping.  Tujuan dari artikel review ini untuk memberikan informasi mengenai tanaman obat untuk penginduksi tidur/anti ansietas dan menggambarkan potensi manfaat serta masalah keamanan. Metode pencarian literatur menggunakan PubMed dan Google Scholar. Terdapat banyak tanaman yang memiliki aktivitas penginduksi tidur (sedatif) dan ansiolitik yang berpotensi menjadi anti-insomnia menggantikan obat konvensional yang memiliki efek samping yang besar. Pengujian in vitro, in vivo hingga klinis telah banyak dilakukan terhadap tanaman herbal dengan berbagai aktivitasnya dan efek samping yang lebih rendah.Kata Kunci: Insomnia, penginduksi tidur, ansiolitik , tanaman herbal
REVIEW: SELEDRI Apium Graveolens. Linn. SEBAGAI TABLET ANTI-INFLAMASI AINAA HAZIRAH SHAMSUL ANUAR; Jutti Levita Jutti Levita
Farmaka Vol 16, No 1 (2018): Suplemen Juni
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.551 KB) | DOI: 10.24198/jf.v16i1.17343

Abstract

ABSTRAKSeledri atau nama sintifiknya Apium Graveolens. Linn merupakan satu tanaman yang secara tradisionalnya sering diguna sebagai penambah nafsu makan, lalap dan juga sebagai penghias dalam makanan. Dengan menggunakan metode granulasi basah, tablet dari akar seledri telah dicetak dan seterusnya dievaluasi. Seledri memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai obat anti-inflamasi karena ia mengandung senyawa utama Apiin yang merupakan zat metabolit utama untuk anti-Inflamasi. Didalam sistem tubuh, Apiin akan terhidrolisis menjadi gula dan aglikon apigenin yaitu satu zat yang terbukti dapat mengatasi gejala inflamasi. Telah dibuat tablet dengan menggunakan kombinasi bahan esipien laktosa, amilum manihot dan avicel 102, primojel dan magnesium stearat. Yang dibuat bervariasi adalah bahan pengikat yang digunakan yakni HPMC 2910 3 cps, PVP K30 dan gelatin.Kata Kunci: Akar Seledri, Anti Inflamasi, Sediaan Tablet, Evaluasi Tablet.ABSTRACTCelery or it scientific name, Apium Graveolens. Linn is a plant that is traditionally used as an appetite enhancer, salad and also as a decorative in food. Using the metod of wet granulation, tablets form the roots of a celery’s extracts have been printed and evaluated. Celery is said to have the potential to be developed as an anti-inflammatory drug because it contains Apiin, which is the main metabolite substance for anti-inflammatory action. In the body system, apiin will be hydrolyzed into sugar and apigenin aglicon an  active substance that are proven to overcome the symptoms of inflammation. Tablets have been formulated using a combination of lactose, amylum manihot and magnesium stearate. The binder used, HPMC 2910 3cps, PVP K30 and gelatin are made varies.Keywords: Celery’s roots, Anti-Inflammation, Tablet Preparation, Tablet Evaluation.  
Review : Buah Mengkudu (Morinda citrifolia L.) dan Biji Jinten Hitam (Nigella sativa L.) dan Teori Uji Toksisitas ZAHRA DZAKIRAH ABNAZ; JUTTI LEVITA
Farmaka Vol 16, No 1 (2018): Suplemen Juni
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (9.54 KB) | DOI: 10.24198/jf.v16i1.17482

Abstract

Indonesia dianugerahi dengan kekayaan alam yang beraneka ragam dan merupakan negara terkaya di dunia dalam hal kekayaan hayati. Kekayaan hayati ini pun ada yang digunakan untuk obat tradisional. Obat tradisional telah diterima secara luas baik di negara maju maupun di negara berkembang. Dalam penggunaannya, obat tradisional, simplisia dan sebagainya harus diperhatikan keamanannya. Buah Mengkudu dan Biji Jinten Hitam memiliki banyak efek farmakologi yang baik untuk kesehatan, namun tetap saja diperlukan uji toksisitas agar untuk lebih memsatikan keamanan buah mengkudu dan biji jinten hitam. Uji toksisitas itu sendiri merupakan salah satu uji yang digunakan untuk mengetahui keamanan suatu obat yang akan dijadikan produk. Tujuan dari penelitian uji toksisitas subkronik ini adalah untuk mengetahui efek toksik pada buah mengkudu dan biji jinten hitam.
HEPATOTOKSISITAS DAN AKTIVITAS HEPATOPROTEKTIF TANAMAN MALVAVISCUS DINA SEMBIRING; JUTTI LEVITA
Farmaka Vol 17, No 3 (2019): Farmaka (Desember)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1550.27 KB) | DOI: 10.24198/jf.v17i3.22097

