Claim Missing Document
Check
Articles

THE ROLE OF WOMEN IN FOOD SECURITY OF THE BADUY COMMUNITY IN THE ERA OF GLOBALIZATION AND MEDIA CONVERGENCE Najmudin Najmudin; Ima Maisaroh; Nina Yuliana
Marwah: Jurnal Perempuan, Agama dan Jender Vol 21, No 1 (2022): MARWAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/marwah.v21i1.16551

Abstract

Baduy women have a special and honorable position because they are directly related to the concept of Ambu and Nyi Pohaci (the Goddess of Rice) as the goddess of the source of Baduy life. With this identification, the food security of the Baduy family and community is determined by the role of women. The need for agricultural land/fields continues to be urgent, slowly among them in 2010-2012 the Baduy people were able to buy land outside of customary land covering an area of 900 hectares spread over 12 sub-districts designated as agricultural land expansion. Land expansion is needed to meet food availability as well as family economic income which has an impact on increasing welfare. The land is purchased from years of savings from financial management and women's creative industries. This study aims to determine the method/model of the role of Baduy women in food security for families and communities through qualitative research with activity theory and religious communication. The result is that Baduy women continue to use their traditional positions and roles by utilizing customary knowledge and skills which continue to be developed with concessions to the interpretation of customary law and are carried out according to social and economic motives to return to the big motive, namely the religious motive to buy land and carry out functions. worship as a farmer and the concept of Sunda Wiwitan belief.
Hubungan Perhatian Orang Tua dan Kemandirian Anak dalam Membangun Karakter Kejujuran Suaidi Suaidi; Ima Maisaroh
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prilaku manusia pada umumnya cenderung pada kebebasan dengan kebebasan manusia akan merasakan kepuasan dalam menemukan eksistensi dirinya. Namun kebebasan tanpa kendali cenderung akan merugikan diri sendiri, untuk membatasi kebebasan ada rambu – rambunya, perhatian orang tua terhadap  anak merupakan bentuk upaya untuk menjadikan lebih baik dalam berprilaku, perhatian orang tua terbagi menjadi dua bagian yaitu perhatian perkembangan kejiwaaan dan perhatian yang bersipat material dalam upaya pemenuhan kebutuhannya. Perhatian orang tua akan menyatu dengan perkembangan jiwa anak, sehingga anak dengan sendirinya akan menyadari bahwa bentuk perhatian orang tua terhadap anak sesungguhnya orang tua memiliki keinginan agar anaknya tumbuh dan berkembang dengan hal – hal yang positif, perhatian orang tua terhadap anak sebagai penyebab tumbuhnya kemandirian bagi anak. Johnson berpendapat, kemandirian memiliki ciri-ciri di antaranya : 1) mampu mengambil inisiatif, 2) mencoba menghadapi rintangan yang ada di sekelilingnya, 3) mencoba aktifitasnya untuk menyelesaikan masalah, 4) memperoleh kepuasan atas hasil kerjanya dan mencoba menyelesaikan tugas rutinnya sendiri. Kemandirian yang dilakukan anak, tidak akan terlepas dari perhatian orang tua. Dan perhatian yang selalu dirasakan oleh anak  maka anak tidak akan berani melalukan kebohongan, sebab  anak kalau melakukan kebohongan suatu saat orang tua menanyakan akan sulit memberikan jawaban dan pertanggungjawaban. Dengan demikian, maka anak selalu melakukan aktifitas dengan penuh kejujuran. Kejujuran yang awalnya dilakukan karena adanya kontrol dan perhatian orang tua, lama – lama akan menjadi karakter dan pada perkembangannya, anak menjadi terbiasa berprilaku jujur.
Urgensi Kearifan Lokal Dalam Penguatan Pendidikan Karakter Ima Maisaroh; Ma'zumi Ma'zumi; Ratu Amalia Hayani
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia adalah Negara Kepulauan, meliputi sekitar 13.667 pulau. Penduduk Indonesia pada tahun 2020 berkisar 270,20 juta jiwa dan meliputi sekitar 1.340 kearifan lokal suku bangsa. Sungguh kekayaan dan modal sosial budaya yang potensial untuk membangun manusia Indonesia berkarakter unggul. Kearifan lokal adalah kebiasaan, adat istiadat, sistem nilai, sekaligus identitas karakter yang merupakan nilai-nilai luhur budaya bangsa yang masih kuat dianut masyarakat adat. Namun sayangnya kearifan lokal masih belum didayagunakan dengan optimal. Padahal dengan nilai-nilai luhur tersebut dapat “dibentuk” manusia Indonesia berkarakter unggul. Sektor pendidikan saat ini masih belum sesuai harapan karena masih belum mampu membentuk lulusan yang mencerminkan karakter dan budaya bangsa. Capaian proses pendidikan masih lebih terfokus pada ranah kognitif, sementara ranah afektif belum optimal dikembangkan. Sekolah sebagai lembaga peningkatan mutu SDM perlu lebih serius mengupayakan penguatan pendidikan karakter unggul yang selaras dengan kearifan local. Melalui penguatan pendidikan karakter yang berbasis, mendayagunakan dan menginternalisasi nilai-nilai kearifan lokal akan terwujud manusia Indonesia berkarakter unggul yang mampu beradaptasi dan bersaing dengan bangsa lain, serta kompatibel terhadap nilai-nilai universal dan perubahan jaman.
Pemberdayaan Ekonomi Pesantren Salafiyah Al-Barokah Melalui Pelatihan Inovasi Pembuatan Bakso Jamur Ima Maisaroh; Nina Yuliana; Muhammad Jaiz
Bakti Nusantara Linggau: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): Bakti Nusantara Linggau
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (766.737 KB)

