p-Index From 2021 - 2026
15.924
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Participatory Rurral Appraisal Based Restoration in Support of Restoration of Degraded Peat Ecosystems in Tanjung Leban Village Bengkalis Resdati; Yusmar Yusuf; Rd. Siti Sofro Sidiq
International Journal of Educational Research & Social Sciences Vol. 2 No. 6 (2021): December 2021
Publisher : CV. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijersc.v2i6.239

Abstract

Restoration based on Participatory rural appraisal is applied as the main carrying capacity for the successful restoration of peat ecosystems. This program is implemented through the approach of Rewetting, Revegeation and Revitalization. The research objective analyzes PRA-based restoration efforts and how the move will proceed. The data is obtained through interviews and analyzed qualitatively descriptively. The study found that peat wetting activities were carried out through the construction of canal barriers and supporting infrastructure, while replanting was implemented in line with economic revitalization programs. Not only forest timbers, food crops including pineapples are cultivated as an alternative source of livelihood. Women's groups are encouraged to actively process economic products, namely pineapple dodol and pineapple juice. The program is successful but marketing has not been maximal. The study found that peat wetting activities were carried out through the construction of canal barriers and supporting infrastructure, while replanting was implemented in line with economic revitalization programs. Not only forest timbers, food crops including pineapples are cultivated as an alternative source of livelihood. Women's groups are encouraged to actively process economic products, namely pineapple dodol and pineapple juice. The program is successful but marketing has not been maximal.
MODEL PEMBERDAYAAN KOMUNITAS ADAT TERPENCIL DALAM MENGENTASKAN KEMISKINAN DI KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI Rd Siti Sofro Sidiq
REFORMASI Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/rfr.v10i2.1954

Abstract

Tujuan dari program pemberdayaan ialah membuka aksesibilitas bagi masyarakat miskin untuk mereka bisa memanfaatkan perlindungan dan jaminan sosial yang diberikan pemerintah untuk keberlangsungan hidup mereka, kemiskinan juga terjadi akibat dari keterbatasan kebijakan, akses dan pendidikan sehingga membuat masyarakat mengalami kesulitan untuk mencukupi kehidupannya sehari-hari. Pemberdayaan di Komunitas Adat Terpencil memiliki tujuan untuk membuat model arah kebijakan antara pusat, provinsi dan daerah untuk bisa saling bersinergi sesuai dengan identifikasi setiap daerah, sehingga program-program tepat sasaran dan bisa mengentaskan kemiskinan. Motode penelitian yang digunakan ialah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data secara studi literatur, wawancara, dokumentasi, dan FGD sehingga mendapatkan informasi yang lebih konkrit. Hasil penelitiannya adalah model pemberdayaan sosial yang tepat untuk mengetaskan kemiskinan di Kabupaten Kepulauan Meranti membutuhkan beberapa tahapan. Tahapan pertama pemetaan sosial, tahapan kedua penjajagan awal dan tahap ketiga studi kelayakan, semua tahapan tersebut harus dilalui untuk mendapatkan model yang tepat dalam pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil yang lebih tepat sasaran.Abstract: The purpose of the empowerment program is to open accessibility for the poor so that they can take advantage of the protection and social security provided by the government for their survival, poverty also occurs as a result of limited policies, access and education so that it makes it difficult for people to fulfill their daily lives. Empowerment in Remote Indigenous Communities has the aim of creating a model for policy direction between the central, provincial and regional levels so that they can work together in accordance with the identification of each region so that programs are right on target and can alleviate poverty. The research method used is descriptive qualitative by collecting data by means of literature studies, interviews, documentation, FGDs so as to get more concrete information. The result of the research is that the right social empowerment model to incite poverty in the Meranti Islands district requires several stages such as the first stage of social mapping, the second stage of the initial assessment and the third stage of a feasibility study, all of these stages must be passed to get the right model for empowering remote indigenous communities. more on target.Keywords: Empowerment; Model; Remote Indigenous Community; Poverty
MODAL SOSIAL DAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DAERAH ALIRAN SUNGAI DI KABUPATEN KAMPAR Rd. Siti Sofro Sidiq; Andri Sulistyani; Sofya Achgnes
Jurnal Education and Development Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.059 KB)

