Articles
Analysis of Mathematics Learning Difficulties in V Graders of Elementary School of Fraction Material in Terms of Students' Cognitive Level
Putri Puspitasari;
Aninditya Sri Nugraheni;
Mulyani Mulyani
Al-Adzka: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 12, No 2 (2022): JULY - DECEMBER
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18592/aladzkapgmi.v12i2.7362
This study aims to analyze the difficulties in learning mathematics in V graders of elementary school in terms of students' cognitive level. This study uses qualitative methods which took class V as subjects based on the classification of high subjects, medium subjects and low subjects. The data taken through learning outcomes, interviews and documentation. The results in this research can be concluded that (1) high subjects (AA) and (NF) do not meet all indicators of difficulty, this is evidenced that high subjects (AA) and (NF) don’t have any difficulty in understanding concepts, principles or formulas and in solving fraction problems. (2) Medium subjects (LU) and (YL) did not meet the two indicators of difficulty. It can be seen they don’t have any difficulty in understanding concepts and applying fractional principles, but they have problems in solving fractional problems in the form of stories. (3) Low subjects (MN) and (BA) fulfill all indicators of difficulty in learning mathematics fraction material by experiencing difficulties in understanding fraction concepts, fraction principles and solving fraction problems. Teachers can implement fun learning if they recognize students' characters and learning styles, use appropriate media or teaching materials, start and end learning with something interesting and fun.
Implementasi Model Pembelajaran Connected Pada Materi Pantun Bertema Dalam Pelajaran Bahasa Indonesia Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas V MI An-Nuur Cahaya Umat
Aiko 'Ula Al-Humaira;
Aninditya Sri Nugraheni
Jurnal Pendidikan Vol 11 No 1 (2023): Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36232/pendidikan.v11i1.2552
Pelajaran Bahasa Indonesia mampu memberikan model pembelajaran dengan kegiatan berbahasa secara integratif dengan memadukan keterampilan berbahasa. Namun implementasi model pembelajaran tersebut belum tentu diterapkan oleh setiap pendidik. Pembelajaran Bahasa Indonesia pada materi pantun dianggap materi yang cukup mudah, maka minimnya pemahaman materi yang mengaitkan antara tema satu dengan tema lainnya dan penerapan pengembangan model pembelajaran sehingga tujuan pembelajaran belum tercapai dengan optimal. Maka dari itu, perlu dilakukan tindakan yang mampu meningkatkan hasil belajar dan keterampilan secara integratif siswa kelas V MI An Nuur Cahaya Umat yakni dengan model pembelajaran connected khususnya pada materi pantun bertema. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan memperoleh data deskriptif menggunakan metode observasi. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan implementasi peningkatan proses pembelajaran peserta didik setelah diterapkannya model pembelajaran connected pada materi pantun bertema pelajaran Bahasa Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran connected dapat dijadikan salah satu model pembelajaran atau cara kegiatan belajar mengajar. Hal ini dikarenakan dalam implementasi pembelajaran connected siswa kelas V MI An Nuur Cahaya Umat menunjukkan (1)Pembelajaran lebih efektif (2)Siswa lebih aktif menyelesaikan tugas yang diberikan guru (3)Siswa mampu menemukan konsep yang berintegrasi pada beberapa tema dalam satu bahasan materi pembelajaran sehingga siswa cukup mampu memahami pembelajaran dengan pengalaman yang lebih bermakna.
