Claim Missing Document
Check
Articles

Perguruan Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate Cabang Solok Sselatan (1991-2023) Oftia, Desti Nur; Naldi, Hendra
Jurnal Kronologi Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jk.v7i1.880

Abstract

Penelitian ini mengkaji sejarah dan perkembangan Perguruan Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Kabupaten Solok Selatan dari tahun 1991 hingga 2023. Menggunakan metode penelitian sejarah, studi ini meneliti proses pembentukan, struktur organisasi, dan prestasi PSHT di wilayah tersebut. PSHT pertama kali diperkenalkan di Solok Selatan pada tahun 1991 oleh transmigran dari Jawa, dengan Sugiman sebagai tokoh kunci. Organisasi ini resmi berdiri pada 1992 dan berkembang pesat, mencapai 2.500 anggota pada tahun 2023. Penelitian menunjukkan bahwa PSHT tidak hanya berperan sebagai perguruan pencak silat, tetapi juga menjadi jembatan budaya yang efektif dalam mempersatukan suku Jawa dan Minangkabau di Solok Selatan. Meskipun menghadapi tantangan seperti pandemi COVID-19 yang menyebabkan penurunan anggota, PSHT mampu bangkit kembali. Organisasi ini juga berkontribusi dalam pengembangan bakat generasi muda dan meraih berbagai prestasi di tingkat daerah hingga nasional. Kesimpulannya, PSHT memiliki peran signifikan dalam dinamika sosial-budaya dan pengembangan bela diri di Kabupaten Solok Selatan.
Hegemoni Militer Indonesia di Timor Timur dalam Novel Jazz, Parfum dan Insiden Karya Seno Gumira Ajidarma: Studi Historiografi Haiqal, M Fikri; Naldi, Hendra
Jurnal Kronologi Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jk.v7i2.891

Abstract

Abstract This research aims to describe the violence of the Indonesian Military when occupying East Timor and analyze the influence of the author's mental condition and background on his work. This study uses a qualitative approach with a content analysis method. The first step is to find and collect information sources to obtain data on grouping books based on the spirit of the era when the book was published. The last stage of the data is analyzed and interpreted and written. The results of this study illustrate that Indonesia's military hegemony/violence began when East Timor had not yet officially become part of Indonesia. This was done with several intelligence operations carried out by the Indonesian military. During the Indonesian occupation of East Timor, the Indonesian military carried out many violent acts against the people of East Timor, the peak occurred on November 12, 1991, also known as the Santa Cruz tragedy, this tragedy claimed the lives of 271 people in the Santa Cruz cemetery area. The spirit of the times in this novel is influenced by the spirit of resistance during the New Order period, where many people are dissatisfied and fed up with the arbitrariness carried out by the New Order government. As well as the background of Seno Gumira Ajidarma who at that time was a journalist and writer who was critical of the New Order government. Keywords: Hegemony, Indonesian Military, Jazz Novels, Perfumes and Incidents Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kekerasan Militer Indonesia ketika menduduki Timor Timur serta menganalisis pengaruh kondisi jiwa zaman dan latar belakang penulis terhadap karyanya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi (content analysis). Langkah pertama adalah mencari dan mengumpulkan sumber informasi untuk memperoleh data mengelompokkan buku berdasarkan jiwa zaman saat buku itu terbit. Tahap terakhir data yang ada di analisis dan di interpretasikan dan dilakukan penulisan. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa hegemoni/kekerasan militer Indonesia sudah dimulai ketika Timor Timur belum resmi menjadi bagian dari Indonesia. Hal itu dilakukan dengan adanya beberapa operasi-operasi intelijen yang dilakukan oleh pihak militer Indonesia. Selama pendudukan Indonesia di Timor Timur pihak militer Indonesia banyak melakukan kekerasan kekerasan terhadap masyarakat Timor Timur, puncaknya terjadi pada 12 November 1991 yang juga dikenal denga tragedi Santa Cruz, tragedi ini memakan korban jiwa sebanyak 271 orang di dalam area pemakaman Santa Cruz. Jiwa zaman pada novel ini dipengaruhi oleh semangat resistensi pada masa Orde Baru, dimana banyak kalangan masyarakat yang tidak puas dan muak terhadap kesewenang-wenangan yang dilakukan oleh pemerintahan Orde Baru. Serta latar belakang Seno Gumira Ajidarma yang waktu itu merupakan seorang jurnalis dan sastrawan yang kritis terhadap pemerintahan Orde Baru. Kata Kunci: Hegemoni, Militer Indonesia, Novel Jazz, Parfum dan Insiden
Warisan Kuliner Randang Baluik sebagai Potensi Ekonomi di Nagari Pagaruyung Kabupaten Tanah Datar Najmi, Najmi; Naldi, Hendra; Afriani, Rini; Silva, Ray; Nasution, Annisa Annida; Abianza, Erza
Jurnal Kronologi Vol 6 No 4 (2024): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jk.v7i2.909

