p-Index From 2021 - 2026
7.479
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Public Health Science (IJPHS) Jurnal Teknologi Dan Industri Pangan Nurse Media Journal of Nursing Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Jurnal Pendidikan NUTRIRE DIAITA Jurnal Kesehatan Masyarakat (JKM) CENDEKIA UTAMA Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education Majalah Kedokteran Sriwijaya Public Health of Indonesia Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics) AcTion: Aceh Nutrition Journal Jurnal Kesehatan Komunitas Jurnal Gizi dan Pangan Soedirman (JGPS) ARKESMAS [Arsip Kesehatan Masyarakat] Journal of Islamic Medicine JSFK (Jurnal Sains Farmasi & Klinis) Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) Manuju : Malahayati Nursing Journal JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia Journal of Ultimate Public Health Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Ners ASEAN Journal of Community Engagement Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Indonesian Journal of Public Health Nutrition (IJPHN) Lentera Perawat Pharmaceutical Sciences and Research (PSR) Makara Journal of Science Jurnal Kesehatan Reproduksi Borneo Journal of Pharmacy Jurnal Kefarmasian Indonesia Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal) Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Jurnal Kesehatan Jurnal Ilmu Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Pengetahuan Terhadap Asupan Zat Gizi Makro Ibu Hamil di Puskesmas Kota dan Kabupaten Bogor Rissa Rizkiia Z; Ratu Ayu Dewi Sartika; Primasti Nuryandari Putri; Qori Az- Zahra
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.54543

Abstract

Indonesia menghadapi tiga beban masalah gizi dalam kehamilan yaitu kekurangan gizi, kelebihan berat badan, dan anemia. Alasan utama masalah gizi selama kehamilan adalah kurangnya kesadaran kesehatan dan gizi yaitu pengetahuan. Pengetahuan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi pemenuhan asupan zat gizi bagi ibu hamil termasuk asupan makronutrien. Masih sangat terbatas penelitian mengenai bagaimana pengetahuan gizi mempengaruhi pilihan makanan ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan gizi terhadap asupan gizi makro ibu hamil di Puskesmas terpilih di wilayah Kota dan Kabupaten Bogor Jawa Barat. Penelitian ini merupakan penelitian cross-sectional yang dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Kota dan Kabupaten Bogor dengan jumlah responden 124 ibu hamil. Hasil penelitian dengan uji chi square menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan gizi dengan asupan zat gizi makro (lemak) di wilayah Kota Bogor dan wilayah gabungan (p-value < 0,05). Namun tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan gizi dengan asupan zat gizi makro karbohidrat (Kota dan Kabupaten), protein (Kota dan Kabupaten) dan lemak (Kabupaten) pada ibu hamil (p-value > 0,05). Sehingga diperlukan intervensi gizi tidak hanya pada edukasi (peningkatan pengetahuan) tetapi beralih ke edukasi berbasis keterampilan. Kata Kunci: Pengetahuan, asupan gizi makro, ibu hamil.
Hubungan Jenis Kelamin, Usia dan Frekuensi Konsumsi Mie Instan pada Pasien Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Kemiri Muka, Kota Depok Suci Hajati Husma; Asih Setiarini; Ratu Ayu Dewi Sartika; Primasti Nuryandari Putri
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 3 (2025): Volume 7 Nomor 3 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i3.18811

