Claim Missing Document
Check
Articles

Tingkat Investasi Wisata di Kabupaten Pesisir Selatan Tahun 2010-2017 nanda elsyana mutia; Yurni Suasti; fitriana Syahar
JURNAL BUANA Vol 2 No 4 (2018)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana.v2i4.167

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) perkembangan investasi wisata di Pesisir Selatan tahun 2010-2017. (2) Sasaran investasi dalam perkembangan objek wisata di Kabupaten Pesisir Selatan tahun 2010-2017. Jenis Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Lokasi Penelitian ini di lakukan di Kabupaten Pesisir Selatan. Subjek dalam penelitian ini adalah Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu dan Dinas Pariwisata serta pihak pengelolah wisata yang ada di kabupaten Pesisir selatan. Penelitian ini dilakukan pada semester ganjil tahun ajaran 2017/2018. Teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Alat pengumpulan data panduan wawancara, catatan lapangan, tape recorder, camera, teknik analisis data reduksi data, teknik keabsahan data menggunakan triangulasi. Penelitian ini menghasilkan bahwa (1) perkembangan investasi dalam wisata Tahun 2010-2017 dapat dijelaskan dari tahun 2010-2011 menurun, tahun 2011-2015 mengalami kenaikan dan dari 2015-2016 menurun lagi dan di akhir 2017 naik lagi. (2) untuk sasaran lokasi investasi para investor banyak yang melirik ke arah Carocok serta Bukit Langkisau karena sasaran tersebut baik untuk di kembangkan serta menjanjikan dilihat dari tingkat atau jumlah wisatawan yang banyak datang ke sana. Kata Kunci: Tingkat Investasi, wisata. ABSTRACT This study aims to determine (1) the development of tourism investment in the South Coast in 2010-2017. (2) Investment target in the development of tourism object in South Pesisir Regency 2010-2017. This type of research is a qualitative descriptive research. The location of this research is done in Pesisir Selatan Regency. Subjects in this study are the Board of Investment and Integrated Licensing Services and Tourism Department and the tourism pengelolah existing in the southern Pesisir district. This study was conducted in the odd semester of the academic year 2017/2018. Observation data collection techniques, interviews and documentation. Data collection tool interview guide, field notes, tape recorder, camera, data analysis techniques data reduction, data validity techniques using triangulation. This study resulted that (1) the development of tourism investment in 2010-2017 can be explained from the year 2010-2011 decreased, the year 2011-2015 has increased and from 2015-2016 decline again and in late 2017 rise again. (2) to target investment location of many investors who glance in the direction of Carocok and Langkisau hill because the target is good to be developed and promising seen from the level or number of tourists who many come there. Keywords: Investment grade, tourism.
Profil Rumah Tangga Miskin di Nagari Pakan Rabaa Tengah Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh Kabupaten Solok Selatan Vivi dona sari; Yurni Suasti; ratna wilis
JURNAL BUANA Vol 2 No 4 (2018)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana.v2i4.222

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tingkat kemiskinan dan profil rumah tangga miskin di Nagari Pakan Rabaa Tengah. Jenis Penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh rumah tangga miskin yaitu 565 KK dengan jumlah sampel 57 KK. Hasil penelitian ini menemukan bahwa : (1) tingkat kemiskinan masih tinggi, karena hampir 100 % jumlah rumah tangga miskin masuk ke dalam pentahapan keluarga sejahtera I (miskin), (2) profil rumah tangga miskin adalah: tingkat pendidikan kepala keluarga sebagian besar tamat SD, sebagian besar rumah tangga miskin memiliki jarak ke sekolah 7 km, umumnya rumah tangga miskin memiliki anak putus sekolah 2 orang, rata-rata rumah tangga miskin memiliki beban anggota keluarga 4 orang, jenis pekerjaan umumnya buruh tani, tidak memiliki usaha sampingan, tidak memiliki sumber modal usaha sampingan, pendapatan rumah tangga miskin masih rendah, pengeluaran rumah tangga miskin sangat besar, dan lahan pertanian milik kaum. ABSTRACT This study aims to determine poverty and the factors that cause poverty in Nagari Pakan Rabaa Tengah, Koto Parik Gadang Diateh Kabupaten Solok Selatan. This type of research is quantitative descriptive. The population in this study were all poor households with a number of 565 households with a total sample of 57 respondents. The results of this study indicate that (1) poverty is still high (96.49%) poor households including poor (I) poor families. (2) the factors that cause poverty are: (a) education level of primary school heads (49.12%), (b) distance of poor households to school 7 km (43.85%), (c) number of children dropping out 2 students (82.45%), (d) the number of family members 4 (61.40%), (e) the type of farm labor (70.17%), (f) no side business (94 , 73%), (g) non-existent business capital sources (94.73%), (h) income in the range of Rp 71,000 - Rp 80,000 per day (70.17%), (i) expenditure in the range of Rp 201,000 - Rp 300,000 per day (96.49%), (j) land ownership status belonging to the people (96.49%).
