p-Index From 2021 - 2026
8.189
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Journal of Education and Learning (EduLearn) Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam dan Sosial PARAMUROBI Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Jurnal Pancar (Pendidik Anak cerdas dan Pintar) KARST : Jurnal Pendidikan Fisika dan Terapannya Manarul Qur'an: Jurnal Ilmiah Studi Islam Jurnal Ilmiah Ar-Risalah: Media Ke-Islaman, Pendidikan, dan Hukum Islam Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam dan Sosial TAJDID: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Jurnal PADMA: Pengabdian Dharma Masyarakat Ta'dib: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Peradaban Islam Asian Journal of Innovative Research in Social Science Jurnal Pendidikan, Sains dan Teknologi Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner AL QALAM JURNAL KEPENDIDIKAN Jurnal Kajian dan Penelitian Umum Jurnal Mahasiswa Kreatif Mutiara: Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Ihsanika : Jurnal Pendidikan Agama Islam ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN) Jurnal Inovasi Global Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam Jurnal Budi Pekerti Agama Islam Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Jurnal Intelek Insan Cendikia Cipulus Edu: Jurnal Pendidikan Islam Hikmah: Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Journal of New Trends in Sciences Jurnal Ilmiah Ar-Risalah: Media Ke-Islaman, Pendidikan dan Hukum Islam Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Komunikasi Islah Tarbawi: Journal of Islamic Education and Learning Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Claim Missing Document
Check
Articles

FILOSOFI KERIS DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM: NILAI TAUHID DAN NILAI KEBIJAKSANAAN Ahmad Kadiq; Faisal Kamal; Bambang Sugiyanto
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i2.6405

Abstract

Penelitian ini mengkaji filosofi Keris dalam perspektif Pendidikan Islam dengan fokus pada nilai Tauhid dan nilai Kebijaksanaan yang terkandung dalam luk dan ricikan Keris. Keris, sebagai salah satu warisan budaya Nusantara, tidak hanya berfungsi sebagai senjata atau objek estetik, melainkan juga mengandung makna filosofis yang lahir dari proses panjang pengolahan logam, laku spiritual para Empu, dan simbolisme yang tertata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka dan analisis hermeneutik terhadap simbol-simbol Keris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unsur luk dan ricikan Keris mengandung nilai-nilai keislaman yang sejalan dengan konsep Tauhid dan Hikmah, seperti keikhlasan, kesabaran, keseimbangan spiritual, pengendalian nafsu, dan kesadaran akan kebesaran Allah. Penelitian ini merekomendasikan pemanfaatan filosofi Keris sebagai media edukatif dalam Pendidikan Agama Islam berbasis budaya lokal untuk memperkuat karakter dan spiritualitas peserta didik.
BIOGRAFI KH. MUNTAHA (1912-2004) SEBAGAI PEMIMPIN PONDOK PESANTREN AL-ASY’ARIYYAH WONOSOBO Faisal Kamal; Abdurrahman Mas’ud; Nur Uhbiyati
Ar-Risalah Media Keislaman Pendidikan dan Hukum Islam Vol. 20 No. 1 (2022): (April 2022)
Publisher : LPPM IAI IBRAHIMY GENTENG BANYUWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69552/ar-risalah.v20i1.1331

Abstract

This study aims to describe the biography and role of KH Muntaha in developing a boarding school education model that integrates general and religious education. This system turned out to have a positive impact on the progress of the al-Asy'ariyyah Islamic boarding school. This research uses historical, sociological, and anthropological approaches. Collecting data by in-depth interviews, observation, and documentation. KH Muntaha's thinking in integrating general and religious education has succeeded in bringing the progress of the al-Asy'ariyyah Islamic boarding school, which is evidenced by the rapid development of formal schools from the pre-school, elementary, secondary, and tertiary levels. In addition, the important contribution of KH. Muntaha's role in the development of Islamic boarding schools is that his thoughts are manifested in various educational innovations, such as the existence of a grading system, the inclusion of general education subjects, the development of management and bureaucratic leadership, the improvement of the functionality of Islamic educational institutions, institutions characterized by the study of the Qur'an study. 'an, the writing of the Mushaf al-Qur'an Akbar. The results and findings of this study indicate the contribution of KH. Muntaha is the main figure who determines the development of the al-Asy'ariyyah Islamic boarding school. These findings are important results that have implications for the development of education with an integrated model of educational institutions that can advance Islamic boarding schools al-Asy'ariyyah as Islamic educational institutions.
PRINSIP KEADILAN PEMBELJARAN AGAMA ISLAM (KAJIAN SURAH AN-NAHL AYAT 90) Faisal Kamal; Ali Imron; Zahrotul Ulia
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 3 (2026): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i3.7392

