Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Partisipasi E-Sport dengan Perkembangan Sosial dan Prestasi Akademik Remaja di Nagari Kinari Iqbal, Muhamad; Susanto, Nugroho; Syafrianto, Donal; Effendi, Hastria
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 3 (2026): August
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/s02e6228

Abstract

Penelitian e-sport remaja umumnya membahas gaming disorder, kesehatan, atau performa secara terpisah; kajian yang menguji perkembangan sosial dan prestasi akademik secara simultan pada komunitas lokal Indonesia masih terbatas. Penelitian ini menganalisis hubungan partisipasi e-sport dengan kedua outcome pada remaja Nagari Kinari, Kabupaten Solok. Desain kuantitatif deskriptif-korelasional potong lintang melibatkan 33 pemain e-sport remaja yang dipilih secara purposif. Data kuesioner Likert dan dokumentasi akademik pendukung dianalisis melalui statistik deskriptif, korelasi Pearson, regresi linear sederhana, dan uji asumsi dengan SPSS. Partisipasi e-sport berhubungan positif dengan skor perkembangan sosial (r = 0,472; 95% CI [0,154, 0,702]; p = 0,006); model regresi signifikan dengan efek sedang (B = 3,036; 95% CI [1,026, 5,046]; R² = 0,234; f² = 0,305; p = 0,004). Asosiasi dengan prestasi akademik tidak signifikan dan berefek kecil (B = 1,286; 95% CI [-1,177, 3,749]; R² = 0,035; f² = 0,036; p = 0,295). Temuan menunjukkan pola domain-spesifik: keterlibatan e-sport lebih erat terkait pengalaman sosial daripada capaian akademik. Karena desain potong lintang dan sampel kecil, hasil tidak mendukung inferensi kausal. Pendampingan keluarga dan sekolah perlu menekankan manajemen waktu, etika komunikasi, tidur, dan aktivitas fisik. Adolescent e-sports research commonly examines gaming disorder, health, or player performance separately; studies simultaneously assessing social development and academic achievement in local Indonesian communities remain limited. This study analyzed the associations of e-sports participation with both outcomes among adolescents in Nagari Kinari, Solok Regency. A quantitative cross-sectional descriptive-correlational design included 33 adolescent e-sports players recruited purposively. Likert-scale questionnaire data and supporting academic documentation were analyzed using descriptive statistics, Pearson correlation, simple linear regression, and assumption tests in SPSS. E-sports participation was positively associated with social development scores (r = 0.472; 95% CI [0.154, 0.702]; p = 0.006); the regression model was significant with a medium effect (B = 3.036; 95% CI [1.026, 5.046]; R² = 0.234; f² = 0.305; p = 0.004). The association with academic achievement was nonsignificant and small (B = 1.286; 95% CI [-1.177, 3.749]; R² = 0.035; f² = 0.036; p = 0.295). The domain-specific pattern suggests that involvement was more closely related to social experiences than academic outcomes. Because of the cross-sectional design and small sample, the results do not support causal inference. Family and school guidance should emphasize time management, communication ethics, sleep, and physical activity.
Perbedaan Kasus Covid-19 pada Masa Lockdown dan New Normal di Indonesia Susanto, Nugroho
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 6, No 3 (2021): August
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.62889

