p-Index From 2021 - 2026
5.356
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Asas: Jurnal Sastra Teknosains: Media Informasi Sains dan Teknologi Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik AGRISE Jurnal Gramatika Jurnal Maneksi (Management Ekonomi Dan Akuntansi) Jurnal Ecopsy Indonesian Journal of Strategic Management JURNAL INSTEK (Informatika Sains dan Teknologi) Jurnal AKSI (Akuntansi dan Sistem Informasi) Jurnal ULTIMA Accounting JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Indonesian Physical Review Ekspose: Jurnal Penelitian Hukum dan Pendidikan Jurnal Agrium Jurnal Idiomatik: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Kode : Jurnal Bahasa EDUSTUDENT: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Jurnal Sastra Indonesia JGK (Jurnal Guru Kita) Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Informasi Pengabdian Masyarakat Jurnal Restorasi Hukum AL HAZIQ: Journal of Community Service Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan Zona Kebidanan : Program Studi Kebidanan Universitas Batam JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Intelek Insan Cendikia Jurnal Ilmiah Manajemen dan Akuntansi SENMEA Hikamatzu Journal of Multidisciplinary Research Algoritma: Jurnal Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam, Kebumian dan Angkasa JURNAL KELUARGA SEHAT SEJAHTERA Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi Journal Digital Technology Trend Welfare: Jurnal Pengabdian Masyarakat Elementary Education Research Wellness Jurnal Kesehatan dan Pelayanan Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

ANALYSIS OF SUPERIOR COMMODITIES AND DETERMINATION OF AGROPOLITAN ACTIVITY CENTER IN SANROBONE Siradjuddin, Irsyadi; Sari, Yuliana; Azizah, Nurul Wafiq
Agricultural Socio-Economics Journal Vol. 23 No. 4 (2023): OCTOBER
Publisher : Socio-Economics/Agribusiness Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.agrise.2023.023.4.6

Abstract

The Takalar Regency Spatial Plan designates the Sanrobone sub-district as an area for the cultivation of food crops, horticultural crops, and plantations. Agriculture in Sanrobone plays a crucial role in fulfilling food needs and driving economic growth in rural areas. The research aims to identify superior commodities, determine the agropolitan activity center, and develop strategies for the agropolitan area in the Sanrobone sub-district. The study was conducted from June to November 2022, covering six villages in the Sanrobone sub-district. The analytical techniques employed include LQ analysis, Shift share analysis, Klassen typology, qualitative descriptive analysis, and SWOT analysis. The research findings reveal that the superior commodity of Sanrobone is Chili Pepper, while prospective commodities are Corn and Paddy, and the lagging commodity is Seagrass. The agropolitan activity center is the main farming town in Banyuanyara, with production centers in the village of Tonasa, and farmer collection towns in Paddinging, Ujung Baji, Lagaruda, and Sanrobone. The recommended strategy is a progressive approach, where empowering farmer groups can enhance the economy, especially in the agricultural sector. Encouraging farmer groups in each village to actively participate in established joint farming groups can boost the potential of food crop agriculture in each village and contribute to the development of the agropolitan area.
ANALISIS CAMPUR KODE DAN ALIH KODE DALAM NOVEL SUNSET BERSAMA ROSIE KARYA TERE LIYE Sari, Yuliana; Syanata, Amanda Putri; Melinda, Gita; Gultom, Nicholay Hartawan
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol. 13 No. 1 (2024): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI APRIL
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/sasindo.v13i1.52515

