p-Index From 2021 - 2026
8.196
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Semantik : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Edukasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Jurnal Pendidikan Dasar Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Diksa : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Journal of Education and Instruction (JOEAI) Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia BAHTERA : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Edunesia : jurnal Ilmiah Pendidikan Jurnal Ide Bahasa Al-Muaddib : Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Journal of Educational Experts (JEE) ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat Pekemas IPI Garut Jurnal Cahaya Mandalika MEDIASI Jurnal Kajian dan Terapan Media, Bahasa, Komunikasi WASIS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Jurnal Lazuardi J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Kode : Jurnal Bahasa eScience Humanity Journal Jurnal Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Indonesian Journal of Community Empowerment Badranaya: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Journal of Authentic Research Anafora: Jurnal Penelitian Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Abdimas
Claim Missing Document
Check
Articles

REPRESENTASI KEPRIBADIAN TOKOH UTAMA DALAM FILM LA TAHZAN: CINTA, DOSA, LUKA. KAJIAN PSIKOLOGI SASTRA SIGMUND FFREUD Yulliandri Amelia; Aditya Ansor Alsunah; Lina Siti Nurwahidah; Cecep Dudung Julianto
Anafora: Jurnal Penelitian Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6 No 1 (2026)
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, UNIKU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/ajpm.v6i1.312

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan representasi kepribadian tokoh utama dalam film La Tahzan: Cinta, Dosa, Luka berdasarkan kajian psikologi sastra Sigmund Freud yang meliputi aspek id, ego, dan superego. Film ini dipilih karena menampilkan konflik rumah tangga yang kompleks serta dinamika emosional tokoh utama akibat perselingkuhan, sehingga menarik untuk dikaji dari sudut pandang psikologis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitik. Data penelitian berupa dialog, adegan, serta ekspresi tokoh utama yang merepresentasikan aspek id, ego, dan superego. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi teks terhadap film, sedangkan teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek id pada tokoh utama tercermin melalui dorongan emosi yang muncul secara sponta akibat pengkhianatan. Aspek ego tampak melalui tindakan nyata tokoh utama dalam merespons konflik dengan mempertimbangkan realitas yang dihadapi, baik melalui pengendalian diri maupun tindakan langsung. Sementara itu, aspek superego terlihat melalui kesadaran moral tokoh utama, seperti rasa bersalah, empati, simpati, serta sikap memaafkan. Dengan demikian, film La Tahzan: Cinta, Dosa, Luka merepresentasikan pergulatan batin manusia secara kompleks melalui struktur kepribadian id, ego, dan superego. KATA KUNCI: psikologi sastra; id ego superego; tokoh utama; film La Tahzan; kepribadian tokoh >  REPRESENTATION OF THE MAIN CHARACTER'S PERSONALITY IN THE FILM LA TAHZAN: LOVE, SIN, WOUND. LITERARY PSYCHOLOGY REVIEW OF SIGMUND FFREUD ABSTRACT: This study aims to describe the representation of the main character’s personality in the film La Tahzan: Cinta, Dosa, Luka based on Sigmund Freud’s literary psychology, which includes the aspects of id, ego, and superego. The film was selected because it presents complex marital conflicts and the emotional dynamics of the main character resulting from infidelity, making it relevant to be examined from a psychological perspective. This study employs a qualitative approach using a descriptive-analytic method. The research data consist of dialogues, scenes, and expressions of the main character that represent the aspects of id, ego, and superego. Data collection techniques were carried out through textual observation of the film, while data analysis techniques included data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that the id aspect of the main character is reflected through spontaneous emotional impulses arising from betrayal. The ego aspect is shown through the main character’s concrete actions in responding to conflict by considering the realities faced, either through self-control or direct actions. Meanwhile, the superego aspect is reflected in the main character’s moral awareness, such as feelings of guilt, empathy, sympathy, and an attitude of forgiveness. Thus, the film La Tahzan: Cinta, Dosa, Luka represents the complex inner struggle of human beings through the personality structure of id, ego, and superego. KEYWORDS: literary psychology; id ego superego; main character; La Tahzan film; character personality
Efektivitas Penggunaan Multimedia Pembelajaran Powerpoint terhadap Peningkatan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa Karimah, Iik; Hamdani, Agus; Nurwahidah, Lina Siti; Damayanti, Deasy Aditya
JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol. 6 No. 1 (2023): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v6i1.6022

