p-Index From 2021 - 2026
9.688
P-Index
This Author published in this journals
All Journal PHARMACON Jurnal Surya Medika Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Pharmacology and Clinical Pharmacy Research KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat IJISTECH (International Journal Of Information System & Technology) PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) JIK- JURNAL ILMU KESEHATAN Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) Jurnal Hukum Positum Jurnal Sehat Mandiri Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Jurnal Dunia Farmasi Jurnal Pendidikan dan Konseling Jurnal Kesehatan Masyarakat Celebes Best Journal (Biology Education, Sains and Technology) Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia HSG (Health Science Growth) Journal Lumbung Farmasi : Jurnal Ilmu Kefarmasian Jurnal Penelitian Farmasi dan Herbal IJISTECH Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Jurnal EduHealth Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan Jurnal Farmasetis Journal of Sustainable Community Service Journal of Pharmaceutical and Sciences. JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa Jurnal Kesehatan Cendikia Jenius Jurnal Sains dan Kesehatan Jurnal Bioteknologi & Biosains Indonesia (JBBI) Jurnal Bioteknologi & Biosains Indonesia Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Abdimas Mahakam Journal of Pharmascience
Claim Missing Document
Check
Articles

Upaya Promotif dan Preventif pada Masa Pandemi Covid-19 di Karawang Aliya Azkia Zahra; Ahsanal Kasasiah; Jekmal Malau; Indah Laily Hilmi
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 7 No. 02 (2023): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v7i02.2275

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV- 2). Angka kasus positif yang kian meningkat, terlebih lagi di Indonesia yang sudah masuk ke dalam 30 besar negara dengan angka kasus Covid-19 yang tinggi di dunia. Pemerintah sudah berupaya untuk menanggulangi situasi pandemi ini, yaitu dengan mensosialisasikan 3M (memakai masker dengan benar, menjaga jarak dan hindari kerumunan dan mencuci tangan pakai sabun). Namun angka Covid-19 di Indonesia masih terhitung tinggi. Berdasarkan data yang dipaparkan oleh satgas Covid-19, Karawang termasuk zonasi daerah dengan risiko tinggi penyebaran Covid-19. Karawang menduduki posisi ke-6 sebagai daerah zonasi risiko tinggi. Oleh karena itu, dibutuhkan kegiatan penyuluhan kepada masyarakat tentang Covid-19 dan strategi preventif menghadapi Covid-19 yang diharapkan dapat mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahayanya Covid-19 serta masyarakat yang berperan penting dalam memutus rantai penyebaran Covid-19 harus selalu dihimbau untuk melaksanakan protokol kesehatan 3M dan selalu menjaga kesehatan. Dengan hasil setelah dilakukan kegiatan penyuluhan terlihat terdapat peningkatan pengetahuan masyarakat sebesar 10%.
Evaluasi Tingkat Kepatuhan Konsumsi Obat pada Pasien Hipertensi Rawat Jalan di Rumah Sakit Dewi Sri Karawang Menggunakan Metode MMAS-8 Tsani Arsy Mura; Indah Laily Hilmi; Salman Salman
Journal of Pharmascience Vol. 10 No. 1 (2023): Jurnal Pharmascience
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v10i1.14075

