p-Index From 2021 - 2026
10.216
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

PROGRAM KEMITRAAN MASYARAKAT PERPUSTAKAAN MASJID SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI PENDIDIKAN DAN KETERAMPILAN MASYARAKAT DENGAN TINGKAT PENDIDIKAN DAN EKONOMI RENDAH Maisaroh, Nina Yuliana Jakaria Ima; Jakaria, Jakaria; Maisaroh, Ima
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i3.28672

Abstract

Pemberdayaan masyarakat dengan program kemitraan masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir, membaca, menulis, atau keterampilan yang dibutuhkan masyarakat dengan tingkat Pendidikan dan ekonomi rendah melalui pengadaan perpustakaan masjid yang menyediakan berbagai macam buku dengan jenis: agama, ekonomi, pernikahan, pertanian, kesehatan, keterampilan, pengasuhan, novel, psikologi, komunikasi. Kurangnya kesempatan untuk mengenyam bangku Pendidikan dan membuat kehidupan ekonomi rendah tidak harus membuat warga kehilangan kesempatan untuk meningkatkan keterampilan berpikir, membaca, menulis, atau keterampilan lain yang dibutuhkan untuk mengembangkan sekelompok masyarakat yang mandiri secara kualitas. Target khusus yang ingin dicapai yaitu: (1) pengenalan jenis dan kegunaan aneka ragam jenis buku; (2) pengenalan system pinjam balik buku; (3) terbentuknya perpustakaan masjid secara fisik; (4) pengesahan dan serah terima perpustakaan kepada DKM dan warga; (5) laporan kemajuan pinjam buku balik atau pembacaan buku ditempat.
PROGRAM KEMITRAAN MASYARAKAT PERPUSTAKAAN MASJID SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI PENDIDIKAN DAN KETERAMPILAN MASYARAKAT DENGAN TINGKAT PENDIDIKAN DAN EKONOMI RENDAH Maisaroh, Nina Yuliana Jakaria Ima; Jakaria, Jakaria; Maisaroh, Ima
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i3.28672

Abstract

Pemberdayaan masyarakat dengan program kemitraan masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir, membaca, menulis, atau keterampilan yang dibutuhkan masyarakat dengan tingkat Pendidikan dan ekonomi rendah melalui pengadaan perpustakaan masjid yang menyediakan berbagai macam buku dengan jenis: agama, ekonomi, pernikahan, pertanian, kesehatan, keterampilan, pengasuhan, novel, psikologi, komunikasi. Kurangnya kesempatan untuk mengenyam bangku Pendidikan dan membuat kehidupan ekonomi rendah tidak harus membuat warga kehilangan kesempatan untuk meningkatkan keterampilan berpikir, membaca, menulis, atau keterampilan lain yang dibutuhkan untuk mengembangkan sekelompok masyarakat yang mandiri secara kualitas. Target khusus yang ingin dicapai yaitu: (1) pengenalan jenis dan kegunaan aneka ragam jenis buku; (2) pengenalan system pinjam balik buku; (3) terbentuknya perpustakaan masjid secara fisik; (4) pengesahan dan serah terima perpustakaan kepada DKM dan warga; (5) laporan kemajuan pinjam buku balik atau pembacaan buku ditempat.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KADER POSYANDU MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN LILIN AROMATERAPI BERBAHAN JELANTAH DI DESA BATU KUDA KECAMATAN MANCAK KAB SERANG Maisaroh, Ima; Saleh, Suja’i; Jakaria, Jakaria
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.35083

