Claim Missing Document
Check
Articles

Penanaman Sikap Gotong Royong melalui Pembelajaran IPS pada Siswa Kelas VIII di SMPN 1 Karangrejo Kabupaten Magetan Nandawati, Almania; Sarmini; Suprijono, Agus; Bayu Segara, Nuansa
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 5 No. 1 (2025): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berfokus untuk menganalisis dan menggambarkan proses penanaman nilai gotong royong pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Karangrejo Kabupaten Magetan, melalui pembelajaran IPS. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa penanaman nilai gotong royong dilakukan melalui tiga tahapan utama: perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian. Pada tahap perencanaan, guru mengintegrasikan nilai gotong royong ke dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan menekankan kolaborasi melalui diskusi kelompok, kerja tim, dan proyek sosial. Tahap pelaksanaan berfokus pada aktivitas pembelajaran kolaboratif yang memberikan kesempatan siswa untuk mempraktikkan nilai kerja sama, tanggung jawab, dan empati secara langsung. Pada tahap penilaian, digunakan berbagai metode, seperti observasi langsung, refleksi diri, penilaian antar siswa, dan jurnal catatan guru, untuk mengevaluasi sejauh mana siswa telah menginternalisasi nilai gotong royong. Penelitian ini juga menemukan adanya kendala, termasuk rendahnya partisipasi beberapa siswa dalam kerja kelompok dan kurangnya konsistensi dalam penerapan nilai tersebut di berbagai kegiatan pembelajaran. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan pengembangan metode pembelajaran yang lebih inovatif, termasuk integrasi teknologi digital, untuk meningkatkan keterlibatan siswa. Penanaman nilai gotong royong yang efektif tidak hanya mendukung capaian akademik, tetapi juga membentuk karakter siswa yang didasari nilai kerja sama, tanggung jawab, dan empati, yang esensial dalam kehidupan bermasyarakat.
Konstruksi Sosial Guru IPS Terhadap Pencegahan Tindakan Perilaku Bullying Dalam Pembelajaran Di SMP Surabaya Fadila Kurniawati; sarmini; Agus Suprijono; Katon Galih Setyawan
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 5 No. 1 (2025): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bullying didefinisikan sebagai bentuk perilaku agresif yang dilakukan secara berulang-ulang sehingga menimbulkan ketidaknyamanan bagi individu lain. Pembelajaran IPS mencakup isu-isu sosial sehingga dapat berperan penting dalam membentuk siswa yang bertanggung jawab secara sosial, moral, dan etika. Oleh karena itu, peranan guru IPS dalam mengkonstruksi sosial terhadap pencegahan tindakan bullying melalui pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menganalisis konstruksi sosial guru IPS dalam memahami fenomena bullying di lingkungan sekolah, (2) Menganalisis strategi yang diterapkan oleh guru IPS dalam pembelajaran untuk menanamkan nilai-nilai antibullying pada siswa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dianalisis dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Terdapat hasil konstruksi sosial guru IPS yaitu faktor yang menyebabkan terjadinya bullying, tujuan siswa melakukan tindakan bullying, tindakan bullying berdampak positif dan negatif. (2) Strategi yang diterapkan guru yaitu mengintegrasikan materi anti-bullying dalam pembelajaran, membangun kesadaran melalui media dan teknologi, menjadi role model dan teladan bagi siswa, serta menciptakan lingkungan kelas yang aman dan nyaman. Dengan memahami proses konstruksi sosial yang dilakukan guru IPS, penelitian ini dapat memberikan wawasan baru serta rekomendasi untuk meningkatkan efektivitas pendidikan dalam menangani tindakan bullying di sekolah.
TOLONG - MENOLONG DALAM HAJATAN PERNIKAHAN JAWA : STUDI KASUS DESA BENDO PARE KABUPATEN KEDIRI Naila Mubarokah; Sarmini; Nuansa Bayu Segara; Muhammad Ilyas Marzuqi
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 5 No. 4 (2025): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji bentuk, makna sosial-budaya, serta relevansi praktik tolong-menolong dalam hajatan pernikahan adat Jawa di Desa Bendo, Kabupaten Kediri. Tradisi seperti rewang (bantuan tenaga) dan buwuh (sumbangan materi) merupakan wujud gotong royong yang telah diwariskan lintas generasi dan masih dijalankan secara aktif oleh masyarakat desa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik tolong-menolong dalam hajatan mencerminkan nilai solidaritas, kerja sama, dan tanggung jawab sosial. Kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai dukungan fungsional terhadap penyelenggara hajatan, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter, pewarisan budaya, dan penguat kohesi sosial. Partisipasi warga dipengaruhi oleh faktor ekonomi, relasi sosial, dan nilai timbal balik. Dalam konteks pendidikan, praktik ini sangat relevan untuk diintegrasikan dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) karena memuat nilai-nilai lokal, etika kolektif, dan pembelajaran kontekstual. Penelitian ini menegaskan bahwa rewang adalah institusi sosial yang memiliki peran penting dalam mempertahankan struktur sosial masyarakat desa serta sebagai media pembelajaran karakter berbasis kearifan lokal.
ASOSIASI PENGETAHUAN DAN PRAKTIK SADARI PADA MAHASISWA DI KABUPATEN MAJENE NURPADILA, NURPADILA; SARMINI; ANITA, NUR; AISYAH, NUR; ASWAR, ASWAR; MUTMAINNAH
Jurnal Kesehatan Marendeng Vol. 9 No. 3 (2025): JURNAL KESEHATAN MARENDENG
Publisher : LPPM STIKES Marendeng Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58554/jkm.v9i3.137

