Claim Missing Document
Check
Articles

Motivational Interview (Mi) Terhadap Status Oral Hygiene Index – Simplified (Ohi-S) pada Ibu Hamil di Puskemas Sipatana, Kota Gorontalo Indahwati, Vivie; Jusuf, Herlina; Abdulkadir, Widysusanti
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.52034

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut selama kehamilan merupakan aspek penting yang sering diabaikan, padahal perubahan hormonal dapat meningkatkan risiko gingivitis dan penurunan kebersihan mulut. Kebaruan dari penelitian ini terletak pada penerapan MI sebagai strategi promotif berbasis empati dalam bidang kedokteran gigi maternal di Indonesia, khususnya pada populasi ibu hamil dengan risiko tinggi gangguan mulut. Pendekatan ini tidak hanya berfokus pada transfer pengetahuan, tetapi juga pada penguatan motivasi intrinsik untuk perubahan perilaku berkelanjutan. MI berpotensi diintegrasikan sebagai model edukasi gigi dan mulut di layanan primer guna menurunkan insiden penyakit periodontal selama kehamilan serta meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan janin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Motivational Interviewing (MI) terhadap peningkatan pengetahuan dan perbaikan status Oral Hygiene Index – Simplified (OHI-S) pada ibu hamil di Puskesmas Sipatana, Kota Gorontalo. Desain penelitian menggunakan metode quasi experimental dengan rancangan Pretest–Posttest Nonequivalent Control Group Design melibatkan 30 responden (15 kelompok intervensi dan 15 kontrol). Intervensi MI diberikan empat sesi selama dua bulan dengan pendekatan konseling empatik yang menumbuhkan motivasi intrinsik untuk menjaga kebersihan gigi dan mulut. Data dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada tingkat pengetahuan dan status kebersihan mulut kelompok intervensi dibandingkan kontrol (p<0,05). Setelah intervensi, 60% responden kelompok perlakuan mencapai tingkat pengetahuan baik, dan 60% memiliki status OHI-S baik, sedangkan pada kelompok kontrol peningkatan bersifat minimal. Kesimpulannya temuan ini menegaskan bahwa pendekatan MI lebih efektif dibanding edukasi konvensional karena membangun kesadaran internal dan rasa tanggung jawab terhadap perilaku kesehatan.
Evaluasi Sistem E-Puskesmas Menggunakan Model End User Computing Satisfaction (EUCS) pada Tenaga Kesehatan di Kabupaten Gorontalo Badu, Ririn; Jusuf, Herlina; Suardi, Suardi
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 6 (2025): Desember 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i6.2324

Abstract

Pelayanan kesehatan yang berkualitas sangat bergantung pada efektivitas sistem informasi yang mendukung manajemen pelayanan kesehatan. Sejalan dengan transformasi digital, penerapan Sistem E-Puskesmas menjadi inovasi penting untuk meningkatkan kepuasan petugas kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh content, accuracy, format, ease of use, dan timeliness, serta mengidentifikasi faktor yang paling dominan berdasarkan model EUCS terhadap kepuasan tenaga kesehatan di Puskesmas Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pengumpulan data melalui kuesioner. Teknik pengambilan sampel menggunakan non-random sampling. Populasi penelitian yaitu petugas yang menggunakan sistem dari setiap unit-unit yang ada di 21 Puskesmas dengan jumlah sampel sebesar 182 responden. Kemudian dianalisis menggunakan uji regresi linier sederhana dan berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa content, accuracy, ease of use, dan timeliness berpengaruh signifikan terhadap kepuasan petugas, sedangkan format tidak berpengaruh signifikan. Faktor yang paling dominan adalah ease of use, dengan kontribusi EUCS sebesar 41,3% (R = 0,642; R² = 0,413). Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan implementasi Sistem E-Puskesmas sangat bergantung pada kualitas sistem yang mampu meningkatkan kepuasan petugas kesehatan.
Gambaran Tingkat Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Kesehatan Berdasarkan Status Akreditasi Puskesmas Di Kota Gorontalo: Overview of Patient Satisfaction Levels with Health Services Based on the Accreditation Status of Community Health Centers in Gorontalo City Widya Ramadanti Kasim; Herlina Jusuf; Moh. Rivai Nakoe
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 12: Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9710

