p-Index From 2021 - 2026
5.274
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Media Teknik Sipil Jurnal Mahasiswa Fakultas Hukum JETT (Jurnal Elektro dan Telekomunikasi Terapan) Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi) JITK (Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Komputer) IRJE (Indonesian Research Journal in Education) PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) Jurnal Komposisi AL-ULUM: JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI Jurnal Informatika dan Rekayasa Elektronik Dielektrika : Jurnal Ilmiah Kajian Teori dan Aplikasi Teknik Elektro El-Iqtishady Iqtishaduna : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah JIKKHC : Jurnal Ilmiah Keperawatan dan Kebidanan Holistic Care Mabsya: Jurnal Manajemen Bisnis Syariah Dakwatul Islam Journal of Islamic and Law Studies (JILS) Keris: Journal of Community Engagement Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kearifan Lokal (JIPKL) Proceedings of The International Conference on Business and Economics Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu APPA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesian Journal of Science, Technology, and Humanities Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Journal of International Multidisciplinary Research The Journal General Health and Pharmaceutical Sciences Research Landraad An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan IJMRI Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory Interdisciplinary Explorations in Research Journal (IERJ) Scientiva: Journal of Society and Scientific Studies
Claim Missing Document
Check
Articles

INNOCAT (INNOVATIVE CERTIFICATE) WORKSHOP: SERTIFIKASI DAN DESAIN SERTIFIKAT BERBASIS TEKNOLOGI KEPADA ORGANISASI INTRA SEKOLAH Aliansyah Firdaus; Alif Fiandi Firdaus; Anotaris Bulele; Kevin Faras Oktafiano; muhammad arif prasojo; Muhammad Haris; Muhammad Nursalim Imron; Nentra Edison Mendrofa; Rifki Yasmin Dwi Pambudi
APPA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 4 (2023): APPA : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan perkembangan zaman yang semakin canggih kita diharuskan untuk mengikuti teknologi pada era digitalisasi. Sertifikat adalah bukti tertulis yang menyatakan pencapaian atau partisipasi dalam suatu kegiatan, pelatihan, atau kompetisi. Sertifikat tidak hanya menjadi penghargaan bagi para siswa, tetapi juga meningkatkan motivasi mereka untuk lebih aktif berpartisipasi dalam kegiatan ekstrakurikuler. Namun, dalam era teknologi informasi saat ini, penyusunan dan desain sertifikat tidak lagi harus dilakukan secara manual.  Workshop ini ditujukan untuk para anggota organisasi siswa intra sekolah (OSIS) di tingkat SMP. Dengan memahami teknologi terkini dalam penyusunan dan desain sertifikat, para peserta akan mampu menciptakan sertifikat yang lebih menarik, relevan, dan mudah didistribusikan kepada rekan-rekan mereka
Strategi Optimalisasi Pelayanan bmt al hikmah semesta pada masa pandemi Muhammad Haris; Rahma Tri Ristiyanti; Kharis Fadlullah Hana
Mabsya: Jurnal Manajemen Bisnis Syariah Vol. 4 No. 1 (2022): Mabsya: Jurnal Manajemen Bisnis Syariah
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/mabsya.v4i1.6516

Abstract

Abstract The Covid 19 pandemic has made significant changes and has had a major impact on financial institutions, one of which is BMT. However, BMTs are required to keep maximizing their service even during the pandemic. This study aims to find out how the strategy of BMT is to continue to maximize its services even during the pandemic so that it creates satisfaction for its customers. The method used in this research is descriptive qualitative with data collection through interviews with BMT employees and customers from BMT, regarding improved services during the pandemic. The results of this study indicate that firstly BMT has been able to maximize its services by using the basics and service policies used. secconly customer satisfaction from BMT has been achieved because BMT provides easy service to customers but still provides maximum results. Recommendations from this research are for BMT to maintain good and maximal service and to always improve the quality of its services so that it is much better in the future, customer satisfaction to be maintained and continue to be developed in the future can realize several features that aim to facilitate service by the sophistication of existing technology, but still does not make it difficult for customers. Abstrak Pandemi Covid 19 telah membuat perubahan yang signifikan dan berdampak besar pada badan keuangan salah satunya adalah BMT. Meskipun demikian BMT dituntut agar tetap memaksimalkan pelayan meskipun pada masa pandemi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi dari BMT agar tetap memaksimalkan pelayanannya meskipun pada masa pandemi sehingga menimbulkan kepuasan pada nasabahnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara dengan pegawai BMT dan nasabah dari BMT, Mengenai pelayaan yang di tingkatkan pada masa pandemi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa. Pertama, BMT sudah mampu memaksimalkan pelayanannya dengan menggunakan dasar-dasar dan kebijkan pelayanan yang digunkan. Kedua, kepuasan nasabah dari BMT telah tercapai karena BMT memberikan pelayanan yang mudah terhadap nasabah namun tetap memberikan hasil yang maximal. Rekomendasi dari penelitian ini adalah agar BMT tetap menjaga pelayanannya sudah bagus dan maximal serta agar selalu meningktkan kualitas pelayanannya agar jauh lebih baik di masa depadan, kepuasan nasabah agar terus terjaga dan terus dikembangkan dimasa yang akan datang dapat mewujutkan beberapa vitur yang bertujuan untuk permudah pelayanan dengan kecanggihan tekonologi yang ada, namun tetap tidak membuat nasabah kesulitan.
Reaktualisasi Persyaratan Perempuan Menjadi Saksi Perkara Perdata Dalam Fikih Klasik Dan Korelasinya Pada Hukum Modern Akhmad Wafi; Almejiem Aditya Wijaya; Muhammad Noor Ridani; Budi Rahmat Hakim; Muhammad Haris
JOURNAL OF ISLAMIC AND LAW STUDIES Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Fakultas Syariah UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jils.v7i2.11550