Abstract

Abstract This Community Service Program is the Economic Empowerment of Salafiyah Islamic Boarding Schools. Implemented through the Innovation Training for the Making of Mushroom Meatballs at the Pesantren Al-Barokah in Serang Regency. This activity is intended to help strengthen the institutional and economic capacity so that it can further improve the quality of its education services. Pesantren Al-Barokah is an independent, out-of-school educational institution that provides “optimal” educational services. The students are facilitated 1) religious education typical of the pesantren, 2) Pursuing Package education so that later they have formal legality (Equality Certificate), 3) skills in mushroom cultivation, 4) adequate accommodation and learning facilities. Problem: Because the tuitions is very light, pesantren income is relatively limited so that the operational costs of the pesantren are very dependent on the organizers. This pesantren has an oyster mushroom cultivation business unit, but because there is no creative economic process, it has not produced optimal income. Solutions to these problems were given entrepreneurship counseling and training on making mushroom meatballs as an effort to increase the value added of managed mushroom cultivation.
PEMANFAATAN LAHAN PEKARANGAN SEBAGAI APOTIK HIDUP PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DENGAN MEMANFAATKAN METODA PARTICIPATION RURAL APPRAISAL DI DESA SAMPARWADI, KECAMATAN TIRTAYASA, KABUPATEN SERANG Ima Maisaroh; Suaidi Suaidi; Muhammad Jaiz
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): Volume 3 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v3i3.7953