Abstract

Jelantah adalah minyak goreng yang sudah dipakai berulang-ulang sehingga tidak layak dikonsumsi, karena merusak kesehatan. Pelatihan pembuatan Lilin Aromaterapi dari Jelantah ini adalah salah satu kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam rangkaian program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta). Pelatihan ini ditujukan untuk lebih memberdayakan masyarakat, menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), dan menumbuhkan kearifan lingkungan. Masyarakat, khususnya kaum ibu Kader Posyandu di Desa Batu Kuda, Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang menyambut dengan positif pelatihan ini. Karena Jelantah, merupakan limbah rumah tangga yang selama ini dibuang dan dapat mencemari lingkungan ternyata dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat, dan memberi keterampilan baru bernilai ekonomi. Metode yang digunakan pada pelatihan ini adalah metode Andragogi dan Partisipatorik dengan pendekatan teoritik dan praktik, para Kader Posyandu peserta pelatihan diposisikan sebagai aktor utama agar memiliki sense of crisis dan senses of responsibility supaya nantinya mampu menggerakkan dan menumbuhkan motivasi masyarakat di lingkungannya. Keterlibatan aktif masyarakat menunjukkan minat yang tinggi untuk melanjutkan inovasi teknologi tepat guna sederhana ini karena selain menambah pendapatan rumah tangga, juga meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya PHBS, dan menumbuhkan kearifan lingkungan yang bermanfaat mengurangi pencemaran lingkungan. KKM ini selain dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, juga merupakan pengalaman praksis yang sangat berharga bagi para mahasiswa dalam berinteraksi, berkontribusi solusi kepada masyarakat berupa ide-ide produktif yang konstruktif.
FAKTOR LINGKUNGAN PERTEMANAN DALAM FENOMENA KENAKALAN REMAJA DI KOTA SERANG Stiawati, Titi; Maisaroh, Ima
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 No 1 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i1.25906

Abstract

Kenakalan remaja adalah perilaku yang melampaui batas toleransi masyarakat atau lingkungan sekitar serta suatu perilaku yang dapat melanggar norma – norma dan hukum. Secara sosial kenakalan remaja ini dapat disebabkan oleh kurangnya perhatian di lingkungan sosialnya dan ruang lingkup pertemanan, sehingga remaja ini melakukan hal yang seharusnya tidak dilakukan oleh remaja lain yaitu hal yang menyimpang. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui apakah factor lingkungan pertemanan memiliki pengaruh dalam fenomena kenakalan remaja di Kota Serang. Metode penelitian dalam pembuatan artikel ilmiah kami adalah metode penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang digunakan untuk meneliti objek pada kondisi ilmiah. Penyalahgunaan narkoba merupakan salah satu bentuk kenakalan remaja yang bisa mengancam individu, lingkungan serta bangsa dan negaranya. Pada narasumber yang kami wawancara, bisa dilihat bahwa lingkungan pertemanan bisa menjadi salah satu faktor penyalahgunaan narkoba,. Berdasarkan teori Guilford bahwa ada 6 Structure of Intelect salah satunya adalah bahwa remaja nakal mereka tidak mampu mempelajari dan membedakan antara perilaku yang dapat diterima dan yang tidak dapat diterima tertarik juga pada perilaku yang “buruk”.
Manajemen Komplain dalam Pelayanan Publik Perumda Tirta Patriot Kota Bekasi Zona Pelayanan 1 Auliya Rosyad, Muhammad Yusuf; Sjafari, Agus; Maisaroh, Ima
Jurnal sosial dan sains Vol. 5 No. 12 (2025): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v5i12.32614