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of the use of PowerPoint learning multimedia on increasing motivation and student learning outcomes in the Indonesian language subject in class XII IPS 2 MA Daarul Abroor Tasikmalaya. The method used is pre-Experimental Design. With the form of One-Group Pretest-Postest Designs, which compares the results of the pre-test and post-test. The sample of this research was 32 students, namely class XII IPS 2 MA Daarul Abroor Tasikmalaya. Researchers used data collection techniques in the form of pre-test and post-test. From the results of this study, the following conclusions were obtained: (1) The use of PowerPoint learning multimedia was effective in increasing student motivation in Indonesian language subjects in Class XII IPS 2 MA Daarul Abroor Tasikmalaya. This is proven by the Wilcoxon Test that z = -4.940 and the value of Asym.Sig (2-tailed) -0.000 because the resulting value of Asym.Sig (2-tailed) is smaller than the alpha used, which is 0.05, then Ho is rejected or Ha accepted; and (2) The use of PowerPoint learning multimedia is effective in improving student learning outcomes in the Indonesian language subject in Class XIl IPS 2 MA Daarul Abroor Tasikmalaya. This is proven by the Wilcoxon Test, the value of z = -4.939 and the value of Asym.Sig (2-tailed) = 0.000 because the resulting value of Asym.Sig (2-tailed) is smaller than the alpha used, which is 0.05, then Ho is rejected or Haha accepted. This study concluded that the use of PowerPoint learning multimedia effectively had a significant influence on the motivation and learning outcomes of class XII IPS 2 MA Daarul Abroor Tasikmalaya. Keywords: Multimedia, Learning, Powerpoint, Motivation, Learning Outcomes
ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES ATAS LAGU “DI AKHIR PERANG” NADIN AMIZAH Dela Ayu Puspita; Aditya Ansor Alsunah; Lina Siti Nurwahidah; Cecep Dudung Julianto
Anafora: Jurnal Penelitian Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6 No 2 (2026)
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, UNIKU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/ajpm.v6i2.296

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini mengkaji makna yang terkandung dalam lirik lagu Di Akhir Perang karya Nadin Amizah dengan menggunakan teori semiotika Roland Barthes. Analisis semiotika Roland Barthes dalam penelitian ini menitikberatkan pada tiga tataran pemaknaan, yaitu denotasi, konotasi, dan mitos yang terkandung dalam lirik lagu tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif interpretatif dengan teknik pengumpulan data berupa studi dokumentasi. Data penelitian diperoleh dari lirik lagu serta sumber pustaka yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna denotatif dalam lagu ini menggambarkan kondisi pascakonflik, makna konotatif merepresentasikan konflik batin dan luka emosional dalam hubungan interpersonal, sedangkan makna mitos membangun pemahaman budaya bahwa cinta dipersepsikansebagai perjuangan emosional yang sarat dengan pengorbanan dan penderitaan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam kajian semiotika terhadap karya musik populer Indonesia. KATA KUNCI: lirik lagu; semiotika Roland Barthes; denotasi; konotasi; mitos >  ROLAND BARTHES’ SEMIOTIC ANALYSIS OF NADIN AMIZAH’S SONG “Di Akhir Perang”   ABSTRACT: This study examines the meaning contained in the lyrics of the song "Di Akhir Perang" by Nadin Amizah using Roland Barthes' semiotic theory. Roland Barthes' semiotic analysis in this study focuses on three levels of meaning: denotation, connotation, and myth, contained in the song's lyrics. The research method used is qualitative interpretative with data collection techniques in the form of documentation studies. The research data were obtained from the song's lyrics and relevant literature sources. The results show that the denotative meaning in this song depicts post-conflict conditions, the connotative meaning represents inner conflict and emotional wounds in interpersonal relationships, while the mythical meaning builds a cultural understanding that love is perceived as an emotional struggle filled with sacrifice and suffering. This research is expected to contribute to the semiotic study of Indonesian popular music. KEYWORDS: song lyrics; Roland Barthes` semiotics; denotation; connotation; myth
PENCARIAN MAKNA HIDUP TOKOH UTAMA NOVEL SEPORSI MIE AYAM SEBELUM MATI : KAJIAN PSIKOLOGI SASTRA Fiam Musahlah; Aditya Ansor Alsunah; Lina Siti Nurwahidah; Cecep Dudung Julianto
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 7, No 2 (2026): JUNI
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v7i2.22998