Abstract

Abstrak.Kanker merupakan salah satu penyebab kematian utama didunia. Pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) adalah salah satu upaya deteksi dini kanker payudara yang efektif dan mudah dilakukan, terutama di kalangan perempuan muda. Tingkat pengetahuan diyakini berperan penting dalam menentukan praktik SADARI. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan praktik pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) pada mahasiswa di kabupaten Majene. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan Cross-Sectional. Sampel sebanyak 142 mahasiswa dengan tehnik sampling Stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Chi-square dengan bantuan program SPSS (tingtkat signifikansi ? = 0,05).  Hasil menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki pengetahuan kurang (56,3%) dan praktik SADARI yang kurang (47,2%). Uji chi-square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan praktik SADARI (p = 0,014). Terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan dan praktik pemeriksaan payudara sendiri pada mahasiswa. Peningkatan edukasi mengenai SADARI perlu dilakukan untuk mendorong praktik pemeriksaan yang lebih baik
SYNERGY BETWEEN PARENTS AND SCHOOL ROLES IN THE EDUPARK TOUR PROGRAM TO STRENGTHEN INDEPENDENCE AND ENVIRONMENTAL CARE VALUES AT SMP NEGERI 61 SURABAYA Dzihni Kusnanda, Alya Fikriyah; Sarmini; Nuansa Bayu, Segara; Prastiyono, Hendri
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 6 No. 1 (2026): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Edupark tourism program has great potential in instilling the values of independence and environmental awareness in students through direct and contextual experiences. The most significant challenge to be addressed is the limited involvement of parents in this program, which needs to be examined in order to strengthen collaboration between schools and parents. This study aims to analyze the synergy between the role of parents and schools in reinforcing the values of independence and environmental awareness among students of SMP Negeri 61 Surabaya through Edupark tourism activities, while also identifying the challenges and solutions that arise in the collaborative process. The research method employs a qualitative case study approach with subjects consisting of parents, the principal, and the Adiwiyata coordinator teacher. Data collection techniques include interviews, observations, and documentation. The findings show that the synergy between schools and parents in the Edupark tourism program takes the form of directed technical participation. However, this synergy has not yet reached a comprehensive deliberative collaboration, due to time constraints and the lack of two-way communication, which hinders collective understanding of the goals and challenges of the activities. Nevertheless, the school has made sustainable efforts by scheduling activities more flexibly on weekends and creating two-way dialogue spaces through WhatsApp channels. These research findings contribute theoretically to the development of collaboration concepts in the context of environment-based and community-based education.
Makna Beban Ganda Bagi Perempuan Pada Keluarga Perkawinan Anak Dan Relevansinya Terhadap Pembelajaran IPS Rogina Aroem Nurjanah; Ali Imron; Sarmini; Katon Galih Setyawan
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 6 No. 1 (2026): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkawinan anak merupakan fenomena sosial yang masih banyak dijumpai di masyarakat Indonesia. Praktik ini membawa berbagai konsekuensi sosial, salah satunya adalah munculnya beban ganda yang dialami oleh perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna beban ganda bagi perempuan pada keluarga hasil perkawinan anak serta relevansinya terhadap pembelajaran IPS. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan berfokus pada analisis konseptual dan temuan empiris terkait pengalaman perempuan pelaku perkawinan anak. Penelitian ini berlokasi di Desa Lembeyan Wetan. Subjek terdiri dari lima perempuan pelaku perkawinan anak yang diwawancarai secara mendalam. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teori konstruksi sosial, teori interaksi simbolik, serta diperkuat oleh teori feminisme dan konstruktivisme. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa beban ganda dimaknai sebagai bentuk tanggungjawab dan pengorbanan perempuan dalam menjalankan peran domestik dan peran produktif sekaligus, yang sering kali terjadi pada kehidupan sosial di masyarakat. Beban ganda tersebut tidak hanya berdampak pada kondisi fisik, tetapi juga pada psikologis dan kesempatan pengembangan diri perempuan. Fenomena ini memiliki relevansi yang kuat dengan pembelajaran IPS, terutama dalam materi isu sosial, relasi gender, dan ketimpangan sosial. Integrasi fenomena beban ganda perempuan dalam pembelajaran IPS dapat menjadi sumber belajar kontekstual untuk menumbuhkan kesadaran kritis peserta didik terhadap realitas sosial dan pentingnya keadilan gender.
Harmony of Tradition and Modernity: The Acculturation of Kejawen Culture in Malang City from the Perspective of Urban Society. Tasya Arifah Rahmadita; Sarmini
Lingkar Studi Komunikasi (LISKI) Vol 12 No 1 (2026): FEBRUARI 2026
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/liski.v12i1.9041