Analysis of Students Ability in Solving HOTS-Based Basic Indonesian
Yuniar Ayu Pratiwi;
Rahayu Condro Murti;
Aninditya Sri Nugraheni
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 15, No 1 (2023): AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35445/alishlah.v15i1.3087
The study aims to measure and to determine students' thinking skills in solving basic Indonesian questions based on HOTS (Higher Order Thinking Skills). This research uses descriptive qualitative method with content analysis technique. The instrument uses interviews and HOTS-based on multiple choice test questions. The questions given are 6 (six) questions based on indicators of higher-order thinking questions, including the levels of analysis, evaluation and creation. The results of the study show overall that higher order thinking skills are achieved with a percentage of up to 86.66% included in the good/high category. A number of students at the level of C4 (Analysis) of the two questions numbered 1 and 2 reached 73% and 95%, C5 (Evaluation) 53% and 48%, and C6 (Creation) 70% and 95%. Meanwhile, from the results of interviews that have been submitted by students regarding the questions that have been given, it is stated that students are not able to apply reasoning competence easily, interpret and conclude from these questions. It can be concluded that students of UIN Sunan Kalijaga of The Madrasah Ibtidaiyah Teacher Education Study Program (PGMI) class B semester 2 for the 2021/2022 academic year have been qualified in high-level thinking but need to be improved, especially at the C5 level
ALTERNATIF STRATEGI PEMBELAJARAN MELALUI KEGIATAN BERCERITA DAN DRAMATISASI KREATIF DALAM PEMBELAJARAN BERBAHASA LISAN
Lia Saefa Sa'diyah;
Aninditya Sri Nugraheni
Lingua Franca:Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 7 No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/lf.v7i1.7176
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apa saja kegiatan yang dapat digunakan dalam pembelajaran berbahasa lisan dan bagaimana langkah-langkah dalam pembelajaran bercerita dan dramatisasi pada sekolah dasar berdasarkan penelitian atau artikel ilmiah yang telah ada. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah adalah descriptive content analysis atau studi literature yaitu analisis yang digunakan untuk mendeskripsikan pokok isi penelitian berdasarkan kumpulan informasi yang diperoleh Pengolahan data pada penelitian ini diawali dengan mengumpulkan artikel yang sesuai kemudian dianalisis dan disimpulkan. Dari penelitian ini didapatkan informasi bahwa Keterampilan berbahasa lisan terdiri dari berbicara dan menyimak. Berbicara dan menyimak merupakan satu kesatuan yang berfugsi untuk mendapatkan dan memberikan informasi secara lisan. Dalam pembelajaran berbahasa lisan di sekolah dasar harus digunakan strategi yang tepat agar dapat diterima oleh seluruh peserta didik. Terdapat beberapa kegiatan atau strategi yang dapat digunakan antara lain : menjawab pertanyaan,bermain tebak-tebakan, memberi petunjuk, mengidentifikasi topic cerita, bermain peran, bercerita,dramatisasi atau bermain drama dan mendongeng. Strategi bercerita dan dramatisasi merupakan strategi yang cocok digunakan untuk mengembangkan keterampilan berbahahsa lisan baik menyimak maupun berbicara.
PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF PADA SISWA KELAS VI SD/MI DI MASA PANDEMI COVID-19
Annisatul Musfiroh;
Aninditya Sri Nugraheni
Jurnal Holistika Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24853/holistika.5.1.47-53
ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kepraktisan dan keefektifan pembelajaran bahasa Indonesia berbasis multimedia interaktif terhadap hasil belajar siswa kelas VI SD/MI di masa pandemi Covid-19. Jenis metode penelitian yang dipilih oleh peneliti adalah deskriptif kuantitatif. Dalam pengumpulan data, peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif melalui wawancara, pengisian angket dan tes. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif dengan mendeskripsikan data yang telah ditemukan. Subjek dalam penelitian ini melibatkan guru dan siswa kelas VI MI Miftahul Ulum Sarang. Berdasarkan hasil penelitian, pembelajaran bahasa Indonesia berbasis multimedia interaktif dengan materi puisi dan prosa pada siswa kelas VI SD/MI di masa pandemi terbukti praktis dan efektif. Kepraktisan ditunjukkan dari hasil tanggapan guru dengan total skor 44 atau 88% sehingga termasuk dalam kategori "praktis" dan juga dari tanggapan siswa diperoleh rangkuman rata-rata berdasarkan beberapa aspek penilaian yang menunjukkan kategori "baik". Sedangkan keefektifan ditunjukkan dari nilai rata-rata hasil belajar siswa kelas VI MI Miftahul Ulum Sarang selama pandemi mencapai 85,76 telah memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM ≥ 70).Kata kunci: Pembelajaran bahasa Indonesia, multimedia interaktif, masa pandemi