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pencarian makna hidup tokoh utama dalam novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati karya Brian Khrisna dengan menggunakan pendekatan psikologi sastra. Fokus penelitian diarahkan pada dinamika psikologis tokoh utama yang mengalami krisis eksistensial, kehampaan makna hidup, serta perubahan batin sepanjang alur cerita. Krisis tersebut muncul akibat tekanan hidup, kegagalan personal, serta perasaan kehilangan yang berkelanjutan sehingga mendorong tokoh pada kondisi putus asa dan keinginan untuk mengakhiri hidup. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan teknik analisis teks. Data penelitian berupa kutipan dialog, narasi, dan monolog batin tokoh utama yang merepresentasikan kondisi psikologisnya. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi, klasifikasi, dan interpretasi data berdasarkan konsep psikologi sastra. Landasan teori yang digunakan adalah teori logoterapi Viktor E. Frankl, khususnya konsep kehampaan eksistensial serta tiga sumber makna hidup, yaitu nilai pengalaman, nilai sikap, dan nilai kreatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh utama mengalami krisis eksistensial yang ditandai oleh perasaan hampa, kehilangan harapan, dan kecenderungan bunuh diri. Namun, melalui pengalaman sederhana, relasi kemanusiaan, serta perubahan sikap dalam memaknai penderitaan, tokoh utama secara bertahap mampu menemukan kembali makna hidupnya secara lebih bermakna dan manusiawi dalam konteks kehidupan sosial sehari-hari..  
ANALISIS PENGGUNAAN BAHASA SARKASME NETIZEN PADA AKUN TIK TOK NISA SABYAN Yosi Yolanda Maulani; Aditya Ansor Alsunah; Lina Siti Nurwahidah; Cecep Dudung Julianto
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 7, No 2 (2026): JUNI
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v7i2.22993

Abstract

Media sosial menjadi ruang bebas bagi pengguna untuk menyampaikan opini dan mengekspresikan sikap terhadap berbagai fenomena publik. Salah satu bentuk ekspresi yang sering muncul adalah penggunaan bahasa sarkasme. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan bahasa sarkasme netizen pada kolom komentar akun TikTok Nisa Sabyan. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan sumber data berupa komentar netizen pada unggahan akun tersebut selama bulan Oktober 2025. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan dianalisis berdasarkan konteks serta makna tuturan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa sarkasme digunakan sebagai bentuk sindiran, ejekan, dan kritik sosial yang menyoroti ketidaksesuaian antara citra religius dan perilaku individu menurut persepsi publik. Temuan ini memperlihatkan rendahnya kesadaran netizen terhadap kesantunan berbahasa di media sosial serta pentingnya etika komunikasi dalam ruang digital.  
CAMPUR KODE PADA KONTEN TIKTOK KREATOR GARUT: MANG EPUL SI TUKANG DAHAR SEBAGAI REPRESENTASI BAHASA ANAK MUDA GARUT Siti Nur Halimah; Aditya Ansor Alsunah; Lina Siti Nurwahidah; Cecep Dudung Julianto
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 7, No 2 (2026): JUNI
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v7i2.23000