Abstract

Hati mengatur beberapa fungsi penting termasuk sintesis protein, metabolisme lemak dan karbohidrat, detoksifikasi obat dan racun lainnya, metabolisme hormon dan ekskresi bilirubin. Ketika membran selhepatosit rusak, berbagai enzim seperti serum glutamic-oxaloacetic transaminase (SGOT), serum glutamic pyruvic transaminase (SGPT) dan gamma-glutamyl transferase (GGT) dilepaskan ke dalamdarah dan peningkatan kadarnya di dalam darah dapatdijadikan penanda terjadinya hepatotoksik. Ekstraktanaman, karena mengandung metabolit sekunder, misalnya flavonoid, dapat digunakan sebagaihepatoprotektor atau pelindung kerusakan hati. Salah satu contoh tanaman yang terbukti memiliki aktivitashepatoprotekif adalah Malvaviscus arboreus Cav.
KELEBIHAN DAN KETERBATASAN PEREAKSI FOLIN-CIOCALTEU DALAM PENENTUAN KADAR FENOL TOTAL PADA TANAMAN STEFANNY AGNES SALIM; FEBRINA AMELIA SAPUTRI; NYI MEKAR SAPTARINI; JUTTI LEVITA
Farmaka Vol 18, No 1 (2020): Farmaka (Januari)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.972 KB) | DOI: 10.24198/jf.v18i1.21909

Abstract

Senyawa fenolat merupakan metabolit sekunder dari tanaman dan dibagi menjadi dua kelas yaitu asam fenolat dan polifenol. Senyawa-senyawa ini memiliki aktivitas antioksidan tinggi. Tujuan dari artikel review ini untuk memberikan informasi dan gambaran mengenai aplikasi senyawa fenol dalam tanaman, serta kelebihan dan kekurangan dari pereaksi Folin-Ciocalteu dalam menentukan kadar fenol total pada beberapa jenis tanaman. Metode pencarian literatur menggunakan PubMed, ScienceDirect, dan Google, dipilih beberapa artikel dan dibuka total 131 Artikel dari semua sumber pencarian, 53 diantaranya merupakan kriteria inklusi yang digunakan pada review artikel ini. Pada penentuan kadar fenolat total dalam ekstrak tanaman, senyawa fenol bereaksi spesifik dengan pereaksi redoks (pereaksi Folin-Ciocalteu) membentuk senyawa kompleks fosfotungstat fosfomolibdenum berwarna biru yang dapat diukur pada panjang gelombang 760 nm. Kelebihan metode ini adalah sederhana dan cepat, namun kurang selektif karena dapat bereaksi dengan asam askorbat, gula, dan amin aromatik.Kata Kunci: antioksidan, asam galat, Malvaceae, redoks, Zingiberaceae
AKTIVITAS ANTIHIPERTENSI TANAMAN GENUS IMPERATA Yulin Prisdiany; Jutti Levita
Farmaka Vol 17, No 2 (2019): Farmaka (Agustus)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1676.945 KB) | DOI: 10.24198/jf.v17i2.22145

