Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JOURNAL OF Qualitative Health Research

Hubungan self efficacy dan resiliensi dengan kualitas hidup caregiver yang merawat penderita skizofrenia Pratiwi, Retno Galuh; Jusuf, Herlina; Arsad, Nikmatisni
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 5 No 4 (2025): September Edition 2025
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v5i4.1140

Abstract

Background: Self-efficacy and resilience significantly influence the quality of life of caregivers caring for patients with schizophrenia. High levels of self-confidence and the ability to recover from emotional stress can improve physical, psychological, and social well-being, and support the ongoing role of caregivers in optimal patient care. Purpose: To analyze the relationship between self-efficacy and resilience and the quality of life of caregivers caring for patients with schizophrenia. Method: This was an analytical survey study using a cross-sectional approach. A sample of 31 caregivers was selected using purposive sampling based on inclusion and exclusion criteria. Data were analyzed univariately and bivariately using the Spearman correlation test. Results: Most caregivers had high levels of self-efficacy (58.1%) and high levels of resilience (54.8%), with a p-value of 0.000. Conclusion: There is a significant relationship between self-efficacy and the quality of life of caregivers (p = 0.000), caregivers with high self-efficacy have more good quality of life and between resilience and the quality of life of caregivers (p = 0.000), caregivers with high levels of resilience tend to have better quality of life.   Keywords: Self-efficacy, Resilience, Caregiver, Schizophrenia   Pendahuluan: Self efficacy dan resiliensi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kualitas hidup caregiver yang merawat penderita skizofrenia, di mana tingkat keyakinan diri yang tinggi dan kemampuan untuk bangkit dari tekanan emosional dapat meningkatkan kesejahteraan fisik, psikologis, sosial, serta mendukung keberlangsungan peran caregiver dalam merawat pasien secara optimal. Tujuan: Untuk menganalisis hubungan self efficacy dan resiliensi dengan kualitas hidup caregiver yang merawat penderita skizofrenia. Metode: Penelitian survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 31 caregiver dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Korelasi Spearman. Hasil: Sebagian besar caregiver memiliki tingkat self efficacy tinggi (58.1%) dan resiliensi tinggi (54.8%) dengan perolehan nilai p sebesar (0.000). Simpulan: Ada hubungan yang signifikan antara self efficacy dengan kualitas hidup caregiver (p = 0.000), caregiver dengan self efficacy tinggi lebih banyak memiliki kualitas hidup yang baik dan antara resiliensi dengan kualitas hidup caregiver (p = 0.000), caregiver dengan tingkat resiliensi tinggi cenderung memiliki kualitas hidup yang lebih baik.   Kata Kunci : Self efficacy, Resiliensi, Caregiver, Skizofrenia
Analisis risiko keselamatan kerja menggunakan metode event tree analysis (ETA) pada pekerjaan blasting quarry Abdurrahman, Tri Novita Jihan K.; Jusuf, Herlina; Nurfadillah, Ayu Rofiah
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 5 No 4 (2025): September Edition 2025
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v5i4.1136

