Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Profesional Fisioterapi

MANAJEMEN FISIOTERAPI PADA CEREBRAL PALSY SPASTIK HEMIPLEGI DENGAN METODE NEURO DEVELOMPMENT TREATMENT UNTUK KEMAMPUAN BERJALAN SEBUAH STUDI KASUS Ayu Permata; Hidayati Zein, Renni; Rizal, Yose; Vikri Fahrezi, Muhammad
JURNAL PROFESIONAL FISIOTERAPI Vol. 4 No. 2 (2025): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/fisioterapi.v4i2.9519

Abstract

Cerebral palsy (CP) adalah kondisi neurologis kelumpuhan otak yang mempengaruhi kemampuan motorik dan postur tubuh, yang sering kali disebabkan oleh kerusakan otak yang terjadi sebelum, selama, atau setelah kelahiran. Cerebral palsy hemiplegik spastik merupakan subtipe dari cerebral palsy yang menyebabkan kekakuan dan kelemahan otot pada satu sisi tubuh. Kondisi ini disebabkan oleh kerusakan otak atau kelainan saat lahir, yang menyebabkan masalah kontrol dan koordinasi motorik. Fisioterapi sangat penting untuk menangani kondisi ini, yang bertujuan untuk mengurangi spastisitas, meningkatkan kekuatan, meningkatkan keterampilan motorik, memberikan dukungan ortotik, memfasilitasi latihan berjalan, dan memberikan edukasi. Pendekatan intervensi Fiisoterapi dengan Neuro Development Treatment (NDT) berfokus pada normalisasi otot hypertone atau hypotone. Intervensi penanganan NDT melatih reaksi keseimbangan, gerakan anak, dan fasilitasi. Tujuan: Untuk mengetahui efektifitas pengaruh pemberian intervensi fisioterapi NDT pada cerebral palsy spastik hemiplegi dalam meningkatkan kemampuan berjalan. Metode: Penelitian ini adalah studi kasus dengan menggunakan Single-subject research yang dilakukan kepada seorang anak kondisi CP Hemiplegi 5 tahun dengan program fisioterapi 2 kali seminggu. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan Gross Motor Function Measure (GMFM) dimensi E. Hasil: Setelah dilakukan didapat hasil yaitu adanya peningkatan kemampuan yaitu 2,8% peningkatan terlihat dari kemampuan berjalan sebelum terapi 84,7% dan sesudah terapi meningkat menjadi 87,5%. Kesimpulan: Pelaksanaan Progam Fisioterapi dengan menggunakan metode Neuro Development Treatment (NDT) mampu untuk meningkatkan kemampuan berjalan yang dialami anak Cerebral Palsy Spastik Hemiplegi selama 4 minggu
EFEKTIVITAS NEURODYNAMIC EXERCISE DAN NEUROMUSCULER TAPING TERHADAP FUNGSI TANGAN PADA IBU HAMIL DENGAN CARPAL TUNNEL SYNDROME: STUDI KASUS Ayu Permata; Muawanah, Siti; Rizal, Yose; Taqwin Alhabsyi, Ahsana
JURNAL PROFESIONAL FISIOTERAPI Vol. 5 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/fisioterapi.v5i1.11055

Abstract

Introduction: Carpal Tunnel Syndrome (CTS) is a neuromusculoskeletal condition commonly experienced by pregnant women in the third trimester. This condition is caused by fluid retention, which causes swelling and compression of the nerve within the carpal tunnel. Hormonal fluctuations such as progesterone, estrogen, renin, and angiotensin during pregnancy contribute to swelling and compression of the median nerve. Symptoms resulting from median nerve compression include pain, numbness, and tingling sensations in the hand. These symptoms can reduce hand functional ability, interfere with daily activities, and decrease the quality of life of pregnant women. The management of CTS in pregnancy is limited in the use of innovative, safe, and effective non-pharmacological, physiotherapy-based interventions to address movement and hand function disorders. Neurodynamic exercise is a median nerve mobilization technique that alters nerve length in relation to surrounding structures and improves intraneural blood flow. This technique focuses on stretching methods that reduce neural tension and help restore nerve function. Neuromuscular taping (NMT) helps reduce fluid congestion, improve blood and lymphatic circulation, decrease excess heat, restore tissue homeostasis, and reduce inflammation and pain receptor hypersensitivity. Objective: To determine the effectiveness of neurodynamic exercise and neuromuscular taping as physiotherapy interventions on hand function in pregnant women with carpal tunnel syndrome. Methods: This study was a case study using a single-subject research design conducted on a third-trimester pregnant woman with CTS. The physiotherapy program was delivered six times over three weeks, from April 13 to April 29, 2025. Hand functional ability was evaluated using the Wrist–Hand Disability Index (WHDI). Results:After the physiotherapy intervention, the WHDI score decreased from 40% (moderate disability) before intervention to 18% (minimal disability) after intervention. Conclusion: Neurodynamic exercise combined with neuromuscular taping had a positive effect on hand functional ability in a pregnant woman with carpal tunnel syndrome.