Abstract

Pelayanan publik yang efektif menjadi tuntutan utama bagi lembaga penyedia layanan dasar, termasuk Perumda Tirta Patriot Kota Bekasi sebagai penyelenggara layanan air bersih. Namun, berbagai keluhan seperti air keruh, meteran rusak, informasi penanganan yang tidak jelas, serta lamanya respons komplain menunjukkan masih rendahnya kualitas pelayanan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan manajemen komplain berdasarkan komponen Tjiptono, yaitu komitmen, visible, accessible, kesederhanaan, kecepatan, dan sumber daya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik deskriptif melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap pelanggan serta pegawai pada Zona Pelayanan 1 Perumda Tirta Patriot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen komplain belum berjalan optimal. Komitmen organisasi dalam memberikan kejelasan waktu penanganan masih lemah, akses dan saluran komplain belum sepenuhnya responsif, serta kecepatan penanganan masalah sering terlambat karena keterbatasan sumber daya manusia. Selain itu, pelanggan masih kesulitan memperoleh informasi yang sederhana dan transparan terkait progres penanganan keluhan. Kondisi ini berdampak pada rendahnya kepuasan pelanggan dan tingginya angka pengaduan dalam tiga bulan terakhir. Penelitian ini menegaskan perlunya perbaikan sistem penanganan komplain melalui penambahan personel, peningkatan pemeliharaan infrastruktur, dan optimalisasi layanan digital agar kualitas pelayanan publik dapat meningkat dan memenuhi harapan masyarakat.
Implementing the Dick and Carey Model in Al-Qur'an Instruction within Out-of-School Majelis Taklim Settings Maisaroh, Ima; Sujanah, Nanah; Hidayat, Sholeh; Asmawati, Luluk; Framanik, Naniek Afrilla; Yuliana, Nina
International Journal of Nusantara Islam Vol 14 No 1 (2026): International Journal of Nusantara Islam
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ijni.v14i1.48980

Abstract

Majelis Taklim is a non-formal educational institution that plays a crucial and strategic role in enhancing the community's Qur'an literacy, but is often hindered by the heterogeneity of participants, limited resources, and the lack of a systematic teaching framework. The Dick & Carey model, with its systematic instructional design approach, offers a solution for designing structured and effective Qur'anic learning. This study aims to analyze the application of the Dick & Carey model in learning the Qur'an in Majelis Taklim, identify supporting factors and obstacles, and develop innovative recommendations to optimize the learning process in the digital era. This research uses a qualitative approach with a literature study design collected from various sources such as SINTA indexed journals, books, and official documents through systematic searches on Google Scholar, Publish or Perish and so on. Data analysis was conducted through content analysis techniques, including data reduction, data presentation based on themes, and conclusion drawing, with source triangulation to ensure validity. This research is theoretically useful in enriching the discourse on non-formal religious learning design and provides practical guidance for managers and educators (asatidh) in Majelis Taklim on designing learning integrated with technology. This research concluded that the Dick & Carey Model has proven to be effective with its systematic stages, especially, reinforced by technology such as the Al-Qur'an application and social media. However, it is necessary to first increase knowledge and skills in instructional design, utilize digital platforms, and conduct empirical tests through training the educators.
Implementing the Dick and Carey Model in Al-Qur'an Instruction within Out-of-School Majelis Taklim Settings Maisaroh, Ima; Sujanah, Nanah; Hidayat, Sholeh; Asmawati, Luluk; Framanik, Naniek Afrilla; Yuliana, Nina
International Journal of Nusantara Islam Vol 14 No 1 (2026): International Journal of Nusantara Islam
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ijni.v14i1.48980

Abstract

Majelis Taklim is a non-formal educational institution that plays a crucial and strategic role in enhancing the community's Qur'an literacy, but is often hindered by the heterogeneity of participants, limited resources, and the lack of a systematic teaching framework. The Dick & Carey model, with its systematic instructional design approach, offers a solution for designing structured and effective Qur'anic learning. This study aims to analyze the application of the Dick & Carey model in learning the Qur'an in Majelis Taklim, identify supporting factors and obstacles, and develop innovative recommendations to optimize the learning process in the digital era. This research uses a qualitative approach with a literature study design collected from various sources such as SINTA indexed journals, books, and official documents through systematic searches on Google Scholar, Publish or Perish and so on. Data analysis was conducted through content analysis techniques, including data reduction, data presentation based on themes, and conclusion drawing, with source triangulation to ensure validity. This research is theoretically useful in enriching the discourse on non-formal religious learning design and provides practical guidance for managers and educators (asatidh) in Majelis Taklim on designing learning integrated with technology. This research concluded that the Dick & Carey Model has proven to be effective with its systematic stages, especially, reinforced by technology such as the Al-Qur'an application and social media. However, it is necessary to first increase knowledge and skills in instructional design, utilize digital platforms, and conduct empirical tests through training the educators.
Strategi Dinas Sosial dalam Penanganan Anak Punk di Kota Cilegon Iman, Muhammad; Handayani, Riny; Maisaroh, Ima
PANDITA: Interdisciplinary Journal of Public Affairs Vol. 9 No. 1 (2026): Januari - Juni
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Krisnadwipayana Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61332/ijpa.v9i1.439

