Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH SIKAP MENGAJAR GURU TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PJOK prasetiyo, rahayu; susanto, nugroho
Jurnal Sporta Saintika Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Sporta Saintika Edisi September 2021
Publisher : Departemen Kesehatan Dan Rekreasi Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sporta.v6i2.189

Abstract

The purpose of this study was to determine the analysis of teachers' teaching attitudes towards students' learning motivation and also to find out which teaching attitudes motivated students the most. This research is a quantitative research with Ex Post Facto method. Subjects in this study amounted to 274 students. Collecting data in this study in the form of a questionnaire. Based on the results of calculations from One Way Anova through the SPSS program, there are significant differences in the three teachers' teaching attitudes in influencing students' learning motivation with a significant value of 0.000 which is smaller than the significant level of 0.05. Real teaching attitudes with permissive teaching attitudes have a significant difference in influencing students' learning motivation, as evidenced by a significant value of 0.000 <0.05. Authoritarian teaching attitude with permissive teaching attitude has a significant difference in influencing student learning motivation, as evidenced by a significant value of 0.000 <0.05. However, there is no significant difference between real teaching attitudes and authoritarian teaching attitudes in influencing learning motivation, as evidenced by a significant value of 0.126 > 0.05. Meanwhile, the teaching attitude of the teacher which has the greatest influence on students' learning motivation is the real teaching attitude with a value of 4.896. In the second place, there is an authoritarian teaching attitude that has an influence on students' learning motivation with a value of 3,624. And lastly, there is a permissive teaching attitude which has an influence on learning motivation with a value of -3.624.
DIFFERENCES INDICATORS IN CLINICAL EPIDEMIOLOGY AND LABORATORY FOR SUSPECT DENGUE HEMORRHAGIC FEVER IN KEBUMEN DISTRICT 2023: Perbedaan Indikator Epidemiologi Klinis dan Laboratoris Pada Dugaan Penyakit Dengue Hemorrhagic Fever di Kabupaten Kebumen 2023 Susanto, Nugroho; Ratna Hidayani, Wuri; Subaeti, Tri
Jurnal Berkala Epidemiologi Vol. 13 No. 1 (2025): Jurnal Berkala Epidemiologi (Periodic Epidemiology Journal)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jbe.V13I12025.49-57

Abstract

Background: The study in Asian and American-based surveillance data between Oct 18, 2011, and Aug 4, 2016 required 7428 patients with an estimated 2694 (36%) diagnosed laboratory-confirmed dengue, 2495 (34%) non-dengue and 2237 (30%) not inclusion criteria. The clinical signs and suspected dengue symptom address a few other diseases, thus laboratory confirmatory is best solution for diagnosis of dengue. Purpose: To determine the difference between clinical epidemiological and laboratory diagnosis of dengue hemorrhagic fever in Kebumen District. Methods: The study design was cross-sectional with 395 samples of suspected dengue disease during the 2023 period, such as DHF and DD in Kebumen District area health services. The DHF diagnostic was confirmed with positive laboratory test and studied to see differences of the clinical epidemiology and laboratory data. The data collection was carried out by reviewing medical documents from health centers and hospitals. Data were analyzed with chi square test and independent t test. Results: Clinical indicators proportion was higher for fever, 95.40% and much lower for bleeding 13.20%. The dominant contribution significant for clinical epidemiology indicator of DHF is muscle pain compared to bleeding and rash. The laboratory indicator   for platelet is low, hemoglobin normal and hematocrit   normal. The variable contributing significantly for DHF is platelet (β = 0.19) and comparison of hemoglobin (β = -0.09) and hematocrit (β = -0.06). Conclusion: Clinical indicators of DHF are higher for fever (95.40%), with muscle pain being the dominant factor. Laboratory indicators include low platelet count and normal hemoglobin and hematocrit.
Efektifitas terapi musik terhadap tingkat kecemasan atlet petanque sebelum bertanding Susanto, Nugroho; Syafrianto, Donald; Alimuddin, Alimuddin; Pranoto, Nuridin Widya; Ikhsan, Nurul; Anam, Khoiril; Prasetiyo, Rahayu
Jurnal Ilmu Keolahragaan Vol 5, No 1 (2022): Jurnal Ilmu Keolahragaan
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jilo.v5i1.53638

