Claim Missing Document
Check
Articles

POTENSI INFUSA DAUN OKRA (Abelmoschus esculentus L. Moench) TERHADAP PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH MENCIT-INDUKSI ALOKSAN Lestari, Eva Nor Diana; Wahid, Rahmat A Hi; Marfu'ah, Nurul
Media Farmasi: Jurnal Ilmu Farmasi Vol. 17 No. 1: Maret 2020
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/mf.v17i1.14397

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan suatu penyakit yang ditandai dengan tingginya kadar glukosa dalam darah. Kandungan kimia pada tanaman okra di antaranya 67,50% α-selulosa, 15,40% hemiselulosa dan flavonoid yang berefek antidiabetes. Tujuan penelitian untuk mengetahui potensi infusa daun okra terhadap penurunan kadar glukosa darah mencit (Mus musculus) yang diinduksi aloksan. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan desain Rancangan Acak Lengkap (RAL). Penelitian ini menggunakan 20 ekor mencit jantan berusia tiga bulan yang diinduksi diabetes menggunakan aloksan dan dibagi ke dalam lima kelompok. (1) Kelompok kontrol negatif, diberi aquades, (2) Kelompok kontrol positif, diberi glibenklamide dosis 3 mg/KgBB, dan kelompok (3-5) diberi infusa daun okra dengan dosis 0,2, 0,4, dan 0,6 mL/hari selama 14 hari. Pengukuran kadar glukosa dilakukan setelah 14 hari perlakuan menggunakan glukometer (Easy Touch® GCU). Analisis data menggunakan uji One Way ANOVA dengan tingkat signifikansi 95% (p=0,05). Hasil penelitian menunjukkan infusa daun okra dosis 0,2, 0,4, dan 0,6 mL/hari menurunkan kadar glukosa darah namun tidak bermakna secara statistik p=0,990 (p>0,05). Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian infusa daun okra dosis 0,2, 0,4, dan 0,6 mL/hari berpotensi menurunkan kadar glukosa darah mencit terinduksi aloksan tetapi tidak signifikan.
Aktivitas Larvasida Fraksi N-Heksan Ekstrak Etanol Daun Mengkudu (Morinda citrifolia. L) terhadap Larva Aedes sp.: Larvicide Activity of N-Hexane Fraction of Ethanolic Morinda citrifolia. L Leaves Extract on Aedes sp. Larvae Awaluddin, Rizki; Sholihatin, Binti; Marfu’ah, Nurul; Kurniawan; Estikomah, Solikah Ana
Aspirator Vol 13 No 2 (2021): Jurnal Aspirator Volume 13 Nomor 2 2021
Publisher : Perkumpulan Entomologi Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22435/asp.v13i2.4823

Abstract

Abstract. Aedes sp. is a vector of the dengue virus that causes Dengue Hemorrhagic Fever (DHF). Larvicides are the optimal method for controlling mosquito development. Temephos is a larvicidal agent of the organophosphate group which is reported to cause side effects and ecological hazards, as well as resistance based on reports in several country. This study aims to determine the larvicidal activity of the n-hexane fraction of Morinda citrifolia leaf ethanol extract on Aedes sp. The compound groups in the fraction were identified using TLC through UV light and spray reagents. There were six types of treatment including four concentration fractions (400, 600, 800, and 1000 ppm) as treatment, positive control (temephos 1%) and negative control 1% acetone solution. Twenty-five mosquito larvae of Aedes sp. tested for each treatment. Larval mortality was recorded and LC50 and LC99 values were analyzed using the probit. The results showed that the TLC test of the n-hexane fraction was positive for terpenoids, anthraquinones, phenols, tannins, and flavonoids. The results showed that the LC50 and LC99 values were 1040 ppm and 2439 ppm. Therefore, the n-hexane fraction of the ethanol extract had larvicidal activity on Aedes sp. with little toxicity. Abstrak. Aedes sp. merupakan vektor virus dengue penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD). Larvisida merupakan metode yang optimal untuk mengendalikan perkembangan nyamuk. Temephos yang merupakan larvasida sintetik dapat menyebabkan resisten, efek samping dan bahaya ekologi. Kelimpahan agen hayati, efek toksik pada manusia yang minim, dan biodegradable menjadi tujuan utama perlunya pengembangan agen larvasida baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas larvasida fraksi n-heksana ekstrak etanol daun mengkudu pada larva Aedes sp. Golongan senyawa pada fraksi diidentifikasi menggunakan KLT melalui pereaksi semprot. Terdapat enam jenis perlakuan diantaranya empat konsentrasi fraksi (400, 600, 800, dan 1000 ppm) sebagai perlakuan, kontrol positif (temephos 1%) dan kontrol negatif larutan aseton 1%. Dua puluh lima larva nyamuk Aedes sp. diujikan pada setiap perlakuan. Kematian larva dicatat dan nilai LC50 dan LC99 dianalisa menggunakan probit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji KLT fraksi n-heksana positif mengandung terpenoid, antrakuinon, fenol, tanin, dan flavonoid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai LC50 dan LC99 adalah 1040 ppm dan 2439 ppm. Oleh karena itu, fraksi n-heksana dari ekstrak etanol memiliki aktivitas larvasida pada Aedes sp.
Studi Nilai CBR Geokomposit Ringan (Tanah-EPS) Stabilisasi Limbah Aspal Buton Harianto, Tri; Nur, Sitti Hijraini; Rauf, Ichsan; Marfu'ah, Nurul
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2019: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (822.662 KB)

