p-Index From 2021 - 2026
5.954
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Public Health Science (IJPHS) International Journal of Advances in Applied Sciences TEKNIK Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Jurnal Kesehatan Lingkungan indonesia Jurnal Ilmu Lingkungan Publikasi Pendidikan Jurnal Teknik Lingkungan Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik Jurnal Dampak Jurnal Sains & Teknologi Lingkungan Jurnal Teknik Mesin E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Penelitian Pertanian Terapan IJHCM (International Journal of Human Capital Management) Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Serambi Engineering JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Indonesian Journal of Community Services Socius (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial) (Edisi Elektronik) Journal Civics and Social Studies Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Budimas : Jurnal Pengabdian Masyarakat Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences NEUTRON : Research from all areas of the Civil Engineering Jurnal Pasopati : Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Pengembangan Teknologi Jurnal Ekonomi Haumeni Journal of Education Journal of Biological Science and Education Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah MANGGALI Journal of Community Empowerment Prosiding Seminar Nasional Unimus Jurnal Wicara Desa Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH TANAMAN RUMPUT BEBEK (Lemna minor) TERHADAP PENURUNAN BOD DAN COD LIMBAH CAIR DOMESTIK Endro, Sutrisno; Sri, Sumiyati
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 7, No 1 (2010): Vol 7, No 1 (2010)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.86 KB) | DOI: 10.14710/presipitasi.v7i1.42-47

Abstract

Domestic wastewater coming from household activities is an environmental problem that needs to be taken  seriously.  For  it.  appropriate  alternative  treatment  is  needed,  both  in  terms  of  economic efficiency and the environment. As one attempts to solve is to take advantage of duckweed plants as a medium  to  improve  the  quality  of  the  leachate  is  biologically  or  as  bioakumulator  substance  - contaminants. This study aims to determine the effectiveness (efficiency) of duckweed plants (Lemna minor) in a decreasing concentration of BOD and COD of domestic wastewater. The method used is based  on  laboratory  analysis  of  BOD  and  COD  concentration  in  wastewater  samples.  The  process was  performed  under  a  batch  system  by  varying  the  concentration  of  waste  (20%,  25%,  33%  and 50%)  and  residence  time  in  reactor  (0,5,10,15,20)  days.  The  result  of  such  treatment  from  day  0  to day 20, there is the highest efficiency in treatment for BOD 78.26% at concentrations of 50% and the COD is 71.15% at a concentration of 20%.
Optimasi Sistem Pengangkutan Sampah di Kecamatan Tembalang Kota Semarang Pramesti, Ajeng Lakshita; Sumiyati, Sri; Ramadan, Bimastyaji Surya; Samadikun, Budi Prasetyo; Sudarno, Sudarno
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 17, No 2 (2020): Juli 2020
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (902.495 KB) | DOI: 10.14710/presipitasi.v17i2.128-137

Abstract

Kecamatan Tembalang memiliki jumlah penduduk sebanyak 206.271 jiwa dengan timbulan sampah sebanyak 156,8 m3. Kecamatan Tembalang memiliki 18 TPS, 23 kontainer, dan 7 kendaraan pengangkut untuk menangani sampah dari TPS menuju TPA Jatibarang. Persentase pelayanan pengangkutan sampah di Kecamatan Tembalang hanya sebesar 27%. Beberapa TPS belum dapat menampung timbulan sampah dari penduduk Kecamatan Tembalang. Kondisi jalan, jenis jalan, dan kecepatan kendaraan dari rute pengangkutan sampah mempengaruhi waktu pengangkutan dan biaya operasional yang dikeluarkan. Tujuan dari perencanaan ini adalah merencanakan sistem pengangkutan sampah di Kecamatan Tembalang dengan mengoptimalkan waktu kerja dan biaya sesuai dengan target yang diinginkan oleh dinas terkait. Sisa waktu kerja rata-rata yang dimiliki kendaraan pengangkut sampah di Kecamatan Tembalang adalah 2,28 jam dengan jumlah ritasi 21 rit/hari. Rute pengangkutan dioptimasi menggunakan Network Analyst pada aplikasi berbasis GIS. Kondisi jalan mempengaruhi waktu pelayanan dan kecepatan kendaraan rata-rata optimal 37,607 km/jam yang menyebabkan jumlah ritasi bertambah menjadi 34 rit/hari, dengan 31 kontainer dan sisa waktu kerja rata-rata adalah 1 jam. Optimasi tersebut menyebabkan meningkatnya persentase pelayanan menjadi 42%. Peningkatan biaya operasional kendaraan (BOK) diketahui sebesar Rp 694.262.870,53/tahun dengan penurunan biaya retribusi sebesar Rp 1.983,59/KK/tahun dikarenakan pertambahan persentase pelayanan.
Analisis Pengaruh Penambahan Campuran Enzim Amilase dan Selulase Terhadap Produksi Biogas Dari Limbah Sekam Padi Dengan Metode Solid State Anaerobic Digestion (SS-AD) Larasati, Dyanung; Hardyanti, Nurandani; Sumiyati, Sri; Nugraha, Winardi Dwi; Syafrudin, Syafrudin
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 17, No 3 (2020): November 2020
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1291.922 KB) | DOI: 10.14710/presipitasi.v17i3.242-252

