Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Aset Wisata Edukasi Kebudayaan Flashcards Berbasis Augmented Reality untuk Pembelajaran Seni dan Budaya TK Laboratorium Muhammad Syifa'ul Qolbi; Alby Aruna; Mohamad Firzon Ainur Roziqin; Iriaji; Eka Putri Surya; Adinda Marcelliantika; Ginanjar Atma Wijaya
El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam Vol. 5 No. 11 (2024): El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmal.v5i11.4002

Abstract

The development of cultural educational asset flashcards based on Augmented Reality (AR) for art and culture learning at TK Laboratorium aims to enhance children's interest and understanding of local arts and culture. This program integrates AR technology with educational flashcards to create an interactive and engaging learning experience. Methods include the design and development of AR flashcards, technical training for teachers, and effectiveness evaluation through user feedback. Results show a significant increase in children's engagement and understanding of art and cultural materials. The implementation of this program is expected to support the development of innovative and effective art and culture learning at the early childhood education level.
INTEGRASI PENDIDIKAN SENI DAN INDUSTRI MEDIA IMERSIF MELALUI KELAS SIMULASI VISUAL UNTUK MATCHMAKING KURIKULUM INDUSTRI Iriaji, Iriaji; Patmi Rahayu, Wening; Rahman Prasetyo, Abdul; Putri Surya, Eka; Atma Wijaya, Ginanjar; Firzon Ainur Roziqin, Mohamad; Marcelliantika, Adinda; Aruna, Alby
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 9 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i9.2024.3669-3681

Abstract

Integrasi pendidikan seni dengan industri media imersif melalui perancangan dan implementasi kelas simulasi visual merupakan fokus utama penelitian ini. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesesuaian kurikulum pendidikan seni dengan kebutuhan industri. Pendekatan metodologi yang diambil mencakup analisis kebutuhan industri, perancangan modul pembelajaran, serta implementasi dan evaluasi kelas simulasi visual. Dari kegiatan ini, terlihat adanya peningkatan keterampilan praktis mahasiswa dalam penggunaan teknologi imersif serta pemahaman mereka mengenai aplikasi praktis seni dalam konteks industri. Evaluasi melalui survei dan wawancara mendalam dengan mahasiswa dan pelaku industri mengindikasikan bahwa kelas simulasi ini efektif dalam menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik, serta meningkatkan kesiapan kerja lulusan. Hasilnya memberikan kontribusi signifikan dalam memodernisasi kurikulum pendidikan seni dan memastikan relevansinya dengan perkembangan industri media imersif. Dengan demikian, upaya ini tidak hanya memperkuat keterampilan teknis mahasiswa tetapi juga menyiapkan mereka untuk beradaptasi dengan tuntutan industri yang terus berkembang.
Framework Pengembangan Produk Turunan Tape menjadi Tape Kit sebagai Bagian dari Petualangan Rasa dan Wisata Kultura di Desa Banjarsari Berbasis Income Generating Iriaji, Iriaji; Taufani, Agusta Rakhmat; Roekhan, Roekhan; Hamdani, Ardiansyah Yusuf; Nazwa, Venina Nabilla
VISA: Journal of Vision and Ideas Vol. 5 No. 3 (2025): Journal of Vision and Ideas (VISA)
Publisher : IAI Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/visa.v5i3.9311

Abstract

  Banjarsari Village has superior potential as a center for traditional tape production, but its conventional processing is a challenge in attracting tourists and the younger generation. This research aims to design a framework for the development of tape derivative products into Tape Kits as part of flavor and cultural tourism innovations that are oriented towards increasing community income (income generating). The approach used is qualitative with a case study method, where the community is actively involved through the stages of training in making Tape Kits, assistance in the packaging and marketing process, to the preparation of promotional strategies targeting the tourism sector. Data collection techniques include participatory observation, in-depth interviews with local business actors, and visual and narrative analysis of product design and promotional strategies. The results show that Tape Kit has not only succeeded in expanding the appeal of tape as a distinctive souvenir, but is also able to integrate local cultural values in the form of innovative presentations. In addition, the active participation of the community in the production and promotion process also encourages the birth of a sustainable new business ecosystem. This framework is expected to be replicated in other areas that have local culinary potential as a cultural tourism-based economic lever.
Penerapan AR Berbasis Audio Visual Interaktif Karya Kaligrafi untuk Meningkatkan Kemampuan dan Kreatifitas SDM MA Ibadurrochman Ilham Fatkhu Romadhon; Mohamad Firzon Ainur Roziqin; Eka Putri Surya; Alby Aruna; Iriaji Iriaji
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Vol. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Dharma Samakta Edukhatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61142/psnpm.v1.77

