Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL BLENDED LEARNING MELALUI APLIKASI QUIPPER SCHOOL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS XI IPA MA AS’ADIYAH MATTIROWALIE Faslan, Zul; Suhardiman, Suhardiman; Amir, Asmah
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Special Issue Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.39571

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model blended learning melalui aplikasi quipper school terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika kelas XI IPA MA As’adiyah Mattirowalie. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasy Eksperimental Design dengan bentuk Nonequivalent control group design. Sampel penelitian ini adalah 22 siswa kelas XI IPA 1 sebagai kelas eksperimen dan 19 siswa kelas XI IPA 2 sebagai kelas kontrol. Pada kelas eksperimen pembelajaran menggunakan model blended learning melalui aplikasi quipper school, sedangkan kelas kontrol menggunakan model pembelajaran konvensional. Metode pengumpulan data menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh penggunaan model blended learning melalui aplikasi quipper school terhadap hasil belajar siswa. Hal tersebut ditunjukkan oleh hasil analisis uji independent samples test menggunakan aplikasi SPSS versi 23. Taraf signifikansi 0,05 menunjukkan Pvalue (sig. (2-tailed)) sebesar 0,000 < 0,05. Dan diperoleh thitung > ttabel yaitu 8,220 > 2,086. Artinya H0 ditolak dan H1 diterima. Dan diperoleh nilai rata-rata hasil belajar siswa (post-test) pada kelas eksperimen lebih tinggi yaitu 80,32 dari pada rata-rata hasil belajar siswa pada kelas kontrol yaitu 51,32.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA VIDEOGRAFI TERHADAP PENGUASAAN MATERI MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 CENRANA Sabariani, Sabariani; Suhardiman, Suhardiman; B, Ahmad Nurul Ihsan
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.41140

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media videografi terhadap penguasaan materi mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan dua variabel yaitu variabel bebas dan variabel terikat. Desain penelitian yang digunakan yaitu pre-test post-test control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Cenrana, Kabupaten Bone. Sampel yang digunakan yaitu siswa kelas VIII 1 sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas VIII 2 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data berupa tes, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media videografi tehadap penguasaan materi mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Cenrana adalah berpengaruh. Hasil analisis data penggunaan media videografi (X) memperoleh nilai rata-rata (mean) 59.45, simpanan baku (standar deviasi) adalah 7.458, variansi adalah 55.629. Sedangkan penguasaan materi (Y) memperoleh nilai rata-rata (mean) 87.45, simpanan baku (standar deviasi) adalah 6.716, variansi adalah 45.103. Selanjutnya diketahui t hitung 6.960 yang dibandingkan dengan t tabel 1.740 dengan db (19-1-1) pada taraf signifikansi 0.05 (5%) dilihat dari nilai t hitung > t tabel maka H1 diterima dan H0 ditolak. Jadi, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media videografi berpengaruh terhadap penguasaan materi mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Cenrana.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X SMAN 7 BONE MELALUI MODEL PEMBELAJARAN STUDENT CENTERED LEARNING (SCL) PADA MATERI TEKS NEGOSIASI Syahrani, Audya; Sua, Andi Tenri; Suhardiman, Suhardiman
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v5i4.7526

