Claim Missing Document
Check
Articles

Local Adaptation to Extreme Weather and It’s Implication on Sustainable Rice Production in Lampung, Indonesia Dulbari Dulbari; Edi Santosa; Yonny Koesmaryono; Eko Sulistyono; Anung Wahyudi; Herdhata Agusta; Dwi Guntoro
AGRIVITA, Journal of Agricultural Science Vol 43, No 1 (2021)
Publisher : Faculty of Agriculture University of Brawijaya in collaboration with PERAGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17503/agrivita.v43i1.2338

Abstract

Extreme weather incidents refer to high rainfall and strong winds have been speculated to be detrimental on rice production. However, researches on the local adaptation to their impact on rice production are limited especially on tropical region like Indonesia. A study was conducted in Pesawaran, West Lampung, North Lampung, and Bandar Lampung using time series data of 2000-2015 and ground checking during extreme weather and normal seasons and its implication on sustainable management. Data were evaluated using multivariate regressions. Results demonstrated that the impact of extreme weather on the reduction of rice production was weak, 0.92%. Shifting on rice production among swampy, irrigated, and dry lands at which covered area of 13.67%, 42.69% and 43.65%, respectively, minimized the impact of the extreme weather. During limited precipitation, irrigated and swamplands had 2.5-3.0 times cropping intensity. Conversely, during La-Nina with excess precipitation, cropping in irrigated and drylands increased by 20 and 58%, respectively. Moreover, the local government maintained annual production improvement by about 5% through expansion of irrigated land, high yielding varieties and inputs subsidies. Considering that incident of extreme weathers tended to occur more frequently, consequently, planting calender utilization and rice variety adapted should be implemented.
Cuaca Ekstrim Mengubah Nilai Indeks Ketahanan Tanaman Padi Terhadap Rebah Dulbari Dulbari; Edi Santosa; Yonny Koesmaryono; Eko Sulistyono
J-Plantasimbiosa Vol 1 No 1 (2019)
Publisher : Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.532 KB) | DOI: 10.25181/jplantasimbiosa.v1i1.1261

Abstract

Ketahanan rebah varietas padi ditentukan berdasarkan indeks kerebahan IRRI (1988) yang terdiri dari : 0, 1, 3, 5, 7, dan 9. Nilai indeks 0 : sangat tahan rebah (tidak ada tanaman yang rebah), 1 : tahan rebah (tanaman rebah kurang dari 20%), 3 : agak tahan rebah (tanaman rebah 21 ̶ 40%), 5 : sedang (tanaman rebah 41 ̶ 60%), 7 : agak peka (tanaman rebah 61 ̶ 80%), dan 9 : peka (tanaman rebah lebih dari 80%). Evaluasi karakter kerebahan (Krb) tanaman padi dilakukan mengikuti Panduan Sistem Karakterisasi dan Evaluasi Tanaman Padi Kementan (2014). Kreteria dan metode evaluasi varietas padi terhadap ketahanan rebah tidak diukur untuk menghadapi kondisi cuaca ekstrim. Nilai indeks kerebahan berubah dengan terjadinya insiden cuaca ekstrim sehingga perlu dilakukan evaluasi terhadap kreteria ketahanan rebah suatu varietas bila akan ditanam di daerah yang rawan insiden cuaca ekstrim.
Mekanisme Morfologi dan Fisiologi Tanaman Padi pada Kondisi Rebah dan Strategi Adaptasinya Dulbari Dulbari; Eko Sulistyono; Yonny Koesmaryono
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 18 No 3 (2018): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v18i3.1239