Abstract

Novel Sunset Bersama Rosie Karya Tere Liye merupakan novel yang mempunyai berbagai macam variasi bahasa yang terdapat di setiap narasi maupun dialognya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bentuk dan penyebab peristiwa campur kode dan alih kode yang terdapat di novel Sunset Bersama Rosie Karya Tere Liye. Penelitian ini merupakan Penelitian kepustakaan yang berbentuk deskriptif. Teknik pengumpulan data hanya dilakukan dengan teknik membaca novel dan mencatat hal penting yang menjadi pembahasan. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif. Adapun hasil dari penelitian terdapat beberapa peristiwa campur kode dan alih kode di dalam novel Sunset Bersama Rosie Karya Tere Liye. Diantaranya: Campur kode keluar ( Outer Code Mixing ) berbentuk (1) campur kode Bahasa Indonesia dengan Bahasa Inggris (2) Campur kode Bahasa Indonesia dengan Bahasa Spanyol, dan alih kode keluar (External Code Switching) berbentuk (1) Peralihan Bahasa Inggris menjadi Bahasa Indonesia, (2) Peralihan Bahasa Indonesia menjadi Bahasa Inggris. Faktor penyebab terjadinya campur kode pada novel ini, karena keinginan menerangkan sesuatu dan menunjukan keakraban. Faktor penyebab terjadinya alih kode pada novel ini, karena pengaruh bahasa yang digunakan oleh penutur maupun mitra tutur.Kata kunci: campur kode, alih kode, novel
Penggunaan Dwibahasa (Indonesia-Jawa) Pada Masyarakat Di Desa Sena Kecamatan Batang Kuis Daulay, Nadia Saputri; Astuti, Chiva Indri; Fajriana, Retno Rezky; Sari, Yuliana
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 6 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i6.15641

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan dwibahasa (Bahasa Indonesia dan Bahasa Jawa) di kalangan masyarakat Desa Sena. Desa ini merupakan wilayah dengan komunitas yang memiliki latar belakang budaya Jawa yang kuat, namun dengan adanya interaksi sosial yang semakin luas, penggunaan Bahasa Indonesia juga semakin dominan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan dwibahasa terjadi secara fungsional, di mana Bahasa Jawa lebih sering digunakan dalam ranah informal dan antar keluarga, sedangkan Bahasa Indonesia lebih banyak digunakan dalam konteks formal, pendidikan, dan komunikasi dengan pihak luar desa. Faktor usia juga berperan penting, di mana generasi yang lebih tua cenderung lebih sering menggunakan Bahasa Jawa, sementara generasi muda lebih fasih menggunakan Bahasa Indonesia. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun penggunaan Bahasa Indonesia meningkat, Bahasa Jawa tetap memiliki peran penting dalam menjaga identitas budaya lokal.
Analisis Penggunaan Alih Kode Dalam Film "Ngeri-Ngeri Sedap" Karya Bene Dion Rajagukguk Ramayani, Juli; Ritonga, Siti Fatimah Sari; Sihaloho, Sintya Stefani Br.; Sari, Yuliana
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 6 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i6.15642

Abstract

Penelitian ini mengkaji analisis penggunaan alih kode dalam flim ngeri-ngeri sedap. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis penggunaan bahasa dalam flim ngeri-ngeri sedap karya bane dion rajagukguk. Penelitian ini berpokus pada alih kode dalam flim tersebut. alih kode adalah peristiwa peralihan dari kode yang satu ke kode yang lain dalam pemakaian bahasa. Penelitian ini diharapkan bisa membantu pembaca untuk lebih mengerti dan memahami maksud dari karya yang diciptakan oleh seseorang, sehingga pembaca bisa mengerti apa maksud dan tujuan dari flim tersebut, dan tidak menimbulkan kesalah pahaman terhadap pembaca dengan menonton sebuah flim. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik simak bebas libat cakap dengan teknik lanjutan berupa teknik catat. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian pada film “Ngeri-Ngeri Sedap” karya Bene Dion Rajagukguk ini banyak ditemukan penutur dan lawan tutur menggunakan alih kode. Alih kode yang sering diterjadi dalam film ini yaitu alih kode intern yaitu peralihan bahasa dari bahasa Indonesia ke bahasa d aerah yakni Indonesia dan Batak.
Alih Kode Dan Campur Kode Dalam Berkomunikasi Antar Siswa di SMP Negeri 1 Sijamapolang Balqis, Raditya; Gaol, essica Yolanda Lumban; Simanjuntak, Tesa Arizky; Sari, Yuliana
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 6 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i6.15643