Abstract

Data menunjukkan bahwa sebagian masyarakat Indonesia yang tinggal di sekitar Daerah Aliran Sungai masih dalam kondisi miskin, disisi lain jumlah penduduk semakin bertambah sehingga mengakibatkan pada peningkatan lahan kritis. Kondisi Daerah Aliran Sungai yang rawan erosi, banjir ketika musim hujan dan kelangkaan air waktu musim kemarau sangat berpengaruh terhadap mata pencaharian warga yang tinggal disekitarnya sehingga secara tidak langsung berpengaruh juga terhadap kesejahteraan. Kesejahteraan dapat terwujud apabila terjadi kerja sama, solidaritas serta aksi kolektif di tengah masyarakat yang disebut dengan modal sosial. Penelitian ini mengkaji besarnya pengaruh modal sosial terhadap kesejahteraan masyarakat daerah aliran sungai di Desa Buluh Cina.Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan uji statistik path analysis.Teknik penarikan sampel menggunakan cluster random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah 28 KK dengan jumlah responden sebanyak 56 orang yang terdiri dari suami dan istri.Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal sosial berpengaruh terhadap kesejahteraan masyarakat daerah aliran sungai di Desa Buluh Cina sebesar 53,5%. Artinya adalah modal sosial yang terdiri dari partisipasi, resiprocity, trust, norma sosial, nilai-nilai, dan tindakan yang proaktif berkontribusi positif terhadap kesejahteraan masyarakat yang terukur dari indeks tingkat kepuasan hidup subjektif untuk masing-masing individu.
PEMBERDAYAAN PETANI LAHAN GAMBUT MELALUI PEMANFAATAN CYBER EXTENCION DI DESA RIMBO PANJANG KABUPATEN KAMPAR Rd. Siti Sofro Sidiq; Rina Susanti; Teguh Widodo; Seger Sugiyanto
Jurnal Education and Development Vol 9 No 4 (2021): Vol.9 No.4 2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (761.25 KB)

Abstract

Cyber Extencion menjadi platform yang memudahkan petani, penyuluh dan masyarakat dalam mengakses berbagai informasi pertanian dari sumber yang terpercaya. Sasaran kegiatan pengabdian merupakan petani lahan gambut dan masyarakat di Desa Rimbo Panjang Kabupaten Kampar. Kami melibatkan 8 (delapan) kelompok tani baik yang aktif dan tidak aktif dan masyarakat sebagai sumber data dengan menggabungkan dua pendekatan, yakni kuantitatif dan kualitatif, dimana pendekatan kuantitatif menjadi data pembuka dan berfungsi untuk menguatkan data dan informasi yang diperoleh dengan pendekatan kualitatif. Diketahui bahwa hasil survey terhadap 102 responden 76,47% menjawab tidak mengetahui Cyber Extencion. Pasca dilakukan edukasi dan sosialisasi dari total 102 responden 87,25% menjawab tertarik memanfaatkan Cyber Extencion. Namun, kami mengungkap mereka menghadapi 2 kendala dasar yakni penguasaan penggunaan gadget yang kurang dan kemungkinan menggunakan data seluler dalam jumlah besar. Kami memberikan edukasi dan sosialisasi kepada petani untuk memberikan mereka pengetahuan terkait cara penggunaan maupun pemanfaatan Cyber Extencion agar produktivitas pertanian meningkat. Namun, dalam pelaksanaanya kami menghadapi kendala bahwa hasil edukasi dan sosialisasi belum maksimal karena keterbatasan waktu didukung oleh situasi pandemi yang saat ini terjadi. Atas dasar hal tersebut kami mengharapkan bahwa kegiatan ini dapat dilanjutkan kemudian hari agar petani gambut di Desa Rimbo Panjang menjadi lebih sejahtera karena terjadi peningkatan produktivitas akibat memanfaatan Cyber Extencion.
Analisis SWOT Dalam Persiapan Pemberdayaan Sosial Komunitas Adat Terpencil Rd Siti Sofro Sidiq
Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 6 No. 2 (2020): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiis.v6i2.28230

