p-Index From 2021 - 2026
10.695
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Nusantara Islam Marwah: Jurnal Perempuan, Agama dan Jender Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Journal on Education PubBis : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Publik dan Administrasi Bisnis EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN as-sibyan : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Jurnal Pendidikan dan Konseling Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial JURNAL EKONOMI SYARIAH Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Penelitian Inovatif PUBLIKA : Jurnal Ilmu Administrasi Publik Indonesian Journal of Social Science Research MOVE: Journal of Community Service and Engagement Journal Of Human And Education (JAHE) Journal of Innovation Research and Knowledge Jurnal Ilmiah Profesi Guru (JIPG) Bakti Nusa Linggau Jurnal Sosial dan Sains Indonesian Research Journal on Education Epistemik: Indonesian Journal of Social and Political Sciences Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Innovative: Journal Of Social Science Research PANDITA: Interdisciplinary Journal of Public Affairs Journal of Citizenship International Journal of Nusantara Islam Jurnal Pengabdian Dinamika Society Multidisciplinary Indonesian Center Journal Jurnal Sosial Sains dan Komunikasi (Ju-SoSAK) Jurnal Respon Komunitas dan Pemberdayaan INTERNATIONAL JOURNAL OF SOCIETY REVIEWS (INJOSER) INTERNATIONAL JOURNAL OF ECONOMIC LITERATURE (INJOLE)
Claim Missing Document
Check
Articles

PROGRAM KEMITRAAN MASYARAKAT PERPUSTAKAAN MASJID SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI PENDIDIKAN DAN KETERAMPILAN MASYARAKAT DENGAN TINGKAT PENDIDIKAN DAN EKONOMI RENDAH Maisaroh, Nina Yuliana Jakaria Ima; Jakaria, Jakaria; Maisaroh, Ima
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i3.28672

Abstract

Pemberdayaan masyarakat dengan program kemitraan masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir, membaca, menulis, atau keterampilan yang dibutuhkan masyarakat dengan tingkat Pendidikan dan ekonomi rendah melalui pengadaan perpustakaan masjid yang menyediakan berbagai macam buku dengan jenis: agama, ekonomi, pernikahan, pertanian, kesehatan, keterampilan, pengasuhan, novel, psikologi, komunikasi. Kurangnya kesempatan untuk mengenyam bangku Pendidikan dan membuat kehidupan ekonomi rendah tidak harus membuat warga kehilangan kesempatan untuk meningkatkan keterampilan berpikir, membaca, menulis, atau keterampilan lain yang dibutuhkan untuk mengembangkan sekelompok masyarakat yang mandiri secara kualitas. Target khusus yang ingin dicapai yaitu: (1) pengenalan jenis dan kegunaan aneka ragam jenis buku; (2) pengenalan system pinjam balik buku; (3) terbentuknya perpustakaan masjid secara fisik; (4) pengesahan dan serah terima perpustakaan kepada DKM dan warga; (5) laporan kemajuan pinjam buku balik atau pembacaan buku ditempat.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KADER POSYANDU MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN LILIN AROMATERAPI BERBAHAN JELANTAH DI DESA BATU KUDA KECAMATAN MANCAK KAB SERANG Maisaroh, Ima; Saleh, Suja’i; Jakaria, Jakaria
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.35083

