Claim Missing Document
Check
Articles

Pelaksanaan Orientasi Mahasiswa Baru Prodi Manajemen Inovasi Tahun Akademik 2024/2025 Umar, Umar; Yamin, Ahmad; Rahayu, Sri Rahayu; Zulkifliemansyah, Zulkifliemansyah; Putri, Yolli Eka
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.4648

Abstract

Kegiatan Orientasi Mahasiswa Baru (OMB) di perguruan tinggi merupakan upaya penting dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi kehidupan akademik dan budaya kampus. OMB tidak hanya berfokus pada pengenalan sistem pendidikan, struktur kurikulum, dan ekspektasi akademik, tetapi juga membantu mahasiswa beradaptasi dengan nilai-nilai kampus serta mengembangkan jaringan sosial yang esensial bagi kelangsungan studi mereka. Pada Prodi Manajemen Inovasi, OMB memiliki peran khusus untuk menanamkan pemahaman mengenai pentingnya manajemen dan inovasi sebagai keterampilan inti yang akan mendukung kesuksesan di dunia kerja yang dinamis. Pelaksanaan OMB Tahun Akademik 2024/2025 dilakukan secara daring melalui platform Zoom, dengan menghadirkan beberapa pembicara utama dari Universitas Teknologi Sumbawa, yang memberikan wawasan tentang peran inovasi dan keterampilan digital dalam pendidikan tinggi. Selain meningkatkan aksesibilitas, format daring juga memungkinkan mahasiswa baru dari berbagai wilayah untuk berpartisipasi, serta melatih keterampilan digital mereka. Kegiatan ini memberikan dampak positif bagi mahasiswa baru dalam meningkatkan kesiapan akademik, membangun jejaring sosial, dan memotivasi mereka untuk aktif berinovasi serta mengembangkan keterampilan manajerial. Program OMB ini terbukti efektif dalam membentuk landasan yang kokoh bagi mahasiswa Prodi Manajemen Inovasi dalam menghadapi tantangan studi di perguruan tinggi, serta mempersiapkan mereka untuk menjadi lulusan yang kompeten dan siap bersaing di era globalisasi.
Sosialisasi; Mendorong Tindakan Konkret Sebagai Upaya Kesetaraan Gender Rahayu, Sri; Umar, Umar; Yamin, Ahmad; Zulkifliemansyah, Zulkifliemansyah; Putri, Yolli Eka
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 1.1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) SPECIAL ISSUE
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i1.1.4657

Abstract

Kesetaraan gender merupakan salah satu tujuan pembangunan berkelanjutan yang penting, hak asasi manusia yang fundamental dan prasyarat untuk mencapai pembangunan berkelanjutan. Namun, kesenjangan gender masih terlihat jelas, baik dalam akses pendidikan, kesempatan kerja, maupun perlindungan dari kekerasan. Tindakan konkret diperlukan untuk mengatasi tantangan ini dan memastikan kesetaraan gender menjadi kenyataan. Meskipun kemajuan telah dicapai, masih banyak tantangan yang harus dihadapi. Tujuan sosialisasi ini adalah sebagai tindakan konkret yang dapat diambil untuk mendorong kesetaraan gender di berbagai sektor, termasuk pendidikan, ekonomi, dan perlindungan hukum. Metode sosialisasi pertama perencanaan, persiapan konsep dan pelaksanaan. Adapun hasilnya adalah melalui kegiatan ini dapat memberi pengetahuan kepada masyarakat dan dengan menerapkan kebijakan yang mendukung dan program yang berfokus pada perempuan, dapat mempercepat pencapaian kesetaraan gender. Komitmen dari semua pihak, termasuk pemerintah, organisasi masyarakat sipil, dan sektor swasta, sangat diperlukan untuk menciptakan perubahan yang berkelanjutan.
The Relationship of Academic Stress to Smoking Behaviour in Students of Faculty of Geological Engineering Diah, Maya Hanissya; Maulana, Indra; Yamin, Ahmad
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No 5 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6i5.3343