Abstract

Background: Occupational accident risk assessment is a step taken to prevent potential workplace accidents. This can be done by conducting an assessment based on the methods established in the Occupational Health and Safety Management System (OHSMS). Purpose: To analyze the occupational safety risks in blasting work in Quarry I of the Bulango Ulu Dam project Package I by Hutama–Basuki–Lestari, KSO, using the Event Tree Analysis (ETA) method. Method: This research is qualitative research. The informants in this study were 7 people, with 1 key informant, namely the Project Manager, and 6 key informants consisting of 1 Safety Officer, 2 Safety Patrols, and 3 Workers. Results: Based on the identification, four main risks were identified in blasting work: flying rock, misfire, dust, and premature blast. The highest risk, with a probability value of 0.99, was for flying rock and dust, and the lowest risk, with a probability of 0.5, was for premature blast. The analysis showed that adherence to mitigation procedures such as the use of PPE and safe distancing significantly influenced the final outcome of the risk scenario. Conclusion: The implemented mitigation scheme can significantly reduce the probability of a hazardous event if implemented correctly. Suggestion: Further research is needed into the use of the Event Tree Analysis (ETA) method in collaboration with other methods for more effective results.   Keywords: Blasting; ETA; Risk; Work Safety.   Pendahuluan: Risiko kecelakaan kerja merupakan langkah untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja yang dapat terjadi. Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan penilaian berdasarkan metode-metode yang ada dalam Sistem Manajemen K3 (SMK3). Tujuan: Untuk menganalisis risiko keselamatan kerja pada pekerjaan blasting di Quarry I proyek Bendungan Bulango Ulu Paket I oleh Hutama–Basuki–Lestari, KSO, dengan menggunakan metode Event Tree Analysis (ETA). Metode: Jenis penelitian kualitatif. Informan dari penelitian ini berjumlah 7 orang dengan 1 orang informan kunci yaitu Project Manager dan 6 orang informan utama yang terdiri dari 1 orang Safety Officer, 2 orang Safety Patrol dan 3 Pekerja. Hasil: Berdasarkan identifikasi, ditemukan empat risiko utama dalam pekerjaan blasting, yaitu flying rock, misfire, debu, dan premature blast. Risiko tertinggi dengan nilai probabilitas 0,99 terdapat pada bahaya flying rock dan debu, risiko terendah dengan probabilitas 0,5 terdapat pada premature blast. Analisis menunjukkan bahwa kepatuhan terhadap prosedur mitigasi seperti penggunaan APD dan jarak aman sangat mempengaruhi hasil akhir dari skenario risiko. Simpulan: Skema mitigasi yang diterapkan dapat menurunkan probabilitas kejadian berbahaya secara signifikan jika dijalankan dengan benar. Saran: Penelitian lanjutan perlu dilakukan dalam penggunaan metode Event Tree Analysis (ETA) dengan kolaborasi dari metode lainnya untuk hasil yang lebih efektif.   Kata Kunci: Blasting; ETA; Keselamatan Kerja; Risiko.
Analisis potensi hazard pada pekerja bagian pemeliharaan gardu distribusi PLN menggunakan metode failure mode and effect analysis (FMEA) Usman, Tasya Nuranda; Jusuf, Herlina; Maksum, Tri Septian
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 5 No 4 (2025): September Edition 2025
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v5i4.1166