Analisis Tingkat Pendapatan Rumah Tangga Nelayan Tangkap Sebelum dan Pasca Langkanya Fauna Endemik Rinuak (rosterang ryroania) di Kenagarian Koto Malintang Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam Rido Fernando Fernando; Yurni Suasti; yudi antomi
JURNAL BUANA Vol 2 No 4 (2018)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana.v2i4.223

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk melihat perubahan mata pencaharian dan tingkat pendapatan kepala rumah tangga nelayan tangkap sebelum dan pasca langkanya fauna endemik rinuak (rosterang ryroania) (Sebelum dan pasca November 2016). Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian adalah kepala rumah tangga nelayan tangkap dan sampel responden yaitu total sampling dengan sampel wilayah dibatasi menjadi 3 jorong sehingga berjumlah 70 orang.. Penelitian menemukan : (1) Profil kepala rumah tangga nelayan tangkap terbanyak berdasarkan umur yaitu 45-49 tahun. Tingkat pendidikan yaitu SD sampai akademi dan yang tebanyak adalah SD. (2) Sebahagian besar mata pencaharian nelayan tangkap setelah langkanya fauna endemik rinuak (rosterang ryroania) mengalami perubahan pada umumnya yaitu sebagai petani , buruh keramba Jaring Apung (KJA) dan yang bertahan sekitar 20%. (3) Pendapatan pokok nelayan tangkap pasca langkanya fauna endemik rinuak (rosterang ryroania) mengalami penurunan dari rata-rata sebelumnya Rp.2.560.000 menjadi Rp.1.700.000. Abstrack This study aims to look at changes in livelihoods and income levels of capturing fishermen's household heads before and after the scarcity of endemic rinuak fauna (rosterang ryroania) (before and after november 2016). This type of research is quantitative descriptive. The study population was the head of the capture fishermen's household and the sample of respondents, namely the total sampling with a sample area restricted to 3 jorong so that there were 70 people. The study found: (1) Profile of the most capture fishermen household heads based on age, namely 45-49 years. The level of education is elementary school to academy and the most elementary school. (2) Most of the livelihoods of fishermen caught after the rare fauna endemic rinuak (rosterang ryroania) experienced changes in general, namely as farmers, the floating cage labored (KJA) and who survived around 20%. (3) The main income of fishermen catches after the scarcity of endemic fauna (rosterang ryroania) has decreased from the previous average of Rp. 2,560,000 to Rp. 1,700,000.