Abstract

The relationship between academic stress coping and smoking behaviour is crucial with the increase of adult smokers in Indonesia, especially among university students, adding urgency to the understanding of the relationship between academic stress and smoking behaviour. Objectives: So this study aims to determine the relationship between academic stress and smoking behaviour in students of the Faculty of Geological Engineering, Padjadjaran University. Methods: The method used in this study is an analytical descriptive design with a cross-sectional approach. The population in this study were active students of the 2020 and 2021 batches of the Faculty of Geological Engineering at Padjadjaran University totalling 259 people. The sample taken using the calculation of proportionate stratified random sampling was 157 students. Data were collected using The Perception of Academic Stress instrument developed by Gabriel and Bedewy (2015) containing 18 statements and Smoking behaviour developed by Komang Yunita (2021) containing 15 statements. Data analysis was carried out with a descriptive statistical approach and the Spearman Rank Correlation test. Results: The results of this study showed a p value> 0.05 (0.061), then H0 was accepted and Ha was rejected. Conclusion: The statement shows there is no significant relationship between academic stress and smoking behaviour but a positive relationship although very weak. Based on varibael, more than half of FTG Unpad students experience academic stress in the moderate category (53.5%) and almost half of students do not smoke (43.3%).
GAMBARAN INTERVENSI KEPERAWATAN HOME BASED WALKING EXERCISE, PURSED LIPS BREATHING DAN EFFECTIVE COUGH PADA KELUARGA DENGAN PPOK Ainurrachman, Yessi; Lukman, Mamat; Yamin, Ahmad
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 3 No. 3 (2024): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Maret 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v3i3.2409

Abstract

PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronis) merupakan penyakit paru ditandai dengan adanya gejala pernafasan dan keterbatasan aliran udara yang persisten dan umumnya bersifat progresif, berhubungan dengan respon inflamasi kronik yang berlebihan pada saluran nafas dan parenkim paru akibat gas atau partikel berbahaya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui perubahan saturasi oksigen dan toleransi aktivitas pasien PPOK sebelum dan sesudah diberikan latihan home based walking exercise, pursed lips breathing dan effective cough. Metode penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif yaitu case report dengan pendekatan proses keperawatan. Instrumen yang digunakan yaitu lembar pengkajian dan oximetry untuk mengukur saturasi oksigen. Subjek penelitian ini adalah keluarga dengan permasalahan PPOK (Penyakit paru obstruktif kronik). Hasil Penelitian menunjukan sebelum diberikan intervensi saturasi oksigen Ny.E 96% dan mengatakan tidak dapat beraktivitas berlebih karena mudah lelah dan sesak. Kemudian setelah diberikan intervensi selama 3 hari saturasi oksigen Ny.E mengalami kenaikan menjadi 99% dan Ny.E dapat melakukan aktivitas keluar rumah serta tidak mengalami sesak. Kesimpulan latihan home based walking exercise, pursed lips breathing dan effective cough dapat meningkatkan saturasi oksigen, meningkatkan toleransi aktivitas, serta menurunkan dispnea dan kelelahan.
PELAYANAN KESEHATAN TERINTEGRASI MELALUI JEJARING RUJUKAN BERKELANJUTAN SAMAWA (SUSTAINABLE REFERRAL MATERNAL & NEONATAL NETWORK) UNTUK MENURUNKAN ANGKA KEMATIAN IBU DAN BAYI BARU LAHIR DI KABUPATEN SUMBAWA Amijaya, Dedy Tesna; Yamin, Ahmad; Gunawan, Jasardi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.29751

