Claim Missing Document
Check
Articles

Studi Nilai CBR Geokomposit Ringan (Tanah-EPS) Stabilisasi Limbah Aspal Buton Harianto, Tri; Nur, Sitti Hijraini; Rauf, Ichsan; Marfu'ah, Nurul
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2019: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (822.662 KB)

Abstract

Kerusakan jalan sebagian besar disebabkan oleh rendahnya kapasitas dukung dari lapisan pondasinya dalam menerima beban kendaraan yang melintas diatasnya. Hal ini tidak lepas dari sifat material timbunan yang digunakan, baik itu sirtu, kerikil, maupun tanah. Material timbunan yang baik adalah material yang mempunyai daya dukung tinggi namun tidak menjadi beban untuk lapisan dibawahnya. Material timbunan ringan merupakan solusi untuk mereduksi kerusakan jalan akibat lapis pondasi pada konstruksi jalan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan material timbunan geokomposit ringan dengan mengganti sebagian tanah lempung dengan expanded polysterene (EPS) yang distabilisasi dengan limbah aspal buton (LAB). Variasi limbah aspal buton yang digunakan sebesar 3%,5%,7% dan 9%, sementara variasi EPS yang diberikan sebesar 0,1% dan 0,2%. Pemeraman benda uji dilakukan selama 7 dan 28 hari. Hasil pengujian menunjukkan bahwa subtitusi tanah dengan EPS mampu mereduksi kepadatan sebesar 20% hingga 30%, adapun nilai CBR meningkat sebesar 7 kali pada EPS 0,15% dan 4 kali pada EPS 0,30%. Berdasarkan hasil tersebut, maka geokomposit ringan tanah-EPS stabilisasi LAB dapat dijadikan sebagai timbunan alternatif baik sebagai lapis pondasi bawah (LPB) pada jalan maupun backfill dibelakang dinding penahan tanah.
Optimization of Halal Capsule Shell Combination of Amylopectin of Cassava (Manihot esculenta) Pell and Caragenan of Euchema cottoni Pratiwi, Arika Putri; Nur Hazlia, Syarifah; Hartinah Yulianto, Siti; Shifa Syururin, Wakhidatus; Marfu'ah, Nurul
Media Farmasi: Jurnal Ilmu Farmasi Vol. 22 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/mf.v22i2.29640

Abstract

Gelatin, a primary material for capsule shells, is predominantly sourced from pigs, raising significant concerns regarding its halal status for Muslim consumers. Therefore, identifying halal and sustainable alternatives to gelatin is crucial for the pharmaceutical industry. This study aimed to formulate and evaluate halal capsule shell preparations combining amylopectin from cassava (Manihot esculenta) peel starch and carrageenan from Euchema cottoni. The research utilized an experimental quantitative design with five formulations (F1–F5) based on varying amylopectin: carrageenan concentrations, namely 0.5%:3% (F1), 1%:3% (F2), 1.5%:3% (F3), 0%:3% (F4), and 3%:0% (F5). The capsule shells were assessed through specification tests, water content, ash content, and disintegration time. Data were analyzed using one-way ANOVA in SPSS version 26.0 at a 95% confidence level. The results showed that all formulations met the standards for water content (20–60%), ash content (<5%), and disintegration time (<30 minutes) based on PT. Kapsulindo Indonesia and the Indonesian Pharmacopoeia. However, none of the formulations fully met the specifications for capsule body diameter, cap diameter, and total length, primarily due to manual molding limitations. Among the five formulations, F3 demonstrated the closest conformity to standard physical parameters. Statistical analysis indicated that variations in the concentration of cassava peel starch and Euchema cottoni carrageenan significantly influenced capsule shell specifications, moisture content, and disintegration time (p<0.05), while having no significant effect on ash content (p>0.05). In conclusion, the combination of cassava peel amylopectin and Euchema cottoni carrageenan shows promising potential as a halal and eco-friendly alternative to gelatin-based capsule shells. Further optimization using automated molding systems is recommended to achieve standardized dimensions for commercial application.
PELAYANAN INFORMASI OBAT PEGAL LINU TIDAK TERSTANDAR DAN EDUKASI PENYAKIT ASAM URAT MASYARAKAT DESA SAMBIREJO, MANTINGAN, NGAWI Kurniawan, Kurniawan; Marfu’ah, Nurul; Fatihah, Nadia Iha; Damayanti, Widya; Luthfiya, Lulu’
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 No. 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i2.26934

