Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH TINGKAT KESEJAHTERAAN TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA OPERATOR SEKOLAH Prima Yudha Yudistira; Raden Bambang Sumarsono; Prima Yudha Yudistira; Raden Bambang Sumarsono; Ahmad Nurabadi
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 4 No. 11 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v4.i11.2024.16

Abstract

Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan tentang tingkat kesejahteraan dan produktivitas kerja dari operator sekolah serta memberikan gambaran tentang pengaruh tingkat kesejahteraan terhadap produktivitas kerja operator sekolah di SMP se Kabupaten Lumajang. Metode penelitian menggunakan deskriptif korelasional, dengan sampel sebanyak 92 operator sekolah SMP se Kabupaten Lumajang sebagai responden penelitian. Data tersebut diolah dan dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis regresi sederhana. Hasil penelitian dari variabel tingkat kesejahteraan menunjukkan bahwa variabel ini sudah dilaksanakan dengan baik dan untuk variabel produktivitas kerja juga menunjukkan sudah dilaksanakan dengan baik oleh operator sekolah. Dapat disimpulkan bahwa dari hasil penelitian ini menunjukkan terdapat pengaruh signifikan antara tingkat kesejahteraan terhadap produktivitas kerja operator sekolah di SMP se Kabupaten Lumajang.
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI KARAKTER PESERTA DIDIK MELALUI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER RECYCLING SAMPAH DI MADRASAH ALIYAH NURUL HUDA BADEAN BANYUWANGI Qoirullia Qoirullia; Ahmad Yusuf Sobri; Qoirullia Qoirullia; Ahmad Yusuf Sobri; Ahmad Nurabadi
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 4 No. 11 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v4.i11.2024.17

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui (1) upaya implementasi nilai-nilai karakter peserta didik melalui kegiatan ekstrakurikuler recycling sampah, (2) faktor pendukung implementasi nilai-nilai karakter peserta didik melalui kegiatan ekstrakurikuler recycling sampah, (3) faktor penghambat serta solusi dalam implementasi nilai-nilai karakter peserta didik melalui kegiatan ekstrakurikuler recycling sampah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, obervasi, dan dokumentasi. Analisis data dengan reduksi data, display data, dan verifikasi data. Hasil penelitian ini (1) upaya implementasi nilai karakter dalam kegiatan ekstrakurikuler recycling sampah dilakukan dengan proses kegiatan ekstrakurikuler recycling sampah ini yaitu peserta didik atau masyarakat mengumpulkan sampah dan dibawa ke sekolah, sampah dimasukkan ke dalam bank sampah sekolah, sampah dipilah berdasarkan jenisnya, melakukan recycle sampah (daur ulang) sesuai dengan jenisnya, dan penjualan hasil recycling sampah. Terdapat beberapa nilai karakter melalui kegiatan ini yaitu kerja keras, kreatif, toleransi, jujur, mandiri, rasa ingin tahu, menghargai prestasi, bersahabat /komunikatif, cinta damai, peduli lingkungan, peduli sosial, dan tanggung jawab; (2) faktor pendukung: kesadaran diri peserta didik, sarana dan prasarana yang memfasilitasi kegiatan tersebut, serta adanya program sekolah bayar sampah dan kopi bayar sampah; serta (3) faktor penghambat: provokasi masyarakat supaya peserta didik tidak mengikuti kegiatan ekstrakurikuler dan solusinya dengan memberikan sosialisasi kepada masyarakat dan peserta didik, memberikan bukti dan hasil yang positif dari kegiatan recycling sampah, serta didirikannya bank sampah masyarakat.
Re-envisioning Indonesia’s Local Wisdom-Based Curriculum Policy: The Elsie Ripley Clapp Model Approach Tria Ina Utari; Maisyaroh Maisyaroh; Ahmad Nurabadi; Min-Ling Hung
Jurnal Pendidikan Progresif Vol 14, No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Progresif
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Re-envisioning Indonesia's Local Wisdom-Based Curriculum Policy: The Elsie Ripley Clapp Model Approach. Objective: The local wisdom-based curriculum policy is a concept that can address problems for indigenous communities. The purpose of this research is to re-examine Indonesia's local wisdom-based curriculum policy through the Clapp model approach for marginal sub-ethnic groups. Method: The research method used is a literature review of findings from articles on indigenous curriculum policy, indigenous education, and indigenous community school. Results: The Elsie Ripley Clapp model approach is rooted in the value of the school as a democratic space and a commitment to social justice that unites various social classes, focusing on local history, geography, and economy. Conclusion: The application of Elsie Ripley Clapp's progressive pedagogical ideology in curriculum development practices in the 1920s-1930s at Ballard School in Kentucky and Arthurdale School in Virginia can serve as a conceptual approach to curriculum policy in Indonesian social education studies. This involves rethinking curriculum policy for community schools in marginal areas that are socio-geographically distinct and focusing on the communal values of society. Keywords: curriculum policy, local wisdom, clapp model, community school, Indonesia.DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpp.v14.i2.202496
Literature Review: Global Competencies and World-Class University Outcomes in Indonesia Teguh Triwiyanto; Desi Eri Kusumaningrum; Pramono Pramono; Muh. Arafik; Ahmad Nurabadi; Baidhowi Muslikh
International Research-Based Education Journal Vol 6, No 2 (2024)
Publisher : Faculty of Education Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um043v6i2p256-271