KOMPARASI ANGGARAN OBJEK WISATA PULAU PASUMPAHAN DAN PULAU ANGSO DUO PROVINSI SUMATERA BARAT Dela Oktaviani Chandra; Yurni Suasti; Fitriana Syahar
JURNAL BUANA Vol 2 No 5 (2018)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana.v2i5.227

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini mendeskripsikan: perbandingan pemasukan dana dan alokasi dana antara objek wisata Pulau Pasumpahan dan Pulau Angso Duo dari tahun 2015-2017. Data yang digunakan adalah data sekunder dari tahun 2015-107. Penelitian ini menemukan alokasi anggaran Pulau Pasumpahan tahun 2005 adalah Rp. 225.000.000,00 naik menjadi Rp. 400.000.000 pada tahun 2016 dengan kenaikan 56,25%, kemudian naik lagi menjadi Rp. 895.000.000,00 pada tahun 2017 dengan kenaikan 44,69%. Sedangkan pemasukan anggaran Pulau Angso Duo pada tahun 2015 adalah Rp. 228.000.000,00 naik menjadi Rp. 277.000.000,00 pada tahun 2016 dengan kenaikan 82,31% , kemudian naik lagi menjadi Rp. 395.000.000,00 pada tahun 2017 dengan kenaikan 70,12%. Bila dibandingkan kedua objek tersebut, alokasi anggaran lebih besar di Pulau Pasumpahan dari pada di Pulau Angso Duo tetapi bila dibandingkan persentase, kenaikannya lebih tinggi di Pulau Angso Duo dari pada di Pulau Pasumpahan. Alokasi dana Pulau Pasumpahan untuk 6 asset sedangkan Pulau Angso Duo untuk 5 asset, sehingga dana Pulau Pasumpahan lebih lengkap dari pada Pulau Angso Duo. Kata Kunci: Komparasi Anggaran, Aset, Objek Wisata. ABSTRACT The purpose of this study is to describe: the comparison of fund revenues and allocation of funds between Pasumpahan Island and Angso Duo Island tourist objects from 2015-2017. The data used is secondary data from 2015-107. This study found that the 2005 Pasumpahan Island budget allocation was Rp. 225,000,000.00 rose to Rp. 400,000,000 in 2016 with an increase of 56.25%, then rose again to Rp. 895,000,000.00 in 2017 with an increase of 44.69%. While the revenue of Angso Duo Island in 2015 was Rp. 228,000,000.00 rose to Rp. 277,000,000.00 in 2016 with an increase of 82.31%, then rose again to Rp. 395,000,000.00 in 2017 with an increase of 70.12%. When compared to the two objects, the budget allocation is greater in Pasumpahan Island than in Angso Duo Island but when compared to the percentage, the increase is higher in Angso Duo Island than in Pasumpahan Island. Pasumpahan Island funds allocation for 6 assets while Angso Duo Island is for 5 assets, so Pasumpahan Island funds are more complete than Angso Duo Island. Key term: Budget comparation, Asset, Tourist attaction.
Partisipasi Pedagang kaki lima dalam Pengelolaan Sampah Pasar bawah kota Bukittinggi mentari tari; Yurni Suasti; fitriana Syahar
JURNAL BUANA Vol 2 No 5 (2018)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana.v2i5.232

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat partisipasi pedagang kaki lima dalam pengelolaan sampah Pasar Bawah Kota Bukittinggi yang terletak di kecamatan Guguak Panjang Kota Bukittinggi. Jenis penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif yang dilaksanakan selama 3 bulan. Populasi dalam penelitian ini seluruh pedagang kaki lima yang berjualan di Pasar Bawah Kota Bukittinggi berjumlah 577 orang. Teknik sampel menggunakan Random sampling dengan rumus slovin dan jumlah sampel 85 pedagang kaki lima. Alat pengumpul data yang digunakan adalah angket dan data diolah menggunakan formula persentase. Berdasarkan hasil analisis deskriptif maka dapat diketahui tingkat partisipasi pedagang kaki dalam pengelolaan sampah di Pasar Bawah Kota Bukittinggi tergolong baik dengan skor keseluruhan yang di dapat yaitu 1910. Bentuk partisipasi tertinggi yaitu partisipasi membayar retribusi sampah dengan persentse 12,77 %. Kata Kunci : Partisipasi, Pedagang kaki lima, Pengelolaan Sampah Abstract This study aims to determine the level of participation of street vendors in waste management in Pasar Bawah Bukittinggi city which located in Guguak Panjang Sub-district, Bukittinggi city. This type of research uses quantitative descriptive method which is carried out for 3 months. The population in this study all the street vendors selling in the Pasar Bawah of Bukittinggi City totaled 577 people. The sample tecnique uses Random Sampling with Slovin formula and the number of samples is 85 street vendors. Data collection tools used are questionnaires and data processed using percentage formulas. Based on the results of the descriptive analysis, it can be seen that the participation level of street vendors in the Pasar Bawah management of Bukittinggi is classified as good with an overall score of 1910. The highest form of participation is participation in paying waste retribution with a percentage of 12,77%. Keywords : participation, street vendors, waste management