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana terapi musik mempengaruhi tingkat kecemasan atlet sebelum turnamen pada atlet Petanque FIK UNP. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh efektivitas terapi musik terhadap tingkat kecemasan atlet sebelum bertanding belum dapat ditentukan pada atlet petanque FIK UNP. Penelitian ini menggunakan model desain eksperimen semu dengan kelompok kontrol yang tidak setara. Teknik pengambilan sampel systematic sampling dengan jumlah sampel 20 atlet (10 atlet kelompok perlakuan dan 10 atlet kelompok kontrol). Skala kecemasan olahraga mengukur kecemasan. Untuk menilai perbedaan antara terapi musik pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol pada kecemasan, peneliti menggunakan analisis deskriptif, uji normalitas dengan uji Kolmogrov-Smirnov, analisis homogenitas dengan uji Levene, dan uji t. Rata-rata skor kelompok perlakuan 52,15 dalam kategori kecemasan rendah, sedangkan skor rata-rata kelompok kontrol 56,72 dalam kategori kecemasan sedang. Nilai p untuk analisis t-test adalah 0,035 0,05 , menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara terapi musik dan kelompok kontrol pada kecemasan sebelum bertanding. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terapi musik dapat mengurangi stres sebelum bertanding pada pemain petanque.
Design and Construction of IoT-Based Smart Wardrobe with RGB Sensor and Sound Sensor Susanto, Nugroho; Setiawan, Doni; Sulistyo, Adi; Pratama, Aziz Yulianto; Faoziah, Nina; Dalimarta, Fahmy Ferdian
Jurnal Improsci Vol 2 No 4 (2025): Vol 2 No 4 February 2025
Publisher : Ann Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62885/improsci.v2i4.595

Abstract

This research aims to design and build a smart wardrobe based on the Internet of Things (IoT) equipped with color sensors and sound sensors. This cabinet is designed to make it easier for users to organize and find the clothes they want with the help of advanced technology. The color sensor will detect the color of the garment and allow the system to suggest a combination of garments that suit the user's preferences. Meanwhile, the voice sensor allows for control of the wardrobe through voice commands, providing convenience for users to access clothes without having to open the closet door manually. This smart cabinet uses microcontroller-based hardware connected to a mobile app to manage and monitor the status of cabinets. The integrated IoT system allows the cabinet to function automatically and respond quickly to the input received from the sensors. The results of this research are expected to produce more efficient devices for organizing and searching for clothes, as well as provide a more interactive and practical user experience. In addition, by optimizing IoT technology, this research aims to introduce a more sophisticated smart home concept, with a wardrobe as one of the elements that support the ease of daily life. Keywords: Arduino, Sound sensor, Color sensor.
Melatih Motorik Kasar Anak Pra-Sekolah melalui Permainan Tradisional: A Literatur Review Dzakiyyah, Dwi Manna Nasmi; Widiyanto, Widiyanto; Susanto, Nugroho; Nurhuda, Pradicta; Pavlovic, Ratko; Fauziah, Dary Nasmi; Kurniawan, Randi
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 6 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i6.6244

Abstract

Permainan tradisional menjadi salah satu metode efektif untuk mendukung perkembangan ini, karena melibatkan aktivitas fisik sekaligus mengasah keterampilan sensorik, kognitif, sosial, dan olahraga. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas permainan tradisional dalam meningkatkan motorik kasar anak pra-sekolah. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur (literature review) dengan menganalisis 11 jurnal ilmiah relevan yang dipilih berdasarkan kriteria tertentu, seperti fokus pada permainan tradisional dan pengaruhnya terhadap motorik kasar anak pra-sekolah. Pencarian artikel dilakukan melalui beberapa platform database ilmiah, yaitu Scopus, Google Scholar, dan ScienceDirect, dengan kurun waktu terbit tahun 2019-2024. Hasil analisis menunjukkan bahwa permainan tradisional, seperti engklek dan bakiak, secara signifikan meningkatkan koordinasi, keseimbangan, serta kekuatan otot anak. Aktivitas ini melibatkan gerakan tubuh yang dinamis, yang merangsang perkembangan motorik kasar secara alami. Selain itu, permainan tradisional juga mendukung interaksi sosial anak dan pengembangan keterampilan kognitif melalui aturan sederhana dan kerja sama dalam bermain.
Mosquito Nets as Predicting of Malaria Prevention in Endemic Areas Susanto, Nugroho; Lanni, Fransiska; Pascawati, Nur Alvira
Media Kesehatan Masyarakat Vol 6 No 2 (2024): Media Kesehatan Masyarakat (Agustus)
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/mkm.v6i2.12581