Abstract

This literature review research aims to synthesize the global competencies and outcomes of world-class universities in Indonesia. In conducting the literature review on global competence and world-class university outcomes in Indonesia, the researcher used a careful approach that included several steps. First, a precise research problem was formulated, sharpening the intersection between global competencies and the performance of world-class universities in Indonesia. After the collection of relevant literature, the researcher critically evaluated the collected data in terms of its contribution to the overarching research question. Through careful analysis and interpretation, the researcher synthesized the findings, identifying patterns, differences, and areas that warrant further investigation.  The data collected was based on searches in Publish or Perish - Harzing in 2024 according to search engine guidelines from library professionals and a trial of words and combinations for different possibilities and percentages of relevant research articles on selected criteria. The results show that achieving world-class university status in Indonesia is strongly related to the development and improvement of global competencies in higher education institutions. Transformation driven by globalization requires students, lecturers and administrators to be equipped with the skills to thrive in a global academic environment.
Penguatan Kepemimpinan Kepala Sekolah Menuju Sekolah Unggul Ibrahim Bafadal; Ahmad Nurabadi; Juharyanto Juharyanto; Imam Gunawan
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The problem faced by Mitra as a result of conversations with school or Madrasah principals is a lack of understanding how to carry out and optimize their leadership role. Many school principals still feel they need guidance and guidance in carrying out their leadership role in improving the quality of their school as a superior school. The output of this activity seeks to increase the understanding of 50 school principals regarding: 1) Principal Leadership in superior schools in a sustainable, independent and contextual manner; 2) Learning Leadership in superior schools in a sustainable, independent and contextual manner; 3) Religious Leadership in superior schools in a sustainable, independent and contextual manner; and 4) Change Leadership in superior schools in a sustainable, independent and contextual manner. The methods used in this service activity are: a) training, and b) mentoring. In general, the activities to strengthen the leadership of school principals towards superior schools can be carried out well. Abstrak: Permasalahan yang dihadapi oleh Mitra dari hasil percakapan dengan kepala sekolah atau Madrasah adalah kurangnya pemahaman bagaimana melaksanakan dan mengoptimalkan peran kepemimpinannya. Banyak Kepala Sekolah masih merasa memerlukan pembinaan dan pembimbingan dalam hal melaksanakan peran kepemimpinannya dalam meningkatkan mutu sekolah sebagai sekolah unggul. Luaran kegiatan ini berupaya meningkatkan pemahaman kepada 50 orang kepala sekolah tentang: 1) Kepemimpinan Kepala Sekolah di sekolah unggul secara berkelanjutan, mandiri, dan kontekstual; 2) Kepemimpinan Pembelajaran di sekolah unggul secara berkelanjutan, mandiri, dan kontekstual; 3) Kepemimpinan Religius di sekolah unggul secara berkelanjutan, mandiri, dan kontekstual; dan 4) Kepemimpinan Perubahan di sekolah unggul secara berkelanjutan, mandiri, dan kontekstual. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah: a) pelatihan, dan b) pendampingan. Secara garis besar kegiatan penguatan kepemimpinan kepala sekolah menuju sekolah unggul ini dapat terlaksana dengan baik.
Pemberdayaan Pendidik Pada Sekolah Laboratorium Universitas Negeri Malang untuk Menulis Karya Ilmiah Berbasis PTK Ahmad Nurabadi; Ibrahim Bafadal; Ahmad Yusuf Sobri; Imam Gunawan
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v4i12021p1-8