Abstract

This research intend to analyze effect of concentrated amylase enzyme and cellulose enzyme, production rate and quality of biogas produced from rice husk waste. The rice husk was given chemical pretreatment by soaking it into NaOH 6 % for 24 hours. Then washed using water so that the pH became normal then dried under the sun before put it inside the reactor with the other enzyme, rumen and urea. The reactor that used has volume of 200ml and has total of 18 reactor with each variable has 2 reactor. Variance of concentrated enzyme that used are 9%, 12%, 15% and 18%. Biogas measurement done every 2 days for 60 days. Result from this research show that addition mixture of amylase enzyme and cellulose enzyme increase yield of biogas that produced. Because yield that produce from reactor with addition of 9%, 12%, 15%, 18% enzyme consecutively are 604 ml, 935 ml, 1041,5 ml and 2922,5 ml. whereas the reactor that not given enzyme only has biogas yield of 115 ml. the highest production rate occur on reactor that were given 18% of enzyme mixture with the production constant rate of 5,39 ml/(grTS day), maximum biogas production amount of 68,53 ml/grTS and the minimum time for biogas to formed is 0,92 days
PENGARUH DOSIS RAGI DAN BEBAN ORGANIK TERHADAP KINERJA DCMFCs DAN GAC-DCMFCs DALAM PRODUKSI LISTRIK DAN EFISIENSI PENURUNAN COD Ganjar Samudro; Sri Sumiyati; Bimastyaji S. Ramadan; Lintang Iradati
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2015): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 6 2015
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian skala laboratorium ini dilakukan untuk menganalisis perbandingan kinerja DCMFCs dan GAC-DCMFCs dalam produksi listrik dan efisiensi penurunan COD yang dipengaruhi oleh dosis ragi dan perbedaan beban organik. DCMFCs disusun dengan dua kompartemen anoda dan katoda yang masing-masing dihubungkan dengan jembatan garam yang telah dipreparasi larutan 1 M NaCl, sedangkan GAC-DCMFCs disusun dengan penambahan media GAC pada ruang anoda. Kompartemen anoda dikondisikan anaerob dan katoda diisi larutan elektrolit 0,15 M KMNO4, yang dibuat dari plastik dengan volume kerja 600 mL. Dosis ragi divariasikan (1,5; 3; 4,5) g/L. Beban organik divariasikan (0,4; 0,8; 1,2) mg/menit. Rancangan penelitian dibuat secara paralel dengan total sebanyak 18 reaktor dengan pengambilan sampel duplikat. Hasil penelitian didapatkan bahwa dosis ragi 3 g/L dan beban organik 0,8 mg/menit pada kondisi optimum, total kinerja produksi listrik diatas 185 mW/m2 dan efisiensi penurunan COD diatas 90%  lebih tinggi pada DCMFCs dibandingkan GAC-DCMFCs. Media GAC dalam chamber anoda DCMFCs yang dipengaruhi oleh adanya ragi dapat meningkatkan efisiensi penurunan COD dan nilai resistensi terhadap transfer elektron. Kata kunci: COD, DCMFCs, GAC-DCMFCs, listrik, ragi
Penentuan Penambahan Volume Air Konstan pada Pengomposan Sampah Daun Menggunakan Pendekatan Grafis Reservoir Ganjar Samudro; Sri Sumiyati; Dian Asri Puspa Ratna; Sindi Martina Hastuti; Vaneza Citra Kurnia
Jurnal Sains & Teknologi Lingkungan Vol. 9 No. 1 (2017): SAINS & TEKNOLOGI LINGKUNGAN
Publisher : Teknik Lingkungan Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jstl.vol9.iss1.art4