Abstract

Bahasa sering digunakan sebagai penghubung manusia satu dengan yang lain dalam aktivitas sosial tertentu. Peralihan dari suatu kalimat bahasa ke kalimat bahasa lain disebut alih kode, sedangkan peristiwa pencampuran bahasa yang satu dengan bahasa yang lain disebut campur kode. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan penjabaran data berupa kata-kata atau tulisan dari perilaku atau peristiwa yang diamati. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengidentifikasi frekuensi penggunaan alih kode dan campuran kode diantara siswa SMP Negeri 1 Sijamapolang, menganalisis konteks situasional yang mempengaruhi penggunaan alih kode dan campur kode, dan menilai dampak sosial dari penggunaan alih kode dan campur kode terhadap hubungan antar teman. Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan observasi partisipatif, wawancara dan kuesioner. Hasil penelitian ini tim peneliti mengidentifikasi bahwa terdapat frekuensi penggunaan alih kode anter siswa SMP Negeri 1 Sijamapolang, konteks situasional juga dinilai mempengaruhi penggunaan alih kode dan campur bahasa serta terdapat beberapa dampak sosial yang terjadi dalam penggunaan alih kode terhadap hubungan antar teman siswa SMP Sijamapolang.
Pendampingan Masyarakat dalam Manajemen Budidaya Tanaman Obat Keluarga di Desa Beringin Kencana, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan Sari, Yuliana; Muhammad, Hasanuddin; Prayoga, Dian Aji; Bela, Hervi Septa; Khafifah, Suci Nina
Welfare : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2023): Welfare : Desember 2023
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/welfare.v1i4.971

Abstract

Family medicinal plants (TOGA) or now better known as Family Medicine Gardens are plants that can be cultivated in the yard of the house and have benefits as traditional herbal medicines. The existence of TOGA in the home environment is very important, especially for families who do not have access to health services. In addition, the problem faced by the community in Beringin Kencana Village, Candipuro District, South Lampung Regency, Lampung Province in developing TOGA through the use of their yards is the community's knowledge about the types of plants that are efficacious as medicine. The purpose of this activity is to increase public understanding regarding the utilization yard for making TOGA as an effort to supply family herbal medicines. This service involves the community and KKN students. The methods used in the implementation of community service include elaboration, demonstrations, and the practice of planting TOGA. The result of this planting is that the community not only knows the benefits but also the community is asked to cultivate TOGA so that the community can use it in efforts to maintain health and treat disease. It can be concluded from this activity that the community's knowledge regarding the use of their yards for making TOGA is very good where the community starts making TOGA in their yards.
Pengaruh Kepadatan Populasi Dan Periode Penyimpanan Terhadap Pertumbuhan Populasi Sitophilus oryzae (L.) Dan Kerusakan Sorgum Hendrival, Hendrival; Juhaimi, Juhaimi; Sari, Yuliana; Usnawiyah, Usnawiyah; Khaidir, Khaidir
Agrium Vol 19 No 3 (2022)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v19i3.8753