Abstract

Puskesmas harus memiliki pelayanan kesehatan yang berkualitas sehingga masyarakat mampu hidup sehat dan tujuan pembangunan tercapai. Baik atau tidaknya kualitas pelayanan kesehatan tidak hanya ditentukan oleh puskesmas, tetapi juga melibatkan pasien. Penelitian ini dilakukan untuk menggambarkan tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kesehatan di puskesmas berdasarkan permasalahan mengenai kepuasan masyarakat, penangan, dan pengaduan terhadap pelayanan puskesmas. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana gambaran tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kesehatan berdasarkan status akreditasi puskesmas di Kota Gorontalo. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kesehatan berdasarkan status akreditasi puskesmas di Kota Gorontalo. Desain penelitian deskriptif dengan pendekatan Kuantitatif.Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pasien yang berkunjung di Puskesmas yang berjumlah 18.823. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 392 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode Accidental Sampling. Hasil uji statistik menunjukkan kepuasan pasien terhadap pelayanan kesehatan di Puskesmas Dumbo Raya berstatus akreditas dasar yaitu Kategori Baik (63,7 %), Puskesmas Sipatana berstatus akreditas madya yaitu kategori Baik (58,1 %), Puskesmas Kota Utara berstatus akreditas utama yaitu kategori Baik (71,3 %), dan Puskesmas Kota Barat berstatus akreditas Paripurna yaitu kategori Baik (52,6 %). Simpulan dari penelitian ini adalah 4 lokasi puskesmas masing-masing memiliki kepuasan pasien yang baik.Disarankan perlunya mempertahankan dan meningkatkan kualitas pelayanan yang ada di puskesmas.
Determinan Upaya Pencegahan Bunuh Diri pada Kelompok Usia 15–29 Tahun di Provinsi Gorontalo Rauf, Fertien Nansyah; Jusuf, Herlina; Kadir, Laksmyn
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 6 (2025): Desember 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i6.2412

Abstract

Bunuh diri merupakan salah satu penyebab utama kematian pada kelompok usia muda, dan berbagai determinannya masih kurang dipahami dalam konteks Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan upaya pencegahan bunuh diri pada kelompok usia 15–29 tahun di Provinsi Gorontalo. Menggunakan penelitian kuantitatif desain cross sectional study dengan 351 responden yang dipilih melalui simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstandar dan dianalisis menggunakan uji korelasi serta regresi logistik untuk mengidentifikasi variabel yang berhubungan dengan upaya pencegahan bunuh diri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan, akses layanan kesehatan, tingkat tekanan akademik/pekerjaan, dan kondisi lingkungan memiliki hubungan signifikan dengan upaya pencegahan bunuh diri (p < 0,001). Analisis multivariat menunjukkan bahwa pengetahuan remaja merupakan prediktor paling kuat. Temuan ini menegaskan pentingnya intervensi peningkatan literasi kesehatan mental sebagai strategi pencegahan bunuh diri di kalangan remaja dan dewasa muda.
Faktor Determinan Pencegahan Infeksi Menular Lewat Transfusi Darah Pada Unit Donor Darah PMI Kota Gorontalo Ibrahim, Sjafriani; Jusuf, Herlina; Irwan, Irwan
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 6 (2025): Desember 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i6.2433