Abstract

Penentuan penambahan volume air konstan pada pengomposan sampah daun dilakukan untuk mendapatkan volume air optimum selama 1 siklus. Penambahan secara manual pada proses pengomposan dapat menyebabkan hambatan proses dekomposisi materi, ketidakpraktisan operasional, dan perubahan parameter kualitas kompos. Tujuan penentuan ini adalah untuk mendapatkan penambahan volume air konstan dalam proses pengomposan sampah daun secara kontinyu hingga mencapai persentase kadar air yang diinginkan. Metode grafis reservoir diterapkan dengan urutan tabulasi hasil dalam satuan persentase kadar air ekuivalen dengan volume air yang ditambahkan dan digambarkan dalam bentuk grafis akumulasi persentase kadar air. Hasil yang didapatkan adalah penambahan volume air konstan dengan kadar air yang diinginkan 50% sebesar 334 ml/kg sampah/siklus ≈ 100 ml/l sampah/siklus ≈ 24% penambahan volume air ≈ 17 ml/hari debit input. Sedangkan penambahan volume air konstan dengan kadar air yang diinginkan 60% sebesar 717 ml/kg sampah/siklus ≈ 215 ml/l sampah/siklus ≈ 16% penambahan volume air ≈ 36 ml/hari debit input. Semakin besar kadar air yang diinginkan, maka semakin besar penambahan volume air konstan dan debit input, serta semakin kecilnya persentase penambahan volume air yang mengindikasikan kapasitas tampung reservoir yang semakin kecil.
PENGARUH KADAR AIR TERHADAP HASIL PENGOMPOSAN SAMPAH ORGANIK DENGAN METODE COMPOSTER TUB Sindi Martina Hastuti; Ganjar Samudro; Sri Sumiyati
Jurnal Teknik Mesin Vol 6, No 2 (2017): JTM Edisi Spesial 2017
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jtm.v6i2.1190

Abstract

Pengelolaan terhadap sampah harus dilakukan secara menyeluruh agar tidak mencemari lingkungan. Banyaknya pepohonan yang ada di sekitar kita menyebabkan banyaknya sampah daun yang dihasilkan. Sampah daun merupakan salah satu sampah organik yang dapat dijadikan kompos. Pengomposan dapat dilakukan dengan memvariasikan faktor-faktor yang mempengaruhi prosesnya, diantaranya adalah kadar air, ukuran bahan dan metode pengomposan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kadar air terhadap pengomposan sampah organik yaitu sampah daun kering dan menentukan kadar air optimum untuk pengomposan sampah organik berupa daun kering. Pengomposan dilakukan dengan menggunakan MOL tetes tebu dan memvariasikan kadar air (kadar air 40%, 50%, 60%). Ukuran bahan dicacah menjadi ukuran 1 cm. Waktu pengomposan berlangsung selama 30 hari menggunakan metode composter tub. Pengukuran suhu, pH dan kadar air dilakukan setiap hari. Berdasarkan hasil penelitian, kadar air yang optimum adalah 50% dengan hasil kadar C-Organik sebesar 31,883%, kadar N-Total sebesar  1,908%, rasio C/N sebesar 16,714, kadar P-Total sebesar 0,162%, dan kadar K-Total sebesar 1,276%. Sedangkan untuk hasil pengujian toksisitas menggunakan uji GI, nilai GI pada kadar air 50% adalah 104,69 yang menunjukkan bahwa kompos bebas toksik, sudah matang dan stabil. Kemudian dari hasil uji mikrobiologi menunjukan bahwa jumlah total koliform yang ada pada kompos tidak lebih dari 1000 MPN/gr yaitu 27 MPN/gr.
PENGARUH KADAR AIR TERHADAP HASIL PENGOMPOSAN SAMPAH ORGANIK DENGAN METODE OPEN WINDROW Vaneza Citra Kurnia; Sri Sumiyati; Ganjar Samudro
Jurnal Teknik Mesin Vol 6, No 2 (2017): JTM Edisi Spesial 2017
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jtm.v6i2.1191