Abstract

Inovasi SAMAWA (Sustainable Referral Maternal & Neonatal Network) merupakan sebuah inovasi di bidang pelayanan kesehatan yang bertujuan untuk menurunkan tingginya angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat dengan cara membuat sistem jaringan rujukan yang terintegrasi dengan Grup Whatsapp. Tujuan dengan adanya inovasi SAMAWA dalam jangka pendek diharapkan dapat mengurangi tingginya baterai dan AKB di Sumbawa, sedangkan harapan untuk jangka panjang adalah SAMAWA dapat meningkatkan intregitas antar petugas kesehatan di Sumbawa meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam hal pengetahuan tentang kegawatdaruratan ibu dan bayi baru lahir. Penelitian ini menggunakan analisis kualitatif. Wawancara dilakukan terhadap beberapa pemangku kepentingan dalam inovasi SAMAWA antara lain pejabat dinas kesehatan, dokter, bidan IGD dan bidan rujukan. Teknik analisis eksplanatori dan triangulasi data dilakukan dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses inovasi SAMAWA dimulai dari identifikasi permasalahan yang terjadi di lingkungan sekitar, latar belakang terbentuknya inovasi, pengembangan ide inovasi menjadi ide yang dalam jangka pendek dapat menurunkan AKI dan AKB, implementasi inovasi di Kabupaten Sumbawa, proses evaluasi dan monitoring, serta proses difusi telah terlaksana dengan baik. proses inovasi SAMAWA telah berjalan cukup efektif. Faktor yang mempengaruhi inovasi SAMAWA terdiri dari komitmen politik, dan dukungan terhadap peningkatan kerjasama terpadu. Faktor yang perlu diperhatikan adalah perlunya Dokter Spesialis Anak juga turut serta melakukan pembinaan langsung ke Puskesmas dan meningkatkan kapasitas peralatan dan ruangan NICU.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS V SD NEGERI KARANGJONGKENG 01 Yamin, Ahmad
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi mengenai efektivitas model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan berpikir ktitis siswa pada materi hubungan saling ketergantungan antar komponen biotik-abiotik dapat memengaruhi kestabilan suatu ekosistem di lingkungan sekitarnya seluruh siswa kelas V SD Negeri Karangjongkeng 01 tahun ajaran 2022/2023. Sampel dalam penelitian ini terdapat 1 kelas eksperimen yaitu V sebanyak 20 siswa Dalam penelitian ini sampel diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling, desain penelitiannya adalah PTK Model Mc Taggart. Instrumen penelitian menggunakan soal-soal tes uraian dan angket. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaaan model Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan berpikir kritis lebih efektif dibandingkan penggunaan model konvensional pada materi hubungan saling ketergantungan antar komponen biotik-abiotik dapat memengaruhi kestabilan suatu ekosistem di lingkungan sekitarnya. Kata kunci: Berpikir kritis, Problem Based Learning APPLICATION OF THE PROBLEM BASED LEARNING (PBL) LEARNING MODEL TO IMPROVE SCIENCE LEARNING ACHIEVEMENT IN GRADE V STUDENTS OF SD NEGERI KARANGJONGKENG 01 ABSTRACT his research aims to obtain information regarding the effectiveness of the Problem Based Learning (PBL) learning model on students' critical thinking abilities in the material of the interdependence relationship between biotic-abiotic components which can influence the stability of an ecosystem in the surrounding environment for all class V students at SD Negeri Karangjongkeng 01 for the 2022 academic year. /2023. The sample in this study was 1 experimental class, namely V, with 20 students. In this study, the sample was taken using a purposive sampling technique, the research design was the Mc Taggart PTK Model. The research instrument used descriptive test questions and questionnaires. The results of the research show that the use of the Problem Based Learning (PBL) model for critical thinking skills is more effective than the use of conventional models on the subject of interdependent relationships between biotic-abiotic components which can influence the stability of an ecosystem in the surrounding environment. Keywords: Critical thinking, Problem Based Learning
Gambaran Intensi dan Faktor yang Berkonstribusi terhadap Berhenti Merokok pada Kepala Keluarga Arisandi, Toni; Yamin, Ahmad; Purnama, Dadang
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 8 (2023): Volume 3 Nomor 8 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v3i8.10818