Abstract

ABSTRACT Hipertensi Hypertension is a significant global public health challenge, affecting more than one billion people and being a major risk factor for cardiovascular disease. In Indonesia, based on data from the Indonesian Health Survey (IHS) in 2023, the prevalence of hypertension based on blood pressure measurements was 30.8%. West Java is the 3rd province with a prevalence of 34.4% and the number of people with hypertension in Depok City in 2023 was 379,903 people. The WHO reports that hypertension kills one in eight people, making it a silent killer. The disease is defined as systolic blood pressure ≥140 mmHg and/or diastolic ≥90 mmHg. Although hypertension can be controlled, only 20% of hypertensive patients in the world have well-controlled blood pressure. The prevalence of hypertension increases with age and is influenced by various factors, including gender and unhealthy lifestyles, such as consuming instant foods. This study aims to determine the relationship between gender, age and frequency of instant noodle consumption in hypertensive patients in the Kemiri Muka Health Centre Working Area, Depok City. The research method used a cross-sectional design using univariate and bivariate analyses, involving 147 patients. Data were collected through questionnaires and blood pressure measurements, and analysed using chi-square and logistic regression tests. The results showed there was a relationship between gender and blood pressure (p=0.038) OR=0.329. There is a relationship between age and blood pressure (p=0.010) OR=0.147.  There is no relationship between the frequency of instant noodle consumption and blood pressure (p=0.693). Gender and age are important risk factors for blood pressure, while frequency of instant noodle consumption was not shown to be significantly associated with blood pressure in patients in this region. Further research is needed to explore other lifestyle factors. Keywords: Hypertension, Gender, Age, Instant Noodles  ABSTRAK Hipertensi merupakan tantangan kesehatan masyarakat global yang signifikan, berdampak pada lebih dari satu miliar orang dan menjadi faktor risiko utama penyakit kardiovaskular. Di Indonesia, berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) Tahun 2023, prevalensi hipertensi berdasarkan hasil pengukuran tekanan darah yaitu 30,8%. Jawa Barat merupakan provinsi yang menduduki urutan ke 3 dengan prevalensi sebesar 34,4% dan jumlah penderita hipertensi di Kota Depok Tahun 2023 sebesar 379.903 orang. WHO melaporkan bahwa hipertensi membunuh satu dari delapan orang, menjadikannya sebagai pembunuh diam-diam. Penyakit ini didefinisikan sebagai tekanan darah sistolik ≥140 mmHg dan/atau diastolik ≥90 mmHg. Meskipun hipertensi dapat dikendalikan, hanya 20% pasien hipertensi di dunia yang memiliki tekanan darah terkontrol dengan baik. Prevalensi hipertensi meningkat seiring bertambahnya usia dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk jenis kelamin dan gaya hidup yang tidak sehat, seperti mengkonsumsi makanan instan. Mie instan, salah satu makanan instan yang tinggi natrium, telah menjadi bagian dari pola makan masyarakat modern dan dapat berkontribusi terhadap peningkatan risiko hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan jenis kelamin, usia dan frekuensi konsumsi mie instan pada pasien hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Kemiri Muka, Kota Depok. Metode penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan menggunakan analisis univariat dan bivariat, melibatkan 147 pasien. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan pengukuran tekanan darah, serta dianalisis menggunakan uji chi-square dan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan jenis kelamin dengan tekanan darah (p=0,038) OR=0,329. Ada hubungan usia dengan tekanan darah (p=0,010) OR=0,147.  Tidak adanya hubungan frekuensi konsumsi mie instan dengan tekanan darah (p=0,693). Jenis kelamin dan usia merupakan faktor risiko penting terhadap tekanan darah, sedangkan frekuensi konsumsi mie instan tidak terbukti secara signifikan berhubungan terhadap tekanan darah pada pasien di wilayah ini. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi faktor gaya hidup lainnya. Kata Kunci: Hipertensi, Jenis Kelamin, Usia, Mie Instan
Hubungan Karakteristik dan Frekuensi Konsumsi Gorengan dengan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Kemiri Muka, Kota Depok Ira Primona Simarmata; Diah Mulyawati Utari; Ratu Ayu Dewi Sartika; Primasti Nuryandari Putri
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 4 (2025): Volume 7 Nomor 4 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i4.19169

