Claim Missing Document
Check
Articles

Gambaran Kualitas Jamur Udara di Ruang Rawat Inap RSUD Otanaha Kota Gorontalo: Overview of Air Fungus Quality in the Inpatient Room of Otanaha Regional Hospital, Gorontalo City Nngareng, Ranggina Sadewi; Jusuf, Herlina; Nurfadillah, Ayu Rofia
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 4: April 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i4.7230

Abstract

Udara, air dan makanan merupakan faktor lingkungan yang mudah terkontaminasi oleh mikroorganisme pathogen dan dapat berbahaya bagi kehidupan manusia. Dari beberapa tempat yang memiliki tingkat kontaminasi udara dalam ruangan tertinggi salah satunya adalah fasilitas pelayanan kesehatan seperti rumah sakit yang dapat terkontaminasi oleh mikroorganisme pathogen. RSUD Otanaha Kota Gorontalo merupakan tempat pelayanan kesehatan yang ramai dikunjungi oleh berbagai kalangan dan memiliki bangunan yang luas. Penelitian ini bertujuan untuk melihat Gambaran kualitas jamur udara di ruang rawat inap RSUD Otanaha Kota Gorontalo dengan desain penelitian survei analitik dengan rancangan pendekatan Cross Sectional. Penelitian ini telah dilakukan pada bulan April-Mei 2024. Hasil penelitian menunjukkan angka kuman berkisar antara 105-1288 CFU/m3 dalam ruang rawat inap dan terdapat beberapa jenis jamur yang mendominasi ruang perawatan diantaranya Aspergillus sp., Fusarium sp., Pennicilium sp., dan Scopulariopsis.
Hubungan Pengetahuan dan Kecemasan dengan Kesiapan Menghadapi Menarche pada Siswi MTS Negeri 1 Kota Gorontalo: The Relationship between Knowledge and Anxiety with Readiness to Face Menarche in Students of State Islamic Junior High School 1, Gorontalo City Nur Wahyuniza Matana; Herlina Jusuf; Dewi Suryaningsi Hiola
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 4: April 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i4.7372

Abstract

Menarche merupakan menstruasi pertama yang biasa terjadi pada masa awal remaja ditengah masa pubertas sebelum memasuki masa reproduksi. Menarche pada remaja putri biasanya terjadi dalam rentan usia 10-16 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan kecemasan dengan kesiapan menghadapi menarche pada siswi di MTS Negeri 1 Kota Gorontalo.Metode penelitian survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penitian ini merupakan siswi kelas 7 yang telah mengalami menstruasi. Jumlah sampel pada penelitian ini berjumlah 147 responden dengan menggunakan teknik purposive sampling. Data di analisis menggunakan regresi logistik biner. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan ada pengetahuan dengan kesiapan menghadapi menarche pada siswi (p-value=0,006 < ? = 0,05) serta ada hubungan antara kecemasan dengan kesiapan menghadapi menarche pada siswi (p-value=0,000 < ? = 0,05). Nilai R Square 0,495 dimana pengetahuan dan kecemasan memberikan kontribusi sebesar 49,5% terhadap kesiapan siswi dalam menghadapi menarche. Dan sisanya 50,5% dipengaruhi oleh variable lain yang tidak teliti. Kesimpulan, variabel pengetahuan dan kecemasan ada hubungan dengan variabel kesiapan menghadapi menarche pada siswi MTS Negeri 1 Kota Gorontalo. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi acuan bagi pihak sekolah dalam meningkatkan edukasi tentang menarche pada remaja putri untuk mengurangi kecemasan dan meningkatkan kesiapan siswi menghadapi menarche.
Hubungan Hygiene Factors dan Motivation Factors dengan Kepatuhan Pengisian Berkas Rekam Medis Di Instalasi Rawat Inap RSUD dr. Hasri Ainun Habibie: Relationship Between Hygiene Factors and Motivation Factors with Compliance in Completing Medical Records at the Inpatient Installation of Regional Public Hospital (RSUD) of dr. Hasri Ainun Habibie Abas, Indri; Jusuf, Herlina; Tarigan, Sylva Flora Ninta
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 6: Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i6.7487