Abstract

Perkembangan pemberdayaan KAT masih terbilang cukup kurang dan belum mampu membuat masyarakat mandiri serta keluar dari garis kemiskinan. Salah satu penyebabnya adalah dalam hal analisis persiapan pemberdayaan yang akan menentukan arahan kebijakan dan tahapanan pemberdayaan KAT. Tujuan dari penelitian ini menjelaskan secara komprehensif bagaimana analisis swot dalam mempersiapkan pemberdayaan sosial Komunitas Adat Terpencil di Desa Sonde, Metode yang digunakan ialah deskripsitif kualitatif untuk menjelaskan dan menggambarkan pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan dengan pendekatan induktif, pengamatan terlibat, wawancara mendalam, pembelajaran masyarakat pedesaan secara partisipatif, dan diskusi kelompok terfokus (focus group discussion) dengan masyarakat adat, tokoh adat serta pemangku kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Sonde memiliki potensi sumber daya alam dan manusia yang cukup memadai yaitu demografi penduduk dalam usia produktif serta tanah pertanian yang cukup luas dalam bentuk tanah belukar. Tantangannya adalah terwujudnya prioritas pemberdayan lingkungan, pemberdayaan sumber daya manusia, pemberdayaan ekonomi produktif serta penataan perumahan dan pemukiman. Analisis Swot digunakan untuk mempersiapkan program pemberdayaan di Desa Sonde yang bertujuan untuk memberikan peluang sinergi lintas sektor dalam setiap tahapan persiapan sehingga ditemukan prioritas pemberdayaan, dan alternative solusi bagi permasalahan tersebut.
Resocialization for Victims of Sexual Violence at the Social Rehabilitation Center for Children who Need Special Protection (BRSAMPK) Rumbai Pekanbaru Rio Alfasyah; Rd. Siti Sofro Sidiq; Risdayati Risdayati
Jurnal Mantik Vol. 5 No. 2 (2021): Augustus: Manajemen, Teknologi Informatika dan Komunikasi (Mantik)
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/jurnalmantik.Vol5.2021.1512.pp1246-1253

Abstract

Implementation of resocialization for victims of sexual violence at the social rehabilitation center for children who need special protection (BRSAMPK) Rumbai Pekanbaru. This research was conducted at BRSAMPK Rumbai Pekanbaru. The purpose of this research is to find out the resocialization process carried out by social workers to children who are victims of sexual violence and to find out the obstacles that affect the implementation of the resocialization process carried out by social workers to children who are victims of sexual violence. This study uses a descriptive qualitative approach using purposive sampling technique. The number of informants in this study were five informants and one key informant. The results obtained are that social workers carry out the stages of resocialization of child victims of sexual violence with interventions carried out through psychosocial therapy. Resocialization in the social environment of children who are victims of sexual violence is also carried out, including the family environment, community, schools, course institutions where social workers advocate so that children can be well received in that environment. Social workers carry out a monitoring process that is carried out at the advanced guidance stage to see the developments that occur in children after social rehabilitation is carried out. Meanwhile, the obstacles encountered by social workers do not come from internal social workers. However, the obstacle comes from the child himself being traumatized by the events he has experienced. Other obstacles arise in the family environment that rejects the existence of children and the community environment that carries out a bad stigma against children.
Mangrove and Akit Tribe: Description of Value Orientation and Natural Conservation Effort Seger Sugiyanto; Ashaluddin Jalil; Hesti Asriwandari; Rd. Siti Sofro Sidiq
Sosial Budaya Vol 19, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Lembaga penelitian dan pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sb.v19i1.16628

Abstract

Mangrove dan kehidupan Suku Akit memiliki relasi yang erat sebagai sumber penghidupan. Namun, sejak dua dekade terakhir ketersediaan mangrove berkurang akibat aktivitas manusia dan faktor alam sehingga menyebabkan terjadinya abrasi. Tulisan ini menjelaskan praktik pelestarian dan orientasi nilai Suku Akit pada hutan mangrove. Kami menggunakan kualitatif melakukan wawancara dan observasi serta menganalisis secara deskriptif. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa sampai saat ini Suku Akit masih memanfaatkan mangrove untuk kehidupan mereka, misalnya dalam bentuk kayu bakar, cerocok atau kayu fondasi rumah, pancang, maupun arang. Tetapi, pemanfaatan mangrove ini tidak dilakukan dalam jumlah yang besar, hal ini disebabkan karena adanya himbauan untuk mengurangi penebangan mangrove sebagai upaya mencegah abrasi. Beberapa orang mengikuti anjuran tersebut bahkan mereka sudah mulai bergerak mencari sumber penghidupan lain selain dari mangrove. Sebagian yang lain masih bekerja pada industri mangrove baik sebagai pelaku utama maupun pekerja. Temuan ini memberikan penekanan bahwa alternatif sumber penghidupan berkelanjutan selain bergantung pada mangrove sangat diperukan untuk kehidupan Suku Akit. Orientasi nilai mereka terhadap mangrove memiliki keterkaitan yang erat pada kondisi kehidupan mereka, sehingga diperlukan pemahaman serta alternatif pekerjaan lain agar tidak lagi memanfaatkan mangrove meskipun dalam jumlah yang kecil.
Kapabilitas Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Dalam Pengembangan Ekonomi Lokal Rd. Siti Sofro Sidiq; Resdati Resdati; Mashur Fadli; Teguh Widodo; Seger Sugiyanto
ijd-demos Volume 4 Issue 2 (2022)
Publisher : HK-Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/ijd.v4i2.265