Abstract

Jelantah adalah minyak goreng yang sudah dipakai berulang-ulang sehingga tidak layak dikonsumsi, karena merusak kesehatan. Pelatihan pembuatan Lilin Aromaterapi dari Jelantah ini adalah salah satu kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam rangkaian program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta). Pelatihan ini ditujukan untuk lebih memberdayakan masyarakat, menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), dan menumbuhkan kearifan lingkungan. Masyarakat, khususnya kaum ibu Kader Posyandu di Desa Batu Kuda, Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang menyambut dengan positif pelatihan ini. Karena Jelantah, merupakan limbah rumah tangga yang selama ini dibuang dan dapat mencemari lingkungan ternyata dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat, dan memberi keterampilan baru bernilai ekonomi. Metode yang digunakan pada pelatihan ini adalah metode Andragogi dan Partisipatorik dengan pendekatan teoritik dan praktik, para Kader Posyandu peserta pelatihan diposisikan sebagai aktor utama agar memiliki sense of crisis dan senses of responsibility supaya nantinya mampu menggerakkan dan menumbuhkan motivasi masyarakat di lingkungannya. Keterlibatan aktif masyarakat menunjukkan minat yang tinggi untuk melanjutkan inovasi teknologi tepat guna sederhana ini karena selain menambah pendapatan rumah tangga, juga meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya PHBS, dan menumbuhkan kearifan lingkungan yang bermanfaat mengurangi pencemaran lingkungan. KKM ini selain dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, juga merupakan pengalaman praksis yang sangat berharga bagi para mahasiswa dalam berinteraksi, berkontribusi solusi kepada masyarakat berupa ide-ide produktif yang konstruktif.
FAKTOR LINGKUNGAN PERTEMANAN DALAM FENOMENA KENAKALAN REMAJA DI KOTA SERANG Stiawati, Titi; Maisaroh, Ima
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 No 1 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i1.25906

Abstract

Kenakalan remaja adalah perilaku yang melampaui batas toleransi masyarakat atau lingkungan sekitar serta suatu perilaku yang dapat melanggar norma – norma dan hukum. Secara sosial kenakalan remaja ini dapat disebabkan oleh kurangnya perhatian di lingkungan sosialnya dan ruang lingkup pertemanan, sehingga remaja ini melakukan hal yang seharusnya tidak dilakukan oleh remaja lain yaitu hal yang menyimpang. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui apakah factor lingkungan pertemanan memiliki pengaruh dalam fenomena kenakalan remaja di Kota Serang. Metode penelitian dalam pembuatan artikel ilmiah kami adalah metode penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang digunakan untuk meneliti objek pada kondisi ilmiah. Penyalahgunaan narkoba merupakan salah satu bentuk kenakalan remaja yang bisa mengancam individu, lingkungan serta bangsa dan negaranya. Pada narasumber yang kami wawancara, bisa dilihat bahwa lingkungan pertemanan bisa menjadi salah satu faktor penyalahgunaan narkoba,. Berdasarkan teori Guilford bahwa ada 6 Structure of Intelect salah satunya adalah bahwa remaja nakal mereka tidak mampu mempelajari dan membedakan antara perilaku yang dapat diterima dan yang tidak dapat diterima tertarik juga pada perilaku yang “buruk”.
Manajemen Komplain dalam Pelayanan Publik Perumda Tirta Patriot Kota Bekasi Zona Pelayanan 1 Auliya Rosyad, Muhammad Yusuf; Sjafari, Agus; Maisaroh, Ima
Jurnal sosial dan sains Vol. 5 No. 12 (2025): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v5i12.32614

Abstract

Pelayanan publik yang efektif menjadi tuntutan utama bagi lembaga penyedia layanan dasar, termasuk Perumda Tirta Patriot Kota Bekasi sebagai penyelenggara layanan air bersih. Namun, berbagai keluhan seperti air keruh, meteran rusak, informasi penanganan yang tidak jelas, serta lamanya respons komplain menunjukkan masih rendahnya kualitas pelayanan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan manajemen komplain berdasarkan komponen Tjiptono, yaitu komitmen, visible, accessible, kesederhanaan, kecepatan, dan sumber daya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik deskriptif melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap pelanggan serta pegawai pada Zona Pelayanan 1 Perumda Tirta Patriot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen komplain belum berjalan optimal. Komitmen organisasi dalam memberikan kejelasan waktu penanganan masih lemah, akses dan saluran komplain belum sepenuhnya responsif, serta kecepatan penanganan masalah sering terlambat karena keterbatasan sumber daya manusia. Selain itu, pelanggan masih kesulitan memperoleh informasi yang sederhana dan transparan terkait progres penanganan keluhan. Kondisi ini berdampak pada rendahnya kepuasan pelanggan dan tingginya angka pengaduan dalam tiga bulan terakhir. Penelitian ini menegaskan perlunya perbaikan sistem penanganan komplain melalui penambahan personel, peningkatan pemeliharaan infrastruktur, dan optimalisasi layanan digital agar kualitas pelayanan publik dapat meningkat dan memenuhi harapan masyarakat.
Strategi Dinas Sosial dalam Penanganan Anak Punk di Kota Cilegon Iman, Muhammad; Handayani, Riny; Maisaroh, Ima
PANDITA: Interdisciplinary Journal of Public Affairs Vol. 9 No. 1 (2026): Januari - Juni
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Krisnadwipayana Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61332/ijpa.v9i1.439