Abstract

Nagari Pagaruyung which is located in Tanah Datar Regency is famous for producing rendang, especially "Randang Baluik" (Rendang Eel). On average, Nagari Pagaruyung women can cook this special food. Randang Baluik itself is made from eels and typical leaves that are used as a complement to its manufacture. The difference is that with other rendang such as meat rendang, eel rendang contains more typical leaves of eel rendang than the eel itself. The leaves for making rendang are very easy to find, especially in the Pagaruyung area. The process of making eel rendang is not much different from meat rendang, only the ingredients are different. The taste is also different. In addition, cooking randang baluik has become a hereditary tradition for the people of Pagaruyung and Tanah Datar in general. However, the community has not widely understood that randang baluik is an inherent cultural identity and as an economic source for the community. This is the researcher's finding and will find a solution for the community so that this cultural identity belongs to the community and is not lost to the times. The specific purpose of this research is to provide solutions to the government and the community about the importance of the cultural identity of randang baluik and as a source of additional income for the community. In addition, offering a solution, namely making Pagaruyung a country that produces randang baluik and later becomes a tourism potential, especially culinary tourism. This research will use a descriptive method of analysis using a historical approach. In addition, it also uses the literature method, namely by looking at sources such as previous studies that also discuss rendang and will also use the interview method with several sources.
Kepemimpinan Pemuda dalam Pelestarian Sejarah Lokal : Analisis Peran Rio Tampati Putra sebagai Founder Museum Perang Sintuk Naldi, Hendra; Najmi, Najmi; Silva, Ray; Veronika, Mutiara Rejani; Andeskoli, Oriza
Jurnal Kronologi Vol 6 No 4 (2024): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jk.v7i2.911

Abstract

This research is motivated by awareness of the important role of youth in preserving local history and culture. The Sintuk War Museum exists because of the enthusiasm of a young man from Nagari Sintuk named Rio Tampati Putra. Proving that youth leadership and initiative can be key in preserving and reviving local history. This research is qualitative research that uses historical research methods. Several stages in the Historiography process involve steps such as Heuristics (data collection), Verification (source criticism), Interpretation (interpretation), and historiography (historical writing). The results of this research show that Rio Tampati Putra's background in establishing the Sintuk War Museum was to teach the younger generation about the great struggle of Indonesia's ancestors in gaining independence. Through visionary and collaborative leadership, Rio Tampati Putra succeeded in making the Sintuk War Museum a source of historical learning for students and forming a community that is beneficial for the younger generation through collaboration with various parties.
PERKEMBANGAN KOGNITIF, BAHASA DAN PERKEMBANGAN SOSIOEMOSIONAL SERTA IMPLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN Naldi, Hendra
SOCIUS Vol 5 No 2 (2018): Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, Universitas Negeri Pa
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scs.v5i2.110