Abstract

Endemic areas are risk factors for malaria transmission. The community who traveling to malaria endemic areas only 18.7% prepare malaria drugs. Behavior as a factor in reducing incidence of malaria. Eradicating malaria is very difficult to do because it is related behavior, environment and no vaccine as prevent malaria. The study objective to determine dominant factors of malaria prevention behavior in endemic areas. The study design with cross-sectional. The study population was students in at Respati University in. The sample size required was 78 samples. The independent variables include mosquito nets, repellents, mosquito coils, improved nutrition, and keeping fish. Dependent variable is endemic status. Data were analyzed with chi square and logistic regression. Majority of subjects no used mosquito nets 82.1%, no repellents 83.3%, no mosquito coils 79.5%, no nutritious 73.1%, no raise fish 75.6%. There were differences in the behavior of using mosquito nets between endemic and non-endemic areas p = 0.041, no differences used of repellents (p = 0.378), mosquito repellents (p = 0.519), no nutrition status (p = 0.842), and significant differences in raise fish (p = 0.003). Raising fish is more dominant factor contributing endemic areas (β = -2.12) compared mosquito nets (β = -1.530). The preventing for transmission of malaria based on the endemic area is mosquito nets and raising fish. The behavior of raise fish more dominant factor compared mosquito nets in endemic areas. Keywords: Malaria, endemic, prevention.
Analisis video: Teknik penerimaan dalam pertandingan sepak takraw semi-profesional Yono, Topo; Susanto, Nugroho; Pavlovic, Ratko
Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran Vol 11 No 2 (2025): Jurnal SPORTIF: Jurnal Penelitian Pembelajaran
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/js_unpgri.v11i2.25080

Abstract

Reception analysis plays a crucial role in modern sports. One essential aspect of match analysis in Sepak Takraw is the reception technique. This study aims to analyze reception techniques through video recordings of semi-professional Sepak Takraw matches. The research employs a quantitative descriptive method using an indirect observation approach (video analysis). In its implementation, the researchers analyzed match footage to evaluate the receiving techniques used during the final match of the double event between the Jember and Malang teams at the 2023 East Java POMPROV. A purposive sampling technique was used to determine the research subjects, focusing on the receptions performed by both teams during the final match. The instruments in this study included video recordings and an observation checklist (receive analysis sheet), categorizing reception outcomes into successful receives (R1) and unsuccessful receives (R0). Data were analyzed using Microsoft Excel to calculate the number and percentage of successful and unsuccessful receptions. The descriptive analysis revealed that Jember had a higher success rate in both sets. In Set 1, Jember achieved a perfect reception success rate of 100%, while Malang reached 92.31%. In Set 2, Jember maintained the lead with 93.75%, whereas Malang recorded 90.56%. The conclusion indicates that the Jember team outperformed the Malang team in terms of reception success during the final match. These findings are expected to serve as a valuable evaluation tool for coaches aiming to enhance reception techniques in Sepak Takraw and for athletes seeking to improve their performance.
Analisis Ketercapaian Indikator Pilar Stop Buang Air Besar Sembarangan berdasarkan Kategori Jumlah Jiwa tiap Rukun Tetangga di Kelurahan Rungkut Menanggal Dewi, Dyah Septiani; Susanto, Nugroho
PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): Edisi Juli
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/pubhealth.v4i1.1063