Abstract

Background: Occupational safety and health (OHS) is a crucial aspect in creating a safe work environment, particularly in high-risk jobs such as distribution substation maintenance. Purpose: To analyze potential hazards for PLN distribution substation maintenance workers using the Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) method. Method: This quantitative research used a descriptive approach. The sample size for this study was 35 workers selected using exhaustive sampling. Data collection instruments included risk identification observation sheets, interviews, and documentation. Data analysis techniques used univariate analysis and the FMEA method. Results: Thirty-one potential risks were identified, 10 of which had RPN values ​​above the average (RPN>26), categorized as the highest risk. The highest risk was found in the coordination of outage requests, with an RPN of 100. Risk control is recommended based on the hierarchy of controls: elimination, substitution, engineering, administrative control, and personal protective equipment (PPE). Conclusion: The potential hazards in the PLN distribution substation maintenance work area using the FMEA method found that each stage has the potential for significant hazards and work safety risks.   Keywords: Hazard Potential, FMEA, Distribution Substation.   Pendahuluan: Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan aspek penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, khususnya pada pekerjaan berisiko tinggi seperti pemeliharaan gardu distribusi. Tujuan: Untuk menganalisis potensi bahaya (hazard) pada pekerja bagian pemeliharaan gardu distribusi PLN menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Metode: Penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 35 orang pekerja yang dipilih menggunakan teknik exhaustive sampling. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data meliputi lembar observasi identifikasi risiko, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis univariat dan metode FMEA. Hasil: Ada 31 potensi risiko yang ditemukan dan 10 di antaranya memiliki nilai RPN di atas nilai rata-rata (RPN> 26) yang dikategorikan sebagai risiko paling berisiko terjadi. Risiko tertinggi ditemukan pada kegiatan koordinasi minta padam dengan nilai RPN sebesar 100. Pengendalian risiko direkomendasikan berdasarkan hirarki pengendalian yaitu eliminasi, substitusi, rekayasa teknik, pengendalian administratif, dan APD. Simpulan: Potensi bahaya yang ada di area  pekerjaan pemeliharaan gardu distribusi PLN menggunakan metode FMEA ditemukan bahwa setiap tahap memiliki potensi bahaya dan risiko keselamatan kerja yang signifikan.   Kata Kunci: FMEA, Gardu Distribusi, Potensi Hazard.
Co-Authors A. Kasim, Vivien Novarina Abas, Indri Abd Ziad Mohamad Abdurrahman, Tri Novita Jihan K. Agus Suharsono Alfina Latief Amanah Yassin Rizkia Amanda Adityaningrum amanda ratna ningrum Angraini Nani Arlin Lakoro Armin salote Arsad, Nikmatini Aulia, Ulfa Aurora Pratiwi Dwirachmawaty Avianti Hadju, Vidya Ayu Rofia Nurfadillah Azis, Sri Sudaryani Sy. Abd. Azzahra Natasya Hambali Badu, Filman Afrian Badu, Ririn Baid, Chairunnisyah Bakari, Farida Bambang Widjanarko Otok Bambang Widjanarko Otok Basir, Ita Sulistiani Basri Kisianta Berahim, Rivaldo I. Bobihhu, Fenadila Kanaila Putri Botutihe, Citrawati Botutihe, Virana Putri Alghefira Bunga, Amaliyah Ramadhan S. Cindy Arsyad Delavita Yunus Delsiana Aksara Dewi Suryaningsi Hiola Dihyat Hasan Djuna Lamondo Dwi Anhari, Sabriah Ekawaty Prasetya Eko Maulana Syaputra Elsariyanti Fadila Fadilla Amalia Bahsoan Faradila Wahab Fatmawati Lasulika Firli Oktaviani Bahute Flora Ninta Tarigan, Sylva Hadju, Vidya Hemu, Thya Julyantika Hunawa, Rachmawaty Dirham Huntoyungo, Dian Rahmatia Ibrahim, Sjafriani Igirisa, Nurwulan Intan Tiara Kartika Irwan Irwan Ismail Djakaria Isra Nur Jainun Paulu Jusna Ahmad Kadir, Laksmyn Karim, Cecy Rahma Koday, Yunita Angriani La Ode Nashar Ladjali, Sri Indriani Lailany Yahya Lia Amalia Lintje Boekoesoe Liputo, Gusti Pandi Mamonto, Regina Pratidina Mamonto, Tri Nurlaila Manto, Diman Apriyadi Mentari N. Tuna Merni Mobilingo, Satra Moh. Nisyar Sy. Abd. Azis Moh. Rivai Nakoe Muhammad Ryman Napirah Musa, Andini Nurlatiffah H. Muslihatul Iskamia Mutiara Juniarshi A. Mohune Nadia Nazwa Mohamad Nakoe , Moh Rivai Nikmatisni Arsad Nikmatisni Arsad Nikmatisni Arsyad ningrum, amanda ratna Ninta Tarigan, Sylva Flora Nirwanto K. Rahim Nngareng, Ranggina Sadewi Novelia Beleneti Nur Ayini S Lalu Nur Wahyuniza Matana Nurcahyani Ismail Nurdiana Djamaluddin Nurfadillah, Ayu Rofiah Nurmita Hasan Nurwulan Igirisa Nurwulan Igirisa Nur’Aida Badu Osama Pakaya, Nadia Paputungan, Fitria Pradita Pristi Nusi Pratiwi, Retno Galuh Putri Adelina Mokodenseho Putri Ayuningtias Mahdang Putri Ayuningtias Mahdang Putri Prisilya Bau Putri Syansudin, Anisya Putrianing Nur M. Bakari Rahim, Eman Ramly Abudi Rauf, Fertien Nansyah Rayyani Yunus Ridha Hafid Ronaldi Rosmin Ilham Sahrain, Patmawati Salawali, Siti Hajar Salihi, Sri Meysin sangoi, Iin Santi Adam Saputri, Dea Dwi Sari, Wahyuningsih Ratna Sarinah Basri K Sartika Setia Ningsih Siti Faujia Kango Sitti Fatimah Meylandri Arsad Sitti Radhia Sri Manovita Pateda Sri Panessa Mantu Sri Susanti Latabi Suardi Suardi Suleman Ibrahim Taha, Febriyanti Tarisa Ramadhani Gobel Tayong Siti Nurbaeti Tri Septian Maksum Tri Yuliana Soga Ulfa Aulia Ulfa Aulia Ulfa Aulia ummi salami yatuu Usman, Dwiyatno Junaidi Usman, Tasya Nuranda Utiarahman, Ramadhan Vidya Avianti Hadju Vidya Avianti Hadju Vidya Hadju Vivi Kurnia Syukur Labasengko Vivie Indahwati Vivien Novarina Kasim Wia Amalia Kartika Widya Ramadanti Kasim Widya Waty M. Danial Widysusanti Abdulkadir Yasir Mokodompis Yunus, Hairun Nisa Yusuf, Nur Ayun K. Yusuf, Nur Ayun R. Zainuddin Zainuddin Zainuddin, Zainuddin Zakia I. Dotutinggi Zein Anggraini A. Ismail zulfikar Ahmad