Abstract

This research aims: 1) to know the concept of the principles of fairness in Islamic religious learning according to the Al-Quran Surah An-Nahl Verse 90, 2) to know the contents and content of Surah An-Nahl verse 90, and 3) to know the principles of justice in Islamic religious learning (Study of Surah An-Nahl Verse 90.The research uses a descriptive qualitative approach and library research. Data was collected through documentation with primary and secondary data sources in the form of a study of Surah An-Nahl Verse 90, with additional secondary sources in the form of books, journals and relevant literature. The data analysis technique used is content analysis.Based on verse 90 of surah An-Nahl, the principle of justice is the subject of this research. In this research, the Al-Qur'an, relevant tafsir books, books and scientific journals were evaluated. The research results show that the principle of justice in learning means giving rights to students proportionally according to their needs and abilities rather than just giving them the same rights. The value of justice found in Surah An-Nahl verse 90 can be seen in elements such as curriculum, interactions between teachers and students, and objective and unbiased learning evaluations. Learning that is inclusive, humanistic, and focuses on building student character can be produced by applying these principles. Therefore, this verse can function as a normative basis for building Islamic religious learning that is fair and in accordance with contemporary educational requirements.
Implementasi Metode Musyawarah Dalam Kitab Safinatun Najah di Blok Salaf Putra Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Al-Asy’ariyyah Wonosobo Maysharoh, Riza; Faisal Kamal; Ali Imron
Cipulus Edu: Jurnal Pendidikan Islam Vol 4 No 1 (2026): Cipulus Edu: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : STAI Al Badar Cipulus Purwakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi metode musyawarah dalam pembelajaran kitab Safinatun Najah di Blok Salaf Putra Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Al-Asy’ariyyah, menguraikan materi serta substansi kitab yang dipelajari oleh para santri, serta menganalisis berbagai kendala beserta upaya yang dilakukan dalam penerapan metode musyawarah pada pembelajaran kitab tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode musyawarah dalam pembelajaran kitab Safinatun Najah dilaksanakan secara rutin setiap malam Selasa melalui mekanisme diskusi kelompok. Dalam pelaksanaannya, santri dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk mendiskusikan materi yang telah ditentukan, kemudian ditunjuk moderator dan pemateri sebagai pengarah jalannya diskusi. Setelah kegiatan berlangsung, ustadz berperan sebagai mushohih yang memberikan koreksi sekaligus penjelasan tambahan terhadap hasil diskusi santri. Implementasi metode ini terbukti mampu meningkatkan partisipasi aktif, keberanian berpendapat, serta kemampuan berpikir kritis santri dalam memahami materi fikih. Adapun materi yang terkandung dalam kitab Safinatun Najah meliputi pokok-pokok fikih ibadah, seperti thaharah, shalat, zakat, puasa, dan haji. Kitab ini menjadi rujukan dasar dalam pembelajaran fikih bagi santri karena memuat ketentuan ibadah yang relevan dengan praktik kehidupan sehari-hari. Sementara itu, kendala dalam penerapan metode musyawarah meliputi keterbatasan waktu pelaksanaan, kondisi fisik santri yang cenderung lelah pada malam hari, perbedaan tingkat pemahaman antarsantri, serta rendahnya kepercayaan diri sebagian santri dalam menyampaikan pendapat. Untuk mengatasi hambatan tersebut dilakukan berbagai upaya, antara lain pemberian motivasi kepada santri, pembagian kelompok secara proporsional, serta pendampingan dan arahan intensif dari ustadz selama kegiatan musyawarah berlangsung.
Peranan Motivasi dan Perhatian Orang Tua terhadap Prestasi Belajar Pendidikan Agama Islam Siswa SD Kelas VI SD Kreo Wonosobo Tahun Ajaran 2025/2026 Nining Rohmatur Rohmah; Faisal Kamal; Fatiatun
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i4.7567