Abstract

Kejadian cuaca ekstrim mengacu pada curah hujan yang tinggi dan angin kencang telah berspekulasi merugikan produksi beras. Namun, studi tentang mekanisme morfologi dan fisiologis, dan strategi adaptasinya pada penginapan jarang dilaporkan. Dengan demikian, tiga percobaan dilakukan di Sawah Baru, Leuwikopo, dan Provinsi Lampung, Indonesia dari Januari 2016 hingga Juni 2017. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cuaca ekstrem menyebabkan tanaman padi tersangkut di daerah penelitian sebesar 27,6% dengan kehilangan produksi hingga 11,89%. Adaptasi morfologi dan fisiologis tampaknya merupakan aspek penting dalam respon terhadap perlakuan cuaca ekstrim. Komposisi biokimia berubah setelah penginapan, terutama asam lemak, terpene, alkana, dan steroid. Penginapan meningkatkan total senyawa biokimia lebih dari 48% dari tanaman normal. Berbeda dengan kehilangan produksi yang nyata pada petak percobaan, di lapangan, dampak cuaca ekstrim terhadap penurunan produksi padi di Provinsi Lampung tergolong rendah, yaitu 1,03%. Pergeseran produksi padi antar agroklimat, meminimalkan dampak cuaca ekstrim. Kemungkinan kemampuan lokal untuk mempertahankan peningkatan produksi tahunan lebih dari 5% melalui perluasan lahan irigasi, varietas unggul dan subsidi input merupakan faktor penting sebagai strategi lokal untuk beradaptasi dengan kejadian cuaca ekstrim di Lampung.
Program Dosen Mengabdi sebagai Upaya Pengembangan Potensi Desa Berbasis Pertanian di Desa Cihideung Udik, Kabupaten Bogor Safira Qisthina Ayuningtyas; Syafitri Hidayati; Adisti Pematasari Putri Hartoyo; Akhmad Arifin Hadi; Andita Sayekti; Ratih Pratiwi; Eko Sulistyono; Chusnul Arif; Mokhamad Syaefudin Andrianto
Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat (PIM) Vol. 2 No. 1 (2020): Februari 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.592 KB)

Abstract

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB organizes a Lecturers Community Service Program, as an innovation of lecturers community service by facilitating lecturers to several villages in Bogor and outside of Bogor to directly interact and provide solutions for the community. The purpose of these activities is to enhance the implementation of science and technology from the university for society welfare. One of the villages partners in this program is Cihideung Udik Village with prominent agricultural potential. More than 60% of the land is used for agriculture. Yet, until now the community still face agriculture problems such as decreasing agricultural land area due to changes into residential house. This condition triggers a decrease in the availability of ground water, and cultivation type or pattern change. Previously the community cultivate paddy, but now the community shifts to plant secondary crops especially corn. Not only that, various complex problems in Cihideung Udik require innovative solution available at universities such as IPB University. Lecturer community service at Cihideung Udik was carried out through the socialization of necessary materials viz., future skills motivation, family financial planning, water saving irrigation, water saving cultivation, agrosilvofarmaka, mapping of village potential and marketing. This activity preceived to be useful and any material delivered by the lecturer in general, were needed by the community. Although there was a material that need to be evaluated in order to increase public knowledge. Therefore, the Lecturer Community Service Program have to evaluate and improve their system in responding to community problems and also continuously improve community welfare.
Manajemen Pemanenan Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Kebun Utara Petapahan, Kampar, Riau Nur Said Soheh; Supijatno; Eko Sulistyono
Buletin Agrohorti Vol. 10 No. 3 (2022): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrob.v10i3.46454

Abstract

Kelapa sawit merupakan salah satu komoditas perkebunan penting sebagai sumber pemasukan devisa Negara Indonesia. Keberhasilan panen akan menunjang peningkatan produktivitas tanaman sehingga kegiatan pemanenan kelapa sawit merupakan salah satu kegiatan yang penting dalam pengelolaan perkebunan kelapa sawit. Penelitian dilaksanakan di Kebun Utara Petapahan, Kampar, Riau pada tanggal 18 Januari hingga 17 Mei 2021. Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi manajemen pemanenan kelapa sawit. Aspek yang diamati meliputi perencanaan panen, pelaksanaan panen, dan evaluasi panen. Kegiatan pemanenan di Kebun Utara Petapahan sudah berjalan cukup baik, terlihat dari hasil produksi harian yang sesuai dengan taksasi produksi dengan nilai varian rata-rata dibawah 5% dan muatan panen pada alat truk yang sudah sesuai kapasitas. Walaupun demikian beberapa hal masih perlu diperbaiki dan ditingkatkan seperti rotasi panen yang masih panjang, pengadaan alat pelindung diri (APD) kaca mata dan kepatuhan dalam penggunaan helm yang masih dibawah angka 100%, mutu buah busuk yang sudah diatas standar sebesar 1.69% dari batas toleransi 1% , kapasitas pemanen rata-rata masih belum mencapai basis panen, kehilangan hasil berupa berondolan yang tidak terkutip dan buah matang tidak di panen masih ditemukan pada saat pemeriksaan hanca. Kata kunci: kapasitas pemanen, ketepatan panen, perencanaan panen
Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Sorgum (Sorghum bicolor (L.) Moench) Varietas Numbu dengan Pemupukan Organik yang Berbeda Rina Kurniasari; Suwarto; Eko Sulistyono
Buletin Agrohorti Vol. 11 No. 1 (2023): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrob.v11i1.46616