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu problematika di bidang kesehatan di seluruh dunia dan menjadi faktor risiko utama penyakit kardiovaskular. Tingkat kepatuhan minum obat pada penderita hipertensi di Jawa Barat sebanyak 55,12% rutin minum obat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi tingkat kepatuhan pasien hipertensi dalam mengkonsumsi obat antihipertensi di rumah sakit Dewi Sri Karawang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan teknik sampling purposive sampling dengan pendekatan prospektif. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Dewi Sri Karawang dalam jangka waktu Februari – April 2022. Pada penelitian ini diperoleh hasil 137 sampel pasien hipertensi dengan  tiga kategori kepatuhan konsumsi obat anti hipertensi. Hasil penelitian ditemukan sebanyak 90 pasien. Karakteristik pasien yang terlibat dalam penelitian ini cenderung wanita sebanyak 54%, usia 41-50 tahun sebanyak 46,0%, dan pekerjaannya sebagai karyawan sebanyak 35%. Tingkat kepatuhan penggunaan obatnya beragam, di mana 90 pasien (65,7%) berada pada tingkat kepatuhan sedang, 40 pasien (29,2%) pada tingkat kepatuhan rendah, dan 7 pasien (5,1%) pada tingkat kepatuhan tinggi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan obat antihipertensi pada pasien rawat jalan di Rumah Sakit Dewi Sri Karawang berada di kategori kepatuhan sedang. Kata Kunci: Konsumsi Obat, Hipertensi, MMAS-8, Tingkat Kepatuhan, Kardiovaskular Hypertension is a health problem worldwide and is a major risk factor for cardiovascular disease. The prevalence of hypertension continues to increase, it is estimated that people with hypertension in 2025 will reach 29% of the number of adults worldwide. In West Java, hypertension sufferers reached 39.60%, which is the province with the second largest percentage of hypertension cases, with a compliance rate of 55.12% of patients taking the medication regularly. While in Karawang itself, based on data obtained from the West Java Health Office, the number of people with hypertension for ages over 15 years in 2019 reached 606,946 people. The purpose of this study was to evaluate the compliance level of hypertensive patients in consuming antihypertensive drugs at Dewi Sri Hospital, Karawang. This study uses a descriptive-analytic method with a prospective purposive sampling technique. This research was conducted at Dewi Sri Karawang Hospital in the period from February to April 2022. In this study, the results of 137 samples of hypertensive patients were found in three categories of adherence to antihypertensive drug consumption. A total of 90 patients (65.7%) had moderate adherence, 40 (29.2%) had low adherence, and 7 patients (5.1%) had high adherence. Based on the results of the study, it can be concluded that patients at Dewi Sri Karawang Hospital are in the category of moderate compliance.
Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Rasionalitas Penggunaan OAINS dalam Mengatasi Nyeri secara Swamedikasi di Masyarakat Imel Ramelia Hudaya; Indah Laily Hilmi; Salman Salman
Journal of Pharmascience Vol. 10 No. 1 (2023): Jurnal Pharmascience
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v10i1.14596

Abstract

Setiap tahun, diperkirakan sebanyak 20% populasi dunia mengalami nyeri. Berdasarkan penelitian pada tahun 2012 di Amerika, setiap harinya terdapat sebanyak 86,6 juta jiwa orang dewasa yang mengalami nyeri akut dan sebanyak 25,5 juta jiwa mengalami nyeri kronis. Terapi menggunakan obat-obatan adalah salah satu upaya yang dapat mengurangi atau mengatasi nyeri. Obat anti inflamasi non-steroid (OAINS) merupakan salah satu obat yang paling sering digunakan dalam tatalaksana nyeri. Penggunaan OAINS yang kurang tepat akan menimbulkan banyak efek samping yang dapat berpotensi berakibat fatal dan justru dapat membuat seseorang mengalami masalah medis akibat efek samping yang lebih berat dibandingkan dengan masalah medis utamanya. Penulisan artikel review ini dimaksudkan untuk melihat pengaruh tingkat pengetahuan masyarakat dalam penggunaan OAINS terhadap rasionalitas penggunaannya secara swamedikasi di beberapa populasi masyarakat dengan metode studi literatur yang diambil dari berbagai jurnal nasional maupun internasional. Berdasarkan hasil studi literatur tersebut didapatkan hasil bahwa tingkat pengetahuan masyarakat dalam penggunaan OAINS secara swamedikasi memiliki hubungan dengan rasionalitas penggunaannya. Kata Kunci: OAINS, Tatalaksana Nyeri, Pengetahuan, Efek Samping, Swamedikasi  It is estimated that 20% of the world's population experience pain every year. Based on American research in 2012, there are 86.6 million adults who experience acute pain every day and as many as 25.5 million people experience chronic pain. Drugs therapy is one of the efforts that can reduce or overcome pain. Non-steroidal anti-inflammatory drugs (NSAIDs) are one of the most commonly used drugs in pain management. Inappropriate use of NSAIDs will cause many side effects that can be potentially fatal and can actually make a person experience medical problems due to side effects that are more severe than the main medical problem. This review article was written to see the effect of the level of public knowledge in the use of NSAIDs on the rationality of their use by self-medication in several population groups using the literature study method taken from various national and international journals. Based on the results of the literature study, it was found that the level of public knowledge in the use of NSAIDs independently has a relationship with the rationality of their use.
Interaksi Warfarin dan Aspirin terhadap Risiko Perdarahan pada Pasien Penderita Penyakit Kardiovaskular Firli Reisya Subekti; Zahra Nurhafidah; Jasmine Rahma Saputri; Adhwa'a Kaylla; Jahra Almas Shadrina; Puteri Rahma Maharani; Mukarromah Dita Putri; Hadi Sudarjat; Indah Laily Hilmi
Journal of Pharmaceutical and Sciences JPS Volume 9 Nomor 1 (2026)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/journal-jps.com.v9i1.1196