Abstract

Kajian ini mempunyai tujua guna mengetahui pengaruh motivasi dan perhatian orang tua terhadap prestasi belajar Pendidikan Agama Islam siswa kelas VI SD N Kreo Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo tahun ajaran 2025/2026. Kajian memanfaatkan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian sejumlah 20 siswa yang dikumpulkan dengan teknik total sampling. Data dihimpun dengan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, serta angket. Data dianalisis mememanfaatkan teknik korelasi Product Moment Pearson. Temuan memperlihatkan bahwa motivasi dan perhatian orang tua berada pada kategori baik sebesar 50%, cukup baik 30%, dan cukup 20%. Prestasi belajar Pendidikan Agama Islam siswa masuk pada kategori cukup baik dengan persentase 75%, sedangkan kategori baik sebesar 25%. Temuan analisis korelasi memperlihatkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,184 yang masuk pada kategori sangat rendah. Koefisien determinasi memperlihatkan bahwa pengaruh motivasi dan perhatian orang tua terhadap prestasi belajar Pendidikan Agama Islam hanya sebesar 3,4%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, motivasi dan perhatian orang tua memiliki pengaruh yang sangat rendah terhadap prestasi belajar Pendidikan Agama Islam siswa kelas VI SD N Kreo. Meskipun demikian, perhatian orang tua tetap dibutuhkan sebagai bentuk dukungan terhadap proses belajar anak melalui sinergi yang baik antara keluarga dengan sekolah.
AKOMODASI TRADISI DAN KEARIFAN LOKAL NUSANTARA DALAM MEMITIGASI BENCANA ALAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN Faisal Kamal
Tajdid: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Vol. 9 No. 1 (2025): April
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/tadjid.v9i1.2641

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep harmoni antara hubungan manusia, Tuhan, dan lingkungan alam melalui pendekatan akomodasi budaya lokal dalam ajaran Islam sebagai upaya menjaga tradisi dan mitigasi bencana alam di Indonesia. Artikel ini menyoroti pentingnya mitigasi bencana dengan memadukan nilai-nilai budaya lokal dan ajaran Islam, menggunakan metode kajian literatur yang merujuk pada berbagai dokumen terbuka. Hasil penelitian menggarisbawahi pentingnya pendekatan moderat yang mengintegrasikan budaya dan agama, di mana akomodasi budaya lokal dalam ajaran Islam dapat mengurangi risiko bencana alam yang kerap melanda wilayah Indonesia. Implikasinya bahwa budaya dan agama dapat terpadu dengan konsisten sebagai integrasi esensial untuk pelestarian budaya dan perlindungan masyarakat. Nilai-nilai Islam yang diadaptasi melalui budaya lokal tidak hanya memperkuat sikap moderat dalam masyarakat Islam, tetapi juga menyatu dalam dimensi spiritual, kemanusiaan, dan ekologi. Kata Kunci: Akomodasi, Kearifan Lokal, Nusantara Mitigasi Bencana,
APLIKASI TIK-TOK DALAM PEMEROLEHAN BAHASA ANAK DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PENDIDIK, ORANG TUA, DAN SEKOLAH Maulana Sobirin; Dalman Dalman; Idawati Idawati; Faisal Kamal
Tajdid: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Vol. 8 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/tadjid.v8i2.2794

