Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Pengaruh Stres Kerja terhadap Turnover Intention dengan Worklife Balance sebagai Pemediasi Artha, Aditya; Rahmayanti, Rima
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i2.10092

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh stres kerja terhadap turnover intention dengan work–life balance sebagai variabel pemediasi pada karyawan Generasi Z di PT. X. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan eksplanatori. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert 1–5 dan dianalisis menggunakan analisis jalur (path analysis) untuk menguji pengaruh langsung dan tidak langsung antarvariabel. Populasi penelitian berjumlah 16.722 karyawan Generasi Z, dengan sampel sebanyak 430 responden yang ditentukan melalui teknik purposive sampling dan perhitungan rumus Slovin pada tingkat kesalahan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stres kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap work–life balance. Stres kerja juga berpengaruh negatif dan signifikan terhadap turnover intention, sementara work–life balance berpengaruh positif dan signifikan terhadap turnover intention. Selain itu, work–life balance terbukti memediasi secara parsial pengaruh stres kerja terhadap turnover intention dengan kekuatan mediasi yang lemah. Temuan ini menunjukkan bahwa turnover intention tidak hanya dipengaruhi oleh stres kerja dan work–life balance, tetapi juga oleh faktor lain di luar model penelitian.
Pengaruh Disiplin Kerja dan Stres Kerja terhadap Kinerja Melalui Motivasi Kerja sebagai variabel Mediasi Hindun Fauziah; Rima Rahmayanti
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Januari - Februari 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v7i3.7166

Abstract

 Industri Business Process Outsourcing menuntut konsistensi kinerja layanan, namun capaian Key Performance Indicators PT Infomedia Nusantara pada indikator Success Answer Call Ratio menunjukkan fluktuasi sepanjang 2024, menandakan adanya ketidakstabilan kinerja karyawan. Kondisi ini memunculkan dugaan bahwa disiplin kerja, stres kerja, dan motivasi kerja berperan dalam memengaruhi kinerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh disiplin kerja dan stres kerja terhadap kinerja, serta menguji peran motivasi sebagai variabel mediasi. Penelitian dilakukan pada 126 karyawan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu divisi Contact Center dengan teknik sensus sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan pendekatan kuantitatif verifikatif dengan teknik analisis SEM-PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja, sementara stres kerja berpengaruh negatif dan signifikan. Disiplin kerja terbukti meningkatkan motivasi kerja, sedangkan stres kerja menurunkannya. Motivasi memiliki pengaruh positif terhadap kinerja, sekaligus memediasi hubungan disiplin dan stres kerja terhadap kinerja karyawan.
Pengaruh Reward dan Work Life Balance terhadap Employee Engagement (Studi Pada Perusahaan Jasa Konstruksi PT. XYZ) Tiara Ariyani; Rima Rahmayanti
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Januari - Februari 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v7i3.7228

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh reward dan work life balance terhadap employee engagement pada karyawan PT. XYZ. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT. XYZ yang berjumlah 558 orang dengan sampel sebanyak 233 orang yang diambil menggunakan teknik non-probability sampling dan metode purposive sampling serta dihitung menggunakan rumus slovin. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert, sedangkan data sekunder diperoleh dari literatur dan sumber lainnya. Data dianalisis menggunakan Partial Least Square Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan aplikasi SmartPLS 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reward berpengaruh positif dan signifikan terhadap employee engagement, work life balance berpengaruh positif dan signifikan terhadap employee engagement. Selain itu reward dan work life balance secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap employee engagement.
PENINGKATAN DAYA SAING LULUSAN SMK BINA WISATA LEMBANG MELALUI PERSONAL BRANDING Qibtiyah, Mariah Rabiatul; Budiansyah, Yusep; Rahmayanti, Rima; Oktafien, Sinta; Rohendra, Tito; Agustriyana, Darwis; Taruna, Indra
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 9 No. 3
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v9i3.6041

