p-Index From 2021 - 2026
8.406
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

KESANTUNAN TUTURAN PENYIAR RADIO ERTE FM TEMANGGUNG Imbowati, Dian Indri; Mardikantoro, Hari Bakti; Indiatmoko, Bambang
Lingua Vol 14, No 2 (2018): July 2018
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah yang di kaji dalam penelitian ini adalah menganalisis pelanggaran prinsip kesantunan tuturan penyiar radio eRTe FM Temanggung.Penelitian ini menggunakan pendekatan teoretis dan pendekatan metodologis. Data dikumpulkan dengan metode simak dan teknik simak bebas libat cakap (SBLC), rekam, serta catat. Keabsahan data diuji dengan menggunakan teknik triangulasi.Analisis data menggunakan teknik heuristik.Pelanggaran kesantunan tuturan penyiar radio eRTe FM Temanggung meliputi (1) maksim ketimbangrasaan, (2) maksim kemurahhatian, (3) maksim perkenanan, (4) maksim kerendahhatian, (5) maksim kesetujuan, (6) maksim kesimpatian.Pelanggaran tersebut disebabkan karena penyiar radio hanya mementingkan kekomunikatifan saja, tanpa memperhatikan kesantunan berbahasa.The problem which is studied in this research is about analyzing the violation of the politeness utterance principles of the radio announcers in eRTe FM Temanggung. This research uses theoretical approach and methodological approach. The data is collected using Observation Method and Uninvolved Conversation Observation, tapping and writing technique. The validation of the data is evaluated using triangulation technique. For the analysis of the data, Heuristic Technique is used in this research. The violation of the politeness utterance of the radio announcers in eRTe FM Temanggung occurs in (1) tact maxim (2) generosity maxim (3) approbation maxim (4) modesty maxim (5) agreement maxim (6) sympathy maxim. The violation is caused by the announcers who only focus on the communicativeness without paying attention to the politeness in speaking.
KEEFEKTIFAN MODEL SHOW NOT TELL DAN MIND MAP PADA PEMBELAJARAN MENULIS TEKS EKSPOSISI BERDASARKAN MINAT PESERTA DIDIK KELAS X SMK Sokhipah, Wiwit Lili; Mardikantoro, Hari Bakti
Lingua Vol 12, No 1 (2016): January 2016
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah penelitian ini adalah (1) bagaimana keefektifan penggunaan model show not tell pada pembelajaran keterampilan menulis teks eksposisi berdasarkan minat peserta didik SMK Kelas X, (2) bagaimana keefektifan penggunaan model mind map pada pembelajaran keterampilan menulis teks eksposisi berdasarkan minat peserta didik SMK kelas X, (3) bagaimana keefektifan interaksi show not tell dan mind map pada pembelajaran keterampilan menulis teks eksposisi berdasarkan minat peserta didik SMK kelas X. Simpulan penelitian ini adalah (1) Show Not tell efektif digunakan dalam membelajarkan menulis teks eksposisi bagi peserta didik yang memiliki minat tinggi. (2) Mind Map efektif digunakan dalam membelajarkan menulis teks eksposisi bagi peserta didik yang memiliki minat rendah. (3) Model Show Not Tell lebih efektif digunakan dalam membelajarkan menulis teks eksposisi bagi peserta didik yang memiliki minat tinggi, sedangkan model Mind Map efektif digunakan dalam membelajarkan teks eksposisi pagi peserta didik yang memiliki minat rendah.Problems of this research are (1) how is the effectiveness of using Show Not Tell model in the learning of writing exposition text based on students’ interest at the tenth grade of vocational school, (2) how is the effectiveness of using Mind Mapping model in the learning of writing exposition text based on students’ interest at the tenth grade of vocational school, (3) how is the effectiveness of the interaction in Show Not Tell and Mind Mapping model in the learning of writing exposition text based on students’ interest at the tenth grade of vocational school. The conclusions of this research are (1) Show Not Tell is more effective to use in the learning of writing exposition text for students who have high interest;(2) Mind Mapping is more effective to use in the learning of writing exposition text for students who have low interest; (3) Show Not Tell is more effective than Mind Mapping model in the interaction of the learning of writing exposition text based on students’ interest.
