Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Agro

Stabilitas dan adaptabilitas daya hasil hibrida jagung manis padjadjaran berdasarkan analisis AMMI Dedi Ruswandi; Edy Suryadi; Muhammad Syafii; Anne Nuraini; Yuyun Yuwariah
Jurnal Agro Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Agroteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/8153

Abstract

Evaluasi interaksi G x E melalui pengujian multilokasi merupakan tahapan penting untuk menentukan stabilitas dan adaptabilitas hibrida superior. Untuk menentukan interaksi G x E, stabilitas dan adaptabilitas hibrida jagung manis Padjadjaran di Jawa Barat, enam belas hibrida Padjadjaran dan dua hibrida komersial diuji di tiga lokasi selama dua musim yang berbeda di Jawa Barat- Indonesia. Hasil memperlihatkan bahwa biplot AMMI dapat dengan akurat menentukan interaksi G x E, stabilitas, dan adapatabilitas hasil hibrida jagung manis Padjadjaran di Jawa Barat. Biplot AMMI mengidentifikasi bahwa hibrida jagung manis Padjadjaran G 10 sebagai jagung manis yang stabil di berbagai lokasi pengujian dan musim di Jawa Barat, sedangkan hibrida jagung manis Padjadjaran G5 dan Padjadjaran G11 sebagai hibrida yang spesifik lingkungan.  Biplot AMMI disarankan sebagai alat menentukan hibrida superior yang akan dilepas di Indonesia.Evaluation of genotype (G) x environment (E) interaction through multi-location testing is an important phase to determined stability and adaptability of superior hybrid. To determined G x E interaction, stability and adaptability of Padjadjaran sweet corn hybrids, sixteen new Padjadjaran sweetcorn hybrids and two commercial hybrids were tested in three locations for two different seasons in West Java, Indonesia.  Results showed that AMMI biplot was accurately determined G x E interaction, stability and adaptability of Indonesian sweet corn in West Java for yield. The AMMI biplot determined Padjadjaran G 10 sweetcorn hybrid as a stable hybrid across locations and seasons in West Java, while Padjadjaran G5 and G11 as the specific environment hybrid. The AMMI biplot is suggested to implement as a tool to release particular superior hybrid in Indonesia. Key words : Adaptability, AMMI, G x E interaction, Sweetcorn, Stabilit
Respons fisiologi pertumbuhan dan hasil tiga genotip jawawut terhadap cekaman kekeringan Yuyun Yuwariah; Sheli Mustikasari Dewi; Warid Ali Qosim; Anne Nuraini
Jurnal Agro Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Agroteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/4590

Abstract

Jawawut merupakan salah satu tanaman pangan lokal Indonesia yang belum banyak dikembangkan dan dimanfaatkan sebagai sumber pangan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan genotip jawawut yang memberikan pengaruh paling baik terhadap pertumbuhan dan hasil pada berbagai tingkat pemberian air di rumah plastik. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni sampai dengan September 2017 di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian, Universitas Padjadjaran. Penelitian menggunakan Rancangan Petak Terbagi (Split Plot Design) dengan 3 ulangan. Petak utama terdiri dari tiga macam genotip yaitu genotip 44, 46, dan 48. Anak petak terdiri dari tiga taraf kapasitas lapang  yaitu 75%, 50% dan 25%. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan pemberian air 25% kapasitas lapang berpengaruh paling buruk terhadap  proses fisiologis pertumbuhan dan hasil tiga genotip jawawut. Genotip 44 dan 46, pada pemberian air 50 % KL menghasilkan  konduktan stomata terbaik. Genotip 46 dan 48 memberikan pengaruh paling baik terhadap proses fisiologis pertumbuhan dan hasil jawawut yaitu jumlah anakan per rumpun.ABSTRACTMillet is one of Indonesia's local food crops that has not been widely developed as food sources. The purpose of this study was to obtain the genotypes of millet which gave the best effect on the growth and yield at various levels of water supply in the plastic house. The study was conducted from June to September 2017 at the Experimental Station of the Faculty of Agriculture, Universitas Padjadjaran. The research used the Split Plot Design with three replications. The main plot factor consisted of three levels of treatment; genotypes 44, 46, and 48. The subplot factor consisted of three stages of different treatment of the field capacity; 75%, 50% and 25%. The results showed the treatment of 25% water to field capacity had the worst effect on the physiological process of growth and yield of three millet genotypes. Genotypes 44 and 46, at 50% field capacity, produced the best stomatal conductance. Genotype 46 and 48 showed the best response to the physiological processes for the number of tillers.
Pemanfaatan Trichoderma harzianum dan biochar untuk mengatasi cekaman kekeringan pada kedelai fase reproduktif Benang - Purwanto; Indrawati - Indrawati; Sumadi Sumadi; Anne - Nuraini; Mieke Rochimi Setiawati
Jurnal Agro Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Jurusan Agroteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/20684