Pengembangan Strategi Pembelajaran Problem Based Learning Tipe Brain Storming untuk Meningkatkan Hasil Belajar Materi Pentingnya Kesehatan Diri dan Lingkungan pada Pembelajaran Tematik Kelas V MI Al-Maarif Drono
Fajriyah, Rania Zulfi;
Anharuddin, M ‘Izza Mahendra;
Nugraheni, Aninditya Sri
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 9 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (674.996 KB)
|
DOI: 10.54371/jiip.v5i9.876
Penerapan strategi problem based learning tipe brain storming mendorong peserta didik untuk mengeksplorasi ide-ide, menemukan sumber daya pengetahuan dan berpikir logis. Adapun rumusan masalah pada penelitian ini yaitu bagaimana pengembangan dan kelayakan rencana pembelajaran tematik menggunakan strategi problem based learning tipe brain storming untuk peserta didik kelas V. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan rencana pembelajaran yang sesuai dengan langkah-langkah strategi problem based learning. Subjek dalam penelitian ini ialah peserta didik kelas V di MI Al-Maarif Drono. Penelitian ini menggunakan metode research and development (RnD) dengan model pengembangan 4D define (pendefinisian), design (perancangan), develop (pengembangan), dessiminate (penyebaran). Uji coba kelayakan pada tahap pengembangan divalidasi oleh ahli materi dan ahli bahasa. Hasil penelitian oleh ahli materi memperoleh skor persentase rata-rata 95% dengan kategori sangat layak. Selanjutnya, hasil validasi oleh ahli bahasa memperoleh skor persentase rata-rata 80% dengan kategori layak. Hal ini menunjukan bahwa pengembangan rencana pembelajaran tematik menggunakan strategi problem based learning tipe brain storming layak untuk digunakan dan diujicobakan kepada peserta didik kelas V di MI Al-Maarif Drono.
PENGEMBANGAN MATERI AJAR PANTUN PADA BUKU TEMATIK KELAS V TEMA 4
Rahmah Desfitria;
Aninditya Sri Nugraheni
Prawara: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2 No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Fakultas Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jenderal Soedirman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (253.793 KB)
|
DOI: 10.20884/1.jpbsi.2021.2.1.3814
Pantun merupakan salah satu hal yang tidak terlepas dari masyarakat Indonesia. Dengan kata lain, pantun adalah ciri khas Indonesia. Pantun telah ada sejak zaman dahulu. Akan tetapi dengan adanya berbagai perubahan yang terjadi atas perkembangan zaman, banyak ditemui pantun yang tidak sesuai dengan kaidah penulisannya, seperti suku kata dan rima yang tidak sesuai dengan aturan. Untuk itu, diperlukan adanya edukasi sejak dini terhadap penciptaan pantun khususnya agar pantun yang telah menjadi ciri khas Indonesia tidak hilang ditelan zaman. Materi mengenai pantun ini rupanya sudah diajarkan pada jenjang sekolah dasar atau lebih tepatnya pada kelas V. Untuk itu, tujuan dari penilitian ini adalah mengembangkan materi ajar pantun yang sesuai dengan tuntutan pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu studi pustaka yang menggunakan dokumen-dokumen seperti buku, jurnal, dan lainnya sebagai acuan. Memahami pantun bukan hanya hafal pengertiannya saja, tetapi perlu mendalami pula dalam kaidah-kaidahnya. Penggunaan pantun pun dapat disesuaikan dengan kondisi yang sedang terjadi karena pantun mempunyai beragam jenis. Kata Kunci: pantun, aturan, khas
Strategi mengatasi ketimpangan pembelajaran bahasa Indonesia sekolah dasar selama pandemi Covid-19
Neni Nur Utami;
Aninditya Sri Nugraheni
CARAKA Vol 8 No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30738/ca.v8i1.9280
Pembelajaran merupakan kegiatan di dalam suatu proses pendidikan. Dengan adanya pandemi Covid-19 sekarang ini, proses pembelajaran mengalami berbagai kendala. Terdapat beberapa ketimpangan pada pembelajaran di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui masalah-masalah pembelajaran bahasa Indoneia pada sekolah dasar di masa pandemi Covid-19 sehingga nantinya terdapat pemecahan masalahnya. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini adalah pendidik harus memiliki variasi metode pengajaran selama pembelajaran jarak jauh. Tak kalah penting, orang tua juga harus berperan aktif dalam mendampingi anak-anaknya dalam belajar.