PEMBENTUKAN REPUTASI CALON PRESIDEN 2014 DALAM BERITA DI MEDIA MASSA ONLINE : KAJIAN WACANA KRITIS Hariyani, Hariyani; Mardikantoro, Hari Bakti
Lingua Vol 11, No 2 (2015): July 2015
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keberpihakan media massa online dalam memuat berita sehingga membentuk reputasi kedua calon presiden 2014. Keberpihakan dalam membentuk reputasi pada berita di media massa online diwujudkan melalui tiga dimensi Faicrlough, yakni representasi, discourse practice, dan sociocultural practice. Data dalam penelitian ini dijaring dengan menggunakan pustaka dan metode simak. Metode yang digunakan dalam analisis data adalah metode padan dan metode analisis wacana kritis model Fairclough. Penelitian ini menghasilkan simpulan bahwa representasi wacana yang dimunculkan olehdetikNews.com,Kompas.com, dan VIVAnews.commemiliki kriteria yang sedikit berbeda. Namun ketiganya sama-sama melilih kata maupun kalimat sebagai bentuk fokus berita. Kata atau kalimat yang dimunculkan menunjukkan keberpihakan media terhadap calon preseiden; Tataran discourse practice, media detikNews.com dan Kompas.comcenderung berpihak kepada kubu Jokowi, keberpihakan ini terlihat dari pengemasan berita-berita yang dimunculkan kedua media tersebut. VIVAnews.com menunjukkan keberpihakan terhadap kubu Prabowo. Keberpihakan ditunjukkan dari berita-berita yang dimuat, yakni berita-berita yang muncul dominan tentang Prabowo-Hatta dan beberapa tentang Jokowi-JK tetapi VIVAnews.com memberikan kesan negatif; Tataran sociocultural practice, pembentukan reputasi calon presiden terlihat dari munculnya berita yang mengasosiasikan calon presiden dengan mantan presiden Soekarno dan Soeharto.This study aims to describe the online mass media bias in the news load so as to form a reputation both 2014 presidential candidates partisanship in shaping the reputation of the online news media Fairclough realized through a three-dimensional, ie, representation, discourse practice, and sociocultural practice. The data were captured using libraries and methods refer to. The method used in the analysis of the data is equivalent method and the method of critical discourse analysis Fairclough models. This study resulted in the following conclusions. First, discourse representation raised by detikNews.com, Kompas.com, and VIVAnews.com have slightly different criteria. But all three are equally melilih words or sentences as a form of news focus. Words or phrases that appear indicate media bias against candidates preseiden. Second, the level of discourse In practice, detikNews.com media and pro Kompas.com Jokowi camp, partisanship is evident from the packaging news raised both media. VIVAnews.com show partiality against Prabowo camp. Alignments shown on the news that was published, the news emerged dominant on Prabowo-Hatta and some of Jokowi-JK but VIVAnews.com leave a negative impression. Third, the level of sociocultural In practice, the formation of a presidential candidate's reputation can be seen from the emergence of news that associate with the presidential candidates former president Sukarno and Suharto.