Abstract

Gout Arthritis atau asam urat merupakan salah satu masalah kesehatan yang masih banyak ditemukan di negara-negara berkembang. Berdasarkan survei World Health Organization (WHO), Indonesia merupakan negara terbesar ke 4 di dunia yang penduduknya menderita asam urat dan sumber dari Buletin Natural,di Indonesia penyakit asam urat 35% terjadi pada pria dibawah usia 34 tahun. Insiden asam urat di Indonesia menduduki urutan kedua setelah osteoartritis. Wilayah Desa Sambirejo Mantingan Ngawi khususnya laki-laki yang umumnya bekerja ditempat yang memerlukan tenaga fisik lebih besar misalnya petani, nelayan atau pekerja bangunan, mereka sering mengonsumsi obat racikan yang terkenal dengan nama “obat setelan” untuk meredakan rasa pegal dan linu setelah mereka bekerja. Penggunaan obat yang tidak standar dan tidak sesuai ketentuan ini dapat membahayakan masyarakat. Kurangnya tingkat pengetahuan tentang penyakit asam urat dan kurangnya pengetahuan pola hidup sehat dan aktifitas fisik pada penderita asam urat di wilayah tersebut sehingga perlu ada kegiatan pengabdian masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelayanan informasi obat yang benar dan edukasi penyakit gout arthritis sehingga masyarakat tercerahkan untuk penggunaan obat yang benar dan juga memberikan alternatif penggunaan herbal yang dapat mencegah dan membantu mengatasi asam urat tersebut. Kegiatan ini berlokasi di Kelurahan Sambirejo Kecamatan Mantingan Kabupaten Ngawi dengan waktu pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berlangsung dari awal bulan oktober sampai akhir oktober tahun  2023 Program yang ditawarkan dan diimplementasikan, antara lain penyusunan buku saku yang dibagikan, pengukuran kondisi kesehatan masyarakat pada 20 orang yang terdiri atas kelompok pengajian dan posyandu serta pelatihan pembuatan herbal. Pelatihan menggunaan alat cek kesehatan dan penyerahan alat cek kesehatan tersebut kepada kelompok masyarakat. Hasil kegiatan ini yaitu adanya peningkatan kesehatan terutama asam urat berdasarkan hasil cek kesehatan sebelum dan sesudah dilakukan  kegiatan pengabdian masyarakat ini.
The factors that affect halal certification among small and medium enterprise food entrepreneurs in Ngawi Luthfiya, Lulu'; Damayanti, Amilia Yuni; Pibriyanti, Kartika; Marfu'ah, Nurul; Mufidah, Indahtul; Amala, Nur; Hafifah, Cut Ajma Fitira; Fauziatunnisa, Elok
Journal of Halal Science and Research Vol. 5 No. 2 (2024): September
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jhsr.v5i2.10458