Abstract

ABSTRACT The behavior habits of the head of the family who still smokes while at home can cause various health problems, especially for themselves or health problems in other families such as children, wives. This habit can stop if the head of the family has a strong intention to stop smoking. Intentions in the Theory of Planned Behavior can be influenced by three factors: attitudes, subjective norms, and perceptions of behavioral control. This study is to identify the picture of intentions and factors that contribute to smoking cessation intentions in the head of the family. This study used quantitative descriptive with the number of popilation of 1113 heads of families who smoked with a research sample of 92 heads of families. The sampling technique used is proportionate stratified random sampling. As for data collection, researchers used questionnaires that were modified according to the substance of the study. The data analysis used is univariate and presented in the form of frequency and percentage tables. Research shows that the head of the family has a strong intention (65.2%), the head of the family has a positive attitude (64.1%), while the head of the family has a subjective norm of (58.7%), and most heads of families have a perception of positive behavioral control (60.9%) towards the intention to stop smoking. But mostly, respondents have a level of elementary school education, therefore, it is expected that there will be a health program on the dangers of smoking for health and the benefits of quitting smoking in maintaining health. Keywords: Family Head, Smoking, Theory of Planned Behavior  ABSTRAK Kebiasaan perilaku kepala keluarga yang masih saja merokok saat berada di rumah dapat menyebabkan berbagai masalah dalam kesehatan terutama bagi mereka sendiri ataupun masalah kesehatan pada keluarga yang lain seperti anak, istri. Kebiasaan tersebut dapat berhenti apabila kepala keluarga mempunyai intensi yang kuat untuk menghentikan kebiasaan merokoknya. Intensi dalam Theory of Planned Behaviour dapat dipengaruhi oleh tiga faktor yaitu sikap, norma subyektif, dan persepsi kontrol perilaku.  Peneltian ini adalah untuk mengidentifikasi gambaran intensi dan faktor-faktor yang berkontribusi terhadap intensi berhenti merokok pada kepala keluarga.  Penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif dengan jumlah popilasi 1113 kepala keluarga yang merokok dengan sampel penelitian 92 kepala keluarga. Teknik dalam pengambilan sampel yang digunakan yaitu proportionate stratified random sampling. Sedangkan untuk pengumpulan data peneliti menggunakan kuesioner yang dimodifikasi sesuai subtansi penelitian. Analisa data yang digunakan univariat dan disajikan dalam bentuk tabel frekuensi dan presentase. Penelitian menunjukan bahwa kepala keluarga memiliki intensi kuat sebesar (65,2%), kepala keluarga memiliki sikap positif sebesar (64,1%), sedangkan kepala keluarga memiliki norma subyektif sebesar (58,7%), dan sebagian besar kepala keluarga memiliki persepsi kontrol perilaku positif (60,9%) terhadap intensi berhenti merokok. Namun kebanyakan, reponden memiliki tingkat pendidikan Sekolah Dasar, oleh karena itu, diharapkan agar ada program promkes tentang bahaya merokok bagi kesehatan dan manfaat berhenti merokok dalam menjaga kesehatan. Kata Kunci: Kepala Keluarga, Merokok, Theory of Planned Behavior
Pelatihan Perilaku Gaya Hidup Bersih dan Sehat Pada Pekerja Home Industry Jaket Kulit Rosidin, Udin; Yamin, Ahmad; Hendrawati, Hendrawati
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 7 (2025): Volume 8 No 7 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i7.20726

Abstract

ABSTRAK Pengelolaan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan aspek penting yang harus diperhatikan dalam menjamin kesehatan pekerja. Pelaksanaan K3 bertujuan untuk menjamin terciptanya kondisi kerja yang aman serta pencegahan gangguan kesehatan  fisik dan mental. Walaupun pengelolaan program keselamatan dan kesehatan kerja sangat menentukan produktivitas, namun masih banyak perusahaan yang tidak melaksanakan program tersebut secara maksimal. Dampak dari keadaan tersebut memungkinkan banyak ditemukan masalah kesehatan yang dikeluhkan oleh para pekerja. Hal ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan dan perilaku pekerja dalam pelaksanaan gaya hidup bersih dan sehat di tempat kerja.  Untuk mengatasi permasalahan itu perlu dilakukan kegiatan pelatihan gaya hidup berih dan sehat di tempat kerja. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan pekerja tentang perilaku gaya hidup bersih dan sehat ditempat kerja. Metode kegiatan yang digunakan adalah pelatihan perilaku gaya hidup bersih dan sehat ditempat kerja. Jumlah peserta yang hadir sebanyak 12 pekerja. Hasil kegiatan menunjukkan rata-rata nilai hasil prestest sebesar 45,89 dan rata rata nilai posttest sebesar 63,67. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah  adanya peningkatan pengetahuan pekerja setelah dilakukan pelatihan sebesar 17,78 poin. Kegiatan yang sudah  dilaksanakan diharapkan dapat dilanjutkan oleh pemilik home industry jaket kulit secara rutin dan  bekerjasama dengan puskesmas sebagai pembina wilayah.  Kata Kunci: Gaya Hidup Sehat, Pelatihan, Pekerja  ABSTRACT Occupational safety and health (K3) management is an important aspect that must be considered in ensuring worker health. The implementation of K3 aims to ensure the creation of safe working conditions and prevention of physical and mental health disorders. Although the management of occupational safety and health programs greatly determines productivity, there are still many companies that do not implement the program optimally. The impact of this situation allows many health problems to be found that are complained about by workers. This is due to the lack of knowledge and behavior of workers in implementing a clean and healthy lifestyle in the workplace. To overcome this problem, it is necessary to carry out clean and healthy lifestyle training activities in the workplace. The purpose of this community service activity is to increase worker knowledge about clean and healthy lifestyle behavior in the workplace. The method of activity used is training in clean and healthy lifestyle behavior in the workplace. The number of participants who attended was 12 workers. The results of the activity showed an average pretest score of 45.89 and an average posttest score of 63.67. The conclusion of this activity is that there was an increase in worker knowledge after the training of 17.78 points. The activities that have been implemented are expected to be continued by the owners of leather jacket home industries routinely and in collaboration with the health center as the regional supervisor. Keywords: Healthy Lifestyle, Training, Workers
Edukasi Pertolongan Pertama pada Kecelakaan Kerja di PT. Linda Jaya RW 12 Kelurahan Kota Wetan Garut Kota Kabupaten Garut Shalahuddin, Iwan; Rosidin, Udin; Lukman, Mamat; Yamin, Ahmad
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i11.16778