Abstract

This study aims to analyze the process of acculturation between Kejawen culture and modernity within the urban society of Malang City. Amid the currents of globalization and urbanization, Kejawen traditions face the challenge of maintaining their existence without losing their core values. Using a descriptive qualitative approach, data were collected through in-depth interviews, participatory observations, and document studies involving community leaders, youth, and cultural practitioners. The findings reveal that acculturation occurs harmoniously through symbolic transformation, revitalization of cultural practices, and the utilization of digital media. Kejawen culture continues to thrive by adapting to the modern context while preserving its spiritual meaning and embedded local wisdom. This study emphasizes the importance of community-based preservation strategies and the integration of local cultural values into multicultural education as efforts to streng then cultural identityamid societal changes.
Pengembangan Sistem E-Learning Inklusif Cerdas untuk Tuna Netra dengan Integrasi Teknologi Voice Command dan Text-To-Speech Fandy Setyo, Utomo; Saputro, Rujianto Eko; Baihaqi, Wiga Maulana; Sarmini; Berlilana; Aptana, Naufal Yogi
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 13 No 2: April 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.132

Abstract

Aksesibilitas menjadi tantangan utama dalam e-learning bagi penyandang tunanetra karena keterbatasan visual dalam memahami konten digital. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem e-learning inklusif dengan fitur voice command dan text-to-speech untuk mendukung interaksi non-visual. Pengembangan sistem dilakukan menggunakan metode Agile Scrum dalam beberapa siklus sprint, yang mencakup tahapan product backlog, sprint planning, daily scrum, sprint review, dan sprint retrospective. Sistem dirancang dalam arsitektur tiga lapisan, dengan React.js pada sisi klien dan Node.js pada sisi server, serta mengintegrasikan layanan API Gemini untuk pemrosesan suara dan teks ke audio. Validasi sistem dilakukan secara internal melalui dokumentasi sprint review dan skenario pengujian teknis. Hasil dokumentasi sprint menunjukkan bahwa fitur ini berfungsi sesuai dengan skenario pengujian internal dan berpotensi meningkatkan aksesibilitas. Meskipun belum dievaluasi langsung oleh pengguna tunanetra, hasil pengembangan awal ini memberikan fondasi penting untuk pengujian lebih lanjut dan pengembangan sistem e-learning yang lebih inklusif.   