Abstract

A halal lifestyle using halal-certified products is a vital necessity for Muslims. It allows Indonesia to become the world's largest producer and servicer of halal products. However, many uncertified halal products are circulating in the community, and the number of certified halal items tends to be small. Several factors influence the low quality of halal certification products. This Research aimed to identify factors influencing halal certification: education, knowledge, attitudes, behavior, and awareness. The Type of research was crossectional research. The research was conducted in the Ngawi district by comparing entrepreneurs with halal certification and entrepreneurs who still need to have halal certification, with the number of each sample of 26 entrepreneurs. The technique of sampling was purposive sampling.  These research variables are factors associated with halal certification, including the level of education, knowledge, attitudes, behavior, and awareness of the entrepreneur acquired through interviews using validated questionnaires and the reliability of the questionnaire. The education, knowledge, and attitude data were analyzed using a chi-square test. The behavior and halal awareness were analyzed using the Fisher test. The statistical test results showed a p-value of < 0.001 on the variables of knowledge, education, attitude, and behavior, so it can be said that knowledge, education, behavior, and attitude positively affect halal certification. However, based on the statistical test on the halal awareness variable, the relationship test results of p-value > 0.05, so it can be said that halal awareness does not positively affect halal certification. This research concludes that education, knowledge, attitudes, and behavior influence legal certification. Awareness of halal behavior does not affect halal certification.   Keywords: Attitude, Behavior, Education, Halal awareness, Halal certification knowledge
FORMULASI LOTION EKSTRAK KULIT BUAH KAKAO (Theobroma cacao L.) DAN MINYAK ATSIRI LAVENDER SEBAGAI REPELENT NYAMUK Aedes sp. Azzahra, Isma; Nisrina, Salma; Marfu'ah, Nurul
Jurnal Ilmiah Global Farmasi (JIGF) Vol. 3 No. 3 (2025): JIGF - September
Publisher : PC IAI Sragen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit mematikan dikarenakan virus dengue yang disebarkan oleh nyamuk Aedes sp. Salah satu usaha pencegahannya adalah dengan penggunaan repellent. Bahan aktif dalam repellent dapat memanfaatkan limbah kulit buah kakao karena mengandung senyawa flavonoid, tanin dan saponin. Selain kulit buah kakao, minyak atsiri lavender yang mengandung senyawa geraniol dan citronellol juga dapat berfungsi sebagai anti nyamuk. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sediaan lotion repellent dari kulit buah kakao dan minyak atsiri lavender. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan melakukan ekstraksi kulit buah kakao menggunakan etanol 96% dengan metode maserasi. Formulasi lotion menggunakan minyak atsiri lavender 2% dan variasi konsentrasi ekstrak kulit buah kakao yaitu 2% (F1), 3% (F2) dan 4% (F3). Bahan tambahan yang digunakan adalah TEA, asam stearate, setil alcohol, metil paraben, gliserin, tween, span, paraffin liquidum dan aquades. Evaluasi sediaan meliputi uji organoleptik, uji homogenitas, uji pH, uji viskositas, dan uji daya sebar. Analisis data yang digunakan adalah one-way ANOVA dengan SPSS 26.0 dan taraf signifikansi 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sediaan lotion memiliki pH sesuai standar SNI yaitu rentang 4,5-8, hasil uji viskositas dibawah standar (kurang dari 2.000 cP) dan hanya formula 1 yang memiliki daya sebar memenuhi standar SNI yaitu dalam rentang 5-7 cm. Kombinasi ekstrak kulit buah kakao dan minyak atsiri lavender berpengaruh signifikan terhadap viskositas dan daya sebar sediaan (p<0,05), tetapi tidak berpengaruh signifikan terhadap pH sediaan (p>0,05).
PENYULUHAN MENGENAI CUCI TANGAN DAN PENGGUNAAN HANDSANITIZER UNTUK MENCEGAH INFEKSI COVID-19 Marfu'ah, Nurul; Kusumaningtyas, Nadia Mira; Awaluddin, Rizki; Kurniawan, Kurniawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 4 No. 3 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berkembangnya wabah Corona Virus Disease-19 (COVID-19) di dunia hingga ke Indonesia, sangat mengkhawatirkan seluruh lapisan masyarakat. salah satu cara yang dilakukan untuk mencegah infeksi Covid-19 adalah dengan mencuci tangan dan menggunakan handsanitizer. Banyak masyarakat yang belum memahami bagaimana cara mencuci tangan dan menggunakan handsanitizer yang baik dan benar. Oleh karena itu, kegiatan ini dilakukan dengan memberikan penyuluhan mengenai cuci tangan dan pelatihan penggunaan handsanitizer. Responden adalah karyawan UNIDA Gontor Kampus Putri Mantingan, Ngawi sebanyak 31 orang. Sebelum dan sesudah penyuluhan dan pelatihan, responden diberi pre test dan post test untuk mengukur tingkat pengetahuan dan keterampilan responden. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum penyuluhan dan pelatihan, tingkat pengetahuan dan keterampilan responden mengenai cuci tangan dan penggunaan handsanitizer terdiri atas Sangat Baik (67,7 %) dan Baik (32,3 %). Sedangkan setelah penyuluhan dan pelatihan, 100 % responden mengetahui dengan Sangat Baik mengenai cuci tangan dan penggunaan handsanitizer yang baik dan benar. Kegiatan penyuluhan mengenai cuci tangan dan pelatihan penggunaan handsanitizer dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan responden (karyawan) mengenai hal tersebut. Hal ini diharapkan dapat menghindarkan responden dari infeksi covid-19 dan meningkatkan kesehatan para karyawan.
FENOMENA GEOLOGI DALAM AL-QUR’AN: Pembentukan Gunung, Gempa Bumi, dan Pergerakan Lempeng Tektonik Fardyatullail, Haila; Marfu’ah, Nurul; Salma, Rahimia Nuzula; Mahmudah, Hilma Radhia
Jurnal Al I'jaz Vol 7 No 2 (2025): December
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Quran dan Sains Al-Ishlah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53563/2dsme813

