This Author published in this journals
All Journal Jurnal Keperawatan Jurnal Keperawatan Indonesia Nurse Media Journal of Nursing BERKALA FISIKA Jurnal Lahan Suboptimal Jurnal Ners Indonesia Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Keperawatan Soedirman (The Soedirman Journal of Nursing) Abdimas Journal of Contemporary Indonesian Art Jurnal NERS Jurnal Teknik Mesin Public Health of Indonesia AGRISAINTIFIKA Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Ilmu Gizi Indonesia Jurnal SEPA (Social Economic and Agribusiness Journal) JURNAL DIVERSITA JEPA (Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis) Jurnal Kesehatan Holistic Faletehan Health Journal Unnes Journal of Public Health Journal of Maternity Care and Reproductive Health ANARGYA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR PRIMA: Journal of Community Empowering and Services Ar-Rihlah: Jurnal Inovasi Pengembangan Pendidikan Islam Journal of Telenursing (JOTING) Indonesian Journal of Global Health research Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Jurnal Pengabdian Masyarakat Sasambo An Idea Health Journal Jurnal Keperawatan Cikini Nutrisia Jurnal Forum Kesehatan : Media Publikasi Kesehatan Ilmiah Jurnal Kesehatan Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Prosiding University Research Colloquium Jurnal Keperawatan Soedirman (The Soedirman Journal of Nursing) Jurnal AGRISEP: Kajian Masalah Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Health Dynamics Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Jurnal Gizi Ilmiah
Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATAN NILAI TAMBAH WORTEL MELALUI PEMBUATAN MIE WORTEL DI DESA GONDOSULI KECAMATAN TAWANGMANGU KABUPATEN KARANGANYAR Rahayu, wiwit; Setyowati, Setyowati
Jurnal Abdimas Vol 24, No 3 (2020): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wortel merupakan sayuran yang sudah sangat dikenal masyarakat Indonesia dan populer sebagai sumber vitamin A karena memiliki kadar karotena (provitamin A) yang tinggi.  Tawangmangu merupakan salah satu wilayah sentra produksi wortel di Kabupaten Karanganyar. Pada tahun 2016, produksi wortel di Kabupaten Karanganyar sebanyak 14.454 kuintal.  Ketersediaan wortel yang melimpah dan sifat produk yang mudah rusak menyebabkan harga jual wortel rendah. Hal ini mengakibatkan petani sering mengalami kerugian. Oleh karena itu perlu adanya proses pengolahan wortel lebih lanjut yang dapat meningkatkan nilai ekonomis dan umur simpan  wortel. Berdasarkan permasalahan tersebut, pengabdian ini dilakukan untuk meningkatkan nilai tambah wortel  melalui pembuatan mie wortel. Mitra dalam kegiatan ini adalah Kelompok Tani Wortel (KTW) Bina Taruna Sejahtera dan  Ngudi Makmur 3 yang berada di Desa Gondosuli Kecamatan Tawangmangu Kabupaten Karanganyar.  Kegiatan yang dilakukan meliputi pelatihan pembuatan mie wortel, pelatihan manajemen usaha, dan introduksi peralatan untuk membuat mie wortel.  Hasil dari  kegiatan pengabdian yang dilakukan adalah anggota kelompok tani mitra memiliki pengetahuan dan ketrampilan tentang cara membuat mie wortel, memiliki peralatan untuk membuat mie wortel, dan memiliki pengetahuan tentang manajemen usaha. Anggota kelompok tani mitra juga memiliki motivasi untuk mengembangkan usaha mie wortel. Anggota kelompok tani mitra berencana memproduksi mie wortel untuk menambah pendapatan keluarga dan menjadikannya makanan khas Desa Gondosuli Kecamatan Tawangmangu Kabupaten Karanganyar.. Kata Kunci: mie wortel, nilai tambah, Gondosuli
PENINGKATAN NILAI TAMBAH WORTEL MELALUI PEMBUATAN MIE WORTEL DI DESA GONDOSULI KECAMATAN TAWANGMANGU KABUPATEN KARANGANYAR Rahayu, wiwit; Setyowati, Setyowati
Jurnal Abdimas Vol 24, No 3 (2020): December 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v24i3.16258