Abstract

The punk phenomenon in Indonesia has developed since the 1990s and has become part of the dynamics of urban public space subcultures. In its development, punk children are often confronted with negative stigma as part of street children and social welfare problems, which requires policy responses that are not merely repressive but also rehabilitative. This study aims to analyze the strategy of the Social Service (Dinas Sosial) in handling punk children. The research employs a descriptive qualitative approach. Data were collected through  observation, in-depth interviews, and documentation studies. Data analysis was conducted using the Miles and Huberman model, with data validity ensured through triangulation and member checking. The analytical framework refers to Mulgan’s public sector strategy theory, which includes the dimensions of purpose, environment, direction, action, and learning. The findings indicate that the Social Service has established formal objectives and implemented outreach and social rehabilitation programs, supported by coordination with relevant agencies. However, the strategy has not been optimally implemented due to limited continuity of post-intervention assistance, underutilization of shelter facilities, and weak evaluation and policy learning mechanisms in responding to the high mobility characteristics of punk children. This study recommends strengthening cross-sector collaboration, enhancing continuous assistance, optimizing social rehabilitation facilities, and reinforcing monitoring and policy learning to improve the effectiveness and sustainability of punk children handling.
The Role and Contribution of Inclusiveness of Taklim Assembly, Growing Multicultural, Egalitarian and Religious Society Maisaroh, Ima; Muhyidin , Asep; Jamaludin, Ujang; Jakaria, Jakaria; Burhanuddin
Indonesian Journal of Social Science Research Vol. 6 No. 1 (2025): Indonesian Journal of Social Science Research (IJSSR)
Publisher : Future Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11594/ijssr.06.01.10

Abstract

Majelis Taklim, as a non-formal religious education institution, plays an important role in strengthening social harmony in Indonesia, which is rich in ethnic, religious and cultural diversity. This institution not only spreads Islamic teachings, but also promotes the values of tolerance, equality, and moderate religiosity to build an egalitarian and harmonious multicultural society, amidst the challenges of intolerance and social polarization. This research aims to analyze the role and contribution of Majelis Taklim in fostering an egalitarian and religious multicultural society, as well as its relevance in answering modern challenges such as radicalism and lack of technological literacy. The research uses a qualitative approach with literature analysis of various studies related to Majelis Taklim, such as the works of Jamil et al. (2023)[11], Huda (2016)[6], and Sagala (2019). Data were collected from field research, government regulations, and reports of Majelis Taklim activities in various regions, analyzed thematically to identify its inclusive role and barriers. Research Results: Majelis Taklim, such as Intan Raudah in Garut and Al-Hidayah in Lampung, successfully promote tolerance through interfaith dialogue, socio-economic empowerment, and moderate education, reduce religious-based conflicts, and increase social cohesion. However, challenges such as non-standardized curriculum and low technological literacy need to be addressed through training and innovation. Research Benefits: This research provides practical recommendations to strengthen the role of Majelis Taklim as agents of multicultural education and social harmony, supporting inclusive education policies and equitable community development.
The Long Tradition of Mulud as a Media for Religious Character Education Based on Local Wisdom in Elementary School Extracurricular Activities in Serang City Sujanah, Nanah; Maisaroh, Ima; Muhyidin, Asep; Jamaludin, Ujang
Indonesian Journal of Social Science Research Vol. 6 No. 2 (2025): Indonesian Journal of Social Science Research (IJSSR)
Publisher : Future Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11594/ijssr.06.02.12

