Claim Missing Document
Check
Articles

Using Lecture Method Plus Demonstration and exercise to Improve the Ability to Make Sentences Uses Mandarin Vocabulary Lily Thamrin; Felicia Siou Hun; Lusi Lusi
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 8 No 1 (2024): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v8i1.7304

Abstract

This research was carried out based on the results of observations of teachers who only use the lecture method in teaching Mandarin vocabulary, and there are still many students who still have difficulty understanding the meaning and use of vocabulary, as well as making sentences using Mandarin vocabulary. This research was conducted for finding out whether the lecture method plus demonstration and exersice could improve the ability of Immanuel II Sungai Raya Christian Vocational School students in making sentences using Mandarin vocabulary. Data collection in this research used experimental, observation, literature and test methods. This research was conducted by comparing the use of the lecture method for the control group and the lecture method plus demonstration and exercises for the experimental group. The final results of the research showed that the experimental group students were able to use Mandarin vocabulary in making sentences very well compared to the control group, and the control group students experienced more mistakes in making sentences compared to the experimental group.
Analysis of DeepL Translation Results in the Movie “You Are The Apple Of My Eye” Nellyca Nellyca; Lily Thamrin; Bun Yan Khiong
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 8 No 2 (2024): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v8i2.8435

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keakuratan terjemahan DeepL dan untuk mengkaji perubahan bentuk dan makna yang terjadi ketika menggunakan terjemahan DeepL. Metode yang digunakan oleh penulis adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan penulisan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik Simak Bebas Libat Cakap. Penjelasan lebih lanjut mengenai proses pengumpulan data meliputi pencatatan dan pengkategorian data berdasarkan karakteristiknya. Setelah data terkumpul, penulis mengelompokkannya ke dalam sebuah tabel.Film You Are The Apple Of My Eye menunjukkan bahwa 86 item data mengalami pergeseran baik bentuk maupun makna. Dalam penelitian ini, 75 item data mengalami pergeseran bentuk, meliputi 1,39% yang mengalami pergeseran level, 2,44% yang mengalami pergeseran struktural, 0,23% yang mengalami pergeseran kelas, 4,65% yang mengalami pergeseran unit, dan 0% yang mengalami pergeseran intra-sistem. Selain itu, 11 item data mengalami pergeseran makna, dengan 0,81% bergeser dari makna umum ke makna khusus, 0,23% bergeser dari makna khusus ke makna umum, dan 0,23% mengalami pergeseran makna karena perbedaan perspektif budaya. Di akhir makalah ini, terjemahan mesin DeepL cenderung literal, dan akurasinya perlu ditingkatkan.
Analysis of Learning Difficulties in Mandarin Among Fifth-Grade Students at Gembala Baik II Elementary School Charlene Charlene; Lily Thamrin; Lusi Lusi
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 8 No 2 (2024): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the various difficulties faced by fifth-grade students at Gembala Baik II School in learning Mandarin. Mandarin is a language that requires mastery of listening, speaking, reading, and writing skills. However, many students encounter significant challenges, particularly in grammar, pronunciation, and the complex structure of Chinese characters. Additionally, students' lack of confidence in actively and interactively using the language contributes to their learning difficulties. This research adopts a qualitative approach, utilizing questionnaires and interviews conducted with 38 students. The data were analyzed descriptively to identify common patterns in the difficulties experienced by the students. The findings indicate that, aside from linguistic challenges, external factors such as teaching methods and classroom environment significantly impact students' understanding. It is recommended that teachers adopt more creative and interactive teaching approaches, such as simulations and language games, to enhance student engagement and help them overcome their learning challenges in Mandarin. This study aims to contribute to the development of more effective teaching strategies for foreign language classrooms, particularly in Mandarin instruction
Dampak Penggunaan Teknologi Generative Artificial Intelligences (GenAI) Dalam Pembelajaran Bahasa Mandarin Bun Yan Khiong; Lily Thamrin
Haumeni Journal of Education Vol 5 No 3 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/haumeni.v5i3.26337

