Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN RESTORATIVE JUSTICE TERHADAP PUTUSAN PEMIDANAAN TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN MENGAKIBATKAN LUKA BERAT Helfrida Yuliyanti Butar-Butar; Tri Andrisman; Eko Raharjo; Erna Dewi; Mamanda Syahputra
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 2 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Februari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/43r79p76

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan konsep restorative justice dalam putusan pemidanaan terhadap tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan luka berat. Permasalahan penelitian berangkat dari praktik pemidanaan yang terjadi di Pengadilan Negeri Tanjung Karang, sebagaimana tercermin dalam Putusan Nomor 76/Pid.B/2025/PN Tjk, di mana terdakwa hanya dijatuhi pidana penjara selama satu tahun. Putusan tersebut dinilai menimbulkan perdebatan mengingat Pasal 351 ayat (2) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) mengatur ancaman pidana maksimal hingga lima tahun penjara. Perbedaan antara ancaman pidana normatif dan pidana yang dijatuhkan hakim memunculkan pertanyaan mengenai pertimbangan hukum yang digunakan, khususnya dalam konteks penerapan pendekatan restorative justice. Kasus empiris ini digunakan sebagai dasar untuk menilai relevansi restorative justice terhadap tujuan hukum pidana, serta dampaknya bagi korban, pelaku, dan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis-normatif dengan metode analisis terhadap peraturan perundang-undangan, putusan pengadilan, serta literatur ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun restorative justice menawarkan pendekatan yang menitikberatkan pada pemulihan hubungan, tanggung jawab pelaku, dan rekonsiliasi sosial, penerapannya dalam perkara penganiayaan berat masih menghadapi berbagai hambatan normatif dan institusional di Indonesia. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan perlunya harmonisasi regulasi serta peningkatan kapasitas aparat penegak hukum guna mengoptimalkan penerapan restorative justice demi tercapainya keadilan yang lebih komprehensif.
Dari Galeri Ke Kedai: Komodifikasi Batik Di Keris Café Solo Dan Adaptasi Budaya Visual Dalam Ruang Konsumsi Milenial Ristya Rini, Denik; Hartono, Hartono; Raharjo, Eko
Brikolase : Jurnal Kajian Teori, Praktik dan Wacana Seni Budaya Rupa Vol. 17 No. 2 (2025)
Publisher : Institut Seni Indoensia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/brikolase.v17i2.7367

Abstract

Batik is a traditional Indonesian art that continues to be maintained and developed by the community from time to time. In maintaining the existence of batik art, of course there are many challenges faced by batik traders. To respond to this, batik business actors are required to be creative and innovative in creating strategies in carrying out innovation so that people have the desire to come to their showrooms. Based on observations made in the city of Solo, namely in the Keris Café Solo and Keris Café Solo areas, there is an interesting phenomenon that occurs in the sustainability of the batik business. This is an interesting theme to study about how the commodification of the batik industry in the city of Solo. The approach used in this study is descriptive qualitative and cultural study perspective. This study explores how traditional art is contextualized into contemporary consumption spaces. The findings show that this commodification is not only a strategy, but also a form of cultural expression that is relevant to art education and the involvement of the younger generation in cultural heritage.
Traditional Music in Pop's Grip: The Congdut Evolution and Regional Music Transformation by Jujuk Eksa Hutomo Ardi, Dony; Raharjo, Eko
Jurnal Seni Musik Vol. 14 No. 2 (2025): December, 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jsm.v14i2.40881

Abstract

This research examines the evolution of Indonesian traditional music in response to the influence of globalization and technological advancements, with a focus on the emergence of the Congdut genre as a result of the hybridization between dangdut and keroncong, initiated by Jujuk Eksa. Through a descriptive qualitative approach, incorporating observation, interviews, and documentation techniques at JX Studio, Demak, this study analyzes the creative process, musical structure, and artistic philosophy behind the creation of Congdut. The survey results show that Congdut is not just a mixture of two genres, but a form of third space that combines the rhythmic energy of dangdut with the harmonious complexity of keroncong, thereby creating a dynamic and relevant new cultural identity. Congdut acts as a revitalization strategy to overcome the stagnation of keroncong music while cleaning the image of dangdut from social stigma. Its socio-cultural implications reflect the ability of traditional music to adapt and survive in the modern era through a creative dialogue between tradition and modernity. The sustainability of Congdut depends on its adoption by the younger generation, integration into digital platforms, and the potential for integration into music education.
Pembuktian Alternatif sebagai Dasar Pertanggungjawaban Pidana dalam Perkara Pencurian dengan Kekerasan: Studi Putusan Nomor 159/Pid.B/2023/PN Tjk Diana Thusyarifah Soraya; Eko Raharjo; Rinaldy Amrullah; Diah Gustiniati Maulani; Sri Riski
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.4690