Abstract

Permasalahan yang dihadapi oleh guru dan kepala sekolah di lingkungan sekolah laboratorium UM adalah guru kurang memahami bagaimana melaksanakan penelitian terutama action research. Guru-guru masih merasa memerlukan pembinaan dan pembimbingan dalam hal: melaksanakan research dan dalam penulisan laporan hasil penelitian serta penulisan jurnal ilmiahnya. Luaran kegiatan ini berupaya meningkatkan pemahaman kepada 40 orang guru dan kepala sekolah tentang: a) penyusunan proposal karya ilmiah, b) metodologi Penelitian Tindakan Kelas (PTK), c) penulisan laporan hasil penelitian action research c) tata cara teknik penulisan artikel ilmiah yang baik. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah: a) workshop, dan b) bimbingan intensif. Hasil dari kegiatan ini adalah bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat berhasil dengan baik. Untuk memantapkan hasil, tahap selanjutnya diberikan tugas kepada peserta untuk menerapkan dan melakukan desiminasi hasil pelatihan dan workshop di sekolah masing-masing. Untuk melihat implimentasinya, juga dilakukan evaluasi outcome yang dilakukan tim pengabdian pada beberapa sekolah yang menjadi sasaran kegitan pengabdian. Berdasarkan hasil evaluasi, sebagain besar guru telah menerapkan hasil pelatihan dan workshop.
Penguatan Kemampuan Guru dalam Pembuatan Bahan Ajar Digital dan Asesmen Pembelajaran melalui Pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) Wildan Zulkarnain; Dedi Prestiadi; Ahmad Nurabadi; Sunarni; Asri Masytho; Endra Ubaidillah; Rika Oktavia Saptiningtyas; Septiani Cahyaning Putri; Olivia Vieca Arrahmah
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v9i12026p20-28

Abstract

Guru merupakan ujung tombak sebuah perubahan. Gurulah yang langsung berhadapan dengan siswa di sekolah. Saat ini guru diharuskan untuk memiliki kemampuan dalam mengembangkan bahan ajar digital dan asesmen pembelajaran yang sesuai dengan pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning). Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat adalah guru di SD Ummu Aiman Lawang Jawa Timur, dapat menyusun bahan ajar dan asesmen pembelajaran sesuai dengan pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning). Pengabdian ini dilaksanakan dengan tiga tahapan yaitu tahap pendahuluan, kegiatan pelatihan dan evaluasi serta tindak lanjut. Pada pelatihan ini diadakan pre-test dan post-test. Hasilnya dari analisis deskriptif untuk rata-rata pre-test 86,17 sedangkan post-test 90.43 naik 4,26. Nilai pre-test nilai minimum 50 sedangkan maksimal 100. Nilai post-test nilai minimum 60 dan nilai maksimal 100. Hasil uji beda antara pre-test dan post-test yaitu ada perbedaan antara pre-test dan post-test. Tidak ada perbedaan pre-test berdasarkan jenis kelamin. Ada perbedaan post-test berdasarkan status.
Peran Servant Leadership dalam Membentuk Budaya Organisasi Pendidikan: Systematic Literature Review Mutmainnah, Mutmainnah; Maisyaroh, Maisyaroh; Mutmainnah; Maisyaroh; Nurabadi, Ahmad; Purwati, Endang
AL-Qiyadah Vol 2 No 1 (2025): Al-Qiyadah
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam STAIRUA Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64481/mc76mn44