Internalisasi Karakter Peduli Lingkungan Melalui Pembelajaran Geografi di Sekolah Adiwiyata (Studi Kasus: SMAN 11 Padang) Dewi Yulia Noviarti; Yurni Suasti; Dedi hermon
JURNAL BUANA Vol 2 No 5 (2018)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana.v2i5.233

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripikan dan menganalisis muatan nilai karakter peduli lingkungan dalam RPP, transformasi nilai, transaksi nilai, dan trans-internalisasi nilai. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian yaitu guru geografi yang mengajar di kelas XI IS 2 SMAN 11 Padang. Metode pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan analisis dukomen. Teknik analisis data berupa reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Guru belum memasukkan nilai karakter peduli lingkungan dalam RPP. (2) Transformasi nilai dilaksanakan guru dengan memperkenalkan nilai karakter peduli lingkungan di kelas. (3) Transaksi nilai dilaksanakan guru dengan membiasakan peserta didik melaksanakan kegiatan peduli lingkungan di kelas. (4) Trans-internalisasi nilai dilaksanakan guru dengan memberikan teladan dalam melaksanakan nilai karakter peduli lingkungan di kelas. Kata kunci: Internalisasi, karakter peduli lingkungan, pembelajaran geografi Abstract This study aimed to describe and analyze the content of character care for the environment in the RPP, transformation of value, transaction of value, trans-internalization of value. This research is a descriptive qualitative research. The research subject was geography teacher who taught in class XI IS 2 of SMAN 11 Padang. The Methods of data collection with observation, interview, and document analyzes. The techniques of data analyze were data reduction, data display, and verification. The validity of data used triangulation of sources and technique. The results of study indicated that: (1) The teacher does not yet to include the value of character care for the environment in the RPP. (2) Transformation of value was habituation by the teacher to students for introducing the value of character care for the environment in the classroom. (3) The transaction of value was implemented by the teacher to familiarize students with activities for care the environment in the classroom. (4) The trans-internalization of value was imolemented by the teacher to provide the example of caring the environment in the classroom. Key word: Internalization, character care for the environment, learning of geography
Aspirai Orang Tua tentang Pendidikan Anak di Jorong Kampuang Pisang Nagari Koto Panjang Kecamatan IV Koto Kabupaten Agam mutiara putri insani; Yurni Suasti; ratna wilis
JURNAL BUANA Vol 2 No 5 (2018)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana.v2i5.245

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aspirasi orang tua tentang pendidikan anak di Jorong Kampuang Pisang Nagari Koto Panjang Kecamatan IV Koto Kabupaten Agam.Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah orang tua yang memiliki anak usia sekolah. Penelitian ini dikumpulkan dalam wawancara mendalam dan dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. Penelitian ini menemukan: (1) Cita-cita orang tua terhadap pendidikan anaknya yaitu orang tua ingin anaknya menjadi dokter, guru, abdi negara, wanita karir, dan lain sebagainya. (2) Hasrat berkaitan dengan usaha orang tua untuk mewujudkan cita-cita orang tua terhadap anaknya, seperti memasukkan anak ke sekolah formal, orang tua tidak membedakan pendidikan antara anak laki-laki dan anak perempuan, bagi orang tua sama nilai keduanya, dan berusaha memenuhi kebutuhan anak walau sering terkendala biaya (3) Ketetapan hati berkaitan dengan kepuasan orang tua terhadap apa yang telah dicapai anaknya, orang tua merasa puas jika cita-cita mereka terhadap anak bisa terwujud. Abstract This study aims to describe aspirations of parents about children's education in Jorong Kampuang Pisang Nagari Koto Panjang District IV Koto Kabupaten Agam. This type of research is descriptive qualitative. The