Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search
Journal : Central Publisher

PERAN STRATEGIS KEPEMIMPINAN VISIONER DALAM REFORMASI SISTEM PEMBINAAN NARAPIDANA Muhammad Alvin Nuha; Budi Priyatmono
Journal Central Publisher Vol 2 No 4 (2024): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v2i4.427

Abstract

Latar Belakang : Kepemimpinan visioner dalam lembaga pemasyarakatan tidak hanya penting dalam aspek internal organisasi, tetapi juga berdampak langsung pada kualitas interaksi sosial dan psikologis antara petugas dan warga binaan. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepemimpinan visioner dalam meningkatkan efektivitas program pembinaan narapidana di Lapas Kelas IIA Purwokerto Metode : Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil dan Pembahasan : Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan visioner kepala lapas mampu menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, meningkatkan motivasi petugas, serta mendorong partisipasi aktif narapidana dalam berbagai program pembinaan. Selain itu, kepemimpinan visioner juga mampu mengatasi berbagai tantangan internal seperti keterbatasan sumber daya dan resistensi perubahan melalui komunikasi yang efektif dan pemberdayaan seluruh elemen lapas. Kesimpulan : Kepemimpinan visioner menjadi faktor kunci dalam keberhasilan pelaksanaan program pembinaan narapidana di lembaga pemasyarakatan.
PERAN KEPEMIMPINAN DALAM MENGAKSELERASI PENANGANAN KORUPSI DI ERA DIGITALISASI 5.0 DAN MEDIA SOSIAL (STUDI KASUS PADA LAPAS SUKAMISKIN) Bayu Abroor Prasetyo; Annas Rifki Rachmawan; Budi Priyatmono
Journal Central Publisher Vol 2 No 6 (2024): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v2i6.465

Abstract

Latar Belakang : Kasus di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin menyoroti betapa kompleksnya praktik penyimpangan yang terjadi dalam sistem pemasyarakatan, mulai dari jual beli fasilitas hingga pemberian izin keluar secara ilegal kepada narapidana korupsi. Di tengah tuntutan era digitalisasi 5.0 dan kemajuan teknologi media sosial, peran kepemimpinan menjadi sangat strategis untuk mempercepat pemberantasan korupsi dan membangun tata kelola lembaga yang lebih transparan dan akuntabel. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam kontribusi kepemimpinan transformasional dan berbasis teknologi dalam mempercepat reformasi sistem di Lapas Sukamiskin. Metode : Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur dan analisis kasus. Hasil dan Pembahasan : Hasil penelitian menegaskan bahwa kepemimpinan yang mampu mengintegrasikan teknologi, etika birokrasi, dan manajemen perubahan berperan besar dalam menekan praktik korupsi secara sistemik. Kesimpulan : Kepemimpinan memiliki peran yang sangat strategis dalam mempercepat penanganan korupsi di Lapas Sukamiskin, terutama di era digitalisasi 5.0 yang ditandai dengan kemajuan teknologi informasi dan media sosial
PERAN KEPEMIMPINAN DALAM MEMBANGUN BUDAYA KERJA PROFESIONAL DI LAPAS DAN RUTAN Krisye Latupeirissa; Budi Priyatmono
Journal Central Publisher Vol 2 No 7 (2024): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v2i7.467

Abstract

Latar Belakang : Kepemimpinan yang efektif dalam lembaga pemasyarakatan memainkan peran kunci dalam menciptakan budaya kerja yang profesional. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana gaya dan pendekatan kepemimpinan di Lapas dan Rutan memengaruhi disiplin, integritas, dan etos kerja petugas. Metode : Dengan pendekatan kualitatif, data diperoleh melalui studi literatur dan analisis konten dari berbagai studi sebelumnya. Hasil dan Pembahasan : Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional mampu mendorong perubahan budaya kerja yang lebih positif dan profesional, khususnya dalam konteks keterbatasan sumber daya dan tantangan birokrasi. Kesimpulan : Peningkatan pelatihan kepemimpinan dan penekanan pada nilai-nilai organisasi yang humanis menjadi rekomendasi utama.
KEPEMIMPINAN DALAM MENCIPTAKAN INOVASI KEMAJUAN LEMBAGA PEMASYARAKATAN DI INDONESIA UNTUK STRATEGI MENUJU PEMASYARAKATAN YANG MODERN Ardian Rizky Putranto; Budi Priyatmono
Journal Central Publisher Vol 2 No 7 (2024): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v2i7.482