Abstract

Sorgum merupakan komoditas pangan yang berpotensi untuk dikembangkan di Indonesia. Peningkatan produktivitas sorgum dapat dilakukan dengan penerapan budidaya yang baik, salah satunya pemupukan. Penelitian ini dilakukan untuk memberikan informasi mengenai pengaruh pupuk kandang dan pupuk tambahan terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman sorgum varietas Numbu. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari hingga bulan Juli 2019 di Kebun Percobaan Cikabayan Bawah, Laboratorium Pengujian, dan Laboratorium Pasca Panen Departemen Agronomi dan Hortikultura, Institut Pertanian Bogor. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan kelompok lengkap teracak (RKLT) faktorial. Faktor pertama yaitu pemberian pupuk kandang (0 ton ha-1, 10 ton ha-1) dan faktor kedua yaitu jenis pupuk tambahan (tanpa pupuk tambahan, pupuk hayati, pupuk organik cair). Hasil penelitian menunjukkan pemberian pupuk kandang dengan dosis 10 ton ha-1 nyata meningkatkan karakter pertumbuhan tanaman sorgum yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, umur berbunga, umur panen, bobot brangkasan kering per tanaman, dan komponen hasil berupa bobot 1,000 butir biji kering. Pemberian pupuk tambahan baik pupuk hayati maupun pupuk organik cair tidak meningkatkan pertumbuhan dan produksi sorgum. Produktivitas sorgum dengan pemberian pupuk kandang 3.74 ton ha-1, tanpa pupuk kandang sebesar 3.30 ton ha-1. Kata kunci: pupuk hayati, pupuk kandang, pupuk organik cair
Pengaruh Penggunaan Mulsa Plastik Bawah Tanah terhadap Pertumbuhan dan Produksi Empat Varietas Kedelai Ajmilatunnisa; Eko Sulistyono; Yudiwanti Wahyu Endro Kusumo
Buletin Agrohorti Vol. 11 No. 2 (2023): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrob.v11i2.46807

Abstract

Kedelai merupakan salah satu komoditas pangan penting yang dapat diolah menjadi tahu, tempe, susu kedelai, dan kecap. Peningkatan produksi kedelai dapat dilakukan dengan perluasan areal tanam dan peningkatan produktivitas. Peningkatan produktivitas dapat dilakukan dengan pemberian air yang cukup bagi tanaman. Penelitian ini bertujuan mendapatkan informasi mengenai pengaruh mulsa plastik bawah yang dipasang dibawah permukaan tanah terhadap pertumbuhan dan produksi empat varietas kedelai. Penelitian dilakukan di Kebun Percobaan IPB Sawah Baru dari bulan Januari hingga Mei 2021. Percobaan menggunakan rancangan petak terbagi dengan tiga ulangan. Petak utama yaitu perlakuan mulsa plastik bawah tanah dan tanpa mulsa plastik bawah tanah dan anak petak yaitu kedelai varietas Detam-1, Gepak Kuning, Grobogan, dan Anjasmoro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan mulsa plastik bawah tanah dapat meningkatkan kelembapan tanah, tinggi tanaman, jumlah daun trifoliate, jumlah cabang, dan indeks luas daun. Gepak Kuning merupakan varietas yang menghasilkan jumlah polong, jumlah polong isi, jumlah biji, jumlah biji per polong, dan produksi riil (3,43 ton ha-1) yang lebih tinggi dibandingkan varietas lainnya yaitu 2.53; 2.74; 2.58 ton ha-1 masing-masing untuk Detam-1, Grobogan and Anjasmoro. Detam-1 memiliki jumlah polong hampa, persen polong hampa, bobot basah polong hampa, dan evapotranspirasi yang lebih tinggi dibandingkan varietas lainnya. Anjasmoro dan Gepak Kuning memiliki nilai efisiensi pemakaian air yang lebih tinggi dibandingkan dua varietas lain. Tidak ada pengaruh pemberian mulsa terhadap produktivitas kedelai yang dicoba. Pemberian mulsa di bawah tanah hanya memperbaiki pertumbuhan vegetaif tanaman saja. Kata kunci: gepak kuning, indeks luas daun, kelembapan
Growth Response of Seedlings of Four Robusta Coffee (Coffea canephora Pierre. Ex. A. Froehner) Clones to Drought Stress Novie Pranata Erdiansyah; Ade Wachjar; Eko Sulistyono; Supijatno Supijatno
Pelita Perkebunan (a Coffee and Cocoa Research Journal) Vol 35 No 1 (2019)
Publisher : Indonesian Coffee and Cocoa Research Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22302/iccri.jur.pelitaperkebunan.v35i1.344

