Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Seminar Nasional Hasil Penelitian LP2M UNM

Uji Aktivitas Antimikroba Ekstrak Daun Crescentia cujete L terhadap Staphylococcus aureus, Escherichia coli dan Candida albicans Hartati Hartati; Irma Suryani; Suriati Eka Putri; Mutahharah Hasyim
Seminar Nasional LP2M UNM 2017
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.072 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas antimikroba ekstrak daun Crescentia cujete L terhadap Staphylococcua aureus, Escherichia coli dan Candida albicans. Metode maserasi telah digunakan untuk mengekstrak daun C.cujete L dengan menggunakan dua pelarut yaitu etanol 70% dan etil asetat. Hasil ekstrak selanjutnya dilakukan uji aktivitas antimikroba. Hasil ekstrak etanol daun C. cujete L diperoleh rendemen yang lebih yaitu 28,5% dibandingkan dengan ekstrak etil asetat 4,4%. Ekstrak daun C.cujete L memiliki aktivitas antimikroba karena dapat menghambat pertumbuhan S.aureus, E.coli dan C.albicans pada konsentrasi 10%. Kata kunci: Antimikroba, Crescentia cujete L, Staphylococcus aureus, Escherichia coli, Candida albicans
Analisis kandungan unsur hara makro dan karakterisasi jamur dari cairan fermentasi limbah pisang Hilda Karim; A. Irma Suryani; Yusnaeni Yusuf; Hasriani Hasriani
Seminar Nasional LP2M UNM Prosiding Edisi 4
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.856 KB)

Abstract

The use of inorganic fertilizers carried out continuously can damage the physical, chemical and environmental properties, the availability and price of inorganic fertilizers which increase the costs for farmers so that alternative solutions are needed to reduce dependence on the use of inorganic fertilizers and then switch to organic fertilizers. One alternative organic fertilizer that can be used is liquid organic fertilizer from kepok banana waste. The use of organic liquid fertilizer will improve the physical, chemical and biological properties of the soil and contain high organic compounds. The purpose of this study was to determine the macro nutrient content of Kepok banana waste organic fertilizer and to know the morphological characteristics of fungi and their ability to produce IAA hormones from Kepok Banana waste. Based on the results of the analysis of macro nutrient content it is known that the fermentation liquid that produces the best macro elements is CF 30 =, with elemental levels: Nitrogen 0.25%, Phosphorus 2.68%, Potassium 3.24%, Calcium 1.58%, and Magnesium 1.33% and the lowest is CF 15 ≠, with levels of Nitrogen 0.21%, Phosphorus 2.54%, Potassium 2.41%, Calcium 0.84%, and Magnesium 0.54%. The results of this study indicate that in fermentation liquids contain macro nutrients N, P, K, Ca, and Mg that meet the standards set by the government so that they can be used as organic fertilizers. The results of macroscopic and microscopic isolation and fungal characterization showed that the most fungal isolates were found in CF 15 ≠, which were as many as 5 fungal isolates. Whereas for CF 15, 3 mushroom isolates were obtained. And CF 30 ≠ and CF 30 = each 4 fungal isolates.
Isolasi dan Identifikasi Bakteri Penambat Nitrogen Bebas Dari Rhizosfer Tanaman Kayu Jawa (Lannea Coromandelica) Hala, Yusminah; Suryani, A Irma
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 6
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Bakteri penambat Nitrogen ditemukan dan dapat diisolasi dari rhizosfer tanaman. Salah satu tanaman yang dapat tumbuh dengan baik walaupun kondisi tanah kering dan tandus adalah Tanaman Kayu Jawa (Lannea coromandelica). Tanaman Kayu Jawa  memiliki empat senyawa kimia yang berkhasiat sebagai obat, yakni saponin, flavonoid, polifenol dan tanin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bakteri penambat-N2 apa saja yang diisolasi dari rhizosfer tanaman Kayu Jawa. Jenis penelitian ini adalah survey, menelusuri keragaman fisiologi mikroba penambat-N2 pada rhizosfer tanaman Kayu Jawa. Penelitian dilakukan dengan  mengambil sampel tanah dari rhizosfer tanaman Kayu Jawa lalu diinkubasi pada media pertumbuhan bakteri penambat Nitrogen Bebas. Karakterisasi Morfologi berdasarkan pengamatan koloni dalam hal bentuk, warna, margin dan tekstur. Sel yang diisolasi ditentukan kelompok nya berdasarkan pewarnaan Gram dan penentuan keberadaan spora. Isolat dikarakterisasi dengan berbagai metode biokimia yaitu nitrat, Uji Reduktase, Uji pemanfaatan sitrat, Uji metil merah, Uji VP, uji Katalase (metode slip penutup), dan Uji oksidase. Hasil isolasi bakteri pada medium Agar Bebas Nitrogen ditemukan 10 isolat dengan morfologi koloni yang berbeda. Morfologi koloni yang diperoleh bervariasi dari yang ukurannya besar, kecil, bentuknya ada yang bulat, warnanya ada yang putih, bening, keruh, konsistensinya ada yang mukoid. kering, dan  permukaan koloni ada yang cembung dan ada yang cekung  Kata Kunci: Isolasi dan karakterisasi, Bakteri rhizosfer penambat Nitrogen, tanaman Kayu Jawa (Lannea coromandelica)
Isolasi dan Identifikasi Bakteri Pelarut Fosfat dari Rhizosfer Tanaman Kayu Jawa (Lannea Coromandelica) Hala, Yusminah; Suryani, A. Irma
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2024 : PROSIDING EDISI 5
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Bakteri penambat Nitrogen terdapat di rhizosfer tanaman. Salah satu tanaman yang dapat tumbuh dengan baik walaupun kondisi tanah kering dan tandus adalah Tanaman Kayu Jawa (Lannea coromandelica). Tanaman Kayu Jawa  memiliki empat senyawa kimia yang berkhasiat sebagai obat, yakni saponin, flavonoid, polifenol dan tanin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bakteri pelarut fosfat apa saja yang diisolasi dari rhizosfer tanaman Kayu Jawa. Penelitian dilakukan dengan  menginkubasi sampel tanah dari rhizosfer tanaman Kayu Jawa pada media Pikovskaya untuk menumbuhkan bakteri Pelarut Fosfat. Karakterisasi Morfologi koloni dalam hal bentuk, warna, margin dan tekstur. Isolat dikarakterisasi dengan berbagai metode biokimia yaitu nitrat, Uji Reduktase, Uji pemanfaatan sitrat, Uji metil merah, Uji VP, uji Katalase (metode slip penutup), dan Uji oksidase. Bentuk Sel dan sifat Gram bakteri Pelarut Fosfat juga dianalisis. Dari 7 koloni isolat, bentuk sel isolat RF3, RF4 dan RF7 adalah basil sedang isolat yang lain berbentuk coccus. Reaksi Gram isolat Bakteri Pelarut Fosfat yang diperoleh isolat RF3, adalah Gram Negatif, sedang 6 isolat yang lain adalah Gram positif. Hasil karakterisasi isolat bakteri Pelarut Fosfat menunjukkan bahwa isolat RF1, RF5 dan RF6 adalah Genus Micrococcus. Isolat RF2 adalah Genus Streptococcus. Isolat RF3 adalah Genus Pseudomonas. Isolat RF4 dan RF7 adalah Genus Actinomycetes. Kata Kunci: Isolasi dan Karakterisasi, Bakteri Rhizosfer Pelarut Fosfat, Tanaman Kayu Jawa (Lannea coromandelica)