Absctract Accessibility is a major challenge in e-learning for visually impaired individuals due to visual limitations in understanding digital content. This study aims to develop an inclusive e-learning system with voice command and text-to-speech features to support non-visual interaction. The system was developed using the Agile Scrum method in several sprint cycles, which included the product backlog, sprint planning, daily scrum, sprint review, and sprint retrospective stages. The system is designed with a three-layer architecture, using React.js on the client side and Node.js on the server side, and integrates the Gemini API service for voice and text-to-audio processing. System validation was conducted internally through sprint review documentation and technical testing scenarios. The sprint documentation results indicate that this feature functions according to internal testing scenarios and has the potential to improve accessibility. Although it has not yet been directly evaluated by visually impaired users, these initial development results provide an important foundation for further testing and the development of a more inclusive e-learning system.
Co-Authors Abdul Azis Abdul Khamid Agung Dwi Bahtiar El Rizaq Agus Suprijono Agus Suprijono AINUN NAFISAH Ali Imron Aminkun Imam Rafii Anita, Nur ANNA NOORDIA Aptana, Naufal Yogi Ariningrum, Desrina Aris Rakhmadi Asnira Astika AyuningTyas, Astika Aswar Aswar Baihaqi, Wiga Maulana BAYU SEGARA PUTRA, GEDE Berlilana Budi Santosa Budiarto, Mochamad Kamil Budiman, Kholiq Catur Ambyah Budiono Cevy Amelia Chyntia Raras Ajeng Widiawati DEVI ANITA SARI Dilla Putri Liktaf DISCA AYU PANCA RISTNA Dominggas Talaksoru Dzihni Kusnanda, Alya Fikriyah ENI FITRIA ENY ZUBAIDAH Fadila Kurniawati Fadratul Sharly Fandy Setyo, Utomo Faturama, Rafi Fitri Sukmawati Gading Gamaputra Iman Pasu Marganda Hardianto Purba Indradewa, Rhian Javadi, Milad Jefferi bin Haji Mat Lazim , Mohamed Katon Galih Setyawan Khalid, Ferdila Khalimatus Sadiyah Kusmanto, Hari Lailatin Rohmatun Nisa Liza Rickiany Marzuqi, Muhammad Ilyas MAYA MUSTIKA KARTIKA SARI, MAYA Maya Richmayati Mufid, M. Khoirul Annas Waladul Muhammad Hilman Fikri Muhammad Ilyas Marzuqi Muhammad Sa’dii Fathir Muhammad Turhan Yani Mustika, Ita Na'imah, Zaidatun Naila Mubarokah Nandawati, Almania NASUTION Ngaliman, Ngaliman NOFA ARIYANTI Nuansa Bayu Segara Nuansa Bayu, Segara Nur Aisyah Nurpadila, Nurpadila Oksiana Jatiningsih Prastiyono, Hendri Putri Hardina Pratiwi Putri, Angga Rahmanda, Lovita Rahmanu Wijaya Rani Safitri Manullang Ratih Tyas Arini Ratna Dewi Silalahi Raymond Raymond RISKHA PRISTIANA Rochmadi, Tri Rogina Aroem Nurjanah Rujianto Eko Saputro Satriawan, Bambang Septia Asri Silvia Mona Siti Maizul Habibah SLAMET SETIAWAN Sri Nuraeni Suci Ulamatullah, Tri Sugianto, Dwi Sukma Perdana Prasetya Sunarmi SUPRAPTO Suprijono , Agus Tasya Arifah Rahmadita Tinambunan, Hezron Sabar Rotua Tri Suci Ulamatullah ULTHUFNA KAUSARUL FITRIYA Wahyusari, Retno Warsono Wayan Catra Y Winda Oriza Safira Windayati, Diana Titik Yuanita Sidabutar Yunita, Ika Romadoni