Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Revitalisasi Warisan Budaya Tak Benda di Desa Heritage Gelgel, Bali: Kolaborasi Seni Budaya, Sastra, dan Teknologi Digital I Made Mardika; I Made Suwitra; Putu Yudi Prabhadika
Community Service Journal (CSJ) Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/csj.8.1.2025.21-25

Abstract

Warisan budaya tak benda (WBTb) di Indonesia menghadapi tantangan signifikan di era modernisasi dan globalisasi, yang berpotensi mengikis eksistensinya dan menyebabkan hilangnya identitas kultural. Banyak dari warisan ini, yang merupakan identitas dan kekayaan bangsa, berisiko mengalami kepunahan jika tidak ada upaya pelestarian yang sistematis dan berkelanjutan. Penelitian ini akan memaparkan metodologi, hasil, pembahasan, serta simpulan dan tindak lanjut dari program PKM ini sebagai studi kasus dalam upaya pelestarian budaya berbasis komunitas dan teknologi. telah berhasil mencapai tujuannya dalam merevitalisasi seni lukis Wayang Kamasan, digitalisasi lontar, dan pelestarian seni tari Wayang Wong. Luaran yang dicapai meliputi peningkatan keterampilan 12 anak dalam seni lukis dengan produk godibag inovatif, digitalisasi tiga cakep lontar yang penting, serta regenerasi 16 penari muda Wayang Wong. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa pendekatan kolaboratif antara komunitas, seniman, dan teknologi digital adalah strategi efektif untuk melestarikan dan mengembangkan warisan budaya tak benda di tengah tantangan modernisasi. Program ini tidak hanya menghasilkan produk fisik dan digital, tetapi juga meningkatkan kesadaran, partisipasi, dan kapasitas masyarakat lokal dalam menjaga identitas budaya mereka.
EKOFEMINISME DALAM PENGELOLAAN AIR BERSIH DI DUSUN TINJALAS, DESA SERAYA TIMUR: REPRESENTASI KEADILAN LINGKUNGAN DAN KESETARAAN GENDER I Made Mardika; Anak Agung Ayu Dewi Larantika; Leoneto Madeira Martins
Kulturistik: Jurnal Ilmu Bahasa dan Budaya Vol. 10 No. 2 (2026): July 2026 (IN PRESS)
Publisher : Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/kulturistik.10.2.15364

Abstract

This study aims to analyze ecofeminist discourse in representing environmental justice and gender equality in clean water management in impoverished rural areas of Bali Province, with a particular focus on the role of women in sustaining water resources. The study employed a qualitative descriptive approach based on contemporary ecofeminist theory. The research was conducted in Tinjalas Hamlet, Seraya Village, Bali, involving a sample of 20 households selected through simple random sampling. Data were collected through structured and focused group interviews as well as non-participant observation and were analyzed using qualitative descriptive methods. The findings reveal that women play a dominant role in accessing, utilizing, and managing clean water efficiently, including collecting water from springs and rivers and harvesting rainwater as an adaptive strategy to cope with limited water availability. Men's participation in these activities is relatively low, although gender relations within the family do not exhibit significant conflict or dichotomy. Women also demonstrate strong ecological awareness by using water wisely, maintaining environmental cleanliness, and treating water to make it safe for consumption in order to prevent waterborne diseases. These findings confirm that women make a strategic contribution to promoting environmental justice and ensuring the sustainability of clean water management in impoverished rural communities.
Co-Authors A. A. Gde Raka A. A. Gde Raka A. A. Gde Raka A. A. Rai Sita Laksmi A.A. Ayu Dewi Larantika A.A. Gede Raka A.A.G Oka Wisnumurti A.A.Gde Oka Wisnumurti Agus Kurniawan Agus Kurniawan Agus Kurniawan Alma Cita Calimbo Anak Agung Ayu Dewi Larantika Anak Agung Gde Rai Budiasa Anak Agung Gde Rai Budiasa Anak Agung Gede Oka Wisnumurti Anak Agung Inten Mayuni Dewi, A.A Sagung Laksmi Ghea Harta Prayona Ghea Harta Prayona I Gusti Ayu Agung Dian Susanthi I Gusti Putu Ghosadhira Vedhastama I Kadek Dede Junaedy I Ketut Irianto I Ketut Putra Erawan I Made Sanjaya I Made Suniasta Amertha I Made Suwitra, I Made I Made Yudhiantara I Nyoman Kardana I Wayan Budiarta I Wayan Dharmawan I Wayan Muliawan I Wayan Wesna Astara I Wayan Wesna Astara (Scopus ID: 57211467012) I Wayan Wesna Astara (Scopus ID: 57211467012) Ida Bagus Astika Pidada Ida Bagus Udayana Putra Kadek Silvia Melinda Dewi Kadek Silvia Melinda Dewi Kadek Yogi Pratama Kadek Yogi Pratama Kiki Nurwahyuni Kim Dongil Leoneto Madeira Martins Luh Made Mahendrawati Muliawan, Made Sani Damayanthi Ni Ketut Sukiani Ni Komang Arini Satyawati Ni Komang Arini Styawati Ni Luh Sephia Adnyani Putri Ni Made Ayu Suardani Singapurwa Ni Made Suwendri Ni Putu Dinda Kalpika Putri Ni Putu Meira Purnama Yanti Ni Wayan Kertiasih Ni Wayan SITIARI PRABHADIKA, I PUTU YUDI Putu Budiartha, I Nyoman Putu Suryani . Ramayanti Sitanggang Senastri, Ni Made Jaya Suwendri, Ni Made Toto Noerasto Trisnamayuni , A. A. Istri Mas Widiati, Ida Ayu Putu Yasa, Putu Ngurah Suyatna