Claim Missing Document
Check
Articles

DIORAMA SEBAGAI MEDIA INTERAKTIF DALAM PEMBELAJARAN SIKLUS AIR DI SEKOLAH DASAR Sri Haryanti; Fitri Lastini; Ahsanul Huda Susanto; Yenny Widyawati; Anatri Desstya
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10 Nomor 1, Maret 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i01.21800

Abstract

The aim of this research is to explore the use of dioramas as interactive media in learning the water cycle for class V students at SDN 03 Ngepungsari, Jatipuro, Karanganyar. This research method uses a qualitative approach. The research subjects were 11 class V students. Data was collected through observation, interviews, tests and documentation. Data analysis was carried out using the Miles and Huberman model, including data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The research results show that the use of dioramas in learning the water cycle makes it easier for students to understand the concepts of the water cycle. Students look active and fully involved in learning, and can explain the water cycle better after using the diorama. The conclusion of this research is that dioramas can be an innovative and interactive medium for science learning in elementary schools, especially for the topic of the water cycle, and can foster students' understanding of this natural phenomenon.
PENCEGAHAN PENULARAN TB DENGAN PENYULUHAN PHBS DAN PELATIHAN DESINFEKSI RUANGAN DI KELURAHAN CATUR TUNGGAL Sri Puji Ganefati; Haryono, Haryono; Furaida Khasanah; Sri Haryanti
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 4 No. 11: Nopember 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan survei yang dilakukan Field Executive Public Private Mix dari World Health Organisation tahun 2022, kasus TB di Catur Tunggal ada 28 penderita, tertinggi diantara semua kelurahan di Sleman. Hal ini diperlukan fasilitas masyarakat untuk berpartisipasi dalam mewujudkan kesehatan masyarakat dan lingkungan yang berdaya sebagai upaya mengentaskan persoalan TB melalui pendekatan komprehensif. Desinfeksi ruangan merupakan langkah penting dalam penanggulangan Tuberkulosis (TB) untuk mengurangi risiko penyebaran bakteri Mycobacterium tuberculosis di lingkungan. Selain itu, salah satu faktor permasalahan yang berakibat tingginya angka penyebaran penyakit adalah Pola Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang masih rendah. Melalui edukasi PHBS dan peningkatan pelayanan kesehatan dapat menekan penyakit menular, khususnya penyakit TB. Penyampaian edukasi PHBS dilakukan dengan metode ceramah diskusi dan pelatihan desinfeksi ruangan dilakukan dengan metode demonstrasi alat desinfeksi electrolyzer Cl2. Kemudian, dilakukan kegiatan praktik desinfeksi ruangan di rumah penderita. Berdasarkan penilaian pre-test dan post-test pada penyuluhan terdapat 95% peserta memiliki peningkatan pemahaman materi dan dibuktikan pada praktik desinfeksi ruangan bahwa para kader dan Sanitarian dapat turut membantu dalam desinfeksi rumah penderita
Pengaruh Marinasi Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi) terhadap Waktu dan Suhu Penyimpanan Daging Ayam Broiler dan Ayam Kampung di Pasar Bantengan Zulfany, Farsya Auliya; Narto; Choirul Amri; Sri Haryanti
MEJORA Medical Journal Awatara Vol 3 No 4 (2025): October 2025
Publisher : Awatara Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61434/mejora.v3i4.311

Abstract

Averrhoa bilimbi (bilimbi) contains 10% saponins, 6% tannins, as well as alkaloids, phenols, and flavonoids, which are suspected to have antibacterial properties and can be used as natural food preservatives. To determine the effect of 12% bilimbi marination on the reduction of bacterial counts in broiler and native chicken meat based on variations in storage temperature and duration. This study used a quasi-experimental design with a one-group pretest-posttest method. Samples of broiler and native chicken meat were marinated with 12% bilimbi solution and stored at room and cold temperatures for 24 and 36 hours. Microbiological testing was conducted using the Total Plate Count (TPC) method, and data were analyzed using the Paired Sample T-test. The highest average reduction in bacterial count was observed in broiler chicken stored at room temperature for 36 hours (68.09%), while the lowest was found in native chicken stored at cold temperature for 24 hours (18.59%). Statistical analysis showed that 6 out of 8 treatments had significant differences before and after marination (p<0.05), while 2 treatments showed no significant difference (p>0.05). Marination with 12% bilimbi extract is effective in reducing bacterial counts in chicken meat, particularly during room temperature storage for up to 36 hours.
Efektivitas Media Penyuluhan dengan Leaflet dan Ceramah untuk Peningkatan Pengetahuan Higiene Sanitasi Karyawan Restoran Grafika 2025 Pramestika, Zenanda; Narto; Sri Haryanti; Chairul Amri
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.120

Abstract

Penjamah makanan memiliki peran penting dalam menjaga kualitas dan keamanan pangan. Kurangnya pengetahuan tentang higiene dan sanitasi dapat meningkatkan risiko penyakit bawaan makanan. Hal ini tercantum dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 02 Tahun 2023 tentang Kesehatan Lingkungan yang memberikan dasar hukum untuk penyelenggaraan kegiatan yang bertujuan meningkatkan kesehatan masyarakat. Salah satu kegiatan tersebut adalah pengamanan makanan dan minuman, yang melindungi masyarakat dari makanan dan minuman yang tidak memenuhi standar kualitas. Oleh karena itu, diperlukan strategi edukatif yang efektif untuk meningkatkan pemahaman mereka. Mengetahui efektivitas media penyuluhan berupa leaflet dibandingkan metode ceramah dalam meningkatkan pengetahuan higiene sanitasi Karyawan Restoran Grafika Kalasan. Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimen dengan pendekatan Non-Equivalent Control Group. Sampel terdiri dari 50 responden yang dibagi menjadi dua kelompok: kelompok eksperimen (leaflet) dan kelompok kontrol (ceramah). Pengukuran dilakukan melalui pretest dan posttest menggunakan kuesioner terstandar. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan Mann-Whitney. Kelompok leaflet mengalami peningkatan rata-rata nilai pengetahuan sebesar 21,4 poin (27,65%), sedangkan kelompok ceramah meningkat sebesar 9,8 poin (12,31%). Hasil uji statistik menunjukkan perbedaan yang signifikan (p < 0,05), dengan media leaflet terbukti lebih efektif dalam meningkatkan pengetahuan. Media leaflet lebih efektif dibandingkan metode ceramah dalam meningkatkan pengetahuan higiene dan sanitasi pada penjamah makanan.