Claim Missing Document
Check
Articles

PENGUATAN MAJELIS TAKLIM PEREMPUAN SEBAGAI MEDIA YANG EFEKTIF DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA PASIR SEDANG, KEAMATAN PICUNG, KABUPATEN PANDEGLANG Ima Maisaroh; Titi Stiawati; Suaidi Suaidi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i1.12512

Abstract

Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) adalah aktivitas akademik mahasiswa di masyarakat dengan dampingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Dengan program ini, terjadi proses pemberdayaan berganda (dual empowerment processes). Yaitu 1) pemberdayaan mahasiswa terhadap masyarakat, dan 2) pemberdayaan mahasiswa terhadap dirinya secara bersama-sama. Pemberdayaan adalah ikhtiar terprogram guna meningkatkan keberdayaan manusia baik individual, komunal maupun institusional supaya memiliki, menghasilkan dan bisa berkontribusi maksimal. Majelis Taklim Perempuan di Desa Pasir Sedang adalah institusi pendidikan nonformal yang memiliki potensi dan peran besar sehingga perlu diberdayakan menjadi media pemberdayaan masyarakat yang efektif dalam aneka aspek kehidupan selain bidang keagamaan. Tujuan: 1) memberi kesempatan mahasiswa untuk mempraktekan iptek yang ditekuni guna mengatasi masalah dan tantangan di masyarakat melalui proses menemukenali, mengolah dan mendayagunakan potensi dan peluang yang ada, sekaligus belajar dari kebiasaan (custom) dan kearifan lokal (local wisdom) yang ada di masyarakat; 2) meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam bidang kesehatan dan pertanian; 3) menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk mendayagunakan potensi yang dimiliki. Metode pada KKM ini adalah sosialisai dan pelatihan keterampilan bidang kesehatan dan pertanian, meliputi: 1) pemeriksaan kesehatan gratis, 2) sosialisasi pengetahuan dan menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menanggulangi dan menurunkan prevalensi angka stunting, 3) sosialisasi pemanfaatan lahan pekarangan untuk budidaya tanaman herbal (apotik hidup), 4) pelatihan keterampilan memanfaatkan limbah kelapa sawit untuk pembuatan pupuk kompos. Target output kegiatan ini, masyarakat bertambah pengetahuan, memiliki mindset baru dan keterampilan untuk meningkatkan produktivitas ekonomi.
Pengaruh Motivasi Terhadap Kinerja Pengurus Organisasi Himpunan Mahasiswa Administrasi Publik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Periode 2021-2022 Titi Stiawati; Ima Maisaroh
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.971

Abstract

Organisasi merupakan suatu wadah untuk sekelompok orang yang memiliki kesamaan tujuan dan memiliki struktur tertentu. Setiap organisasi pasti memiliki program kerja masing- masing sesuai dengan tujuan organisasi tersebut dibentuk. Keberhasilan suatu organisasi dinilai dari kinerja para pengurus organisasi dalam melaksanakan program kerja yang telah disepakati bersama. Kinerja merupakan hasil kerja seseorang dalam melaksanakan tugasnya. Setiap organisasi memiliki struktur tertentu dengan tugasnya masing-masing. Para anggota harus menjalankan tugasnya sesuai dengan posisi penempatannya. Tak jarang, dalam melakukan tugasnya akan terjadi penurunan kinerja anggota yang disebabkan karena beberapa alasan tertentu. Untuk terus meningkatkan kinerja para anggota maka perlu adanya dorongan motivasi. Baik motivasi dari diri sendiri, sesama rekan anggota maupun motivasi dari pemimpin. Adanya motivasi tersebut diharapkan dapat memberikan pengaruh positif untuk meningkatkan kinerja anggota agar mendapatkan hasil yang lebih optimal.
Pengaruh Komunikasi Interpersonal Terhadap Kinerja Pengurus Unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas (UKMF) Fosmai Fisip Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Titi Stiawati; Ima Maisaroh; Arlaida Nurkhaliza Afdilla Lubis
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.972

