Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

MODEL PEMBERDAYAAN USAHA KECIL MENEGAH (UKM) BERBASIS DANA DESA Falikhatun, Falikhatun; Wahyuni, Salamah; Muthmainah, Muthmainah; Cholil, Muhammad
Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2021): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/al-jpkm.v2i1.8784

Abstract

Pemberdayaan UKM adalah upaya yang dilakukan Pemerintah, Pemerintah Daerah, Dunia Usaha, dan masyarakat secara sinergis dalam bentuk penumbuhan iklim dan pengembangan usaha terhadap UMKM, sehingga mampu tumbuh dan berkembang menjadi usaha yang tangguh dan mandiri. Dua kelompok UMKM yang sudah beroperasi di Kecamatan Simo adalah UMKM Balung Kethek dan UMKM Keripik Belut dan Singkong. Kelompok Usaha yang terdiri dari ibu-ibu rumah tangga ini cukup menggeliat seiring dengan adannya media sosial yang dapat digunakan sebagai sarana untuk meningkatkan omset penjualan. Namun, kemampuan para ibu rumah tangga ini sangat terbatas dalam pengelolaan usahanya, terbukti dengan minimnya pengetahuan mereka tentang manajemen dan keuangan bisnis, termasuk pengetahuan tentang sumber-sumber permodalan. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mencari model pemberdayaan UKM yang memanfaatkan alokasi Dana Desa. Dalam pelaksanaanya, pengabdian ini dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu melakukan observasi ke beberapa UMKM di wilayah Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali. Selanjutnya dilakukan Focus Discussion Group. FGD ini bertujuan untuk mencari model pemberdayaan UKM yang sesuai dengan kondisi masyarakat perdesaan dengan memanfatkan sumber pembiayaan berbasis dana desa. Hasil FGD yang dilakukan dengan mengundang berbagai kalangan termasuk dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) menyimpulkan bahwa pemberdayaan UKM berbasis Dana Desa hanya dapat dilakukan apabila UMKM didirikan oleh masyarakat yang berbasis pada komunitas, seperti Komunitas Petani, komunitas Majelis Taklim, Komunitan Seniman dan lain-lain. Dengan kata lain, pemberdayaan UKM yang berbasis dana desa hanya dapat dilakukan dengan pembentukan Kelompok Usaha Bersama (KUBE). Tahapan pengabdian berikutnya adalah sosialisasi manajemen pemasaran berbasis digital atau Digital marketing, sistem akuntansi sederhana, dan sosialisasi prosedur pengajuan sertifikasi halal.
PEMANFAATAN POTENSI SAMPAH SEBAGAI SUMBER DAYA UNTUK MENINGKATKAN INDEKS KEMANDIRIAN MASYARAKAT Dimyati, Ahmad; Kumara, Dedek; Muthmainah, Muthmainah; Cahyadi, Eco; Lestari, Ambar Widya
Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 3 (2021): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/al-jpkm.v2i3.13515