Abstract

Kerusakan jalan sebagian besar disebabkan oleh rendahnya kapasitas dukung dari lapisan pondasinya dalam menerima beban kendaraan yang melintas diatasnya. Hal ini tidak lepas dari sifat material timbunan yang digunakan, baik itu sirtu, kerikil, maupun tanah. Material timbunan yang baik adalah material yang mempunyai daya dukung tinggi namun tidak menjadi beban untuk lapisan dibawahnya. Material timbunan ringan merupakan solusi untuk mereduksi kerusakan jalan akibat lapis pondasi pada konstruksi jalan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan material timbunan geokomposit ringan dengan mengganti sebagian tanah lempung dengan expanded polysterene (EPS) yang distabilisasi dengan limbah aspal buton (LAB). Variasi limbah aspal buton yang digunakan sebesar 3%,5%,7% dan 9%, sementara variasi EPS yang diberikan sebesar 0,1% dan 0,2%. Pemeraman benda uji dilakukan selama 7 dan 28 hari. Hasil pengujian menunjukkan bahwa subtitusi tanah dengan EPS mampu mereduksi kepadatan sebesar 20% hingga 30%, adapun nilai CBR meningkat sebesar 7 kali pada EPS 0,15% dan 4 kali pada EPS 0,30%. Berdasarkan hasil tersebut, maka geokomposit ringan tanah-EPS stabilisasi LAB dapat dijadikan sebagai timbunan alternatif baik sebagai lapis pondasi bawah (LPB) pada jalan maupun backfill dibelakang dinding penahan tanah.
Optimization of Halal Capsule Shell Combination of Amylopectin of Cassava (Manihot esculenta) Pell and Caragenan of Euchema cottoni Pratiwi, Arika Putri; Nur Hazlia, Syarifah; Hartinah Yulianto, Siti; Shifa Syururin, Wakhidatus; Marfu'ah, Nurul
Media Farmasi: Jurnal Ilmu Farmasi Vol. 22 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/mf.v22i2.29640

