Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Demensia Melalui Rokok: Literature Review Nadia Andriani; Indah Laily Hilmi
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10682

Abstract

Demensia Alzheimer merupakan penyakit neurodegeneratif yang menyebabkan penurunan fungsi otak sehingga mengakibatkan terganggunya aktivitas sosial dan profesional seseorang. Penyakit Alzheimer memiliki kontribusi sebesar 60-70% kasus. Penyabab dari Alzheimer salah satunya adalah merokok. Studi literature ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rokok yang mengakibatkan penurunan fungsi kognitif. Dengan menggunakan metode literature review dari artikel penelitian dan jurnal yang didapat dari database ScienceDirect, Google Scholar, dan Researchgate dengan menggunakan 14 sumber. Dari 14 jurnal yang digunakan didapatkan hubungan yang signifikan antara rokok dengan peningkatan demensia Alzheimer. Nikotin yang terdapat pada rokok dan radikal bebas yang terdapat pada asap rokok menyebabkan penurunan pembentukan Nitric Oxide yang mengakibatkan berkurangnya aliran darah ke otak sehingga terjadi penurunan fungsi kognitif. Merokok dalam jangka Panjang dapat menyebabkan sel-sel saraf menua lebih cepat sehingga menurunkan volume otak dan terjadi penyakit demensia Alzheimer.
Pengaruh Perbedaan Bahan Pengikat Na-CMC, HPMC, dan Karbomer 940 terhadap Karakteristik Pasta Gigi Cangkang Telur Ayam Ras Ineke Rossa Caroline; Devi Ratnasari; Indah Laily Hilmi
Jurnal Dunia Farmasi Vol 7, No 1 (2022): Edisi Desember
Publisher : Program Studi Farmasi, Fakultas Farmasi dan Kesehatan, Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jdf.v7i1.5388

Abstract

Pendahuluan: Cangkang telur ayam ras dapat digunakan sebagai alternatif bahan abrasif pada pasta gigi mengingat penyusun utamanya yaitu kalsium karbonat. Selain bahan abrasif, pasta gigi juga mengandung bahan pengikat yang berfungsi untuk menstabilkan formula dengan mencegah pemisahan fase padat dan cair. Bahan-bahan seperti Na-CMC, HPMC, dan karbomer 940 umum digunakan pada formulasi pasta gigi karena bersifat non toksik, memberikan stabilitas yang baik pada suhu ruang dan waktu yang lama serta dengan rentang pH yang luas. Tujuan: Menghitung kadar kalsium karbonat dalam cangkang telur ayam ras dan pasta gigi cangkang telur ayam ras serta mengidentifikasi sifat fisik dan kimia pasta gigi cangkang telur ayam ras untuk dilihat pengaruh dari perbedaan bahan pengikat terhadap karakteristik pasta gigi. Metode: Kadar kalsium karbonat pada cangkang telur ayam ras dan pasta gigi cangkang telur ayam ras ditentukan dengan metode titrasi EDTA. Lalu dilakukan pembuatan pasa gigi cangkang telur ayam ras sesuai dengan formula yang telah dibuat dan dilakukan uji sifat fisik dan kimia. Hasil: Kandungan kalsium karbonat pada cangkang telur ayam ras yaitu 44,662%, sedangkan pada pasta gigi F1 (Na-CMC), F2 (HPMC), dan F3 (karbomer 940) berturut-turut yaitu 21,51%, 20,84%, dan 21,39%. Perbedaan bahan pengikat pada F1, F2, dan F3 dapat mempengaruhi konsistensi, viskositas dan daya sebar pasta gigi. Sedangkan tidak ada perbedaan yang signifikan dari ketiga formula pada warna, aroma, homogenitas, pH dan tinggi busa. Kesimpulan: Kandungan kalsium karbonat yang terdapat pada ketiga formula sediaan pasta gigi telah memenuhi kadar yang diharapkan dan semua formula menunjukkan sifat fisik dan kimia pasta gigi yang baik.
Review Journal: Analysis Of Side Effects Of Hormonal Contraception (Pil And Injection) Hajar Hartati; Salman Salman; Indah Laily Hilmi
Jurnal EduHealth Vol. 14 No. 01 (2023): Jurnal eduHealth, Periode Januari-Maret, 2023
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.84 KB)