POLA SINONIMI DALAM BAHASA INDONESIA (Kajian Linguistik atas Satuan Lingual yang Maknanya Kurang Lebih Sama) Mardikantoro, Hari Bakti
Lingua Vol 10, No 2 (2014): July 2014
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menentukan pola sinonimi dalam bahasa Indonesia, menentukan wujud sinonimi dalam bahasa Indonesia, dan menerapkan analisis biner dalam satuan lingual yang bersinonim dalam bahasa Indonesia. Pada tahap penyediaan data, peneliti menerapkan metode simak. Teknik dasar yang digunakan adalah teknik sadap, kemudian dilanjutkan dengan teknik rekam dan catat. Metode analisis yang digunakan adalah metode padan. Adapun subjenis metode padan yang dipakai adalah metode padan subjenis referensial. Hasil penelitian ini adalah sinonim dalam bahasa Indonesia mempunyai pola kata = kata, kata = frasa, dan frasa = frasa. Adapun wujud sinonimi dalam bahasa Indonesia berupa sinonim antarkata, sinonim kata dengan frasa, dan sinonim antarfrasa. Setiap kata atau unsur lingual lainnya terdiri atas satu atau beberapa unsur yang bersama-sama membentuk makna kata atau makna unsur lingual tersebut. Dengan demikian, setiap satuan lingual memiliki komponen makna sendiri-sendiri. Perbedaan makna dalam setiap satuan lingual yang bersinonim dapat dilakukan dengan analisis biner. This study aims to determine synonymous pattern and the form of synonymy in Bahasa Indonesia and to apply binary analysis of synonymous linguistic unit in Bahasa Indonesia. The data sources are Bahasa Indonesia’s sentences and discourses which are applied to make written communication. At the stage of providing the data, the researcher applies metode simak (listening method). The basic technique used is teknik sadap (tapping method), then continued by teknik rekam (taped technique) and teknik catat (written technique). Method of analysis used is metode padan  (matched method). Its sub-type of this method used here is referential. The result of this study shows that synonym in Bahasa Indonesia has patterns, such as word = word, word = phrase, and phrase = phrase. The forms of synonymy in Bahasa Indonesia are synonym among words, between word and phrase, and among phrases. Each word or other lingual elements consist of one or some elements that form meaning of the word or lingual elements concurrently. Thus, each lingual unit has its own meaning component. The different meaning of each lingual unit which is synonymous can be done by binary analysis.
PEMBENTUKAN REPUTASI CALON PRESIDEN 2014 DALAM BERITA DI MEDIA MASSA ONLINE : KAJIAN WACANA KRITIS Hariyani, Hariyani; Mardikantoro, Hari Bakti
Lingua Vol 12, No 2 (2016): July 2016
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keberpihakan media massa online dalam memuat berita sehingga membentuk reputasi kedua calon presiden 2014. Keberpihakan dalam membentuk reputasi pada berita di media massa online diwujudkan melalui tiga dimensi Faicrlough, yakni representasi, discourse practice, dan sociocultural practice. Data dalam penelitian ini dijaring dengan menggunakan pustaka dan metode simak. Metode yang digunakan dalam analisis data adalah metode padan dan metode analisis wacana kritis model Fairclough. Penelitian ini menghasilkan simpulan bahwa representasi wacana yang dimunculkan olehdetikNews.com,Kompas.com, dan VIVAnews.commemiliki kriteria yang sedikit berbeda. Namun ketiganya sama-sama melilih kata maupun kalimat sebagai bentuk fokus berita. Kata atau kalimat yang dimunculkan menunjukkan keberpihakan media terhadap calon preseiden; Tataran discourse practice, media detikNews.com dan Kompas. comcenderung berpihak kepada kubu Jokowi, keberpihakan ini terlihat dari pengemasan berita-berita yang dimunculkan kedua media tersebut. VIVAnews.com menunjukkan keberpihakan terhadap kubu Prabowo. Keberpihakan ditunjukkan dari berita-berita yang dimuat, yakni berita-berita yang muncul dominan tentang Prabowo-Hatta dan beberapa tentang Jokowi-JK tetapi VIVAnews.com memberikan kesan negatif; Tataran sociocultural practice, pembentukan reputasi calon presiden terlihat dari munculnya berita yang mengasosiasikan calon presiden dengan mantan presiden Soekarno dan Soeharto.This study aims to describe the online mass media bias in the news load so as to form a reputation both 2014 presidential candidates partisanship in shaping the reputation of the online news media Fairclough realized through a three-dimensional, ie, representation, discourse practice, and sociocultural practice. The data were captured using libraries and methods refer to. The method used in the analysis of the data is equivalent method and the method of critical discourse analysis Fairclough models. This study resulted in the following conclusions. First, discourse representation raised by detikNews.com, Kompas. com, and VIVAnews.com have slightly different criteria. But all three are equally melilih words or sentences as a form of news focus. Words or phrases that appear indicate media bias against candidates preseiden. Second, the level of discourse In practice, detikNews. com media and pro Kompas.com Jokowi camp, partisanship is evident from the packaging news raised both media. VIVAnews.com show partiality against Prabowo camp. Alignments shown on the news that was published, the news emerged dominant on Prabowo-Hatta and some of Jokowi-JK but VIVAnews.com leave a negative impression. Third, the level of sociocultural In practice, the formation of a presidential candidate’s reputation can be seen from the emergence of news that associate with the presidential candidates former president Sukarno and Suharto.