Abstract

ABSTRACT Hypertension is a condition where systolic blood pressure is ≥140 mmHg and/or diastolic blood pressure is ≥90 mmHg. Hypertension is a serious health issue because it can increase the risk of heart disease if not properly managed. The World Health Organization (WHO) estimated the global prevalence of hypertension at 22% in 2020, with Southeast Asia ranking third highest at 25%. In Indonesia, the prevalence of hypertension, according to the 2023 Indonesian Health Survey (SKI), is 30.8% among individuals aged ≥18 years. This study aims to examine the relationship between gender, age, education, employment status, and frequency of fried food consumption with blood pressure in hypertension patients at the Kemiri Muka Public Health Center, Depok City. This is a quantitative study with a cross-sectional design. The sampling method used was purposive sampling, with a total sample size of 130 respondents meeting the inclusion criteria: aged ≥18 years and diagnosed with hypertension, residing in the working area of the Kemiri Muka Public Health Center, Depok City. The study was conducted from November 13, 2023, to December 21, 2023. Data collection was carried out through questionnaires and blood pressure measurements. The analysis employed univariate and bivariate methods using the Chi-square statistical test. The analysis results showed that 62.3% of respondents had uncontrolled hypertension. Chi-square analysis indicated a significant relationship between age and blood pressure in hypertension patients (p-value = 0.038) and a tendency for an association between gender and blood pressure in hypertensive patients (p-value = 0.058). However, no relationship was found between education, employment status, or frequency of fried food consumption and the control of hypertension. Keywords: Hypertension, Age, Gender, Frequency of Fried Food Consumption  ABSTRAK Hipertensi adalah kondisi dimana tekanan darah sistolik ≥140mmHg dan atau tekanan darah diastolik ≥90mmHg. Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang serius karena dapat meningkatkan risiko penyakit jantung jika tidak mendapat penanganan yang baik. World Health Organization (WHO) mengestimasikan prevalensi hipertensi secara global sebesar 22% pada tahun 2020. Asia Tenggara menduduki posisi ke-3 tertinggi dengan prevalensi sebesar 25%. Di Indonesia sendiri prevalensi hipertensi menurut Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023 adalah 30,8% untuk penduduk usia ≥18 tahun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara karakteristik jenis kelamin, usia, pendidikan, status pekerjaan dan frekuensi konsumsi gorengan dengan tekanan darah pada pasien hipertensi di Puskesmas Kemiri Muka, Kota Depok. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah metode purposive sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 130 responden berdasarkan kriteria inklusi yaitu berusia ≥18 tahun dan penderita hipertensi yang tinggal di wilayah kerja Puskesmas Kemiri Muka, Kota Depok. Penelitian ini dilakukan dari tanggal 13 November 2023-21 Desember 2023. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dan pengukuran tekanan darah. Analisis yang digunakan adalah univariat dan bivariat dengan Uji statistik Chi-square. Hasil analisis menunjukkan sebesar 62,3% responden dengan Hipertensi tidak terkendali. Analisis Chi-square menunjukkan ada hubungan usia dengan tekanan darah pada pasien hipertensi (p value = 0,038) dan terdapat kecenderungan hubungan jenis kelamin dengan tekanan darah pada pasien hipertensi (p value = 0,058), serta tidak ada hubungan pendidikan,status pekerjaan dan frekuensi konsumsi gorengan dengan tekanan darah pada terkendali dan tidaknya hipertensi. Kata Kunci: Hipertensi, Usia, Jenis Kelamin, Frekuensi Konsumsi Gorengan
Hubungan Kebiasaan Minum Kopi dan Minuman Sumber Kafein terhadap Tekanan Darah Pasien Hipertensi Berdasarkan Jenis Kelamin di Puskesmas Kemiri Muka, Kota Depok Siti Chodijah; Diah Mulyawati Utari; Ratu Ayu Dewi Sartika; Primastri Nuryandari Putri
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 5 (2025): Volume 7 Nomor 5 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i5.19958