Abstract

Banyaknya jumlah daun yang berguguran di suatu wilayah atau pemukiman merupakan potensi yang pantas diperhitungkan agar menjadi bahan yang bernilai guna, Salah satunya dengan melakukan pengomposan. Kadar air mempunyai peran yang kritis dalam rekayasa pengomposan karena dekomposisi material organik bergantung pada ketersediaan kandungan air. Kadar air menjadi kunci penting pada proses pengomposan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kadar air terhadap pengomposan sampah organik yaitu sampah daun kering dan menentukan kadar air optimum untuk pengomposan sampah organik berupa daun kering. Penelitian ini menggunakan variasi kadar air (40%, 50%, dan 60%) dan perlakuan ukuran bahan dicacah menjadi ukuran 1cm dan  menggunakan MOL tetes tebu sebagai bioaktivator.Waktu pengomposan berlangsung selama 30 hari dengan metode pengomposan secara open windrow. Berdasarkan penelitian ini kadar air yang optimal untuk proses pengomposan sampah organik daun kering adalah kadar air 60% dilihat dari Kadar C-Organik terendahnya sesbesar 27,324%, kandungan N-Total yang paling tinggi 2,441%,Rasio C/N terendahnya sebesar 11,194%, kandungan P-Total sebesar 0,211%, kandungan K-Total sebesar 1,7776% dan Nilai GI yang paling tinggi sebesar 125,58% dan kemudian hasil uji mikrobiologi menunjukan bahwa jumlah total koliform  yang ada pada kompos tidak lebih dari 1000 MPN/g.
PENGARUH KADAR AIR TERHADAP PROSES PENGOMPOSAN SAMPAH ORGANIK DENGAN METODE TAKAKURA Dian Asri Puspa Ratna; Ganjar Samudro; Sri Sumiyati
Jurnal Teknik Mesin Vol 6, No 2 (2017): JTM Edisi Spesial 2017
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jtm.v6i2.1192

Abstract

Sampah adalah sesuatu bahan atau benda padat yang sudah tidak dipakai lagi oleh manusia, atau benda padat yang sudah digunakan lagi dalam suatu kegiatan manusia dan dibuang. Kegiatan perkuliahan yang memiliki tenaga pengajar, karyawan serta mahasiswa setiap hari berkontribusi menghasilkan sampah. Sampah yang banyak dihasilkan berupa daun kering, cara untuk mengurangi permasalahan sampah adalah melakukan proses pengomposan.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kadar air terhadap pengomposan sampah daun kering dan menentukan kadar air optimum untuk pengomposan sampah daun kering. Proses pengomposan berlangsung selama 30 hari dengan metode keranjang takakura. Penelitian ini menggunakan variasi kadar air (40%, 50%, dan 60%) dan perlakuan ukuran bahan dicacah menjadi ukuran 1.5cm. Activator berupa mol tetes tebu terlebih dahulu dibuat dengan cara fermentasi. Bahan baku kompos dan mol tetes tebu dilakukan uji pendahuluan untuk mengetahui karakteristik awal. Kadar air, suhu dan pH diukur setiap hari. Uji toksisitas dilakukan setelah kompos matang, uji ini digunakan untuk menentukan kadar bakteri pathogen dalam kompos, dalam penelitian ini kompos dinyatakan bebas bakteri pathogen. Berdasarkan hasil analisis kadar air optimum untuk penelitian ini adalah 60% dilihat dari Rasio C/N paling rendah yaitu 15.222% pada K1.5-60, kandungan N-Total paling tinggi 1.924% Pada K1.5-60, K-Total pada K1.5-60 sebesar 1.425% dan nilai GI paling tinggi 113.82% pada K1.5-60.
PENGARUH JARAK TEMPUH DAN KONDISI TOPOGRAFI JALAN YANG DILEWATI KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT TERHADAP KONSENTRASI EMISI HIDROKARBON (HC) DAN KARBON DIOKSIDA (CO2) (Studi Kasus : Mobil Dinas Camat di Kota Semarang) Ramada Haqqo Mujtahida; Sri Sumiyati; Endro Sutrisno
Jurnal Teknik Lingkungan Vol 2, No 4 (2013): Jurnal Teknik Lingkungan
Publisher : Departemen Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.597 KB)