Abstract

Artikel ini memberikan paparan inisiatif MA Ibadurrochman dalam meningkatkan kreativitas dan kemampuan pembelajarannya melalui implementasi Augmented Reality (AR) berbasis audio-visual dalam karya kaligrafi. Inovasi ini bertujuan mengintegrasikan media digital interaktif ke dalam kurikulum, menciptakan pengalaman pembelajaran imersif. Dengan mengubah karya kaligrafi menjadi materi interaktif menggunakan AR, peserta didik dan pendidik dapat menyelami aspek artistik dan keilmuan kaligrafi dengan lebih mendalam dan dinamis. Pendekatan Aset Based Community Development (ABCD) diadopsi untuk memaksimalkan potensi lokal. Hasil program ini mencerminkan peningkatan substansial dalam pemahaman konseptual, keterampilan praktis, dan kreativitas baik siswa maupun guru. Penggunaan AR berbasis audio-visual tidak hanya meningkatkan kualitas pendidikan kaligrafi dan seni di MA Ibadurrochman, tapi juga berdampak positif pada pengembangan Sumber Daya Manusia. Keberhasilan ini menandai AR sebagai model inovatif dalam pendidikan, mengkatalisir pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif. Karya kaligrafi tidak lagi hanya sebagai objek estetika, tapi juga sumber pembelajaran yang kaya. Penerapan teknologi ini menjanjikan perubahan paradigma dalam pendekatan pembelajaran kaligrafi, memperkaya proses edukasi dan menumbuhkan apresiasi mendalam terhadap seni dan keilmuan kaligrafi.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS VIRTUAL YOUTUBER (VTUBER) MATERI GAMBAR ILUSTRASI PADA SISWA SMP NEGERI 8 BOGOR Rivanio Rezky, Muhammad; Iriaji
Imajinasi: Jurnal Seni Vol. 19 No. 2 (2025): Imajinasi: Jurnal Seni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/imajinasi.v19i2.27148

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong transformasi dalam pendidikan, termasuk dalam penyampaian materi pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif. Di sisi lain, pembelajaran seni budaya di tingkat SMP masih didominasi metode konvensional yang kurang visual dan tidak sesuai dengan karakteristik siswa generasi digital. Hal ini menunjukkan adanya kebutuhan akan media pembelajaran yang lebih kontekstual, komunikatif, dan sesuai dengan kebiasaan belajar siswa masa kini. Salah satu inovasi yang potensial adalah penggunaan Virtual YouTuber (VTuber), yaitu karakter virtual yang menyampaikan konten edukatif melalui platform digital seperti YouTube. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis VTuber pada materi gambar ilustrasi untuk siswa kelas VIII SMP. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Teknik pengumpulan data meliputi validasi ahli media dan materi, serta uji coba kepada 32 siswa melalui angket. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Validasi yang dilakukan oleh ahli media memperoleh skor 89,5% dan oleh ahli materi sebesar 91,67%, keduanya termasuk dalam kategori sangat layak.Hasil uji coba lapangan penggunaan media tersebut memperoleh persentase 77,78%, yang menggambarkan bahwa media tersebut layak digunakan. Media VTuber terbukti menarik, komunikatif, dan selaras dengan prinsip Kurikulum Merdeka karena mendukung pembelajaran berbasis proyek, eksploratif, dan fleksibel. Dengan demikian, media ini layak digunakan sebagai alternatif inovatif dalam pembelajaran seni rupa di era digital. Keywords: educational media, Virtual YouTuber, illustrative images, learning interest, educational technology
Karakteristik Sosio-Budaya, Pergeseran dan Pola Adaptasi Kriya Gerabah Pagelaran Malang Iriaji, Iriaji; Rohidi, Tjetjep Rohendi; Florentinus, Totok Sumaryanto; Kartika, Dharsono Sony
Bahasa dan Seni: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Pengajarannya Vol. 47, No. 1
Publisher : citeus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is aimed to study the phenomena of the socio-cultural characteristics, the shift of shape variety, techniques of production, function, as well as the adaptation pattern of the pottery makers of Pagelaran. The study is done holistically and in depth by using qualitative approach through the design of phenomenology. The factual data is gained through in depth interviews, observation and study of documentation with the researchers acting as the key instrument. The validity of the data is maintained by using the source triangulation technique, triangulation of methods, and triangulation of theory. The data are analyzed through the process of reduction, presentation, verification, and paradigmatic theory analysis by using the perspective of the theory of socio-culture, aesthetic of crafting art, and adaptation. This research resulted some points, first is the characteristics of the community of pottery craft of Pagelaran that is heavily holding the Malangan local culture, yet the Javanese culture still heavily attached especially in the behavior of mutual cooperation and the practice of traditional ceremony. Second, the presence of shifting of pottery shaping, technique, and the function of the pottery craft of Pagelaran from the point that they are only making the traditional pottery products into making the creative and innovated pottery products. Third is the findings of two adaptation patterns that is done by the pottery craft community of Pagelaran, that is the functional adaptation pattern through the concept of revitalization and the adaptation pattern processual through the concept of reinterpretation.
Penguatan Brand Identity dalam Digital Ecosystem untuk Hilirisasi Berkelanjutan Produk Lokal Batik Abdul Rahman Prasetyo; Iriaji Iriaji; Ike Ratnawati; Zulfikar Al Haq; Puteri Anisah Oktaviani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2631