Abstract

Wortel merupakan sayuran yang sudah sangat dikenal masyarakat Indonesia dan populer sebagai sumber vitamin A karena memiliki kadar karotena (provitamin A) yang tinggi.  Tawangmangu merupakan salah satu wilayah sentra produksi wortel di Kabupaten Karanganyar. Pada tahun 2016, produksi wortel di Kabupaten Karanganyar sebanyak 14.454 kuintal.  Ketersediaan wortel yang melimpah dan sifat produk yang mudah rusak menyebabkan harga jual wortel rendah. Hal ini mengakibatkan petani sering mengalami kerugian. Oleh karena itu perlu adanya proses pengolahan wortel lebih lanjut yang dapat meningkatkan nilai ekonomis dan umur simpan  wortel. Berdasarkan permasalahan tersebut, pengabdian ini dilakukan untuk meningkatkan nilai tambah wortel  melalui pembuatan mie wortel. Mitra dalam kegiatan ini adalah Kelompok Tani Wortel (KTW) Bina Taruna Sejahtera dan  Ngudi Makmur 3 yang berada di Desa Gondosuli Kecamatan Tawangmangu Kabupaten Karanganyar.  Kegiatan yang dilakukan meliputi pelatihan pembuatan mie wortel, pelatihan manajemen usaha, dan introduksi peralatan untuk membuat mie wortel.  Hasil dari  kegiatan pengabdian yang dilakukan adalah anggota kelompok tani mitra memiliki pengetahuan dan ketrampilan tentang cara membuat mie wortel, memiliki peralatan untuk membuat mie wortel, dan memiliki pengetahuan tentang manajemen usaha. Anggota kelompok tani mitra juga memiliki motivasi untuk mengembangkan usaha mie wortel. Anggota kelompok tani mitra berencana memproduksi mie wortel untuk menambah pendapatan keluarga dan menjadikannya makanan khas Desa Gondosuli Kecamatan Tawangmangu Kabupaten Karanganyar.. Kata Kunci: mie wortel, nilai tambah, Gondosuli
THE EFFECT OF CONSUME GINGER AND HONEY BISCUITS ON THE FRECUENCY OF NAUSEA AND VOMITING IN TEENAGE PREGNANCY Citra Indah Fitriwati; Setyowati Setyowati; Tri Budiati
Journal of Maternity Care and Reproductive Health Vol 2, No 4 (2019): Journal of Maternity Care and Reproductive Health
Publisher : Ikatan Perawat Maternitas Indonesia Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36780/jmcrh.v2i4.113

Abstract

The risk of complication that occur during pregnancy at a young age increasing maternal and infant mortality. Nausea and vomiting occur commonly during pregnancy but it will risk becoming more severe in teenage pregnancy, so it need to be prevented. Nonpharmacological therapy with ginger honey biscuits was used in this quantitative study to relieve nausea and vomiting in teenage pregnancy. Quasi-experiment design was used in this study with pre and post test of 32 respondents in control group and 32 respondents in intervention group. The respondent is teenage pregnancy 12-19 years old and experience nausea, vomiting. Pregnancy Unique Quantification of Emesis and Nausea (PUQE) Questionnaire used in this study to show the nausea and vomiting scores experienced by teenage pregnancy pre and post intervention ginger honey biscuits. This study conducted to identify the effect of consuming ginger biscuits and honey on the frequency of nausea and vomiting in teenage pregnancy. The results showed that there was a difference in the frequency of nausea and vomiting of teenage pregnancy before and after consume ginger honey biscuits. The recommendation of this research is the using of ginger honey biscuits as nursing intervention to relieve nausea and vomiting in teenage pregnancy.Keywords: ginger honey biscuits; nausea and vomiting; teenage pregnancy.
Strategi Bersaing Keripik Singkong Cap Gerus Produksi UKM Sumekar Pratiwi Kabupaten Tuban Mohamad Harisudin Mahfud; Setyowati Setyowati; Nizar Utami
AGRISAINTIFIKA: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 1, No 1 (2017): Agrisaintifika
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v1i1.36

Abstract

This research aim to assess the determinants of success of Cassava Chips Gerus, assess the competitive position of Cassava Chips Gerus, and formulate the alternative strategies for SME Sumekar Pratiwi in order to market their products. The basic method used in this research is descriptive analytic. Subject of this research is determined purposively. The data used in this study are primary and secondary data. This study used Competitive Profile Matrix (CPM) as its analysis data method. The result shows factors that determined the success of cassava chips Gerus brand. Based on CPM analytic, the product of cassava chips Gerus brand (3.116) occupies the second position in comparison to its competitors, namely cassava chips C (2.058) and cassava chips D (1.655). Cassava chips B (3,171) occupies the first position. Alternative competitive strategy that can be applied to the cassava chips Gerus is to promote the brand Gerus brand through sales-force promotion, conduct product positioning to create the image of quality products: that taste more savory, has the most recognized brands, more attractive label design and label information is more informative, and benchmark color, taste of the final product after the meal and set prices quantity discounts to final consumersKey words: Cassava Chips, Competitive Profile Matrix, Competitive Strategy
MASSAGE EFFECTIVITY WITH AROMATHERAPY FRANGIPANI TO COMFORT OF THE RELATION OF SEXUAL AT MENOPAUSE MOTHER Ririn Anantasari; Setyowati Setyowati; Hanny Handiyani
Jurnal Keperawatan Vol. 2 No. 2 (2011): Juli
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jk.v2i2.624