Abstract

Pemberdayaan Masyarakat melalui Pemanfaatan Lahan Pekarangan sebagai Apotik Hidup Keluarga adalah salah satu kegiatan KKM Universitas Sultan Ageng Tirtayasa dengan Locus di Desa Samparwadi Kecamatan Tirtayasa Kabupaten Serang. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan PRA (Participatory Rural Appraisal) dan RRA (Rapid Rural Appraisal) yang disesuaikan dengan kondisi lapangan dan waktu. Kegiatan ini dipilih setelah mempelajari profil desa dan hasil pemetaan potensi masyarakat dan lingkungan. Tujuannya antara lain untuk: 1) menumbuhkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan melalui 2) pendayagunaan potensi yang dimiliki, dan 3) meneratas permasalahan yang dihadapi secara mandiri dan gotong royong. Hal ini dilakukan sejak tahap perencanaan, proses, dan kegiatan tindak lanjut. Dengan kegiatan ini diharapkan pada masyarakat tumbuh rasa memiliki dan kesadaran bahwa sesungguhnya masyarakat mampu menemukenali potensi dan masalah di lingkungannya, dan mendayagunakan potensi tersebut untuk meneratas masalah yang ada. Dengan demikian selain memperoleh solusi, masyarakat juga memperoleh berbagai manfaat dan keuntungan ekologis, sosial, kultural dan ekonomis serta kesehatan.
KORELASI PRESTASI ANAK DAN WANITA KARIER DALAM PERSPEKTIF ISLAM Suaidi Suaidi; Ima Maisaroh
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 2 No. 5: Oktober 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara alamiah wanita yang berstatus isteri berkedudukan sebagai mitra suami, hal-hal yang dikerjakan oleh isteri dalam rumah tangga seputar pekerjaan yang diasumsikan oleh sebagian masyarakat sebagai pekerjaan ringan, umumnya tidak dilakukkan oleh suami seperti nyuci pakaian, memasak, mengurus rumah, dan mengasuh anak. Tugas-tugas tersebut biasa dilakukan oleh isteri, dalam pandangan masyarakat umum merupakan tugas yang ringan, akan tetapi kalau dirinci dan dikorelasikan dengan waktu pengerjaannya termasuk pekerjaan yang amat berat. Pola pikir masyarakat telah lama terkungkung bahwa pekerjaan rumah tangga yang tidak menghasilkan uang termasuk pekerjaan ringan, dan semuanya diserahkan kepada isteri. Karena pengaruh budaya yang turun temurun pada akhirnya membentuk pola pikir dan prilaku seorang isteri bahwa sebagai bentuk pengabdian seorang isteri kepada suami sehinga isteri menerima saja atas pekerjaan-pekerjaan rumah tangga walaupun tidak jarang seorang isteri merasa tertekan dan terbebani dengan pekerjaan tersebut. Disamping adanya doktrin agama yang sangat kuat, bahwa isteri yang bekerja dalam rumah tangga adalah bagian daripada ibadah yang akan mendapatkan pahala yang berlipat ganda. Namun belakangan ini telah terjadi pergeseran peran dan fungsi suami istri terjadi pada hampir semua lapisan masyarakat, di Indonesia, tidak sedikit ditemukan bahwa isteri bekerja di ranah publik mencari nafkah untuk menghidupi keluarganya sekaligus ber-alih peran sebagai kepala rumah tangga dan bertanggung jawab atas nafkah keluarga. Dampaknya, isteri banyak menghabiskan waktu di luar rumah, bahkan telah menjadikan pekerjaan sebagai teman setia, sementara suami dan anak-anak tinggal di rumah. Isteri yang mengambil peran suami untuk bekerja di ruang public biasa disebut “wanita karier”
Pengaruh Budaya Sekolah Terhadap Motivasi Kerja Guru di MAN 1 Kota Cilegon Titi Stiawati; Ima Maisaroh
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8300

Abstract

Sekolah merupakan suatu organisasi formal dengan terstruktur yang berfungsi sebagai lembaga pendidikan yang baik. Dalam sekolah tentu terdapat guru, siswa, serta pendukung lainnya untuk menjalankan sekolah. Salah satu pendukung terbentuknya sekolah adalah budaya sekolah yang didalamnya terdapat nilai-nilai yang akan melandasi perilaku, tradisi, serta kebiasaan warga sekolah yaitu dipraktekan oleh kepala sekolah, guru, staff adminitrasi, serta siswa-siswi.Di dalamnya terdapat kegiatan internal dan eksternal yang akan memengaruhi motivasi kerja para guru di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk memperjelas pengaruh budaya sekolah terhadap motivasi kerja guru di MAN 1 Cilegon. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif deskriptif. Penelitian dilakukan dengan proses wawancara mendalam dengan mendatangi informan serta dapat diadakan di luar maupun di dalam ruangan. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa budaya sekolah yang diterapkan, di dalamnya terdapat aturan, nilai, serta norma yang akan menjadi pedoman wajib diikuti oleh warga sekolah. Budaya sekolah yang diterapkan di MAN 1 Kota Cilegon berpengaruh secara positif terhadap perilaku warga sekolah. Selain itu, budaya organisasi sekolah mampu menghasilkan lingkungan yang baik sebagai motivasi guru dalam mengajar dan mendidik siswa di sekolah.
Metode menghafal Al-Qur’an Pada Anak Usia DiniDi Rumah Qur’an Al-Mizan Kota Cilegon Banten Ratu Amalia Hayani; Ima Maisaroh; Suja’I Suja’I; Wardatul Ilmiyah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8336