Abstract

Abstract: Testimony between men and women in muamalah (civil) cases in Islamic courts is explicitly verbis mentioned in Surah Al-Baqarah verse 282. But in the contemporary era whether the concept of testimony in the view of the law can be reactualized so as to cause two different points of view. This article proposes a reactualization of a new understanding of how the concept of male and female testimony in the contemporary era is in accordance with the times through an in-depth review by looking at two aspects, namely the influence of modernization on legal novelty and how it is viewed through an Islamic perspective. This research aims to gain a better understanding of the progressivity of Islamic law in line with the times. The research method used is normative law, including analysis of the arguments contained in the Qur'an and relevant Hadith and added some thoughts and literature from scholars. Based on this, the results show that the approach of modernization that affects legal novelty explains that Islamic law always has suitability in any time and place and the reactualization of understanding of the concept of gender in witnesses in Islamic courts can be adjusted by paying attention to legal facts in the trial. Keywords: Contemporary Law; Islamic Court; Witnesses; Women Witnesses
Perspektif Notaris Kota Banjarmasin dalam Mengimplementasikan Cyber Notary Amelia Fatmawati; Rizqa Ananda; Muhammad Haris
JOURNAL OF ISLAMIC AND LAW STUDIES Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Fakultas Syariah UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jils.v6i2.12519

Abstract

Rapidly developing technological developments affectalmost all human affairs, including business matters. Thedevelopment of this technology has led to the concept of certifyingcertificates through electronics, namely cyber notaries. Basically anotary plays a role in guaranteeing legal certainty in the civilrelations of the parties in the engagement relationship. With theterm cyber notary, notaries are faced with the ability to utilizetechnology in carrying out their notary duties. Cyber notary has abasic function as certification and authentication in electronictransactions. However, there are several dilemmas in this cybernotary, namely regarding legal certainty and knowledge of thenotary himself. In the city of Banjarmasin, business development isalso very fast, so it is important to have research on theimplementation of cyber notaries in the city of Banjarmasin. Thisstudy uses empirical legal research or also called non-doctrinal.Subjects in this study, namely notaries who are in the city ofBanjarmasin with the classification of having carried out theirduties for a minimum of five years of office. The purpose of thisresearch is to find out the perspective of a Banjarmasin city notaryregarding the urgency, readiness, and constraints in implementingcyber notary. It can be concluded that the notary perspective of thecity of Banjarmasin on the urgency of implementing cyber notarydepends on the understanding of the notary himself, not allnotaries of the city of Banjarmasin have known the concept of cybernotary. Notaries in Banjarmasin City are also not ready and areworried about several obstacles in implementing cyber notaries,such as legal certainty
Upaya Penyelesaian Sengketa Pencurian Listrik melalui Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen Kota Banjarmasin Siti Alpisah; Muhammad Haris; Fuad Luthfi; Amelia Rahmaniah
JOURNAL OF ISLAMIC AND LAW STUDIES Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Fakultas Syariah UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jils.v6i2.12522