Abstract

Artikel ini membahas tentang pengaruh komunikasi interpersonal terhadap kinerja pengurus Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) FoSMaI FISIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Organisasi Mahasiswa (Ormawa) pada lingkungan universitas merupakan wadah yang didalamnya akan terjadi interaksi dengan harapan dapat mengasah kemampuan baik softskill maupun hardskill para mahasiwa, mendapatkan pengalaman, dan benefit positif lainnya. Dalam menunjang kelancaran berorganisasi khususnya di lingkungan universitas, maka memerlukan perhatian yang cukup dalam hal mengelola komunikasi interpersonal yang menjadi salah satu factor penyebab baik maupun buruknya kinerja pengurus sebuah organisasi yang kemudian dalam artikel ini yang dimaksud dengan kinerja adalah melihat sejauh mana komunikasi interpersonal berpengaruh dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh komunikasi interpersonal yang terjadi di dalam UKMF FoSMaI terhadap kinerja yang dihasilkan Artikel ini menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif dengan menggunakan Teknik kuisioner dan data literatur untuk melihat hubungan dan besarnya pengaruh antar variabel. Berdasarkan hasil penelitian, peneliti memperoleh kesimpulan bahwa komunikasi interpersonal berpengaruh positif sebesar 59% terhadap kinerja pengurus UKMF FoSMaI FISIP. Adapun presentas 41% merupakan pengaruh dari factor-faktor lain diluar varibel dalam penelitian ini.
Implikasi Dan Implementasi Pendidikan Karakter Di Era 4.0 Ma'zumi Ma'zumi; Sujai Sujai; Ima Maisaroh
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : L

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implikasi dan implementasi nilai-nilai karakter inti dilakukan secara terpadu melalui jalur monolitik dan jalur terintegrasi baik kurikuler, kokurikuler maupun ekstrakulrikuler, melaui strategi pembelajaran moral knowing, moral loving, dan moral doing. Diharapkan terbentuknya kebiasaan berfikir (peserta didik memiliki pengetahuan, kemauan dan keterampilan dalam berbuat kebaikan) dan pemahaman yang komprehensif menghasilkan anak didik yang memiliki karakter yang kuat dalam arti memiliki ketangguhan dalam keilmuan, keimanan, dan perilaku salih, baik secara pribadi maupun sosial. Pendidikan karakter yang amanahkan oleh Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter, adalah sekolah atau lembaga pendidikan. Kini kita dihadapkan pada era 4.0. Era digitalisasi. Bagaimana implikasi dan implementasi pendidkan karakter di era 4.0? Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis dengan pendekatan kualitatif deskriptif, mengidentifikasi implikasi dan implementasi pendidikan karakter di era 4.0. Sebagai temuan, selama masa pandemik Covid -19, belajar secara daring dan keluarga menjadi lingkungan dan teman belajar. Keluarga menjadi garis start internalisasi dan habituasi nilai-nilai karakter diantara delapan belas nilai yang bersumber dari Agama, Pancasila, Budaya, dan tujuan Pendidikan Nasional, yaitu: Religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat/komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, dan tanggung jawab. Secara implikatif dan implementatif, peserta didik dapat mendayafungsikan kemampuan kognisinya, afeksinya dan psikomotoriknya dalam kesalilhan perilaku. Ketiganya berhubungan secara resiprokal dan berkesinambungan.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI KEGIATAN SOSIALISASI DAN PENYULUHAN PENGOLAHAN SAYUR ORGANIK, PENANGANAN HAMA TANAMAN DAN STRATEGI PEMASARAN HASIL PERTANIAN DI DESA BOJONG CATANG KABUPATEN SERANG Ima Maisaroh; Titi Stiawati; Abdurohim Abdurohim
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.18740

Abstract

Pemberdayaan Masyarakat melalui Kegiatan Sosialisasi dan Penyuluhan mengenai Pengolahan Sayur Organik, Penanaman Hama pada Tanaman dan Strategi Pemasaran Hasil Pertanian adalah tiga kegiatan utama KKM Universitas Sultan Ageng Tirtayasa di Desa Bojong Catang, Kecamatan Tunjung Teja Kabupaten Serang. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan PRA (Participatory Rural Appraisal) dan RRA (Rapid Rural Appraisal) yang disesuaikan dengan kondisi lapangan dan waktu. Kegiatan ini dipilih setelah mempelajari hasil pemetaann potensi masyarakat dan lingkungan. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan masyarakat bisa tumbuh rasa kesadaran dan rasa memiliki bahwa sesungguhnya masyarakat mampu menemukan potensi dan dapat mengtahui masalah yang ada di lingkungan masyarakatnya, lalu dapat ditemukan solusi untuk masalah tersebut.
KOMUNIKASI SPRITUAL PEMBIASAAN SHALAT DHUHA SEBAGAI MEDIA ‘CENTER OF EXCELLENT’ DALAM PEMBINAAN KARAKTER SISWA DI SEKOLAH Ima Maisaroh; Nina Yuliana; Abdurohim Abdurohim
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.19767