Abstract

Berdasarkan penelitian, pada tahun 2018 tercatat setidaknya sebanyak 34,1% masyarakat di Indonesia mengalami penyakit hipertensi. Dengan prevalensi yang cukup besar tersebut, maka dibutuhkan obat yang dapat menyembuhkan atau bahkan mencegah penyakit hipertensi. Karena kekayaan alamnya yang melimpah, masyarakat Indonesia sejak dahulu telah memanfaatkan berbagai pengobatan tradisional, salah satu diantaranya yaitu tanaman genus Imperata, yang mengandung flavonoid. Tanaman ini terbukti memiliki aktivitas antihipertensi, dengan cara menghambat Angiotensin Converting Enzyme (ACE). Tujuan dibuatnya review ini adalah untuk dapat menjelaskan tanaman genus Imperata yang memiliki aktivitas antihipertensi. Disimpulkan bahwa beberapa tanaman genus Imperata terbukti memiliki aktivitas antihipertensi, terutama tanaman Imperata cylindrica (alang-alang), karena kandungan flavonoidnya yang membentuk kompleks khelat di pusat aktif ACE.
Co-Authors A. Diantini - A. Mutalib - Abdul Mutalib Abdul Mutalib Abdul Mutholib Achmad Al Baihaqi Ade Zuhrotun Agung Karuniawan Ahmad Muhtadi AINAA HAZIRAH SHAMSUL ANUAR AJENG DIANTINI Ajeng Diantini, Ajeng Amalia, Riezki Ami Rahmati Syadiah Anas Subarnas Anas Subarnas Anggraeni, Sra R. Anis Khoirunisa Anis Khoirunisa, Anis Anis Yohana Chaerunisaa Anisa Pebiansyah Anna Yuliana, Anna Ardiansyah, Fahriza As'ari Nawawi As'ari Nawawi As’ari Nawawi Aulifa, Diah L. Baihaqi, Achmad Al Batari A. Larasati Bawono, Lidya Cahyo Billy Dwi Saputra Cahya Nova A. Chyntia R. Wijaya Dani Sujana Debby Ustari Diah Lia Aulifa DIANTINI, AJENG - Diina, Tresnafuty Rasyiida Dina Mulyana Syafitri DINA SEMBIRING Dinny Andriany Dinny Andriany, Dinny DOLIH GOZALI Dolih Gozali Driyanti Rahayu Driyanti Rahayu Dwi Lestari Sulistyaningsih Eli Halimah Eli Halimah, Eli Ellin Febrina Ellin Febrina Ellin Febrina Ellin Febrina Enade P. Istyastono Ervita Indriani Fara Warhead Fara Warhead, Fara Fathurrahmi Fathurrahmi Fattah, Miswar Fauzan Fikri Febrina Amelia Saputri Fikri, Fauzan Firdha S Maelaningsih Firdha S Maelaningsih, Firdha S Gofarana Wilar Herawati, Irma E. HILMA AWALIA RAHMAH Ida Musfiroh Ida Musfiroh - Ika WAHYUNI Imam A. Wicaksono Indah Suasani Wahyuni Indah Suasani Wahyuni INDRIANI, ERVITA Indriyanti R. Sukmana Irma Erika Herawati Irma Erika Herawati Irma Erika Herawati Irma Erika Herawati Irma M. Puspitasari, Irma M. Irma Melyani Puspitasari Irma Meylani Puspitasari Istiqomah, Aulia Nurfazri Iwan J. P. de Esch IYAN RIFKY HIDAYAT Jennifer Kolina Jiranusornkul, Supat Jopi Arpina Kee P. Shan Keri Lestari Khairinisa, Miski Aghnia Khoziah Ahmad, Khoziah KIKI IKRIMA Kolina, Jennifer Marline Abdassah Marline Abdassah Marline Abdassah, Marline Maryam Hasymia Ishmatullah Masripah Masripah Masripah MEGANTARA, SANDRA Megantara, Sandra Meigita Indah Farkhani Ming, Wong Chun Miswar Fattah Mochamad Rizal Moelyono Moektiwardoyo Moelyono Moektiwardoyo, Moelyono Monika Novryanti Monika Novryanti, Monika Muchtaridi Muchtaridi Muhammad Ikhsan Muhammad Ryan Radix Rahardhian Mutakin Mutakin Mutakin Mutakin Mutakin Mutakin Mutakin Mutakin Mutakin Mutakin Mutakin Mutakin Mutakin Mutakin Mutakin Mutakin Nawawi, Asari Nela - Simanjuntak Nuraeni Nuraeni Nurdjanah Azinar Nyi M. Saptarini Nyi M. Saptarini Nyi M. Saptarini Nyi Mekar Saptarini PERTIWI, INTAN Pratidina, Malfa Laila Putri, Refitha Nurul Raden Maya Febriyanti Renny Amelia Renyiska Yula Resha Resmawati Shaleha Resmi Mustarichie Ridwan, Hanna Salwa Riezki Amalia Riezki Amalia Riezki Amalia Riezki Amalia Rini Daud Supu Rini Hendriani Ronny Lesmana Rosdianto, Aziiz M. Rusdianto, Aziiz M. Saeful Amin, Saeful Saptarini, Nyi M. Shaleha, Resha Resmawati Shan, Kee P. Shelvy E Suherman Shelvy E Suherman Shelvy E Suherman, Shelvy E Sitepu, Rini Daud Slamet Ibrahim - Sofa D. Alfian Sofa D. Alfian, Sofa D. Sohadi Warya Sohadi Warya Sra R. Anggraeni Sri A. Sumiwi Sri Adi Sumiwi Sri Adi Sumiwi Sriwidodo Sriwidodo STEFANNY AGNES SALIM Steffi Liem Steffi Liem Sukmana, Indriyanti R. Sumiwi, Sri A. Sumiwi, Sri A. Supriyatna ., Supriyatna Susilawati, Elis Susilawati, Yasminwar Syadiah, Ami Rahmati Syafrudin Purnama Sidiq, Syafrudin Purnama Tarkus Suganda Tenri Noviardani Tenri Noviardani, Tenri TIANA MILANDA Tina Rostinawati Tresnafuty Rasyiida Diina Trixie A. Ulimaz Ulfinana Hafni Vergel Concibido Virda Aziza Wahyuni, Indah S. Wijaya, Chyntia R. Winarni, Rina Wiwiek Indriyati - Wong Chun Ming Yasmiwar Susilawati Yogiyanto Yogiyanto Yudha Prabowo Yuli Andriani Yulin Prisdiany ZAHRA DZAKIRAH ABNAZ Zain, Dichy Nuryadin ZELIKA MEGA RAMADHANIA