p-Index From 2021 - 2026
13.312
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Efektivitas Praktik Pengelolaan Dan Pemanfaatan Dana Kapitasi Jkn Di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Puskesmas Pilolodaa: Effectiveness of Management Practices and Utilization of JKN Capitation Funds at the Primary Health Facility (FKTP) Pilolodaa Health Center Nurcahyani Ismail; Herlina Jusuf; Yasir Mokodompis
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.10356

Abstract

Dana kapitasi merupakan salah satu mekanisme pembayaran dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diberikan oleh BPJS Kesehatan kepada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) seperti puskesmas yang berperan penting dalam keberhasilan program JKN. Tujuan penelitian untuk mengetahui perencanaan dan pemanfaatan dana kapitasi JKN serta efektivitas pengelolaan dana kapitasi terhadap kinerja layanan di Puskesmas Pilolodaa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif untuk menggambarkan suatu fenomena, gejala atau keadaan. Informan kunci adalah Kepala Puskesmas Pilolodaa. Informan biasa Bendahara JKN Puskesmas Pilolodaa, dan informan pendukung dua orang Staf Puskesmas Pilolodaa. Penelitian ini dilaksanakan di Puskesmas Pilolodaa. Waktu penelitian pada bulan Januari sampai Juni 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan dana kapitasi JKN di Puskesmas Pilolodaa telah dilakukan secara sistematis, partisipatif, serta pemanfaatan dana telah dialokasikan sesuai dengan rencana dan ketentuan yang berlaku sehingga pengelolaan dana berjalan efektif dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kinerja layanan yang ada di puskesmas. Saran peneliti untuk Puskesmas Pilolodaa bisa meningkatkan optimalisasi perencanaan dan pemanfaatan dana kapitasi melalui penguatan Tim Perencana Puskesmas dan pelaksanaan Rapat Tinjauan Manajemen diperlukan agar keputusan lebih efektif dan mutu layanan kesehatan meningkat.
Analisis Risiko Kecelakaan Kerja Pada Bagian Penanganan Kebakaran Di BPBD Kab. Gorontalo Menggunakan Metode Task Risk Assessment (TRA): Occupational Accident Risk Analysis in the Fire Management Division of the Gorontalo Regency Regional Disaster Management Agency (BPBD) Using the Task Risk Assessment (TRA) Method Putrianing Nur M. Bakari; Herlina Jusuf; Putri Ayuningtias Mahdang
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.10357

Abstract

Keselamatan petugas pemadam kebakaran dalam operasi pemadaman harus mendapatkan perhatian serius. Masih ditemukan kecelakaan petugas dalam menangani kebakaran yang mengakibatkan 2 orang luka parah dan 4 orang meninggal dunia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko kecelakaan kerja pada bagian UPTD pemadam kebakaran di BPBD Kab. Gorontalo menggunakan metode Task Risk Assessment (TRA). Jenis penelitian deskriptif menggunakan metode Task Risk Assessment (TRA) untuk menganalisis risiko kerja. Sampel penelitian menggunakan total sampling yaitu seluruh pekerja pada bagian penanganan kebakaran di BPBD Kabupaten Gorontalo sebanyak 30 orang. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi TRA, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan metode TRA. Hasil penelitian teridentifikasi potensi bahaya saat melakukan kaji cepat dan survey lokasi tim resque, menuju lokasi tempat kejadian, dan saat melakukan penanganan kebakaran. Penilaian risiko pada bidang penanganan kebakaran terdapat 8 risiko high dan 1 risiko extreme. Pengendalian risiko pada bidang penanganan kebakaran menggunakan hirarki pengendalian yaitu pengendalian subtitusi, perancangan, administrasi dan APD. Simpulan penelitian berdasarkan metode TRA bahwa terdapat risiko kecelakaan kerja pada bagian UPTD pemadam kebakaran di BPBD Kab. Gorontalo yaitu saat melakukan kaji cepat dan survey lokasi Tim Resque, menuju lokasi tempat kejadian, dan saat melakukan penanganan kebakaran. Saran untuk petugas pemadam kebakaran lebih mematuhi SOP agar dapat meminimalisir kecelakaan kerja yang terjadi.
Uji Efektivitas Daya Serap Tanaman Kangkung Air Dalam Menurunkan Kadar Chemical Oxygen Demand (COD) Pada Limbah Cair Pabrik Tahu Ayula Tilango Kabupaten Bone Bolango: Effectiveness Test of Water Spinach Absorption Capacity in Reducing Chemical Oxygen Demand (COD) Levels in Liquid Waste from the Ayula Tilango Tofu Factory in Bone Bolango Regency Siti Faujia Kango; Herlina Jusuf; Ayu Rofia Nurfadillah
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.10370