Abstract

Contraception is a method used in the government's efforts to organize a Family Planning or “Keluarga Berencana” (KB) program. Contraceptives available in Indonesia are divided into hormonal contraceptives (pills, injections, and implants) and non-hormonal contraceptives such as IUDs or intra uterine devices. Of these two types of contraception, Indonesian people, especially women who use contraception, prefer hormonal contraception compared to non-hormonal contraception because it is considered more comfortable and easy to use. Among the three types of hormonal contraceptives, pills and injections are among the most widely used. However, in choosing between injections or birth control pills, some people are sometimes confused about which one to choose because they consider the side effects of both. So in this literature review, the authors compared the side effects between birth control pills and birth control injections from several existing journals. The results stated that there was no significant difference between the side effects of birth control pills or birth control injections and the duration of use was one of the factors that influenced the occurrence of side effects, especially the side effect of weight gain. So to overcome these side effects, the acceptors are expected to change the type of contraception if they have used >5 years and are advised to use non-hormonal contraception
Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Rasionalitas Penggunaan OAINS dalam Mengatasi Nyeri secara Swamedikasi di Masyarakat Imel Ramelia Hudaya; Indah Laily Hilmi; Salman Salman
Jurnal Pharmascience Vol 10, No 1 (2023): Jurnal Pharmascience
Publisher : Program Studi Farmasi FMIPA Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v10i1.14596

Abstract

Setiap tahun, diperkirakan sebanyak 20% populasi dunia mengalami nyeri. Berdasarkan penelitian pada tahun 2012 di Amerika, setiap harinya terdapat sebanyak 86,6 juta jiwa orang dewasa yang mengalami nyeri akut dan sebanyak 25,5 juta jiwa mengalami nyeri kronis. Terapi menggunakan obat-obatan adalah salah satu upaya yang dapat mengurangi atau mengatasi nyeri. Obat anti inflamasi non-steroid (OAINS) merupakan salah satu obat yang paling sering digunakan dalam tatalaksana nyeri. Penggunaan OAINS yang kurang tepat akan menimbulkan banyak efek samping yang dapat berpotensi berakibat fatal dan justru dapat membuat seseorang mengalami masalah medis akibat efek samping yang lebih berat dibandingkan dengan masalah medis utamanya. Penulisan artikel review ini dimaksudkan untuk melihat pengaruh tingkat pengetahuan masyarakat dalam penggunaan OAINS terhadap rasionalitas penggunaannya secara swamedikasi di beberapa populasi masyarakat dengan metode studi literatur yang diambil dari berbagai jurnal nasional maupun internasional. Berdasarkan hasil studi literatur tersebut didapatkan hasil bahwa tingkat pengetahuan masyarakat dalam penggunaan OAINS secara swamedikasi memiliki hubungan dengan rasionalitas penggunaannya. Kata Kunci: OAINS, Tatalaksana Nyeri, Pengetahuan, Efek Samping, Swamedikasi  It is estimated that 20% of the world's population experience pain every year. Based on American research in 2012, there are 86.6 million adults who experience acute pain every day and as many as 25.5 million people experience chronic pain. Drugs therapy is one of the efforts that can reduce or overcome pain. Non-steroidal anti-inflammatory drugs (NSAIDs) are one of the most commonly used drugs in pain management. Inappropriate use of NSAIDs will cause many side effects that can be potentially fatal and can actually make a person experience medical problems due to side effects that are more severe than the main medical problem. This review article was written to see the effect of the level of public knowledge in the use of NSAIDs on the rationality of their use by self-medication in several population groups using the literature study method taken from various national and international journals. Based on the results of the literature study, it was found that the level of public knowledge in the use of NSAIDs independently has a relationship with the rationality of their use.
Review : Efektivitas Vaksin Antirabies pada Manusia dan Cara Pemberantasan Kasus Rabies yang ada di Indonesia Sekar Ayu Maharani; Indah Laily Hilmi; Salman Salman
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 4 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.514 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.7684314