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengetahui pengaruh Tik-Tok terhadap pemerolehan Bahasa anak usia 3-5 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif Tik-Tok dalam pemerolehan Bahasa anak usia 3-5 tahun, yaitu (1) Anak-anak lebih cepat memperoleh bahasa baru, (2) Anak lebih cepat mengingat bahasa yang baru didapat dan (3) Dapat meningkatkan kreativitas anak dalam menyusun kata. Selain itu, terdapat pengaruh negative dari Penggunaan Tik-Tok terhadap pemerolehan Bahasa anak 3-5 tahun, yaitu (1) Banyak konten yang kurang sesuai dengan umur anak jika kurang diawasi oleh orang tua, (2). Terdapat kata-kata yang tidak pantas diucapkan (sarkas, sara, rasis, dll), (3). Berkurangnya waktu anak untuk beraktivitas dengan teman-teman mereka, (4) Gangguan pada waktu tidur anak, dan (5) Dapat menghabiskan waktu yang seharusnya digunakan untuk aktivitas lain yang lebih bermanfaat atau produktif. Implikasi dari penelitian ini, yaitu orang tua dapat memahami konten yang tepat sesuai dengan usia anak, dan melakukan pengawasan dalam penggunaan media Tik-Tok, agar kemajuan teknologi dapat mendukung perkembangan bahasa anak.
IMPLEMENTASI PROGRAM EVALUASI HARIAN PADA BACAAN AL-QUR’AN SANTRI TAMAN PENDIDIKAN AL-QUR’AN (TPQ) SABILIL HUDA DI NGANDAM, KEJAJAR, WONOSOBO Nur Fais; Faisal Kamal; Ali Imron
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 5 (2026): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i5.7915

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peningkatan kualitas bacaan Al-Qur'an santri sebagai bagian dari pendidikan Islam. Kemampuan membaca Al-Qur'an yang baik tidak hanya ditandai oleh kelancaran membaca, tetapi juga ketepatan makhraj, tajwid, dan kefasihan dalam pelafalan ayat-ayat Al-Qur'an. Untuk mencapai tujuan tersebut, TPQ Sabilil Huda Ngandam Kejajar Wonosobo menerapkan program evaluasi harian sebagai sarana pemantauan dan pembinaan kemampuan membaca Al-Qur'an santri secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan program evaluasi harian, kemampuan bacaan Al-Qur'an santri, serta implementasi program evaluasi harian pada bacaan Al-Qur'an santri di TPQ Sabilil Huda Ngandam Kejajar Wonosobo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Subjek penelitian meliputi kepala TPQ, ustadz, ustadzah, dan santri TPQ Sabilil Huda. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program evaluasi harian dilaksanakan secara rutin setelah proses pembelajaran Al-Qur'an berlangsung. Evaluasi dilakukan dengan memperhatikan aspek tajwid, makhraj huruf, kelancaran membaca, dan kefasihan bacaan santri. Program evaluasi harian memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemampuan membaca Al-Qur'an santri karena memungkinkan guru mengetahui perkembangan dan kesulitan yang dialami setiap santri. Pelaksanaan evaluasi dilakukan sesuai tingkat kemampuan santri, mulai dari Yanbu'a jilid 4–5, jilid 6–7, hingga tingkat Imtaz. Melalui program ini, kualitas bacaan Al-Qur'an santri menjadi lebih baik, meskipun masih terdapat beberapa kendala seperti perbedaan kemampuan santri dan keterbatasan waktu pembelajaran.
Peran Organisasi IPNU dalam Mengembangkan Sikap Sosial Remaja di Mertoyudan Magelang Wisnu Izza Mahdiya; Faisal Kamal; Bambang Sugiyanto
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i4.7899

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah memengaruhi pola interaksi sosial remaja dan berdampak pada menurunnya empati serta kepedulian sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran organisasi Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) sebagai latar sosial dalam mengembangkan sikap sosial remaja serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pengurus, pembina, dan anggota aktif IPNU di Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IPNU berperan signifikan sebagai lingkungan pendidikan Islam nonformal dalam membentuk sikap empati, tanggung jawab, solidaritas, dan kepedulian sosial remaja melalui kegiatan kaderisasi, pembiasaan keagamaan, dan aktivitas sosial kemasyarakatan. Faktor pendukung meliputi budaya keagamaan yang kuat dan struktur organisasi yang sistematis, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu anggota dan pengaruh media digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa organisasi IPNU efektif menjadi ruang pembelajaran sosial yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan pengalaman sosial langsung.
IPNU IPPNU’S LIFE SKILLS EDUCATIONS EFFORTS IN DEVELOPING CRITICAL THINKING, CREATIVITY, COLLABORATION, COMMUNICATION OF STUDENTS AT MTS MA’ARIF AR-RIDHO WONOSOBO Nur Kuningaisatun Silmi; Faisal Kamal; Ali Imron
Alphateach (Jurnal Profesi Kependidikan dan Keguruan) Vol. 6 No. 1 (2026): ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/r1q04985

