p-Index From 2021 - 2026
6.259
P-Index
This Author published in this journals
All Journal TEKNIK Jurnal Edukasi Universitas Jember JMM17: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Manajemen Jurnal Fisika Unand Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Momentum: Physics Education Journal Justek : Jurnal Sains Dan Teknologi Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Astonjadro Saintifik : Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala STRING (Satuan Tulisan Riset dan Inovasi Teknologi) PEDULI: Jurnal Imiah Pengabdian Pada Masyarakat DIDAKTIKA : Jurnal Kependidikan Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Indonesian Review of Physics (IRiP) Likhitaprajna: Jurnal Ilmiah Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Wisnuwardhana Malang Optika : Jurnal Pendidikan Fisika Jurnal Wahana Pendidikan Navigation Physics : Journal of Physics Education COMMICAST Mitra Mahajana: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal IMAJI Pillar of Physics Education : Jurnal Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat INTERNATIONAL JOURNAL OF EDUCATION, INFORMATION TECHNOLOGY, AND OTHERS Jurnal Pembelajaran Fisika Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi International Journal of Business and Applied Economics (IJBAE) Moneter : Jurnal Keuangan dan Perbankan Indonesian Journal of Advanced Research (IJAR) Benefit : Journal of Bussiness, Economics, and Finance Journal of Environment and Sustainability Education Journal of Management, Economic, and Financial Unnes Science Education Journal U-Teach JIPFRI (Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Riset Ilmiah) Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal IMAJI

Membaca Mina dan Juragan Belanda Supriadi, Bambang
IMAJI Vol. 16 No. 1 (2025): Identitas dalam Sinema Indonesia
Publisher : Fakultas Film dan Televisi - Institut Kesenian Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52290/i.v16i1.258

Abstract

Film pendek bertajuk "Mina dan Juragan Belanda / Het Dienstmeisje Gaat Inkoopen Doen" (1915) merupakan salah satu film kolonial Belanda yang diduga menjadi film perdana yang diproduksi di Indonesia. Akan tetapi, klaim ini memerlukan kajian lebih lanjut. Film berdurasi kurang dari sepuluh menit ini direkam di kawasan Jalan Harmoni, Jakarta. Selain sebagai hiburan bagi kaum kolonial, film ini juga berperan sebagai alat propaganda. Melalui alur ceritanya, film ini menguatkan stereotipe negatif terhadap masyarakat pribumi sekaligus mengabsahkan kekuasaan kolonial. Penggambaran kehidupan pribumi dalam film tersebut didasari oleh pandangan dunia kolonial yang bias, menampilkan eksotisme, generalisasi, dan subordinasi. Artikel ini menelaah aspek ideologis dari film dimaksud sebagai bagian dari sejarah produksi film kolonial di Indonesia.
Pengaruh Perkembangan Teknologi terhadap Eksplorasi Ekspresi Kesenian Supriadi, Bambang
IMAJI Vol. 10 No. 2 (2018): Karakter dan Konsep-Konsep Psikoanalisis dalam Film
Publisher : Fakultas Film dan Televisi - Institut Kesenian Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi memiliki hubungan penting dalam seluruh aspek tatanan kehidupan. Penemuan teknologi baru pasti akan mempengaruhi cara masyarakat dalam menjalani hidup ke dalam bentuk kegiatan yang tak pernah terbayangkan sebelumnya. Hal yang sama juga terjadi di dalam bidang kesenian. Seni sangat bersinggungan erat dengan teknologi. Dapat dikatakan bahwa perkembangan teknologi juga rupanya menjadi faktor penting dalam dinamika perkembangan kesenian, baik itu dalam bentuk ekspresi, organisasi, bahkan juga membuka ruang bagi eksplorasi lintas kesenian.
Film Ala Lumiere dan Sokurov : Pionir dan Respons Kreatif Supriadi, Bambang
IMAJI Vol. 14 No. 3 (2023): Suara & Imaji yang Berkelindan
Publisher : Fakultas Film dan Televisi - Institut Kesenian Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52290/i.v14i3.129