BAHASA JAWA SEBAGAI PENGUNGKAP KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT SAMIN DI KABUPATEN BLORA Mardikantoro, Hari Bakti
KOMUNITAS: International Journal of Indonesian Society and Culture Vol 5, No 2 (2013): Tema Edisi: Model-Model Pemberdayaan Masyarakat dan Pendidikan Karakter Bangsa
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/komunitas.v5i2.2738

Abstract

AbstrakArtikel ini bertujuan untuk mengilustrasikan bagaimana bahasa tidak bisa dilepaskan dengan budaya masyarakat penuturnya. Penelitian ini dilakukan dalam komunitas Samin. Penelitian ini menunjukkan bahwa Jawa yang digunakan oleh masyarakat Samin bisa menjelaskan fenomena hubungan antara bahasa dan budaya masyarakat penuturnya. Bahasa Jawa ini sangat kental dengan budaya masyarakat Samin. Kearifan lokal yang diungkap dengan bahasa Jawa meliputi ajaran tentang larangan mengumbar hawa nafsu, ajaran agar tidak berbuat jahat, ajaran tentang larangan menyakiti orang lain, ajaran tentang panutan hidup, ajaran tentang memegang teguh ucapan, ajaran tentang hukum karma, ajaran tentang kejujuran, ajaran tentang agama, ajaran tentang hal yang mustahil, ajaran tentang hak milik dan istri, ajaran tentang berbakti pada orangtua, ajaran tentang melestarikan lingkungan, dan ajaran tentang etika kerja.  AbstractThis article illustrates how a language  cannot be separated from its speaker’s culture. The research was conducted among Javanese Samin community. The research result reveals that Javanese language used by Samin society can explain the phenomenon of the relation between speaker’s language and their culture. This Javanese language is very closely related with Samin culture. The local wisdom expressed in Javanese language contain various teaching, such as on how to keep passions under control, shall not cheat, shall not hurt others, on guidance of live, on how to keep promise, on karma law, on honesty, on religious precepts, on impossible thing, on the belonging of someone as wealth and woman, on how to devote parents, on how to conserve environment, and also about work ethics.  © 2013 Universitas Negeri Semarang
The Varieties of Metaphorical Expression Values in Campaign Discourse Pristiwati, Rahayu; Rustono, Rustono; Rahman, Fathur; Mardikantoro, Hari Bakti
The Journal of Educational Development Vol 7 No 1 (2019): February 2019
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jed.v7i1.29335

Abstract

This study is aimed at analyzing the varieties of metaphorical expression values found in campaign discourse. Qualitative and quantitative approaches were employed in this research. The data were excerpts of campaign discourse inPresidential and Vice Presidential National Election of Republic Indonesia in 2014. They were 320 excerpts from 322 metaphors published by Kompas, Tempo, andSuaraMerdeka newspapers within seven months, from May to September 2014. Descriptive qualitative approach was used to describe the varieties of values in metaphorical expressions. The data analysis usednormative, referential equivalent, and introspective reflective method. This analysis resulted in the following findings. The values of metaphorical expressions incampaign discourse of Presidential and Vice Presidentialnational election of Republic Indonesia in 2014 are: (1) value of mutual cooperation, (2) value of religiosity, (3) value of politeness, (4) value of simplicity, (5) value of mutual respect, (6) value of mutual assistance, (7) value of simplicity, and (8) value of deliberation.