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fungsi dan urgensi pengembangan brand identity melalui ekosistem digital sebagai strategi untuk mendorong hilirisasi produk lokal secara berkelanjutan. Studi ini mengambil Batik Wenangkayana di Kediri sebagai objek kajian, dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi dari aktivitas produksi serta pemasaran batik lokal yang terintegrasi dalam platform digital. Temuan menunjukkan bahwa penguatan identitas merek tidak hanya diperlukan dalam aspek visual seperti logo, kemasan, dan gaya komunikasi, tetapi juga dalam narasi budaya yang mendasari filosofi dan keunikan produk. Melalui optimalisasi media sosial, website, katalog interaktif, serta pemanfaatan marketplace lokal-global, brand Batik Wenangkayana mengalami perluasan jangkauan pasar sekaligus penguatan citra merek berbasis kearifan lokal. Ekosistem digital terbukti memberikan peran strategis dalam mempercepat proses hilirisasi, menciptakan loyalitas konsumen, dan memperkuat posisi batik lokal dalam persaingan industri kreatif nasional. Studi ini menegaskan pentingnya pengembangan brand identity sebagai fondasi dalam keberlanjutan produk lokal melalui pendekatan digital yang adaptif dan terstruktur.
Pola Penerapan Inovasi Batik Cap Berbahan Reuseable Material untuk Membangun Ekosistem Kewirausahaan Lokal Batik Wenangkayana Kediri Iriaji; Ike Ratnawati; Abdul Rahman Prasetyo; Venina Nabilla Nazwa; Pandu Satrio Pinandhito Tirta Perdana
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2651

Abstract

Industri batik di Kediri, khususnya Batik Wenangkayana, memiliki potensi dalam menguatkan ekonomi lokal melalui kewirausahaan berbasis budaya. Namun, penggunaan bahan yang belum ramah lingkungan dan pengelolaan limbah yang belum optimal menjadi tantangan utama. Melalui program pengabdian masyarakat, diperkenalkan inovasi batik cap berbahan reuseable material guna membentuk pola kewirausahaan berkelanjutan yang ramah lingkungan. Pendekatan kualitatif dengan studi kasus digunakan melalui pelatihan dan pendampingan, mencakup teknik produksi efisien dan penggunaan bahan alternatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen produksi. Hasil menunjukkan munculnya pola adaptif dan kolaboratif di kalangan pengrajin, peningkatan keterampilan, efisiensi produksi, dan pengurangan limbah. Kesadaran lingkungan dan nilai ekonomi budaya juga meningkat. Inovasi ini terbukti memiliki dampak positif dan berpotensi direplikasi sebagai strategi pelestarian budaya dan pemberdayaan ekonomi lokal berkelanjutan.
Development of Try Out Questions for Teacher Professional Education for Teachers in Certain Fields of Study in Fine Arts iriaji, iriaji; pujiyanto, pujiyanto
EDUTEC : Journal of Education And Technology Vol. 9 No. 1 (2025): September 2025
Publisher : STAI Miftahul Ula Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29062/fewhbm03

Abstract

The development of tryout questions for the Teacher Professional Education in the field of Fine Arts is of high urgency because the quality of the questions greatly determines the participants predicted success in facing the Student Competency Test. This study aims to develop valid and reliable tryout instruments through a Research and Development (R&D) approach with psychometric procedures, including planning, writing, reviewing, and testing 35 questions (25 simple multiple choice and 10 complex multiple choice) to 87 students. Analysis was conducted on the level of difficulty, discrimination power, distractor effectiveness, validity, and reliability. The results showed that the distribution of questions was not ideal, with a dominance of easy questions, few difficult questions, and low discrimination variation. Of the total items, 18 could be used without revision, 9 needed revision, and 8 were discarded. Validity showed that 20 questions were classified as good, while 15 were not yet valid, and the overall reliability of the test was high (? = 0.835). These findings confirm that although the instrument has high reliability, the quality of the items still requires significant revision to meet psychometric standards. Thus, the developed instrument has the potential to be an effective predictive tool for the readiness of Fine Arts students, while also contributing to improving the quality of teacher professional education assessment in Indonesia.  
Implikasi Keterkaitan Model Pembelajaran Teacher Curatorial Studies Program Terintegrasi Residensi Galeri dalam Peningkatan Kompetensi Kuratorial Guru Seni Budaya Iriaji; Yuliati; Usep Kustiawan; Ahmad Sholikin; Ageng Wiro Leksono; agengwiro103@gmail.com
Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Vol. 7 No. 10 (2025): RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/reslaj.v7i10.9418