Abstract

ABSTRACT Hypertension is the leading cause of death worldwide. Factors that influence the incidence of hypertension are age, lack of physical activity and unhealthy diet. This study aims to determine the relationship of coffee drinking habitsand caffeine source drinks to blood pressure in hypertensive patients based on gender at Kemiri Muka Health Center, Depok. The research design was cross sectional with a sample size of 156 respondents. The population is 18 years old and above who live in the working area of Kemiri Muka Health Center, Depok City. Chi Square test results showed a significant relationship between coffee consumption (P = 0.021), and caffeine source drinks (coffee, tea, soft drinks) (P = 0.008) with blood pressure of hypertensive men. Logistic regression results showed that caffeine consumptionwas 32 times (OR=32,000) more likely to cause uncontrolled blood pressure in hypertensive men after being controlled by coffee consumption. While in hypertensive women aged ≥60 years was 1,8 times higher (OR=1.893) uncontrolled blood pressure after being controlled by education and moderate physical activity. Preventive effortsare needed, especially in men regarding the consumption of coffee and caffeine-source beverages, as well as educating the public regarding the management of hypertension risk factors. Keywords: Hypertension, Coffee, Caffeine Source Beverages, Age  ABSTRAK Hipertensi merupakan penyebab utama kematian diseluruh dunia. Faktor yang mempengaruhi kejadian hipertensi adalah usia, kurangnya aktivitas fisik dan pola makan yang tidak sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan karakteristik responden (jenis kelamin, usia, status pekerjaan, tingkat pendidikan), aktivitas fisik, kebiasaan minum kopi dan minuman sumber kafein terhadap tekanan darah pada pasien hipertensi berdasarkan jenis kelamin di Puskesmas Kemiri Muka, Depok. Desain penelitian adalah cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 156 responden. Populasinya adalah usia 18 tahun keatas yang tinggal di wilayah kerja Puskesmas Kemiri Muka, Kota Depok. Hasil uji Chi Square menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara konsumsi kopi (P= 0.021), dan minuman sumber kafein (kopi, teh, soft drink) (P= 0.008) dengan tekanan darah laki-laki hipertensi. Hasil regresi logistikmenunjukkan konsumsi minuman sumber kafein terbukti berisiko 32 kali (OR=32,000) menyebabkan tekanan darah tidak terkendali pada laki-laki hipertensi setelah di kontol oleh konsumsi kopi, sedangkan pada perempuan hipertensi usia ≥60 tahun berisiko 1,8 kali (OR=1,893) mengalami tekanan darah tidak terkendali setelah di kontrol oleh, pendidikan dan aktivitas fisik sedang. Perlu adanya upaya preventif terutama pada pria mengenai konsumsi kopi dan minuman sumber kafein, serta mengedukasi masyarakat mengenai pengelolaan faktor risiko hipertensi. Kata Kunci: Hipertensi, Kopi, Minuman Sumber Kafein, Usia
Hubungan Asupan Karbohidrat dan SAFA dengan Overweight Siswa Sekolah Dasar Hikmah, Agnia Nurul; Sartika, Ratu Ayu Dewi
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 12 No 3 (2021): JURNAL KESEHATAN
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v12i3.435

Abstract

Menurut WHO, prevalensi obesitas di seluruh dunia meningkat hampir tiga kali lipat sejak tahun 1975 sampai 2015. Pada tahun 2016, lebih dari 340 juta anak dan remaja berusia 5-19 tahun mengalami overwieght. Di Indonesia, prevalensi overweight dan obesitas anak usia 5-12 pada tahun 2013 sebesar 18,8% dan meningkat menjadi 20% pada tahun 2018. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara kecukupan asupan zat gizi makro dengan overweight pada siswa sekolah dasar. Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan desain studi crossectional menggunakan data sekunder dari penelitian primer yang dilakukan bulan September-Oktober 2020 di SDN 1 Karangmulyan Kabupaten Lebak Banten. Populasi penelitian adalah seluruh siswa dengan kriteria inklusi memiliki z-score IMT/U -2 SD sampai dengan >+2 SD. Metode pengambilan sampel menggunakan total purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 120 siswa. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah status gizi overweight sementara variabel independent meliputi usia, jenis kelamin, kecukupan asupan energi, protein, lemak, karbohidrat, rata-rata asupan serta total asupan SAFA,  protein heweni, protein nabati, dan total sukrosa. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji chi-square dan uji nonparametrik mann-whitney. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebanyak 11,7% siswa memiliki status gizi overweight dan obesitas. Adanya hubungan signifikan antara kecukupan energi OR 3,93 (95%CI: 1,21-12,8), kecukupan karbohidrat OR 9,28 (95%CI: 2,55-33,1) , dan total asupan SAFA dengan overweight. Penelitian ini tidak menunjukkan hubungan signifikan antara usia, jenis kelamin, kecukupan asupan protein, kecukupan asupan lemak, total asupan SAFA, total asupan protein hewani dan nabati, serta total asupan sukrosa.
Development and PLS-SEM Validation of a Multidimensional Instrument for Medication Adherence in Indonesian T2DM Patients Ivans Panduwiguna; Rani Sauriasari; Ratu Ayu Dewi Sartika; Woro Riyadina
Jurnal Kefarmasian Indonesia VOLUME 16, NUMBER 1, JUNE 2026
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