Abstract

Background: Cardiovascular disease (CVD) remains a leading cause of global morbidity and mortality; therefore, antithrombotic therapy such as warfarin and aspirin plays a crucial role in preventing thromboembolic events. The combination of these two agents provides a synergistic effect in inhibiting thrombus formation but significantly increases the risk of bleeding. Objective: To evaluate the impact of concominant ose of warfarin and aspirin on bleeding risk and its clinical benefits in patients with CVD. Methods: A systematic literature search was conducted using Google Scholar and Pubmed, with eligible studies analyzed. Result: The concomitant use of warfarin and aspirin increases the incidence of major bleeding without providing additional benefits in preventing stroke or myocardial infarction. Moreover, poor anticoagulation control further exacerbates this risk. Conclusion: The combination of warfarin and aspirin should be reserved only for patients with strong clinical indications, while warfarin monotherapy is safer for those with stable conditions. These findings emphasize the importance of individualized therapy evaluation and optimal INR monitoring to balance therapeutic benefits and bleeding risks.
Analisis Utilitas Biaya Dalam Mendukung Pengambilan Keputusan Pada Sistem Jaminan Kesehatan Ellin Rachmawati; Indah Laily Hilmi; Triana Maudy Yulianti Surasa; Dytha Andri Deswati
Journal of Pharmaceutical and Sciences JPS Volume 9 Nomor 2 (2026)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/journal-jps.com.v9i2.1555

Abstract

Health insurance systems face growing challenges in determining which interventions should be financed under limited resources, making it necessary to adopt approaches that can assess both health benefits and economic consequences simultaneously. One widely used approach is cost-utility analysis, which relates intervention costs to utility-based outcomes, particularly quality-adjusted life years (QALYs). This review article aimed to examine the role of cost-utility analysis in supporting decision-making within health insurance systems. This study was conducted as a review article through a systematic literature search in the PubMed database using the keyword “cost-utility analysis” AND “decision making”. The article selection process followed the PRISMA framework. Of the 131 records initially identified, 10 articles met the inclusion criteria after screening titles/abstracts (n=116 excluded) and full-text review (n=5 excluded), and were analyzed using a descriptive narrative approach. The review found that cost-utility analysis has been applied to assess various interventions, including palliative care services, antiviral therapies, artificial intelligence-based screening technologies, chronic disease medications, and national immunization programs. Several interventions were found to be cost-effective or even cost-saving, suggesting their potential to support benefit package expansion and improve the efficiency of health financing. However, other interventions were not considered economically feasible due to high prices, substantial budget impact, and limited reimbursement mechanisms. All reviewed studies originated from Thailand, Tiongkok, Vietnam, Colombia, Jepang, Korea Selatan, dan, Taiwan, Province of China; therefore, direct generalization to the Indonesian context requires further adaptation assessment. These findings indicate that cost-utility analysis plays an important role in informing benefit package design, health technology adoption, price negotiation, and more efficient resource allocation in health insurance systems. Therefore, the integration of cost-utility evidence into health financing policy should be strengthened to ensure that health insurance systems operate in a more rational, efficient, and sustainable manner.
Literature Review: Efektivitas Konseling Farmasi Terhadap Kepatuhan Minum Obat pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2: Literature Review: Effectiveness of Pharmacist Counseling on Compliance with Taking Medication in Diabetes Mellitus Type 2 Patients Fitri Otaviani Nurdin; Indah Laily Hilmi; Hadi Sudarjat; Triana Maudy Yulianti Surasa
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v12i1.8614