Abstract

This research is motivated by the many violationscommitted by electricity service users or electricity customerswhich are often referred to as unlawful use of electric current.Consumers who object if their rights are not fulfilled submit alawsuit to BPSK (Consumer Dispute Resolution Agency).Consumers always have their complaints rejected regardingviolations of P2TL (Issuance of Electrical Inspections) because PLNalways makes excuses and takes refuge in PT Directors'Regulations. PLN and as long as the resolution method chosen ismediation, which is essentially an agreement between the parties,the BPSK panel cannot impose sanctions on PLN or grant consumercomplaints. Consumer protection is any effort that ensures legalcertainty to provide protection to consumers. There are 8 (Eight)cases related to consumer and PT problems. PLN (Persero) BPSKBanjarmasin City, one of the authors took a case regardingconsumer problems and PT. BPSK PLN (Persero) Case Number:18/PN BPSK.BJM/VIII/2022. This research aims to find out howthe dispute resolution process works and how legal protection is forconsumers in resolving disputes between consumers and PT. PLN(Persero) at BPSK Banjarmasin City. This type of research usesempirical law and uses a case study approach. The data obtainedwas collected using interview and documentation techniques. Thecollected data was then processed and analyzed using qualitativedescriptive methods. Based on the results of this research, in theprocess of resolving BPSK case Number: 18/PNBPSK.BJM/VIII/2022, the parties agreed to choose disputeresolution through mediation. According to the author's analysis,the resolution of mediation according to BPSK and according toIslam based on explanations is in harmony in its resolution. bothuse a peace agreement between the parties without forcing orpressuring the parties. According to the author's analysis, theprotection carried out by BPSK has implemented the theory of legalprotection as appropriate for consumers, starting from their rightsin receiving complaints to determining the results of disputeresolution.
Persepsi Pedagang Rebana di Martapura terhadap Kebijakan Sertifikasi Halal pada Produk Barang Gunaan Syarif Hidayat; Muhammad Haris
JOURNAL OF ISLAMIC AND LAW STUDIES Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Syariah UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jils.v8i1.12861

Abstract

Sertifikasi halal adalah pengakuan kehalalan suatu produk yang dikeluarkaan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) berdasarkan fatwa tertulis yang dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia. Sebelumnya, sertifikasi halal di Indonesia hanya berlaku pada produk pangan, obat-obatan, dan kosmetik. Namun, semenjak lahirnya Undang-undang Nomor 33 tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal, muncul kategori baru, yaitu produk barang gunaan. Munculnya kategori baru ini tentunya menuai pro dan kontra di Masyarakat. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk meneliti persepsi pedagang rebana di Martapura terhadap kebijakan sertifikasi halal pada produk barang gunaan. Penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian hukum empiris, jenis penelitian hukum yang mengkaji bekerjanya hukum di masyarakat. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dan pengumpulan data menggunakan metode wawancara. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pedagang rebana di Martapura terbagi pada dua persepsi berbeda terhadap kebijakan sertifikasi halal pada produk barang gunaan. Pertama, mereka yang berpendapat bahwa kebijakan sertifikasi halal pada produk barang gunaan cukup penting untuk dilakukan guna menjamin keamanan dan kepercayaan konsumen. Kedua, mereka yang berpendapat bahwa sertifikasi halal pada produk barang gunaan khususnya rebana tidak terlalu penting untuk dilakukan, karena mereka berpendapat selama kulit yang digunakan dari hewan yang halal dan telah dilakukan penyamakan itu sudah cukup walaupun belum dilakukan proses sertifikasi oleh BPJPH. Faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi tersebut terbagi menjadi dua, yaitu faktor fungsional dan faktor struktural. Faktor fungsional dilatarbelakangi oleh faktor pendidikan dan faktor kebutuhan individu. Sedangkan, faktor struktural dilatarbelakangi oleh faktor lingkungan, budaya, dan norma sosial Masyarakat Martapura.
Pemilihan Tanaman Herbal Untuk Meningkatkan Imun Tubuh Manusia Menggunakan Metode Weighted Product Muhammad Haris; Achmad Fauzi; Husnul Khair
Indonesian Journal of Science, Technology and Humanities Vol. 1 No. 3 (2024): IJSTECH - February 2024
Publisher : PT. INOVASI TEKNOLOGI KOMPUTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60076/ijstech.v1i3.259