Aplikasi Tesaurus Indonesia sebagai solusi mengatasi minimnya penggunaan kosakata dalam menulis
Dinda Fatimah Nuraulia Azzahra;
Aninditya Sri Nugraheni
CARAKA Vol 8 No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30738/ca.v8i1.11486
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan aplikasi Tesaurus Indonesia sebagai solusi mengatasi minimnya penggunaan kosakata dalam menulis. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kualitatif metode deskriptif. Dalam tahap pengumpulan data, maka peneliti melaksanakannya dengan teknik studi pustaka, penelitian langsung terhadap aplikasi Tesaurus Indonesia dan kuesioner melalui Google Form. Analisis data dilaksanakan dengan cara mengumpulkan data, mereduksi data, menyajikan data, dan melakukan penarikan kesimpulan. Sumber data dalam penelitian ini diperoleh dari buku, artikel yang dimuat dalam jurnal, internet, dan sumber kredibel lainnya beserta data pendukung yang diperoleh dari Google Form. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa kosakata mutlak diperlukan oleh setiap pemakai bahasa dan penting untuk mengembangkan tulisan. Berdasarkan data yang diperoleh 81% dari total responden menyatakan bahwa salah satu kendala saat menulis adalah kurang bisa menggunakan kosakata yang beragam. Kemudian, 81% dari total responden ternyata belum mengetahui aplikasi Tesaurus Indonesia. Aplikasi Tesaurus Indonesia mampu membantu mengatasi minimnya penggunaan kosakata dalam menulis karena menyediakan sinonim setiap kata dan antonim beberapa kata.
Meningkatkan Kemampuan Menulis Narasi Melalui Pembiasaan Menulis Buku Harian Pada Siswa Kelas V MIN 1 Sleman
Dyah Guslianawati;
Aninditya Sri Nugraheni
Diglossia: Jurnal Kajian Ilmiah Kebahasaan dan Kesusastraan Vol. 15 No. 1 (2023): September
Publisher : Unipdu Jombang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26594/diglossia.v15i1.2990
Terdapat empat kemampuan dalam berbahasa yaitu menyimak, bertutur, memlisankan, dan mengarang. Pada penelitian ini penulis mengambil kemampuan menulis. Karena merupakan salah satu yang dapat mempengaaruhi pikiran untuk ketingkat yang lebih tinggi yaitu memecahkan masalah. Menulis tidak dapat terbentuk secara otomatis melainkan perlu adanya proses. Proses dalam meningkatakan keterampilan menulis narasi salah satunya dengan menulis karangan narasi. Dalam upaya meningkatkan keterampilan menulis narasi penulis mengambil dari salah satu kegiatan menulis buku harian. Dalam meneliti kegiatan itu penulis menggubakan metode penelitian tindakan kelas yang terdiri dari empat fase yaitu plan (perencanaan), act (tindakan), observe (observasi), dan reflect (refleksi). Berdasarkan analisis data dan penilaian tentang siswa yang tidak memiliki buku harian dengan siswa yang memiliki buku harian terhadap kemampuan keterampilan menulis menyatakan bahwa kegiatan menulis narasi dengan metode penggunaan buku harian memiliki nilai kepuasan klasikal sebesar 82%. Maka dari itu dapat disimpulkan bahwa tingkaat kemampuan meulis narasi bagi siswa kelas V MIN 1 Sleman lebih tinggi yang memiliki buku harain. Kata kunci: Peningkatan, Menulis, Narative, Buku Harian