Abstract

The punk phenomenon in Indonesia has developed since the 1990s and has become part of the dynamics of urban public space subcultures. In its development, punk children are often confronted with negative stigma as part of street children and social welfare problems, which requires policy responses that are not merely repressive but also rehabilitative. This study aims to analyze the strategy of the Social Service (Dinas Sosial) in handling punk children. The research employs a descriptive qualitative approach. Data were collected through  observation, in-depth interviews, and documentation studies. Data analysis was conducted using the Miles and Huberman model, with data validity ensured through triangulation and member checking. The analytical framework refers to Mulgan’s public sector strategy theory, which includes the dimensions of purpose, environment, direction, action, and learning. The findings indicate that the Social Service has established formal objectives and implemented outreach and social rehabilitation programs, supported by coordination with relevant agencies. However, the strategy has not been optimally implemented due to limited continuity of post-intervention assistance, underutilization of shelter facilities, and weak evaluation and policy learning mechanisms in responding to the high mobility characteristics of punk children. This study recommends strengthening cross-sector collaboration, enhancing continuous assistance, optimizing social rehabilitation facilities, and reinforcing monitoring and policy learning to improve the effectiveness and sustainability of punk children handling.
The Role and Contribution of Inclusiveness of Taklim Assembly, Growing Multicultural, Egalitarian and Religious Society Maisaroh, Ima; Muhyidin , Asep; Jamaludin, Ujang; Jakaria, Jakaria; Burhanuddin
Indonesian Journal of Social Science Research Vol. 6 No. 1 (2025): Indonesian Journal of Social Science Research (IJSSR)
Publisher : Future Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11594/ijssr.06.01.10

Abstract

Majelis Taklim, as a non-formal religious education institution, plays an important role in strengthening social harmony in Indonesia, which is rich in ethnic, religious and cultural diversity. This institution not only spreads Islamic teachings, but also promotes the values of tolerance, equality, and moderate religiosity to build an egalitarian and harmonious multicultural society, amidst the challenges of intolerance and social polarization. This research aims to analyze the role and contribution of Majelis Taklim in fostering an egalitarian and religious multicultural society, as well as its relevance in answering modern challenges such as radicalism and lack of technological literacy. The research uses a qualitative approach with literature analysis of various studies related to Majelis Taklim, such as the works of Jamil et al. (2023)[11], Huda (2016)[6], and Sagala (2019). Data were collected from field research, government regulations, and reports of Majelis Taklim activities in various regions, analyzed thematically to identify its inclusive role and barriers. Research Results: Majelis Taklim, such as Intan Raudah in Garut and Al-Hidayah in Lampung, successfully promote tolerance through interfaith dialogue, socio-economic empowerment, and moderate education, reduce religious-based conflicts, and increase social cohesion. However, challenges such as non-standardized curriculum and low technological literacy need to be addressed through training and innovation. Research Benefits: This research provides practical recommendations to strengthen the role of Majelis Taklim as agents of multicultural education and social harmony, supporting inclusive education policies and equitable community development.
The Long Tradition of Mulud as a Media for Religious Character Education Based on Local Wisdom in Elementary School Extracurricular Activities in Serang City Sujanah, Nanah; Maisaroh, Ima; Muhyidin, Asep; Jamaludin, Ujang
Indonesian Journal of Social Science Research Vol. 6 No. 2 (2025): Indonesian Journal of Social Science Research (IJSSR)
Publisher : Future Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11594/ijssr.06.02.12