Abstract

Pemanfaatan Trichoderma harzianum dan biochar sekam padi diharapkan mampu mengurangi dampak negatif cekaman kekeringan pada tanaman kedelai fase reproduktif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui interaksi aplikasi Trichoderma harzianum dan biochar sekam padi terhadap fisiologis dan hasil kedelai tercekam kekeringan selama fase reproduktif pembentukan polong (R3) sampai perkembangan biji (R6). Penelitian ini menggunakan rancangan split-split plot. Petak utama adalah cekaman air (75%, 50% dan 25% dari kapasitas lapang. Anak petak yaitu aplikasi Trichoderma harzianum (tanpa aplikasi Trichoderma harzianum dan dengan aplikasi Trichoderma harzianum dosis 50 g kg-1 benih kedelai), sedangkan anak-anak petak yaitu dosis biochar sekam padi (0, 5, dan 10 t ha-1). Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi aplikasi Trichoderma harzianum 50 g kg-1 benih kedelai dan  biochar  sekam  padi dosis 10 t ha-1 secara fisiologis mampu meningkatkan kadar air relatif (KAR) daun, konduktansi stomata, sedangkan penurunan kadar prolin lebih dipengaruhi oleh adanya penambahan biochar dosis 5 dan 10 t ha-1.ABSTRACTThe use of Trichoderma harzianum and rice husk biochar is expected to reduce the negative effects of drought stress on soybean plants in the reproductive phase. The purpose of this study was to determine the interaction of the application of Trichoderma harzianum and rice husk biochar on the physiology and yield of drought-stressed soybeans during the reproductive phase of pod formation (R3) to seed development (R6). This study uses a split-split plot design. The main plots were water stress (75%, 50%, and 25% of field capacity. The subplots were the application of Trichoderma harzianum (without the application of Trichoderma harzianum and the application of Trichoderma harzianum at a dose of 50 g kg-1 soybean seeds), while the subplots were rice husk biochar doses (0, 5, and 10 t ha-1). The results showed that the interaction of the application of Trichoderma harzianum 50 g kg-1 soybean seeds and rice husk biochar dose 10 t ha-1was physiologically able to increase the relative water content (RWC) leaves, stomatal conductance, while the decrease in proline levels was more influenced by the addition of biochar doses of 5 and 10 t ha-1.
Co-Authors Ade Ismail Ade Ismail Ade Ismail Ade Setiawan Adelia Anissa Putri Adinda Cikal Amalia Adinda Cikal Amalia Adinda Cikal Amalia, Adinda Cikal Aep Wawan Irwan Agung Karuniawan Agus Wahyudin Al Aufa, Elfa Muhammad Ihsan Alan Randall Alin Robiah Al Adawiyah Alvianto, Muhamad Amalia, Inneke Anindya, Marsya Nabila Anne Nurbaity Anni Yuniarti Annisa Nur Rahmani Annisa Nuraisah Annisa Nurul Fatimah Aprilia, Eva Argapati Sela Argapati Sela, Argapati Arin Rosmala Ariyanto, Nur Budi Arrin Rosmala Ashari, Asri Mulya Asri Peni Wulandari Asyifa Mardatillah Ayu Ratna Ningrum Azizah, Annisa Nanda Nur Bella Dian Ratnasari. Bella Dian