Abstract

The Panjang Mulud tradition is a religious cultural heritage of the Banten community, celebrated in conjunction with the Prophet Muhammad's birthday. This research aims to examine the potential of the Panjang Mulud tradition as a medium for religious character education based on local wisdom, particularly in elementary school environments. Using a qualitative literature study approach, this article finds that the values of monotheism, worship, ethics, and Islamic brotherhood contained in the Panjang Mulud tradition are highly relevant for implementation in extracurricular activities. The results show that integrating these values strengthens students' Islamic identity and enriches character education methods. This article recommends cross-party collaboration for optimizing the role of local traditions in shaping students' character
Co-Authors Abda Abda Abdurohim Abdurohim Abdurohim Abdurohim Abdurohim Abdurohim, Abdurohim Adellia Oktavianes Aditya Noor Azmi Aeni, Nida Afrilla Framanik, Naniek Agus Sjafari Agus Sjafari Ali Imron Andini, Nunung Anisa Puspitasari Anisa Tiara Wahyuni Apriyani , Nurul Arlaida Nurkhaliza Afdilla Lubis Asep Muhyidin Auliya Rosyad, Muhammad Yusuf Ayudya, Gita Nova Ayuning Budiati Bai Rohimah Burhanuddin Burhanuddin Burhanuddin Cylvi Claudia Syafitri Cynthia Utami Damayanti Elly Nurlia FADHILAH, NURUL Hasani, Aceng Hidayat, Sholeh Hudaefah, Hudaefah Ifdal Dikri, Muhammad Januar Ilmiah, Wardatul Inzaghi Fakhri Alfarisi Istinganatul Ngulwiyah Istinganatul Ngulwiyah Istinganatul Ngulwiyah, Istinganatul Ivan Issa Fathony Iwan Ridwan Iwan Ridwan Iwan Ridwan Jaiz, Muhammad Jakaria Jakaria Jakaria Jakaria Jakaria Jakaria Jakaria Jakaria Jakaria Jakaria Jakaria, Jakaria Juliannes Cadith Kandung Sapto Nugroho Kustantina, Kustantina Leo Agustino LULUK ASMAWATI Ma'zumi Ma'zumi Ma'zumi, Ma'zumi - Mahpudin Mahpudin Mahpudin Mahpudin Ma’zumi Ma’zumi Mehmed, Muhammad Umar Muhammad Ananda Musaly Muhammad Iman Muhammad Jaiz Muhammad Jaiz Muhyidin , Asep Musaly, Muhammad Ananda Najmudin Najmudin Najmudin Naniek Afrilla Framanik Ngulwiyah, Istinganatul Nina Yuliana Nina Yuliana Nina Yuliana Nulhakim, Lukman Nurprapti Wahyu Widyastuti, Nurprapti Rahmmawati Rahmmawati Ratu Amalia Hayani Ratu Amalia Hayani Ratu Amalia Hayani Riny Handayani Riska Putri Damayanti Rizky Haidiana Sri Barkah Saleh, Suja’i Siti Muhibah Siti Muhibah Siti Muhibah Siti Muhibah Siti Nur Intan Soraya Soleh Hidayat, Soleh Suaidi Suaidi Suaidi Suaidi, Suaidi Suja'i Suja'i, Suja'i Sujai Saleh Sujai, Sujai Sujanah, Nanah Sujanah, Nanah Suja’i Suja’i Suja’I Suja’I Supiyati . Suwaib Amiruddin Taswiyah Titi Stiawati Titi Stiawati Titi Stiawati Titi Stiawati Titi Stiawati Titi Stiawati Titi Stiawati Ujang jamaludin, Ujang Wardatul Ilmiah Wardatul Ilmiah Wardatul Ilmiyah Wati, Rohmah Zakaria Zakaria