Abstract

Badan Usaha Milik Desa (BumDes) menjadi penggerak ekonomi pedesaan yang berbasis pada potensi lokal. Namun, tidak semua BUMDes memiliki kemampuan dan bekerja secara optimal melaksanakan fungsinya. Penelitian ini dilakukan di Koto Tibun Kampar Riau, melihat dan menganalisis sejauh apa kapabilitas BUMDes dalam mengembangkan potensi ekonomi lokal di wilayah tersebut. Kami menggunakan pendekatan kualitatif, melakukan observasi dan wawancara, serta analisis temuan secara deskriptif. Temuan penelitian ini bahwa secara khusus BUMDes Koto Tibun telah bekerja dengan baik, mengembangkan potensi ekonomi lokal khususnya sektor perikanan. BUMDes berperan melalui unit usaha simpan pinjam yang memberi peluang modal bagi masyarakat. Komponen modal sosial yang paling menonjol dan menjadi pengikat antara BUMDes dan masyarakat adalah kepercayaan, jaringan dan kepedulian, sementara unsur yang lemah terletak pada norma. Ada beberapa masyarakat yang meminjam modal tidak membayar tepat waktu bahkan selain tidak menepati kesepakatan tertulis, terkadang mereka melanggar kesepakatan negosiasi atau yang sifatnya dibentuk atas azas musyawarah kekeluargaan. Untuk menjaga kinerja BUMDes komponen tersebut memerlukan perhatian khusus dan perlu dilakukan upaya penyadaran maupun pemahaman mengenai hak serta kewajiban masing-masing pihak.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PERMENDIKBUD NOMOR 23 TAHUN 2017 TENTANG HARI SEKOLAH Ria Septi Oktavia, Sujianto, Rd. Siti Sofro Sidiq
JIANA ( Jurnal Ilmu Administrasi Negara ) Vol 17, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.527 KB) | DOI: 10.46730/jiana.v17i2.7903

Abstract

Implementation of Permendikbud Policy Number 23 Year 2017 Regarding SchoolDays. The purpose of this study was to determine the implementation of Permendikbud PolicyNumber 23 of 2017 concerning school days in SMP Negeri 4 Pekanbaru. This study uses theoriesfrom Edward III about policy implementation. This research was conducted using qualitativedescriptive methods. Research informants were the Head of the Pekanbaru Education Office,School Principals, Teachers, Students, Parents of Students, and School Committees. The samplingtechnique used was purposive sampling, with data collection using the method of observation,interviews and documentation. Data analysis through the process of collecting data, presentingdata and drawing conclusions. The results of this study indicate that the implementation ofPermendikbud policy No. 23 of 2017 concerning School Days (Case Study of SMP Negeri 4Pekanbaru) went as expected. In addition, it was also concluded that the implementation of a fullday school affects students, both positive and negative, and the impact is generally seen in schools.
Pelatihan Digital Economy, Digital Content, Dan Digital Governance Bagi Petani Dan UMKM Di Desa Rimbo Panjang Kampar Rd. Siti Sofro Sidiq; Ismandianto Ismandianto; Resdati Resdati; Teguh Widodo; Seger Sugiyanto
Jurnal Pengabdian Dharma Laksana Vol 5, No 1 (2022): JPDL (Jurnal Pengabdian Dharma Laksana)
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/j.pdl.v5i1.23463