Abstract

Salah satu kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Universitas Pamulang adalah membuat gerakan kepedulian terhadap masyarakat. Mitra kegiatan PKM yaitu masyarakat kelurahan Benda Baru di RT 03 RW 09 yang diwujudkan dalam bentuk sosialisasi potensi sampah sebagai sumber daya serta pembagian paket sembako kepada masyarakat kecil dan pekerja informal seperti driver ojek online, pelaku UMKM, hingga tunawisma di sekitaran wilayah RT 03 RW 09 Kelurahan Benda Baru Kecamatan Pamulang Kota Tangerang Selatan. Persoalan yang dihadapi adalah Pengelola sampah kota cenderung kurang memberikan perhatian yang serius pada TPA tersebut, sehingga muncullah kasus-kasus kegagalan TPA. Berdasarkan permasalahan di atas maka Tim PKM (Pengabdian Kepada Masyarakat) Dosen Universitas Pamulang telah bekerjasama dengan Aksa Sahwahita Anodya Foundation dan kader posyandu setempat membuat gerakan kepedulian terhadap masyarakat kelurahan Benda Baru di RT 03 RW 09 yang diwujudkan dalam bentuk sosialisasi potensi sampah sebagai sumber daya. Kegiatan dilaksanakan melalui dua tahap yaitu pra kegiatan dan pelaksanaan kegiatan. Secara umum kegiatan PKM dapat terlaksana dengan baik dan kondusif walau di tengah pandemi covid 19, Kegiatan PKM ini mendapat sambutan dan dukungan positif dan dari masyarakat Rt 03 Rw 09 Kelurahan Pondok Benda, dari segi tempat, sarana prasarana dan akomodasi, serta antusiasme para peserta.
Difference Between Watermelon Juice and Pure L-citrulline on Muscle Soreness After Eccentric Exercise: A Comparative Study Nandyantami, Farah Fauziah; Ghozali, Dhoni Akbar; Munawaroh, Siti; Wiyono, Nanang; Muthmainah, Muthmainah
Journal of Sport Science and Education Vol 9 No 1 (2024)
Publisher : Faculty of Sport and Health Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jossae.v9n1.p8-17

Abstract

Muscle overuse during exercise increases the risk of muscle injury. L-citrulline, one of the ergogenic substances highly found in watermelon, is frequently used to reduce muscle soreness. This study aimed to compare the effects of pure L-citrulline and watermelon juice in reducing delayed-onset muscle soreness (DOMS) and muscle damage using uric acid as a marker for inflammation. A single-blind controlled trial was employed among 33 participants selected with a purposive sampling method. The participants were given either a mineral water drink containing 1.2 g of L-citrulline supplementation, 750 ml of watermelon juice, or a bottle of mineral water as a placebo administered 2-h before exercise. A multiple-sprint with a deceleration phase was used to induce DOMS. There was a significant decrease of DOMS 12 h and 24 h post-exercise with watermelon juice and pure L-citrulline (p=0.001). However, there was no significant difference in effectiveness between both forms of supplementation (p = 0.748). There were no significant changes in uric acid levels post-exercise with both forms of supplementation. Both watermelon juice and pure L-citrulline show similar effectiveness in improving subjective feelings of DOMS but fail to provide evidence of their ability to reduce muscle inflammation significantly via the reduction of uric acid levels.
Pengembangan Alat Permainan Edukatif Dengan Barang Bekas Untuk Mengembangkan Bahasa Anak Usia Dini Puspita, Yenda; Muthmainah, Muthmainah; Joni, Joni; Yusi Nur Sa'ida, Amin
Ar-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2025): Ar-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Kifayah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53398/arraihanah.v5i2.723

Abstract

This study aims to develop educational play equipment (APE) made from recycled materials as a learning medium that can support the language development of early childhood at Pembina 2 Pekanbaru State Kindergarten. The research method used is Research and Development (R&D) with the Borg and Gall development model. The resulting product is a learning medium made from recycled materials designed to stimulate children's language skills. The results of the study indicate that this learning medium is considered feasible and practical for use by experts, teachers, and students. These findings confirm that the recycled material-based media developed is effective in supporting the improvement of early childhood language skills while instilling the values ​​of creativity and environmental awareness
Need Assessment for the Development of A Training Model for Coping Learning in Kindergarten Muthmainah, Muthmainah; Astuti, Budi
Jurnal Pendidikan Anak Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Department of Early Childhood Education, Faculty of Education, Universitas Negeri Yogyakarta in in cooperation with in cooperation with the Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD (PPJ PAUD) Indonesia based on the MoU Number: 030/PPJ-PAUD/VIII/2020.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v13i1.313