Abstract

Pembiasaan shalat dhuha dipilih oleh sekolah umum dan dasar agama sebagai metode pendidikan karakter dengan cara yang berbeda. Dengan penelitian etnografi komunikasi dengan teori komunikasi religious dan teori aktivitas, bertujuan merumusan metode dan model kegiatan shalat dhuha sebagai bagian pendidikan karakter yang terintegrasi dan efektif dan dapat dirujuk sekolah-sekolah. Menghasilkan: Keragaman metode komunikasi spiritual pembiasaan shalat dhuha didasarkan konsep spiritual UU No 20 tahun 2013, kurtilas, dan visi-misi yang dipengaruhi oleh status sekolah, guru, siswa, sarana, prasarana, keragaman agama dan dibungkus oleh faktor kepemimpinan. Dan status sekolah (sekolah rujukan, jawara MTQ, sekolah madrasah) menjadi faktor utamanya dan menjalankan metode Qishah, uswah dan pembiasaan) shalat dhuha secara berbeda, disesuaikan dengan target efek di dalam UU, kurikulum, visi misi, dan tujuan tiap program yang melalui model khas (suplemen, otonomi, integrasi, kolaboratif) tiap sekolah. SMPN 1 Serang sebagai sekolah rujukan pengembangan karakter meniadakan kewajiban shalat dhuha bersama, karena nroomm interrasi dari kebijakan, visi misi, kurikulum dan ekstrakurikuler dinilai cukup untuk mengantarkan pelaksanaan shalat dhuha mandiri. Hal yang sama pada MTSN 1 Kota Serang sebagai sekolah madrasah, dengan model otonom pelajaran Aqidah Akhlak yang dikolaborasikan dengan kurikulum dan ekstrakulrikuler, sehingga hanya mewajibkan pelaksanaan shalat dhuha bersama satu minggu sekali. Hal yang berbeda dilakukan oleh SMPN 8 Serang sebagai jawara MTQ, yang melaksanakan metode pembiasaan shalat dhuha sebanyak 4 hari dalam seminggu yang dilaksanakan dilapangan secara berjemaah sebagai fokusnya.
KOMUNIKASI SPRITUAL PEMBIASAAN SHALAT DHUHA SEBAGAI MEDIA ‘CENTER OF EXCELLENT’ DALAM PEMBINAAN KARAKTER SISWA DI SEKOLAH Ima Maisaroh; Nina Yuliana; Abdurohim Abdurohim
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.19769

Abstract

Pembiasaan shalat dhuha dipilih oleh sekolah umum dan dasar agama sebagai metode pendidikan karakter dengan cara yang berbeda. Dengan penelitian etnografi komunikasi dengan teori komunikasi religious dan teori aktivitas, bertujuan merumusan metode dan model kegiatan shalat dhuha sebagai bagian pendidikan karakter yang terintegrasi dan efektif dan dapat dirujuk sekolah-sekolah. Menghasilkan: Keragaman metode komunikasi spiritual pembiasaan shalat dhuha didasarkan konsep spiritual UU No 20 tahun 2013, kurtilas, dan visi-misi yang dipengaruhi oleh status sekolah, guru, siswa, sarana, prasarana, keragaman agama dan dibungkus oleh faktor kepemimpinan. Dan status sekolah (sekolah rujukan, jawara MTQ, sekolah madrasah) menjadi faktor utamanya dan menjalankan metode Qishah, uswah dan pembiasaan) shalat dhuha secara berbeda, disesuaikan dengan target efek di dalam UU, kurikulum, visi misi, dan tujuan tiap program yang melalui model khas (suplemen, otonomi, integrasi, kolaboratif) tiap sekolah. SMPN 1 Serang sebagai sekolah rujukan pengembangan karakter meniadakan kewajiban shalat dhuha bersama, karena nroomm interrasi dari kebijakan, visi misi, kurikulum dan ekstrakurikuler dinilai cukup untuk mengantarkan pelaksanaan shalat dhuha mandiri. Hal yang sama pada MTSN 1 Kota Serang sebagai sekolah madrasah, dengan model otonom pelajaran Aqidah Akhlak yang dikolaborasikan dengan kurikulum dan ekstrakulrikuler, sehingga hanya mewajibkan pelaksanaan shalat dhuha bersama satu minggu sekali. Hal yang berbeda dilakukan oleh SMPN 8 Serang sebagai jawara MTQ, yang melaksanakan metode pembiasaan shalat dhuha sebanyak 4 hari dalam seminggu yang dilaksanakan dilapangan secara berjemaah sebagai fokusnya.
Evaluasi Program Pengembangan Industri Kecil dan Menengah Pada Pengrajin Tahu di Kelurahan Lopang Kecamatan Serang Kota Serang Cynthia Utami Damayanti; Leo Agustino; Ima Maisaroh
Epistemik: Indonesian Journal of Social and Political Science Vol 4 No 2: Oktober, 2023
Publisher : Epistemik Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57266/epistemik.v4i2.130