Abstract

Limbah cair yang dihasilkan dari proses pembuatan tahu mengandung bahan organik tinggi yang dapat meningkatkan nilai Chemical Oxygen Demand (COD) sehingga mencemari lingkungan perairan. Salah satu upaya pengolahan limbah secara alami adalah fitoremediasi menggunakan tanaman air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas tanaman kangkung air (Ipomoea aquatica) dalam menurunkan kadar COD pada limbah cair pabrik tahu Ayula Tilango Kabupaten Bone Bolango. Jenis penelitian eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan rancangan One Group Pretest–Posttest Design menggunakan variasi jumlah rumpun tanaman sebanyak 10, 15, dan 20 rumpun, masing-masing dengan tiga kali replikasi dan waktu kontak selama 1×24 jam. Parameter yang diamati meliputi suhu, pH, dan kadar COD sebelum serta sesudah perlakuan. Analisis data menggunakan One-Way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanaman kangkung air belum efektif menurunkan kadar COD. Nilai signifikansi uji ANOVA sebesar p = 0,823 (p > 0,05) menunjukkan tidak terdapat perbedaan antarperlakuan. Faktor penyebab antara lain pH limbah yang tinggi (9,42), waktu kontak singkat (1 hari), dan pembusukan tanaman akibat kepadatan biomassa. Kesimpulannya, kangkung air belum mampu menurunkan kadar COD secara signifikan. Disarankan penelitian selanjutnya memperpanjang waktu kontak dan menambah parameter pendukung.
Analisis Faktor Risiko Kasus Gigitan Hewan Penular Rabies di Kabupaten Gorontalo Mobilingo, Satra; Jusuf, Herlina; A. Kasim, Vivien Novarina
Jurnal Promotif Preventif Vol 9 No 1 (2026): Februari 2026: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v9i1.2426

Abstract

Rabies merupakan penyakit zoonosis yang bersifat fatal dan tetap menjadi ancaman kesehatan masyarakat di wilayah dengan populasi hewan penular yang tidak terkontrol. Laporan Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR) Kabupaten Gorontalo tahun 2024 mencatat 279 kasus gigitan hewan penular rabies, menunjukkan tingginya potensi paparan pada masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor risiko kejadian gigitan hewan penular rabies serta memetakan kerawanan rabies di Kabupaten Gorontalo. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif menggunakan desain cross-sectional pada 119 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Hasil analisis menunjukkan bahwa perilaku memiliki hubungan signifikan dengan kejadian gigitan (p = 0.030; OR 3.039; CI95% 1.113–8.295). Selain itu, kejadian gigitan juga dipengaruhi oleh faktor kognitif, kondisi geografis, serta faktor sosial yang saling berinteraksi dalam menentukan kerentanan masyarakat terhadap paparan rabies. Temuan ini menegaskan pentingnya intervensi berbasis perilaku dan penguatan edukasi masyarakat, disertai pengelolaan lingkungan dan pemetaan kerawanan untuk mendukung upaya pencegahan rabies.
Determinan Lingkungan dan Perilaku Leptospirosis: Studi Cross-sectional di Provinsi Gorontalo, Indonesia Bakari, Farida; Jusuf, Herlina; Karim, Cecy Rahma
Jurnal Promotif Preventif Vol 9 No 1 (2026): Februari 2026: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v9i1.2427