Abstract

ABSTRAK Promosi keselamatan dan kesehatan kerja, sebagai bagian dari perbaikan kondisi kerja secara keseluruhan, merupakan strategi penting, tidak hanya untuk memastikan kesejahteraan pekerja tetapi juga untuk memberikan kontribusi positif terhadap produktivitas. Pendidikan kesehatan ini bertujuan untuk Untuk Mengetahui masalah yang dapat terjadi dan bagaimana cara Mengatasi Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan Kerja Pekerja Jaket Kulit di PT. Linda Jaya yang berada di wilayah Kelurahan Kota Wetan Kecamatan Garut Kota. Metode yang dilakukan dalam pendidikan kesehatan adalah penjelasan atau ceramah yang diberikan oleh pemateri kepada pekerja dan pemilik home industry produksi kulit PT. Linda Jaya secara langsung, dan diikiuti dengan tanya jawab dan demonstrasi. Hasil , Berdasarkan hasil rekapitulasi hasil pengkajian kebutuhan belajar dapat terlihat bahwa ada sebagian pekerja, kebutuhan belajar yang termasuk kedalam kebutuhan belajar: Perceived needs, Unperceived needs dan Misperceived needs Karena ada sebagian peserta yang mengetahui bahaya jika tidak melakukan pertolongan pertama pada kecelakaan kerja yang baik dan benar yang berbahaya bagi kesehatan. Kesimpulan, Pendidikan kesehatan efektif untuk meningkatkan pengetahuan Pekerja terkait Pertolongan pertama pada kecelakaan kerja untuk mengurangi dan menghilangkan terjadinya kecelakaan kerja. Pendidikan kesehatan yang dilakukan ini menunjukkan hasil yang baik terhadap pengetahuan pekerja dilingkungan kerjanya. Rencana berkelanjutan program dimasa yang akan datang adalah: Memberikan pemahaman tentang pentingnya melakukan upaya upaya pencegahan terhadap resiko kesehatan dan keselamatan kerja dengan membiasakan pertolonga pertama pada kecelakaan Kerja pada saat bekerja dan Melibatkan stakeholder setempat dan pemilik home industri. Kata Kunci: Edukasi, Pertolongan Pertama, Kesehatan dan Keselamatan Kerja  ABSTRACT The promotion of occupational safety and health, as part of the overall improvement of working conditions, is an important strategy, not only to ensure the welfare of workers but also to make a positive contribution to productivity. This health education aims to find out the problems that can occur and how to overcome first aid in work accidents for leather jacket workers at PT. Linda Jaya which is located in the area of Wetan City Village, Garut Kota District. The method carried out in health education is an explanation or lecture given by the speaker to workers and owners of the leather production home industry of PT. Linda Jaya directly, and was followed by questions and answers and demonstrations. Results, Based on the results of the recapitulation of the results of the learning needs assessment, it can be seen that there are some workers, learning needs that are included in the learning needs: Perceived needs, Unperceived needs and Misperceived needs Because there are some participants who know the danger if they do not give first aid to good and correct work accidents that are dangerous to health. Conclusion, Health education is effective in increasing workers' knowledge related to first aid in work accidents to reduce and eliminate the occurrence of work accidents. The health education carried out shows good results on the knowledge of workers in their work environment. The program's sustainable plan for the future is: Providing an understanding of the importance of making efforts to prevent occupational health and safety risks by familiarizing first aid in work accidents at work and involving local stakeholders and industrial home owners.    Keywords: Education, First Aid, Occupational Health and Safety
Application of Good Governance Principles at Sampir Village Office, Taliwang District, West Sumbawa Regency Zamakhsyari, Nuari; Yamin, Ahmad; Suparman, Suparman
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 8, No 4 (2023): JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala (Desember)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v8i4.6330