Abstract

Penelitian ini untuk menganalisis metode pembelajaran Tahfidz Al-Qur’an di Rumah Qur’an Al-Mizan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif berbasis penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data dan infromasi menggunakan Teknik wawancara, observasi dan dokumentasi.Cara analisis data yaitu mereduksi data, display data dan penarikan konklusi. Peneliti menemukan data metode pembelajaran Tahfidz Al-Qur’an guru-guru di Rumah Qur’an Al-Mizan adalah metode Talqin (Mengdikte) Bacaan Al-Qur’an dengan target 3-5 ayat setiap pertemuan. Estimasi pencapaian hafalan juz 30 sekitar 8-12 bulan. tahapan dalam menjalankan metode tersebut adalah mengulang hafalan Al-Qur’an sebelumnya, mendengarkan bacaan ayat baru dan mengikuti bacaan yang dipraktekan guru secara berulang-ulang, menggunakan sarana dan media berupa audio visual dan buku-buku pedoman. Faktor pendukung pembelajaran Tahfidz Al-Qur’an adalah kesungguhan siswa dalam menghafal Al-Qur’an, motivasi dan perhatian orang tua/wali agar anak-anak mau mengurangi intensitas bermain dan mengulang-ulang hafalan Al-Qur’an di rumah, guru/ustadz yang berkompeten dan mampu menerapkan metode pembelajaran yang tepat untuk siswa sehingga mampu menciptakan suasana kegiatan pembelajaran kreatif, inovatif ditunjang sarana serta media yang mendukung di Lembaga dan rumah. faktor penghambat pembelajaran yaitu siswa kurang semangat dan konsentrasi saat mengikuti pembelajaran, intensitas kesibukan orang tua sehingga kurang meluangkan waktu untuk mengevaluasi pencapaian hafalan Al-Qur’an anak-anak di rumah dan sarana, media yang masih harus dilengkapi.
Pengaruh Budaya Organisasi, Gaya Kepemimpinan, dan Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Pegawai di SMP Negeri 6 Kota Serang Titi Stiawati; Ima Maisaroh
Journal on Education Vol 5 No 3 (2023): Journal on Education: Volume 5 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v5i3.1871

Abstract

This study aims to analyze and determine the relationship between the influence of organizational culture, leadership style, and job satisfaction on employee performance at SMP Negeri 6 Kota Serang. The approach used is quantitative with an associative type, while data collection is done through literature and questionnaires which are measured using a Likert scale. The sample in this study was all staff and teachers at SMP Negeri 6 Kota Serang with a total of 30 people. Data testing was carried out through validity testing, reliability testing, classical assumption testing, multiple linear regression testing, and hypothesis testing with the help of software called Statistical Program for Social Science (SPSS) version 24. The results showed that: (1) There is a positive influence and partially significant on organizational culture on employee performance at SMP Negeri 6 Kota Serang; (2) There is a positive and significant effect partially on satisfaction with the performance of employees of SMP Negeri 6 Kota Serang; (3) There is a positive and significant influence partially on leadership on the performance of employees of SMP Negeri 6 Kota Serang; (4) There is a significant influence simultaneously on organizational culture, leadership style, and job satisfaction on the performance of employees of SMP Negeri 6 Kota Serang.
Implementation of Economic Skills Education at Salafiyah Islamic Boarding School Jakaria Jakaria; Ima Maisaroh; Iwan Ridwan; Najmudin Najmudin
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v5i1.3855