Abstract

Digitalisasi dapat membantu petani dan pelaku UMKM untuk memperluas jaringan pemasaran. Namun, untuk terlibat aktif dan menjadi bagian dari ekonomi digital perlu upaya untuk meningkatkan literasi tentang ekonomi digital serta aspek penunjangnya. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan pelatihan dan literasi kepada petani dan pelaku UMKM tentang 3 (tiga) aspek yaitu digital economy, digital content, serta digital governance. Pengabdian dilaksakan dengan metode Participatory Rural Appraisal dengan tahapan survey dan identifikasi masalah, diskusi terfokus, pelaksanaan pelatihan serta evaluasi. Hasil survey dan diskusi dalam kegiatan pengabdian ini menemukan bahwa kawasan Rimbo Panjang Kampar memiliki potensi yang beragam dalam bidang pertanian antara lain perkebunan nanas, holtikultura, hingga tanaman obat. Mayoritas dijual dalam skala terbatas melalui tengkulak. Demikian juga dengan produk turunan UMKM, pemasaran masih terbatas dan belum menggunakan sistem online. Dalam kegiatan ini masyarakat dikenalkan mengenai ekonomi digital dan berbagai hal penting lain untuk mengoptimalkan pemasaran produk mereka sehingga dapat meningkatkan ekonomi keluarga. Keberhasilan pengabdian ini dilihat dari kemampuan peserta menjelaskan tentang ekonomi digital serta aspek penting lain sebagai kebutuhan utama dalam konteks pemasaran digital. Namun, terdapat masalah yang menjadi hambatan dan harus segera diselesaikan yaitu uji produk hingga perizinan edar.
Co-Authors ", Ampurilus ", Jefri ", Riskiati ", Safarwatunnisak ", Sheila ", Thabrani ", Yohana ', Poppy ', Rafiqurrahim ', Restika Abdul Sidiq Achmad Hidir Ade Mustika Iriani, Ade Mustika Adi Kurniawan Afe Risnan Agnes Seltabita Siringo-Ringo Agustina, Winda Khairunnisak Agustina, Yuni Ahmad Huda Ahmad Nawawi Alamsyah " Amilina " Anak Agung Gede Sugianthara Ananda, Dhea Putri Ananda, Ingrid Dwi Ananda, Ingrid Dwi Ananto Ariyoga, Ananto Andri Sulistyani Annisa, Fitri Arapandra ", Arapandra Arbi Sagita Arie Wibowo Arief Pratama Yudha Arindi " Arnanda, Dian Ashaluddin Jalil Ashaluddin Jalil Ashaluddin Jalil Asmalia Okta Sari Asman ", Asman Asnaria Siadari Axelia Dessy Anggraini, Axelia Dessy Ayu Ningtias Bahagiana, Berkah Bediona, Zahratul Aini Bimo Teguh Pangestu Churcill, Vivyan Augustine E Cindi Septia Claudia, Monica Natasha Damanik, Chesia Glora Bestari Dea Emilta Deli Novianti Deni Fransisco Dessy Alencia Lumban Gaol Deswanti, Sinta Dewi Nur Aini Zulfa Dewi Yuli Astri Dimas Wahyu Pratama Dinda Pratiwi Dinesti Sastri Edward, Fandy Effa Ellin Sinaga Efri Yenti Efriani, Ressy Elana Apriani Elvira Elvira Erly, Zania Buchi Essa Wahyuni Syaputri Eva Lasrianita Pangaribuan Fadli, Arya Ramadhani Fadli, Mashur Fadri Hadi Syahputa Fandy Edward Fani Putri Anggia Situmeang Fenny Lorensia Fina Novita Firma Hillari Izzah Fitri Yana Fitri, Resi Anda Fitriana Malida Putri Gabrylia Gema Balinda Gibran, Muhammad Khalil Gilang Gusrianto Gilbert Yosafat Christ Van Doli Manurung Ginting, Okta Fiani Br. Greatsby Yudhistira Ramadhan Gressela " Habir Jais Hariadi Noprison Harianja, Immanuel Miclyn Pride Harmigi, Amin Hartika, Reni Helna Manda Hayati Hesti Asriwandari Hidayatun Nisa Hindina Maulida I Gusti Bagus Wiksuana I Gusti Ngurah Antaryama IBNU FARHAN, IBNU Iga Maidini Mawardi Ike Ajeng Rufini Immanuel Miclyn Pride Harianja Indrawati Indrawati Indriani Indriani Indro Susilo Insani, Putri Intan