Abstract

This research focuses on the development program of the tofu industry sector in Lopang Village. One of the problems examined in this study is the lack of desire of tofu craftsmen in Lopang Village to attend training held by the Office of Cooperatives, SMEs, Industry and Trade of Serang City. This research aims to measure the success of the Small and Medium Industry Development Program (Case Study of Tofu Craftsmen in Lopang Village) using the CIPP theory by Daniel Stufflebeam (2003). This research uses descriptive qualitative methods by analyzing the results of interviews, observations, interviews, documentation and document studies. The results of this study indicate that based on the program evaluation proposed by Stufflebeam (2003), the SME development program case study of tofu craftsmen in Lopang Village has not fully achieved the objectives of the program caused by various factors. Overall, the existence of this program has not been able to increase the income of Lopang Village tofu craftsmen even though there have been changes in the packaging of tofu.
REVITALISASI MASJID DALAM MEMPERSIAPKAN GENERASI MUDA UNGGUL MENYONGSONG BONUS DEMOGRAFI MENUJU INDONESIA EMAS Ima Maisaroh; Suja’i Suja’i; Ma’zumi Ma’zumi
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.21041

Abstract

Indonesia adalah negara besar, merdeka dan berdaulat yang dikaruniai sumber daya alam berlimpah, jumlah penduduk yang besar, dan generasi muda yang banyak. Kondisi itu merupakan modal utama untuk meraih peluang menjadi negara yang kuat, maju dan mampu berperan dalam percaturan global. Jumlah generasi muda yang banyak menjadi modal dan peluang Indonesia untuk memperoleh manfaat bonus demografi dan menyongsong Indonesia Emas 2045. Penduduknya yang mayoritas beragama Islam dengan masjidnya yang banyak dan tersebar di hampir setiap permukiman juga merupakan daya dukung utama untuk meraih peluang tersebut. Namun karena dualisme perubahan sosial global, kemajuan teknologi dan media informasi juga berpengaruh negatif kepada generasi muda, diperlukan keterlibatan dan ikhtiar bersama semua pihak untuk menanggulanginya. Sebagai lembaga dakwah dan tempat peribadatan umat Islam, masjid memiliki fungsi dan peran penting dan strategis. Namun masjid pada umumnya masih dikelola secara tradisional dan konvensional. Kecuali masjid-masjid tertentu yang telah mampu berperan multi fungsi, kebanyakan masjid masih lebih banyak dipergunakan untuk ritual ibadah. Kebanyakan masjid belum dikelola dengan manajemen yang baik dan mampu memberi pelayanan yang prima kepada jamaah dan masyarakat di sekitarnya. Untuk itu penyelenggaraan dan pengelolaan masjid perlu direvitalisasi. Dengan direvitalisasi masjid akan mampu berperan multifungsi dan prima dalam melayani jamaah dan masyarakat. Dalam konteks memperoleh manfaat bonus demografi dan menyongsong Indonesia Emas 2045, masjid diharapkan dapat malaksanakan pembinaan dan mempersiapkan generasi muda Indonesia yang unggul dan mampu menangkap peluang itu. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif etnografik, penelitian dilaksanakan dengan menggunakan metode studi pustaka.
FENOMENA KEBERADAAN MANUSIA SILVER DI PERSIMPANGAN LAMPU MERAH SEMPU KOTA SERANG Titi Stiawati; Ima Maisaroh
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.21042