informants in this study are parents who have school-age children. This research was collected in in-depth interviews and analyzed through data reduction, data presentation, and conclusions. This research found: (1) parents' aspirations for their children's education, namely parents want their children to be doctors, teachers, state servants, career women, and so on. (2) Desire is related to the efforts of parents to realize the ideals of parents towards their children, such as entering children into formal school, parents do not distinguish education between boys and girls, for parents both values, and trying to fulfill needs of children even though often constrained by costs (3) Determination of the relationship with parents' satisfaction with what their children have achieved, parents feel satisfied if their aspirations for children can be realized
PENINGKATAN PENGETAHUAN SISWA TENTANG MATERI MANFAAT SIG TERHADAP MITIGASI BENCANA MELALUI PEMANFATAAN MEDIA BERBASIS SIG DI SMAN 5 PADANG TAHUN PELAJARAN 2018/2019 RAHMAT HIDAYAT; Yurni Suasti
JURNAL BUANA Vol 2 No 5 (2018)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana.v2i5.252

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan pengetahuan siswa sebelum dan sesudah menggunakan media berbasis SIG di SMAN 5 Padang.Jenis penelitian adalah penelitian Eksperimen Quasi dengan subyek penelitian siswa kelas XII IPS 1 di SMAN 5 Padang. Teknis analisis data yang digunakan Paired Sampel T-Test. Penelitian ini menemukan peningkatan hasil belajar siswa yang signifikat tentang materi Manfaat SIG Terhadap Mitigasi Bencana setelah dilakukannya perlakuan belajar dengan menggunakan media berbasis SIG dibandingkan sebelum dilakukan perlakuan menggunakan media berbasis SIG. Abstract This research aims to know increasing of student’s knowledge before and after using GIS based media in SMA Negeri 5 Padang. This type of research is an experimental study with the student’s of XII IPS1 in SMA Negri 5 Padang as the subject. The data analysis techniques used a Paired T-Test Approach. The results of this research found that the student learning outcome was increased after learning using GIS based media compared to before GIS based media.
DAMPAK PEMBANGUNAN JALAN LINGKAR NIPAH TERHADAP KEGIATAN EKONOMI MASYARAKAT DI PANTAI AIR MANIS KOTA PADANG Memo Memito; Yurni Suasti
JURNAL BUANA Vol 2 No 5 (2018)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana.v2i5.255

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk melihat komparasi jumlah aset dan pendapatan yang diperoleh pelaku ekonomi di Pantai Air Manis sebelum dan sesudah pembangunan Jalan Lingkar Nipah. Jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan subyek penelitian pelaku ekonomi. Data dianalisis menggunakan Paired Sample T-Test terhadap 133 pelaku ekonomi. Hasil penelitian menemukan terdapatnya peningkatan signifikan jumlah aset kelompok pelaku ekonomi pedagang makanan, jasa ATV, pedagang minuman, pedagang souvenir dan aksesories, dan sebaliknya tidak terjadinya peningkatan jumlah aset kelompok pedagang makanan minuman, pedagang pakaian dan penyedia jasa. Terdapatnya peningkatan pendapatan yang signifikan yang diperoleh semua kelompok pelaku ekonomi di Pantai Air Manis sebelum dan sesudah pembangunan Jalan Lingkar Nipah. Kata Kunci: Pembangunan Jalan, Kegiatan Ekonomi, Pantai Air Manis Abstract This research aims to look at the comparative amount of assets and income earned by economic actors in the Air Manis Beach before and after the construction of the Lingkar Nipah Road. Type of quantitative descriptive research with subjects of economic actors. The data were analyzed using Paired Sample T-Test on 133 economic actors. The research found a significant increase in the number of asset groups of food traders, ATV services, drink traders, souvenir and accessories traders, and conversely there was no increase in the number of assets of food and beverage merchants, clothing traders and service providers. There is a significant increase in the income earned by all groups of economic actors in Air Manis Beach before and after the construction of the Lingkar Nipah Road. Keywords: Road Construction, Economic Activities, Air Manis Beach
ANALISIS RTRW KOTA PADANG TAHUN 2010-2030 UNTUK PUSAT PENGEMBANGAN WILAYAH KOTA DI KAWASAN AIA PACAH KECAMATAN KOTO TANGAH anggun oktavia; Yurni Suasti; ahyuni .