Abstract

This study aims to explore the correlation between the concept of geophysics or the movement of the earth and the verses of the Qur’an that describe various natural phenomena in the universe. These include the movement of the earth, its rotation, and the geological changes it creates. This movement includes tectonic plate movements, which can cause earthquakes, volcanic activity, mountain formation, and all other geological processes that affect the earth's structure. In addition, the Qur’an, as a guide for human life, mentions various aspects related to the movement of the earth, including cosmological issues and natural phenomena that can be connected with modern scientific knowledge. In this research, the researcher attempts to interpret several verses in the Qur’an that relate to the movement of the earth, such as the rotation of the sun and the earth, and to instill a holistic understanding of the universe that connects religious teachings with scientific knowledge. Through a scientific interpretive approach to the verses of the Qur’an, this study aims to provide new insights into the correlation between the religious teachings in the Qur’an and modern scientific knowledge in explaining the phenomena on earth.
Formulasi dan Efektivitas Nanospray Ekstrak Daun Kersen (Muntingia calabura L.) terhadap Penyembuhan Luka Diabetes Terinfeksi Staphylococcus aureus: Sebuah Studi Eksperimental Diwana, Nida Khofiya Puspa; Marfu’ah, Nurul; Widyaratna, Indriyanti; Putri, Kayla Radina Dwi; Anjani, Hanifa Dyanti; Sari, Nandita Aprilia
Berkala Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Luka pada pasien diabetes mellitus memiliki kerentanan tinggi terhadap infeksi bakteri Staphylococcus aureus, yang jika tidak ditangani dengan tepat dapat meningkatkan risiko amputasi dan kematian. Daun kersen (Muntingia calabura L.) diketahui memiliki aktivitas antibakteri dan antiinflamasi, yang potensinya dapat dioptimalkan melalui sistem penghantaran obat nanospray untuk meningkatkan penetrasi zat aktif ke dalam jaringan kulit. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menentukan karakteristik fisik formulasi nanospray ekstrak daun kersen dan mengevaluasi efektivitasnya dalam mempercepat penyembuhan luka diabetes yang terinfeksi bakteri pada hewan coba. Metode: Penelitian eksperimental laboratoris ini menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96% (1:5) untuk ekstraksi daun kersen. Sediaan nanospray dibuat dalam tiga variasi konsentrasi ekstrak: F1 (25 mg), F2 (50 mg), dan F3 (100 mg). Evaluasi sediaan meliputi uji organoleptik, pH, ukuran partikel, dan indeks polidispersitas. Uji efektivitas penyembuhan luka dilakukan secara in vivo pada tikus yang diinduksi aloksan dan dipaparkan S. aureus. Analisis data menggunakan One Way ANOVA dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil: Hasil evaluasi fisik menunjukkan seluruh formula homogen dengan rentang pH 4,7–6,2. Pengukuran ukuran partikel menunjukkan F1 dan F2 memenuhi kriteria nanometer (38,73–47,93 nm), sedangkan F3 berada di atas ukuran nano (>100 nm). Terdapat perbedaan signifikan konsentrasi ekstrak terhadap pH sediaan (p<0,05). Hasil uji in vivo membuktikan bahwa formula F2 memberikan efek penyembuhan luka diabetes yang paling signifikan (p<0,05) dibandingkan kelompok perlakuan lainnya. Simpulan: Sediaan nanospray ekstrak daun kersen memenuhi persyaratan mutu fisik sediaan topikal. Formula F2 (50 mg) ditetapkan sebagai formula terbaik karena memiliki karakteristik ukuran partikel nano yang optimal serta efektivitas penyembuhan luka diabetes yang paling tinggi. Kata kunci: nanospray; daun kersen (Muntingia calabura L.); luka diabetes; Staphylococcus aureus; penyembuhan luka.