Abstract

Rekam medis merupakan berkas yang berisikan catatan dan dokumen tentang identitas pasien, pemeriksaan, pengobatan, tindakan dan pelayanan lain yang telah diberikan kepada pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan hygiene factors dan motivation factors dengan kepatuhan pengisian berkas rekam medis di Instalasi Rawat Inap RSUD dr. Hasri Ainun Habibie. Jenis penelitian adalah survei analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian yaitu seluruh bidan dan perawat di Instalasi Rawat Inap RSUD dr. Hasri Ainun Habibie yang berjumlah 75 orang. Jumlah sampel sama dengan jumlah populasi diambil menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara hygiene factors dengan kepatuhan pengisian rekam medis (p-value=0,002 <0,05), ada hubungan motivation factors dengan kepatuhan pengisian rekam medis (p-value=0,00 <0,05). Disimpulkan ada hubungan hygiene factors dan motivation factors dengan kepatuhan pengisian rekam medis di Instalasi Rawat Inap RSUD dr. Hasri Ainun Habibie. Disarankan untuk instansi terkait agar dapat memberikan pelatihan dan melakukan pengevaluasian secara berkala.
Uji Efektivitas Penambahan Eco enzyme Terhadap Kadar Fosfat (PO?) Pada Air Sungai Bone Gorontalo: Effectiveness Test of Eco Enzyme Addition on Phosphate Levels (PO?) in Bone River Water, Gorontalo Aurora Pratiwi Dwirachmawaty; Herlina Jusuf; Tri Septian Maksum
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 5: Mei 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i5.7523

Abstract

Pencemaran sungai merupakan dampak dari kegiatan keseharian manusia. Salah satu polutan yang kontribusi pada pencemaran air adalah senyawa Fosfat (PO?). Eco enzyme merupakan metode pengolahan air yang efisien, cepat, dan ekonomis. Tujuan penelitian untuk menguji efektivitas penambahan eco enzyme terhadap kadar PO? pada air sungai Bone Gorontalo. Jenis penelitian eksperimen semu (Quasi Experiment) dengan pendekatan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan variasi waktu tinggal eco enzyme selama 8 hari, 10 hari, dan 12 hari. Teknik analisis data menggunakan uji One Way-Anova (? = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar PO? awal air Sungai Bone sebesar 0,73 mg/L, artinya telah melebihi standar baku mutu air kelas II (0,2 mg/L). Setelah diberikan perlakuan dengan waktu tinggal 8 hari, 10 hari, dan 12 hari, terjadi fluktuatif kadar PO? pada air Sungai Bone Gorontalo. Tidak ada perbedaan waktu tinggal (8 hari, 10 hari, dan 12 hari) eco enzyme terhadap kadar PO? pada air sungai Bone Gorontalo (p-value = 0,123). Saran kepada peneliti selanjutnya dapat mengeksplorasi variasi konsentrasi eco enzyme dan kondisi lingkungan lainnya untuk meningkatkan efektivitasnya.
Analisis Spasial Titik Lokasi Dan Jalur Evakuasi Dalam Mitigasi Pengurangan Risiko Bencana Banjir Kelurahan Biawu Kecamatan Kota Selatan Kota Gorontalo: Spatial Analysis of Location Points and Evacuation Routes in Flood Disaster Risk Reduction Mitigation in Biawu Village, South City District, Gorontalo City Fadila; Herlina Jusuf; Moh. Rivai NakoE
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 6: Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i6.7905

Abstract

Banjir menjadi jenis bencana yang sering terjadi di Indonesia. Kelurahan Biawu, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo merupakan wilayah dengan tingkat kerawanan banjir tinggi. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara spasial titik lokasi dan jalur evakuasi dalam rangka mitigasi pengurangan risiko bencana banjir. Metode penelitian, deskriptif kuantitatif dengan pendekatan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk menganalisis variabel fisik seperti kemiringan lereng, curah hujan, jenis tanah, dan penggunaan lahan, serta menentukan titik dan jalur evakuasi berdasarkan kriteria waktu tempuh, daya tampung, ketersediaan MCK, kemiringan lereng dan kondisi jalan. Hasil penelitian, Kelurahan Biawu memiliki curah hujan berkisar 0,3- 257 mm/tahun, kemiringan lereng 2-15%, jenis tanah fluvisol, dan penggunaan lahan dominan sebagai permukiman. Titik utama evakuasi yaitu Masjid Hunto Sultan Amai, lokasi ini merupakan lokasi yang sering digunakan sebagai tempat evakuasi ketika terjadi banjir. Jalur evakuasinya yaitu Jl. Hi. A. R. Konio dan Jl. Gn. Tilongkabila, kedua jalan aman untuk dilalui menuju titik lokasi evakuasi berdasarkan hasil route analyst. Penerapan analisis spasial SIG terbukti efektif dalam membantu perencanaan mitigasi bencana banjir, memberikan arah strategis dalam menentukan lokasi aman dan jalur evakuasi yang layak saat kondisi darurat. Penelitian ini diharapkan mampu menjadi bahan acuan dalam perencanaan mitigasi kebencanaan pleh pemerintah. Saran kepada pemerintah dan masyarakat untuk melakukan uji coba terkait keefektifan dari hasil penelitian.
The Influence of Behavioral Factors on the Use of the Polio Pin Program in Toddlers in the work Area of the West City Health Center Muslihatul Iskamia; Herlina Jusuf; Yasir Mokodompis
International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Vol. 7 No. 3: July 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/ijhess.v7i3.8163