Abstract

Rabies (mad dog disease) is a severe infection of the central nervous system by the rabies virus (family Rhabdoviridae, genus Lyssavirrus). This disease is caused by the bite of an animal suffering from rabies which is transmitted to humans. Some animals that are classified as animals at risk of rabies include dogs, cats, monkeys, rabbits, goats, cows and horses. According to WHO, all GHPR sufferers must be given VAR. Anti Rabies vaccine is given in primary care health facilities that can act as a rabies center in rabies endemic areas. The Anti Rabies vaccine is an active vaccine that must be considered in the cold chain starting from the provincial to regional levels so that the virus content contained in it can form an optimal antibody response when injected into the body of GHPR sufferers. The results of the literature review were obtained after going through the literature search and selection process, there were 10 journals that were reviewed simultaneously and carefully.
Studi dan Tatalaksana Terkait Penyakit Cacar Monyet (Monkeypox) yang Menginfeksi Manusia Marisah Marisah; Indah Laily Hilmi; Salman Salman
Jurnal Farmasetis Vol 11 No 3 (2022): Jurnal Farmasetis: November 2022
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.967 KB)

Abstract

Cacar Monyet disebabkan karena virus monkeypox (Orthopoxvirus, Family Poxviridae) ditemukan pada tahun 1958 di Denmark. Di Indonesia, kasus monkeypox pertama telah diketahui bahwa satu warga Indonesia terkonfirmasi positif cacar monyet (monkeypox). Metode yang digunakan adalah metode komparatif, literature review dikumpulkan dari 11 sumber dengan kata kunci “Cacar Monyet” dan “monkeypox”. Gejala awalnya yaitu demam, sakit kepala, dan nyeri punggung serta otot, lemas, ruam. Saat ini, belum adanya pengobatan yang tepat dalam kasus ini, namun masih mampu diatasi. Maka, perlu adanya studi dan tatalaksana seperti informasi lebih lanjut terkait penyakit cacar monyet, artikel ini bertujuan untuk memaparkan studi dan informasi agar masyarakat lebih mudah memahami. Adapun data dan sumber tinjauan ini terbukti bahwa informasi yang berkaitan dengan cacar monyet (monkeypox) sangat terbatas.
Peningkatan Demensia melalui Rokok: Literature Review Lala Komala Sari; Salman Salman; Indah Laily Hilmi
Jurnal Farmasetis Vol 11 No 3 (2022): Jurnal Farmasetis: November 2022
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.509 KB)

Abstract

Demensia Alzheimer merupakan penyakit neurodegeneratif yang menyebabkan penurunan fungsi otak sehingga mengakibatkan terganggunya aktivitas sosial dan profesional seseorang. Penyakit Alzheimer memiliki kontribusi sebesar 60-70% kasus. Penyabab dari Alzheimer salah satunya adalah merokok. Studi literature ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rokok yang mengakibatkan penurunan fungsi kognitif. Dengan menggunakan metode literature review dari artikel penelitian dan jurnal yang didapat dari database ScienceDirect, Google Scholar, dan Researchgate dengan menggunakan 14 sumber. Dari 14 jurnal yang digunakan didapatkan hubungan yang signifikan antara rokok dengan peningkatan demensia Alzheimer. Nikotin yang terdapat pada rokok dan radikal bebas yang terdapat pada asap rokok menyebabkan penurunan pembentukan Nitric Oxide yang mengakibatkan berkurangnya aliran darah ke otak sehingga terjadi penurunan fungsi kognitif. Merokok dalam jangka Panjang dapat menyebabkan sel-sel saraf menua lebih cepat sehingga menurunkan volume otak dan terjadi penyakit demensia Alzheimer.
Status Gizi pada Remaja Putri yang Mengalami Anemia: Literature Review Nurlaela Nurlaela; Indah Laily Hilmi; Salman Salman
Jurnal Farmasetis Vol 11 No 3 (2022): Jurnal Farmasetis: November 2022
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.892 KB)