Abstract

This research is motivated by the low learning outcomes of tenth-grade students at SMAN 7 Bone on negotiation texts. Pre-cycle data showed an average score of only 58.96 (poor) and 42% of students failed to meet the Minimum Competency (KKM) due to passive teacher-centered learning. The focus of this research is to improve learning outcomes and student engagement through the implementation of the Student-Centered Learning (SCL) model. This study used the Classroom Action Research (CAR) method, conducted in two cycles with 27 students. The research stages included planning, SCL implementation with group discussions and negotiation practice, observation of engagement, and a learning outcome test at the end of each cycle, with a success indicator of 85% completion. The results showed progressive and significant improvement. In Cycle I, the average score increased to 70.92 (sufficient), but reflections showed that students remained passive during presentations. After strategy improvements and more intensive teacher guidance in Cycle II, the average score jumped to 91.33 (very good), with classical completion reaching 100%. The main finding is that actively facilitated SCL successfully increased students' enthusiasm and courage in arguing. It was concluded that the SCL model was highly effective in improving student learning outcomes in negotiation texts. ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa kelas X SMAN 7 Bone pada materi teks negosiasi, di mana data pra-siklus menunjukkan nilai rata-rata hanya 58,96 (kategori kurang) dan 42% siswa tidak tuntas KKM akibat pembelajaran teacher-centered yang pasif. Fokus penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar dan keaktifan siswa melalui penerapan model Student Centered Learning (SCL). Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus terhadap 27 siswa. Tahapan penelitian meliputi perencanaan, pelaksanaan SCL dengan diskusi kelompok dan praktik negosiasi, observasi keaktifan, serta tes hasil belajar di akhir setiap siklus dengan indikator keberhasilan 85% tuntas. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang progresif dan signifikan. Pada Siklus I, nilai rata-rata meningkat menjadi 70,92 (cukup), namun refleksi menunjukkan siswa masih pasif saat presentasi. Setelah perbaikan strategi dan bimbingan guru yang lebih intensif pada Siklus II, terjadi lonjakan nilai rata-rata menjadi 91,33 (sangat baik), dengan ketuntasan klasikal mencapai 100%. Temuan utama adalah SCL yang terfasilitasi aktif berhasil meningkatkan antusiasme dan keberanian siswa berargumentasi. Disimpulkan bahwa model SCL sangat efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi teks negosiasi.
Problematika Pelaksanaan Pembelajaran Biologi di Kelas X SMA Negeri 3 Bulukumba Berti, Elisa; Syamsudduha, St.; Suhardiman, Suhardiman
Al Asma: Journal of Islamic Education Vol 7 No 2 (2025): NOVEMBER
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asma.v7i2.61637

Abstract

The implementation of the new curriculum, particularly diagnostic assessment and differentiated learning, often faces challenges. This descriptive qualitative study aims to map the challenges and solutions for implementing diagnostic assessments, differentiated learning, and formative assessments in biology for grade 10 students at SMA Negeri 3 Bulukumba. The research subjects (biology teachers and curriculum representatives) were selected using purposive sampling. Data were analyzed using the Miles and Huberman model. The results showed that the main challenges of diagnostic assessment were difficulties in implementing the results and time constraints. Problems with differentiated learning included teacher unfamiliarity, time constraints, and difficulties in grouping students. In formative assessment, challenges included difficulties in preparing instruments and ensuring the validity of student responses. The solutions implemented by teachers focused on optimizing Subject Teachers' Deliberation (MGMP), using varied media, emphasizing emotional approaches, enhancing competency, and integrating assessment into learning scenarios. The implications of this study underscore the need for ongoing training and systemic support to enable teachers to effectively address the challenges of curriculum implementation.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kecamatan Tayan Hilir Kabupaten Sanggau pada Kegiatan Sosialisasi dan Pendampingan Sertifikasi Halal Hermansyah, Hermansyah; Suhardiman, Suhardiman; Suhaimi, Suhaimi; Noviansyah, Noviansyah; Syahrun, Muhammad; Mahwa, Ilal
Belalek Vol. 3 No. 2 (2025): BELALEK: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Journal of Community Services)
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/belalek.v3i2.4820

Abstract

This community service activity was motivated by the challenges faced by Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in fulfilling their halal certification obligations under the Halal Product Assurance (JPH) Law. Literacy and technical barriers in the certification process often hinder the potential for economic independence of MSMEs. Therefore, the Majelis Taklim Contact Body (BKMT) was identified as a strategic partner with a strong community base to reach home-based MSMEs and raise halal awareness at the family level. This community service program aims to increase the awareness and economic capacity of BKMT members and their mentored MSMEs. Specifically, this activity includes increasing understanding of JPH, technical training on developing a Halal Assurance System (SJH), and intensive mentoring to facilitate the acquisition of Halal Certification. The community service implementation method uses a participatory and educational-applicative approach, divided into four stages: preparation (needs identification), outreach (halal education and regulations), technical mentoring (SJH implementation and SiHalal registration), and evaluation and sustainability.The main outcomes of this program are increased literacy and public awareness of the importance of halal certification, the acquisition of Halal Certificates for MSME members of the BKMT, the provision of materials for socialization and assistance with halal certification, and the establishment of a Halal Task Force within the BKMT as a model for sustainability. Thus, this program is expected to achieve Sharia-based economic independence for the community by increasing the competitiveness of MSMEs and ensuring the right and awareness of halal product consumption for Muslim families.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think, Talk, Write (TTW) dalam Meningkatkan Keterampilan Menulis Berita pada Siswa Kelas VII F SMPN 4 Watampone Juliana, Nita; Sua, Andi Tenri; Suhardiman, Suhardiman
Panthera : Jurnal Ilmiah Pendidikan Sains dan Terapan Vol. 6 No. 1 (2026): January
Publisher : Lembaga Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Kamandanu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/panthera.v6i1.776