Abstract

Tulisan ini menganalisis proses perkembangan pembelajaran yang dilalui anak yang dibagi dalam tiga tahapan penting yakni perkembangan kognitif, perkembangan bahasa dan perkembangan sosioemosional. Karena setiap anak memiliki karakteristik dan keunikan tersendiri, maka dalam tiga proses perkembangan yang saling berinteraksi, diperlukan sekali kemampuan guru untuk mengimplementasikannya dalam setiap proses pembelajaran. Guru yang paham dengan perkembangan siswanya akan memberikan metode dan pendekatan pembelajaran yang tepat bagi siswanya tersebut sehingga perkembangan kognitif, bahasa dan emosional semakin berkembang dengan baik. Tulisan yang menggunakan metode studi pustaka ini menyarankan agar guru dapat menjadi motivator dan fasilitator sehinggga guru dapat mendorong perkembangan ketiga aspek ini dalam pembelajaran. Pendekatan yang dapat dilakukan oleh guru dalam pembelajaran terkait dengan perkembangan kognitif, bahasa dan sosioemosional siswa adalah pendekatan konstruktivis, pembelajaran kelompok, dan pembelajaran pengaturan diri. Selain itu ketiga aspek ini juga dapat dikembangkan melalui berbagai kegiatan ekstra kurikuler dan bimbingan rohani.
Adaptasi Dosen Digital Immigrant Terhadap Pelaksanaan Pembelajaran pada Masa Pandemi Covid-19 Fernandes, Reno; Ananda, Azwar; Montessori, Maria; Firman, Firman; Putra, Eka Vidya; Naldi, Hendra; Fitriani, Erda
SOCIUS Vol 8 No 1 (2021): Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, Universitas Negeri Pa
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scs.v8i1.298

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana adaptasi pembelajaran melalui E-learning yang dilakukan oleh dosen digital immigrant di Universitas Negeri Padang (UNP). Hal ini menarik untuk dikaji, karena pada masa Pendemi Covid-19 telah mengubah sistem pelaksanaan perkuliahan di UNP dari tatap muka langsung menjadi tatap maya dengan memanfaatkan E-Learning yang tentunya bertumpu kepada penguasaan teknologi. Sementara itu ada sekelompok dosen yang lemah dalam penguasaan teknologi informasi, namun tetap harus mampu beradaptasi dengan kondisi saat ini agar proses perkuliahan tetap berjalan. Kelompok ini kemudian dikenal dengan istilah digital immigrant. Proses adaptasi dalam pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan oleh dosen digital immigrant ini akan dianalisis dengan menggunakan teori struktural fungsional dari Talcott Parsons. Penelitian ini menggunakan metode campuran, kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan dosen digital immigrant memiliki keterbatasan dalam melaksanakan pembelajaran menggunakan platform E-Learning UNP. Bagi dosen digital immigrant sistem E-Learning UNP tersebut platform pembelajaran formal yang tidak sederhana dan tidak praktis digunakan. Namun dalam perjalanannya dosen digital immigrant tetap beradaptasi dengan cara terus belajar, sembari melaksanakan pembelajaran secara sinkronus menggunakan aplikasi digital lainnya seperti WhatsApp dan aplikasi video conference (Google Meet dan Zoom Meeting). Sementara untuk pemeliharaan pola sistem pembelajaran di E-learning UNP dosen digital immigrant meminta bantuan kepada sejawat dosen muda untuk menginputkan konten-konten tersebut ke dalam E-Learning. Namun secara prinsip, berbagai kebutuhan pelaksanaan pembelajaran seperti rencana pembelajaran semester, bahan ajar, media pembelajaran, soal ujian, bahan tugas tetap disediakan oleh dosen digital immigrant. Hal ini dilakukannya untuk pencapaian tujuan pembelajaran tetap berlangsung di masa pandemi Covid-19.
Analisis Demokrasi pada Era Desentralisasi dalam Perspektif Administrasi Publik Azfirmawarman, Dony; Naldi, Hendra; Frinaldi, Aldri; Magriasti, Lince
Aplikasi Administrasi: Media Analisa Masalah Administrasi Volume 27 Nomor 2
Publisher : Faculty of Social and Political Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/aamama.v27i2.256