Abstract

Gelatin, a primary material for capsule shells, is predominantly sourced from pigs, raising significant concerns regarding its halal status for Muslim consumers. Therefore, identifying halal and sustainable alternatives to gelatin is crucial for the pharmaceutical industry. This study aimed to formulate and evaluate halal capsule shell preparations combining amylopectin from cassava (Manihot esculenta) peel starch and carrageenan from Euchema cottoni. The research utilized an experimental quantitative design with five formulations (F1–F5) based on varying amylopectin: carrageenan concentrations, namely 0.5%:3% (F1), 1%:3% (F2), 1.5%:3% (F3), 0%:3% (F4), and 3%:0% (F5). The capsule shells were assessed through specification tests, water content, ash content, and disintegration time. Data were analyzed using one-way ANOVA in SPSS version 26.0 at a 95% confidence level. The results showed that all formulations met the standards for water content (20–60%), ash content (<5%), and disintegration time (<30 minutes) based on PT. Kapsulindo Indonesia and the Indonesian Pharmacopoeia. However, none of the formulations fully met the specifications for capsule body diameter, cap diameter, and total length, primarily due to manual molding limitations. Among the five formulations, F3 demonstrated the closest conformity to standard physical parameters. Statistical analysis indicated that variations in the concentration of cassava peel starch and Euchema cottoni carrageenan significantly influenced capsule shell specifications, moisture content, and disintegration time (p<0.05), while having no significant effect on ash content (p>0.05). In conclusion, the combination of cassava peel amylopectin and Euchema cottoni carrageenan shows promising potential as a halal and eco-friendly alternative to gelatin-based capsule shells. Further optimization using automated molding systems is recommended to achieve standardized dimensions for commercial application.
PELAYANAN INFORMASI OBAT PEGAL LINU TIDAK TERSTANDAR DAN EDUKASI PENYAKIT ASAM URAT MASYARAKAT DESA SAMBIREJO, MANTINGAN, NGAWI Kurniawan, Kurniawan; Marfu’ah, Nurul; Fatihah, Nadia Iha; Damayanti, Widya; Luthfiya, Lulu’
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 No. 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i2.26934

Abstract

Gout Arthritis atau asam urat merupakan salah satu masalah kesehatan yang masih banyak ditemukan di negara-negara berkembang. Berdasarkan survei World Health Organization (WHO), Indonesia merupakan negara terbesar ke 4 di dunia yang penduduknya menderita asam urat dan sumber dari Buletin Natural,di Indonesia penyakit asam urat 35% terjadi pada pria dibawah usia 34 tahun. Insiden asam urat di Indonesia menduduki urutan kedua setelah osteoartritis. Wilayah Desa Sambirejo Mantingan Ngawi khususnya laki-laki yang umumnya bekerja ditempat yang memerlukan tenaga fisik lebih besar misalnya petani, nelayan atau pekerja bangunan, mereka sering mengonsumsi obat racikan yang terkenal dengan nama “obat setelan” untuk meredakan rasa pegal dan linu setelah mereka bekerja. Penggunaan obat yang tidak standar dan tidak sesuai ketentuan ini dapat membahayakan masyarakat. Kurangnya tingkat pengetahuan tentang penyakit asam urat dan kurangnya pengetahuan pola hidup sehat dan aktifitas fisik pada penderita asam urat di wilayah tersebut sehingga perlu ada kegiatan pengabdian masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelayanan informasi obat yang benar dan edukasi penyakit gout arthritis sehingga masyarakat tercerahkan untuk penggunaan obat yang benar dan juga memberikan alternatif penggunaan herbal yang dapat mencegah dan membantu mengatasi asam urat tersebut. Kegiatan ini berlokasi di Kelurahan Sambirejo Kecamatan Mantingan Kabupaten Ngawi dengan waktu pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berlangsung dari awal bulan oktober sampai akhir oktober tahun  2023 Program yang ditawarkan dan diimplementasikan, antara lain penyusunan buku saku yang dibagikan, pengukuran kondisi kesehatan masyarakat pada 20 orang yang terdiri atas kelompok pengajian dan posyandu serta pelatihan pembuatan herbal. Pelatihan menggunaan alat cek kesehatan dan penyerahan alat cek kesehatan tersebut kepada kelompok masyarakat. Hasil kegiatan ini yaitu adanya peningkatan kesehatan terutama asam urat berdasarkan hasil cek kesehatan sebelum dan sesudah dilakukan  kegiatan pengabdian masyarakat ini.
The factors that affect halal certification among small and medium enterprise food entrepreneurs in Ngawi Luthfiya, Lulu'; Damayanti, Amilia Yuni; Pibriyanti, Kartika; Marfu'ah, Nurul; Mufidah, Indahtul; Amala, Nur; Hafifah, Cut Ajma Fitira; Fauziatunnisa, Elok
Journal of Halal Science and Research Vol. 5 No. 2 (2024): September
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jhsr.v5i2.10458