Abstract

This study aims to improve the writing skills of news texts for grade VII students of SMPN 4 Watampone through the application of the Think, Talk, Write (TTW) learning model. The background of this study is the low skill of writing students' news texts as shown by the average score that is below the Minimum Completeness Criteria (KKM), which is 70. The research method used is Class Action Research (PTK) which is carried out in two cycles. The research subjects consisted of 32 students in grade VII F SMPN 4 Watampone for the 2024/2025 school year. The research instruments include test instruments in the form of news text assessment aspects, and non-test instruments in the form of observation sheets. The data collection techniques used are test and non-test techniques to identify improvements in student learning outcomes. The data analysis techniques used are quantitative and qualitative analysis. The results of the study showed an increase in the ability and skills to write news texts from cycle I to cycle II. In the first cycle, the number of students who achieved the KKM score was 9 people (28%), while in the second cycle it increased to 28 students (78%). Thus, the application of the Think, Talk, Write (TTW) learning model has proven to be effective in improving students' news text writing skills.
RELASI ANTARA QAWAID FIQHIYYAH, DHABIT FIQH, DAN NAZHARIYYAH FIQHIYYAH: Analisis Konseptual dalam Formulasi Hukum Islam Suhardiman, Suhardiman; Syahnan, Mhd.; Amar Adly, Muhammad
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.2522

Abstract

Qawaid al-fiqhiyyah merupakan salah satu instrumen metodologis penting dalam hukum Islam yang berfungsi sebagai prinsip-prinsip umum dalam memahami, merumuskan, dan menetapkan hukum terhadap berbagai persoalan, baik yang bersifat klasik maupun kontemporer. Dalam perkembangannya, Qawaid fiqhiyyah terbagi ke dalam dua tingkatan utama, yaitu kaidah pokok (al-Qawaid al-kulliyyah/al-asasiyyah) yang bersifat universal dan kaidah cabang (al-Qawaid al-far’iyyah/al-furu’iyyah) yang lebih spesifik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembagian, tingkatan, kehujjahan, serta penerapan Qawaid fiqhiyyah dalam hukum Islam, sekaligus menelaah relevansinya dalam menjawab problematika hukum kontemporer. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif dengan pendekatan normatif-historis. Data diperoleh melalui kajian literatur terhadap kitab-kitab fikih klasik dan kontemporer, jurnal ilmiah, serta dokumen hukum Islam yang relevan. Analisis dilakukan dengan mengidentifikasi kaidah-kaidah pokok dan cabang, menelusuri dasar kehujjahannya, serta mengkaji penerapannya melalui studi kasus, khususnya dalam bidang muamalah dan transaksi ekonomi syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Qawaid fiqhiyyah memiliki legitimasi yang kuat sebagai instrumen penetapan hukum, serta mampu menjaga fleksibilitas dan relevansi hukum Islam dalam menghadapi dinamika zaman, sepanjang digunakan secara proporsional dan metodologis.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kecamatan Tayan Hilir Kabupaten Sanggau pada Kegiatan Sosialisasi dan Pendampingan Sertifikasi Halal Hermansyah, Hermansyah; Suhardiman, Suhardiman; Suhaimi, Suhaimi; Noviansyah, Noviansyah; Syahrun, Muhammad; Mahwa, Ilal
Belalek Vol. 3 No. 2 (2025): BELALEK: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Journal of Community Services)
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/belalek.v3i2.4820