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya penggunaan campur kode dalam konten media sosial yang mencerminkan dinamika bahasa anak muda, khususnya di daerah Garut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk campur kode dalam konten TikTok Mang Epul Si Tukang Dahar serta menjelaskan bagaimana campur kode tersebut merepresentasikan bahasa anak muda Garut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa dua video vlog yang diunggah pada akun TikTok Mang Epul Si Tukang Dahar. Analisis data dilakukan berdasarkan teori campur kode Muysken yang mengklasifikasikan campur kode ke dalam tiga kategori, yaitu insertion, alternation, dan congruent lexicalization. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga jenis campur kode tersebut ditemukan dalam video yang dianalisis, dengan dominasi insertion dan congruent lexicalization melalui perpaduan bahasa Indonesia dan bahasa Sunda. Campur kode dalam konten tersebut berfungsi sebagai sarana pembentukan identitas, keakraban, ekspresi diri, serta komunikasi populer di media sosial. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan bahasa oleh Mang Epul merepresentasikan bahasa anak muda Garut yang bersifat kreatif, fleksibel, dan tetap mempertahankan identitas budaya lokal, sehingga berimplikasi pada pemahaman perkembangan bahasa daerah di ranah digital.  
Analisis Interaksi antara Tindakan Bullying dan Perkembangan Asertivitas pada Siswa Sekolah Dasar Rahman, Maulida Aulia; Nurwahidah, Lina Siti; Muslihah, Neni Nadiroti; Destiani, Risma Fitri; Alani, Nabella
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107362

Abstract

The prevalence of bullying behavior in elementary schools poses a significant threat to the development of students’ assertiveness, a vital component in fostering self-confidence and social resilience. This study seeks to examine the correlation between bullying incidents and the assertiveness development of students through a comprehensive literature review and an empirical case study involving sixth-grade students at SDN 1 Regol. Utilizing qualitative and quantitative methods including classroom observations, structured interviews, and questionnaires the findings reveal that the majority of students exhibit moderate levels of both bullying involvement and assertiveness. Notably, students subjected to higher levels of bullying tend to demonstrate lower assertiveness, while those with higher assertive capacities are more capable of articulating opinions and resisting unfair treatment. These results underscore the importance of assertiveness as a protective factor against bullying and advocate for its systematic cultivation through educational and character-building interventions from an early age. These findings affirm that enhancing students’ assertiveness can serve as an effective preventive strategy to reduce bullying in elementary school settings.Perilaku bullying yang marak terjadi di sekolah dasar berpotensi menurunkan kemampuan asertif siswa, yang sebenarnya sangat dibutuhkan dalam mengembangkan kepercayaan diri dan ketahanan sosial. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tindakan bullying dan perkembangan asertivitas siswa melalui tinjauan literatur serta studi kasus di kelas VI SDN 1 Regol. Penelitian yang dilakukan melakukan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Berdasarkan hasil observasi, wawancara, dan angket, ditemukan bahwa mayoritas siswa berada pada tingkat sedang dalam hal perundungan dan asertivitas, dengan kecenderungan bahwa siswa yang mengalami perundungan tinggi memiliki tingkat asertivitas rendah. Sebaliknya, siswa dengan kemampuan asertif tinggi lebih mampu mengekspresikan pendapat dan menolak perlakuan tidak adil. Kajian menunjukkan bahwa asertivitas berperan penting dalam membentuk ketahanan siswa terhadap perundungan, sehingga perlu dikembangkan melalui pendekatan edukatif dan karakter sejak dini. Hasil ini menegaskan bahwa peningkatan kemampuan asertif siswa dapat menjadi strategi preventif yang efektif dalam menurunkan tingkat perundungan di sekolah dasar.
The effectiveness of role-playing assisted by finger puppet media in improving elementary school students’ speaking skills: a literature review Dita Aulia Nafisah; Lina Siti Nurwahidah; Yennie Indriati Widyaningsih
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol. 14 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v14i1.5022