Abstract

Leptospirosis merupakan zoonosis penting yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Provinsi Gorontalo. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh faktor perilaku dan lingkungan, termasuk personal hygiene, kebiasaan menutup makanan, keberadaan tikus, kondisi fisik rumah, keberadaan selokan, genangan air, dan vegetasi rumah terhadap kejadian leptospirosis, serta mengidentifikasi faktor yang paling berkontribusi. Desain penelitian menggunakan survei analitik dengan pendekatan potong lintang terhadap 61 kasus leptospirosis melalui teknik total sampling. Analisis univariat digunakan untuk menggambarkan karakteristik variabel, sedangkan analisis bivariat dengan uji Chi-square dan analisis multivariat menggunakan regresi logistik dilakukan untuk menentukan faktor dominan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa personal hygiene, kebiasaan menutup makanan, kondisi fisik rumah, kondisi selokan, vegetasi rumah, dan genangan air berhubungan signifikan dengan kejadian leptospirosis (p < 0,05). Analisis multivariat mengidentifikasi keberadaan tikus (p = 0,029; OR = 3,441; 95% CI: 1,131–10,467) dan kondisi fisik rumah (p = 0,019; OR = 3,555; 95% CI: 1,120–10,273) sebagai faktor paling berpengaruh. Temuan ini menegaskan pentingnya intervensi perilaku serta perbaikan kondisi fisik lingkungan rumah sebagai strategi utama dalam pencegahan leptospirosis.
Analisis Hambatan Dalam Proes Klaim Dana BPJS Kesehatan Di Puskesmas Kota Tengah Kota Gorontalo: Analysis of Obstacles in the BPJS Health Claims Process at Community Health Centers in Central City, Gorontalo City Novelia Beleneti; Herlina Jusuf; Ulfa Aulia
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 2: Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i2.10620

Abstract

Proses klaim dana BPJS Kesehatan merupakan salah satu komponen penting dalam mendukung kelangsungan pelayanan kesehatan di puskesmas. Namun, dalam pelaksanaanya sering ditemukan berbagai hambatan yang dapat berdampak pada keterlambatan pencairan dana klaim. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hambatan yang di hadapi pada proses klaim BPJS di Puskesmas Kota Tengah Kota Gorontalo. Jenis penelitian kualitatif. Informan kunci kepala puskesmas, informan biasa dua orang yaitu kepala tata usaha dan bendahara, dan informan penunjang lima orang yaitu pengelola dana kapitasi, perawat dan tiga orang tenaga administrasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, hambatan dalam proses klaim dana BPJS kesehatan meliputi berbagai faktor. Yaitu faktor man, faktor material, faktor method, faktor machine, faktor money. Hal ini dapat dilihat dari hambatan yang berasal dari belum adanya pelatihan khusus yang terstruktur bagi petugas klaim, keterbatasan pemahaman terhadap alur dan ketentuan klaim, serta kendala teknis pada sistem yang digunakan. Selain itu, kelengkapan dan ketepatan waktu pengajuan klaim juga menjadi faktor yang mempengaruhi proses klaim. Perlu adanya perhatian khusus, terutama dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia agar dapat mendukung kelancaran proses pengajuan klaim dana BPJS Kesehatan.
Pengaruh Self – Esteem Dan Dukungan Sosial Terhadap Kesehatan Mental Mahasiswa Tingkat Akhir Jurusan Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Gorontalo: The Influence of Self-Esteem and Social Support on the Mental Health of Final Year Students of the Public Health Department, Gorontalo State University Merni; Herlina Jusuf; Putri Ayuningtias Mahdang
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 2: Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i2.10621