Abstract

The air in large cities exposed to a variety of pollutants. Of some kind of pollutant components, then the most influential in air pollution are the components of CO, NO, SO, HC and particles. Car is one of the sources of pollution in the air, the increasing number of cars that use the fuel, the emissions generated as hydrocarbons and carbon dioxide will increase. To ensure that the research done on the effect of distance and topography streets where automobiles to the concentration of HC and CO2 emissions.The method is carried out with the direct method of research in which direct conduct emissions testing on the sample car. Where the sample cars often pass through the area. And also conducted interviews directly to the owner of the car. From the analysis it can be seen the effect of the mileage and condition of the vehicle emission topography.The results showed that the farther the distance through which the vehicle is, the higher the HC and CO2emissions produced. But this has no effect on HC emissions vehicles often pass through areas with extreme topography. HC emissions generated on vehicles passing through the area with extreme topography higher than the vehicles passing through the area flat topography. As for the CO2, resulting in higher CO2 when passing through the higher elevations.
FITOREMEDIASI LIMBAH YANG MENGANDUNG TIMBAL (Pb) DAN KROMIUM (Cr) DENGAN MENGGUNAKAN KANGKUNG AIR (Ipomoea aquatica) Imbar Agusetyadevy; Sri Sumiyati; Endro Sutrisno
Jurnal Teknik Lingkungan Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Teknik Lingkungan
Publisher : Departemen Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.652 KB)