Abstract

Diabetes Melitus (DM) tipe 2 merupakan penyakit metabolik kronis yang memerlukan pengobatan seumur hidup. Salah satu faktor yang memengaruhi keberhasilan terapi DM adalah tingkat kepatuhan pasien terhadap pengobatan. Ketidakpatuhan ini sering kali disebabkan oleh kurangnya pemahaman pasien tentang pentingnya pengobatan jangka panjang. Tujuan: mengevaluasi efektivitas konseling farmasis dalam meningkatkan kepatuhan penggunaan obat pada pasien diabetes mellitus tipe 2. Metode yang digunakan adalah narrative review terhadap artikel yang membahas dampak konseling terhadap kepatuhan pasien. Hasil: Analisis 10 artikel memperlihatkan konseling oleh farmasis secara signifikan meningkatkan kepatuhan pengobatan, menurunkan kadar gula darah, serta memperbaiki hasil klinis secara keseluruhan. Kesimpulan: konseling farmasis merupakan intervensi yang efektif dalam meningkatkan kepatuhan pengobatan dan kontrol glukosa darah, yang berpotensi meningkatkan kualitas hidup pasien diabetes.
Literature Review : Faktor, Hambatan, Serta Aksesibilitas yang Berkaitan dengan Health Seeking Behavior Pada Pasien Penderita HIV Sophy Wulandari; Rima Putri Ramadhani; Indah Laily Hilmi
Jurnal Sehat Mandiri Vol 19 No 1 (2024): Jurnal Sehat Mandiri, Volume 19, No.1 Juni 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33761/jsm.v19i1.1295

Abstract

Human immunodeficiency virus (HIV) is one of the health problems in the world that is quite a lot of sufferers in various countries. According to data from the UNAIDS Global Report in 2018, more than 37.9 million people live with HIV, and 770 thousand people have lost their lives due to HIV / AIDS. The prevalence of mortality is also influenced by the health seeking behavior of HIV sufferers. This study aims to explore the factors, barriers, and accessibility associated with health seeking behavior in HIV patients. The method used was a qualitative method, by analyzing 9 articles that met the inclusion and exclusion criteria from 182 literature studies found in PubMed and Scopus. The results of the analysis showed factors, barriers, and accessibility that influence health seeking behavior in HIV patients. These factors included economic factors, education, perceptions of HIV, medical pluralism, partner concerns, family support, community stigma, asymptomatic HIV status, travel distance, transportation costs, breach of confidentiality, mistreatment from health services, and lack of information regarding HIV health services. It is hoped that future research can continue research related to health seeking behavior factors, as well as develop strategies to overcome barriers and improve accessibility of health services for HIV patients.
Studi Literatur: Analisis Pengetahuan dan Sikap Mahasiswa Farmasi dalam Pembuangan Limbah Obat dengan Perspektif Ekofarmakologi Shalum Putriyani; Indah Laily Hilmi; Devi Ratnasari
Jurnal Sehat Mandiri Vol 20 No 1 (2025): Jurnal Sehat Mandiri, Volume 20 Nomor 1 Juni 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33761/jsm.v20i1.1638