Abstract

Tindak pidana pencurian dengan kekerasan merupakan kejahatan harta benda yang tidak hanya menimbulkan kerugian materiil, tetapi juga mengancam keselamatan jiwa sehingga menimbulkan keresahan sosial. Perkembangan modus kejahatan yang semakin kompleks menuntut optimalisasi sistem pembuktian untuk mengungkap kebenaran materiil di konferensi, salah satunya melalui pembuktian alternatif berupa integrasi alat bukti nonkonvensional. Penelitian ini bertujuan menganalisis pertanggungjawaban pidana pelaku pencurian dengan kekerasan berdasarkan pembuktian alternatif serta pertimbangan hakim dalam menjatuhkan pidana pada Putusan Nomor 159/Pid.B/2023/PN Tjk. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan sumber data berupa bahan hukum primer dan sekunder yang dikumpulkan melalui kajian kepustakaan dan dianalisis secara kualitatif dengan penalaran deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertanggungjawaban pidana terhadap Terdakwa telah terpenuhi secara utuh, meliputi unsur perbuatan melawan hukum, kemampuan bertanggung jawab, dan kesalahan berupa kesengajaan, yang dibuktikan melalui kombinasi keterangan saksi, pengakuan pengakuan, dan bukti pendukung lainnya. Pembuktian alternatif tersebut berhasil membuktikan adanya mens rea dan actus reus dalam tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Pertimbangan hakim dalam menjatuhkan pidana penjara selama dua tahun enam bulan telah mencerminkan keseimbangan aspek yuridis, filosofis, dan sosiologis guna mewujudkan keadilan substantif serta perlindungan jujur.
Tinjauan Yuridis Terhadap Tindak Pidana Perjudian Online pada Putusan No. 3/Pid.B/2025/PN Sdn Haris Asmarantaka; Eko Raharjo; Fristia Berdian Tamza; Diah Gustiniati
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.4743

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mendorong transformasi praktik perjudian dari bentuk konvensional ke perjudian online yang memanfaatkan media elektronik. Kondisi ini menimbulkan tantangan baru dalam penegakan hukum pidana di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan hukum pidana materiil dan hukum acara pidana terhadap tindak pidana perjudian online, serta menilai efektivitas Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dalam menanggulangi kejahatan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan deskriptif-analitis, menggunakan data primer berupa Putusan Pengadilan Negeri Sukadana Nomor 3/Pid.B/2025/PN Sdn dan data sekunder berupa peraturan perundang-undangan, literatur hukum, serta jurnal ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Pasal 27 ayat (2) jo Pasal 45 ayat (3) UU ITE dan Pasal 303 KUHP telah dilakukan secara tepat dan proses pembuktian telah memenuhi ketentuan KUHAP. Namun, efektivitas pengaturan hukum masih menghadapi kendala akibat karakteristik kejahatan digital yang anonim, lintas batas, dan berkembang pesat. Oleh karena itu, diperlukan pembaruan regulasi dan penguatan penegakan hukum berbasis teknologi.
Co-Authors Agus Cahyono Aisyah Muda Cemerlang Alfatih, Nanda Karunia Andreas Inu Harimuti Anrikhotama, Raditya Vito Ardi, Dea Fitri Arif Fiyanto Arsih, Utami Bagus Susetyo Belinda Dewi Regina Berdian Tamza, Fristia Boby Pratama Jaya Budi Rizki Husin Charity, Ignatius Christo Dafa Pansya Dila, M Deanita Anindria Diah Gustiniati Diah Gustiniati Maulani Diah Gustiniati Maulani Diana Thusyarifah Soraya Dona Raisa Monica Dona Raisa Monica Dyah Ajeng Ika Pusparini Eddy Rifai Emilia Susanti Erna Dewi Erna Dewi . Fadhlullah, Rouf Fina Andelaluse Firganefi Firganefi Firganefi Fristia Berdia Tamza Fristia Berdian Tamza galendra, Nusa Gilang, Gilang Ginting, Mamanda Syahputra Glouca, Leokana Gunawan Jadmiko Haris Asmarantaka Hartono Hartono Hartono Hartono Helfrida Yuliyanti Butar-Butar Heni Siswanto Hutomo Ardi, Dony Iqbal Adani, Muhammad Irfanda Rizki Harmono Sejati Joice Yokhebet Demina Sitepu Julia Rahayu Julianna, Alya Putri Keisya Laila Rahma Khoirunnisa Khoirunnisa Mamanda Syahputra Mamanda Syahputra Ginting MARIA AGUSTINA Maulana, Satriyo Maya Shafira Muhammad Farid Muhammad Jazuli Mujianto, Gracia Destari Mulya Natanael Parasian Oriana Tio Parahita Nainggolan Prasetyo, Kuncoro Putri Cahya Andrianti Raisa Monica, Dona Raswen Efendi Refi Meidiantama Revaldo Michebel Turnip Rika Septiana Rinaldi Amrullah Rinaldy Amrullah Ristya Rini, Denik Saputra, Dani Nur SARI, TWOSTYANA LINGGA Setiawan, Nanang Sholehurrohman, Ridho Silvia Kirani Siti Aesijah Soesanto Soesanto Sri Riski Strinariswari, Ratna Luhung Suci Lestari Sukowati Sukowati Sutarjo, Johan Syahrul Syah Sinaga Tamza, Fristia Berdian Taufik Sepdi Ariananda Tiara Putri Aliba Tjetjep Rohendi Rohidi, Tjetjep Rohendi Tjong Tjo Djung Tosin, Muh. Totok Sumaryanto Florentinus, Totok Sumaryanto Tri Andrisman Udi Utomo wafa, mochammad usman Wijaya, Rudi Yunani, Theo Ferdinand Yusmarini Yusmarini Zahra, Fatima Tuz Zildjian, Algifari Khosyi Zulfa, Maulidza Diana