Abstract

Polio is an infectious disease that causes permanent paralysis, especially in children of toddler age. The Indonesian government has implemented National Polio Immunization Week (PIN) to prevent the spread of this disease. However, the coverage of the program at the West City Health Center has not met the national target, which is only 75.1% of 95%. This study aims to analyze the influence of behavioral factors on the use of the Polio PIN program. Analytical survey research method with cross-sectional design. The sample amounted to 297 mothers who had toddlers aged 0–59 months, taken by purposive sampling technique. Data were collected using questionnaires and analyzed by binary logistic regression test. The results showed that knowledge, attitudes, access to health services, family support, and health worker support had a significant influence on the use of Polio PIN (p < 0.05). Meanwhile, income showed no significant influence (p = 0.119). Behavioral factors are an important factor in the success of immunization programs. Intensive education and counseling efforts need to be carried out to increase community participation.
Evaluation of the Application of Electronic Medical Record Based on the Perspective of the Inpatient User Toto Kabila Regional General Hospital Stay Nurmita Hasan; Herlina Jusuf; Moh. Rivai Nakoe
International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Vol. 7 No. 3: July 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/ijhess.v7i3.8165

Abstract

The application of Electronic Medical Record (EMR) as a digital technology in healthcare that is used to record and store patient handling data, has become a major need in the transformation of healthcare services in Indonesia. However, the success of its implementation is largely determined by user acceptance. This study aims to identify the application of EMR from the perspective of users in the inpatient room of the Toto Kabila Regional General Hospital as seen from the factors of work expectation, business expectations, social influence and facility conditions. This study used a quantitative approach of a descriptive method, with a population of 150 nurses and a sample of 109 inpatient nurses and data collection through questionnaires. Based on the results of the study, it was found that in the work expectations 32.11% of respondents rated it as good, 67.89% adequate; business expectations of 26.61% were good, 73.39% adequate; social influence 19.27% was good, 75.23% was adequate and 5.50% was lacking; facility conditions were 28.44% good, 69.72% were adequate and 1.83% were poor. Overall, the implementation of EMR at Toto Kabila Hospital was considered good by 30.28% of respondents, and adequate by 69.72%. It is suggested that the implementation of EMR in the inpatient Toto Kabila Hospital can run optimally, improvements are needed in the form of periodic system evaluation, development of EMR features, strengthening team collaboration, improving technology infrastructure, and supporting a responsive IT team.
Hubungan self efficacy dan resiliensi dengan kualitas hidup caregiver yang merawat penderita skizofrenia Pratiwi, Retno Galuh; Jusuf, Herlina; Arsad, Nikmatisni
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 5 No 4 (2025): September Edition 2025
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v5i4.1140