Abstract

Perkembangan teknologi Generative Artificial Intelligence (GenAI) telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, termasuk dalam pembelajaran bahasa asing seperti bahasa Mandarin. Teknologi ini memungkinkan proses belajar yang lebih interaktif, personal, dan efisien melalui kemampuan menghasilkan teks, audio maupun percakapan secara otomatis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan teknologi GenAI dalam pembelajaran bahasa Mandarin, baik dari segi peningkatan kemampuan linguistik peserta didik, motivasi belajar maupun efektivitas interaksi antara pengajar dan pelajar. Metode penelitian yang digunakan meliputi studi literatur, observasi dan wawancara terhadap sejumlah Mahasisw yang memanfaatkan GenAI dalam proses belajar mengajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan GenAI memberikan dampak positif terhadap proses pembelajaran bahasa Mandarin. Teknologi ini membantu peserta didik dalam memperluas kosakata, melatih pelafalan, meningkatkan kemampuan menulis, serta memberikan umpan balik secara instan dan kontekstual. Namun demikian, ditemukan pula beberapa tantangan, seperti potensi ketergantungan terhadap teknologi, resiko kesalahan informasi serta berkurangnya interaksi sosial secara langsung. Kesimpulannya, penggunaan GenAI dalam pembelajaran bahasa Mandarin memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, dimana harus diimbangi dengan bimbingan pendidik dan penggunaan yang bijak. Dengan demikian, GenAI dapat menjadi alat pendukung yang efektif dalam pengembangan kompetensi bahasa Mandarin di era digital.
ANALISIS PENGGUNAAN METODE DEMONSTRASI TERHADAP PENGUASAAN KOSAKATA PADA SISWA KELAS V SD LKIA PONTIANAK Faustina, Fitria; Thamrin, Lily; Veronica, Tjen
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) Vol 14, No 12 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jppk.v14i12.89152

Abstract

Dalam belajar Bahasa Mandarin, salah satu hal yang harus kita kuasai adalah kosakata. Menguasai kosakata bukan hanya tentang menghafal kosakata tetapi juga perlu memahami bagaimana penggunaan kosakata tersebut. Ketika penulis melakukan kegiatan magang di SD LKIA Pontianak, penulis menemukan siswa memiliki banyak kesulitan saat mempelajari kosakata. Pada penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian eksperimen. Berdasarkan hal di atas, pada penelitian ini penulis memilih untuk melakukan eksperimen menggunakan metode demonstrasi dalam meningkatkan kemampuan siswa terhadap penguasaan kosakata. Dalam penelitian penulis melakukan satu kali pre-test, tiga kali pembelajaran menggunakan metode demonstrasi dan satu kali post-test. Melalui hasil pre-test dan post-test yang didapatkan, nilai rata-rata siswa pada pre-test adalah 38,33 dan nilai rata-rata post-test siswa setelah melalui tiga kali pembelajaran menggunakan metode demonstrasi adalah 73,05. Penggunaan metode demonstrasi juga menghasilkan peningkatan minat belajar siswa. Dengan meningkatnya minat belajar siswa, kemampuan intuisi visual, observasi dan berpikir siswa pun ikut meningkat. Hal ini menunjukkan bahwa setelah menggunakan metode demonstrasi siswa kelas 5 SD LKIA Pontianak mengalami peningkatan kemampuan dalam menguasai kosakata.
ANALISIS PERBANDINGAN GAYA BAHASA PADA LIRIK LAGU THE FIGHTING BOYS DAN COBOY JUNIOR DALAM BAHASA MANDARIN DAN BAHASA INDONESIA Jan, Jiu; Lily Thamrin; Lusi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.47826

Abstract

This study conducts a comparative analysis of the similarities and differences in the use of rhetorical devices in the lyrics of the albums by The Fighting Boys and Coboy Junior. The research employs a qualitative descriptive method combined with a comparative analysis approach. The research objects are four songs from the album Youth Training Manual by The Fighting Boys and four songs from the album Kamu by Coboy Junior. The rhetorical devices used in these lyrics are systematically identified, classified, and compared. The results show that Chinese lyrics tend to employ rhetorical devices such as metaphor, personification, hyperbole, metonymy, parallelism, antithesis, and repetition, emphasizing themes of youth development, dreams, and faith. Meanwhile, Indonesian lyrics commonly use hyperbole, pleonasm, alliteration, assonance, and inversion, highlighting themes of love, friendship, courage, and team spirit. From the perspective of rhetorical devices, Chinese lyrics demonstrate a relatively greater variety of rhetorical forms, resulting in richer expressions. This is related to the more comprehensive and diverse theoretical system of Chinese rhetoric, which is often used to enhance imagery and deepen the ideological meaning of the lyrics. In contrast, Indonesian lyrics use fewer rhetorical devices and tend to express emotions more directly, making the lyrics more rhythmic and engaging. Although the lyrics from both countries focus on themes of youth, dreams, and emotions, differences can be observed in their modes of expression and cultural values. Chinese lyrics tend to emphasize symbolic meaning and spiritual aspirations, whereas Indonesian lyrics highlight direct emotional expression and youthful vitality.
The Analysis of Vocabulary Differences between Pontianak and Sandai Teochew Dialects Jestin Hendriani; Lily Thamrin; Lusi
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i5.64457