Abstract

This study aims to analyze the Life Skills education efforts implemented by IPNU IPPNU to develop critical thinking, creativity, collaboration, and communication skills in students at MTs Ma'arif Ar-Ridho Wonosobo. This study used a qualitative approach with descriptive methods, using data collection techniques such as observation, interviews, and documentation. The results indicate that various programs and activities organized by IPNU IPPNU, such as leadership training, discussion forums, social activities, and the development of interests and talents, significantly contribute to improving students' 4C competencies: Critical Thinking, Creativity, Collaboration, and Communication. Students' critical thinking skills develop through discussions and studies, creativity grows through innovative and productive activities, collaboration is fostered through group activities, and communication skills are enhanced through public speaking practice and active participation in organizations. Thus, the Life Skills education implemented by IPNU IPPNU has proven to be a powerful complement to formal education in developing students who are active, confident, and possess 21st-century skills. This study recommends that these programs continue to be developed sustainably to improve the quality of students' human resources
Co-Authors Abdur Rofik Abdurrahman Mas’ud Adit Khaeruloh Adit Khaeruloh Ahmad Kadiq Ahmad Khoiri Ahmad Labibul Fikri Ahmad Musafah Ahmad Zaenal Alim Aisyah Purwandari Aiza Ainuriyah Ajeng Dwi Aditama Akhmad Mustangin Ali Imron Ali Imron Ali Imron Ali Imron Ali Rachman Puja Kesuma, Tubagus Alim, Ahmad Zaenal Anjali Linailil 'Izzah Asy’ari, Abdurrahman Avni Khanafiyah Awin Setyaningsih Azizah, Deha Farihatul Bambang Sugiyanto Bambang Sugiyanto Bambang Sugiyanto Cahya Nofiani Dalman Dalman Dalman, Dalman Defri Ardani Dikna Berliana Putri Erlin Fadila Khairunnisa Fahmi Nuriyah Tami Fatiatun Fatiatun Fatiatun . Fatiatun Fatiatun Fatiatun, Fatiatun Fatkhurrohman Fatkhurrohman, Fatkhurrohman Felik Ahmad Mustofa Fina Syifaul Mawaddah Fitriyah, Khodijatul futichatur rohmah Hakim, Muhamad Lutfi Happy Nurhidayah Putri Pamungkas Helmiyanti Hesty Amalia Putri Idawati Idawati Idawati Idawati Imroatun Jayawarsa, A.A. Ketut Khajah Nurhayati latifah Lisa Kinanti, Maryono Maryono Mas’ud, Abdurrahman Maulana Sobirin Maysharoh, Riza Muhammad Irfan Zaenuri Muhammad Sofan Rizqi Mukaromah, Anis Saul Mukhlas Rozali Mukromin Mukromin Mulyani, Pamungkas Stiya Nailil Muna, Firda Amalia Nasikhatul Kharimah Ngaisah, Ngaisah Nining Rohmatur Rohmah Nur Fais Nur Hikmah Nur Kuningaisatun Silmi Nur Uhbiyati Nur Widha Natasha Nurul Mubin Nurwijayanti Pamungkas Stiya Mulyani Pamungkas Stiya Mulyani Pamungkas Stiya Mulyani Ridwan, Ridwan Rifai, Rizal Rifka Maulida Rifqi Muntaqo Rifqi Muntaqo, Rifqi Robingun Suyud El Syam Septiyani Septiyani Setya Dwi Aryati Setyaningsih, Sholehah Shidiq, Ngarifin Shofyan Hadi Siti Wulan Asih Sobirin, Maulana Stania Rahmah Supriyadi Supriyadi Syarif Hidayat Tista Ariani Triastati Uhbiyati, Nur Umayah Uminingsih, Ulfah Umul Ma'rufah Vita Hestiana Wahyuningrum, Zulfa Indra Wisnu Izza Mahdiya Zahrotul Ulia