Abstract

Latar Belakang: Pandemi COVID-19 berdampak pada peningkatan angka kesakitan dan kematian di sejumlah negara. Kasus terkonfirmasi COVID-19 yang tercatat 414.179 dengan 18.440 angka kematian (CFR 4,4%) dilaporkan di 192 negara. Adanya penerapan kebijakan lockdown pada Maret-Mei 2020 dan new normal di Juni 2020 berdampak pada perbedaan kasus di kedua periode tersebut.Tujuan: Mengetahui perbedaan kasus terkonfirmasi, angka kematian, dan case fatality rate (CFR) COVID-19 antara masa lockdown dan new normal di Indonesia.Metode: Penelitian kualitatif dengan pendekatan cross-sectional disertai telaah dokumen online. Penelitian ini mengidentifikasi kasus COVID-19 selama 156 hari yang dilaporkan oleh Kementerian Kesehatan RI melalui laman https://covid19.kemkes.go.id/. Pengumpulan data dilakukan dari Maret−Agustus 2020. Analisis data menggunakan uji independent t test dengan confidence interval 95% (α = 0,05)Hasil: Rerata kasus terkonfirmasi dan kematian akibat COVID-19 lebih tinggi pada saat new normal dibanding saat lockdown, yaitu 338,6±213,1; 1483,7±485,7 dan 20,7±14,1; 58,9±21,9, sedangkan case fatalty rate lebih rendah pada new normal dibanding lockdown (0,04±0,01; 0,08±0,07). Terdapat perbedaan yang signifikan pada kasus terkonfirmasi (p = 0,000), angka kematian (p = 0,000), dan case fatalty rate COVID-19 (p = 0,000) antara masa pemberlakuan lockdown dan new normal.Kesimpulan: Meskipun rerata kasus terkonfirmasi dan kematian lebih tinggi di masa new normal, rerata fatalitas kematiannya lebih rendah.
Co-Authors Ade Zalindro Adrimal, Adrimal Agustian, Dede Rahman Ahmad Nasrulloh Alfanan, Azir Algipari, Muhammad ANDRIA, YOGI Anies Setiowati, Anies Apriyan, Nur Ariyanto Nugroho Ayu Fitriani Bafirman HB Bahtra, Ridho Bernadeta Suhartini Bin Shahri, Mohd Izwan Chaeroni, Ahmad Crisari, Silvio Dedi Supendra Dewi, Dyah Septiani Doni Setiawan Dzakiyyah, Dwi Manna Nasmi Effendi, Hastria Fadli Firdaus Fadli, Muhammad Rijal Fahmy Ferdian Dalimarta Fajar Awang Irawan Faoziah, Nina Fauziah, Dary Nasmi Fiky Zarya Fitria, Yanti Garcí­a-Jiménez, José Vicente Gulsirirat, Preeyaporn Gusliana HB Helfi Agustin Hendra Setyawan, Hendra Hidayani, Wuri Ratna Husni Syahrudin Ilham Ilham Jems Sopacua Jenny Koce Matitaputty Judijanto, Loso Kamal Firdaus Kartikasari, Rita Khasna, Tri Mei Khoiril Anam, Khoiril Kurniawan, Randi kusumoningrum, tri anisa Ladiva, Hasmai Bungsu Lanni, Fransiska Lourenço, Carla Cristina Vieira M. Dody Izhar Mahfud Mahfud Manangsang, Frans Marlinawati, Utari marlinawati, v utari Masruroh MASRUROH Mendrofa, Feri A. Muhamad Iqbal Muhammad Hanif Nanang Indardi, Nanang Novita Nur Synthiawati, Novita Nur Nowak, Agnieszka Magdalena Nurdin, Reza Febrianto Nurhuda, Pradicta Nuridin Widya Pranoto Nurrachmad, Limpad Nurul Ikhsan Parijo . Pascawati, Nur Alvira Pavlovic, Ratko Prasetiyo, Rahayu Pratama, Aziz Yulianto Pudia M. Indika pujiati, tri ismu Ratna Hidayani, Wuri Rayendra Rayendra Rifa’i, Muhammad Rifki, Muhammad Sazeli Rima Melati Riztika Widyasari Rosdewi, Naomi Rusdiawan, Afif Rusyani, Yelli Yani Rusyani, Yelli Yani Sambeko, Boyke Elyas Michael Samingan Samingan Santi Susanti, Santi Saputra, Nanda Sari, Anggun Permata Soekardi, Rodiyah Subaeti, Tri Suharjana . Suharmedi, Suharmedi Sulistyo, Adi Syafrianto, Donald Syafrianto, Syafrianto Tiok Wijanarko Topo Yono Wenno, Max Robinson Widiyanto Widiyanto Wilda Welis Windo Wiria Dinata, Windo Witasari, Rinesti Wiwik Salistyaningsih Theresia Puspitawati Dwi Kurniawan Nugroho Yuwono Zanada, Jihan Faira Zulbahri Zuryanty, Zuryanty