Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN KAHOOT UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS X PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA Adillah Resfia El Wa'fa; Dwi Sulistyaningsih; Sri Haryanti
Journal of Lesson Study in Teacher Education Vol. 3 No. 2 (2024): Volume 3 No 2 2024
Publisher : LitbangMu Jawa Tengah and Teacher Professional Education UNIMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51402/jlste.v3i2.138

Abstract

Mathematics learning often poses challenges due to low student interest, resulting in reduced participation and outcomes. This study aims to enhance students' learning interest through the application of Problem-Based Learning (PBL) assisted by Kahoot. Using a Classroom Action Research (CAR) approach, the study was conducted in two cycles, each comprising planning, implementation, observation, and reflection. Results showed an increase in students' learning interest from 51% (low) in the pre-cycle to 67% (moderate) in Cycle I, and 81% (high) in Cycle II. The findings demonstrate the effectiveness of PBL assisted by Kahoot in fostering interest and engagement in mathematics. Teachers are encouraged to integrate gamified tools like Kahoot and tailor learning strategies to students' needs.
Efektivitas Metode Penyuluhan Higiene Dan Sanitasi Pangan Dengan Media Articulate Storyline “Fosaling’’ Pada Penjamah Makanan Di Rumah Makan X Dan Y Yuliana Puspitasari; Sri Haryanti; Rizki Kurniawan Saputra
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 21 No. 2 (2026): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/djik.v21i2.3491

Abstract

Higiene dan sanitasi pangan berperan penting menjamin keamanan pangan dan mencegah keracunan makanan. Kurangnya kebersihan diri dan penggunaan APD yang tidak sesuai standar menyebabkan risiko kontaminasi pangan akibat rendahnya penerapan higiene sanitasi. Peneliti menggunakan media berbasis website Articulate Storyline "FOSALING" untuk meningkatkan perilaku penjamah makanan melalui penyuluhan. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas media tersebut di Rumah Makan X dan Y. Peneliti menerapkan desain Non-Equivalent Control Group dengan pre-test dan post-test. Penelitian ini berjumlah 60 responden dengan teknik total sampling, lalu membagi mereka menjadi kelompok eksperimen dan kontrol. Analisis data menggunakan uji Shapiro-Wilk, Wilcoxon, dan Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pengetahuan, sikap, dan praktik yang lebih tinggi dibanding metode ceramah. Hasil uji menunjukkan perbedaan signifikan sebelum dan sesudah intervensi antara kedua kelompok dengan (p-value < 0,001). Hasil penelitian menunjukkan bahwa media "FOSALING" lebih efektif dibanding metode ceramah dalam meningkatkan perilaku higiene dan sanitasi pangan