Abstract

Sorgum merupakan sumber pangan alternatif setelah beras karena memiliki keunggulan komparatif terhadap serealia lainnya.  Sorgum mempunyai kandungan karbohidrat dan protein yang tinggi dibandingkan dengan beras. Kerusakan pascapanen sorgum yang paling banyak terjadi selama proses penyimpanan terjadi karena adanya serangan hama Sitophilus oryzae. Penelitian bertujuan untuk mempelajari kerusakan sorgum berdasarkan perbedaan kepadatan populasi S. oryzae dan periode penyimpanan sorgum. Parameter pengujian meliputi periode penyimpanan selama 40, 60, 80, 100, dan 120 hari serta kepadatan populasi S. oryzae yang yaitu 5, 10, 15,20, dan 25 pasang imago/150 g sorgum. Setiap perlakuan dengan empat ulangan sehingga terdapat 20 satuan unit percobaan. Parameter pengamatan meliputi populasi, kerusakan, dan peningkatan kadar air sorgum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepadatan populasi awal S. oryzae dan periode penyimpanan sorgum mempengaruhi populasi, susut berat, dan peningkatan kadar air sorgum.  Kepadatan populasi 25 pasang imago per 150 g sorgum dapat meningkatkan populasi, persentase susut berat, dan kadar air sorgum. Periode penyimpanan sorgum selama 120 hari dapat meningkatkan populasi, persentase susut berat, dan kadar air sorgum.
ANALISIS SEMANTIK PADA PUISI “TAK SEPADAN” KARYA CHAIRIL ANWAR Sipayung, Widia Wati; Tarigan, Ernes Susanti; Munthe, Amanda Olivia; Ginting, Chrysanta Monica; Sari, Yuliana
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 4 (2024): JUNI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Puisi merupakan karya sastra dalam bentuk tulisan imajinatif dari pengarang sehingga memiliki makna tersirat. Puisi dikemas dalam struktur yang kompleks dan diperlukan analisis untuk bisa memahami isinya. Oleh sebab itu penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis semantik pada puisi “Tak Sepadan” karya Chairil Anwar. Puisi ini dipilih karena mengandung makna yang dalam dan kompleks, serta menjadi salah satu karya sastra yang berpengaruh dalam sastra Indonesia modern. Melalui pendekatan semantik, penelitian ini akan mengidentifikasi dan menjelaskan makna kata-kata kunci dalam puisi tersebut, serta memahami lapisan makna yang terkandung di dalamnya. Diharapkan analisis ini dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang makna puisi dan pemikiran penulisnya, yaitu Chairil Anwar. Kata Kunci: Analisis Semantik, Puisi, Tak Sepadan
PERAN KEDWIBAHASAAN DALAM PELESTARIAN DAN TRANSFORMASI NILAI BUDAYA LOKAL Fitri Handayani Chaniago; Shafira Rahma Dina Sinaga; Cindy Jelita Sari; Putri Firmawindy Turnip; Yuliana Sari
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 8 (2024): Oktober 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kedwibahasaan adalah fenomena yang lazim di masyarakat multikultural dan multietnis, di mana dua bahasa atau lebih digunakan secara bersamaan. Artikel ini mengeksplorasi peran kedwibahasaan dalam pelestarian dan transformasi nilai budaya lokal. Dengan pendekatan kajian pustaka dan observasi lapangan, penelitian ini menganalisis keterkaitan antara kemampuan berbahasa lebih dari satu bahasa dengan kelangsungan nilai-nilai budaya tradisional dan adaptasi budaya di tengah pengaruh globalisasi. Selain itu, artikel ini membahas bahasa-bahasa yang digunakan dalam proses kedwibahasaan, perbedaan fungsi antara bahasa lokal dan bahasa nasional/global, serta contoh konkret kedwibahasaan di beberapa daerah di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedwibahasaan tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai sarana untuk menyelaraskan nilai budaya lokal dan global. Selain itu, kedwibahasaan memungkinkan terjadinya transformasi budaya tanpa menghilangkan esensi dari budaya lokal.
Analisis Pengaruh Aplikasi Game Online Mobile Legend Di Kalangan Muda Catherine.S.Lorentz Sitorus; Devi Patricia Hutagalung; Yuliana Sari
Algoritma : Jurnal Matematika, Ilmu pengetahuan Alam, Kebumian dan Angkasa Vol. 2 No. 5 (2024): Algoritma : Jurnal Matematika, Ilmu pengetahuan Alam, Kebumian dan Angkasa
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Matematika dan Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/algoritma.v2i5.121

