p-Index From 2021 - 2026
8.514
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Manajemen Atma Jaya Jurnal Dinamika Pengabdian (JDP) International Research Journal of Management, IT & Social Sciences JKBM (JURNAL KONSEP BISNIS DAN MANAJEMEN) MANAJERIAL YUME : Journal of Management Inovasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen Jurnal Manajerial Psikostudia : Jurnal Psikologi Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis Jurnal Pendidikan dan Konseling eCo-Buss Abdimas UNWAHAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat UNWAHAS Jurnal Ilmiah Edunomika (JIE) International Journal of Economics Development Research (IJEDR) Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran (JINOTEP) Kajian dan Riset Dalam Teknologi Pembelajaran Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Papatung : Jurnal Ilmu Administrasi Publik, Pemerintahan dan Politik Abdimasku : Jurnal Pengabdian Masyarakat Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Darma Agung Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal Sinestesia Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat International Journal of Social Science juremi: jurnal riset ekonomi Journal of Education Research Jurnal Manajemen Kalbisocio: Jurnal Bisnis dan Komunikasi Kolaborasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Economic Reviews Journal Journal of Innovation Research and Knowledge Journal of Community Service Media Bina Ilmiah Nata Palemahan: Journal of Environmental Engineering Innovations Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Fenomenologi Komunikasi dan Isolasi Sosial antara Milenial dan Gen Z di Era Hybrid Work I Made Aditya Putra Wiguna; I Putu Dharmawan Pradhana; Gusi Putu Lestara Permana; I Gusti Ngurah Oka Ariwangsa
eCo-Buss Vol. 8 No. 2 (2025): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v8i2.3482

Abstract

Model kerja hybrid mengubah pola komunikasi dan interaksi sosial di tempat kerja, terutama pada organisasi yang melibatkan generasi Milenial dan Generasi Z. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengalaman komunikasi antargenerasi serta potensi isolasi sosial yang muncul dalam konteks kerja hybrid. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan perspektif fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap pekerja Milenial dan Gen Z di wilayah Denpasar dan Badung. Analisis data dilakukan dengan mengombinasikan model Miles dan Huberman serta pendekatan Gioia untuk mengembangkan tema-tema utama dari pengalaman informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan gaya komunikasi, ritme kerja, dan pemaknaan profesionalisme memicu ambiguitas situasional dan miskomunikasi dalam interaksi daring. Isolasi sosial tidak muncul dalam bentuk penarikan diri dari pekerjaan, tetapi sebagai perasaan tidak dilibatkan, tertinggal informasi, dan berkurangnya keterhubungan emosional dengan tim. Di sisi lain, kohesi kerja tetap terjaga melalui kejelasan peran dan orientasi pada penyelesaian tugas, meskipun kedekatan sosial bersifat terbatas. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan kerja hybrid sangat bergantung pada pengelolaan komunikasi lintas generasi dan pembentukan norma komunikasi bersama, bukan hanya pada fleksibilitas sistem kerja.
Rekonstruksi Keseimbangan Hidup dan Kesehatan Mental Pekerja Generasi Z Menghadapi Boreout di Coffee Shop Dicko Helmi Susanto; I Putu Dharmawan Pradhana; Ni Nyoman Sri Wisudawati; I Gusti Ayu Wirati Adriati
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 1 (2026): January
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emak.v7i1.3622

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi fenomena boreout suatu kondisi kebosanan kronis dan kurangnya tantangan yang dialami oleh pekerja Generasi Z di industri coffee shop. Meskipun sektor ini menawarkan estetika visual yang menarik atau sering disebut sebagai aesthetic labour, realitas kerja yang repetitif dan monoton sering kali memicu understimulation yang berdampak negatif pada kesehatan mental. Tujuan penelitian ini adalah untuk menginvestigasi secara mendalam bagaimana pekerja Generasi Z di sebuah coffee shop di Kuta merekonstruksi keseimbangan hidup (work-life balance) dan menjaga kesehatan mental mereka saat menghadapi boreout. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap tujuh informan, termasuk barista, rekan kerja, dan psikolog praktisi. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles, Huberman, dan Gioia berbantuan NVivo 14. Hasil penelitian menunjukkan bahwa boreout pada barista bukan disebabkan oleh kelelahan fisik, melainkan stagnasi intelektual dan rutinitas tanpa makna. Pekerja Generasi Z merespons kondisi ini melalui strategi job crafting yang adaptif: Problem-Focused (pengembangan skill mandiri), Emotion-Focused (aktivitas healing), serta Meaning-Focused (membangun koneksi emosional). Kesimpulan utama studi ini adalah bahwa harmoni kehidupan (work-life harmony) bagi pekerja muda tercapai dengan mengintegrasikan nilai personal ke dalam rutinitas kerja, bukan sekadar memisahkan waktu kerja dan pribadi.
MEMBANGUN KESADARAN LINGKUNGAN SEJAK DINI, SOSIALISASI PENGELOLAAN SAMPAH 3R DAN PENGENALAN BANK SAMPAH BAGI SISWA SD NEGERI 3 RENON UNTUK MEWUJUDKAN SEKOLAH RAMAH LINGKUNGAN relia, agitha; Pradhana, I Putu Dharmawan; Putra P, Komang Widhya Sedana; Pramana, Ida Bagus Gde Agung Yoga; Ramadiansyah, Sahri Aflah
ABDIMAS UNWAHAS Vol. 11 No. 1 (2026): Abdimas Unwahas
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/abd.v11i1.12514