JURNAL BUANA Vol 2 No 5 (2018)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana.v2i5.260

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan menganalisis kesesuaian lokasi kawasan Aia Pacah Kecamatan Koto Tangah sebagai sub pusat pelayanan kota di Kota Padang dan mendeskripsikan kesesuaian RTRW Kota Padang tahun 2010-2030 dengan ketersediaan fasilitas pusat pengembangan wilayah kota di Kawasan Aia Pacah Kecamatan Koto Tangah.Penelitian ini merupakan analisis data sekunder meliputi jumlah penduduk kelurahan di Kecamatan Koto Tangah, jumlah penduduk kecamatan di Kota Padang, jarak antar kelurahan di Kecamatan Koto Tangah, jarak antar Kecamatan di Kota Padang, dan jumlah fasilitas umum pada tahun 2017. Teknik penelitian ini menggunakan analisis potensial demografis dan analisis hirarki. Hasil penelitian ini menunjukkan kelurahan Aia Pacah kurang sesuai dijadikan sebagai pusat pengembangan wilayah kota, karena interaksi antar kelurahan tergolong rendah. Sedangkan Kelurahan Lubuk Buaya sesuai dijadikan sebagai pusat pengembangan wilayah kota karena kelurahan tersebut dari segi fasilitas dan interaksi tergolong tinggi. Untuk kesesuaian lokasi pengembangan wilayah kota pada Kecamatan di Kota Padang adalah Kecamatan Koto Tangah dan Kecamatan Padang Timur, karena dari segi fasilitas dan interaksi pada kedua kecamatan tersebut sangat mendukung dan memadai dijadikan sebagai pusat pengembangan wilayah kota di Kota Padang. Kata kunci : pengembangan wilayah, RTRW, potensial demografis, hirarki Abstract This study aims to analyze the suitability of the location of the Aia Pacah area of ​​Koto Tangah District as a sub-service center of the City in Padang City and describes the suitability of the Padang City Spatial Plan 2010-2030 with the availability of urban development center facilities in Aia Pacah District, Koto Tangah District. This research is a secondary data analysis which includes the population of villages in Koto Tangah Subdistrict, the population of sub-districts in Padang City, the distance between villages in Koto Tangah Subdistrict, the distance between Subdistricts in Padang City, and the number of community facilities in 2017. Data collection techniques are analysis of demographic potential and hierarchical analysis. The results of this study indicate that the village of Aia Pacah is not suitable to be the center of urban development, because the interaction between the whole is relatively low. Whereas Lubuk Buaya village is suitable to be used as a center for urban area development because the kelurahan in terms of facilities and interaction is relatively high. For the suitability of the location of urban development in the sub-districts of Padang City, it is Koto Tangah Subdistrict and Padang Timur Subdistrict, because in terms of facilities and interactions in the two sub-districts it is very supportive and sufficient to be used as an urban development center in Padang City.