USE OF INFUSED WATER HEALTHY DRINKS AS BODY RESISTANCE WITH PKK MANAGERS OF BANGAK SINE VILLAGE SRAGEN Kurniawan Kurniawan; Nurul Marfu'ah; Fauziyyah Al Hasanah; Muthi’ah Rabbaniyah; Satwika Budi Sawitri
Jurnal Abdimas Kesehatan (JAKes) Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Abdimas Kesehatan
Publisher : PC IAI Sragen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The use of infused water as a healthy drink for endurance needs to be widely disseminated in society after the Covid 19 pandemic. Infused water or spa water is water that is added with pieces of fruit and left for a few hours until the juice comes out, then it is ready to be consumed, thus giving the impression taste and health benefits. Infused water can be used as an alternative for those who don't or don't like fruit and don't have time to consume fruit. The purpose of this community service program is to increase the skills and knowledge of the community in making infused water, as well as the importance of increasing the body's immunity by utilizing health drinks such as infused water. The method used is descriptive, lecture, discussion and hands-on practice of making infused water with PKK administrators in Bangak Sine village, Sragen Regency. The results of this community service activity can be seen from the increased knowledge and ability of the participants in making the correct infused water according to the instructions previously socialized. The conclusion of this community service activity is that participants can make infused water independently and increase public knowledge about the benefits of infused water as an immune booster
Co-Authors Alifya Nur Azizah Amal Fadholah Amala, Nur Amilia Yuni Damayanti Ananda, Mutiara Andi Sri Suriati Amal Andri Karin, Elsy Juni Anjani, Hanifa Dyanti Anugerah Suciati Astuti, Eti Aural Miftahul Hasanah Ava Zaujah Awaluddin, Rizki Ayu, Gustin Swastika Azzahra, Isma Chelsea Aulia Ramadhani Cisilliya Tandraini Damayanti, Widya Dewi Ratnasari Diah Ayu Mutmaina Dianti Desita Sari Diwana, Nida Khofiya Puspa Eva Nor Diana Lestari Fajri, Mathla’il Fardyatullail, Haila Farhana, Siti Awalisanah Hani Fauziatunnisa, Elok Fauziyyah Al Hasanah Fazriah D., Gita Fitrian, Ahyana Frida SA, Yuna Hafifah, Cut Ajma Fitira Hamzah Gita Sari Hartinah Yulianto, Siti Haryanto, Qurrah A'yuniyyah I Wayan Kasa Ichwanuddin Ichwanuddin Indah Tri Lestari Indahtul Mufidah Khodijah, Alisya Khomarul Kuniyati Kurniawan Kurniawan Kurniawan Kurniawan Kurniawan Kurniawan, Kurniawan Kusumasary, Dhiyah Ayu KW, Faradhita Lestari, Eva Nor Diana Lia, Melda Lija Oktya Artanti Lija Oktya Artanti Lutfi Shantia Luthfiya, Lulu' Luthfiya, Lulu’ Mafazatien Nailiyah Isna Mahirotun NS, Anggun Mahmudah, Amalia Nurul Mahmudah, Hilma Radhia Mathlail Fajri Maulia Isnaini MIFTAKHUL JANNAH Mira Dian Naufalina Mira Dian Naufalina Muhammad El Riza Muthi’ah Rabbaniyah NA, Eldyamarta Nadia Iha Fatihah Nadia Mira Kusumaningtyas Nadia Saptarina Nadia Saptarina Nida Faradisa Fauziyah Nisrina, Salma Nur Hazlia, Syarifah Pertamana, Ropia Pibriyanti, Kartika Pratiwi, Arika Putri Putri, Kayla Radina Dwi Qurrah A&#039;yuniyyah Haryanto Rahmat A Hi Wahid Rahmat A.H. Wahid Rauf, Ichsan Riyani, Retno Indra Riza Amalia Riza, Muhammad El Rizka Safira Rizky Dila Khairunnisa Rohmah Madya Ayu Fitriana Sagun Chandra Yowani Salma, Rahimia Nuzula Sari, Dianti Desita Sari, Nandita Aprilia Satwika Budi Sawitri Sawitri, Satwika Budi Sha’sha’ Luthfiana Shifa Syururin, Wakhidatus Sholihatin, Binti Siska Fatkhul Hidayati Siska, Awenda Siti Awalisanah Hani Farhana Sitti Hijraini Nur Solikah Ana Estikomah Sujiat Zubaidi Sulikhah, Novia Anggreani Surya Amal Susi Nurohmi Tri Harianto Wafa Aufia Wahid, Rahmat A Hi Wahid, Rahmat A Hi Widayanti, Erna Desi Widyaratna, Indriyanti Winati, Dian Eska Yulia Dwi Andarini Zulianita Zulianita Zulvia Faridatul Munawaroh