Abstract

Kegiatan pengabdian ini mengusung tema "Membangun Kesadaran Lingkungan sejak Dini: Sosialisasi Pengelolaan Sampah 3R dan Pengenalan Bank Sampah bagi Siswa SD Negeri 3 Renon untuk Mewujudkan Sekolah Ramah Lingkungan" Permasalahan utama yang ditemukan dalam kegiatan masyarakat pengabdian ini adalah rendahnya tingkat kesadaran masyarakat dalam hal pemilahan dan pengelolaan sampah, padahal program bank sampah tersedia. Oleh karena itu, program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa SD Sumerta Kauh tentang konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dan mendorong partisipasi mereka dalam memilah sampah dan memanfaatkan bank sampah. Kegiatan ini dilaksanakan melalui sosialisasi yang melibatkan pemaparan materi dan diskusi langsung dengan mahasiswa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman mahasiswa tentang pentingnya pengelolaan sampah. Ke depannya, diharapkan program ini dapat terus memberikan dukungan yang lebih luas sehingga manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat sekitar.
Resiliensi Di Bawah Tekanan: Pengalaman Karyawan Konstruksi Dalam Memitigasi Distress Dan Memaksimalkan Eustress Untuk Kinerja Unggul Kadek Elda Jayati; I Putu Dharmawan Pradhana; Nyoman Sri Manik Parasari; Kadek Devi Kalfika Anggria Wardani
YUME : Journal of Management Vol 9, No 1
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yum.v9i1.10604

Abstract

Dalam menghadapi tuntutan proyek yang dinamis, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana karyawan konstruksi mengelola tekanan kerja mereka untuk mengurangi stres dan memaksimalkan eustress. Penelitian ini menyelidiki metode kualitatif yang melibatkan observasi, dokumentasi, dan wawancara untuk menemukan cara-cara individu dan dukungan organisasi untuk memastikan kestabilan mental dan produktivitas karyawan. Hasil menunjukkan bahwa karyawan bergantung pada resiliensi psikologis, pengalaman teknis, pengendalian emosi, dan strategi koping masalah-fokus dan emosi-fokus untuk mengatasi beban kerja yang besar, cuaca ekstrim, perubahan desain, dan hambatan administrasi. Pada saat yang sama, bisnis membantu dengan menerapkan K3, komunikasi kerja yang jelas, pembagian tugas yang terorganisir, dan lingkungan sosial yang mendukung. Hal ini secara signifikan mengurangi distress dan meningkatkan eustress sebagai energi positif. Temuan ini menunjukkan bahwa kemampuan adaptif individu dan sumber daya organisasi dapat bekerja sama untuk mencapai kinerja unggul di bidang konstruksi
The Effect Of Emotional Intelligence, Work–Life Balance, And Job Satisfaction On Employee Engagement Among Generation Z Workers In Denpasar Ni Putu Intan Lestari; I Gusti Ngurah Widya Hadi Saputra; Ketut Elly Sutrisni; I Putu Dharmawan Pradhana
YUME : Journal of Management Vol 9, No 2
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yume.v9i2.11513