Abstract

Mahasiswa tingkat akhir berada pada fase akhir masa studi di perguruan tinggi yang ditandai dengan tuntutan akademik yang tinggi, tekanan penyusunan skripsi, serta persiapan memasuki dunia kerja. Kondisi ini membuat mahasiswa rentan mengalami stres, kecemasan dan kesehatan mental tidak baik. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh self-esteem dan dukungan sosial terhadap kesehatan mental mahasiswa tingkat akhir Jurusan Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Gorontalo. Metode penelitian survey analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian mahasiwa tingkat akhir yang berjumlah 175, sedangkan sampel 122 mahasiswa dengan teknik pemgambilan sampel purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner, data dianalisis menggunakan uji regresi logistik. Hasil penelitian self-esteem yang paling banyak pada kategori cukup baik sebanyak 62 responden (50,8%), dukungan sosial kategori cukup baik 62 responden (50,8%), kesehatan mental mahasiswa tingkat akhir kategori cukup baik 60 responden (40,2%). Simpulan penelitian berdasarkan uji regresi logistik bahwa ada pengaruh signifikan self-esteem terhadap kesehatan mental mahasiswa tingkat akhir (p- value 0.000 < 0.05), dukungan sosial tidak berpegaruh terhadap kesehatan mental mahasiswa tingkat akhir (p-value 0.0078 < 0.05). Saran bagi mahasiswa diharapkan agar lebih meningkatkan self-esteem dan dukungan sosial melalui pengembangan potensi diri, berpikir positif, dan menjaga keseimbangan antara akademik dan kehidupan pribadi. Mahasiswa juga perlu mengembangkan streategi adaptasi individu (coping strategy) yang sehat dalam menghadapi tekanan akademik.
Analisis Spasial Faktor Risiko TB Paru Di Wilyah Kerja Puskesmas Kota Tengah Kota Gorontalo : Spatial Analysis of Pulmonary TB Risk Factors in the Working Area of the Central City Community Health Center, Gorontalo City Sri Panessa Mantu; Herlina Jusuf; Tri Septian Maksum
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 3: Maret 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i3.10694

Abstract

Tuberkulosis paru (TB paru) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat utama dengan angka kesakitan dan kematian yang tinggi, khususnya di wilayah perkotaan dengan kepadatan penduduk besar. Peningkatan kasus TB paru menunjukkan perlunya pendekatan analisis yang tidak hanya melihat faktor risiko, tetapi juga pola sebaran kasus secara geografis. Analisis spasial berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) menjadi penting untuk mengidentifikasi klaster kasus dan mendukung perencanaan intervensi yang lebih efektif dan tepat sasaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola spasial kejadian TB paru serta hubungan faktor risiko lingkungan fisik (kelembaban udara, pencahayaan, ventilasi, suhu udara, dan kepadatan hunian) dengan kejadian TB paru di wilayah kerja Puskesmas Kota Tengah Kota Gorontalo. Jenis penelitian ini adalah survei deskriptif analitik dengan desain Cross sectional Study. Populasi adalah seluruh penderita TB Paru sebanyak 75 responden yang diperoleh melalui teknik Purposive Sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner terstruktur dan Global Position System (GPS). Analisis data menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 0.05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara kelembaban udara (p-value = 0,024), pencahayaan (p-value = 0,004), ventilasi udara (p-value = 0,005), suhu udara (p-value = 0,016), dan kepadatan hunian (p-value = 0,024) dengan kejadian TB Paru di wilayah kerja Puskesmas Kota Tengah Kota Gorontalo. Disarankan pemanfaatan hasil analisis spasial sebagai dasar penentuan wilayah prioritas intervensi, peningkatan PHBS, dan penguatan skrinning aktif TB paru.
Efektivitas program kelas ibu balita pada penanganan stunting Iin sangoi; Herlina Jusuf; Vidya Hadju
THE JOURNAL OF Mother and Child Health  Concerns Vol. 4 No. 5 (2025): June Edition 2025
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mchc.v4i5.1216