Abstract

Drought is one of the limiting factors for the growth and yield of coffee plants. Drought due to long dry season has caused many losses for coffee plantations. This study aimed to evaluate the response of four Robusta coffee clones to drought stress at seedling stage and determine the best clone with high tolerance to drought. The study was conducted in Indonesian Coffee and Cocoa Reseach Institute (ICCRI) Jember, East Java in November 2018–Mei 2019. The experimental design used a Randomized Block Design (RCBD) with two factors. The first factor has consisted of five levels drought through providing volume watering based coefficient and evaporation value of free water surface (Eo), namely: 0.5 Eo; 1.0 Eo; 1.5 Eo; 2.0 Eo; 2.5 Eo (control). The second factor has consisted of four Robusta coffee clones, namely: BP 409 (drought tolerant clone); BP 308; BP 939 and BP 358 (vulnerable to drought stres). The result showed that reduction in the volume of watering from 2.5 Eo until 0.5 Eo causes drought, reduce coffee growth linearly. Clone BP 409 and BP 939 had better tolerance of drought stress compared with BP 308 and BP 358. The anatomical adaptation of leaves of BP 409 to drought stress was by thickening of wax layer and palisade tissue. BP 939 thickened its leaves due to drought stress as a mechanism of adaptation to such condition.
Model Strategi Digitalisasi dalam Kemampuan Dinamis Meningkatkan Kinerja Bisnis Berkelanjutan: Bukti Empiris dari UKM Indonesia Anggraeni, Oktanita Jaya; Amrulloh, Muhammad Sholahuddin; Sulistyono, Nantil Bambang Eko; Putra, Mohammad Edwinsyah Yanuan
Journal of Business Management Vol. 1 No. 2 (2023): December
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jobm.v1i2.6

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menyelidiki hubungan antara kemampuan dinamis dan kinerja bisnis yang berkelanjutan di usaha kecil dan menengah Indonesia, serta dimensi apa yang berkontribusi pada pengembangan dan adopsi dalam strategi digitalisasi. Kami menganalisis sampel 596 UKM Indonesia menggunakan kerangka pengukuran yang divalidasi untuk mengeksplorasi tiga kelompok kegiatan DC di seluruh dimensi ekonomi, sosial, dan lingkungan. Temuan kami mengungkapkan bahwa pengembangan dan adopsi DC dapat secara signifikan meningkatkan strategi digitalisasi UKM, yang mengarah pada peningkatan inovasi model bisnis dan kinerja berkelanjutan. Peran mediasi strategi digitalisasi sangat penting dalam menjelaskan hubungan antara DC dan kinerja bisnis yang berkelanjutan. Implikasi praktis dari penelitian kami dapat bermanfaat bagi UKM di Indonesia dan sekitarnya karena mereka berusaha untuk meningkatkan strategi digitalisasi dan mencapai keunggulan kompetitif yang berkelanjutan.
Seberapa Mampu Keterampilan Bisnis Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi? Sulistyono, Nantil Bambang Eko; Warsito, Heri; Lestari, Datik; Pristiwaningsih, Estin Roso; Dhamayanthi, Wenny
Journal of Business Management Vol. 1 No. 3 (2024): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jobm.v1i3.17