Abstract

Employee engagement is essential for sustaining organizational performance, particularly among Generation Z employees who have distinct work expectations and values. The rapid growth of the service and tourism sector in Denpasar requires organizations to understand key psychological and organizational factors that foster engagement among young workers. Emotional Intelligence, Work Life Balance, and Job Satisfaction are considered important resources within the Job Demands Resources framework that can strengthen motivation and work involvement.This study examines the influence of Emotional Intelligence, Work Life Balance, and Job Satisfaction on Employee Engagement among Generation Z employees in Denpasar. A quantitative explanatory approach was used, with data collected through structured questionnaires from employees in the service and tourism industries. Multiple regression analysis was applied to assess both partial and simultaneous relationships among the variables.The results show that Emotional Intelligence, Work Life Balance, and Job Satisfaction positively affect Employee Engagement, with Work Life Balance emerging as the most influential factor. This reflects Generation Z’s strong preference for flexibility and psychological well-being. Emotional Intelligence enhances resilience and interpersonal effectiveness, while Job Satisfaction strengthens motivation and attachment to work. These findings highlight the importance of integrating personal capabilities and supportive organizational practices to enhance engagement among Generation Z employees.
Co-Authors A.A. Gede Putra Pemayun Anak Agung Adi Wiryya Putra Anak Agung Istri Agung Maheswari Anak Agung Ngurah Oka Suryadinatha Gorda Andika Maulana Putra Andreas Pratama Sihaloho Ariantini, Ni Luh Made Pande Arniti, Ni Ketut Ayu Made Bianca Juarez Cahaya, Ni Putu Meisa Charlie Sarchan Indrawan Danny Bahari Kusnadhy Desak Made Febri Purnama Sari Devidson Imanuel Eman Dewa Ayu Martini Dewi, Diah Fitrya Utami Dewi, Ni Putu Mega Yunita Kristina Dewi, Putu Sasmita Dicko Helmi Susanto Dwi Putra, I Made Okta Dwiputra Aryasa, I Gusti Ngurah Made Hegar Febrianti, Ni Putu Debi Gorda, A.A.A. Ngr Sri Rahayu Gusi Putu Lestara Permana Gustena, I Kadek Hendra, Putu Nova Kusuma I Dewa Ketut Gede Prabawa I Dewa Putu Dipta Maharta I G. N. Oka Ariwangsa I Gede Made Agustina Putra Agus Putra I GUSTI AYU WIRATI ADRIATI I Gusti Ayu Wirati Adriati I Gusti Ngurah Putu Dharmayasa I Gusti Ngurah Widya Hadi Saputra I Kadek Arya Wibawa Saputra I Kadek Bagus Mahendrayana I Kadek Ryon Cahya Pratama I Made Aditya Putra Wiguna I Made Bima Devrasta Putra Astaki I Made Suidarma I Nengah Wirsa I Nyoman Dede Diva Prasetia I Putu Krishna Widyaskara I Putu Satria Parayangan I Putu Yoga Purnama Wijaya I Wayan Abimayu Angga Nugraha Ida Ayu Oka Martini Ida Ayu Parwati Ida Bagus Teddy Prianthara Kadek Adyatna Wedananta Kadek Aulya Ari Maharani Swibawa Kadek Devi Kalfika Anggria Wardani Kadek Elda Jayati Kadek Reno Kusuma Ketut Bayu Agung Suwiyoga Tangkas Ketut Elly Sutrisni Komang Nila Komang Widhya Sedana Putra P Laksmi, Kadek Wulandari Lanang Raditiya Perbawa, I Gede Putu Latupeirissa, Jonathan Jacob Paul Luh Putu Sri Devi Mahayuni Made Ratih Nurmalasari Maharta, I Dewa Putu Dipta Martini, Dewa Ayu Muhammad Ilham Syamputra Nando, Hose Hongcapryo Ni Kadek Yosi Febrianti Ni Ketut Arniti Ni Ketut Arniti Ni Ketut Elly Sutrisni, Ni Ketut Elly Ni Ketut Yuliani Pramesti Ni Luh Gede Ningrum Maha Devi Ni Made Prihanadi Dwi Surya Putri Ni Made Satya Utami Ni Nyoman Sri Wisudawati Ni Putu Eni Suwantari Ni Putu Intan Lestari Ni Putu Putri Setiari Ni Putu Tina Yuli Hantari Ni Putu Yunita Anggreswari Ni Putu Yunita Anggreswari Ni Wayan Novi Karyani Nuning Indah Pratiwi Parasari, Nyoman Sri Manik Praarsa, I Dewa Agung Pramana, Ida Bagus Gde Agung Yoga Pulasari, Luh Ayu Putri Wedayanti Putra, I Gede Ardra Pratama Putra, Kadek Bagus Surya Kusuma Putra, Putu Adi Saskara Putri Ekaresty Haes Putri, Putu Erlina Ayu Tiara Putri, Putu Nikita Fiorella Utama Putu Adi Saskara Putra Putu Dyah Permatha Korry Putu Irma Yunita Putu Purnama Dewi Putu Riko Ardy Pratama Putu Riski Acarya Sadnya Agung Putu Yoga Purnama Wijaya relia, agitha Resi, Yustina Elisabeth Ndari Rian Arif Fahendra Ruben Lomi Sahri Aflah Ramadiansyah Sallyana, Yunia Samitha, Sang Made Dwi Okayana Saraswati, Ida Ayu Ambarini Satriawan, I Made Deddy Sihaloho, Andreas Pratama Soei Khim Sulih Indra Dewi, Sulih Indra Vaasa, Regina Samara Verlioni, Ni Kadek Ayu Victor Joshua Nugroho Wahyu Indra Satria Winata, ⁠I Gede Arya Eka Pratama Wirsa, I Nengah Yella, Made Dwi Marsa Yoga, I Wayan Suprapta Yosephine, Thalia Yunia Sallyana