Abstract

The Panjang Mulud tradition is a religious cultural heritage of the Banten community, celebrated in conjunction with the Prophet Muhammad's birthday. This research aims to examine the potential of the Panjang Mulud tradition as a medium for religious character education based on local wisdom, particularly in elementary school environments. Using a qualitative literature study approach, this article finds that the values of monotheism, worship, ethics, and Islamic brotherhood contained in the Panjang Mulud tradition are highly relevant for implementation in extracurricular activities. The results show that integrating these values strengthens students' Islamic identity and enriches character education methods. This article recommends cross-party collaboration for optimizing the role of local traditions in shaping students' character
Strategy for Structuring Traditional Markets in The Department Of Trade and Industry Of Serang City (Case Study Of Karangantu Traditional Market) Hudaefah, Hudaefah; Budiati, Ayuning; Maisaroh, Ima
Indonesian Journal of Social Science Research Vol. 6 No. 2 (2025): Indonesian Journal of Social Science Research (IJSSR)
Publisher : Future Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11594/ijssr.06.02.08

Abstract

Structuring traditional markets is an important step to improve infrastructure, governance, and the market environment to make it more orderly, safe, clean, and comfortable for traders and buyers. However, efforts to organise traditional markets in Serang City are still not optimal. One of the markets that needs restructuring is Karangantu Market, which is rundown, narrow, with minimal facilities and poorly maintained. The purpose of this research is to explain the Strategy for Structuring Traditional Markets in the Department of Trade and Industry of Serang City (Case Study of Karangantu Traditional Market). This research uses the theory (Rangkuti, 2021), namely IFAS and EFAS matrix analysis and SWOT matrix analysis consisting of strengths, weaknesses, opportunities, and threats. The results showed that the structuring strategy carried out was not optimal and there was no selection of the right strategy to support the success of market structuring. Therefore, it is recommended that the Department of Trade and Industry of Serang City improve the basic facilities of Margaluyu Market as a relocation location, re-evaluate the relocation location based on accessibility and market potential, conduct integrated and firm supervision and arrangement of street vendors, and develop Karangantu Market into a clean, healthy, and environmentally friendly green market in order to increase the competitiveness of traditional markets
Implementasi Program Desa Tangguh Bencana (Destana) dalam Upaya Mitigasi Bencana di Desa Cigondang Kecamatan Labuan Kabupaten Pandeglang Tahun 2023–2024 Aditya Noor Azmi; Suwaib Amiruddin; Ima Maisaroh
Journal of Citizenship Volume 5 Issue 1, 2026
Publisher : HK Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/joc.v5i1.637