Abstract

Pemanfaatan tanaman obat herbal merupakan salah satu solusi dalam penyelesaian masalah kesehatan yang sering dihadapi masyarakat, selain menggunakan obat-obatan kimia baik dalam tahapan pencegahan. Penyebab menurunnya imun tubuh pada manusia disebabkan beberapa faktor yang sangat mempengaruhi yakni penyakit yang dapat menyerang tubuh manusia, sehingga kekebalan tubuh melemah sehingga membuat tubuh manusia menjadi lemah dan tidak berdaya. Jika seseorang merasa memiliki masalah dengan sistem kekebalan tubuh mereka, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter untuk diagnosis dan pengobatan yang tepat. Penyelesaian permasalahan ini dengan membuat sebuah pemilihan yang tepat maka dibutuhkan sistem pendukung keputusan agar dapat meningkatkan kepercayaan keputusan akhir dalam pemilihan obat herbal untuk meningkatkan imun tubuh manusia dengan menggunakan metode weighted product. Menghasilkan pemilihan tanaman herbal terbaik dengan nilai tertinggi 0,123 kode alternatif A3 dengan nama kunyit. Sistem aplikasi sistem pendukung keputusan dibuat dalam platform website. Menghasilkan pemilihan tanaman herbal terbaik dengan nilai tertinggi 0,138 kode alternatif A1 dengan nama Jahe Merah. Mengunakan data tanaman herbal sebanyak 9 data dan penilaian data dibuat oleh Rumah Sehat Medan dengan mengunakan metode WP
PENYALURAN ZAKAT FITRAH KEPADA BIDAN PNS DI KABUPATEN BARITO KUALA Rizqa Ananda; Muhammad Haris
Iqtishaduna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah Vol 6 No 1 (2024): Volume 6 Nomor 1 Oktober 2024
Publisher : Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah dan Hukum Uin Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/iqtishaduna.vi.50862

Abstract

Abstrak Zakat fitrah harus diserahkan kepada orang yang berhak menerima zakat atau mustahik zakat. Di Kecamatan Mekarsari, orang tua menyalurkan zakat fitrah anaknya secara langsung kepada bidan yang membantu proses persalinannya yang mana bidan tersebut berprofesi sebagai PNS. Berdasarkan praktik tersebut peneliti menemukan sebuah permasalahan, yaitu sebagaimana yang terdapat dalam firman Allah SWT., Q.S. at-Taubah/9:60 disebutkan bahwa terdapat delapan golongan yang berhak menerima zakat (mustahik zakat). Diantara delapan mustahik tersebut tidak terdapat penyebutan secara jelas mengenai bidan sebagai mustahik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praktik dan alasan masyarakat menyalurkan zakat fitrah kepada bidan PNS di Kecamatan Mekarsari Kabupaten Barito Kuala. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah penelitian hukum empiris (sosiologis) dan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan mengumpulkan data melalui wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa masyarakat Kecamatan Mekarsari Kabupaten Barito Kuala menyatakan bahwa praktik penyaluran zakat fitrah anak kepada bidan PNS merupakan tradisi. Zakat fitrah anak disalurkan oleh orang tuanya secara langsung sebanyak satu kali setelah lahir pada tahun pertama kelahiran kepada bidan yang menolong proses kelahiran anak tersebut sebagai ucapan terima kasih. Zakat fitrah anak yang disalurkan kepada bidan merupakan suatu bentuk menjalankan tradisi orang tua terdahulu. Kata Kunci: Praktik, Zakat fitrah, Bidan PNS Abstract Zakat fitrah must be handed over to the person entitled to receive zakat or mustahik zakat. In Mekarsari District, parents distribute their child's zakat fitrah directly to midwives who help with the delivery process, for which the midwife works as a civil servant. Based on this practice, researchers found a problem, namely, as found in the Word of Allah SWT., Q.S. at-Taubah/ 9:60 mentions that there are eight groups entitled to receive zakat (mustahik zakat). Among the eight mustahiks there is no clear mention of midwives as mustahiks. This study aims to find out the practices and reasons of people distributing zakat fitrah to civil servants midwives in Mekarsari District of Barito Kuala Regency. The type of research used in this study is empirical legal (sociological) research and uses a qualitative descriptive approach by collecting data through interviews and documentation studies. The results of this study concluded that the people of Mekarsari District of Barito Kuala Regency stated that the practice of distributing child zakat fitrah to civil servant midwives is a tradition. The child's zakat fitrah is delivered by his parents directly once after birth in the first year of birth to the midwife who helps the child's birth process as a thank you. The zakat fitrah of the child passed on to the midwife is a form of carrying out the traditions of the previous parents. Keywords: Practices, Zakat Fitrah, Civil Servant Midwife
Analisis Tanggung Jawab Notaris Terhadap Notaris Pengganti Dalam Pembuatan Akta Nor Annisa; Nur Azizah; Muhammad Haris
Journal of International Multidisciplinary Research Vol. 2 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/47seqt90