Abstract

Latar Belakang : Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) sebagai bagian dari sistem peradilan pidana memegang peran penting dalam proses rehabilitasi dan reintegrasi sosial narapidana. Lembaga pemasyarakatan menghadapi berbagai tantangan kompleks seperti overkapasitas, keterbatasan sumber daya manusia yang baik, kebutuhan reformasi sistem pembinaan dan stigma sosial buruk yang masih terjadi dalam sistem pemasyarakatan di Indonesia. Dalam konteks ini, kepemimpinan memiliki peran penting dalam menciptakan dan mengimplementasikan inovasi sebagai solusi atas permasalahan tersebut. Kepemimpinan yang inovatif menjadi kunci dalam mendorong transformasi menuju pemasyarakatan yang modern dan lebih baik. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana kepemimpinan berkontribusi terhadap inovasi untuk kemajuan dalam Lembaga Pemasyarakatan. Metode : Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur dan analisis kebijakan. Hasil dan Pembahasan : Hasil kajian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional dan partisipatif menjadi kunci dalam membangun budaya kerja yang progresif, meningkatkan kualitas pelayanan narapidana, serta mengadopsi teknologi digital dalam manajemen pemasyarakatan. Kesimpulan : Inovasi yang berkelanjutan, berbasis nilai kemanusiaan dan keadilan restoratif, menjadi fondasi dalam strategi menuju sistem pemasyarakatan yang modern dan humanis.
GAYA KEPEMIMPINAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP KINERJA PETUGAS PEMASYARAKATAN Maharani Cahyaning Utami; Budi Priyatmono
Journal Central Publisher Vol 2 No 7 (2024): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v2i7.483

Abstract

Latar Belakang : Gaya kepemimpinan adalah tindakan pemimpin dalam mempengaruhi bawahan dalam melaksanakan pekerjaan. Di sebuah lembaga pemasyarakatan, salah satu faktor penyebab keberhasilan petugas lapas memberikan binaan terhadap warga binaan dipengaruhi oleh gaya kepemimpinan yang dipakai oleh kepala lembaga pemasyarakatan. Tujuan : Penelitian ini bertujuan menginvestigasi gaya kepemimpinan yang dipakai oleh Kepala Lapas Kelas II B Klaten, persepsi petugas lapas terhadap gaya kepemimpinan tersebut, dan pengaruhnya terhadap kinerja dan motivasi petugas lapas. Metode : Penelitian ini menggunakan metode pengambaran atau kualitatif untuk mencoba mendeskripsikan penelitian yang ada. Hasil dan Pembahasan : Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa gaya kepemimpinan yang dipakai oleh kepala Lapas Kelas II B Klaten, yaitu: gaya kepemimpinan kharismatik, situasional, dan tegas serta disiplin tapi humanis. Hasil penelitian juga membuktikan bahwa gaya kepemimpinan bisa mempengaruhi kinerja petugas lapas dan juga memotivasi petugas dalam bekerja. Indikator keberhasilan petugas pemasyarakatan dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya juga dipengaruhi oleh gaya kemimpinan kepala lembaga pemasyarakatan. Kesimpulan : Di dalam memimpin sebuah lembaga pemasyarakatan, seorang pimpinan harus menerapkan gaya kemimpinan yang bisa menggerakkan anggotanya untuk mencapai tupoksi dengan baik.
KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DALAM SISTEM PEMASYARAKATAN DAN ANALISIS GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP EFEKTIVITAS REHABILITASI DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN DAN RUMAH TAHANAN NEGARA Vikri Ilham Fadillah; Budi Priyatmono
Journal Central Publisher Vol 2 No 8 (2024): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v2i8.492

Abstract

Latar Belakang : Kepemimpinan yang efektif menjadi kunci keberhasilan proses rehabilitasi dan reintegrasi narapidana ke masyarakat. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepemimpinan dalam sistem pemasyarakatan Indonesia, khususnya di lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan negara (rutan). Metode : Melalui pendekatan kualitatif dengan studi literatur dan analisis kasus, penelitian ini mengidentifikasi tantangan kepemimpinan di lingkungan pemasyarakatan, model kepemimpinan yang tepat, serta strategi implementasi kepemimpinan transformasional. Hasil dan Pembahasan : Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional dengan pendekatan humanis dan berorientasi pada rehabilitasi memberikan dampak positif terhadap iklim kerja petugas dan proses pembinaan narapidana. Kesimpulan : Kepemimpinan transformasional dengan pendekatan etis dan kolaboratif merupakan model yang paling sesuai untuk konteks pemasyarakatan Indonesia.
PENYULUHAN KEPEMIMPINAN SEBAGAI UPAYA PEMBENTUKAN KARAKTER NARAPIDANA DAN TAHANAN DI RUMAH TAHANAN NEGARA KELAS I SURABAYA Thoriq Surya Abilaksono; Girindra Muhammad Afrell; Budi Priyatmono
Journal Central Publisher Vol 2 No 8 (2024): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v2i8.494