Abstract

Tingginya tingkat pengangguran lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) mencapai 9.01% pada Februari 2025 mencerminkan kesenjangan kompetensi antara pendidikan vokasi dan kebutuhan industri. Fenomena ini tidak hanya disebabkan oleh keterbatasan penguasaan hard skill, tetapi juga oleh lemahnya soft skill serta kurangnya pemahaman siswa mengenai personal branding. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dilaksanakan oleh tim dosen Universitas Widyatama di SMK Bina Wisata Lembang berfokus untuk menjawab tantangan tersebut dengan memberikan pelatihan komprehensif tentang pengembangan citra diri profesional. Metode kegiatan meliputi survei awal untuk melihat sejauh mana materi Soft skill diberikan di dalam kurikulum sekolah, penyusunan program pengembangan soft skill, pelaksanaan pelatihan, simulasi wawancara kerja (role play), dan evaluasi melalui kuesioner. Sebanyak 40 siswa kelas XI mengikuti pelatihan yang berfokus pada penerapan personal branding dalam kepemimpinan, pembuatan CV yang menarik, serta teknik menghadapi wawancara kerja. Hasil evaluasi menunjukan terjadi peningkatan signifikan pada pemahaman siswa terhadap konsep personal branding, yang ditunjukkan dengan kenaikan skor rata-rata dari 47% (sebelum pelatihan) menjadi 73% (setelah pelatihan). Sementara itu, tingkat kepercayaan diri siswa dalam menghadapi wawancara kerja, yang diukur dari simulasi role play dan kuesioner, menunjukkan kenaikan sebesar 45%. Secara keseluruhan, 95% dari 40 siswa peserta menyatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dan meningkatkan motivasi mereka untuk bersaing di dunia kerja. Program ini memberikan dampak nyata dengan membekali siswa pemahaman praktis tentang membangun citra diri profesional, beretika, dan berintegritas, sehingga lebih siap bersaing di dunia kerja. Kegiatan PkM diharapkan menjadi model pengembangan soft skill berkelanjutan di lingkungan pendidikan vokasi dan dapat meningkatkan citra diri profesional untuk lulusan sekolah vokasi. 
Peran Moderasi Psychological Capital dalam Pengaruh Perceived Organizational Support terhadap Komitmen Afektif pada PNS Milenial Cathartica, Allamanda; Rima Rahmayanti
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (September-Oktober 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v7i1.6610

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Perceived Organizational Support (POS) terhadap komitmen afektif dengan Psychological Capital (PsyCap) sebagai variabel moderasi pada Pegawai Negeri Sipil (PNS) milenial di Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat. Metode yang digunakan adalah explanatory research dengan pendekatan kuantitatif, menggunakan teknik sensus terhadap 65 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis dengan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa POS dan PsyCap secara langsung berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen afektif, namun PsyCap tidak terbukti memoderasi pengaruh POS terhadap komitmen afektif. Simpulan penelitian menekankan pentingnya organisasi memperkuat dukungan organisasi serta mengembangkan psychological capital PNS milenial untuk meningkatkan keterikatan emosional mereka, meskipun peran moderasi PsyCap tidak signifikan.
Guarantee of Legal Protection as a Principle of Lecturers’ Professionalism: The Moderating Role of Religiosity on the Influence of Emotional Regulation and Psychological Well-Being on Lecturers’ Work Engagement Nurani, Nina; Rahmayanti, Rima; Salsabil, Imanirrahma
Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Vol. 23 No. 2 (2024): Pena Justisia
Publisher : Faculty of Law, Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/pj.v23i3.4309

Abstract

This study aims to understand the guarantee of legal protection as a principle of lecturers’ professionalism by developing and examining a model of the influence of emotional regulation and psychological well-being in influencing work engagement and lecturer performance, which is in line with the professionalism principle as a form of legal protection, in West Java Province. The moderating role of religiosity in Muslim and non-Muslim lecturers are also considered in influencing the level of interaction between variables. This study uses normative juridical and quantitative method. Normative juridical method is carried out by examining primary, secondary and tertiary legal materials, both documents and laws and regulations. For the quantitative study, 120 Muslim and non-Muslim lecturers are selected using purposive sampling. Data is distributed online and offline using Google Forms, then processed using Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS) with SmartPLS software. The findings indicate that (1) the criteria for obtaining lecturer certificates are not yet comprehensive according to the role and position in the Teachers and Lecturers Law; and (2) the management of intellectual property rights (IPR) in universities is not yet optimal according to the legal protection of the results of creations and innovations in the IPR Law. Emotional regulation and psychological well-being influence work engagement, and work engagement has a positive influence on lecturer performance. The study also confirms the mediating role of work engagement and moderating role of religiosity within the relationship. This study provides insight of the guarantee of legal protection for the position, rights, and obligations along with recognition of lecturers in developing creativity and innovation in accordance with the principles of professionalism. This study also highlights the moderating role of religiosity by involving Muslim and non-Muslim participants in a cross-cultural context, thereby allowing a more comprehensive understanding of the influence of religiosity and cultural diversity on the variables studied.
Maintaining The Role Of Loyalty During Transitions: Mediating Job Satisfaction In The Relationship Between Career Development And Turnover Intention In The Natural Gas Industry Muttaqien, Rizal; Rahmayanti, Rima
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v6i6.9764