Abstract

This literature study aims to evaluate pharmacy students' knowledge and attitudes regarding pharmaceutical waste disposal from an ecopharmacology perspective. Ecopharmacology is a branch of science that examines the environmental impact of drug residues, particularly how pharmaceutical compounds affect ecosystems after disposal. This perspective is important because unused or improperly discarded medications can contaminate water and soil, and disrupt ecological balance. The study employs a qualitative literature review method by analyzing articles from the PubMed and Scopus databases over the past ten years. The results show that although pharmacy students possess basic knowledge about the environmental risks of improper drug disposal, there remains a gap in practical application. Ecopharmacology education has proven to play a significant role in raising awareness and fostering environmentally responsible attitudes. Conclusion: Pharmacy students have basic knowledge about the environmental impact of drug disposal, but its implementation is still suboptimal.Recommendation: It is recommended to integrate ecopharmacology into the pharmacy curriculum and provide proper and easily accessible pharmaceutical waste disposal facilities.
Literature Review: Efektivitas dan Efek Samping PCSK9 Inhibitor (Proprotein Convertase Subtilisin/Kexin Type 9 Inhibitor) dengan Golongan Statin pada Pasien Penderita Kolesterol Adhwa'a Kaylla Affandhy; Hadi Sudarjat; Indah Laily Hilmi; Jahra Almas Shadrina; Fadya Laila Dzannuba Laila Dzannuba
Jurnal Sehat Mandiri Vol 20 No 1 (2025): Jurnal Sehat Mandiri, Volume 20 Nomor 1 Juni 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33761/jsm.v20i1.1746

Abstract

Cholesterol is an essential molecule in the human body, but excessive levels can lead to various diseases, including hypercholesterolemia. The management of high cholesterol involves the use of statins and PCSK9 inhibitors. This study aims to compare the effectiveness and side effects of these two drug classes.This study is a literature review conducted from August to September using articles from the PubMed database with keywords related to PCSK9 inhibitors and statins. The data were analyzed through bibliometric analysis using VOSviewer software with keywords such as PCSK9 inhibitor, alirocumab, bococizumab, and evolocumab.The results showed that PCSK9 inhibitors could reduce LDL-C levels by 57-61% with a good safety profile, although side effects such as injection site reactions were observed. In comparison, statins reduced LDL-C levels by 18-55% and increased HDL-C levels by up to 15%, but their side effects included muscle disorders and liver function impairment. PCSK9 inhibitors provide an additional solution for patients who do not respond optimally to statins. Conclusion: PCSK9 inhibitors are effective in lowering LDL-C in patients who have difficulty achieving target levels with statin therapy alone.
Peran Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Kota Bandung dalam Pencegahan dan Penindakan Peredaran Kosmetik yang Mengandung Bahan Berbahaya dalam Upaya Memberikan Perlindungan kepada Konsumen di Kota Bandung Rahmi Zubaidah; Indah Laily Hilmi
Jurnal Hukum Positum Vol. 3 No. 2 (2018): Jurnal Hukum Positum
Publisher : Prodi Magister Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/positum.v3i2.2894