Abstract

This study examines the vocabulary differences between the Pontianak Teochew dialect and the Sandai Teochew dialect in West Kalimantan, Indonesia. The background of this research is based on the existence of linguistic variation among Teochew-speaking communities caused by migration history, language contact, and different social environments. The study aims to identify lexical similarities and differences between the two dialects and to explain the factors influencing these variations. This research applied a qualitative descriptive method through field observation, interviews, voice recordings, and vocabulary comparison. The data consisted of 1,300 lexical items collected from native Teochew speakers in Sandai and supported by secondary data from previous studies on Pontianak Teochew. The findings reveal that 88.15% of the vocabulary in both dialects is identical, while 11.85% differs. The differences are reflected in pronunciation, lexical borrowing, and environmentally influenced vocabulary formation. The Pontianak dialect is strongly influenced by Indonesian, Malay, Southern Min, and English, whereas the Sandai dialect shows stronger influence from Hakka and Mandarin. The study concludes that vocabulary variation between the two dialects is mainly influenced by differences in migration origin, language contact, and social environment. These findings contribute to dialectology and the preservation of Teochew linguistic heritage in Indonesia.
Peningkatan Pemahaman Kosakata Bahasa Mandarin melalui Media Lumio di SD Swasta Cahaya Mentari Yuan Alida Putri; Lily Thamrin; Bun Yan Khiong
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 7 No. 2 (2026): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v7i2.4301

Abstract

Penelitian ini memanfaatkan platform interaktif digital Lumio dalam pembelajaran kosakata Bahasa Mandarin sebagai solusi, dengan melibatkan 21 siswa kelas V SD Swasta Cahaya Mentari. Melalui penelitian tindakan kelas (PTK) dengan metode campuran. Penelitian mencakup pre-tes, pembelajaran menggunakan media Lumio, post-tes yang dikombinasikan dengan observasi, wawancara, dan quesioner. Hasil nilai rata-rata meningkat secara signifikan dengan nilai N-gain sebesar 0,44 masuk kategori sedang. Berdasarkan penggolongan nilai N-gain, hasil penelitian menunjukkan bahwa 28,57% siswa dikategorikan sebagai “tinggi”, 42,86% siswa dikategorikan sebagai “sedang”, 14,29% siswa dikategorikan sebagai “rendah”, 9,52% siswa dikategorikan sebagai “tidak terjadi peningkatan”, 4,8% siswa dikategorikan sebagai “terjadi penurunan”. Observasi menunjukkan keaktifan dan durasi perhatian siswa meningkat, serta umpan balik positif mengenai siswa yang menyatakan pelajaran menjadi lebih menyenangkan, mudah diingat, dan memotivasi. Guru menilai media Lumio praktis saat dioperasikan, sumber daya tersedia instan, serta templat berbasis permainan sesuai dengan karakteristik kognitif anak sekolah dasar sehingga dapat dipadukan ke dalam pembelajaran konvensional. Penelitian ini membuktikan bahwa media Lumio dapat mengatasi hambatan penguasaan kosakata Bahasa Mandarin pada siswa sekolah dasar, sekaligus menawarkan model pembelajaran digital interaktif yang dapat direplikasi di sekolah dasar lain di Indonesia maupun kawasan multilingual lainnya. Meskipun demikian, masih ditemukan beberapa kosakata Bahasa Mandarin yang sulit dipahami meski telah menggunakan media Lumio, sehingga guru tetap perlu menjelaskan makna kosakata Bahasa Mandarin secara rinci.
ANALISIS PERBANDINGAN MAKNA PERIBAHASA BAHASA MANDARIN-INGGRIS YANG MENGANDUNG ALAT GERAK “TANGAN”DAN“KAKI” Alber Justine; Lily Thamrin; Lusi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Now Available
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.64570