PENGEMBANGAN BUKU PENGAYAAN MENULIS CERITA ANAK BERMUATAN NILAI KARAKTER BERDASARKAN CONTENT AND LANGUANGE INTEGRATED LEARNING (CLIL) UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR KELAS TINGGI Neina, Qurrota Ayu; Mardikantoro, Hari Bakti; Supriyanto, Teguh
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 2 (2015): November 2015
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.975 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah manganalisis kebutuhan, memaparkan pengembangan, dan menentukan keefektifan buku pengayaan menulis cerita anak bermuatan nilai karakter berdasarkan CLIL untuk siswa sekolah dasar kelas tinggi. Langkah penelitan yang digunakan dalam mengembangkan buku pengayaan menulis cerita anak bermuatan nilai karakter berdasarkan CLIL untuk siswa sekolah dasar kelas tinggi adalah research and development. Setelah melakukan penelitian, diperoleh hasil sebagai berikut: (1) berdasarkan hasil analisis kebutuhan siswa dan guru, rancangan yang disarankan untuk buku pengayaan menulis cerita anak berdasarkan CLIL berisi beberapa bagian, yaitu (a) pengantar materi sebagai motivasi belajar, (b) materi yang berisi langkah-langkah menulis cerita anak, (c) cerita anak yang terintegrasi CLIL, (d) panduan memahami nilai karakter, (e) panduan untuk memahami ilmu IPA/IPS, dan (f) latihan; (2) buku pengayaan menulis cerita anak bermuatan nilai karakter berdasarkan CLIL dikembangkan dengan memperhatikan prinsip-prinsip pengembangan aspek isi, penyajian, bahasa dan keterbacaan, serta kegrafikaan; dan (3) buku pengayaan menulis cerita anak bermuatan nilai karakter berdasarkan CLIL efektif bagi siswa SD kelas tinggi.
PENGEMBANGAN BUKU PENGAYAAN MENULIS CERITA BIOGRAFI BERMUATAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER BAGI PESERTA DIDIK KELAS VIII SMP Jayanti, Tri; Nuryatin, Agus; Mardikantoro, Hari Bakti
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 2 (2015): November 2015
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.865 KB)

Abstract

Buku pengayaan menulis cerita biografi bermuatan nilai-nilai pendidikan karakter sebagai pendamping buku teks pelajaran dirasa penting. Hal tersebut dikarenakan buku pengayaan menulis cerita biografi bermuatan nilai-nilai pendidikan karakter dapat mempermudah peserta didik dalam memahami materi biografi, dan diharapkan peserta didik  mampu menulis teks cerita biografi sesuai dengan struktur teks biografi. Adapun pengintegrasian nilai-nilai pendidikan karakter dalam pengembangan buku pengayaan ini dimaksudkan agar peserta didik mampu meningkatkan dan menggunakan pengetahuannya, serta mampu mengkaji dan menginternalisasi nilai-nilai karakter sehingga terwujud dalam perilaku sehari-hari.. Penelitian ini menggunakan metode research and development. Buku pengayaan menulis cerita biografi bermuatan nilai-nilai pendidikan karakter bagi peserta didik kelas VIII SMP dinyatakan efektif guna membimbing peserta didik dalam menulis cerita biografi bermuatan nilai-nilai pendidikan karakter.
KEEFEKTIFAN MODEL SHOW NOT TELL DAN MIND MAP PADA PEMBELAJARAN MENULIS TEKS EKSPOSISI BERDASARKAN MINAT PESERTA DIDIK KELAS X SMK Sokhipah, Wiwit Lili; Subyantoro, Subyantoro; Mardikantoro, Hari Bakti
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 2 (2015): November 2015
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.66 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) menentukan keefektifan penggunaan model show not tell pada pembelajaran keterampilan menulis teks eksposisi berdasarkan minat peserta didik SMK Kelas X, (2) menentukan keefektifan penggunaan model mind map pada pembelajaran keterampilan menulis teks eksposisi berdasarkan minat peserta didik SMK kelas X, (3) menentukan keefektifan interaksi show not tell dan mind map pada pembelajaran keterampilan menulis teks eksposisi berdasarkan minat peserta didik SMK kelas X. Penelitian ini adalah quasi experimental design (pretes-postes control group design). Dalam desain ini terdapat dua kelompok eksperimen yakni penerapan model show not tell dalam pembelajaran keterampilan menulis teks eksposisipeserta didik dengan minat tinggi dan penerapan model mind map dalam pembelajaran keterampilan menulis teks eksposisi  peserta didik dengan minat rendah. Hasil penelitian adalah (1) model show not tell efektif digunakan  dalam membelajarkan menulis teks eksposisi bagi peserta didik yang memiliki minat tinggi, (2) model mind map efektif digunakan dalam membelajarkan menulis teks eksposisi bagi peserta didik yang memiliki minat rendah, dan (3) model show not tell lebih efektif digunakan dalam membelajarkan menulis teks eksposisi bagi peserta didik yang memiliki minat tinggi, sedangkan model mind map efektif digunakan dalam membelajarkan teks eksposisi pagi peserta didik yang memiliki minat rendah.