Abstract

                This study aims to examine the implications of the relationship between the Teacher Curatorial Studies Program (TCSP) learning model that is integrated with gallery residency in improving  the curatorial competence of cultural arts teachers. The TCSP model is designed to provide practical experiences through collaboration with art galleries that allow teachers to be directly involved in the curatorial process, including exhibition management and the drafting of artistic concepts. This study uses a qualitative approach with in-depth interview data collection techniques and observations of cultural arts teachers who participate in this program. The results show that the integration of gallery residencies enriches teachers' learning experiences in terms of organizing exhibitions, managing artworks, and effective visual communication. With hands-on mentoring and hands-on experience in the gallery, teachers' curatorial competence has significantly improved, which is reflected in their ability to design and present art exhibitions in schools. In addition, this model also contributes to increasing teachers' understanding of the importance of managing artworks that are contextual and relevant to local cultural dynamics. Overall, TCSP integrated gallery residencies proved effective in strengthening the curatorial skills of cultural arts teachers, which in turn had a positive effect on the quality of art teaching in schools.
Co-Authors Ade Richa Daril Janah Adinda Marcelliantika Ageng Wiro Leksono agengwiro103@gmail.com Agnisa Maulani Wisesa Agusta Rakhmat Taufani Agustina, Eka Kursita Manda Ahmad Sholikin Aisha Syauqina Ramadina Alby Aruna Alby Aruna Anak Agung Gde Rai Arimbawa Anggara, Anggara Putra Kurniawan Anggia Erdi Pratiwi Ardiansyah Yusuf Hamdani Aruna, Alby Atma Wijaya, Ginanjar Aziza, Tariska Nur Azizah, Wanda Violita Alfi Cahya Indraswari, Dinda Eka Putri Surya Eka Putri Surya Firdausi Nuzula, Salsabila Firzon Ainur Roziqin, Mohamad Fitri, Agem Akbar Zainul Fitria Maudy Wardhani Ginanjar Atma Wijaya Hamdani, Ardiansyah Yusuf Ike Ratnawati Ike Ratnawati Ilham Fatkhu Romadhon Indah Dwi Cahyanti Dipura Joevanka, Vania Callista Kartika, Dharsono Sony Kiki Amelia Sari Leksono, Ageng Wiro Lutfiani, Maslicha Marcelliantika, Adinda Maulita, Jharotul Nur Melati, Dinda Mitra Istiar Wardhana, Mitra Istiar Mohamad Firzon Ainur Roziqin Mohamad Firzon Ainur Roziqin Muhammad Luthfi Muhammad Syifa'ul Qolbi Nazwa, Venina Nabilla NILA RAHMAWATI Ningrum, Linda Agustin Oktama, Triyoga Pandu Satrio Pinandhito Tirta Perdana Pandu Satrio Pinandhito Tirta Perdana Prasetya, Mohammad Zidane Eka Prasetyo, Abdul Rahman Pujiyanto Pujiyanto Purnomo Puteri Anisah Oktaviani Putri Surya, Eka Putri, Agustin Suprihatiningsih Qolbi, Muhammad Syifa'ul Qomariyah, Nanda Laily Rakhmat Taufani, Agusta Rini, Denik Ristya Risa Septyana Rivanio Rezky, Muhammad Roekhan Roekhan Roekhan Roziqin, Mohamad Firzon Ainur Samsul Arifin Sholikin, Ahmad Sidyawati, Lisa Siswahyudianto Surasak Jamnongsarn Surya, Eka Putri Swastika Dhesti Anggriani Syamsiar, Syamsiar Titi Rahayuningsih Tjetjep Rohendi Rohidi, Tjetjep Rohendi Totok Sumaryanto Florentinus, Totok Sumaryanto Usep Kustiawan Venina Nabilla Nazwa Wening Patmi Rahayu Wijaya, Ginanjar Atma Yuliati Yuliati - Zhitfi, Gyska Zulfikar Al Haq