Abstract

AbstractHeavy metal contamination of waste containing lead (Pb) and chromium (Cr) is a serious problem on the current environmental conditions. Many industries that lead to increased pollution of water sources from waste discharged into waters without first processing. One of the processing environment is contaminated with lead and chromium phytoremediation technology. Plants absorb Pb and Cr potentially one of the plant water spinach (Ipomoea aquatica). The study was conducted to determine how much decrease in the concentration of lead (Pb) and chromium (Cr) and for analysis of wet plant water spinach (Ipomoea aquatica) and the long residence time of optimum to reduce waste containing concentrations of lead (Pb) and chromium (Cr) . Results of the study was a large decrease in Pb concentration of 0.5 mg/l and 0.8 mg/l by the swamp water, reaching 0.001 mg/l and 0.034 mg/l. While the decline in the concentration of Cr 1.5 mg/l and 2 mg/l was 0.25 mg/l and 0.623 mg/l. Analysis of wet kale optimum water is 100 grams. The method of absorption of Pb and Cr concentrations by water spinach is rhizofiltrasi and fitoekstraksi.
Co-Authors Adranandini Noor Anisa Aeni, Qurotul Aini Indriasih Aini Indriasih Ajat Sudrajat Ajat Sudrajat1 Aldela, Eriza Salsa Amelia, Wulanda Amri, Salim Isfayama Anam, Muhammad Syaiful Andam S. Ardan Andhika, Bagas Dwi Andriyani, Durri Anggraini, Fanny Ardanti Anik Sarminingsih, Anik Annisa Anwar, Norrisal Fuade Ardanariswari Ardanariswari Ardhianto Gutomo Wisnupradhono Arifani Bestari Arumdani, Indah Sekar Ary Purwantiningsih Arya Rezagama Aufa Rahma Al-Hafidz Aulia, Mulyani Safitri Axelino Farrell Andika Badrus Zaman Bambang Sutedjo Bambang Sutejo, Bambang Bimastyaji S. Ramadan Bimastyaji Surya Ramadhan Brian Angga Kusuma Budi Prasetyo Samadikun Budi Warsito Budi Warsito Budiharjo, M Arief Budiyono Budiyono Chrisna Suhendi Destiasari, Ajeng Dewangga, Ria Saputra Di Asih I Maruddani Dian Asri Puspa Ratna Dian Asri Puspa Ratna Dian Asri Puspa Ratna, Dian Asri Puspa Dwi Siwi Handayani Edi Prayitno, Edi Einstivina Nuryandani Eka Pratiwi Eka Septiana Sobriani Endang Purbowati Endro Sutrisno Fatmasari, Rini Fauz Rafid Syafiq Firdausy, Asteria Marsha Fitra Jaya Fitra Jaya Fitri Indriani Fitri Prabarani, Fitri Flora Resti Utami Ganjar Samudro Ganjar Samudro Ganjar Samudro Ghifar Rahman Haekal Awliya Muhammad Salman Hanif Kusumasasmita Hariyono, Mohamad Haryono Setiyo Huboyo Haryono Setiyo Huboyo Hassanuddin B, M. Sultan Hendri Setyawan Hizkia Christian Putra Setiadi ILHAM Imani, Shabrina Putri Imaniar Imaniar Imaning Tyas Fitri Imbar Agusetyadevy Immy Suci Rohyani Irawan Wisnu Wardana Irfan Alfarisi Irzan Tahar Ismartoyo Ismartoyo Ismartoyo Ismartoyo Iwan Jahruddin Jahruddin Jaya, Fitrah Jayawarsa, A.A. Ketut Junaidi Junaidi Kurniawan, Siswandaru Larasati, Dyanung Lintang Iradati Lion, Thomas Lisa Dwi Ningtyas Mala Nurilmala Maria Yustina Rensi Dartani, Maria Yustina Rensi MARIYATI Maya Widyana Dewi Mikdar, Syaeful Milda Restuti Iriany, Milda Restuti Mochamad Arief Budihardjo Mochtar Hadiwidodo Muflikah, Bnti Muhammad Agung Wibowo Mukhtar, Mutia Kamalia Muliyadi Muliyadi Muliyadi Muliyadi Munir, Syaeful Mussadun Mussadun Mustika Balqis Muzammil, Moh Ningsih, Suhesti Nubatonis, Richnal Nugroho, Agung Nur Ilman Ilyas Nurandani Hardyanti Nurmawati Nurmawati Ojat Darojat Ojat Darojat Pitaloka, Eva Diana Pramesti, Ajeng Lakshita Prasasty, Ghina Azlia Prasetyo, Febrianto Ardhi Purwantiningsih, Ary Purwanto Purwanto Purwanto Purwanto Purwatin, Ary Putra, Sayyida Rafi Hernanda Putri, Sasi Fhatmayani Putri, Wimanda Novita R Rizal Isnanto Rahadianto, Muhammad Arsyad Dwi Rahmasari, Synthia Nur Ramada Haqqo Mujtahida Ramadan, Bimastyaji Surya Ramadhan, Bima Setyadi Ramadhan, Hafidz Ismu Rasidi, Muhammad Ratna Kustanti Ratna Purwaningsih Renaldi Purba Renasmawan Peratama Reny Nurainy Risky Setiawan Rizal Adi Wirawan Rizkita, Lale Tania Saptian, Fiega Adhi Sardijo, Sardijo Sardjiyo Silviana Sindi Martina Hastuti Sindi Martina Hastuti Sindi Martina Hastuti, Sindi Martina Siti Utami Dewi Ningrum Sobriani, Eka Septiana Suci, Nadia Maharani Eka Sucipto Sucipto Sudarno Sudarno Sudarno Sudarno Sudarno Sudarno utomo Sugito Sugito Suharno, Yusak Suhesti Ningsih, Suhesti Sumaji Suparti Suparti Sutrisno Endro Syaeful Mikdar Syafrudin Syafrudin Syafrudin Syafrudin Syahla, Alkha Nayla Tarno Tarno Tegar Chalis Bani Titik Istirokhatun Vaneza Citra Kurnia Vaneza Citra Kurnia Vaneza Citra Kurnia, Vaneza Citra Wandika Wenas, Hylcia Alexandra Kimberly Wibowo, Angella Nurul Chanitta Widya Hartanto Winardi Dwi Nugraha Winardi Dwi Nugraha Wulanda Amelia Wulandari, Nisa A'rafiyah Tri Yuli Haryati Yusnaeni Yusnaeni, Yusnaeni Zayanah, Nurul Fadhilah Zeferino Soares Lopes