firmansyah Iqbal Almuhtadhee Billah Ira Devi Anna Purba Irfan Bifthaussalam Irma Putri Oktaviani Ismandianto Isra Maulida Oktavia Pakpahan Jamallah Lillah Jimmi Krisyanto Manurung Jumiatun, Siti Jumiatun, Siti Juniarti Maula Junita " Kartini " Khairani, Febby Khairi, Muhammad Khotibul Umam Kurnia Farozita Lestari, Niken Fujia M Yusuf M Yusuf M. Iqbal Fadillah Maisurya Eristina Manurung, Jimmi Krisyanto Marini Yunita Marjuang H. Sinaga Maulana Rasyidin Meri Gustiani Mira Yuastrida Mirna Siska Sari Miswan, M. Mita Rosaliza, Mita Monica Sandra Monica Santania Muhammad Fedryansyah, Muhammad Muhammad Ihsan Muhammad Ihsan Muhammad Raihan Alhazra Muhammad Reski Muhammad Ridho Rizky Muhammad Riskiansyah Muhammad Rizal Efendi Muhammad Suhada Putra Muhammad Yaslan Muthya Achyana N.K Swastika Ratri Arini Nabila, Wahyu Nadila Octaviani Putri Nadya Clarissa Arlin Nadya Flandro Sinaga Nelfianti, Aprini Nelvi Monariyanti Neneng Setiawati Netti Yuliana Situmorang Ningsih, Ike Rahma Nita Sumiati Nitasari, Wahyu Noviana, Rahmatul Nunung Nurwati nunung nurwati Nur Afni Nofyanti, Nur Afni Nur Aslika Nurfitriani ", Nurfitriani Nurita, Riau Nurmalasari Nurmalasari Nurmia Alfianti Nurrahmi " Nurshafira, Wan Octarien Syamartha Okta Karneli, Okta P. Rajip Malik S Malik S Pangestu, Bimo Teguh Pro Sutejo Pasaribu Purba, Ira Devi Anna Putra, Muhammad Rizki Mahalian Putri, Septi Riana R. Widya Setiabudi Sumadinata R. Yogie Prawira W Rafiqurrahim ' Rage Aprianto Rahayu, Sri Ariesta Suci Rahmadani, Rahayu Rahman Hidayat Rahmat Rizki Ramadhan, Anugerah Ramadhan, Hibatullah Ramla K Rani, Shinta Rizhkivia Ratih Purwaningsih Reni Hartika Reni Nurul Husnah Resdati Resdati Resdati Rhecha Valevi Ria Zelfy Raini Rias Rekha Nita Rika Rahmasari Rina Susanti Rio Alfasyah Ririn Wahyuningsih Riris " Risdayati Risdayati Rizki Desi Wulansari, Rizki Desi Rizki Simatupang Rohani Seventina Debora Sitanggang Romauli Lumbangaol Romi Lidya Sihombing Romi Wahdiromodon Rosna Meilani Roza Silvia Ryan Bagus Wijaya Sahara Alisyah Saleha, Nesia Herliza Salsadila, Dela Santri Yulia Sapitri, Awidiya Saputri, Indry Kurnia Saragih, Tiwi Ravika Sari, Fira Viona Sari, Selvi Gustia Sarlianto, Setyo Tri Sattaria Amalina Ulfa Savera Mukti Sefika, Sasa Seger Sugiyanto Seger Sugiyanto Seger Sugiyanto Seno Andri Septia Ronald Riawansyah Septia Warda Ningsih Septia, Cindi Shelin Krismonika Simanjuntak Sihombing, Ependi Hotlas Sihombing, Romi Lidya Silvy Ocktaviani Sinaga, Effa Ellin Sinta Deswanti Sintia Tri Anggriani Siregar, Ikhtiara Amwan Nisa Br. Siringo-Ringo, Agnes Seltabita Siti Khadijah Situmeang, Fani Putri Anggia Situmorang, Netti Yuliana Situmorang, Trisno Sanra Sofya Achgnes Sugiyanto, Seger Supriadi Pangaribuan Suqron, Aufa Sweny Savela Sabilla Swis Tantoro Syafri Harto Syofia Achnes T. Romi Marnelly Teddy Kurniawan Teguh Widodo Teguh Widodo Teguh Widodo Telsya Aprilia Kartika Thabrani " Trisno Sanra Situmorang Try Sarah Ulina, Tio Lina Roma Uman, Khotibul Untsadewan, Qazza Nakia Wahyuni, Asro Widya Astuti Wijaya, Fredy Lea Wijayanti, Rizki Ayu Willya Achmad Windi Wiliana Wulandari, Ulfa Fitri Yandi, Okta Dwi Yayat Firmansyah Yesicha, Chelsy Yoga Chairullah Yohana Devirda Novich Yoza, Alifa Kamila Yuli Anggraini Junaidi Yulinawati " Yulni, Mila Ade Yuni Agustina Yuni Angelina Yuni Ariska Yusmar Yusuf Yusmar Yusuf Yusra Fadilah Nur Siregar Zahara, Ghina Zaki Ananda Zakiyah Ulfa Aryani Zulita "