Abstract

Transfusi darah merupakan prosedur medis yang esensial dalam penanganan berbagai kondisi klinis, seperti anemia berat, perdarahan masif, dan intervensi bedah kompleks. Namun, transfusi darah juga membawa risiko penularan Infeksi Menular Lewat Transfusi Darah (IMLTD). Tujuan dari penelitian ini adalah Menganalisis Faktor Determinan Pencegahan Infeksi Menular Lewat Transfusi Darah (IMLTD) Pada Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Gorontalo. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus-September 2025 di Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Gorontalo. Responden berjumlah 389 orang dengan teknik simple random sampling, jenis penelitian adalah penelitian analitik dengan desain cross sectional dengan analisis Uji Spearman rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang paling berpengaruh terhadap pencegahan infeksi menular lewat transfusi darah, yaitu efektifitas edukasi donor darah aman (p-value 0.005, OR 32.917, CI 2.843-381.091). Kesimpulan variabel efektifitas edukasi donor darah aman merupakan variabel yang paling berpengaruh terhadap pencegahan IMLTD.
Co-Authors Abas, Indri Abd Ziad Mohamad Abdurrahman, Tri Novita Jihan K. Agus Suharsono Alfina Latief Amanah Yassin Rizkia Amanda Adityaningrum amanda ratna ningrum Angraini Nani Armin salote Arsad, Nikmatini Aulia, Ulfa Aurora Pratiwi Dwirachmawaty Avianti Hadju, Vidya Ayu Rofia Nurfadillah Azis, Sri Sudaryani Sy. Abd. Azzahra Natasya Hambali Badu, Filman Afrian Badu, Ririn Baid, Chairunnisyah Bambang Widjanarko Otok Bambang Widjanarko Otok Basir, Ita Sulistiani Basri Kisianta Berahim, Rivaldo I. Bobihhu, Fenadila Kanaila Putri Botutihe, Citrawati Botutihe, Virana Putri Alghefira Bunga, Amaliyah Ramadhan S. Cindy Arsyad Delavita Yunus Delsiana Aksara Dewi Suryaningsi Hiola Dihyat Hasan Djuna Lamondo Dwi Anhari, Sabriah Ekawaty Prasetya Eko Maulana Syaputra Elsariyanti Fadila Fadilla Amalia Bahsoan Faradila Wahab Fatmawati Lasulika Firli Oktaviani Bahute Flora Ninta Tarigan, Sylva Hadju, Vidya Hemu, Thya Julyantika Hunawa, Rachmawaty Dirham Huntoyungo, Dian Rahmatia Ibrahim, Sjafriani Igirisa, Nurwulan Intan Tiara Kartika Irwan Irwan Ismail Djakaria Isra Nur Jusna Ahmad Kadir, Laksmyn Koday, Yunita Angriani La Ode Nashar Ladjali, Sri Indriani Lailany Yahya Lia Amalia Lintje Boekoesoe Liputo, Gusti Pandi Mamonto, Regina Pratidina Mamonto, Tri Nurlaila Manto, Diman Apriyadi Moh. Nisyar Sy. Abd. Azis Moh. Rivai Nakoe Muhammad Ryman Napirah Musa, Andini Nurlatiffah H. Muslihatul Iskamia Mutiara Juniarshi A. Mohune Nadia Nazwa Mohamad Nakoe , Moh Rivai Nikmatisni Arsad Nikmatisni Arsad Nikmatisni Arsyad ningrum, amanda ratna Ninta Tarigan, Sylva Flora Nirwanto K. Rahim Nngareng, Ranggina Sadewi Nur Ayini S Lalu Nur Wahyuniza Matana Nurdiana Djamaluddin Nurfadillah, Ayu Rofiah Nurmita Hasan Nurwulan Igirisa Nurwulan Igirisa Nur’Aida Badu Osama Pakaya, Nadia Paputungan, Fitria Pradita Pristi Nusi Pratiwi, Retno Galuh Putri Adelina Mokodenseho Putri Ayuningtias Mahdang Putri Ayuningtias Mahdang Putri Prisilya Bau Putri Syansudin, Anisya Rahim, Eman Ramly Abudi Rauf, Fertien Nansyah Rayyani Yunus Ridha Hafid Ronaldi Rosmin Ilham Sahrain, Patmawati Salawali, Siti Hajar Salihi, Sri Meysin sangoi, Iin Santi Adam Saputri, Dea Dwi Sari, Wahyuningsih Ratna Sarinah Basri K Sartika Setia Ningsih Sitti Fatimah Meylandri Arsad Sitti Radhia Sri Manovita Pateda Sri Susanti Latabi Suardi Suardi Suleman Ibrahim Taha, Febriyanti Tarisa Ramadhani Gobel Tayong Siti Nurbaeti Tri Septian Maksum Tri Yuliana Soga Ulfa Aulia Ulfa Aulia ummi salami yatuu Usman, Dwiyatno Junaidi Usman, Tasya Nuranda Utiarahman, Ramadhan Vidya Avianti Hadju Vidya Avianti Hadju Vidya Hadju Vivi Kurnia Syukur Labasengko Vivie Indahwati, Vivie Vivien Novarina Kasim Wia Amalia Kartika Widy Susanti Abdulkadir Widya Ramadanti Kasim Widya Waty M. Danial Yasir Mokodompis Yunus, Hairun Nisa Yusuf, Nur Ayun K. Yusuf, Nur Ayun R. Zainuddin Zainuddin Zainuddin, Zainuddin Zakia I. Dotutinggi Zein Anggraini A. Ismail zulfikar Ahmad