Abstract

Currently we see how the development of mobile phones has greatly influenced games or video games. Now with Android-equipped phones that can load more data stored on the phone, "games that previously could only be played offline are being developed, such as games on the Internet that can be played online indefinitely"¹, in this case. , games are also developed with the term "online games" which use data in their work. This continuously developing game then influences the lives of teenagers. The number of mobile devices is also increasing, this also has the influence of mobile legends which also increase the needs of children during the Covid pandemic, so the number of mobile phones also increases. In this magazine we will tell you about the effects of the Mobile Legends game. This research explains the influence of the Mobile Legends game on teenage behavior. This game is now widely spread among teenagers and has an impact on their socially unhealthy development in society.
Co-Authors Afifa, Naila Aulia Agustina, Siska Ajeng Putri Alfi Alfiah Alfianita, Ayu Aliami, Sri Amelia, Kania Amin, Nasihul Astuti, Chiva Indri Ayu Nadira Wulandari Azhar Umar, Azhar Azizah, Nurul Wafiq Azwar Manaf Balqis, Raditya Bela, Hervi Septa Berkatiah Birawidha, David C Br. Purba, Karmelia Mahdalena Br. Sinaga, Lestari Catherine.S.Lorentz Sitorus Chandra Puspa Arum Pertiwi Cindy Jelita Sari Dafiyah Dani, Mhd Muhammad Daulay, Amru Daulay, Nadia Saputri Deden Najmudin Desy Natalia Devi Patricia Hutagalung Dewata, Evada dila, farra Dini Dwi Anggita Sitompul Eliasar, Elsy Ema Nurzainul Hakimah, Ema Nurzainul Evada Dewata Dewata Fajriana, Retno Rezky Fitri Handayani Chaniago Fuza Anggriana Gaol, essica Yolanda Lumban Ginting, Chrysanta Monica Gultom, Nicholay Hartawan Helmita, Mita Hendrival Hendrival Henny Yulsiati Heri Juliadi Hidayah, Ernisa Hidayat, Ravindra Safitra Hidayatulloh, Rizki Bagus Husna, Anisyah Latifatul Husni, Aisyah Nur INAYAH HANUM, INAYAH Inayah Kenia Pratiwi Ine Rima Febriani Irawan, Muh Heri Irsyadi Siradjuddin Jauhari, Hadi Juhaimi, Juhaimi Jumarni, Eka Khafifah, Suci Nina Khaidir Khaidir, Khaidir Khosim, Ali Khoyriyah, Dwinda Kurniati Jihan Fadhilah Kurniawati Kurniawati Kurniawati Kurniawati Linda Vitoria, Linda Luqman Hakim Melinda, Gita Muhammad Anshar Muhammad Anshar Muhammad Fajar Muhammad Yusuf Munatunnisa, Husna Munthe, Amanda Olivia Musthofa, Abdul Aziz Nadia Wulandari Najmudin, Deden Natoen, Ardiyan Neka Erlyani Ngatmin Abbas Novandi, Putra Teguh Nugraha, Trisna Rajab Nursyaumi, Rahma Puspa Nurul Pratiwi Permatasari, Anggie Annisa Prayoga, Dian Aji Pujiana, P Purba, Priscillia Febrianty Purba, Ribka Natalia Putri Firmawindy Turnip Putri, Pipi Anggreini Ramayani, Juli Ratu Gunawan Ritonga, Siti Fatimah Sari Rizqi, Nabila Dhiyaa Rohmadani, Disma Suci Rointan Rajagukguk Rumyeni, Rumyeni Saebani, Beni Ahmad Said, Awayundu Saputri, Niken Widya Saragih, Kevin Pardomuan Sari, Maya Indah Setianta, Maykel Putra Shafira Rahma Dina Sinaga Siagian, Nancy Oktavia Sidabutar, Christin Angelina Sihaloho, Sintya Stefani Br. Sihombing, Ovi Oktavia Silvia Dewi Yuliyanti Simamora, Enjelina Pitri Simanjuntak, Natanael Simanjuntak, Tesa Arizky Sinuhaji, Desy Tamia Sipayung, Widia Wati Sirait, Rachel Calista A. Siregar, Adellya Rosari Sukma Noor Akbar Sulaiman Sulaiman Suprihatin Suprihatin Suryanti Syahrul R. Syanata, Amanda Putri Tarigan, Ernes Susanti Thyola, Yaritsha Yuna Nafthan Togatorop, Diah Pasyha Tri Haryono Usnawiyah Wangi, Dzakiyah Mega Widi Astuti Widya Wulandary Widyaningsih, Sekar yohana yohana Yulianti Rasyid Yuniarsih, Rina Isti Yusron Abda'u Ansya Zahra Tussyifa Izzati Zebua, Elysabet br.