Abstract

Background: Self-efficacy and resilience significantly influence the quality of life of caregivers caring for patients with schizophrenia. High levels of self-confidence and the ability to recover from emotional stress can improve physical, psychological, and social well-being, and support the ongoing role of caregivers in optimal patient care. Purpose: To analyze the relationship between self-efficacy and resilience and the quality of life of caregivers caring for patients with schizophrenia. Method: This was an analytical survey study using a cross-sectional approach. A sample of 31 caregivers was selected using purposive sampling based on inclusion and exclusion criteria. Data were analyzed univariately and bivariately using the Spearman correlation test. Results: Most caregivers had high levels of self-efficacy (58.1%) and high levels of resilience (54.8%), with a p-value of 0.000. Conclusion: There is a significant relationship between self-efficacy and the quality of life of caregivers (p = 0.000), caregivers with high self-efficacy have more good quality of life and between resilience and the quality of life of caregivers (p = 0.000), caregivers with high levels of resilience tend to have better quality of life.   Keywords: Self-efficacy, Resilience, Caregiver, Schizophrenia   Pendahuluan: Self efficacy dan resiliensi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kualitas hidup caregiver yang merawat penderita skizofrenia, di mana tingkat keyakinan diri yang tinggi dan kemampuan untuk bangkit dari tekanan emosional dapat meningkatkan kesejahteraan fisik, psikologis, sosial, serta mendukung keberlangsungan peran caregiver dalam merawat pasien secara optimal. Tujuan: Untuk menganalisis hubungan self efficacy dan resiliensi dengan kualitas hidup caregiver yang merawat penderita skizofrenia. Metode: Penelitian survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 31 caregiver dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Korelasi Spearman. Hasil: Sebagian besar caregiver memiliki tingkat self efficacy tinggi (58.1%) dan resiliensi tinggi (54.8%) dengan perolehan nilai p sebesar (0.000). Simpulan: Ada hubungan yang signifikan antara self efficacy dengan kualitas hidup caregiver (p = 0.000), caregiver dengan self efficacy tinggi lebih banyak memiliki kualitas hidup yang baik dan antara resiliensi dengan kualitas hidup caregiver (p = 0.000), caregiver dengan tingkat resiliensi tinggi cenderung memiliki kualitas hidup yang lebih baik.   Kata Kunci : Self efficacy, Resiliensi, Caregiver, Skizofrenia
Analysis of Factors Related to Consciousness Occupational Safety and Health (K3) in Students Class XII Automotive Department High School Vocational School (SMK) Negeri 3 Gorontalo Mamonto, Regina Pratidina; Jusuf, Herlina; Nurfadillah, Ayu Rofia
International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Vol. 7 No. 3: July 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/ijhess.v7i3.7567

Abstract

Awareness of K3 behavior must be instilled from an early age. Vocational schools are one of the means to introduce and instill students' awareness to behave in K3. Therefore, it is important to provide education and implement K3 correctly in the school environment. factors that affect K3 awareness in schools are knowledge, K3 supervision from both teachers and schools, K3 facilities such as (PPE) or special equipment, and K3 information. Awareness of K3 in students must be really applied in the form of their attitude during practice and their actions when practicing, so that accidents can be avoided even from the source of the material. The purpose of this study is to analyze factors related to K3 awareness in automotive students. This type of research is with a cross sectional approach. The research population of all grade XII students majoring in automotive at SMK Negeri 3 Gorontalo was 46 students, with a sampling technique, namely total sampling. Data in univariate and bivariate analyses used chi squere tests. The results of the study showed that the variables related to K3 awareness were K3 knowledge (p=0.015), supervision (p=0.007), PPE use (p=0.037), and information sources (p=0.010). It can be concluded that there is a significant relationship between K3 knowledge, supervision, the use of PPE and information sources and K3 awareness in students. Advice for students to always improve and implement the K3 knowledge that has been obtained and for the school to improve learning media, or add or add references to books about K3 besides also paying attention to students' attitudes and actions during the practical learning process.
Determinant Analysis Related to the Implementation of Occupational Safety and Health Culture in Workers of the Bulango Ulu Dam Project Pt. Hutama-Basuki-Lestari, KSO Osama; Herlina Jusuf; Putri Ayuningtias Mahdang
International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Vol. 7 No. 3: July 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/ijhess.v7i3.8199