Abstract

Dikalangan masyarakat, peran seorang notaris dianggap sangat penting, terutama dalam konteks penegakan hukum di Indonesia, yang mencakup fungsi pembuatan akta. Keterlibatan notaris dalam proses pembuatan akta memberikan kontribusi signifikan terhadap kepastian hukum dan perlindungan hak-hak individu. Oleh karena itu, keberadaan notaris dianggap sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Sebagai seorang pegawai negeri, seorang notaris memiliki hak untuk mengambil cuti. Namun, ketika seorang notaris sedang berlibur atau cuti, diperlukan penunjukan seorang notaris pengganti. Notaris pengganti yang ditunjuk untuk menggantikan jabatan notaris harus memiliki tanggung jawab terhadap tugas-tugas notaris yang digantikannya.
Analisis Tantangan dan prospek Masa Depan Jabatan Notaris di Indonesia dalam Era Digitalisasi dan Perkembangan Ekonomi Nurhalisa; Siti Nur Annisa; Muhammad Haris
Journal of International Multidisciplinary Research Vol. 2 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/ynx0xq68

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bagaimana penanganan tantangan yang dialami notaris dan memberikan pandangan komprehensif terhadap berbagai aspek yang mempengaruhi masa depan jabatan notaris di tengah perubahan digital dan dinamika ekonomi di Indonesia.  Penelitian ini menggunakan metode analisis kualitatif, disusun secara sistematis sesuai permasalahan dan disesuaikan dengan peraturan yang berlaku agar mudah diambil kesimpulan sebagai jawaban atas hasil permasalahan ini.  Notaris dapat memanfaatkan kemajuan teknologi ini untuk mempermudah proses pendaftaran properti yang sebelumnya memakan waktu dan manual.  Oleh karena itu, menghadapi era digitalisasi dan perkembangan perekonomian di Indonesia, notaris harus memanfaatkan kemajuan teknologi agar dapat menjalankan tugasnya dengan lebih efektif.
Co-Authors Abdul Khamid Abul A’la Al Ma’adudi Afif Fudin Agus Rahmatullah Ahmad Maulana Anshori Akhmad Wafi Aliansyah Firdaus Alif Fiandi Firdaus Almejiem Aditya Wijaya Amelia Fatmawati Amelia Rahmaniah Andi Ade Ula Saswini Annajiyah Mansyuroh Anotaris Bulele Bayu Indra Laksana Budi Rahmat Hakim Deni Putra Afandi Dian May Syifa Dika Putri Metalica Dini Awwalia Dwi Retnosari Dwiza Riana Elsa Mulya Karlina Eni Heni Hermaliana Fajrul Ilmi Fauzi, Achmad Ferdiansyah, Rival Fuad Luthfi Gata, Windu haikal alpin Hairul Fauzi Hawwin Muzakki Herdian Tohir Hidayatul Husna I Made Budi Suksmadana Iis Suwartini Kevin Faras Oktafiano Khabib Astoni Khair, Husnul Kharis Fadlullah Hana Kiki Kosasih Layli Nor Syifa Lukito Prasetyo M. Munif M. Rizki Adi Pratama Maria Irmina Prasetiyowati Maulidatul Hasanah Mayasari Miswari Miswari Mochtar, M. Mochtar Mas'od Moh. Lutfi Izaki Moh. Mu’amarul Ma’aruf Mohamed Ramadan Abd Allah Mohamed Mohammad Lucky P Muh Ibnu Sholeh muhammad arif prasojo Muhammad Mustangin Muhammad Noor Ridani Muhammad Nursalim Imron Muhammad Rangga Muharrani Muhyi, Asep Abdul Nanda Pradana Nasywa Aulia Akbar Nentra Edison Mendrofa Nita Merlina Noor Fadela Noor Halimah Noprizal Nor Annisa Nur Azizah Nur Azizah, Raudah Nur Ika Mauliyah Nur ‘Azah Nurhalisa Oskar Hutagaluh paham ginting Panji Triyanu Hermawan Rahma Tri Ristiyanti Rahmat Sholihin Raudhatul Jannah Reni Rifki Yasmin Dwi Pambudi Rizqa Ananda Rosita Sani Nurlaela Fitriansyah Siti Alpisah Siti Nur Annisa Siti Zahrina SRI RAHAYU Sudarman Sugiyanti Syafarudin Ch. Syarif Hidayat USWATUN HASANAH Wawan Lulus Setiawan Yamani Naufal Yeni Absah Yola Desnera Putri