Abstract

A halal lifestyle using halal-certified products is a vital necessity for Muslims. It allows Indonesia to become the world's largest producer and servicer of halal products. However, many uncertified halal products are circulating in the community, and the number of certified halal items tends to be small. Several factors influence the low quality of halal certification products. This Research aimed to identify factors influencing halal certification: education, knowledge, attitudes, behavior, and awareness. The Type of research was crossectional research. The research was conducted in the Ngawi district by comparing entrepreneurs with halal certification and entrepreneurs who still need to have halal certification, with the number of each sample of 26 entrepreneurs. The technique of sampling was purposive sampling.  These research variables are factors associated with halal certification, including the level of education, knowledge, attitudes, behavior, and awareness of the entrepreneur acquired through interviews using validated questionnaires and the reliability of the questionnaire. The education, knowledge, and attitude data were analyzed using a chi-square test. The behavior and halal awareness were analyzed using the Fisher test. The statistical test results showed a p-value of < 0.001 on the variables of knowledge, education, attitude, and behavior, so it can be said that knowledge, education, behavior, and attitude positively affect halal certification. However, based on the statistical test on the halal awareness variable, the relationship test results of p-value > 0.05, so it can be said that halal awareness does not positively affect halal certification. This research concludes that education, knowledge, attitudes, and behavior influence legal certification. Awareness of halal behavior does not affect halal certification.   Keywords: Attitude, Behavior, Education, Halal awareness, Halal certification knowledge
Increased Hemoglobin Levels and Quality of Life in Menstruating Women Consuming Ajwa Date Palm (Phoenix dactylifera) Juice Marfu'ah, Nurul; Yuwono, Ratna Rahajeng Putri; Fatihah, Nadia Iha; Pibriyanti, Kartika
Indonesian Journal of Applied Research (IJAR) Vol. 6 No. 3 (2025): Indonesian Journal of Applied Research (IJAR)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/ijar.v6i3.649