Abstract

Studi ini menyelidiki jenis talenta bisnis mana yang memiliki pengaruh besar terhadap pertumbuhan ekonomi. Data empiris menunjukkan bahwa keterampilan finansial dan linguistik berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi, tetapi tidak ada hubungan antara keterampilan TIK dan pertumbuhan ekonomi yang dapat diidentifikasi. Di sisi lain, memiliki atau tidak memiliki kemampuan finansial berkontribusi pada kesenjangan pendapatan. Ada kemungkinan bahwa pekerja muda berpenghasilan rendah mungkin tidak memiliki peluang investasi yang cukup. Setiap orang harus memiliki kesempatan untuk belajar dan mengembangkan kemampuan finansial mereka. Pekerja asing yang sangat terlatih mendorong literasi keuangan. Brain drain juga terkait dengan kemampuan finansial. Pekerja yang telah memperoleh keterampilan keuangan di luar negeri dapat kembali ke negara asal mereka. Akhirnya, suku bunga rendah mendorong literasi keuangan. Suku bunga rendah mendorong investasi daripada investasi tradisional berisiko rendah.
Co-Authors , Nurharyadi - Indriati - Suwarno - Suwarno - Triwidiyati . Suwarno A. Pieter Lontoh Ade Wachjar Adisti Pematasari Putri Hartoyo Ajmilatunnisa Akhmad Arifin Hadi Alhamidi, Alhamidi Amrulloh, Muhammad Sholahuddin Anas D. Susila Anas Dinurrohman Susila Andita Sayekti Ani Kurniawati Anung Wahyudi Atuillah, Nuning Auwalia, Farda Azhari, Fiqri Ardi Azizah, Maria Bambang Sapta Purwoko Bandono, Adi Benny Setiawan, Benny Bintoro Djoefrie Bintoro, M. Bintoro, Moch. Chusnul Arif Datik Lestari Deni Suhendar Devie Rienzani Supriadi Dhamayanthi, Wenny Dinata, Gallyndra Fatkhu Dulbari, Dulbari Dwi Guntoro Edi Santosa Faqih Udin Fardidah, dan Didah Nur Fatkhiyatur Rokhmah Femila Rezkiyanti Fendri Ahmad Gatot Irianto Giansar Prastowo Gusrita, Rani Hady Widagdo Halimah Halimah Handayani, Vitri Aprilla Hanif Fatur Rohman Hari Prasetyo Hazimah, Hazimah Herdhata Agusta Herdiyanti, Heni Hernando, Luki Hidayatullah, Reza Aris Hikmah, Zaqiah Mambaul Iskandar Lubis Ismantiri Heningtyas Iswari Saraswati Dewi Jaminton Marpaung Juliana, Abe Eiko Kartika Kirana Sangga Mara, Kartika Kirana Sangga Lena Isnawati M A Chozin M. H. Bintoro M.H. Bintoro Djefrie Mahia, Fatkulil Aswar Majiid, Arsyil Mardisiwi, Ririh Sekar Mentari, Bunga Permata Moch Rosyadi Adnan Muchtar Argasasmita Muhammad Hasjim Bintoro Djoefrie Hasjim Bintoro Djoefrie Munawaroh, Laili Munif Ghulamahdi Nahrul Hayati Nareswari, Aptika Hana Prastiwi Novie Pranata Erdiansyah Nur Said Soheh Nurkolis Nurkolis, Nurkolis Oktanita Jaya Anggraeni Pratiwi, Indah Wahyu Pristiwaningsih, Estin Roso Purwono Putra, Mohammad Edwinsyah Yanuan Rachmat Sumitro Rahmawati, Fitri Ayu Rahmi Fauziah Rahmiati, Sari Ratih Pratiwi Refa Firgiyanto Rina Kurniasari Rohman, Fadil Romadhona Abdillah Sabiku, Dewi Fatmawaty Safira Qisthina Ayuningtyas Samtani, Kariena Sandi Yanuar Siswadi, Edi Sofyan Zaman Sudradjat , Sunarsono, Hery Supijatno Suwardi Suwardi Suwarno - Suwarto Suwarto Suwarto Syafitri Hidayati Syahlan, Zainal Titi Hayati Warsito, Heri Yartiwi, Yartiwi Yonny Koesmaryono Yovitha Yuliejantiningsih, Yovitha Yudi Sastro Yudiwanti Wahyu E. Kusumo Yulianti Ramdiani Zuliati, Septiarini Zuziana Susanti, Zuziana