There are several instruments available to assess adherence levels, most have not comprehensively measured the determinants that influence patient behavior, especially in the context of the Indonesian culture. This study aims to develop and test the psychometric validity of a new instrument that can measure the determinants of medication adherence in T2DM patients in Central Bogor, Indonesia. This Study using the development method borg and gall method and expert panel, the instrument was tested for content validity using the content validity ratio (CVR) and content validity index (CVI). The population consisted of patients enrolled in the Noncommunicable Disease Risk Factors Study in Bogor City, based on data from the Health Development Policy Agency. Using purposive sampling of 170 patients with type 2 diabetes (T2DM) in Central Bogor. Structural model evaluation was performed using the partial least squares structural equation modeling (PLS-SEM) approach. The final instrument consisted of 7 constructs and 40 items. All items had adequate factor loading values (≥0.678), and all constructs showed good reliability (α = 0.678−0.975; CR > 0.8; AVE > 0.5). The results of the structural analysis showed significant relationships between the constructs and compliance. For example, perceived barriers played a negative role in compliance (β = −0.573; p < 0.001). The model fit index also showed adequate results (SRMR = 0.061; RMSEA = 0.047; NFI = 0.914). The developed instrument has strong psychometric characteristics and its use is feasible for the identification of factors that influence medication adherence in T2DM patients in Indonesia.
Hubungan Persepsi Hambatan dengan Kepatuhan Minum Obat pada Pasien Diabetes Melitus di Puskesmas Pasar Minggu Jakarta Selatan: The Relationship Perceived Barier with Adherence to Medication for Diabetes Mellitus Patients at the Pasar Minggu Health Center, South Jakarta Nia Apsari; Ratu Ayu Dewi Sartika
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 5 (2024)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i5.5114

Abstract

Latar belakang: Kepatuhan pasien untuk minum obat memegang peranan yang sangat penting untuk menjaga kadar glukosa darah agar berada dalam kisaran normal, mencegah komplikasi, meningkatkan keberhasilan terapi dan meningkatkan kualitas hidup pasien diabetes melitus. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk melihat kepatuhan minum obat pasien Diabetes Melitus dalam melakukan pengobatan di Puskesmas Kecamatan Pasar Minggu Jakarta Selatan. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional . Pengolahan data dilaksanakan pada bulan Februari 2024 menggunakan data sekunder. Sampel penelitian merupakan penderita diabetes melitus dengan rentang usia 25 – 64 tahun yang melakukan pengobatan di Puskesmas Pasar Minggu dengan jumlah sampel sebanyak 129 orang. Data secara univariat dan bivariat. Hasil: Dari penelitian ini menunjukkan bahwa 74 responden (57,4%) pada kepatuhan minum obat kategori tidak patuh. Variabel lainnya menunjukkan 68 responden (52,7%) kategori usia < 56 tahun, 95 responden (73,6%) berjenis kelamin perempuan, 98 responden (76%) tidak bekerja, 73 responden (56,6%) tingkat pendidikan rendah, 96 responden (74,4%) lama menderita DM > 1 tahun, 88 responden (68,2%) pengetahuan baik terhadap penyakit DM, 103 responden (79,8%) memiliki sikap individu yang baik, 98 responden (76%) memiliki persepsi manfaat negatif, 94 responden (72,9%) memiliki persepsi hambatan negatif, 66 responden (51,2%) memiliki efikasi diri kurang dan 82 responden (63,6%) dukungan keluarga kurang. Dari hasil uji statistik pada penelitian ini menunjukkan bahwa kepatuhan minum obat DM terdapat hubungan dengan hambatan persepsi yaitu p = 0,077 (p<0,1), sedangkan untuk variabel lainnya tidak ada hubungan dengan kepatuhan minum obat DM. Kesimpulan: Kepatuhan minum obat pasien diabetes melitus pada penelitian ini menunjukkan kategori tidak patuh dan terdapat hubungan antara kepatuhan minum obat dengan hambatan persepsi p = 0,077 (p<0,1) berdasarkan hasil uji statistik pada penelitian ini.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN ASUPAN ASAM LEMAK TAK JENUH GANDA PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI WILAYAH BOGOR TAHUN 2025 Hanita Rizki Tuzahra; Primasti Nuryandari Putri; Ratu Ayu Dewi Sartika
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 14, No 1 (2026): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v14i1.3062