Abstract

Background: Stunting is a serious child health problem in Indonesia, including in Gorontalo Province. Efforts to address stunting have been implemented through various programs, one of which is the mothers and Toddlers Class. Purpose: To describe the effectiveness of the mothers and Toddlers Class program in addressing stunting. Method: This study is a qualitative study. Key informants were the people in charge of the mothers and Toddlers Class program and cadres. Six supporting informants were participants in the mothers and Toddlers Class. This study was conducted at the Telaga Biru Community Health Center in May 2025. Results: The study shows that the program has been implemented routinely and integrated with integrated health post (Posyandu) activities, with indicators including goal achievement (timeframe, targets, and legal basis), integration (procedures and socialization processes), and adaptation (improved capacity and infrastructure). Conclusion: Although the program has shown a positive impact on improving maternal knowledge and behavior, obstacles remain, such as low understanding of stunting in some communities and limited active participation. The Mother and Toddler Class Program is quite effective in supporting stunting management, although there has been improvement in community understanding and involvement.
Kontaminasi Mikroplastik pada Kantong Teh Celup Komersial: Analisis Deskriptif Berbasis Laboratorium Tentang Kelimpahan Partikel dan Karakteristik Morfologi di Gorontalo, Indonesia Husain, Sitria Hajrawaty; Jusuf, Herlina; Nurfadillah, Ayu Rofia
Jurnal Promotif Preventif Vol 9 No 2 (2026): April 2026: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v9i2.2617