Abstract

Idioms are part of cultural expressions that play an crucial role in intrapersonal communication. There are many motoric organs within Chinese and English idioms. This study endeavor Chinese and English idioms that contain motor organs “hand” and “foot,” and the metaphorical meanings contained therein regarding human behavior, ability, and action. Using a qualitative technique through literature review and comparative analysis, this study unravel their emotional connotations therein similarities and differences. The result implies that in both languages, “hand” and “foot” is common embodiment of behavioral patterns, ability levels, action states, and situational conditions, Externalizing shared human physical experience. In terms of emotional nuance, Chinese idioms with “hand” are predominantly positive (44.64%), The aforementioned with “foot” are mainly negative (51.61%). In English, “hand” idioms unveil a relatively equivalent distribution between positive (37%) and negative (37.5%) meanings, whereas “foot” idioms are mostly negative (43.75%). Idioms containing both “hand” and “foot” in both languages predisposed to carry negative meanings. Overall, while Chinese and English idioms share similar metaphorical apparatus, they differ in structural manifestations and emotional tendencies, externalizing distinct cultural and cognitive patterns.
Co-Authors ,, Lusi . Nurchafipah A. Totok Priyadi A.A. Ketut Agung Cahyawan W AA Sudharmawan, AA Achmad Arief Santosa Adhianti, Denita Yuni Agnes Zoan Agustyanti, Devi Nur Al Maidah Ariani Alber Justine Aminuyati Anggi Putri Pratiwi Anissa Dian Kusumawardhani Annisa Maulina Apriadi, Apriadi Apriyanti Apriyanti Asriah Nurdini M. Belinda Vashti Bun Yan Khion Bun Yan Khiong Bun Yan Khjong Charlene Charlene Charlene, Charlene Christanto Syam Crista, Cindy Damayanti, Aditya Daniel, . Darwis Darwis Dedi Rahmat Devika Berty Dian Harnita Dian Miranda Dian Miranda Dinda Wafiq Azizah Dwi Riyanti Dwi Riyanti Dwi Riyanti Dyoty Auliya Vilda Ghasya Eka Kurnia Victory Elizabeth Elizabeth Elrisa Elrisa Ereen, . Ernestin, Scarissa Fatmawati Fatmawati Faustina, Fitria Febriyanti, Fifi Felicia Siou Hun Fika Tanira Fitri Sudaiyani Florensia, Melvina Garaika Grasenda Bella Aprilia Harfina, Harfina Heni Pujiastuti Indah, Mutiara Permata Indrayani, Stevi Iskatriati, Lidia Islamy, Fanrita Nabila Isti Dwi Puspitawati Ivon yarso Jan, Jiu Jaya, William Septia Jestin Hendriani Joti Joti Juan Christian Julianti, Melly kamalia, Suci Katherina, Miss Khasanah, Yulia Eka Kiki, . Kiong, Bun Yan Kristina Sucilita Kurnianingsih, Endah L Lusi Lius, . Luh Putu Ratna Sundari Lusi Lusi Lusi . Lusi Lusi Lusi Lusi Lusi Lusi Lusi Lusi Lusi Lusi Lusi Lusi Lusi Lusi Lusi Lusi Lusi Lusi Lusi Lusi Lusi Lusi Lusi Lusi Tjen Lusi Tjen Lusi, Lusi Mardani Mardani Marini, Betty Martono Martono Maulini, Nur Megawati - Meidia Dwi Cahyani Monice Claura Mukarramah Mukarramah Mulyatik, Mulyatik Nafiki, Dinda Camelia Meidita Nanda Lailatul Qadriani Nandasari, Fitria Natalia Rosi Heavenlim Natalia, Vania Nellyca Nellyca Nellyca, Nellyca Novi Savitri Buana Novia Panca Satriani Novia, Ieke Endriani Novita Sari Nurjannah Nurjannah Oktavianusa, Oktavianusa Pandame, Dian Novianty Patriantoro . Pranata, Rio Putri Tipa Anasi Putri, Anggreani Aprilla R. Sapto Hendri Boedi Soesatyo Resna Aprilia Citra Ranti Restu Adeliana Winandari Resya Resya Rianti, Novi Rica Fransiska Rico Kurniawan Rio Pranata Rio Pranata Rusmita, Devi Saminor, Yulius Sari, Beliya Fatika Sedtyarum, Wiska Sesilia Seli Sherlifia yarso Sherly Wardhani Shi Oi Siou Hun, Felicia Stefani Brigita Suhardi Suhardi , Suhardi . Suhardi Suhardi Suhardi Suhardi Suhardi Suhardi Suhardi Suhardi Suhardi Suhardi Suhardi Suhardi Suhardi Suhardi Suhardi Suhardi Suhardi Tjen Veronica Tjen Veronica Tjen Veronica Tjen Veronika Tjen Veronika touvan samodra Try Rindawati Ula, Rohmatul Uray Afrina Uray Gustian Uray Gustian Uray Gustian Gustian Utari, Sri Veronica, Tjen Veronika, Tjen Wandika Wandika Y. Touvan Juni Samodra Yoanna Afrimonika Yokhebed Yokhebed Yuan Alida Putri Yunellta Yunellta Zainul MUSTAFA