Abstract

K3 culture is the attitudes, values, beliefs, norms, and perceptions that underlie safe behavior in the work process and its practical application to create a safe and healthy work environment for all workers. The formulation of what determinant problems are related to the implementation of occupational safety and health culture in the workers of the Bulango Ulu Dam project of PT. Hutama-Basuki-Lestari, KSO. This study aims to analyze determinants related to the implementation of occupational safety and health culture in workers of the Bulango Ulu Dam project of PT. Hutama-Basuki-Lestari, KSO. The design of the quantitative research uses an analytical survey with a Cross Sectional design. The research population was 43 workers. The sampling technique in this study uses the total sampling technique. Data analysis using Chi-Square test and Rank-Spearman test. The results of this study show that there is a significant relationship between K3 knowledge, K3 training, safety patrol, and safety talk to the implementation of occupational safety and health culture in workers of the Bulango Ulu Dam project of PT. Hutama-Basuki-Lestari, KSO with a value of p = 0.000 (p ? 0.05). It is recommended that companies improve K3 training, especially for workers with low education, increase safety patrol personnel, and make safety talks more interactive. Strict enforcement of sanctions is also needed to strengthen the K3 culture.
Co-Authors A. Kasim, Vivien Novarina Abas, Indri Abd Ziad Mohamad Abdurrahman, Tri Novita Jihan K. Agus Suharsono Ahdar Febriansyah Baruwadi Alfina Latief Amanah Yassin Rizkia Amanda Adityaningrum amanda ratna ningrum Anak Agung Reduari Angraini Nani Arlin Lakoro Armin salote Arsad, Nikmatini Aulia, Ulfa Aurora Pratiwi Dwirachmawaty Avianti Hadju, Vidya Ayu Rofia Nurfadillah Azis, Sri Sudaryani Sy. Abd. Azzahra Natasya Hambali Badu, Filman Afrian Badu, Ririn Baid, Chairunnisyah Bakari, Farida Bambang Widjanarko Otok Bambang Widjanarko Otok Basri Kisianta Berahim, Rivaldo I. Bobihhu, Fenadila Kanaila Putri Botutihe, Citrawati Botutihe, Virana Putri Alghefira Bunga, Amaliyah Ramadhan S. Cindy Arsyad Delavita Yunus Delsiana Aksara Dewi Suryaningsi Hiola Dihyat Hasan Djuna Lamondo Dwi Anhari, Sabriah Ekawaty Prasetya Eko Maulana Syaputra Elsariyanti Eman Rahim Fadila Fadilla Amalia Bahsoan Faradila Wahab Fatmawati Lasulika Firli Oktaviani Bahute Flora Ninta Tarigan, Sylva Hunawa, Rachmawaty Dirham Husain, Sitria Hajrawaty Ibrahim, Sjafriani Igirisa, Nurwulan Iin sangoi Intan Tiara Kartika Irwan Irwan Ismail Djakaria Isra Nur Ita Sulistiani Jainun Paulu Jusna Ahmad Kadir, Laksmyn Karim, Cecy Rahma Koday, Yunita Angriani La Ode Nashar Ladjali, Sri Indriani Lailany Yahya Lia Amalia Lintje Boekoesoe Liputo, Gusti Pandi Mamonto, Regina Pratidina Mamonto, Tri Nurlaila Manto, Diman Apriyadi Mentari N. Tuna Merni Mobilingo, Satra Moh. Nisyar Sy. Abd. Azis Moh. Rivai Nakoe Muhammad Ryman Napirah Musa, Andini Nurlatiffah H. Muslihatul Iskamia Mutiara Juniarshi A. Mohune Nadia Nazwa Mohamad Nakoe , Moh Rivai Nikmatisni Arsad Nikmatisni Arsad Nikmatisni Arsyad ningrum, amanda ratna Ninta Tarigan, Sylva Flora Nirwanto K. Rahim Nngareng, Ranggina Sadewi Novelia Beleneti Nur Ayini S Lalu Nur Wahyuniza Matana Nurcahyani Ismail Nurdiana Djamaluddin Nurfadillah, Ayu Rofiah Nurmita Hasan Nurwulan Igirisa Nurwulan Igirisa Nur’Aida Badu Osama Pakaya, Nadia Paputungan, Fitria Pradita Pristi Nusi Pratiwi, Retno Galuh Putri Adelina Mokodenseho Putri Ayuningtias Mahdang Putri Ayuningtias Mahdang Putri Nurul Afni Kau Putri Prisilya Bau Putri Syansudin, Anisya Putrianing Nur M. Bakari Ramly Abudi Rauf, Fertien Nansyah Rayyani Yunus Ridha Hafid Ronaldi Rosmin Ilham Sahrain, Patmawati Salawali, Siti Hajar Salihi, Sri Meysin Santi Adam Saputri, Dea Dwi Sari, Wahyuningsih Ratna Sarinah Basri K Sartika Setia Ningsih Siti Faujia Kango Sitti Fatimah Meylandri Arsad Sitti Radhia Sri Manovita Pateda Sri Panessa Mantu Sri Susanti Latabi Suardi Suardi Suleman Ibrahim Taha, Febriyanti Tarisa Ramadhani Gobel Tayong Siti Nurbaeti Tri Septian Maksum Tri Yuliana Soga Ulfa Aulia Ulfa Aulia Ulfa Aulia ummi salami yatuu Usman, Dwiyatno Junaidi Usman, Tasya Nuranda Utiarahman, Ramadhan Vidya Avianti Hadju Vidya Avianti Hadju Vidya Hadju Vivi Kurnia Syukur Labasengko Vivie Indahwati Vivien Novarina Kasim Wia Amalia Kartika Widya Ramadanti Kasim Widya Waty M. Danial Widysusanti Abdulkadir Yasir Mokodompis Yunus, Hairun Nisa Yusuf, Nur Ayun K. Yusuf, Nur Ayun R. Zainuddin Zainuddin Zainuddin, Zainuddin Zakia I. Dotutinggi Zein Anggraini A. Ismail zulfikar Ahmad