Abstract

Coping learning is critical for fostering children's ability to cope with their problems. This study explored the issues and requirements for creating a training model for coping learning in kindergartens in Yogyakarta. Following Borg and Gall's exploration stage of the research and development approach, this research analyzed four (4) principals' and five (5) educators' input. During the exploration stage, data on coping learning was collected through observations and interviews. Interactive analysis was employed as the data analysis technique.  The findings revealed some issues, specifically: 1) educators lack the necessary knowledge and skills to implement coping learning effectively, 2) the lack of a Standard Operating Procedure (SOP) for coping learning resulted in a haphazard approach to its implementation, 3) educators have limited knowledge and ability to manage children's emotional and behavioral problems, 4)  insufficient coping-based learning resources, and 5) certain parenting practices prevent children from developing coping skills. The needs assessment results will then be used to create a training model, which will then be submitted for expert judgment and field testing to determine its effectiveness.
Analisis Kebutuhan Pengembangan Perilaku Peduli Lingkungan Anak Usia Dini di Daerah Istimewa Yogyakarta Anatasya, Anatasya; Muthmainah, Muthmainah; Prayitno, Prayitno
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 6 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i6.7103

Abstract

Penelitian ini menganalisis kebutuhan pengembangan perilaku peduli lingkungan pada anak usia dini di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dengan fokus pada identifikasi kesadaran guru dan implementasi praktik ramah lingkungan di PAUD. Metode survei kuantitatif dengan instrumen kuesioner tertutup, dimana data dikumpulkan dari 109 guru PAUD di lima kabupaten/kota, dan dianalisis secara statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan 92,7% guru menyadari urgensi penanaman perilaku peduli lingkungan, namun pada implementasinya terkendala oleh keterbatasan pemahaman anak (35,8%), dan kurangnya dukungan orang tua (24,8%). Sebanyak 82,6% guru menilai pendekatan learning by doing (membuang sampah pada tempatnya, berkebun, dan recycle). Temuan ini mengindikasikan perlunya pengembangan program pelatihan guru, media pembelajaran kontekstual, dan panduan kegiatan yang mendukung internalisasi nilai lingkungan pada anak usia dini. Penelitian ini memperkaya literasi tentang strategi implementasi pendidikan lingkungan di PAUD sebagai upaya tindak lanjut.
EFFECTIVITY OF STENOCHLAENA PALUSTRIS (BURM.) BEDD EXTRACT AS ANTIOXIDANT FROM CENTRAL KALIMANTAN: SCOPING REVIEW Simamora, Helmi Susanti; Prayitno, Adi; Muthmainah, Muthmainah
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 35 No. 1 (2025): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v35i1.2291

Abstract

Tumbuhan kelakai banyak ditemukan di Kalimantan dan biasanya dikonsumsi dengan cara di tumis dan direbus. Kelakai mengandung bioaktif yang bermanfaat bagi kesehatan dan dapat meningkatkan sistem imun tubuh Secara teoritis, artikel ini memberikan informasi bahwa kelakai memiliki manfaat kesehatan seperti antihiperlipidemia, penurunan kadar glukosa darah, dan pencegahan kanker payudara. Secara praktis, artikel ini membuka peluang penggunaan kelakai dalam penatalaksanaan diabetes, antihiperlipidemia, dan pencegahan kanker payudara pada manusia. Penelitian ini bertujuan memberikan informasi komprehensif tentang kelakai yang memiliki aktivitas antioksidan dan mengeksplorasi zat bioaktif yang terkandung dalam kelakai yang dapat dimanfaatkan untuk penelitian lebih lanjut secara in vivo seperti diabetes, bisa digunakan untuk mengeksplorasi aplikasi klinis seperti senyawa atau zat bioaktif yang terkandung dalam kelakai dapat dimanfaatkan untuk penelitian lebih lanjut secara in vivo seperti diabetes, antikanker. Scoping review yang dimulai dengan Pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Informasi diperoleh melalui basis data elektronik PubMed, Google Scholar, dan Science Direct dari tahun 2019 - 2024. Hasil penelitian ini adalah sintesis unsur deskriptif dan naratif dari 13 artikel didapatkan tujuh artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Informasi dari berbagai artikel menunjukkan bahwa perlunya antioksidan eksternal untuk tubuh, yang dapat berasal dari tanaman atau vitamin. Salah satu tanaman yang memiliki aktivitas antioksidan adalah kelakai (Stenochlaena palustris (Burm.) Bedd). Kelakai mengandung flavonoid, alkaloid, dan tanin yang memiliki aktivitas antioksidan dalam menghambat radikal bebas. Kajian scoping ini mengonfirmasi adanya aktivitas antioksidan pada tanaman kelakai.
Pengaruh pola asuh orang tua terhadap kemandirian anak usia 5-6 tahun di TK Kemantren Gedongtengen Yogyakarta Darmayanti, Erma; Muthmainah, Muthmainah; Indrawati, Indrawati
Jurnal Pendidikan Anak (WEBSITE INI SUDAH BERMIGRASI KE WEBSITE YANG BARU ==> https://journal.uny.ac.id/v3/jpa) Vol 12, No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v12i2.56583