Abstract

  Pilar Stop buang air besar sembarangan (BABS) dalam program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia, sehingga menjadi strategi penting dalam mengubah perilaku dan meningkatkan akses ke fasilitas sanitasi. Namun, ketercapaian indikator pada pilar ini belum banyak dikaji pada tingkat komunitas kecil seperti Rukun Tetangga (RT). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketercapaian indikator berdasarkan kategori jumlah jiwa tiap RT di Kelurahan Rungkut Menanggal. Penelitian deskriptif kuantitatif menggunakan data sekunder dari Aplikasi Sayang Warga Surabaya tahun 2023 yang dianalisis secara tabulatif berdasarkan klasifikasi jumlah jiwa (kecil: ≤ 50 jiwa, sedang: 50 – 100, dan besar: > 100 jiwa) terhadap 4 indikator yakni Buang Air Besar di Jamban, Jamban Milik Sendiri, Jamban Kloset Leher Angsa, dan Bangunan Bawah Tangki Septik. Sebagian besar RT telah menunjukkan capaian sempurna pada 3 indikator, sedangkan indikator Jamban Milik Sendiri baru mencapai 94% RT. Selain itu, RT dengan kategori jumlah jiwa kecil dan sedang cenderung belum seluruhnya memiliki jamban milik sendiri, sementara RT dengan kategori jumlah jiwa besar justru telah mencapai seluruh indikator. Temuan ini mengindikasikan bahwa capaian sanitasi tidak hanya dipengaruhi oleh ukuran populasi, tetapi juga oleh faktor pengetahuan dan sikap, persepsi dan norma sosial, serta dalam kasus ini juga dipengaruhi oleh letak spasial geografis.
Analisis Umur dan Paritas Sebagai Faktor Risiko Kekurangan Energi Kronis pada Ibu Hamil Masruroh, Masruroh; Susanto, Nugroho; Khasna, Tri Mei; Susanti, Santi; Samingan, Samingan; Subaeti, Tri; Wenno, Max Robinson
Jurnal Sains Kesehatan Vol 32, No 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/jsk.32.2.228-235

Abstract

Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan masyarakat yang masih berlangsung dan berdampak terhadap meningkatnya morbiditas maternal serta hambatan dalam pertumbuhan janin. Usia reproduktif dan jumlah kehamilan sebelumnya sering dianggap sebagai faktor risiko yang berpengaruh, namun temuan empiris yang konsisten masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menilai pengaruh umur dan paritas terhadap kejadian KEK pada ibu hamil. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan rancangan potong lintang (cross-sectional), berdasarkan data retrospektif dari catatan pelayanan kesehatan ibu hamil periode 2022 hingga 2024. Penelitian dilaksanakan di wilayah dataran tinggi dan dataran rendah Kabupaten Kebumen, Provinsi Jawa Tengah, dengan waktu pelaksanaan analisis pada April hingga Juni 2025. Jumlah responden sebanyak 410 orang yang dipilih secara proporsional. Analisis data mencakup statistik deskriptif, uji chi-square, dan regresi linier. Hasil menunjukkan bahwa 62,0% responden mengalami KEK. Umur dan paritas memiliki hubungan yang bermakna dengan kejadian KEK (p 0,001). Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa kedua variabel tersebut merupakan prediktor signifikan terhadap status KEK (umur: p = 0,043; paritas: p = 0,000). Temuan ini menekankan pentingnya penguatan promosi kesehatan yang mempertimbangkan aspek demografis dalam upaya pencegahan KEK pada masa kehamilan.Kata Kunci: ibu hamil, kekurangan energi kronis, paritas, umur
Edukasi Masyarakat Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS ) dan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) Pada Adaptasi Kebiasaan Baru (New Normal) Di Kenagarian Singkarak Kecamatan X Koto Singkarak Kabupaten Solok Susanto, Nugroho; Rifki, Muhammad Sazeli
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol 8, No 2 (2022): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jpmi.v8i2.7002