Abstract

Anemia pada remaja putri sampai saat ini masih cukup tinggi, prevalensi anemia didunia berkisar 40-88%. Pada penduduk Indonesia penderita anemia dengan usia 15-24 tahun sebanyak 18,4%. Anemia merupakan suatu keadaan dimana kurangnya jumlah sel darah merah atau jumlah hemoglobin (Hb) dari batas normal dengan ciri-ciri nya yaitu lesu, pusing, mata berkunang-kunang dan wajah pucat. Kadar Hb normal pada remaja putri adalah ≥ 12 g/dL. Kekurangan zat gizi dapat mengalami anemia yang menyebabkan keletihan, dan sulit konsentrasi sehingga pada saat bekerja atau belajar menjadi kurang produktif. Kekurangan zat gizi yang menyebabkan anemia adalah kekurangan zat gizi mikro seperti: yodium, zat besi dan vitamin A. Metode penelitian yang digunakan menggunakan metode review jurnal yang dilakukan secara studi literature pada database Google Schoolar dengan bahan acuan 15 jurnal atau artikel ilmiah yang berkaitan dengan Hubungan Status Gizi dengan Anemia Pada Remaja Putri.
Pengetahuan Pemberian Suplemen Vitamin dan Pemantauan Minum Obat pada Ibu Hamil Untuk Pencegahan Anemia di Indonesia: Literature Review Irene Virda Sakina; Indah Laily Hilmi; Salman Salman
Jurnal Farmasetis Vol 11 No 3 (2022): Jurnal Farmasetis: November 2022
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.637 KB)

Abstract

Pravalensi anemia di dunia masih mencapai 41,8% dan 11,9% di Indonesia. Anemia adalah suatu penyakit kekurangan sel darah merah. Pada ibu hamil anemia di sebabkan oleh kekurangan nutrisi atau defisiensi mikronutrion (besi, folat, dan vitamin B12, vitamin C). Ibu hamil dapat mengalami kegugura, cacat bawaan, berat badan bayi lahir rendah (BBLR) apabila kekurang zat besi. Di Indonesia pravelensi anemia masih tinggi dan banyak di temukan efek keguguran (10,2%), prematuritas (4,3%) dan retardasi pertumbuhan (7,8%). Oleh karna itu keikutsertaan petugas kesehatan, kader dan keluarga untuk meningkatkan kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi suplemen vitamin dan makanan itu penting. Dengan review artikel ini dapat mengetahui pengaruh pemberian suplemen vitamin pada ibu hamil serta pemantauan minum obat berdasarkan hasil dari penelitian terdahulu. Menggunakan metode literature riview bersifat deskriptif terhadap beberapa artikel nasional dengan menggunakan media elektronik data based yaitu Google Scholar, PubMed, Scien Direct yang dibatasi 10 tahun terakhir yaitu (2011-2022). Dari 10 artikel yang digunakan sebagai literature didapat hubungaan yang signifikan antara pengaruh pemberian suplemen, pemantauan minum obat serta, pencegahan anemia pada kehamilan. Tenaga kesehatan dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas dalam memberikan konseling tentang suplemen vitamin pada kehamilan, dan ibu hamil hal ini di harapkan untuk dapat meningkatkan kesadaran diri ibu hamil untuk patuh minum suplemen dan vitamin selama kehamilan.
Studi Literatur: Analisis Efek Samping Penggunaan Kontrasepsi Hormonal Suntik an Oral pada Kejadian Hipertensi Wanita Sulastri Sulastri; Indah Laily Hilmi; Salman Salman
Jurnal Farmasetis Vol 11 No 3 (2022): Jurnal Farmasetis: November 2022
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (106.341 KB)