Abstract

Program Desa/Kelurahan Tangguh Bencana (DESTANA) merupakan salah satu upaya mitigasi bencana yang dikembangkan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana melalui kebijakan Pengurangan Risiko Bencana berbasis masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi Program Desa Tangguh Bencana dalam mitigasi bencana di Desa Cigondang, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang pada tahun 2023–2024. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teori implementasi kebijakan George C. Edward III digunakan sebagai kerangka analisis, yang meliputi empat dimensi: komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program Destana di Desa Cigondang belum berjalan optimal. Pada dimensi komunikasi, program penyampaian informasi belum merata kepada masyarakat. Pada dimensi sumber daya, keterbatasan sarana dan prasarana, serta dukungan informasi yang dapat menghambat terlaksananya kegiatan mitigasi. Pada dimensi disposisi, keaktifan pelaksana masih bersifat reaktif dan kegiatan mitigasi belum dilakukan secara konsisten. Sementara itu, pada dimensi struktur birokrasi belum terdapat Standar Operasional Prosedur yang jelas di tingkat kabupaten maupun desa. Temuan ini menegaskan perlunya penguatan kebijakan lintas tingkat agar program implementasi dapat berjalan lebih efektif, terarah, dan berkelanjutan.
BEST PRACTICE COMMUNITY GUYUB COMMUNICATIONIN THE CONSTRUCTION OF THE AL-HIJRAH MOSQUE IN CIMARENG VILLAGE, LEBAK WANGI WALANTAKA DISTRICT, SERANG CITY, BANTEN PROVINCE Nina Yuliana; Ima Maisaroh, Suja'i
INTERNATIONAL JOURNAL OF SOCIETY REVIEWS Vol. 1 No. 6 (2024): INTERNATIONAL JOURNAL OF SOCIETY REVIEWS (INJOSER)
Publisher : Adisam Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The existence of the Al-Hijrah mosque is proof of how the community members amount 120 families, suddenly, unplanned, and with a relatively low level of education and a weak economy, were able to build a mosque at a total cost of around IDR 1.7 billion within six months by relying on local wisdom called Communication Guyub (collaborative, togetherness, mutual cooperation). First, communication uses online and offline media, with offline media being dominant. The main cause is because not all residents have smart phones and internet quota, especially those aged 40 years and over. Second, the area is small and the community system is entrenched, this is the reason why residents prefer to share information directly through daily life activities. This research aims to determine the methods/models of Guyub Communication practices and strategies for residents of the Cimareng neighborhood to produce a mosque worth IDR. 1.7 billion within six months in sudden, unplanned conditions and relatively limited conditions. It is hoped that the findings of this research can inspire and become a variant of other development strategies that improve the welfare of society. The research was conducted using qualitative methods and a situational leadership theory approach
Co-Authors Abda Abda Abdurohim Abdurohim Abdurohim Abdurohim Abdurohim Abdurohim Abdurohim Abdurohim, Abdurohim Adellia Oktavianes Aditya Noor Azmi Afrilla Framanik, Naniek Agus Sjafari Agus Sjafari Ali Imron Andini, Nunung Anisa Puspitasari Anisa Tiara Wahyuni Apriyani , Nurul Arlaida Nurkhaliza Afdilla Lubis Asep Muhyidin Auliya Rosyad, Muhammad Yusuf Ayudya, Gita Nova Ayuning Budiati Bai Rohimah Burhanuddin Burhanuddin Burhanuddin Cylvi Claudia Syafitri Cynthia Utami Damayanti Elly Nurlia FADHILAH, NURUL Fadlullah Fadlullah Hasani, Aceng Hasuri Waseh Hudaefah, Hudaefah Ifdal Dikri, Muhammad Januar Ilmiah, Wardatul Inzaghi Fakhri Alfarisi Istinganatul Ngulwiyah Istinganatul Ngulwiyah Istinganatul Ngulwiyah, Istinganatul Ivan Issa Fathony Iwan Ridwan Iwan Ridwan Iwan Ridwan Jaiz, Muhammad Jakaria Jakaria Jakaria Jakaria Jakaria Jakaria Jakaria Jakaria Jakaria, Jakaria Juliannes Cadith Kandung Sapto Nugroho Kustantina, Kustantina Leo Agustino Luluk Asmawati Ma'zumi Ma'zumi Ma'zumi, Ma'zumi - Mahpudin Mahpudin Mahpudin Mahpudin Ma’zumi Ma’zumi Muhammad Ananda Musaly Muhammad Iman Muhammad Jaiz Muhammad Jaiz Muhammad Umar Mehmed Muhyidin , Asep Musaly, Muhammad Ananda Najmudin Najmudin Najmudin Nanah Sujanah Nanah Sujanah Naniek Afrilla Framanik Naniek Afrilla Framanik Ngulwiyah, Istinganatul Nida Aeni Nina Yuliana Nina Yuliana Nina Yuliana Nina Yuliana Nulhakim, Lukman Nurprapti Wahyu Widyastuti, Nurprapti Rahmmawati Rahmmawati Ratu Amalia Hayani Ratu Amalia Hayani Ratu Amalia Hayani Riny Handayani Riska Putri Damayanti Rizky Haidiana Sri Barkah Saleh, Suja’i Sholeh Hidayat Sholeh Hidayat Sindi Julia Anggraeni Siti Muhibah Siti Muhibah Siti Muhibah Siti Muhibah Siti Nur Intan Soraya Soleh Hidayat Suaidi Suaidi Suaidi Suaidi, Suaidi Suja'i Suja'i, Suja'i Sujai Saleh Sujai Sujai Sujanah, Nanah Sujanah, Nanah Suja’i Suja’i Suja’I Suja’I Supiyati Suwaib Amiruddin Taswiyah Titi Stiawati Titi Stiawati Titi Stiawati Titi Stiawati Titi Stiawati Titi Stiawati Titi Stiawati Ujang jamaludin, Ujang Wardatul Ilmiah Wardatul Ilmiah Wardatul Ilmiyah Wati, Rohmah Zakaria Zakaria