Abstract

This community service activity was motivated by the challenges faced by Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in fulfilling their halal certification obligations under the Halal Product Assurance (JPH) Law. Literacy and technical barriers in the certification process often hinder the potential for economic independence of MSMEs. Therefore, the Majelis Taklim Contact Body (BKMT) was identified as a strategic partner with a strong community base to reach home-based MSMEs and raise halal awareness at the family level. This community service program aims to increase the awareness and economic capacity of BKMT members and their mentored MSMEs. Specifically, this activity includes increasing understanding of JPH, technical training on developing a Halal Assurance System (SJH), and intensive mentoring to facilitate the acquisition of Halal Certification. The community service implementation method uses a participatory and educational-applicative approach, divided into four stages: preparation (needs identification), outreach (halal education and regulations), technical mentoring (SJH implementation and SiHalal registration), and evaluation and sustainability.The main outcomes of this program are increased literacy and public awareness of the importance of halal certification, the acquisition of Halal Certificates for MSME members of the BKMT, the provision of materials for socialization and assistance with halal certification, and the establishment of a Halal Task Force within the BKMT as a model for sustainability. Thus, this program is expected to achieve Sharia-based economic independence for the community by increasing the competitiveness of MSMEs and ensuring the right and awareness of halal product consumption for Muslim families.
Pengorganisasian Kelompok Tani Panca Karya di Desa Bangun Rejo Kabupaten Kutai Kartanegara Suhardiman, Suhardiman; Marsuq, Marsuq; Jamiah, Jamiah; Said, Muhammad; Rahmawati, Aisha Maulia; Atapukan, Ruhana
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/1jh30v34

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk (1) meningkatkan kapasitas pengetahuan, keterampilan dan sikap anggota kelompok tani dalam menerapkan mekanisme pertanian modern; (2) meningkatkan akses sumber daya dan teknologi; dan (3) meningkatkan kemampuan membuat perencanaan bisnis Usaha Kelompok Tani. Metode yang digunakan dalam Pengabdian kepada Masyarakat ini melalui 5 tahapan dengan 8 kegiatan: 1) persiapan; 2) sosialisasi dan focus group discussion; 3) pelatihan pertanian modern; 4) penyaluran dan bimbingan teknis perakitan, penggunaan dan perawatan alat dan mesin pertanian modern; 5) pelatihan penyusunan perencanaan bisnis (business plan) usaha kelompok tani; 6) pendampingan dan fasilitiasi pengorganisasian kelompok tani; dan 7) Monitoring dan Evaluasi; dan 8) Keberlanjutan Program. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatnya kapasitas pengetahuan dan keterampilan anggota kelompok tani dalam menerapkan mekanisme pertanian modern, penggunaan pupuk dan pestisida secara efisien, pengendalian hama dan penyakit, meningkatnya pengetahuan petani dalam merakit, menggunakan dan merawat alat-alat dan mesin pertanian yang diberikan, meningkatnya kemampuan dan keterampilan pengorganisasian kelompok tani untuk bekerjasasama, bermitra dan bernegosiasi dengan pemerintah dan pasar (swasta), meningkatknya akses sumber daya dan teknologi serta tersusunnya dokumen bussiness plan di tingkat Kelompok Tani Panca Karya.
Evaluasi Peraturan Walikota No. 35 Tahun 2014 Tentang Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (Paten) Di Kecamatan Sungai Kunjang Kota Samarinda suhardiman, suhardiman; Jamiah, Jamiah; Mahmud, Raudah
PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan Vol 24, No 3 (2025)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/pd.v24i3.9355