Abstract

Speaking skills are a fundamental component of communication. However, elementary school students often encounter affective barriers that reduce their confidence in expressing ideas orally. This study aims to synthesize the effectiveness of integrating a role-playing model assisted by finger puppet media in improving students' speaking skills. The study employed a qualitative systematic literature review using the PRISMA protocol, with articles obtained from Sinta-indexed journals and other relevant scholarly databases published between 2016 and 2026. The synthesis of six selected studies shows that the integration of role playing and finger puppet media supports the development of speaking skills through structured role-playing simulations. Finger puppets function as scaffolding that helps reduce emotional barriers, enabling students to speak more more confidently and effectively. This study is limited by the small number of articles analyzed and the grade-level scope of the reviewed studies. Therefore, the findings may serve as a theoretical reference for teachers in designing innovative communicative learning in elementary schools.
KONSTRUKSI LINGUISTIK TERDAKWA KELAS BAWAH DALAM TEKS BERITA MEDIA DARING: ANALISIS WACANA KRITIS MODEL SARA MILLS PADA PEMBERITAAN KASUS FANDI RAMADHAN Endah Pujianti; Agus Hamdani; Lina Siti Nurwahidah
IdeBahasa Vol 8 No 1 (2026): Jurnal Idebahasa Vol 8 No 1 Juni 2026
Publisher : Asosiasi dosen IDEBAHASA KEPRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37296/idebahasa.v8i1.418

Abstract

Penelitian ini menganalisis konstruksi linguistis terhadap terdakwa Anak Buah Kapal (ABK) kelas bawah dalam teks berita media daring menggunakan analisis wacana kritis model Sara Mills. Tiga teks berita yang memuat pemberitaan kasus hukum terhadap seorang ABK kelas bawah pada periode Maret dipilih sebagai data karena merepresentasikan praktik speed journalism dan click-driven economy yang rentan terhadap bias serta minim verifikasi berimbang. Landasan teoretis penelitian ini didukung oleh perspektif analisis wacana kritis, linguistik sistemik fungsional, dan kajian representasi media. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik dokumentasi, sedangkan analisis data dilaksanakan melalui enam tahapan analisis wacana kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) aparat penegak hukum tampil dominan sebagai subjek naratif yang otoritatif melalui penggunaan verba proses mental dengan tingkat kepastian epistemis tinggi, sedangkan terdakwa lebih sering ditempatkan sebagai objek pasif; (2) media menggunakan strategi diksi sensasional, distribusi ruang naratif yang tidak proporsional, serta asimetri modalitas untuk mengarahkan pembaca pada perspektif aparat; dan (3) terdapat tiga bentuk representasi terdakwa yang tidak setara, yaitu sebagai pelaku (dominan), korban (marginal), dan pihak yang tidak memiliki kuasa naratif (konsisten). Temuan ini menunjukkan bahwa bahasa media tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyampaian informasi, tetapi juga sebagai instrumen ideologis yang mengonstruksi realitas hukum dan mereproduksi relasi kuasa yang berpotensi merugikan kelompok rentan.
Pendampingan Pembelajaran Adaptif Berbantuan Kecerdasan Buatan untuk Personalisasi Capaian Akademik Siswa SD di Kabupaten Garut Tatang Herman; Sufyani Prabawanto; Rostina Sundayana; Ejen Jenal Mutaqin; Aryanti; Fitri Ayu Febrianti; Lina Siti Nurwahidah
Badranaya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/badranaya.v4i1.3933