Abstract

Penggunaan plastik sintetis pada pangan berpotensi menjadi sumber paparan mikroplastik, terutama dari minuman panas. Teh celup banyak dikonsumsi, namun kajian mikroplastiknya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis kandungan mikroplastik pada teh celup komersial di Gorontalo. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan purposive sampling pada tiga merek teh celup dan dilakukan tiga kali replikasi sehingga berjumlah 9 sampel. Sampel diseduh, difiltrasi, dan diidentifikasi menggunakan mikroskop stereo. Hasil menunjukkan seluruh sampel mengandung mikroplastik, yaitu merek A 20 partikel, merek B 11 partikel, dan merek C 24 partikel. Mikroplastik didominasi bentuk serat dengan variasi warna serta ukuran partikel berkisar dari 347–4324 µm, dengan dominasi ukuran <2000 µm. Temuan ini menunjukkan teh celup komersial berpotensi menjadi sumber paparan mikroplastik sehingga diperlukan pengawasan bahan kemasan pangan untuk meningkatkan keamanan konsumsi masyarakat.
Co-Authors A. Kasim, Vivien Novarina Abas, Indri Abd Ziad Mohamad Abdurrahman, Tri Novita Jihan K. Agung Nurwahid Mancu Agus Suharsono Alfina Latief Amanah Yassin Rizkia Amanda Adityaningrum amanda ratna ningrum Angraini Nani Apriliya Thalib Arlin Lakoro Armin salote Arsad, Nikmatini Aulia, Ulfa Aurora Pratiwi Dwirachmawaty Avianti Hadju, Vidya Ayu Rofia Nurfadillah Azis, Sri Sudaryani Sy. Abd. Azzahra Natasya Hambali Badu, Ririn Baid, Chairunnisyah Bakari, Farida Bambang Widjanarko Otok Bambang Widjanarko Otok Basri Kisianta Bobihhu, Fenadila Kanaila Putri Botutihe, Citrawati Botutihe, Virana Putri Alghefira Bunga, Amaliyah Ramadhan S. Cindy Arsyad Delavita Yunus Della Puspita Palewai Delsiana Aksara Dewi Suryaningsi Hiola Dihyat Hasan Djuna Lamondo Dwi Anhari, Sabriah Ekawaty Prasetya Eko Maulana Syaputra Elsariyanti Eman Rahim Fadila Fadilla Amalia Bahsoan Faradila Wahab Fatmawati Lasulika Feyske Youke Lumuru Filman Afrian Badu Finarti Finarti Firli Oktaviani Bahute Flora Ninta Tarigan, Sylva Hunawa, Rachmawaty Dirham Husain, Sitria Hajrawaty Ibrahim, Sjafriani Igirisa, Nurwulan Iin sangoi Intan Tiara Kartika Irwan Irwan Ismail Djakaria Isra Nur Ita Sulistiani Jusna Ahmad Kadir, Laksmyn Karim, Cecy Rahma Koday, Yunita Angriani La Ode Nashar Ladjali, Sri Indriani Lailany Yahya Lia Amalia Lintje Boekoesoe Liputo, Gusti Pandi Mamonto, Regina Pratidina Mamonto, Tri Nurlaila Manto, Diman Apriyadi Merni Mobilingo, Satra Moh. Nisyar Sy. Abd. Azis Moh. Rivai Nakoe Muhammad Ryman Napirah Musa, Andini Nurlatiffah H. Muslihatul Iskamia Mutiara Juniarshi A. Mohune Nadia Nazwa Mohamad Nakoe , Moh Rivai Nikmatisni Arsad Nikmatisni Arsad Nikmatisni Arsyad ningrum, amanda ratna Ninta Tarigan, Sylva Flora Nirwanto K. Rahim Nngareng, Ranggina Sadewi Novelia Beleneti Nur Ayini S Lalu Nur Wahyuniza Matana Nurcahyani Ismail Nurdiana Djamaluddin Nurfadillah, Ayu Rofiah Nurmita Hasan Nurwulan Igirisa Nurwulan Igirisa Nur’Aida Badu Osama Pakaya, Nadia Paputungan, Fitria Pradita Pristi Nusi Pratiwi, Retno Galuh Putri Adelina Mokodenseho Putri Ayuningtias Mahdang Putri Ayuningtias Mahdang Putri Prisilya Bau Putri Syansudin, Anisya Putrianing Nur M. Bakari Ramly Abudi Rauf, Fertien Nansyah Rayyani Yunus Ridha Hafid Rita Bambang Rivaldo I. Berahim Ronaldi Rosmin Ilham Sahrain, Patmawati Salawali, Siti Hajar Salihi, Sri Meysin Santi Adam Saputri, Dea Dwi Sari, Wahyuningsih Ratna Sarinah Basri K Sartika Setia Ningsih Siti Faujia Kango Sitti Fatimah Meylandri Arsad Sitti Radhia Sri Manovita Pateda Sri Manovita Pateda Sri Panessa Mantu Sri Susanti Latabi Suardi Suardi Suleman Ibrahim Taha, Febriyanti Tarisa Ramadhani Gobel Tayong Siti Nurbaeti Teti Sutriyati Tuloli Tri Septian Maksum Tri Yuliana Soga Ulfa Aulia Ulfa Aulia Ulfa Aulia ummi salami yatuu Usman, Dwiyatno Junaidi Usman, Tasya Nuranda Utiarahman, Ramadhan Vidya Avianti Hadju Vidya Avianti Hadju Vidya Hadju Vivi Kurnia Syukur Labasengko Vivie Indahwati Vivien Novarina Kasim Wia Amalia Kartika Widya Cahyaningsih Polontalo Widya Ramadanti Kasim Widya Waty M. Danial Widysusanti Abdulkadir Yasir Mokodompis Yunus, Hairun Nisa Yusuf, Nur Ayun K. Yusuf, Nur Ayun R. Zainuddin Zainuddin Zainuddin, Zainuddin Zakia I. Dotutinggi Zein Anggraini A. Ismail zulfikar Ahmad