Abstract

Mother facing a period of menopause will experience problems physiologically psychological and like sweating nocturnal, dryness of vagina resulting pain in bone when correlating sexual, worries and less self confidence. Sigh is not balmy when correlating deductible sexual by giving intervention of treatment appropriate causing can increase quality of life at menopause mother. Intention of this study is to know massage effectivity with aromatherapy frangipani to comfort of the relation of sexual at menopause mother. 40 responders involved in this research consisted of 20 responders at group of intervention and 20 responders at group of control. This research applies method quasi experiment of type pre and post test with group control. Result is showing existence of difference having a meaning balmy taste when correlating sexual at group of intervention at before and after intervention (p < 0,0005). From result of research is recommended by massage with aromatherapy frangipani to health officer in public and clinic climaterium as part of treatment upbringing as a mean to increases comfort of the relation of sexual at menopause mother.
Pengaruh teknik pengolahan terhadap kandungan beta-karoten pada brokoli (Brassica oleracea L.) Mario Febrianus Helan Sani; Setyowati Setyowati; Sri Kadaryati
Ilmu Gizi Indonesia Vol 2, No 2 (2019): Februari
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.646 KB) | DOI: 10.35842/ilgi.v2i2.108

Abstract

Latar Belakang: Beta-karoten merupakan salah satu isomer karoten yang bisa ditemukan pada sayuran berwarna hijau tua atau kuning tua (seperti wortel dan brokoli). Brokoli merupakan sayuran yang memiliki kandungan beta-karoten yang cukup tinggi, yaitu 623 IU/100 gram. Namun, proses pengolahan brokoli menjadi hidangan dapat menurunkan kandungan beta-karotennya. Tujuan: Mengetahui pengaruh teknik pengolahan terhadap kandungan beta-karoten pada brokoli. Metode: Jenis penelitian ini adalah observational di laboratorium. Penelitian ini menggunakan rancangan acak sederhana dengan dua kali pengulangan dan satu unit percobaan. Teknik pengolahan yang dilakukan adalah merebus, mengukus, dan menumis. Brokoli mentah digunakan sebagai kontrol. Penelitian dilakukan pada bulan Februari–Maret 2017. Analisis kadar beta-karoten dilakukan di Laboratorium Chem-mix Pratama Yogyakarta dengan metode spektrofotometri. Hasil: Kadar beta-karoten tertinggi terdapat pada brokoli mentah diikuti dengan brokoli yang ditumis, dikukus dan direbus. Persen penurunan kadar beta-karoten yang direbus, dikukus dan ditumis dibandingkan dengan brokoli mentah masing-masing sebesar 45,87%, 33,52% dan 22,25%. Ada penurunan kadar beta-karoten yang signifikan setelah direbus, ditumis, maupun dikukus dibandingkan dengan brokoli segar (p<0,05). Kesimpulan: Kadar beta-karoten pada brokoli mengalami penurunan setelah dilakukan pengolahan dengan cara direbus, dikukus, dan ditumis. Merebus mengakibatkan penurunan kadar betakaroten terbanyak dibandingkan dengan kedua proses lainnya.
Grounded Theory Sebagai Pilihan Metode Riset Kualitatif Keperawatan Setyowati Setyowati
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 13 No 2 (2010): Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v13i2.241