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran kepemimpinan yang melayani dalam membentuk budaya organisasi di sektor pendidikan. Metode penelitian ini menggunakan systematic literature review (SLR) dengan menelaah 20 artikel ilmiah terbaru dalam lima tahun terakhir yang dipublikasikan di jurnal bereputasi, baik internasional maupun nasional. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa servant leadership mendukung penciptaan budaya organisasi melalui pemberdayaan individu, meningkatkan kepercayaan dan kohesi tim, dan menciptakan lingkungan kolaboratif yang inklusif. Selain itu, gaya kepemimpinan ini memperkuat nilai-nilai organisasi, seperti integritas, inovasi, dan profesionalisme, serta mendorong pembelajaran dan adaptasi berkelanjutan terhadap perubahan. Sehingga kepemimpinan yang melayani terbukti relevan dalam meningkatkan kinerja, kepuasan kerja, dan komitmen anggota organisasi sehingga kepemimpinan yang melayani dalam mengembangkan budaya organisasi yang mendukung keberhasilan dan keberlanjutan organisasi pendidikan di era modern.
The Principal's Strategy in Improving Student Discipline Through The Etiquette and Code of Conduct Book Program Tantri Elinda; Juharyanto Juharyanto; Silvi Dziya’ul Aini; Ahmad Nurabadi; Aan Fardani Ubaidillah
Proceedings Series of Educational Studies 2026: International Conference on Educational Management and Technology (5th ICEMT 2026)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Student discipline is an essential aspect of education because it contributes to character development and the creation of a conducive learning environment. However, many schools continue to face disciplinary issues such as tardiness, violations of school regulations, and low student awareness of school rules. SMPN 1 Ngajum has implemented the Etiquette and School Rules Book Program based on a point system to foster discipline and strengthen students’ character. This study aims to analyze the principal’s strategy in improving student discipline through the implementation of the program. This research employed a qualitative approach using a case study design. The study was conducted at SMPN 1 Ngajum, Malang Regency, East Java. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation. Data analysis involved data collection, condensation, presentation, and conclusion drawing. Data validity was ensured through source and technique triangulation. The findings revealed that: (1) the program successfully improved students’ disciplinary behavior, including punctuality, neatness, and adherence to school regulations; (2) the principal implemented discipline-building strategies through socialization, supervision, coaching, evaluation, and the application of a point-based system; (3) the program contributed positively to creating a more orderly, safe, and conducive school environment; and (4) the success of the program was supported by the commitment of school stakeholders, clear regulations, and parental involvement, although challenges remained in addressing diverse student characteristics and supervision limitations.
Curriculum Management and Intercultural Learning Model of the PASCH Program in Achieving Student Wellbeing at State Senior Highschool Septiani Cahyaning Putri; Sabrina Oktafiani; Sunarni Sunarni; Raden Bambang Sumarsono; Ahmad Nurabadi