Abstract

Kecukupan asam lemak tak jenuh ganda saat kehamilan dikaitkan dengan pengurangan risiko komplikasi kehamilan dan pertumbuhan janin yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui factor-faktor yang berhubungan dengan asupan asam lemak tak jenuh ganda pada ibu hamil trimester III di Kabupaten dan Kota Bogor. Penelitian ini merupakan penelitian cross-sectional yang dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Semplak, Pakansari, Sukamaju, dan Sindangbarang dengan jumlah responden sebanyak 124 ibu hamil dengan usia kandungan 26-32 minggu. Hasil uji chi square menunjukkan indeks massa tubuh (IMT) sebelum hamil sebagai factor yang berhubungan dengan asupan PUFA ibu hamil. berdasarkan hasil analisis regresi logistic ganda, terdapat 4 faktor yang merupakan confounding dari asupan PUFA ibu hamil yaitu pendapatan, IMT pra hamil, Riwayat hamil, dan keragaman pangan. Diperlukan adanya pemantauan status gizi ibu sebelum hamil serta menekankan pentingnya konsumsi sumber makanan tinggi omega 3 selama kehamilan.
Translation and validation of the Indonesian version of the Family Support Scale (FSS) for elderly Didi Kurniawan; Junaiti Sahar; Etty Rekawati; Ratu Ayu Dewi Sartika
Lentera Perawat Vol. 6 No. 4 (2025): October - December
Publisher : School of Health Sciences Al-Ma'arif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v6i4.611

Abstract

Abstract Background: Family support is a crucial determinant of elderly wellbeing, influencing emotional stability, independence, and overall quality of life. The Family Support Scale (FSS) is widely used internationally to measure perceived family support; however, no standardized Indonesian version has been available for elderly populations. Objective: This study aimed to translate, culturally adapt, and evaluate the validity and reliability of the Family Support Scale (FSS) for Older People into the Indonesian language for use among the elderly. Methods: A methodological design was applied using a standardized back-translation procedure encompassing forward translation, synthesis, blind back-translation, and expert harmonization. Fifty elderly respondents aged ≥60 years in Pekanbaru were recruited to assess the instrument’s psychometric properties. Construct validity was evaluated through corrected item–total correlation, while reliability was measured using Cronbach’s Alpha. Results: All 20 items demonstrated acceptable corrected item–total correlation values (>0.30), indicating good construct validity. Reliability testing yielded a Cronbach’s Alpha of 0.949, reflecting excellent internal consistency. The translation and cultural adaptation process successfully preserved semantic, cultural, and conceptual equivalence with the original instrument. Conclusion: The Indonesian version of the FSS is valid and reliable for assessing perceived family support among the elderly in Indonesia. The instrument is suitable for use in clinical practice, community health assessments, and elderly-focused research. Future studies should include larger and more diverse samples and incorporate exploratory and confirmatory factor analyses to further strengthen the construct structure.
Pengaruh Pendidikan Gizi terhadap Pengetahuan dan Perilaku Konsumsi Serat pada Siswa Ratu Ayu Dewi Sartika
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 17 No. 4 (2011)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um048v17i42011p322-330