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pendidikan keterampilan ekonomi di pesantren salafiyah. Lokasi penelitian ini adalah Pondok Pesantren Al-Chikmatul Muballigoh Kabupaten Serang dan Pondok Pesantren Al-Mu’awwanah Kota Serang. Populasi penelitian ini adalah seluruh santri pondok pesantren Al-Chikmatu Muballigoh dan Al-Muawanah yang berjumlah 550 santri. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 55 santri, 10 % dari jumlah populasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi. Metode analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Jenis keterampilan ekonomi yang diajarkan di dua pondok pesantren (Pondok Pesantren Al-Chikmatul Mubaligoh dan Al-Mu’awwanah) adalah keterampilan menjahit, keterampilan membuat kerudung dan peci, keterampilan budi daya jahe merah, keterampilan mengelola koperasi pondok pesantren, keterampilan seni marawis dan hadrah, Pelatihan jamur tiram berbahan limbah kayu, pelatihan tukang bangunan, ternak ayam dan penetasan telor, biro trevel ibadah haji dan umroh. Penyelenggaraan pendidikan keterampilan ekonomi tersebut dilakukan dengan metode kemitraan dan non kemitraan. Metode kemitraan dilakukan dengan menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi, non government organization (NGO) dan pemerintah. Sedangkan metode yang kedua, pendidikan ekonomi kreatif di atas dilaksanakan secara mandiri oleh para ustadz dan pengasuh pondok.
Co-Authors Abdurohim Abdurohim Abdurohim Abdurohim Abdurohim Abdurohim, Abdurohim Adellia Oktavianes Afrilla Framanik, Naniek Agus Sjafari Ali Imron Andini, Nunung Anisa Puspitasari Anisa Tiara Wahyuni Apriyani , Nurul Arlaida Nurkhaliza Afdilla Lubis Asep Muhyidin Ayudya, Gita Nova Ayuning Budiati Bai Rohimah Burhanuddin Cylvi Claudia Syafitri Cynthia Utami Damayanti FADHILAH, NURUL Fathony, Ivan Issa Hasani, Aceng Hudaefah, Hudaefah Ifdal Dikri, Muhammad Januar Ilmiah, Wardatul Inzaghi Fakhri Alfarisi Istinganatul Ngulwiyah Istinganatul Ngulwiyah Istinganatul Ngulwiyah, Istinganatul Iwan Ridwan Iwan Ridwan Iwan Ridwan Jaiz, Muhammad Jakaria Jakaria Jakaria Jakaria Jakaria Jakaria Jakaria Jakaria Jakaria, Jakaria Juliannes Cadith Kandung Sapto Nugroho Kustantina, Kustantina Leo Agustino Ma'zumi Ma'zumi Ma'zumi, Ma'zumi - Mahpudin Mahpudin Maisaroh, Ima Ma’zumi Ma’zumi Mehmed, Muhammad Umar Muhammad Ananda Musaly Muhammad Jaiz Muhammad Jaiz Muhyidin , Asep Musaly, Muhammad Ananda Najmudin Najmudin Najmudin Naniek Afrilla Framanik Ngulwiyah, Istinganatul Nina Yuliana Nina Yuliana Nulhakim, Lukman Nurlia, Elly Nurprapti Wahyu Widyastuti, Nurprapti Rahmmawati Rahmmawati Ratu Amalia Hayani Ratu Amalia Hayani Ratu Amalia Hayani Riska Putri Damayanti Rizky Haidiana Sri Barkah Saleh, Suja’i Siti Muhibah Siti Muhibah Siti Muhibah Siti Muhibah Siti Nur Intan Soraya Soleh Hidayat, Soleh Suaidi Suaidi Suaidi Suaidi Suaidi Suaidi Suaidi, Suaidi Suaidi, Suaidi Suja'i Suja'i, Suja'i Sujai Saleh Sujanah, Nanah Sujanah, Nanah Suja’i Suja’I Suja’I Supiyati . Taswiyah Titi Stiawati Titi Stiawati Titi Stiawati Titi Stiawati Titi Stiawati Ujang jamaludin, Ujang Wardatul Ilmiah Wardatul Ilmiah Wardatul Ilmiyah Wati, Rohmah Zakaria Zakaria