Abstract

Saat ini banyak kosmetik yang beredar di pasaran dengan berbagai jenis merek, harga, dan kualitas. Masyarakat perlu dilindungi dari penggunaan kosmetik yang tidak memenuhi persyaratan keamanan, mutu, dan manfaat. Penelitian ini memfokuskan pada peran Balai Besar  Pengawas Obat dan Makanan Kota Bandung dalam pencegahan dan penindakan  peredaran kosmetik yang mengandung bahan berbahaya di Kota Bandung dan perlindungan hukum bagi konsumen terhadap peredaran kosmetik yang mengandung bahan berbahaya di Kota Bandung. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian yuridis normatif dengan metode analisis data yang digunakan berupa normatif-kualitatif. Dari hasil penelitian dapat diambil kesimpulan peranan Balai Pengawas Obat dan Makanan dalam pencegahan dan penindakan peredaran peredaran kosmetik yang mengandung bahan berbahaya adalah melakukan pemeriksaan terhadap sarana Produksi dan Distribusi produk Kosmetik dan Bahan Berbahaya termasuk pengawasan iklan dan label, sampling dan pengujian produk serta penyidikan yang berada di Provinsi Jawa Barat.
Co-Authors Adhwa'a Kaylla Adhwa'a Kaylla Affandhy Aditia Putra Tama Ahsanal Kasasiah Aisha K. Nur Aisiyah, Adella Aliya Azkia Zahra Alya Nafis Angga Prawira Kautsar Annajla, Fathina Annisa, Windy Aprida, Cantika Dewi Berliana Aryani, Ajeng Nita Audi Ichsani Ariwibowo Bunga Nur Annisa Cartas Cartas Cindhy Maulida Nurawaliah Dede Riyanto Devi Ratnasari Devi Ratnasari Deviana Farhani Dika Ramadhani Dinda Shafira Diniarti, Fuji Ayu Dytha Andri Deswati, Dytha Andri Ellin Rachmawati Ellin Rachmawati Fadya Laila Dzannuba Laila Dzannuba Fatharani, Adelia Firli Reisya Subekti Fitri Oktaviani Nurdin Fitri Otaviani Nurdin Fuji Ayu Diniarti Gun Gun Gumilar Gun Gun Gumilar Hadi Sudarjat Hajar Hartati Herdiana Verliani Herlaesa, Shofiatulfuadah Retnaningrum Hermawan, Deri Hermosaningtyas, Anastasia Aliesa Ibnu Mukti, Galih Ilham, Febrian Dzikri Imel Ramelia Hudaya Ineke Rossa Caroline Irene Virda Sakina Irvan Yoga Pardistya Irwansyah, Silvana Lestari Ita Novianti Izzati, Maulia Jahra Almas Shadrina Jahra Almas Shadrina Jaja Muhammad Zakaria Jasmine Rahma Saputri Jekmal Malau Jekmal Malau Lala Komala Sari Lely Sulfiani Saula Lestari, Sepiyani Ayu Maharani, Dhavina Mahardika Urbaningrum, Lestari Mally Ghinan Sholih Marisah Marisah Marsah Utami Maula, Kholida Atiyatul Meilani, Nanda Diva Mochammad Wahyudin Zarkasyi Muhammad Naufal Nurhadi Hidayat Muhammad Rizki Al Gibran Muhareva Raekiansyah Muini, Chantiara FM Mukarromah Dita Putri Munir Alinu Mulki MUTIARA ISKANDAR, PUTRI Nadia Andriani Nailuvar, Regita Nariyyah Fitriana Nico Nico Nisrina, Hasna Nurdin, Fitri Oktaviani Nurhafidah, Zahra Nurlaela Nurlaela Oktavianti, Alfina Piantara, Seia Piantara Prasetyo, Fajar Puteri Rahma Maharani Putria, Devy Kasih Rachmawati, Ellin Rahmasari, Ratika Rahmi Indian Rahmi Indiani Rahmi Zubaedah Rahmi Zubaidah Ratnasari, Devi Rima Putri Ramadhani Rizky Abdulah Salman Salman Salman Salman Salman Salman Salsabila, Isyana salsabilla, Diva rizqi Sekar Ayu Maharani Septi, Annisa Frastica Septiani, Dia Shalum Putriyani Sholih, Mally Ghinan Siti Komariah Siti Rohmah Sophy Wulandari Sophy Wulandari Sridevi Anggraini Sudarjat, Hadi Sulastri Sulastri Supryatno, Adi Triana Maudy Yulianti Surasa Tsani Arsy Mura Valensia, Rika Vina Luthfiana Hasna Wahyudin Wahyudin Wardani, Aulia Wildani Zakiyah Windari, Welly Wulandari, Yulia Eka Yuli Yuliani Yulianti Surasa, Triana Maudy Yuniar Fathil Ilmi Zahra Nurhafidah Zahra, Aliya Azkia Zahro, Aurora Fatimatuz