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola asuh orang tua terhadap kemandirian anak usia 5-6 tahun di Kemantren Gedongtengen Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif metode ex post facto. Subjek penelitian terdiri dari orang tua yang memiliki anak usia 5-6 tahun. Teknik pengumpulan data dengan angket. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan pendekatan Partial Least Square (PLS) dengan melalui tiga tahapan yaitu: analisis outer model, analisis inner model, dan pengujian hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh orang tua berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemandirian anak yaitu nilai t-statistik 8,882 > 1,96 dan p-value = 0,000 < 0,05 artinya adalah pola asuh orang tua memengaruhi kemandirian anak.
Model pembelajaran keterampilan koping anak (MPK2A) untuk meningkatkan kemampuan mengelola emosi negatif Muthmainah, Muthmainah
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Vol. 15 No. 1 (2022): March-May
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpipfip.v15i1.47439

Abstract

Kesulitan dan tantangan dialami anak setiap hari sehingga anak memerlukan keterampilan koping. Berbagai model pembelajaran diterapkan untuk melatihkan koping pada anak termasuk Model Pembelajaran Keterampilan Koping untuk Anak (MPK2A). MPK2A memiliki kelebihan karena melibatkan guru, orang tua, dan anak secara sinergi dan berkesinambungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas MPK2A untuk meningkatkan kemampuan mengelola emosi negatif anak usia 4-6 tahun. Penelitian ini merupakan penelitian pra-eksperimen one-group pre-test-post-test design. Subjek penelitian berjumlah 21 anak yang berusia 4-6 tahun dengan keterampilan koping yang rendah. Pengumpulan data menggunakan skala keterampilan koping dan dianalisis secara kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MPK2A efektif untuk mengelola emosi negatif anak usia 4-6 tahun. Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan skor keterampilan koping positif pada pre-test dan post-test secara signifikan. Selain itu, hasil uji Wilcoxon Signed Ranks menunjukkan nilai (Sig.) 0,000<0,05, sehingga perlakuan dinyatakan efektif. Child coping skills learning model (MPK2A) to improve the ability to manage negative emotions for childrenDifficulties and challenges are experienced by children every day, so children need coping skills. Various learning models are applied to train children to cope, including MPK2A (Coping Skills Learning Model for Children). MPK2A has advantages because it involves teachers, parents, and children synergistically and sustainably. This study aims to determine the effectiveness of MPK2A in improving the ability to manage negative emotions in children aged 4-6 years. This research is a pre-experimental one-group pre-test-post-test design with 21 children aged 4-6 years old with low coping skills. Collecting data using a scale of coping skills and analyzing quantitatively. The results showed that MPK2A effectively manages negative emotions in children aged 4-6. A significant increase in positive coping skills scores on the pre-test and post-test indicates this. In addition, the Wilcoxon Signed Ranks test results showed a value of (Sig.) 0.000 <0.05, so the treatment was declared effective
An Exploration of Kindergarten Teacher’s Mastery Motivation in Yogyakarta Rolina, Nelva; Agustiningsih, Rini; Muthmainah, Muthmainah; Hayati, Nur; Wulandari, Rina
Jurnal Pendidikan Anak Vol. 14 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Department of Early Childhood Education, Faculty of Education, Universitas Negeri Yogyakarta in in cooperation with in cooperation with the Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD (PPJ PAUD) Indonesia based on the MoU Number: 030/PPJ-PAUD/VIII/2020.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v14i2.2209