Ratnasari., Bella Dian Benang Purwanto Camelia Andriani Christine Angel Citra Bakti, Citra Cucu Suherman Debby Yolanda Sulista Dedi Ruswandi Dedi Widayat Denny Sobardini Denny Sobardini Denny Sobardini Sobarna Denny Sobardini, Denny Diah Rochana Puspitasari Dian Ardiansyah Dian Ardiansyah Dikdik Kurnia Dirga Sapta Sara Donita, Yukta Alvira Eddy Renaldi Edy Suryadi Ega Raisya Ega Raisya Eka Siti Windia Eko Wahyudi Eleonora Agustine Elisabeth, Pauline Elma, Tiara Erizon, Meisyela Salsabila Erni Erni Erni Suminar Eva Aprilia Eva Aprilia Ezura, Hiroshi Farida Farida Damayanti Fatimah, Annisa Nurul Fauzia Khaerunnisa Millenia Fenny Dewi Nuroktavianti Fitri Widya Fitriatin Fitrianti Widya Lestari Ganjar Herdiansyah Gina Gustiani Pitaloka H. Apriyanto H. Apriyanto, H. Hapizhah Hapizhah Hapizhah Hapizhah, Hapizhah Herlistin Mooy Heru Waskito Heru Waskito Hiroshi Ezura Hiroshi Ezura Hutajulu, Esther Christy Natasya Ibrahim, Meynarti Sari Dewi Indrawati - Indrawati Inneke Amalia Intan Ratna Dewi Anjarsari Intan Winara Iwan Setiawan Jajang Sauman Hamdani Khadamullah M Nurhuda Khadamullah Nurhuda Kusumadewi, Vira Kusumiyati Kusumiyati Luciana Djaya, Luciana M Kadapi M. Ibrahim M. Ibrahim, M. Marsya Nabila Anindya Masako Akutsu Meddy Rachmadi Megianti Agtari Meisyela Erizon Mia Munggarani Mieke Rochimi Setiawati Mira Ariyanti Mita Indriani Mochamad Arief Soleh Mohamad Arief Soleh Mugayanti Muhamad Alvianto Muhamad Kadapi Muhammad Abdillah Hasan Qonit Muhammad Syafii Muhammadiyah Muhammadiyah, Muhammadiyah Murgayanti Murgayanti Murgayanti Neni Rostini Neni Rostini Niki Rahayu Noladhi Wicaksana Noor Istifadah Nur Azizah Romadhoni Nur Budi Ariyanto Nuraini, Hanifah Nurjanah Nurjanah Nuroktavianti, Fenny Dewi Nursuhud Nursuhud Nuzula Suci Azima Nuzula Suci Azima, Nuzula Suci Pangaribuan, Ikhwan Fadli Parlinah, Linlin Pujawati Suryatmana Qonit, Muhammad Abdilah Hasan R. Damayanthi R. Damayanthi, R. R. Pratama R. Pratama, R. Rahmani, Annisa Nur Rahmat Budiarto Rahmawati, Vira Raisya, Ega Ramadani, Selika Fitrian Ramadhani, Selika Fitrian Randall, Alan Randriani, Enny Rezeki Simamora Rika Meliansyah Rubaekah, Siti Sarah Rufaidah, Fathi S Sumadi Santika Sari Sari, Laela Shakina, Visira Deva Sheli Mustikasari Dewi SIska Rasiska, SIska Sistyananda, Firstian Naufal Siti Julaeha, Siti Siti Rodiah Siti Sarah Rubaekah Siti Syarah Nurbaekah Suci Azima, Nuzula Sudarjat Sudarjat Sulistyaningsih Sulistyaningsih Sumadi Sumadi SUMADI SUMADI Sumadi Sumadi Sumadi Sumadi Sumadi Sumadi Sumadi Sumadi Sumadi Sumadi Sumadi Sumadi Sumadi Sumadi Sumadi Sumadi Sumadi Sumadi Sunjaya Putra Syariful Mubarok TATI NURHAYATI Tati Nurmala Tati Nurmala Tiara Elma Tino Mutiarawati Tino Mutiarawati Wahyudin, Agus Waluyo, Nurmalita Warid Ali Qosim Wawan Sutari Yayat Rochayat Yayat Rochayat Suradinata Yayat Rochayat, Yayat Yudhistari Sihombing Yulianto, Fiky Yusti Yusti, Yusti Yuyun Yuwariah Yuyun Yuwariah Yuyun Yuwariah Zulfatunnisa Zulfatunnisa