Abstract

Manusia Silver merupakan seseorang yang memiliki tubuh berwarna silver atau perak, hal ini sengaja dilakukan untuk mengemis, manusia Silver berasal dari sebuah seni berpantomim. Pada era new normal Indonesia mengalami perubahan terhadap kebiasaan yang sebelumnya sangat di batasi karena pandemi covid-19, pandemi ini sangat berdampak pada perekonomian di Indonesia sehingga masyarakat mencari cara alternatif lain untuk mendapatkan sumber penghasilan. Seperti kasus yang terjadi di persimpangan lampu merah daerah sempu Kota Serang, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor penyebab keberadaan manusia silver dan cara menangani suatu permasalahan tersebut. Penelitian ini dilakukan melalui metode kualitatif yang bersifat deskriptif serta melakukan teknik pengumpulan data melalui observasi secara langsung, wawancara, dan melakukan survey Google form. Hasil penelitian ini mengetahui faktor maraknya keberadaan manusia silver yaitu karena ekonomi sekitar yang rendah dalam mencukupi kebutuhan, banyak terjadinya dikalangan usia anak-anak, dan perlu adanya penanganan serius dari pemerintah untuk mengatasi maraknya keberadaan Manusia silver di persimpangan Sempu Kota Serang.
Co-Authors Abdurohim Abdurohim Abdurohim Abdurohim Abdurohim Abdurohim, Abdurohim Adellia Oktavianes Afrilla Framanik, Naniek Agus Sjafari Ali Imron Andini, Nunung Anisa Puspitasari Anisa Tiara Wahyuni Apriyani , Nurul Arlaida Nurkhaliza Afdilla Lubis Asep Muhyidin Ayudya, Gita Nova Ayuning Budiati Bai Rohimah Burhanuddin Cylvi Claudia Syafitri Cynthia Utami Damayanti FADHILAH, NURUL Fathony, Ivan Issa Hasani, Aceng Hudaefah, Hudaefah Ifdal Dikri, Muhammad Januar Ilmiah, Wardatul Inzaghi Fakhri Alfarisi Istinganatul Ngulwiyah Istinganatul Ngulwiyah Istinganatul Ngulwiyah, Istinganatul Iwan Ridwan Iwan Ridwan Iwan Ridwan Jaiz, Muhammad Jakaria Jakaria Jakaria Jakaria Jakaria Jakaria Jakaria Jakaria Jakaria, Jakaria Juliannes Cadith Kandung Sapto Nugroho Kustantina, Kustantina Leo Agustino Ma'zumi Ma'zumi Ma'zumi, Ma'zumi - Mahpudin Mahpudin Maisaroh, Ima Ma’zumi Ma’zumi Mehmed, Muhammad Umar Muhammad Ananda Musaly Muhammad Jaiz Muhammad Jaiz Muhyidin , Asep Musaly, Muhammad Ananda Najmudin Najmudin Najmudin Naniek Afrilla Framanik Ngulwiyah, Istinganatul Nina Yuliana Nina Yuliana Nulhakim, Lukman Nurlia, Elly Nurprapti Wahyu Widyastuti, Nurprapti Rahmmawati Rahmmawati Ratu Amalia Hayani Ratu Amalia Hayani Ratu Amalia Hayani Riska Putri Damayanti Rizky Haidiana Sri Barkah Saleh, Suja’i Siti Muhibah Siti Muhibah Siti Muhibah Siti Muhibah Siti Nur Intan Soraya Soleh Hidayat, Soleh Suaidi Suaidi Suaidi Suaidi Suaidi Suaidi Suaidi, Suaidi Suaidi, Suaidi Suja'i Suja'i, Suja'i Sujai Saleh Sujanah, Nanah Sujanah, Nanah Suja’i Suja’I Suja’I Supiyati . Taswiyah Titi Stiawati Titi Stiawati Titi Stiawati Titi Stiawati Titi Stiawati Ujang jamaludin, Ujang Wardatul Ilmiah Wardatul Ilmiah Wardatul Ilmiyah Wati, Rohmah Zakaria Zakaria