Abstract

Anemia was prevalent among menstruating adolescent girls, affecting about 32% in Indonesia, and often reduced quality of life. Date palm juice contained carbohydrates, tryptophan, omega-3, vitamin C, vitamin B6, zinc, and magnesium, which could support hemoglobin improvement. This study aims to evaluate the potential of Ajwa date juice as an alternative therapy for women with menstrual anemia. An experimental design included five groups: Ajwa date palm juice (50% concentration) administered once daily (JKA1), twice daily (JKA2), or three times daily (JKA3); a positive control with a commercial anti-anemia product; and a negative control with mineral water. Treatments were given for five days to 25 respondents. Quality of life was assessed using a modified EQ-5D questionnaire, validated with the Pearson correlation test and tested for reliability with Cronbach’s alpha. Data were analyzed using one-way ANOVA at a 95% significance level. Results showed the greatest hemoglobin increase in the JKA3 group (mean 2.2 g/dL) and the smallest in JKA1 (1.4 g/dL), with no significant differences between groups (p > 0.05). Quality-of-life improvement was achieved fastest in JKA3 (2.4 days), followed by JKA2 and JKA1 (2.8 days each), also without significant differences (p > 0.05). In conclusion, Ajwa date palm juice improved hemoglobin levels and quality of life in anemic respondents. The three-times-daily regimen showed the most benefit, although statistical significance was not observed.
FORMULASI LOTION EKSTRAK KULIT BUAH KAKAO (Theobroma cacao L.) DAN MINYAK ATSIRI LAVENDER SEBAGAI REPELENT NYAMUK Aedes sp. Azzahra, Isma; Nisrina, Salma; Marfu'ah, Nurul
Jurnal Ilmiah Global Farmasi (JIGF) Vol. 3 No. 3 (2025): JIGF - September
Publisher : PC IAI Sragen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit mematikan dikarenakan virus dengue yang disebarkan oleh nyamuk Aedes sp. Salah satu usaha pencegahannya adalah dengan penggunaan repellent. Bahan aktif dalam repellent dapat memanfaatkan limbah kulit buah kakao karena mengandung senyawa flavonoid, tanin dan saponin. Selain kulit buah kakao, minyak atsiri lavender yang mengandung senyawa geraniol dan citronellol juga dapat berfungsi sebagai anti nyamuk. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sediaan lotion repellent dari kulit buah kakao dan minyak atsiri lavender. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan melakukan ekstraksi kulit buah kakao menggunakan etanol 96% dengan metode maserasi. Formulasi lotion menggunakan minyak atsiri lavender 2% dan variasi konsentrasi ekstrak kulit buah kakao yaitu 2% (F1), 3% (F2) dan 4% (F3). Bahan tambahan yang digunakan adalah TEA, asam stearate, setil alcohol, metil paraben, gliserin, tween, span, paraffin liquidum dan aquades. Evaluasi sediaan meliputi uji organoleptik, uji homogenitas, uji pH, uji viskositas, dan uji daya sebar. Analisis data yang digunakan adalah one-way ANOVA dengan SPSS 26.0 dan taraf signifikansi 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sediaan lotion memiliki pH sesuai standar SNI yaitu rentang 4,5-8, hasil uji viskositas dibawah standar (kurang dari 2.000 cP) dan hanya formula 1 yang memiliki daya sebar memenuhi standar SNI yaitu dalam rentang 5-7 cm. Kombinasi ekstrak kulit buah kakao dan minyak atsiri lavender berpengaruh signifikan terhadap viskositas dan daya sebar sediaan (p<0,05), tetapi tidak berpengaruh signifikan terhadap pH sediaan (p>0,05).
PENYULUHAN MENGENAI CUCI TANGAN DAN PENGGUNAAN HANDSANITIZER UNTUK MENCEGAH INFEKSI COVID-19 Marfu'ah, Nurul; Kusumaningtyas, Nadia Mira; Awaluddin, Rizki; Kurniawan, Kurniawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 4 No. 3 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berkembangnya wabah Corona Virus Disease-19 (COVID-19) di dunia hingga ke Indonesia, sangat mengkhawatirkan seluruh lapisan masyarakat. salah satu cara yang dilakukan untuk mencegah infeksi Covid-19 adalah dengan mencuci tangan dan menggunakan handsanitizer. Banyak masyarakat yang belum memahami bagaimana cara mencuci tangan dan menggunakan handsanitizer yang baik dan benar. Oleh karena itu, kegiatan ini dilakukan dengan memberikan penyuluhan mengenai cuci tangan dan pelatihan penggunaan handsanitizer. Responden adalah karyawan UNIDA Gontor Kampus Putri Mantingan, Ngawi sebanyak 31 orang. Sebelum dan sesudah penyuluhan dan pelatihan, responden diberi pre test dan post test untuk mengukur tingkat pengetahuan dan keterampilan responden. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum penyuluhan dan pelatihan, tingkat pengetahuan dan keterampilan responden mengenai cuci tangan dan penggunaan handsanitizer terdiri atas Sangat Baik (67,7 %) dan Baik (32,3 %). Sedangkan setelah penyuluhan dan pelatihan, 100 % responden mengetahui dengan Sangat Baik mengenai cuci tangan dan penggunaan handsanitizer yang baik dan benar. Kegiatan penyuluhan mengenai cuci tangan dan pelatihan penggunaan handsanitizer dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan responden (karyawan) mengenai hal tersebut. Hal ini diharapkan dapat menghindarkan responden dari infeksi covid-19 dan meningkatkan kesehatan para karyawan.
FENOMENA GEOLOGI DALAM AL-QUR’AN: Pembentukan Gunung, Gempa Bumi, dan Pergerakan Lempeng Tektonik Fardyatullail, Haila; Marfu’ah, Nurul; Salma, Rahimia Nuzula; Mahmudah, Hilma Radhia
Jurnal Al I'jaz Vol 7 No 2 (2025): December
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Quran dan Sains Al-Ishlah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53563/2dsme813