Abstract

AbstrakGrounded theory merupakan metode riset kualitatif yang menggunakan suatu set prosedur yang sistematik untuk mengembangkan suatu teori secara induktif tentang suatu fenomena. Metode ini dimulai dari suatu pernyataan yang masih kabur dan akhirnya menghasilkan teori yang dikumpulkan dari berbagai data. Grounded theory membuat kenyataan bahwa kesenjangan antara teori dan praktik dapat diatasi, sehingga dapat diaplikasikan dalam praktik dan meningkatkan pelayanan. Analisis data dilakukan melalui empat tahap. Pendekatan grounded theory sangat membantu perawat untuk memahami perilaku sosial agar perawat lebih mengerti dan memahami pasiennya. AbstractGrounded theory is a qualitative research method utilizing a set of systematic procedure to develop an inductive theory on a particular phenomenon. It is initiated by answering a vague question and eventually generating theory from the data collected. The data analysis is carried out in 4 stages in the grounded theory approach. Grounded theory may bridge the gap between theory and practice. It can be applied into practice to enhance the quality of nursing service. This approach helps nurses to understand the social behaviour of the patients.
Pengalaman Perempuan Bekerja Dalam Melaksanakan Tugas Kesehatan Keluarga di Wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi Henny Permatasari; Achir Yani S. Hamid; Setyowati Setyowati
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 12 No 1 (2008): Maret
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v12i1.195

Abstract

AbstrakPenelitian fenomenologi yang berperspektif perempuan ini bertujuan mendapatkan gambaran pengalaman perempuan bekerja berkeluarga dalam melaksanakan perawatan keluarga. Partisipan ditetapkan dengan metode purposif berjumlah enam orang. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis dengan metode Collaizz’s. Hasil penelitian mengidentifikasi delapan tema utama dan satu tema tambahan yaitu alasan perempuan bekerja, kekhususan perempuan bekerja, kemampuan manajerial perempuan bekerja, dukungan sosial, kemampuan melaksanakan tugas kesehatan keluarga, kesenjangan antara harapan pekerja dan dukungan institusi kerja, diskriminasi gender, kebutuhan pekerja terhadap pelayanan kesehatan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perempuan bekerja mampu melaksanakan tugas kesehatan keluarga dengan dipengaruhi pengetahuan tentang masalah kesehatan, dukungan dari keluarga dan tenaga kesehatan profesional serta hak pekerja untuk mendapatkan jaminan pelayanan kesehatan. Perempuan bekerja juga memiliki kebutuhan khusus terhadap pelayanan kesehatan. Perawat kesehatan kerja diharapkan dapat meningkatkan pelayanan keperawatan yang bersifat promotif untuk memelihara dan meningkatkan derajat kesehatan perempuan bekerja. AbstractThere is evident that the working women experience numerous problems. The purpose of this feminine perspective phenomenological research was to describe the experience of married working women in carrying out family’s health tasks. There were six women purposively selected to participate in this study. Data was collected using in-depth-interview, exploring the experience of working women in carrying out family’s health tasks and issues related to the experience. Collaizz’s method was utilized to analyse the corrected qualitative data. The result of this study revealed nine themes were the reason for women to work, specification of social support, ability to carry out family health tasks, gap between expectation and insitution’s supporting, working women perception of gender discrimination, women’s need to health care. The research concluded that the working women were capable to carry family health taks which is influenced by their knowledge on health problems, the support of family and professional health providers and the right of providers to have health insurance. The working women also have the special needs of health care services. It is recommended that occupational health nurses should provide nursing care including health promotion and maintenance of health status of working women.
Perilaku Caring Perawat Pelaksana di Sebuah Rumah Sakit di Bandung: Studi Grounded Theory Blacius Dedi; Setyowati Setyowati; Yati Afiyanti
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 12 No 1 (2008): Maret
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v12i1.198

Abstract

AbstrakPerilaku caring belum diaplikasikan optimal dalam pelayanan keperawatan. Studi grounded theory ini bertujuan memperoleh gambaran perilaku caring perawat pelaksana sebuah RS di Bandung. Enam perawat pelaksana dari enam ruangan rawat inap di rumah sakit tersebut diobservasi dan diwawancara mendalam. Data dianalisis secara tematik. Penelitian menemukan tujuh tema yaitu sikap peduli terhadap pemenuhan kebutuhan klien, bertanggung jawab memenuhi kebutuhan klien, ramah dalam melayani, sikap tenang dan sabar dalam melayani klien, selalu siap sedia memenuhi kebutuhan klien, memberikan motivasi kepada klien, dan sikap empati dengan klien dan keluarganya. Penelitian ini merekomendasikan perlunya membudayakan perilaku caring melalui pendidikan berkelanjutan, supervisi, dan pengarahan intensif. AbstractThe caring behavior is still partially performed by nurses. This grounded theory study examined the caring behavior of the nurses. Six nurse staffs from the six different wards at a hospital in Bandung were observed and deeply interviewed. The data was analyzed thematically. The result identified seven themes namely concern on fulfilling client’s need, responsibility on fulfilling client’s need, friendly and hospitality, calm and patient in helping client, readiness and willing to help client, give motivation to client, and empathy to the client and the family. This research suggested the importance of continuing education, effective direction and supervision to establish the culture of caring behavior among nurses.
ETNOGRAFI SEBAGAI METODE PILIHAN DALAM PENELITIAN KUALITATIF DI KEPERAWATAN Setyowati Setyowati
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 10 No 1 (2006): Maret
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v10i1.171