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar dalam merancang dan menerapkan pembelajaran adaptif berbantuan kecerdasan buatan untuk personalisasi capaian akademik siswa di Kabupaten Garut. Permasalahan mitra mencakup pembelajaran yang masih seragam, keterbatasan pemanfaatan data hasil belajar, serta rendahnya keterampilan guru dalam menggunakan AI secara pedagogis. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, evaluasi, dan penguatan keberlanjutan melalui komunitas praktik guru. Teknologi yang digunakan berupa chatbot berbasis Large Language Model, Canva Pro, learning analytics, perangkat pembelajaran adaptif, dan asesmen berbasis data. Hasil yang ditargetkan meliputi peningkatan pemahaman guru, tersusunnya perangkat pembelajaran adaptif, implementasi pembelajaran berbantuan AI di kelas, serta model praktik yang dapat direplikasi. Program ini mendukung transformasi digital pendidikan dasar, memperkuat budaya reflektif guru, dan mendorong layanan pembelajaran yang lebih responsif terhadap kebutuhan individual siswa. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan mutu literasi dan numerasi siswa SD secara berkelanjutan di wilayah mitra sasaran terpilih.
Co-Authors Abdul Hasim Aditya Ansor Alsunah Aditya Ansor Alsunah Agus Hamdani Agus Hamdani Agus Haris Ai Delin Alia Annisa Nurpajriani Alsunah, Aditya Ansor Amar, Anton Dermawan Ambarwati Anggela, Inggit Ansor Alsunah, Aditya Anwar Hidayatulloh Ardi Mulyana Ari Kartini Arief Loekman Aryanti Asep Nurjamin Asep Setia Budi Asiah, Lisantika Nur Aulia, Azka Cecep Dudung Julianto Cecep Dudung Julianto Dadang Sunendar Deasy Aditia Damayanti Deasy Aditya Damayanti Deasy Aditya Damayanti Dela Ayu Puspita Desi Sugiarti Destiani, Risma Fitri Dewi Rahma Anjani Didin Sahidin Didin Sahidin Dina Agustriani Dini Windarini Dita Aulia Nafisah Dodi Misbah Ejen Jenal Mutaqin Elisa Elisa Endah Pujianti Engkos, Engkos Erik Kurniawan, Erik Erni Fitriani Fajar Nugraha Fakri Hamdani Fakry Hamdani Fatmawati Fatmawati Fiam Musahlah Fitri Ayu Febrianti Fitri Ayu Febrianti Gantini, Syalwa Romantika Hasim, Abdul Hidayani, Silva Tresna Hopi Siti Syaripah Iin Indriyani Indriyani, Iin Ira Nurul Hotami Jamilah Jamilah Jihan Rizki Anisa Julianto, Cecep Dudung Karimah, Iik Kartini, Ari Lasmidewi, Reni Noviani Lestari, Anggia Septin Dwi Masrini, Imas Maulida Aulia Rahman Mulyana, Yuyun Mustopa, Endang Nabella Alani Naida, Winka Nazmi, Alya Neneng Hartini Neni Nadiroti Muslihah Nina Siti Nurjanah Nisa, Annida Firdaus Nisha Marsha Shonia Nur Alyani Salsabila Nuralyani Nuralyani Nurhasanah, Mila Nurhasanah, Syifa Aulia Nurjatini, Tintin Nurlia, Nani Nursalamah, Rita Pelapory, Khirst David Permana, Ajeng Ratna Pitriani, Pipit Popon Rohaeti Puspita, Ghariza Putri Rahmadini, Suci Nur Rahmalia, Rika Rismawati, Irma Rivan Syahrul Falah Rostina Sundayana Ruhyati, Ruhyati Salma, Mardiatu Sela, Ai Selvi Nurul Hidayati Sholeh, Asep Haris SITI MARIYAH Siti Musyarofah Siti Nadiah Siti Nur Halimah Sofia Rahmawati Solihat, Ai Sopi Ali Mubarok Sufyani Prabawanto, Sufyani Suhendar Suhendar Sulaiman, Zoni Sumiati Agphyra Supardi, Chris Novika Tanjung, Ramdani Tatang Herman, Tatang Tri Indri Hardini Uda Hudaya Umi Kulsum Widaningrum Widaningrum, Widaningrum Widdy Sukma Nugraha Wulandari Wulandari Yanti Susanti Yennie Indriati Widyaningsih Yennie Indriati Widyaningsih Yosi Yolanda Maulani Yuli Nurhayati Yuli Yulianti Yulliandri Amelia Yulyanti, Caci Selfi Zainah Asmaniah ZAINAH ASMANIAH, ZAINAH Zaira Aulia Nurjanah