Abstract

Peningkatan angka kelahiran di Indonesia masih sangat tinggi dan menjadi permasalahan di indonesia. Pemerintah membuat program Keluarga Berencana (KB) bertujuan untuk mengajak masyarakat untuk memakai kontrasepsi. Namun salah satu efek samping dari penggunaan kontrasepsi hormonal secara terus menerus dalam jangka waktu Panjang dapat menyebabkan hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran  klinis dan menganalisis efek merugikan dari penggunaan kontrasepsi hormonal dalam jangka waktu panjang terhadap kardiovaskular. Metode Penelitian yang digunakan adalah menganalisis data-data dari beberapa jurnal terindeks SINTA yang diperoleh melalui  google scholar sebanyak 20 jurnal dengan menggunakan kata kunci yang sesuai, dari 20 jurnal tersebut kemudian diseleksi kembali menjadi 10 junal terpilih yang telah sesuai dengan kriteria inklusi dan kriteria eksklusi yang dibutuhkan pada artikel ini. Hasil review menunjukkan bahwa rata-rata  yang mengalami hipertensi dalam keadaan sedang atau pernah memakai kontrasepsi hormonal baik dalam bentuk suntikan maupun oral dengan minimal pemakain > 3 bulan.
Co-Authors Adi Supryatno Aditia Putra Tama Affandhy, Adhwa'a Kaylla Ahsanal Kasasiah Aisha K. Nur Aisiyah, Adella Al Qindy, Wildan Hidayah Aliya Azkia Zahra Alya Nafis Angga Prawira Kautsar Annajla, Fathina Annisa, Windy Aprida, Cantika Dewi Berliana Aryani, Ajeng Nita Audi Ichsani Ariwibowo Bunga Nur Annisa Cartas Cartas Cindhy Maulida Nurawaliah Devi Ratnasari Devi Ratnasari Deviana Farhani Dika Ramadhani Dinda Shafira Dzannuba, Fadya Laila Dzannuba Laila Ellin Rachmawati Fatharani, Adelia Fuji Ayu Diniarti Gun Gun Gumilar Gun Gun Gumilar Hajar Hartati Herdiana Verliani Hermawan, Deri Hermosaningtyas, Anastasia Aliesa Ibnu Mukti, Galih Ilham, Febrian Dzikri Imel Ramelia Hudaya Ineke Rossa Caroline Irene Virda Sakina Irvan Yoga Pardistya Irwansyah, Silvana Lestari Ita Novianti Jaja Muhammad Zakaria Jekmal Malau Jekmal Malau Khaerunisa, Aulia Lala Komala Sari Lely Sulfiani Saula Lestari, Sepiyani Ayu Maharani, Dhavina Mahardika Urbaningrum, Lestari Mally Ghinan Sholih Marisah Marisah Marsah Utami Maula, Kholida Atiyatul Meilani, Nanda Diva Moh Wahyudin Zarkasyi Muhammad Naufal Nurhadi Hidayat Muhareva Raekiansyah Munir Alinu Mulki MUTIARA ISKANDAR, PUTRI Nadia Andriani Nailuvar, Regita Nico Nico Nisrina, Hasna Nurdin, Fitri Oktaviani Nurhafidah, Zahra Nurlaela Nurlaela Oktavianti, Alfina Piantara, Seia Piantara Prasetyo, Fajar Putri, Meisya Diffa Amalia Putri, Mukarromah Dita Putria, Devy Kasih Putriyani, Shalum Rachmawati, Ellin Rahmasari, Ratika Rahmi Indian Rahmi Indiani Rahmi Zubaedah Rahmi Zubaidah Ramadhani, Rima Putri Ratnasari, Devi Rizky Abdulah Salman Salman Salman Salman Salman Salman Salsabila, Isyana salsabilla, Diva rizqi Sekar Ayu Maharani Septi, Annisa Frastica Septiani, Dia Shadrina, Jahra Almas Sholih, Mally Ghinan Siti Komariah Siti Rohmah Sophy Wulandari Sophy Wulandari Sridevi Anggraini Sudarjat, Hadi Sulastri Sulastri Tsani Arsy Mura Valensia, Rika Vina Luthfiana Hasna Wahyudin Wahyudin Wardani, Aulia Wildani Zakiyah Windari, Welly Wulandari, Sophy Wulandari, Yulia Eka Yuli Yuliani Yulianti Surasa, Triana Maudy Zahra, Aliya Azkia Zahro, Aurora Fatimatuz