Abstract

This study explores the integration of democratic principles into decentralization policies in Indonesia and their impact on local governance. Indonesia's decentralization journey began with Law No. 22 of 1999 and evolved through subsequent legal reforms, including Law No. 32 of 2004 and Law No. 23 of 2014. These reforms aimed to enhance local government autonomy, foster community engagement, and promote accountability in addressing local needs. Employing qualitative methods, the study analyzes public administration theories, leadership frameworks, and organizational dynamics to evaluate the effectiveness of decentralization efforts. Findings highlight decentralization’s role in empowering local governments and increasing public participation in policymaking. However, challenges such as inadequate administrative capacity, fiscal disparities, and corruption hinder optimal outcomes. The paper concludes by offering strategic recommendations to bolster decentralization, enhance democratic governance, and ensure equitable development. By bridging theoretical insights with practical implications, this research contributes to a nuanced understanding of the successes and limitations of decentralization in strengthening local democracy in Indonesia.
Menjadi Perempuan di Industri Kretek : Sebuah Studi Historiografi Gender dari Novel Gadis Kretek Karangan Ratih Kumala Yunedi, Jefri; Naldi, Hendra
Jurnal Kronologi Vol 7 No 3 (2025): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jk.v7i3.940

Abstract

This research discusses Ratih Kumala's novel titled "Gadis Kretek" (Cigarette Girl) within a historiographical review of how Ratih presents her perspective on the status and roles of women in social life. The problems addressed in this novel are formulated as follows: (1) The influence of Ratih Kumala's background and the zeitgeist on the writing of the novel "Gadis Kretek." (2) The depiction and characteristics of female authorship by Ratih Kumala in the novel "Gadis Kretek." In this historiographical study, the research method applied is library research and is categorized as qualitative research. In library research, the study is focused and limited only to literature, as the name suggests. This research discusses the historical and cultural stigma surrounding femininity and the expectations placed on women. It also highlights how Dasiyah challenges patriarchal norms by engaging in activities traditionally associated with masculinity, such as kretek cigarette production. Ratih Kumala's work is positioned within a broader historical context, reflecting changing perceptions of women's rights and roles in society, particularly during the reformation era in Indonesia. This paper concludes that literature serves as an important tool for historians to understand social dynamics and the evolution of cultural norms regarding gender.
Problematika dan Tantangan Desentralisasi di Indonesia: Kajian Literatur Review Pasca Reformasi Srisaparmi, Srisaparmi; Frinaldi, Aldri; Magriasti, Lince; Naldi, Hendra
Jurnal Manajemen dan Ilmu Administrasi Publik (JMIAP) Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Manajemen dan Ilmu Administrasi Publik (JMIAP)
Publisher : Laboratorium Jurusan Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jmiap.v7i2.1223

Abstract

Post-1998 reform decentralization in Indonesia has become a major strategy in strengthening regional autonomy and accelerating development through the delegation of authority from the central government to the regions. Although it aims to increase public participation and service quality, its implementation faces various structural, cultural, and policy challenges. This study aims to fill the gap in studies that have not integrated these three dimensions comprehensively, especially in the context of authority conflicts and capacity disparities between regions. This study uses a qualitative approach with the systematic literature review (SLR) method, analyzing various scientific literature, regulations, and policy reports from 1998 to 2024. The results of the study show that decentralization has not been fully effective due to the high fiscal inequality, weak institutional capacity, and minimal harmonization of central-regional policies. On the other hand, several regions have succeeded in presenting public service innovations thanks to progressive local leadership. The conclusion of this study emphasizes the need for further reforms in the form of increasing the capacity of regional institutions, harmonizing regulations, and strengthening participatory oversight mechanisms. These findings not only enrich theoretical understanding of decentralization, but also provide applicable and contextual policy recommendations for more effective and sustainable regional governance.
Amin Nuddin: Dari Pekerja Serabutan Hingga Pelopor Usaha Barang Bekas Di Bukit Gombak Syawitri Adelaida, Ariola; Naldi, Hendra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.29874