Abstract

AbstrakEtnografi merupakan salah satu metode kualitatif yang tertua dari riset sosial. Metode ini sangat tepat untuk meneliti masalah budaya, dan biasanya selalu terpilih sebagai metode penelitian bidang sosial khususnya antrpologi. Makalah ini akan menjelaskan latar belakang etnografi dengan mendiskusikan sedikit tentang penggunaannya pada penelitian kesehatan khususnya keperawatan. AbstractEthnography is one of the famous and oldest qualitative method that used in social research. This method is very precise to research about culture, and is commonly used in the social especially anthropology researches. This paper will discuss about the use of ethnography in the health research especially in nursing.
Co-Authors - Anggorowati Achir Yani S. Hamid Achmad Basuki Achmad Nizar Hidayanto Agung Waluyo Agustono Agustono, Agustono Ahmad Hilal Madjdi, Ahmad Hilal Aldri Frinaldi Antia Antia Arifah M, Rifdha Artono Koestoer, Raldi Atik Hodikoh, Atik Azri Yani Nurman Baju Widjasena Besral . Blacius Dedi Cahya, Anggi Choirul Anam AM Diponegoro Citra Indah Fitriwati Dahlia, Debi Dewani, Mayang Risti Dian Ratna Sawitri Djannah, Nur Dwi Pudjonarko Eka Riyanti Eko Darmanto Elly Nurachmah Elsi Utami Mayor Endang Siti Rahayu Erlyna Wida Riptanti Etikariena, Arum Evi Martha Fanny Widadie Fitria Handayani Handayani, Fitria Hanny Handiyani Hariyati, Rr.Tutik Sri Hartal Hartal Hasnah, Hanan Nur Hastaning Sakti Hemi Fitriani, Hemi Henny Permatasari Heriandi Sutadi Heru Irianto I Gusti Bagus Wiksuana Ika Ratna Palupi Imami Nur Rachmawati Ira Sukyati Isti Khomah Jamhari Jamhari Jamil, Muhammad Dawam Juliastuti, Dyah Kemala Rita Kurniawati, Pindi kurniawati kusnandar kusnandar Kusnaningsih, Aida Kusworo Adi Lestari, Dwi Ayu Puji Lili Fajria Maharani, Marlisa Mario Febrianus Helan Sani Mateus Sakundarno Adi, Mateus Sakundarno Mediati, Ati Surya Mei Tri Sundari Misrawati Misrawati Mohamad Harisudin Mahfud Nafi’ah, Rizka Hayyu Nizar Utami Noor Cholifah Noor Diani Noor, M. Fakhruddin Novy Helena Chatarina Daulima Nur Djanah, Nur Nurhidayat Nurhidayat Paramashanti, Bunga Astria R. Dwi Budiningsari RA. Koestoer Rahmat, Noviyanti Safitri Rahmawati, Veronica Yeni Rais, Anggy Shazia Rianosa Rianosa Rini Rahmayanti Ririn Anantasari Ririn Anantasari, Ririn Rr Tutik Sri Hariyati Ruhayati, Susila Rumdari, Rumdari S., Chiyar Edison Secha, Maulidin Nur Setiawati, Deni Setiono Setiono Siswi Jayanti Siti Budi Utami Siti Rahmawati Sri Kadaryati Sri Karyati Sugiharti Mulya Handayani Sulasty, Siti Utami Suparyatmo, J.B Suryani, Isti Susilo Wirawan Su’ad, Su’ad Syahril Ardi Syahrul Tuba Syamsiar, Syamsiar Tifauzah, Noor Tri Budiati Tri Siswati, Tri Tri Sundari, Mei Umi Barokah Umi Sukowati wardani, ika adhitya Widiyanto, Santo Yoseph Didik Wiwit Kurniawati Wiwit Rahayu Wiwit Rahayu Yati Afiyanti Yayi Suryo Prabandari Yeni Rustina Yulia Irvani Dewi Yustiana Olfah