Abstract

This study aims to analyze the influence of career development on turnover intention with job satisfaction as a mediating variable among employees of PT Perusahaan Gas Negara Tbk. SOR II. The background of this study is based on the increasing employee turnover intention which is correlated with limited access to managerial training, strict promotion processes, and low perceptions of fairness in career development after the company merger. This study uses a quantitative approach with a descriptive verification design. Data collection techniques were carried out through questionnaires and interviews with 88 permanent respondents. The results of the analysis indicate that career development has a direct and significant effect on job satisfaction, and simultaneously influences turnover intention, both directly and indirectly. Job satisfaction is proven to be a significant mediator in the relationship between career development and turnover intention, strengthening the strategic role of this variable in managing human resource retention. These findings emphasize the importance of establishing a fair, measurable, and transparent career development system to increase job satisfaction and reduce employee turnover intention. This study provides an empirical contribution to the literature on human resource management in the energy sector, particularly in the context of the national natural gas industry which is still rarely studied in depth.
Determinasi Kinerja Berbasis Motivasi dan Kepuasan: Pengujian Efek Moderasi Komitmen Emosional pada Tenaga Kependidikan di Lingkungan Pendidikan Tinggi Oktaviani, Yani; Rima Rahmayanti
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Maret - April 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v7i4.7644

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh motivasi dan kepuasan terhadap kinerja karyawan dengan komitmen afektif sebagai variabel moderasi pada tenaga kependidikan non dosen pada fakultas Y di Universitas X. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif, menggunakan teknik sensus terhadap 63 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis dengan SEM-PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, sementara kepuasan kerja berpengaruh positif namun tidak signifikan. Temuan utama penelitian ini adalah bahwa komitmen afektif berfungsi sebagai variabel moderasi yang signifikan, memperkuat pengaruh motivasi dan kepuasan terhadap kinerja karyawan. Hal ini mengindikasikan bahwa keterikatan emosional karyawan terhadap organisasi menjadi katalisator penting dalam mengubah kepuasan dan motivasi individu menjadi performa kerja yang nyata bagi institusi.
How Talent Management and Career Development Significantly Influence Employee Turnover Intention Bernanto, Sigit; Rahmayanti, Rima
Golden Ratio of Human Resource Management Vol. 6 No. 2 (2026): March - July
Publisher : Manunggal Halim Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52970/grhrm.v6i2.2034

Abstract

Employee turnover remains a pressing issue in contemporary human resource management, even in organizations that provide a supportive and conducive work environment. This study is driven by the phenomenon in which employees working under relatively favorable conditions still develop the intention to leave and eventually resign to pursue better career opportunities elsewhere. Such turnover disrupts established teamwork and collaboration, as organizations must rebuild team dynamics with replacement employees, potentially reducing overall performance and productivity. This research therefore examines the influence of talent management and career development on employee turnover intention at PT X in Karawang. A quantitative approach with a survey method was employed. Data were collected through questionnaires distributed to 75 employees consisting of professional staff, managerial, and executive-level employees. The data were analyzed using descriptive statistics and multiple linear regression with the assistance of SPSS (Statistical Package for the Social Sciences). The descriptive results indicate that talent management and career development at PT X are generally perceived as moderately effective. However, lower scores were identified in indicators related to the management of declining performance, clarity of job descriptions and performance standards, and transparency of short-term and long-term career paths. Employees also show a tendency to seek additional income or alternative employment opportunities. Hypothesis testing confirms that talent management and career development significantly affect turnover intention, both partially and simultaneously. The correlation coefficient (R) of 0.704 indicates a strong relationship, while the Adjusted R² of 0.482 shows that 48.2% of turnover intention is explained by the independent variables. These findings emphasize the importance of structured talent management and transparent career development systems in strengthening employee retention and sustaining organizational performance.