Abstract

Penelitian ini membahas tentang perjalanan hidup Amin Nuddin, seorang pelopor usaha barang bekas di Jorong Bukit Gombak, Sumatera Barat, sejak tahun 2002 hingga 2024. Meskipun berasal dari latar belakang ekonomi yang sangat terbatas dan tidak menyelesaikan pendidikan formal, Amin Nuddin berhasil membangun usaha yang tidak hanya berdampak ekonomi bagi keluarganya, tetapi juga memberikan kontribusi sosial, edukatif, dan lingkungan bagi masyarakat sekitar. Penelitian ini menggunakan metode sejarah dengan pendekatan kualitatif melalui tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Sumber data diperoleh dari wawancara, observasi lapangan, serta studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan Amin Nuddin dipengaruhi oleh karakteristik pribadi seperti ketekunan, kejujuran, kepemimpinan egaliter, dan keberanian mengambil risiko. Selain menciptakan lapangan kerja lokal, ia juga berperan aktif dalam mengubah persepsi masyarakat terhadap barang bekas melalui pendekatan edukatif dan pendirian Bank Sampah Induk (BSI) “Tiga Saudara”. Penelitian ini menegaskan bahwa kewirausahaan sosial berbasis sumber daya lokal mampu menjadi solusi nyata bagi pengentasan kemiskinan dan pelestarian lingkungan, serta memberikan inspirasi bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang untuk meraih keberhasilan
Co-Authors Abianza, Erza Adam Prima Afriani, Rini Agus Mulyana Ahmad Nurhuda Aldri Frinaldi Amalia, Disa Anak Agung Istri Sri Wiadnyani Andeskoli, Oriza Angye Mareta Y Anisa Yulia Ariwinata, Yuda Arrazak, Muhammad Afdhal Aygilia, Aprina Azfirmawarman, Dony Azizah, Nur Aqlia Azwar Ananda Bellian Putri Mania Bima Villabodi Candrika Dwi Putra Cyindi Noviani David Oktavianus Putra Diahatra, Raras Faiqa Diana Putri Nengsi Efendi, Tifani Ega Karlina Eka Vidya Putra Endro, Eki Erda Fitriani Erda Fitriani ERIZONA, WAWAN Erniwati Erniwati Erniwati Erniwati Etmi Hardi Fajria, Rahmah Feni Suarti Ningsih Finni Fajri Mulyani Firman Firman Fitri Febrianti Fitrisia, Azmi Gandi, Indra Muhammad H Hadiyanto Habil Ramanda Haiqal, M Fikri Handraini, Helti HENDRO SURYAWAN Heris Wanjoni Kardina, Mutia Khairul Nizam Kharles Kharles Kinul Kinul laridho syahmitra Lathifah, Hilma Latifa, Asma Lince Magriasti Lince Magriasti Lince Yendra, Lince Lionar, Uun M.Bima Saputra Maria Montessori Maya Aulia Putri Meri Erawati Mestika Zed Mira Liswar Mitha Arisetya Mudhoffar, Khosyi Muhammad Aidil Murdiyah Winarti Mutia Fadila Mutiara Rejani Veronika Najmi Najmi, Najmi Nandia Wati Nasution, Annisa Annida Nengsi, Diana Putri Nora Susilawati Novia Tutut Andriana Ofianto, Ofianto Oftia, Desti Nur Oktavia, Yelvi Ompi, Ezra Olly Opianto Opianto Opianto, Opianto Oxyandri, Fristanty Pratama, Teddy Primadona Primadona Primadona Rani Zulhitria Ranti nazmi Ray Silva Ray Silva Refni Yulia Reno Fernandes Ridho Bayu Yefterson Rio Mastri Ririn Dwi Cahyani Rusdi Sapriya Satria Okatavianus Saumia, Zulfa Sendika, May Shafa Wulan Nacjwa Shalina Shalina Shalina, Shalina Silva, Ray Siska BR Damanik Siska Novianti Siti Fatimah Srisaparmi, Srisaparmi Surtani Surtani Surya Prahara Syabikul Khairi Syafrina, Yelda Syawitri Adelaida, Ariola Uun Lionar Vanny, Dasti Veronika, Mutiara Rejani Vicky Kurniawan Wangi, Annisa Wiediapandan Widya Sari Yefterson, Ridho Bayu Yelda Syafrina Yesi Aulia Putri Yola Isvanli Yuda Ariwinata Yuhardi Yulfa, Arie Yundari, Yundari Yunedi, Jefri Zarma Hanifah Zinda Winarfi ZK Abdurahman Baizal Zulfahmi Zulfahmi Zulfani, Cica Zulhitria, Rani