Abstract

This study aims to explore the correlation between the concept of geophysics or the movement of the earth and the verses of the Qur’an that describe various natural phenomena in the universe. These include the movement of the earth, its rotation, and the geological changes it creates. This movement includes tectonic plate movements, which can cause earthquakes, volcanic activity, mountain formation, and all other geological processes that affect the earth's structure. In addition, the Qur’an, as a guide for human life, mentions various aspects related to the movement of the earth, including cosmological issues and natural phenomena that can be connected with modern scientific knowledge. In this research, the researcher attempts to interpret several verses in the Qur’an that relate to the movement of the earth, such as the rotation of the sun and the earth, and to instill a holistic understanding of the universe that connects religious teachings with scientific knowledge. Through a scientific interpretive approach to the verses of the Qur’an, this study aims to provide new insights into the correlation between the religious teachings in the Qur’an and modern scientific knowledge in explaining the phenomena on earth.
Co-Authors Al Hasanah, Fauziyyah Alifya Nur Azizah Amal Fadholah Amala, Nur Amilia Yuni Damayanti Ananda, Mutiara Andi Sri Suriati Amal Andri Karin, Elsy Juni Anjani, Hanifa Dyanti Anugerah Suciati Astuti, Eti Aural Miftahul Hasanah Ava Zaujah Awaluddin, Rizki Ayu, Gustin Swastika Azzahra, Isma Chelsea Aulia Ramadhani Cisilliya Tandraini Damayanti, Widya Dewi Ratnasari Diah Ayu Mutmaina Dianti Desita Sari Diwana, Nida Khofiya Puspa Eva Nor Diana Lestari Fajri, Mathla’il Fardyatullail, Haila Farhana, Siti Awalisanah Hani Fauziatunnisa, Elok Fazriah D., Gita Fitrian, Ahyana Frida SA, Yuna Hafifah, Cut Ajma Fitira Hamzah Gita Sari Hartinah Yulianto, Siti Haryanto, Qurrah A'yuniyyah I Wayan Kasa Ichwanuddin Ichwanuddin Indah Tri Lestari Indahtul Mufidah Khodijah, Alisya Khomarul Kuniyati Kurniawan Kurniawan Kurniawan Kurniawan, Kurniawan Kusumasary, Dhiyah Ayu KW, Faradhita Lestari, Eva Nor Diana Lia, Melda Lija Oktya Artanti Lija Oktya Artanti Lutfi Shantia Luthfiya, Lulu' Luthfiya, Lulu’ Mafazatien Nailiyah Isna Mahirotun NS, Anggun Mahmudah, Amalia Nurul Mahmudah, Hilma Radhia Mathlail Fajri Maulia Isnaini MIFTAKHUL JANNAH Mira Dian Naufalina Mira Dian Naufalina Muhammad El Riza NA, Eldyamarta Nadia Iha Fatihah Nadia Mira Kusumaningtyas Nadia Saptarina Nadia Saptarina Nida Faradisa Fauziyah Nisrina, Salma Nur Hazlia, Syarifah Pertamana, Ropia Pibriyanti, Kartika Pratiwi, Arika Putri Putri, Kayla Radina Dwi Qurrah A&#039;yuniyyah Haryanto Rabbaniyah, Muthi’ah Rahmat A Hi Wahid Rahmat A.H. Wahid Rauf, Ichsan Riyani, Retno Indra Riza Amalia Riza, Muhammad El Rizka Safira Rizki Awaluddin Rizki Awaluddin Rizky Dila Khairunnisa Rohmah Madya Ayu Fitriana Sagun Chandra Yowani Salma, Rahimia Nuzula Sari, Dianti Desita Sari, Nandita Aprilia Satwika Budi Sawitri Sawitri, Satwika Budi Sha’sha’ Luthfiana Shifa Syururin, Wakhidatus Sholihatin, Binti Siska Fatkhul Hidayati Siska, Awenda Siti Awalisanah Hani Farhana Sitti Hijraini Nur Solikah Ana Estikomah Sujiat Zubaidi Sulikhah, Novia Anggreani Surya Amal Susi Nurohmi Tri Harianto Wafa Aufia Wahid, Rahmat A Hi Wahid, Rahmat A Hi Widayanti, Erna Desi Widyaratna, Indriyanti Winati, Dian Eska Yulia Dwi Andarini Yuwono, Ratna Rahajeng Putri Zulianita Zulianita Zulvia Faridatul Munawaroh