Abstract

The purpose of this study is to describe the evaluation of Mayoral Regulation No. 35 of 2014 concerning Integrated Sub-district Administrative Services (PATEN) in Sungai Kunjang Sub-district, Samarinda City and to identify the supporting and inhibiting factors of the evaluation of Mayoral Regulation No. 35 of 2014 concerning Integrated Sub-district Administrative Services (PATEN) in Sungai Kunjang Sub-district, Samarinda City. This research was conducted at the Sungai Kunjang Sub-district office, Samarinda City. This research type is descriptive qualitative. Data collection techniques were carried out through library research and field research using observation, interviews, and documentation methods. Data sources were obtained using purposive sampling and accidental sampling techniques. Data analysis used an interactive data analysis model developed by Miles and Huberman (in Sugiyono 2013). Based on the results of this study, it shows that Mayor Regulation No. 35 of 2014 concerning PATEN in Sungai Kunjang District has been implemented but has not been optimal because there are still obstacles in its implementation which can be seen from inadequate facilities and infrastructure, lack of human resources in Sungai Kunjang District and people who do not understand PATEN.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Evaluasi Peraturan Walikota No. 35 Tahun 2014 Tentang Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) di Kecamatan Sungai Kunjang Kota Samarinda dan mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat Evaluasi Walikota No.35 Tahun 2014 Tentang Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) di Kecamatan Sungai Kunjang Kota Samarinda. Penelitian ini dilaksanakan di kantor Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data diperoleh dengan menggunakan teknik purposive sampling dan accidental sampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis data model interaktif yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman (dalam Sugiyono 2013). Berdasarkan hasil penelitian ini, menunjukan bahwa Peraturan Walikota No.35 Tahun 2014 tentang PATEN di Kecamatan Sungai Kunjang  sudah terlaksana namun belum maksimal karena masih ditemui kendala-kendala dalam pelaksanaanya bisa dilihat dari sarana dan prasarana yang kurang memadai, kurangnya sumberdaya manusia yang ada di Kecamatan Sungai Kunjang dan masyarakat yang tidak memahami PATEN.
Co-Authors Abdul Rajab Abnur, Adelia Putri Ainun Mardiah Ali Umar Dani Amar Adly, Muhammad Andi Firta Nurwafiq Azizah Andriani, Nurafni AR., Eka Hendry Arif Wibowo Armita Cahyani Asfar, A.M.Irfan Taufan Asfar, Andi Muhamad Iqbal Akbar Asmah Amir Asroni Mukhlis, Asroni Atapukan, Ruhana Atifa, Atifa B, Ahmad Nurul Ihsan Baehaqi Basam, Fajri Belinda Dwi Utami Berti, Elisa Cheriani, Cheriani Cindi, Cindi Cristina, A. Sindi Dewi, Sulasteri Erwin Hafid Fadhil, Moh. Faizin, Mu'adil Faslan, Zul Fauziah Fauziah Gunawan, Muh. Tedy Hajar, Andi Hasbullahair Ashar Hasrianti, Andi Hermansyah Hermansyah Indra Setia, Bayu Indradewa, Rhian Jamiah Jamiah, Jamiah Jamilah Jamilah Jaya, Harman Jubaidi, Ahmad Juliana, Nita Juniarti, Atty Leony, Leony Lusiana, Vinna M Rusdi Mahmud, Raudah Mahwa, Ilal Majid, Ahmad Suwandi Marluwi, Marluwi Marsuq Marsuq Maskan, Maskan Masuwd, Mowafg Abrahem Merthayasa, Alit Mhd. Syahnan Muhammad Hasan Muhammad Idris Muhammad Rizki MUHAMMAD SAID Muhammad Yusuf Hidayat Natiara, Natiara Noviansyah Noviansyah, Noviansyah Nurwaqiah, Nurwaqiah Padhila Bahar, Nurul Pratiwi, Vivin Ardila R., Mulyasari Rafiqah, Rafiqah Rahman, Syinta Rahmawati, Aisha Maulia Reynaldi, Reynaldi Rizvi Aryu, Kharan Rohmadi Rohmadi Roni Ririn Sabariani, Sabariani Saebah, Nur Seftyaningsi, Dian Sembiring, Rinawati St Syamsudduha Sua, Andi Tenri Suhaimi Suhaimi Suryani, Tina Zulfa Syahrani, Audya Syahrun, Muhammad Taufik, Iqbal Taufiq, A. Muh. Toule, Elsa Rina Maya Ulya, Nanda Himmatul Ummu Kalsum Wanandi, Zulfian Widiyawati, Ari Widyawati Widyawati Yanti, Irdah YENNI SAMRI JULIATI NASUTION, YENNI SAMRI JULIATI Zain, R. Dedy Chairil zainuddin, zainuddin zai