Proceedings Series of Educational Studies 2026: International Conference on Educational Management and Technology (5th ICEMT 2026)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Programs that combine foreign-language instruction with intercultural exchange, such as the PASCH Program (Schulen: Partner der Zukunft), are commonly studied either as curriculum-management practice or as a source of student wellbeing, rarely as a single, interconnected system. This study aims to construct and describe an integrative model of curriculum management and intercultural learning that achieve student wellbeing within the PASCH Program at SMA Negeri 5 Malang. A qualitative case study design was employed with 17 purposively selected informants, comprising the headmaster, the vice-principal for curriculum, German language teachers, active students, alumni, and parents. Data were collected through in-depth interviews, participant observation, and documentation, and were analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña, followed by a cross-thematic synthesis to map the relationships among findings. Trustworthiness was established through source and technique triangulation, member checking, and researcher reflexivity. The resulting model comprises three interlocking components-curriculum management (planning, organizing, implementing, controlling), school strategies for student wellbeing, and students' meaning-making through the PERMA dimensions-connected by a two-directional relationship in which structural and pedagogical support flows top-down while student experience and feedback flow bottom-up, with the five PERMA dimensions themselves forming a self-reinforcing cycle.
Co-Authors Aan Fardani Ubaidillah Aan Fardani Ubaidillah Adiyat, Sultana Dimas Agus Timan Agustina Sari, Ayuni Linda Ahmad Furqon Akhbar Ahmad Supriyanto Akbar Diazahputra, Muhammad Amrustian Amrustian Anisa Maulinda Anna Ma'ratuz Zahro Antun Mardiyanta Arianti, Novia Putri Armeta Sefira, Elok Arrahmah, Olivia Vieca Arumia Fairuz Husna Asep Sunandar Asri Masytho Athalla Nauval Bhayangkara Baidhowi Muslikh Bambang Budi Wiyono Bambang Setyadin Burhanuddin Burhanuddin Cahyani, Okik Dwi Candra Mey Shinta Candra Mey Shinta Chasanah, Usfatul Chidayatiningsih, Rina Dedi Prestiadi Desi Eri Kusumaningrum Dewi, Meilani Alfiansyah Dinar Ika Safitri Dinar Ika Safitri Djum Djum Noor Benty Endang Purwati Endang Purwati RN Endra Ubaidillah Fendy Suhariadi Firda Fitrotul Unsa Firman Budi Santoso Firman Budi Santoso Hidayanti, Erielia Rohmatul Hung, Min-Ling Ibrahim Bafadal Ika Yuliana Imam Gunawan, Imam Imron Arifin Indra Lesmana Irianto, Jusuf Juharyanto Juharyanto Juharyanto Kristanto, Prayoga Dwi Linda Afriani Luthfia Amanda Sari Maisyaroh Masytho, Asri Mauilana, Fuad Maulana Amirul Adha Min-Ling Hung Muh. Arafik Muh. Arafik Mushlikh, Baidhowi Mustabsyiroh, Nurul Mustiningsih Mutmainnah Mutmainnah Mutmainnah Mutmainnah Nasution, Annio Indah Lestari Niqma Chelia Paramudityas Nisa Rahma Danti Noer Rizki Lailatul Azmi Nova Nur Khasanah Nova Nur Khasanah Nurul Ulfatin Oktarina Tissia Kristi Oktody, Wahyu Olivia Vieca Arrahmah Pramono Pramono Pramono Pramono Pramono Prima Yudha Yudistira Prima Yudha Yudistira Putri, Septiani Cahyaning Qoirullia Qoirullia Qoirullia Qoirullia Raden Bambang Sumarsono Rahayu, Isnaini Umi Rika Oktavia Saptiningtyas Rizaldis, Muhammad Jerit Aldo Sa'diyah, Ikrinatus Sabrina Oktafiani Saifullah, Mochammad Sari, Ayuni Linda Agustina Septiani Cahyaning Putri Shehada, Mohammed A H Sigiyuwanta, Recsatasha Silvi Dziya’ul Aini Silvya Eka Andiarini Siti Kariah Sri Citra Diah Nandani Subkhan, Muhammad Sultoni Sultoni Sunarni Sunarni Sunarni Sunarni Sunarni Tantri Elinda Taufik Aziz Jatmiko Teguh Triwiyanto Teguh Triwiyanto Tria Ina Utari Wildan Zulkarnain, Wildan Yanuar, Muhammad Yumeng Yunggin Yusuf Sobri, Ahmad