Abstract

Latar Belakang : Sistem pemasyarakatan di Indonesia menekankan pada aspek rehabilitasi dan reintegrasi sosial narapidana, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022. Salah satu pendekatan yang digunakan adalah penyuluhan kepemimpinan, yang bertujuan menanamkan nilai tanggung jawab, disiplin, dan pengendalian diri. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menelaah dampak penyuluhan kepemimpinan terhadap karakter narapidana dan tahanan di Rutan Kelas I Surabaya Metode : Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan narapidana peserta program serta petugas pembinaan, dan dokumentasi kegiatan penyuluhan kepemimpinan. Hasil dan Pembahasan : Hasil kajian menunjukkan bahwa kegiatan ini meningkatkan kesadaran diri, kemampuan mengendalikan emosi, motivasi, dan tanggung jawab narapidana. Penyuluhan menumbuhkan rasa disiplin dan komitmen sosial yang lebih tinggi, selaras dengan teori kepemimpinan transformasional (Bass) dan konsep kecerdasan emosional (Goleman). Kesimpulan : Penyuluhan kepemimpinan efektif meningkatkan kualitas perilaku narapidana dan berpotensi mengurangi residivisme, oleh karena itu program ini sebaiknya dipertahankan serta dikembangkan lebih lanjut.
PERAN KEPEMIMPINAN PEMBIMBING KEMASYARAKATAN DALAM SISTEM PEMASYARAKATAN DI INDONESIA Rafli Jano Trigan; Budi Priyatmono
Journal Central Publisher Vol 2 No 8 (2024): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v2i8.502

Abstract

Latar Belakang : Pembimbing Kemasyarakatan (PK) memegang peran penting sebagai ujung tombak dalam mendampingi klien, mulai dari proses diversi hingga reintegrasi sosial. Kepemimpinan PK menjadi kunci dalam membangun relasi yang empatik dengan klien, memahami kebutuhan mereka, serta menjalin kerja sama dengan berbagai pihak seperti keluarga, masyarakat, dan aparat penegak hukum. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan karakteristik kepemimpinan yang dijalankan oleh Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam pelaksanaan tugas pembimbingan, pengawasan, dan pendampingan terhadap klien pemasyarakatan. Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur. Data diperoleh melalui kajian terhadap berbagai literatur, seperti buku, artikel ilmiah, jurnal, dan peraturan perundang-undangan terkait. Hasil dan Pembahasan : Penelitian menunjukkan bahwa Pembimbing Kemasyarakatan berperan penting dalam mendukung pemulihan dan reintegrasi sosial warga binaan. Kepemimpinan yang empatik dan komunikatif membantu mencegah pelanggaran berulang. Dukungan kebijakan dan pelatihan berkelanjutan diperlukan untuk memperkuat pendekatan pemasyarakatan yang restoratif. Kesimpulan : Dengan pendekatan yang humanis dan kepemimpinan yang responsif, PK berpotensi besar menjadi penggerak utama dalam menciptakan sistem pemasyarakatan yang lebih adil, inklusif, dan berorientasi pada perubahan positif bagi para pelanggar hukum.
MOTIVASI DARI SUDUT PANDANG TEORI HIRARKI KEBUTUHAN MASLOW Farhan Akbar Mu’arif; Budi Priyatmono
Journal Central Publisher Vol 3 No 3 (2025): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v3i3.624

Abstract

Latar Belakang : Motivasi merupakan proses penting yang mendorong individu dalam mencapai tujuan, dengan mengarahkan tindakan dan mempertahankan ketekunan. Penelitian ini membahas konsep motivasi dari sudut pandang Teori Hirarki Kebutuhan Maslow, yang menyatakan bahwa kebutuhan manusia tersusun dalam hirarki mulai dari kebutuhan fisiologis hingga aktualisasi diri. Selain itu, pandangan Dessler mengenai ketegangan akibat kebutuhan yang tidak terpenuhi dijelaskan sebagai sumber utama motivasi individu. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana motivasi memengaruhi produktivitas dan kualitas kinerja, serta bagaimana penerapan teori motivasi dapat meningkatkan efektivitas di lingkungan kerja. Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk menggambarkan dan menganalisis fenomena motivasi dalam dunia kerja berdasarkan teori-teori psikologi motivasi, terutama Teori Hirarki Kebutuhan Maslow. Hasil dan Pembahasan : Hasil pembahasan menunjukkan bahwa pemahaman mendalam tentang berbagai teori motivasi sangat penting untuk menciptakan lingkungan kerja yang memotivasi dan mendukung kepuasan karyawan. Kesimpulan : Dengan mempertimbangkan kebutuhan individu, organisasi dapat merancang strategi motivasi yang lebih efektif untuk mencapai tujuan bersama.
KEPEMIMPINAN Hamdani Salim Siregar; Budi Priyatmono
Journal Central Publisher Vol 3 No 3 (2025): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v3i3.626

Abstract

Latar Belakang : Kepemimpinan merupakan suatu proses sosial di mana seorang individu mempengaruhi sekelompok individu lainnya untuk mencapai tujuan bersama. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan pembahasan mendalam tentang konsep, teori, gaya, faktor penentu efektivitas, dan tantangan kepemimpinan dalam konteks organisasi modern, khususnya di era digital. Metode : Studi ini menggunakan metode studi pustaka dengan teknik analisis tematik untuk memahami dinamika kepemimpinan kontemporer. Hasil dan Pembahasan : Hasil menunjukkan bahwa kepemimpinan efektif memerlukan kombinasi antara gaya transformasional, situasional, autentik, dan pelayanan, dengan adaptasi terhadap perkembangan teknologi dan budaya lokal. Kesimpulan : Temuan ini diharapkan memberikan kontribusi teoretis dan praktis untuk pengembangan kepemimpinan di berbagai sektor organisasi.