Abstract

The application of the principles of transparency, accountability and community participation in the context of good governance at the Sampir Village Office, Taliwang District, is a crucial aspect for improving the quality of public services. Good governance is the main basis for carrying out government duties that are oriented towards openness, responsibility and active involvement of the community. Therefore, this research aims to explore the extent to which these principles are implemented in sub-district offices and identify factors that hinder their implementation.This research uses a survey method to achieve its objectives. Data collection techniques involve interviews, observations and structured observations, which are arranged based on research variables. Information was obtained from selected respondents who had direct involvement in the Sampir Village Office, Taliwang District. Apart from that, the author also refers to various relevant literature sources to gain a deeper understanding of the research topic.The application of good governance principles, especially transparency, accountability and community participation, can make a positive contribution to improving the quality of service at the Sampir Village Office, Taliwang District. However, several obstacles were also identified, including problems within the service team, management of staff assignments, lack of coordination between staff, and lack of clarity in service times.This research concludes that the application of good governance principles is an effective step to increase the efficiency and effectiveness of public services at the sub-district level. However, improvement and improvement efforts are still needed to overcome the obstacles faced, such as improving team management, clearer division of tasks, increasing coordination between staff, and clarifying service times. Implementation of good governance principles is the key to achieving better governance in providing services to the community.. 
Co-Authors Aat Sriati Afriliani, Neni Ahmad Hidayat AI MARDHIYAH, AI Ainurrachman, Yessi Akbar, M. Agung Aksara, Fena Amijaya, Dedy Tesna Andi Haris, Andi Andriani, Nining Andriani, Wulan Selvia Angraeni, Radita Aprianditah, Mimiek Arisandi, Toni ARMAYADI, ARMAYADI Azmy, Isnia Nurul Cahyani, Nadira Dewi Cecep Eli Kosasih Dadang Purnama Denny Denny Dewi, Geatriana Dewi, Gheatriana Dharmawansyah, Dedy Diah, Maya Hanissya Elmi, Aenur Rahmi Erlina Windyastuti Fathaddin, Asma Teja asih Fietroh, Muhammad Nur Fildzah, Filsya Khoirina Friansyah, Didin Gunawan, Jasardi Hariyani, Salsa Dila Fitria Hasrani, Diah Anggraini Hastati, Hastati Hendrawati Hendrawati Henny Suzana Mediani Herlina Herlina Hermanto, Koko Hidayat, Alegra Asiah Ilham, Salsabila Nabilla Puspa Imammul Insan, Imammul Indra Maulana` Indra Maulana Irvan Irvan Iwan Shalahuddin Jasardi Gunawan Jaya, Ahmad Jayawarsa, A.A. Ketut Karyaningtiyas, Dimastuti Putri Kosim Kosim Kurniawan Kurniawan Kuswanto, Dedy Laili Rahayuwati Lilis Mamuroh Liza Laras Ayuningtyas Mamat Lukman Mansyur Malonga, Win Ariga Maria Ulpa Marizal, Wira Maswakang, Maswakang Mietra Anggara Mochamad Budi Santoso Muhammad Asriadi Muhammad Saleh Mulya, Adelse Prima Mustaram, Ismail Najamuddin Najamuddin, Najamuddin Neti Juniarti Nina Sumarni Novianty, Dian Dewi Novitha, Ayu Nurdin Nurdin Nurmadiah, Nurmadiah Nurmadiyah, Nurmadiyah Nuryani, Hanifah Sri Pebrianti, Sandra Pristasari, Sheizi Putri, Yolli Eka Rahmah, Annisa Raini Diah Susanti Rotua, Hana Pritika RR. Ella Evrita Hestiandari Sari, Citra Windani Mambang Shafitri, Wendhi Sheizi Prista Sari Sri Hendrawati SRI RAHAYU Sri Rahayu Rahayu, Sri Rahayu Suharno, Muhammad Suparman Suparman Supriana, Supriana Susilawati, Maya Tarisa, Tarisa Tetti Solehati Udin Rosidin Umar Umar W, Dirga Al Ashar Hadi Susamto Wiwi Mardiah, Wiwi Yadi, Sahrul Yanti Hermayanti Yuliani, Elvin Zainuddin, Zainuddin Zamakhsyari, Nuari Zulkieflimansyah Zulkieflimansyah Zulkifliemansyah, Zulkifliemansyah Zulkiflimansyah, Zulkiflimansyah