Abstract

Mastery motivation is an internal drive to master challenging tasks and achieve competence. In the context of early childhood teachers in Indonesia, studies on this topic remain limited. This research aims to explore the level of mastery motivation among kindergarten teachers in the Special Region of Yogyakarta and identify the factors that influence it. A qualitative, exploratory approach was employed, involving in-depth interviews, non-participant observations, and document analysis with 15 teachers representing the five districts in Yogyakarta. Thematic analysis was conducted to identify patterns of meaning and characteristics of mastery motivation. The findings reveal three levels of mastery motivation high, moderate, and low with most teachers falling within the moderate to high categories. Teachers with high motivation demonstrated strong learning orientation, persistence, and innovative behaviors in improving teaching practices. Meanwhile, moderate motivation tended to fluctuate, influenced by administrative burdens, limited time, and work demands. These findings highlight that mastery motivation is multidimensional and shaped by individual, social, and institutional factors. This study is expected to broaden understanding of professional motivation among early childhood teachers, provide empirical foundations for educational policies and sustainable teacher competency development programs, and open opportunities for further, more in-depth research
Co-Authors Adi Magna Patriadi Nuhriawangsa Adi Prayitno Agus Kristiyanto Agustiningsih, Rini Ahmad Dimyati AMBAR WIDYA LESTARI AMELIA, NUR Aminuyati Anatasya, Anatasya Andriani, Dela Ariefianto, Mochammad Doddy Aryani, Vina Dinata Kamila Bali, Engelbertus Nggalu Banu Setyo Adi Brian Wasita Budi Astuti Cahyadi, Eco Cholil, Muhammad Dafrina, Armelia Darmayanti, Erma Debree Septiawan Dhoni Akbar Ghozali Dita Andraeny Dyah Ratna Budiani Dyonisa Nasirochmi Pakha Edi Purwanta Eka Puspita Sari Eka Sapti Cahyaningrum Fadilah, Diajeng Ayu Eka Fajariani, Yeni Lutfiatun Falikhatun Falikhatun, Falikhatun Fauzia, Laela Rizki Fidyati, Fidyati Hakim, Fikar Arsyad Hasan Mukhibad Hermawan, Danus Ida Nurwati Indrawati Indrawati Irwan Trinugroho, Irwan Jarot Subandono Joni Joni Kale, Sartika Kristiana, Irma Kumara, Dedek Lehan, Aflyyanti Dua M. Yogi Riyantama Isjoni Nama Koten, Angelikus Nanang Wiyono Nandyantami, Farah Fauziah Nelva Rolina Ni Putu Dian Apriandary Nur Cholimah Nur Hayati Nur Khoirani, Alfina Prayitno Prayitno Rara Sugiarti Riana Mashar Rina Wulandari Rohmaningtyas Hidayah Setyaningrum Salamah Wahyuni Sapang, Ferliani Fransisca Saptari, Mochamad Ari Sari, Febri Tika Sari, Tuti Puspita Sa’pang , Ferliani Fransisca Selfi Handayani Simamora, Helmi Susanti Siti Munawaroh Sofwan Indarjo Sofyan, Diana Khairani Sudaryanti Sudaryanti Sunggoro, Agus Jati Susanti Susanti Sutaryo Sutaryo Suwarjo Suwarjo Tati Hariati Tri Rejeki Andayani Utami, Sekar Yahya , Amira Najiha Binti Yenda Puspita Yusi Nur Sa'ida, Amin Yustina Ananti, Yustina Zakir, Sitti Mutmainna