Abstract

Tulisan ini mengkaji peran signifikan dari Lumiere dan Sokurov dalam perkembangan sejarah sinema. Tujuannya, untuk memahami dampak dan pengaruh dari kiprah yang telah mereka lakukan. Kajian ini menggali inovasi teknologi yang revolusioner yang diusung oleh keduanya.Teknologi “cinematographe” temuan Lumiere yang melahirkan awal pertunjukan film. Sementara Sokurov merespon teknologi digital dengan eksplorasi“one/single shot”. Lumiere dan Sokurov memiliki tujuan yang sama, keduanya memanfaatkan teknologi serta menempatkan film sebagai tontonan yang dapat mempengaruhi emosi dan psikologi penonton. Kajian ini menelaah kiprah yang dilakukan mereka.
Co-Authors Abd. Syakur Abdillah, Ujang Fahmi Afidah, Zidan Ajeng Puspaningrum, Ajeng Al Bawani, Amar Ma’ruf Albertus D. Lesmono, Albertus Albertus Djoko Lesmono, Albertus Djoko Alfiaturrohmah, Helmi Alivia, Haniyah Alivia, Haniyah Amri, Hanif Al Andini Risfandini Anggraeni, Astri Widyaruli Anggraeni, Firdha Kusuma Ayu Anggraeni, Sisilia Nur Hikmah Ari Hermawan Arini Latifa, Arini Arsita, Maya Astuti, Widji Aziizi, Mohamad Kelvin Rikza Azis, Kharisma Rafian Broto, Felik Sad Windu Wisnu Budiana, Santi Cahyono, Tomy Dwi Dina Maharika Dwi Nurvita, Era Eka, Adinda Nina Ernasari, Ernasari Eviana Imaniarti, Eviana farika, naili Farittanti, Etika Fathorrosi, Mohammad Febriana Sukma, Annisa Futiharrohmah -, Futiharrohmah Ghausia, Anugerah Nurin Gunawan, Rachmat Hadiyanto Hadiyanto Hamdi, Muhammad Najih Handayani, Rifati Dina Handayani, Rif’ati Dina Hardoyo, Totok Harjianto, Alex Hayuningtyas, Sekargupita Herlina, Syalung Hermansyah, Moh Dimas Feri I Ketut Mahardika Ika Permatasari Istighfarini, Elma Tri Iswardani, Fadia Arisma Jannah, Ad'hani Miftachul Jatu Ridwan Pamungkas, Jatu Ridwan Junaidi, Mohamad Rifqi Kamalia, Diana Kasanah, Nur Khasanah, Umi Uswatun Kinanti, Az Zahra Lintang Krisnawanto, Eryna Dwicahyaning Kristiawan, Wendy Indra Kusumaningtyas, Nilam Cahya Lailatul Nuraini Laksana, Yosanta Ardhi Lubna Lubna Mahartika, Dina Mardhiana, Hana Maryani Maryani Mulyowidodo, Heny Nafisah, Nisrina Najah, Sayyidatun Nasiroh, Chilwatun Nila Mutia Dewi Nisa, Rohmi Khoirun Ni’mah, Simatun Novitasari, Efi Nur Hikmah Anggraeni, Sisilia Nurroniah, Zhahrotun Nurul Fitria Pangesti, Dwi Pramudita, Anggi Diana Pramudya Dwi Aristya Putra Prastowo, Sri Handono Budi Prastowo, Srihandono Budi Pudjo Sugito, Pudjo Pujiningtyas, Emma Berliana Purwanti, Nurul Yunda Nanik Putri, Fidia Alhikmah Putri, Ulul Azmi R Siti Rukayah rahayu, eka citra Rahmadani, Novi Fitri Rahmat, Firdaus Nur Rahmawati, Evie Ratri, Wahyu Dianing Rayendra Wahyu Bachtiar Rif’ati Dina Handayani Rohman, M. Fathor Rosediana, Risky Andayani Rosyidah, Nabila Ayu Sa'diyah, Halimatus Saifudin, Moh. Salma, Ro'idah Sani, Safina Aulia sanusi, Anwar Sari, Ike Kumala Sari, Novita Risna Sari, Puput Aprilia Eka Savana, Bunga Aurel Sholikhah, Siti Sigit Ashar Setyoaji, Sigit Ashar Singgih Bektiarso Siti Anisah Subiantoro, Edi Subiki Subiki Subiki, S Sudarti Sudarti Sunardi Sunardi Suprapto Siswosukarto Syamsuddinnor, S Thohir, Mohammad Anas Trapsilo Prihandono Tri Rahayu Tuasikal, Nur Risa Cahyana Ulfah, Ana Zuyyina Utami, Ngesti Wahyuningtyas Viki Nurbaiti Muswahida, Viki Nurbaiti Wahyudianti, Ratih Wahyudianti, Ratih Wakhidyah, sasti Handayani Wardhany, Merry Khanza Kusuma Windasari, Nur Wulandari, Pria Nur Wulandari, Rike Dwi Yuli Kurniawati, Yuli Zahro, Rosa Fahriatuz