Co-Authors . Triyatno ade irma Ade Perdana Putra ahyuni . Ahyuni Ahyuni Ahyuni ahyuni ahyuni aziz Aini Lativa, Nur’ Akmal, Zika Alraniri, Dawet Amrin Sobirin Andika Rahman Andrio Saputra anggun oktavia Anita Ratu Sitrah Ardi Wijayanto Azmi, Nadya Al Azwar Ananda Bayu Wijayanto Beben Saputra Bestary Rizkiani, Ardhika Bigharta Bekti Susetyo Deded Chandra Dedi Hermon Dela Oktaviani Chandra Delli Hardianti Detti Wijayanti Dewi Yulia Noviarti Dewi, Susi Fitria Dilla Marfa Wanni dion, nofrion Emillia Shandia Dewi Endah Purwaningsih Endah Wahyuningtias Erianjoni Erianjoni erna wati erna, ernawati Ernawati Ernawati Ernawati Ernawati Erniwati Erniwati Fadhilah Santi Harahap faiz zaindra Falah, Nur Fatmariza Fatmariza Fatmariza febri pratama febriandi . febriandi . febriandi andi fefrori putri Fella Melifa Fenni Febriati Fikri Akbar Dinata Fikri Hidayatullah Fina, Safinatun Najah Fini Yuliska Fransiscus Elfin Hulu, Richard Frist Adam Tampubolon gebi permata sari Gilang Satrya Purnama Gustina, Adri Harahap, Muhammad Ranto Harby Prasetya Hardiyanti Rizki Saputri harpendi pendi bahri Haryati, Riri Hendry Frananda, Hendry Henni Muchtar Ideal Putra IDRIS AFANDY Ika Laksita Warti Ika Reski Yolanda Ikhwan Ikhwan Ilham Rahmat Yadi Ilhamdi Bagus Perdana Ilvia Rahmi Indrawadi, Junaidi irma putri arima Irwan Hamdi Iswara, Dedi Izhar, Herliani Joesa Yolandari Khairani Khairani Khairil Khairil Lailatur Rahmi Lisa, Nur Ifa Lusiana, Eva M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . Maisyaqinah Qinah Maria Montessori Medeti, Siti Florensia Memo Memito mentari tari Meri Andani Meri Novia Roza Mirna Erisya Misrida aini Mona Adria Wirda muhammad arfan latanza Muhammad Ikhsan Munadi Munadi Murni Sulastri Muthmainnah Istiqadinalova Halibrata Mutia Ayulanda Mutiara Indah Shafira mutiara putri insani Nada Nilam Suri Nadia Turrahima nanda elsyana mutia Nelly Neny Widya. N Pane Nia Audina Nilam Purnama Sari Nilam Putri Cahayati noveri yarmansyah Nurhidayah, Tiara Parin nurmansyah, eric Osmi Zein R Paus Iskarni Prasantika, Arsih Putri Andini PUTRI WAHYUNI Putri, Hellen Apriani Rafelyna Afrilla Rahmad Ramadhan Rahmanelli Rahmanelli RAHMAT HIDAYAT Rahmayoni Rahmayoni rahmi ulfa fajrina Rama Laicha Ramadani, Nadila ramadhan fahrul Ramadhan, Risky Randa Permata Ilahi Ratna Wilis ratna willis Reka Maulidina Maulidina Reni Pristia Wani Rery Novio rezki dwi pernanda dwi pernanda Rezki Pratama Ridho Al Maghribi Rido Fernando Fernando Rika Febriani Rika Reskika Roni - Firdaus Roni Suryadi Rosnelly, Rosnelly RR. Ella Evrita Hestiandari Safina, Laila Salsadila Avron Santoso, Titis Saputri, Elza Yulian Shinta, Ridvia Silvi Herwindah Siska Sasmita Siti Khodijah Sri Mariya Suci Allara Putri Suhadi Rahman Surtani Surtani Syafri Anwar Syahar, fitriana Syamsiar, Syamsiar tio buana putra Titi Syafura Triska, Epa Triyatno Triyatno Uirma Triwi Deana Ulyadi Adam Vandy Fahrul Vivi dona sari wahyuni fajriah Wely Yelvia Sartika Widya Prarikeslan Wulan Sri Handayani Wulandari, Fitria Irza yanti, elfi da Yanti, Eriza YEFRIDA KOGOYA KOGOYA Yolanda Putri, Resti Yolandari, Joesa Yudi Antomi Yulia Yulia yulia, yananda yulia Yusuf Baihaqi Yuyun Sri Handayani Zahra Miftahul Ain Zahra Miftahul Aini zalni, fina okta Zulfina, Ilma