Abstract

Kesehatan sebagai aspek penting dari kehidupan manusia meliputi kesehatan fisik dan mental. Karena fisik dan mental adalah dua aspek yang saling memengaruhi. Pandemi COVID-19 ini banyak sekali hal baru yang harus diadaptasi. Masih banyak individu yang belum mengetahui bagaimana caranya PHBS dan GERMAS pada dasarnya adalah semua perilaku kesehatan masyarakat yang dilakukan atas kesadaran pribadi. Hal-hal yang diterapkan pada PHBS tergantung dari lingkupnya, misalnya di lingkungan tempat tinggal, sekolah, perkantoran, dan lain-lain. Tujuan pengabdian ini adalah untuk permasalahan PHBS dan Germas dengan metode  Manajement Sport Healthy yaitu  Edukasi Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih Sehat, Pemeriksaan gratis untuk masyarakat, Dialog Interaktif Perilaku Hidup Bersih Sehat, Pembelajaran  Praktik Perilaku Hidup Bersih Sehat. Jenis pelatihan, pembinaan dan pendampingan nagari  yang akan diberikan adalah dalam  bentuk membantu menciptakan ketentraman, dan kenyamanan dalam kehidupan bermasyarakat hidup bersih. Hasil pengabdian menyatakan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan dan kesadaran pada masyarakat mengenai PHBS dan Germas pada adaptasi New Normal. 
Co-Authors Ade Zalindro Adrimal, Adrimal Agustian, Dede Rahman Ahmad Nasrulloh Alfanan, Azir Algipari, Muhammad ANDRIA, YOGI Anies Setiowati, Anies Apriyan, Nur Ariyanto Nugroho Ayu Fitriani Bafirman HB Bahtra, Ridho Bernadeta Suhartini Bin Shahri, Mohd Izwan Chaeroni, Ahmad Crisari, Silvio Dedi Supendra Dewi, Dyah Septiani Doni Setiawan Dzakiyyah, Dwi Manna Nasmi Effendi, Hastria Fadli Firdaus Fadli, Muhammad Rijal Fahmy Ferdian Dalimarta Fajar Awang Irawan Faoziah, Nina Fauziah, Dary Nasmi Fiky Zarya Fitria, Yanti Garcí­a-Jiménez, José Vicente Gulsirirat, Preeyaporn Gusliana HB Helfi Agustin Hendra Setyawan, Hendra Hidayani, Wuri Ratna Husni Syahrudin Ilham Ilham Jems Sopacua Jenny Koce Matitaputty Judijanto, Loso Kamal Firdaus Kartikasari, Rita Khasna, Tri Mei Khoiril Anam, Khoiril Kurniawan, Randi kusumoningrum, tri anisa Ladiva, Hasmai Bungsu Lanni, Fransiska Lourenço, Carla Cristina Vieira M. Dody Izhar Mahfud Mahfud Manangsang, Frans Marlinawati, Utari marlinawati, v utari Masruroh MASRUROH Mendrofa, Feri A. Muhamad Iqbal Muhammad Hanif Nanang Indardi, Nanang Novita Nur Synthiawati, Novita Nur Nowak, Agnieszka Magdalena Nurdin, Reza Febrianto Nurhuda, Pradicta Nuridin Widya Pranoto Nurrachmad, Limpad Nurul Ikhsan Parijo . Pascawati, Nur Alvira Pavlovic, Ratko Prasetiyo, Rahayu Pratama, Aziz Yulianto Pudia M. Indika pujiati, tri ismu Ratna Hidayani, Wuri Rayendra Rayendra Rifa’i, Muhammad Rifki, Muhammad Sazeli Rima Melati Riztika Widyasari Rosdewi, Naomi Rusdiawan, Afif Rusyani, Yelli Yani Rusyani, Yelli Yani Sambeko, Boyke Elyas Michael Samingan Samingan Santi Susanti, Santi Saputra, Nanda Sari, Anggun Permata Soekardi, Rodiyah Subaeti, Tri Suharjana . Suharmedi, Suharmedi Sulistyo, Adi Syafrianto, Donald Syafrianto, Syafrianto Tiok Wijanarko Topo Yono Wenno, Max Robinson Widiyanto Widiyanto Wilda Welis Windo Wiria Dinata, Windo Witasari, Rinesti Wiwik Salistyaningsih Theresia Puspitawati Dwi Kurniawan Nugroho Yuwono Zanada, Jihan Faira Zulbahri Zuryanty, Zuryanty