Abstract

Pengaruh Pendidikan Gizi terhadap Pengetahuan dan Perilaku Konsumsi Serat Pada Siswa SD/MI. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan gizi terhadap perubahan pengetahuan dan perilaku konsumsi serat pada siswa SD/MI. Penelitian ini menggunakan disain studi kuasi eksperimental, pre-post intervention. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan skor penge­tahuan siswa sebelum dan setelah intervensi (p<0,05). Media yang dinilai cocok digunakan untuk kegiatan intervensi adalah kartu bergambar, cari kata (word search) dan simulasi makanan sumber serat. Peningkatan skor perilaku tertinggi setelah intervensi terdapat pada siswa SD Negeri, sebesar 28,19±11,52 (p<0,005), diikuti oleh siswa MI 4,33±10,02 (p<0,05) dan SD Swasta 1,07±8,04 (p>0,05). Asupan serat siswa SD/MI dinyatakan masih rendah (mencapai 20% dari Angka Kecukupan Gizi yang dianjurkan). Tidak ada pengaruh antara asupan serat, kebiasaan konsumsi buah dan sayur sebelum dan sesudah kegiatan intervensi (p>0,05). Sebaliknya terjadi penurunan kebiasaan konsumsi makanan jajanan, minuman berwarna dan soft drink (p<0,05). Sebaiknya pihak sekolah bekerja sama dengan POM (Persatuan Orangtua Murid) melakukan upaya yang serius dan berkesinambungan dalam menggalang gerakan cinta serat bagi siswa.
Co-Authors Adeline Vashtianada Agnia Nurul Hikmah Ahmad Syafiq Aini, Wita Nurul Akbar, M. Agung Alfiandary, Amalia Ratna Andini Retno Yunitasari Anies Irawati Anies Irawati Anis Kurniawati Annisa Nursita Angesti Aprilianti, Ririn Citra Asih Setiarini Asih Setiarini Asti Shafira Ayu Anisadiyah Bambang Setiaji Berna Elya Bernadette Victoria Damayanthie, Nasriah Diah Mulyawati Utari Diah Utari Dian Ayubi Didi Kurniawan Dilla Christina Dilla Christina Dwiana Ocviyanti Endang L. Achadi Endang Laksminingsih Achadi Endang Laksminingsih Achadi Etty Rekawati Evi Martha Fadila Wirawan Fajarini, Isna Aulia Fatma Syukrina Fatmah Fatmah Fety Fathimah Al Mubarokah Fitri Hudayani Gupta, Prateek Hafshah Farah Fadhilah Haifa, Alifia Fauziyyah Hanita Rizki Tuzahra Hasbullah Thabrany Hermawan Saputra Hikmah, Agnia Nurul Hudayani, Fitri Iche Andriyani Liberty, Iche Andriyani Ilham Ibrahim Ira Primona Simarmata Irgananda, Anisa Ilhami Isna Aulia Fajarini Ivans Panduwiguna Jamilla Upik Noras Jamilla Upik Noras Jufran Juanda Junaiti Sahar Junengsih Junengsih Kalinaki Hanifar Kelvin Halim Kusharisupeni Djokosujono Mizna Sabilla Muhammad Ridho Nugroho Mukhlidah Hanun Siregar Nabbila Dinda Pramesti Nabilla Atelya Nadia Husnul Khotima Neilva Lailatusyifa Nia Apsari Ningsih, Winda M Norma B Toduho Nur Intania Sofianita Nurul Dina Rahmawati Nurul Dina Rahmawati Nuryandari, Primasti Nuryati, Tati Panduwiguna, Ivans Prateek Gupta Prihantinah, Wenty Primasti Nuryandari Putri Primasti Nuryandari Putri Primasti Nuryandari Putri Primasti Nuryandari Putri Primasti Nuryandari Putri Primastri Nuryandari Putri Puspitasari, Rara Merinda Putri, Primasti Nuryandari Putri, Rizti Millva Qomariyanti, Khairunisa Qomariyanti, Khairunnisa Qori Az- Zahra Rahmawati, Nurul Dina Rahmi Safyanty Rani Sauriasari Rani Sauriasari, Rani Ratih Dewanti -Hariyadi Renaldi, Fransiskus Samuel Retnosari Andrajati Retnosari Andrajati Ririn Akmal Sari Ririn Arminsih Wulandari Riris Sakinah Rissa Rizkiia Z Rizti Millva Putri Rizti Millva Putri Rizti Millva Putri Rooslanda, Elfrida Ruth Desinta Purnamasari Sada Rasmada Sada Rasmada Safyanty, Rahmi Salsabila Kurnianingtyas Sandra Fikawati Santoso, Cornelia Lugita Sarah Mardiyah Sarah Mardiyah Sholihah, Lini Anisfatus Shukri, Nurul Husna Mohd Siska Maytasari Siti A Pujonarti Siti Chodijah Siti Hana Suci Hajati Husma Suci Reno Monalisa Sudibyo Supardi Sudibyo Supardi Suryani, Tatiek Tria Astika Endah Permatasari Trini Sudarti Trini Sudiarti Trini Sudiarti Triyanti Triyanti Triyanti Triyanti Triyanti Triyanti Triyanti Triyanti Triyanti Triyanti Urip Purwono Urip Purwono Veryanti, Putu Rika Victoria, Bernadette Wawan Gunawan Wilis, Nabila Sekar Winda Mulia Ningsih Winda Mulia Ningsih Winda Mulianingsih Wirawan, Fadila Wita Nurul Aini Woro Riyadina Woro Riyadina Yessy Nur Handayani Youvita Indamaika Simbolon Yuliyani Yuliyani YUSNITA YUSNITA Yvonne M. Indrawani Yvonne M. Indrawani Yvonne M. Indrawani