Co-Authors Afidah, Annisa Ul Agus Nuryatin Ahmad Syaifudin Alfiah Alfiah alfiah alfiah Amin, Yusuf Syaiful Amin, Yusuf Syaiful Amirin, Amirin Anak Agung Istri Sri Wiadnyani Andi Maulana Asnawi, Asnawi Aulia, Rizki Anti Azizah, Eva Noor B. Wahyudi Joko Santoso Deby Luriawati Dianastiti, Firstya Evi Dina Mardiana Dwirahayu, Endang Pudji Eka Yulin Adriani Ekasari, Denis Endang Kurniati Endang Kurniati Esti Sudi Utami Esti Sudi Utami Esti Sudi Utami Fandy Prasetya Kusuma Fathur Rahman Fathur Rokhman Fathur Rokhman Fauzul Etfita Funadah, Luluk Atul Habibi, Ahmad Fajar Haekal, Muhamad Haekal, Muhamad Hananta, Rakhmat Dwi Hariyadi, Muhamad Hariyani Hariyani, Hariyani Haryadi - Haryadi Haryadi Haryadi Haryadi Hasanah, Alif Hastuti Hastuti Hayatun Nufus Hayatun Nufus Hetilaniar Hetilaniar Hetilaniar, Hetilaniar Huda, Wahyul Ida Zulaeha Ida Zulaeha Ida Zulaeha Ida Zulaeha Imam Baehaqie Imbowati, Dian Indri Indiatmoko, Bambang Indiatmoko, Bambang Isnaini, Faridha Jati Kurniawan, Mikael Joko Santoso, Wahyudi Junaidi Junaidi Juwanda Juwanda Juwanda, Juwanda Karina, Alfa Zulia Dwi Kustiah, Hariani Kusworo, Andy Lachlan, Nicholas Lenga, Klemens Maksianus Lestari, Esti Puji Martha Dua Sary, Maria Petrasia Masruroh, Nashihah Laila Maya Dewi Kurnia Meina Febriani Meina Febriani Mila Roysa Mila Roysa, Mila Muhammad Badrus Siroj Muhammad Thobroni Mukhlis Mukhlis Mustika, Prisma Meita Mustika, Prisma Meita Nafiyah, Khifdiyatun Nantu, Marselina Yosefina Nas Haryati Setyaningsih Neina, Qurrota Ayu Nenoliu, Dian Sidiarna Noorapsari, Deby Triananda Pangestuti, Tri Yuli Parwaningtiyas, Anung Anindita Pekuwali, Dian Sari Arindah Pratama, Galih Suci Putri, Meidiana Qurrota Ayu Neina R. M Teguh Supriyanto Rahayu Pristiwati Rahmatia Ardila Rehulina Rehulina, Rehulina Rivaldi, Sacandra Aji Rizqon Hilmi, Muhammad Rustono Rustono - Rustono Rustono Sabbardi, Muhammad Safrihady, Safrihady Samsudin Samsudin Samsudin Sari, Devita Maliana Sari, Devita Maliana Septina Sulistyaningrum Sholikhati, Nur Indah Sri Wahyuni Sri Wahyuni Subiyantoro Subiyantoro Subyantoro Subyantoro Sugianto Sugianto Sukarismanti Sukma, Dimas Pramata Sumirah Sumirah Sumirah Sumirah Sumirah Sumirah Suningcih, Suningcih Suntoro Suntoro Surya Anis, Novalinda Susanto Susanto Suyitno Suyitno Swantyka Ilham Prahesti Tati Sri Uswati Teguh Supriyanto Tommi Yuniawan Tommy Yuniawan Tri Jayanti, Tri Umi Nur Sholikhah Utami, Etika Widi Utsman Utsman, Utsman Wahyuni, Sri Wardani, Vera Wati, Maulida Laily Kusuma Widianti, Nurhannah Wiwi Isnaeni Wiwit Lili Sokhipah, Wiwit Lili Yuniawan, Dwi Zainarthur, Henry Zuhra Sl. Datu